Teori Organisasi Bisnis - Data Dosen UTA45 JAKARTA

advertisement
Teori Organisasi Bisnis
Dosen:
Pristiana Widyastuti
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas dan mempelajari mengenai teori
organisasi bisnis (profit oriented). Teori organisasi
membahas tentang struktur, ukuran, serta bentuk-bentuk
pada organisasi bisnis (perusahaan). Mata kuliah ini
bertujuan untuk memahami suatu proses kegiatan yang
dilakukan untuk mencapai tujuan melalui entitas sosial
(organisasi)
yang
terstruktur,
terkordinasi
dan
berkelanjutan.
Bentuk Pembelajaran
• Contextual Instruction
• Discussion Group
Literatur
Kusdi. 2009. Teori Organisasi dan Administrasi. Jakarta: Salemba
Humanika
Griffin, Ricky W. 2007. Bisnis. Edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga
Amirullah. 2005. Pengantar Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu
Struktur
Organisasi
Bisnis
Pengertian Organisasi
Menurut Thompson, Organisasi adalah suatu sistem terencana
mengenai usaha kerjasama dalam mana setiap peserta
mempunyai peranan yang diakui untuk dijalankan dan kewajibankewajiban atau tugas-tugas untuk dilaksanakan.
Pengertian Organisasi
• The Operating Core. Yang termasuk disini adalah para pegawai yang
melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi
barang dan jasa.
• The Strategic Apex. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah
manajer tingkat puncak (top management).
• The Middle Line. Yang termasuk di dalam bagian ini adalah para
manajer yang menjembatani manajer tingkat atas dengan bagian
operasional
• The Technostructure. Yang termasuk dalam bagian ini adalah
mereka yang diserahi tugas untuk menganalisa dan bertanggung
jawab terhadap bentuk standarisasi dalam organisasi.
• The Support Staff. Yang termasuk disini adalah orang-orang yang
memberi jasa pendukung tidak langsung terhadap organisasi (
orang-orang yang mengisi unit staff).
Pengertian Struktur
Struktur adalah hubungan antara macam-macam
fungsi atau aktivitas di dalam organisasi. Struktur
organisasi adalah hubungan antar para pegawai
dan aktivitas-aktivitas mereka satu sama lain serta
terhadap keseluruhan, di mana bagian-bagiannya
adalah tugas-tugas, pekerjaan-pekerjaan atau
fungsi-fungsi
dan
masing-masing
anggota
kelompok pegawai yang melaksanakannya.
Pengertian Struktur
Organisasi
Struktur organisasi yang baik harus memenuhi
syarat sehat dan efisien.
Struktur organisasi sehat berarti tiap-tiap satuan
organisasi yang ada dapat menjalankan peranannya
dengan tertib.
Struktur organisasi efisien berarti dalam
menjalankan peranannya tersebut masing-masig
satuan organisasi dapat mencapai perbandingan
terbaik antara usaha dan hasil kerja.
Elemen Struktur Organisasi
• Kompleksitas struktur  menggambarkan derajat diferensiasi
dalam suatu organisasi, baik diferensiasi horizontal, vertikal,
maupun spasial.
• Formalitas  dapat dilakukan dengan dua pola yaitu melalui
aturan, prosedur, dan sanksi-sanksi regulatif yang disusun
oleh pengelola organisasi, atau melalui rekrutmen terhadap
tenaga-tenaga profesional yang telah terdidik dengan nilainilai, norma-norma, dan pola perilaku sesuai profesi mereka.
• Sentralisasi  sejauh mana otoritas formal untuk membuat
pilihan-pilihan bebas terkonsentrasi ada seseorang, sebuah
unit, atau suatu level, sedemikian rupa sehingga para pegawai
hanya dimungkinkan memberikan input seminimal mungkin
dalam pekerjaan.
Fungsi Struktur Organisasi
• Kejelasan Tanggung Jawab
• Kejelasan Kedudukan
• Kejelasan Uraian Tugas
Perbedaan Struktur Organisasi
Perbedaan Struktur Organisasi disebabkan oleh:
• Strategi
• Ukuran perusahaan
• Teknologi Organisasi
• Lingkungan
Jabatan pada Struktur Organisasi
• Top management
• Middle management
• Low management
TOP Manajemen
Top Level Management terdiri dari Direksi (BOD) dan Chief
Executive Officer (CEO). Chief Executive Officer juga disebut
General Manager (GM) atau Managing Director (MD) atau
Presiden. Direksi adalah wakil dari Pemegang Saham, yaitu
mereka dipilih oleh Pemegang Saham perusahaan.
Demikian pula, Chief Executive Officer dipilih oleh Dewan
Direksi dari suatu organisasi. Manajemen tingkat atas
menentukan tujuan, kebijakan dan rencana organisasi.
Middle Management
Middle Level Management terdiri dari Kepala Departemen
(HOD), Manajer Cabang, dan Eksekutif Junior. Kepala
Departemen adalah Manajer Keuangan, Manajer
Pembelian, dan lain-lain. Manajer Cabang adalah kepala
cabang atau unit lokal. Junior Eksekutif adalah Asisten
Manajer Keuangan, Asisten Manajer Pembelian, dan lainlain. Manajemen tingkat Tengah dipilih oleh Manajemen
Tingkat Atas.
Middle Management
• Manajemen tingkat menengah memberikan rekomendasi
(saran) kepada manajemen tingkat atas.
• Menjalankan kebijakan dan rencana yang dibuat oleh
manajemen tingkat atas.
• Mengkoordinasikan kegiatan dari semua departemen.
• Berkomunikasi dengan manajemen tingkat atas dan
manajemen tingkat yang lebih rendah.
Lower Management
Low Level Management terdiri dari mandor dan pengawas.
Mereka dipilih oleh manajemen tingkat menengah. Disebut
juga tingkat Pengawas / Supervisor atau First Line of
Management.
Lower Management
• Manajemen tingkat rendah mengarahkan para pekerja /
karyawan.
• Mengembangkan moral pada para pekerja.
• Memelihara hubungan antara pekerja dan manajemen
tingkat menengah.
• Manajemen tingkat yang lebih rendah menginformasikan
para pekerja tentang keputusan yang diambil oleh
manajemen.
• Menginformasikan
manajemen
tentang
kinerja,
kesulitan, perasaan, tuntutan, dan lain-lain dari para
pekerja.
Discussion
Rancanglah Struktur Organisasi pada Perusahaan Jasa
- Struktur organisasi perbankan
- Struktur organisasi perhotelan
- Struktur organisasi expedisi
Download