kognisi sakit (illness congition) - Official Site of dr. Moh. Danurwendo

advertisement
KOGNISI SAKIT
(ILLNESS CONGITION)
OLEH:
dr. Moh. Danurwendo Sudomo, Sp.Ok
SASARAN PEMBELAJARAN
•
•
•
•
•
Konsep Sehat dan Sakit
Arti Kognisi Sakit
Pengukuran Kognisi Sakit
Persepsi Gejala
Teori Regulasi Diri oleh Leventhal (Leventhal’s
self-regulatory model)
LATAR BELAKANG
• Pertanyaan arti sehat kepada orang dewasa
Calman, 1987:
-Positif: energik, bugar,
berat badan normal,
penampilan baik,
kehidupan baik
-Negatif: Tidak flu, jarang
berobat
Blaxter, 1990:
-Prilaku sehat
-Bugar secara fisik
-Vitalitas dan energik
-Fungsi tubuh efektif
-Psikososial yang sejahtera
Lau, 1995:
-Sehat fisik
-Sehat psikis
-Prilaku sehat
-Masa depan cerah
-Tidak menderita penyakit
ARTI SEHAT
• W.H.O
• Kementerian Kesehatan R.I
• UU No.23 Th 1992 tentang Kesehatan
• Fisiologis/Fisik  energik, kondisi bugar, dll.
• Psikologis  senang, bersemangat, merasa
baik secara psikis, dll.
• Perilaku  makan gizi seimbang, tidur cukup,
dll.
• Masa depan  umur panjang, tidak sakitsakitan, dll.
• Tidak sakit  tidak merasakan gejala
penyakit, tidak mengalami sakit
DIMENSI SAKIT
• Lau (1995)
– Merasa tidak normal  gangguan dalam
tubuh/pikiran
– Gejala spesifik  fisik/psikis
– Menderita penyakit tertentu  infeksi, kanker,
depresi
– Konsekuensi sakit  keterbatasan kemampuan
– Jangka waktu  waktu berlangsungnya gejala
– Tidak pernah sehat  merasa tidak bugar
sepanjang waktu
KOGNISI SAKIT
• Leventhal (1997): keyakinan orang sendiri apa
tentang penyakit/rasa sakit
• Sebagai dasar prilaku untuk:
– Mengatasi rasa sakit
– Memahami penyakit
– Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi dan
mencegah
DIMENSI KOGNISI SAKIT
1. Identitas  diagnosis
2. Penyebab  kuman patogen, keganasan,
bawaan, penuaan
3. Waktu  akut atau kronis
4. Konsekuensi  gangguan aktivitas, dll.
5. Terapi dan pengendalian  sembuh dan
dikendalikan
Self-regulatory Model
• Dasar pemecahan masalah
• Motivasi manusia untuk memecahkan
masalah  perubahan paradigma sehat-sakit
TAHAP 1: INTERPRETASI
• Mengetahui masalah dari penyakit dari:
– Manifestasi klinis; respon berbeda setiap individu,
terdapat peranan faktor psikologi
– Pesan sosial; pendapat orang lain dan pelayan
kesehatan
REPRESENTASI DAN
RESPON EMOSIONAL
• Representasi berdasar 5 dimensi
– Identitas
– Penyebab
– Konsekuensi
– Jangka waktu
– Terapi
• Respon emosi
– Takut
– Cemas
– Depresi
Perilaku mengatasi penyakit
MENGATASI SAKIT
• Mengatasi penyakit berdasar:
– Diagnosis
– Keparahan penyakit
– Kelainan fisik
• Perilaku
oPengakuan
oPenyangkalan
PENILAIAN
• Keberhasilan pemecahan masalah
• Evaluasi keberhasilan sebagai strategi
pemecahan masalah di lain waktu
TERIMA KASIH
Download