M7-M10.

advertisement
BAB III-V
Penentuan HPP(harga pokok produk) dalam lingkungan
pemanufakturan maju, pengambilan keputusan dalam
pemanufakturan maju,pengukuran kinerja dan
pengendalian biaya mutu dan produktifitas
M7-M10
Tommy Kuncara
Ciri Teknologi Pemanufakturan Maju &
gejala- gejala sistem yang telah usang
• Menghasilkan Produk dengan Mutu yang Tinggi
• Meningkatkan Produktivitas dengan cara mengeliminasi aktivitas yang tidak
bernilai tambah
• Meningkatkan Fleksibilitas Pemanufakturan
1. Hasil penawaran yang sulit dijelaskan
2. Harga jual bervolume tinggi yang ditetapkan pesaing sangat rendah
3. Produk bervolume rendah yang sulit untuk diproduksi, menghasilkan laba yang
tinggi
4. Manajer operasional ingin menghentikan produk yang nampaknya dapat
menghasilkan laba tinggi
5. Laba sulit dijelaskan
6. Posisi profitabilitas perusahaan tinggi untuk produk bervolume rendah yang
hanya dijual sendiri (tidak ada pesaing)
7. Pelanggan tidak mengeluh atas kenaikan harga produk bervolume rendah.
8. Departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu untuk proyek khusus
9. Beberapa departemen menggunakan sistem akuntansinya sendiri
10. Biaya produk berubah karena adanya perubahan dalam peraturan laporan
keuangan
Penentuan Harga Pokok Berdasar Aktivitas
Prosedur Sistem ABC
1. Tahap Pertama
a. Penggolongan Berbagai aktivitas
b. Pengasosiasian Biaya dengan Aktivitas
c. Penentuan Kelompok Biaya Homogen
d. Penentuan Tarif Kelompok
2. Tahap Kedua
Biaya Overhead Pabrik aktivitas dilacak ke berbagai jenis produk dengan
menggunakan tariff kelompok yang dikosumsi oleh setiap kelompok.
Rumusnya:
Tarif Kelompok X Unit Cost Driver yang digunakan
Identifikasi & Klasifikasi Aktivitas
 Aktivitas-aktivitas berlevel unit (unit-level activities)
Aktivitas yang dikerjakan setiap kali satu unit produk diproduksi, besar kecilnya
aktivitas ini dipengaruhi oleh jumlah unit produk yang diproduksi
 Aktivitas-aktivitas berlevel Bacth (batch-level activities)
Aktivitas yang dikerjakan setiap kali suatu batch produk diproduksi, besar
kecilnya aktivitas ini dipengaruhi oleh jumlah batch produk yang diproduksi
 Aktivitas-aktivitas berlevel Produk (Product-level activities)
Aktivitas yang dikerjakan untuk mendukung berbagai produk yang diproduksi
perusahaan Aktivitas ini untuk mengkonsumsi masukan guna pengembangan
produk atau memungkinkan produk di produksi dan dijual.
