bab 1 pendahuluan

advertisement
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Buku pelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam upaya
meningkatkan mutu pendidikan. Sebuah pepatah mengatakan bahwa buku adalah
jendela dunia. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan buku sangat penting untuk
meningkatkan pengetahuan anak didik. Berkaitan dengan buku pelajaran, pemerintah
telah beberapa kali melakukan berbagai macam kebijakan. Salah satu kebijakan yang
pernah dilakukan adalah buku pelajaran yang digunakan di sekolah harus berlaku
lima tahun. Buku yang dipergunakan di sekolah juga harus lulus penilaian dari Pusat
Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).
Pada tanggal 20 Agustus 2008, Depdiknas meluncurkan program Situs Buku
Sekolah Elektronik (BSE) atau E-Book yang mencakup sejumlah empat ratus tujuh
(407) judul buku Buku-buku teks pelajaran ini telah dinilai kelayakan pakainya oleh
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah ditetapkan sebagai Buku Teks
pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam pembelajaran
melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 46 Tahun
2007, Permendiknas Nomor 12 Tahun 2008, Permendiknas Nomor 34 Tahun 2008,
dan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2008.
Buku-buku teks pelajaran yang telah dimiliki hak ciptanya oleh Depdiknas ini
dapat digandakan, dicetak, difotokopi, dialihmediakan, dan/atau diperdagangkan oleh
perseorangan, kelompok orang, dan/atau badan hukum dalam rangka menjamin akses
dan harga buku yang terjangkau oleh masyarakat. Masyarakat dapat pula mengunduh
(download) langsung dari internet jika memiliki perangkat komputer yang
tersambung dengan internet, serta menyimpan file buku teks pelajaran tersebut.
Untuk penggandaan yang bersifat komersial, harga penjualannya harus memenuhi
ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Melalui Program Masal Buku Murah ini,
buku teks pelajaran lebih mudah diakses sehingga peserta didik dan pendidik di
seluruh Indonesia maupun sekolah di luar negeri dapat memanfaatkannya sebagai
1
2
sumber belajar yang bermutu dan terjangkau. Dampaknya, penjualan penerbit buku
pelajaran terus menyusut. Ujung-ujungnya, "Banyak penerbit buku yang mengurangi
kegiatan dan karyawan". Padahal peluang di bidang penerbitan buku sangat besar
dengan pertumbuhan populasi Indonesia meningkat setiap tahunnya, berdasarkan
data dari Badan Pusat Statistik.
Penurunan pembelian buku cetak akibat berlakunya BSE dibenarkan oleh
sekolah. Contohnya di Sekolah SMP Aloysius di Bandung. Yoksiana, Wakil Kepala
Sekolah SMP tersebut mengatakan, kini sekolahnya mengurangi pembelian buku
fisik hingga 50% dari biasanya. Menurut Firdaus Umar, Ketua Umum Gabungan
Toko Indonesia (GATBI), sebetulnya penerbit dan toko buku bisa memanfaatkan
anggaran pemerintah yang sekitar Rp 400 juta per tahun untuk melengkapi
perpustakaan sekolah di kabupaten. Dan seperti penjualan di CV. Epsilon Group tiga
tahun terakhir setelah terlaksananya kewajiban tersebut.
Penjualan CV. Epsilon Group per Tahun ( dalam
milyar rupiah )
2011
2012
2013
6,123
6,070
5,993
Total penjualan
Gambar 1.1 Penjualan per Tahun
Sumber: CV. Epsilon Group (2014)
Bisnis toko buku dan penerbit terpukul sejak keluarnya peraturan pemerintah
tahun 2008 mengenai pengelolaan buku pelajaran oleh pemerintah dan adanya buku
elektronik yang bisa diunduh secara gratis. Lucya Andam Dewi, Ketua umum Ikatan
Penerbit Indonesia (IKAPI), mengatakan, setelah dua tahun kebijakan tersebut
berlaku, beberapa penerbit terpaksa gulung tikar.
3
Padahal, berdasarkan data dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Ada
33.199.557 eksemplar buku terjual di Indonesia sepanjang akhir 2013. Kontribusi
terhadap angka penjualan, kategori berikut menyumbang angka penjualan terbesar di
Indonesia.
