menteri dalam negeri republik indonesia peraturan menteri dalam

advertisement
MENTERI DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI
NOMOR 1 TAHUN 1998
TENTANG
BENTUK HUKUM BANK PEMBANGUNAN DAERAH
Menimbang : a. bahwa salah satu upaya agar Bank Pembangunan Daerah mampu
meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta sejajar
dengan Bank-bank lain, khususnya dalam bidang permodalan, Bank
Pembangunan Daerah dapat mengikut sertakan peran serta swasta dan
masyarakat;
b. bahwa keikutsertaan swasta dan masyarakat dalam Bank Pembangunan
Daerah agar jelas kedudukan hukumnya dan mampu meningkatkan
pengelolaan manajemen serta sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku, perlu menetapkan bentuk hukum Bank
Pembangunan Daerah;
c. bahwa bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah sebagaimana
dimaksud huruf b diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok
Pemerintahan Di Daerah (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 38,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3037);
2. UNdang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (Lembaran
Negara Tahun 1992 Nomor 31 Tambahan Lembaran Negara Nomor
3472);
3. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas
(Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 13, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3587);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang
Kedudukan Bank Pembangunan Daerah Yang Melaksanakan Fungsi
Kas Daerah;
5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1992 tentang
Penyesuaian Peraturan Pendirian Bank Pembangunan Daerah dengan
Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan;
6. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 92 Tahun 1992 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Departemen Dalam Negeri.
-1-
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG BENTUK
HUKUM BANK PEMBANGUNAN DAERAH
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :
a. Menteri adalah Menteri Dalam Negeri;
b. Gubernur adalah Gubernur Kepala Daerah tingkat I;
c. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Tingkat I atau Pemerintah Daerah
tingkat II.
BAB II
BENTUK HUKUM BANK
Pasal 2
Bentuk Hukum Bank Pembangunan Daerah dapat berupa salah satu dari :
a. Perusahaan Daerah;
b. Perseroan Terbatas.
Pasal 3
(1) Bank Pembangunan Daerah yang bentuk hukumnya berupa Perusahaan Daerah,
tunduk pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku yang mengatur Perusahaan
Daerah.
(2) Bank Pembangunan Daerah yang bentuk hukumnya berupa Perseroan Terbatas tunduk
pada Undang-undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas dan peraturan
pelaksanaannya.
BAB III
PERUBAHAN BENTUK HUKUM
Pasal 4
Gubernur dapat merubah bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah dari Perusahaan
Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).
-2-
Pasal 5
Perubahan bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah dilakukan dengan cara :
a. Mengajukan permohonan prinsip tentang perubahan bentuk hukum kepada Menteri;
b. Menetapkan Peraturan Daerah Tingkat I tentang Perubahan Bentuk Hukum Bank
Pembangunan Daerah dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas;
c. Pembuatan Akte Notaris pendirian sebagai Perseroan Terbatas.
BAB IV
PENDIRIAN DAN FUNGSI
Pasal 6
Pendirian PT. Bank Pembangunan Daerah diproses sesuai dengan ketentuan Undangundang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas.
Pasal 7
Perubahan bentuk hukum Bank Pembangunan Daerah menjadi Perseroan Terbatas, tidak
merubah fungsinya sebagai Bank Umum dan sebagai Pemegang Kas Daerah atau
Penyimpan uang Daerah.
BAB V
KEPEMILIKAN SAHAM
Pasal 8
(1) Bagian terbesar dari saham PT. Bank Pembangunan Daerah dimiliki oleh Pemerintah
Daerah.
(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud ayat (1), bias dikecualikan apabila pemegang
sahamnya adalah Bank Pemerintah atas persetujuan Pemerintah Daerah.
(3) Pemerintah Daerah memiliki hak suara khusus dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
BAB VI
KEKAYAAN PERSEROAN TERBATAS
Pasal 9
(1) Kekayaan PT. Bank Pembangunan Daerah adalah nilai seluruh kekayaan PD. Bank
Pembangunan Daerah pada saat perubahan bentuk hukum.
(2) Nilai seluruh kekayaan sebagaimana dimaksud ayat (1) dituangkan dalam Laporan
Keuangan yang diaudit oleh Akuntan Publik terdaftar.
-3-
(3) Apabila setelah perubahan bentuk hukum ada pihak swasta akan menyertakan
modalnya, maka seluruh kekayaan Bank Pembangunan Daerah sebagaimana
dimaksud ayat (1), harus dilakukan penilaian kembali yang dilakukan oleh Lembaga
Penilai.
(4) Gubernur melaporkan hasil penilaian kembali (revaluasi) kepada Menteri.
Pasal 10
Laba bersih yang menjadi bagian Pemerintah Daerah seluruhnya disetor ke Kas Daerah.
BAB VII
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 11
(1) Perubahan bentuk hukum tidak merubah nama Bank Pembangunan Daerah.
(2) Pemerintah Daerah dapat menetapkan nama panggilan PT. Bank Pembangunan
Daerah sesuai dengan ciri khas Daerah masing-masing.
(3) Nama panggilan sebagaimana dimaksud ayat (2) dicantumkan dalam Anggaran Dasar
PT. Bank Pembangunan Daerah.
Pasal 12
(1) Pada saat pengesahan Anggaran Dasar PT. Bank Pembangunan Daerah, seluruh
Pegawai PD. Perusahaan Daerah beralih menjadi Pegawai PT. Bank Pembangunan
Daerah.
(2) Tata cara pengelolaan Pegawai sebagaimana dimaksud ayat (1), ditetapkan oleh
Direksi PT. Bank Pembangunan Daerah.
BAB VIII
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 13
(1) Pengurus PD. Bank Pembangunan Daerah menjadi Pengurus PT. Bank Pembangunan
Daerah untuk pertama kali sampai ditetapkannya Pengurus baru oleh Rapat Umum
Pemegang Saham.
(2) Susunan Pengurus PT. Bank Pembangunan Daerah dicantumkan dalam Anggaran
Dasar PT. Bank Pembangunan Daerah.
-4-
Pasal 14
Sebelum peraturan kepegawaian PT. Bank Pembangunan Daerah ditetapkan oleh Direksi,
dapat diberlakukan ketentuan kepegawaian yang berlaku pada Bank Pembangunan
Daerah.
Pasal 15
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1992 tentang Penyesuaian Peraturan
Pendirian Bank Pembangunan Daerah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992
tentang Perbankan, dinyatakan tetap berlaku bagi Bank Pembangunan Daerah yang bentuk
sebelumnya Perusahaan Daerah.
BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 16
Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 4 Februari 1998
MENTERI DALAM NEGERI
ttd.
MOH. YOGIE S.M.
-5-
Download