Uploaded by Adhy Nugroho

337218333-Mekanisme-Kerja-Obat-Metformin

advertisement
MEKANISME KERJA OBAT METFORMIN
Biguanid menurunkan kadar glukosa darah tapi tidak sampai di bawah
normal. Preparat yang ada dan aman adalah metformin. Metformin adalah
golongan dimetil biguanide merupakan OHO yang dipakai untuk menurunkan
kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II, penggunaannya
bertujuan untuk menurunkan resistensi insulin dengan memperbaiki sensitivitas
insulin terhadap jaringan. Dengan demikian metformin di indikasikan sebagai
obat pilihan pertama pada pasien diabetes mellitus tipe II gemuk yang mana dasar
kelainannya adalah resistensi insulin. Walaupun cara kerja metformin berbeda
dengan sulfonilurea akantetapi efek kontrol glikemik sama dengan golongan
sulfonilurea.
Metformin dikenal bekerja sebagai anti hiperglikemia sedang sulfonilurea
sebagai obat yang bekerja sebagai hipoglikemik Mekanisme kerja metformin
menambah up-take diperifer dengan meningkatkan sensitifitas jaringan terhadap
insulin, menekan produksi glukosa oleh hati, menurunkan oksidasi Fatty Acid dan
meningkatkan pemakaian glukosa dalam usus melalui proses non oksidatif. Ekstra
laktat yang terbentuk akan diekstraksi oleh hati dan digunakan sebagai bahan
baku glukoneogenesis. Keadaan ini mencegah terjadinya efek penurunan kadar
glukosa yang berlebihan. Pada pemakaian tunggal metformin dapat menurunkan
kadar glukosa darah sampai 20% (katzung,2012).
Pemberian metformin dapat dimulai dengan dosis 500 mg saat makan
malam atau sesudah makan dan dititrasi tiap minggu sebesar 500 mg dengan
toleransi pemberian dosis tunggal malam hari sebesar 2000 mg/hari. Metformin
dengan pemberian 2-3 kali sehari dapat mengurangi efek samping gastrointestinal
dan memberi kontrol glikemik. Penggunaan metformin maksimal 3g/hari.
Tablet Metformin 750 mg dapat dititrasi tiap minggu hingga mencapai dosis
maksimum 2250 mg/hari dengan terlebih dahulu diberikan dosis 1500 mg/hari
dapat memberikan efek penurunan glikemik.
Download