Tabel 1.1 Kategori dan Persentase Penjualan Buku di Indonesia
Anak
Fiksi dan Sastra
Agama
Pendidikan (Pelajaran)
Referensi dan Kamus
Lain-lain
23%
13%
13%
13%
9%
31%
Sumber : Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI)
CV. Epsilon Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang penerbitan yang
berdiri pada tanggal 26 November 1985 dengan akta notaris Ny. Martinah Sumarno,
SH. Nomor 32. Kedudukan usaha berada di Jl. Margaasri No. 9 Bandung. Saat ini
CV. Epsilon Group memiliki perwakilan di Jakarta, Bogor, Cianjur, Tasikmalaya,
dan Garut. Sedangkan distributor berada di beberapa kota antara lain Medan,
Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Malang.
Aktivitas yang dilakukan oleh penerbit Epsilon Group senantiasa berjalan sejalan
dengan perkembangan dunia pendidikan, ilmu, dan teknologi, khususnya dunia
penerbitan buku ajar, baik pada tingkat dasar, menengah maupun atas. Dalam
aktivitasnya penerbit Epsilon Group terutama bergerak dalam bidang penerbitan
buku-buku pelajaran baik SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, maupun SMK.
CV. Epsilon Group
dalam penulisan bukunya didukung oleh penulis dan
pengarang yang profesional dan mempunyai pengalaman menulis dari lingkungan
Universitas Pendidikan Indonesia (IKIP Bandung), Unpad, ITB
maupun dari
lingkungan sekolah. Adapun tenaga pengelola perusahaan selalu bekerjasama dengan
semua pihak yang berhubungan dengan lingkungan pendidikan antara lain dengan
pihak Depdiknas, kampus perguruan tinggi, sekolah-sekolah seperti mengadakan
kegiatan seminar-seminar, diskusi, lokakarya, sehingga penerbit Epsilon Group dapat
4
menghasilkan dan mewujudkan produk buku yang sesuai dengan tuntunan
kurikulum, bermutu, berkualitas, enak dan mudah dipelajari bagi pemakainya.
Disamping itu Penerbit Epsilon Group memiliki competitor yang tidak boleh
dipandang sebelah mata, seperti Penerbit Erlangga, Penerbit Yudhistira.
Terkait
itulah,
dengan perubahan kebijakan (program) yang diberikan pemerintah
CV Epsilon Group merubah kegiatan dan kebijakan strategi perusahaan
dalam menyesuaikan kondisi global agar dapat bertahan dan tetap dapat melakukan
kegiatan operasional perusahaan sebagai mana mestinya.
Dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa masalah utama yang
dihadapi oleh CV. Epsilon Group adalah strategi bisnis apakah yang tepat dan harus
dipakai oleh CV. Epsilon Group untuk menghadapi program Buku Sekolah
Elektronik yang dilakukan oleh pemerintah. Perusahaan juga harus merencanakan
dan menyusun strategi bisnis, pertama menganalisa faktor internal dengan Matrik
IFE lalu perusahaan mencari faktor eksternal menggunakan EFE dan Matriks CPM
setelah itu perusahan juga harus mengetahui kekuatan kelemahan peluang dan
ancaman dengan Matrik SWOT, Matriks Grand Strategy dan Matriks IE. Untuk
tahap terakhir yaitu tahap keputusan yaitu mengetahui faktor-faktor internal dan
eksternal yang sudah mengalami keberhasilan dengan menggunakan Matrik QSPM.
Oleh karena itu judul penelitian yang dilakukan adalah “Analisis Strategi Bisnis
akibat Kebijakan Pemerintah pada CV. Epsilon Group”
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat identifikasi masalah sebagai
berikut :
1. Bagaimana kondisi lingkungan internal yaitu kelemahan dan kekuatan pada
CV. Epsilon Group ?
2. Bagaimana kondisi lingkungan eksternal yaitu peluang dan ancaman pada
CV. Epsilon Group ?
3. Bagaimana rekomendasi alternatif strategi bisnis yang dapat diterapkan oleh
CV Epsilon Group?
5
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian
Berkaitan dengan latar belakang dan formulasi masalah , maka tujuan penelitian
ini adalah untuk :
1. Untuk mengetahui kondisi lingkungan internal yaitu kekuatan dan kelemahan
CV Epsilon Group.
