gamaliel - alexiusletlora.com

advertisement
Serial Tokoh Alkitab
GAMALIEL
KELAS ALKITAB MALAM - 10 OKTOBER 2011.
PDT.ALEX LETLORA
LATAR BELAKANG
• Gamaliel (gəmā'lēəl) atau Gamaliel I adalah
seorang Guru atau Rabi Yahudi pada zaman
dahulu yang sangat terkemuka dan sangat
disegani di antara tiga aliran Yahudi, yaitu
Farisi, Saduki, dan Essen. Pemikirannya turut
memberikan kontribusi bagi terbentuknya
cara hidup orang-orang Yahudi pada akhir
abad pertama hingga sekarang pada abad ke21. Gamaliel juga adalah guru Rasul Paulus.
• Gamaliel adalah cucu dari Hilel sang Penatua,
yang telah mengembangkan pemikiran yang
menjadi cikal-bakal kaum Farisi. Metode
pengajaran Hilel dianggap lebih lunak dengan
metode saingannya, Syamai. Setelah Bait Allah di
Yerusalem di hancurkan pada tahun 70 M, Bet
Hilel (Rumah Hilel) lebih disukai dibandingkan
dengan Bet Syamai (Rumah Syamai). Rumah Hilel
menjadi wakil resmi dari Yudaisme, karena semua
sekte lain lenyap bersamaan dengan kehancuran
Bait Allah. Keputusan-keputusan Bet Hilel sering
kali menjadi dasar bagi hukum
• Rasul Paulus memberi tahu orang banyak di
Yerusalem bahwa ia 'dididik di kaki Gamaliel'.
Menurut Profesor Dov Zlotnick dari Seminari
Teologi Yahudi di Amerika Serikat menulis,
"Keseksamaan dari hukum lisan, jadi
keterandalan hukum tersebut, hampir seluruhnya
bergantung pada hubungan antara guru dan
murid: perhatian yang diberikan oleh sang guru
dalam mengajarkan hukum dan kesungguhan dari
murid untuk mempelajarinya. . . . Oleh karena itu,
murid-murid didesak untuk duduk di kaki para
cendekiawan tersebut . . . 'dan dengan rasa
dahaga meminum kata-katanya'" (Avot 1:4).
• Dalam bukunya A History of the Jewish People
in the Time of Jesus Christ, Emil Schürer
menjelaskan metode-metode pengajaran para
rabi pengajar pada abad pertama. Ia menulis,
"Rabi-rabi yang lebih terkenal sering kali
mengumpulkan di sekitar mereka sejumlah
besar pria muda yang berhasrat untuk diajar,
dengan tujuan membuat mereka mengenal
dengan saksama 'hukum lisan' yang begitu
beraneka ragam dan banyak jumlahnya.
Pengajaran tersebut terdiri dari pelatihan daya
ingat secara terus-menerus tanpa kenal lelah.
• Sang guru mengajukan beberapa pertanyaan
tentang hukum kepada murid-muridnya yang
keputusannya harus mereka ambil dan
membiarkan mereka memberi jawaban atau ia
yang menjawabnya sendiri. Murid-murid juga
diperbolehkan untuk mengajukan pertanyaan
kepada sang guru".
• Paulus telah dilatih dan dididik oleh salah satu
rabi terbesar pada abad pertama. Tidak
diragukan, dengan menyebutkan Gamaliel
sang rasul membuat orang banyak
memberikan perhatian istimewa kepada
ucapannya. Tetapi ia berbicara kepada mereka
tentang seorang Guru yang jauh lebih unggul
daripada Gamaliel, yaitu Yesus, sang Mesias.
Sekarang, sebagai murid Yesus, bukan murid
Gamaliel, Paulus berbicara kepada kumpulan
orang banyak.
• Tampaknya, pengajaran yang ketat dalam
Tulisan-Tulisan Kudus dan hukum Yahudi
terbukti bermanfaat bagi Paulus sebagai
seorang guru Kristen. Namun, surat-surat
Paulus yang diilhamkan ilahi yang terdapat
dalam Alkitab dengan jelas memperlihatkan
bahwa ia menolak inti kepercayaan Farisi dari
Gamaliel. Paulus mengarahkan rekan-rekan
sesama bangsa Yahudinya dan orang-orang
lain, bukan kepada para rabi dari Yudaisme
atau kepada tradisi-tradisi buatan manusia,
melainkan kepada Yesus Kristus.
• Jika Paulus terus menjadi murid Gamaliel, ia bisa
menikmati kehormatan besar. Orang-orang lain
dari kelompok Gamaliel membantu menentukan
masa depan Yudaisme. Misalnya, putra Gamaliel,
Simeon, yang bisa jadi teman pelajar Paulus,
memainkan peranan penting dalam
pemberontakan orang Yahudi melawan
Kekaisaran Roma. Setelah kehancuran bait
Yerusalem pada tahun 70 M di bawah pimpinan
seorang Jenderal Roma, Titus, cucu Gamaliel,
Gamaliel II, memulihkan kekuasaan Sanhedrin,
dengan memindahkannya ke Yavneh. Cucu
Gamaliel II, Judah Ha-Nasi, adalah penyusun
Misynah, yang telah menjadi batu fondasi dari
konsep Yahudi sampai saat ini.
• Gamaliel dikenal dunia Kristen sebagai Farisi
pemimpin yang menyelamatkan para murid dari
kematian dalam sebuah cerita dalam Kitab Kisah
Para Rasul , di mana ia dikutip mengatakan, "Jika
tujuan mereka atau kegiatan berasal dari manusia,
maka akan gagal. Tapi jika itu adalah dari Allah,
Anda tidak akan mampu menghentikan orang-orang
ini.
• " He is the only leader of the first century to be
greatly honored in both the Jewish and the
Christian traditions. Dia adalah satu-satunya
pemimpin dari abad pertama yang sangat dihormati
baik di Yahudi dan tradisi Kristen.
Download