 Aktivitas-aktivitas berlevel Fasilitas (Facility-level-activities)
Meliputi aktivitas untuk menopang proses pemanufakturan secara umum yang
diperlukan untuk menyediakan fasilitas atau kapasitas pabrik, untuk
memproduksi produk dan banyak sedikitnya aktivitas ini tidak berhubungan
dengan volume produk yang diproduksi
JUST IN TIME
Suatu Filosofi yang memusatkan pada eliminasi aktivitas pemborosan
dengan cara memproduksi produk sesuai dengan permintaan konsumen
dan hanya membeli bahan sesuai dengan kebutuhan produksi
Sistem JIT Bermanfaat untuk:
1. Meningkatkan keterlacakan biaya
2. Meningkatkan akurasi penghitungan biaya produk
3. Mengurangi perlunya alokasi pusat biaya produk
4. Mengubah prilaku dan relatif pentingnya BTKL
5. Mempengaruhi sistem penentuan harga pokok produk pesanan dan
proses
6. Mempengaruhi Otomatisasi
Tujuan Pemanufakturan JIT
• Memproduksi produk hanya jika produk
tersebut dibutuhkan dan hanya sebesar
jumlah permintaan para pelanggan
Perbedaan Pemanufakturan JIT dengan Tradisional
JIT
• Sistem pull-through
• Persediaan tdk signifikan
• Sel-sel pemanufakturan
• Tenaga kerja
terinterdisiplin
• Pengendalian mutu total
(TQC)
• Desentralisasi jasa
Tradisional
• Sistem push-through
• Persediaan signifikan
• Berstruktur departemen
• Tenaga kerja
• Terspesialisasi
• Level mutu acceptable
(AQL)
• Sentralisasi jasa
Pengambilan Keputusan
Dalam Lingkungan
Pemanufakturan Maju
Memusatkan pada minimumisasi
biaya untuk memaksimumkan
laba total
Manajemen Persediaan
• Menyeimbangkan antara biaya pemesanan
dengan biaya penyimpanan
• Membantu perusahaan untuk
- memberikan kepuasan pelanggan
- menjaga produksi
- memanfaatkan potongan pembelian
- mengantisipasi kenaikan harga
Perbedaan Manajemen Persediaan dan JIT
1. Biaya Setup dan biaya penyimpanan
2. Kinerja Tepat Waktu
3. Menghindari Kemacetan
4. Potongan dan Kenaikan harga
Model Keputusan Akuntansi Manajemen
• a. Penentuan Biaya Strategik
• b. Penentuan Biaya berbasis Aktivitas dan
Pembuatan keputusan Strategik
• c. Penentuan Biaya Relevan
Pengelompokan Biaya Mutu
 Biaya Pencegahan= biaya yang terjadi untuk
mencegah kerusakan
 Biaya Penilaian= biaya yang terjadi untuk
menetukan apakah sudah sesuai dengan
mutu
 Biaya Kegagalan Internal= biaya yang terjadi
karena tidak sesuai dengan persyaratan
terdeteksi sebelum di kirim barang
 Biaya Kegagalan Eksternal= sama dengan di
atas bedanya sesudah barang di kirim
Laporan Kinerja Mutu
 Mengidentifikasi biaya yang disajikan dalam
laporan kinerja
 Mengidentifikasi tingkat kinerja mutu
organisasi
 Mengukur tingkat kinerja mutu yang harus
dicapai
Pemilihan Standar Mutu
 Pendekatan Tradisional= tingkat mutu yang dapat di
terima merupakan standar mutu sederhana yang
kemungkinan terjadinya sejumlah tertentu produk
yang rusak yang akan di produksi dan di jual
 Pendekatan Kerusakan Nol=
Kuantifikasi Standar Mutu
 Perilaku Biaya Mutu
 Standar Fisik
 Penggunaan Standar Interim
Jenis Laporan kinerja Mutu
 laporan kinerja interim= laporan yang menunjukan
kemajuan yang berhubungan dengan standar atau
sasaran periode sekarang
 Laporan kinerja mutu satu periode = laporan yang
membandingkan mutu tahun kemarin dengan saat
ini
 Laporan tren periode ganda= laporan ini
menunjukan kemajuan sejak awal mulai program
penyempurnaan mutu
 Laporan kinerja mutu panjang = laporan ini
menunjukan kemajuan yang berhubungan dengan
standar atau sasaran jangka panjang
Jenis Laporan kinerja Mutu
Jenis Laporan kinerja Mutu
Jenis Laporan kinerja Mutu
Jenis Laporan kinerja Mutu
Pengukuran Produktivitas
Teknis
EFISIENSI
Harga
Metode Taguchi
pemakaian metode statistik rancangan
equipment untuk menyempurnakan
rancangan produk
Strategi :
 Menghilangkan dampak gangguan
 Menghilangkan penyebab gangguan
Tahap Produksi Taguchi
1. Merancang Sistem
2. Merancang Parameter
3. Merancang Toleransi
THE END
THANK YOU
Download