2. Untuk mengetahui kondisi lingkungan eksternal yaitu peluangan dan
ancaman CV Epsilon Group.
3. Merumuskan dan merekomendasikan alternatif strategi bisnis yang sesuai
bagi CV Epsilon Group.
Adapun manfaat yang telah dilakukan penulis dari penelitian tersebut adalah
sebagai berikut :
-
Bagi perusahaan.

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan
dan pertimbangan bagi perusahaan dalam mengambil keputusan yang
berhubungan dengan strategi bisnis yang baik terutama ketika
menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif.

Untuk mengetahui strategi perusahaan dalam menghadapi faktorfaktor eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi pengambilan
keputusan terhadap strategi bersaing yang diterapkan oleh perusahaan.
-
Bagi penulis.

Hasil penelitian dapat memberikan pengetahuan dalam membuat
bisnis baru dan mengenai strategi apa yang seharusnya dilakukan
perusahaan.
-
Bagi pembaca.

Memberikan tambahan informasi dan pengetahuan dalam memahami
cara-cara menghadapi masalah dalam suatu perusahaan dan memilih
strategi apa yang cocok untuk digunakan suatu perusahaan dalam
mengatasi masalah yang dihadapinya.
1.4 Metodologi Penelitian
Metode yang dilakukan untuk melakukan penelitian ini melalui tiga tahapan
yaitu:
6
1. Tahap Input : Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE), Matriks Evaluasi Faktor
Eksternal (EFE), dan Matriks Profil Kompetitif (CPM).
2. Tahan Pencocokan : Matriks Strengths-Weakness-Opportunity-Threats
(SWOT), Matriks Internal-Eksternal (IE), dan Matriks Strategi Besar (Grand
Strategy).
3. Tahap Keputusan : Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif (QSPM).
1.5 Sistematika Penulisan
Penulisan tugas akhir ini mencakup lima bab, yaitu:
BAB 1 : PENDAHULUAN
Pada bab ini dicantumkan Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Tujuan
dan Manfaat Penelitian, Metodelogi Penelitian, Sistematika Penulisan, serta
Penelitian Pendahuluan.
BAB 2 : LANDASAN TEORI
Pada Bab ini berisi tentang teori-teori yang berhubungan dengan penulisan tugas
akhir yang dijadikan dasar dalam melakukan anlisa strategi bisnis. Teori-teori
yang akan dibahas antara lain mengenai teori umum pengertian strategi,
manajemen,
manajemen
strategi,
kerangka
kerja
perumusan
strategi
komperhensif, dan analisis lima kekuatan Porter.
BAB 3 : METODE PENELITIAN
Bab ini menyajikan secara sederhana langkah-langkah penelitian yang dilakukam
yaitu mengenai desain penelitian, operasional variabel penelitian, jenis dan
sumber data, teknik pengumpulan data, dan metode analisis.
BAB 4 : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi tentang metode analisis yang digunakan oleh penulis yang terdiri
dari tiga tahap yaitu tahap masukan (Input Stage), tahap pencocokan (Matching
Stage), dan keputusan (Decision Stage). Setelah melakukan tiga tahapanan
tersebut baru kemudian akan membahas hasil keputusan strategi yang sebaiknya
diterapkan oleh perusahaan.
7
BAB 5 : SIMPULAN DAN SARAN
Bab ini merupakan bab terakhir dimana bab ini berisi tentang kesimpulan yang
diperoleh dari hasil penelitian pada CV. Epsilon Group dan saran yang dapat
dijadikan
pertimbangan
untuk
perencanaan
strategi
bisnis
perusahaan
kedepannya.
1.6 Tinjauan Pustaka (State of art)
Tabel 1.2 Tinjauan Pustaka
Judul Jurnal
Keterangan
Penulis
Isi
“Analisis Strategi
2011;
Yanly
Base Transceiver Station, terminologi
Bisnis Akibat
Undergradu
Angela
ini termasuk baru
Perubahan
ate thesis,
populer
Kebijakan
BINUS -
saat inl. Seiring dengan banyak nya
Pemerintah Pada
2011-1-
BTS yang berdiri dan mulai tidak
PT. Maxima Arta”
00509-MN
memperhatikan
dan
mulai
di era booming
lingkungan,
aspek visual
sehingga
mengeluarkan
peraturan
Kementerian
baru
Pekerjaan
untuk
peraturan
segera terbitkan
(Permen)
zonasi
telekomunikasi
BTS.
Umum
pemerintah
tentang
dan
pemerintah
tentang aturan pembangunan
berencana
selular
(base
menara
tranceiver
station/BTS).
Strategi yang
digunakan
dalam
pengambilan
keputusan
adalah
dengan
menggunakan Analytical
Hierarchy Process.
“Strategi Bisnis
2010; ISSN
Rizcky
Perencanaan strategi bisnis merupakan
Pada PT. Wirapati
1412-1212
Adhipras
syarat mutlak bagi perusahaan yang
etyo
ingin
Garuda Paksi”
tetap
bertahan
di
masa
mendatang. Metode penelitian adalah
8
deskriptif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah kuesioner dan
wawancara dengan pihak pihak yang
terkait di dalam perusahaan.
Data-data yang telah diperoleh tersebut,
dianalisis melalui tiga tahap, yakni
tahap
masukan,
pencocokan,
dan
keputusan. Hasil akhir penelitian ini
disimpulkan bahwa usulan strategi
bisnis yang efektif untuk PT Wirapati
Garuda Paksi berdasarkan Matriks
QSPM adalah Strategi Penetrasi Pasar,
di mana strategi ini dinilai dapat
mengurangi risiko bisnis perusahaan
yang timbul akibat adanya perubahan
yang
signifikan
pada
lingkungan
eksternal perusahaan.
“Analisis Strategi
2013;
Nata
Bisnis Dalam
Undergradu
Wirawan
Meningkatkan
ate thesis,
Daya Saing
BINUS -
Perusahaan
2013-1-
PT.Cipta
00385-MN
Cara yang dapat digunakan adalah
melakukan perumusan strategi bisnis
sehingga mendapatkan strategi yang
tepat dan efektif adalah dengan melihat
faktor-faktor internal seperti kekuatan
Skynindo”
(strength) dan kelemahan (weakness)
perusahaan dan faktor-faktor eksternal
seperti peluang (opportunities) dan
ancaman
(threats)
dari
industri
perusahaan.
“Porter’s Model of
2008; 43, 3;
Orges
Penelitian ini menjelaskan tentang
Generic
ProQuest
Ormanid
perilaku kompetitif suatu perusahaan
Competitive
Research
hi dan
yang merupakan topik penting bagi
9
Strategies”
Library pg.
Omer
para praktisi, teoris, dan pembuat
55
Stringa
kebijakan.Di antara penjelasan perilaku
perusahaan yang mereka kemukakan
adalah Model Michael Porter. Mereka
telah menyajikan model ini bersama
dengan beberapa pendekatan alternatif
yaitu terdiri dari Struktur-PerilakuKinerja, Organisasi Baru Industri dan
Teori
Permainan,
Sumber
Daya
Berbasis Perspektif, dan Proses Pasar
Ekonomi.
Dalam diskusi komparatif, mereka
mendukung penggunaan model Porter
untuk mengevaluasi perilaku kompetitif
perusahaan dan telah memilih untuk
berkonsentrasi
pada
model
Porter
karena mereka melihat model Porter
sebagai
sebuah
wawasan
dan
pendekatan nyaman untuk analisis
perilaku
kompetitif
perusahaan.
Strategi yang direkomendasikan adalah
“lower cost” atau “cost leadership”..
“The Strategic
Internationa
Qin Li,
Dalam penelitian mereka, Qin Li, Xin
Choice of Core
l Journal of
Xin Li,
Li dan Zhou menjelaskan konotasi dan
Competitiveness in
Business
dan Ping
karakteristik manajemen pengetahuan
Power Generating
and
Zhou
dan daya saing perusahaan listrik
Enterprises:
Managemen
pembangkit
inti.Kemudian
Knowledge
t, Vol. 5,
menganalisis
lingkungan
Management”
No. 8;
dari perusahaan pembangkit listrik
August
dengan mendasarkan analisis mereka
2010
pada Porter's Competition Model.
mereka
kompetitif
Kemudian mereka membuat analisis
SWOT pada pelaksanaan manajemen
10
pengetahuan untuk meningkatkan daya
saing utama perusahaan pembangkit
listrik.
Sumber :Peneliti (2014)
Download