MANAJEMEN PENDIDIKAN 2 SKS (KIP 205/KIP 122

advertisement
MANAJEMEN DAN PENDIDIKAN
Dr. Riswandi, M. Pd
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Lampung
Pengertian Manajemen



Manajemen berasal bhs Latin, manus
= tangan dan agere = melakukan,
menjadi managere = menangani.
Bhs Inggris = to manage artinya
mengatur. Management & manager.
Pengaturan dilakukan melalui proses
dan diatur berdasarkan urutan fungsi
manajemen untuk mewujudkan tujuan
yang diinginkan.
Manajemen secara umum berhubungan dengan
aktivitas perencanaan, pengorganisasian,
pengendalian, penempatan, pengarahan,
pemotivasian, komunikasi dan pengambilan
keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi
dengan tujuan untuk mengkoordinasikan
berbagai sumberdaya yang dimiliki sehingga
menghasilkan produk/jasa secara efisien.
Muncul Pertanyaan ???
Apa yang diatur…?
Semua unsur manajemen;








Men,
Money,
Methods,
Materials,
Machines,
Market,
Minutes, &
Information (7M+i)
Kenapa harus diatur?
Agar 7m+i lebih berdaya guna (efisien),
berhasil guna (efektif), terintegrasi, dan
terkoordinasi dalam mencapai tujuan yang
optimal.
Siapa yang mengatur?
Seorang pemimpin dengan wewenang
kepemimpinannya melalui instruksi atau
persuasi sehingga 7M+i dan semua proses
manajemen tertuju pada tujuan yang
diinginkan.
 Bagaimana mengaturnya?
Melalui proses dari urutan fungsi manajeman yaitu
planning, organizing, directing, budgeting,
implementing, controling, evaluating, and
communicating.
 Dimana harus diatur?
Dalam suatu organisasi, karena organisasi
merupakan wadah/tempat untuk mengatur 7M+i dan
semua aktivitas proses manajemen dalam rangka
pencapaian tujuan.
Konsep Dasar Manajemen
Manajemen diartikan sebagai;
 ilmu; bidang pengetahuan yg scr
sistematis berusaha memahami
mengapa dan bagaimana orang
bekerja sama mencapa tujuan.
 kiat; cara mengatur orang untuk
mencapai sasaran.
 seni; dibutuhkan seni memimpin
untuk memecahkan masalah.
 profesi; dilandasi keahlian khusus
utk mencapai prestasi dan
profesional dituntut oleh nilai-nilai
etik (kode etik).
Mengapa Manajemen itu Penting?
Beban kerja di organisasi merupakan pekerjaan
berat sehingga tidak dapat dikerjakan sendiri,
maka diperlukan pembagian kerja, tugas, dan
tanggung jawab.
Akan meningkatkan daya guna (efisien) dan
hasil guna (efektif) potensi yang dimiliki
organisasi.
Lanjutan…
 Akan mengurangi pemborosan
 Utk mewujudkan dan memanfaatkan 7M+i dlm




proses manajemen
Utk kemajuan dan pertumbuhan organisasi.
Utk pencapaian tujuan yang diharapkan
Sbg pedoman dalam mewujudkan pikiran dan
tindakan.
Utk mengatur kerjasama dlm organisasi.
Mengapa Manajemen dibutuhkan???
 Utk mencapai tujuan;
 Utk menjaga keseimbangan
diantara tujuan/sasaran/kegiatan
yg saling bertentangan;
 Utk mencapai efisiensi dan
efektivitas.
Siapa yang membutuhkan Manajemen…???
Organisasi
Manusia
Perusahaan
Azas Manajemen (Henry Fayol)

Division of work ( azas
pembagian kerja)

Authority & responsibility (azas
wewenang dan tanggung jawab)
 Discipline (azas disiplin)
 Unity of command (azas
kesatuan perintah)
Lanjutan…
Unity of direction (asas kesatuan arah)
 Subordination of individual interest into general
interest (asas kepentingan umum diatas

kepentingan pribadi)

Renumeration of personnel (asas pemberian gaji
yang wajar)

Centralization (asas pemusatan wewenang)
Lanjutan…






Scalar of chain (asas hirarki)
Order (asas keteraturan)
Equity (asas keadilan)
Initiative (asas inisiatif)
Esprit de corps (asas kesatuan)
Stability of turn-over personnel (asas
kestabilan masa jabatan)
Fungsi-fungsi Manajemen
Fungsi Organik
 Perencanaan (Planning)
 Pelaksanaan (Executing)
 Evaluasi (Evaluating)
Fungsi Pelengkap
Organizing
Commanding
Coordinating
Controlling
Motivating
Directing
Actuiting
Staffing
Budgeting
Decision making
Pendidikan

Usaha sadar yg dilakukan oleh keluarga,
masyarakat, dan pemerintah, melalui
kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau
latihan, yg berlangsung di sekolah dan di
luar sekolah sepanjang hayat, utk
mempersiapkan peserta didik agar dpt
memainkan perannya dlm berbagai
lingkungan hidup scr tepat di masa yg akan
datang (Redja Mudyahardjo).
UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar dan
proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan
negara. Pasal 1 ayat (1)
Lanjutan...
 Pendidikan nasional adalah pendidikan yang
berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
yang berakar pada nilai-nilai agama,
kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap
terhadap tuntutan perubahan zaman. Pasal 1
ayat (2)
 Sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan
komponen pendidikan yang saling terkait
secara terpadu untuk mencapai tujuan
pendidikan nasional. Pasal 1 ayat (3)
Sistem
Pengertian sistem:
 A collection of things wich have relationships among them
 A group of interacting, interrelated or interdependent elements
forming a complex whole
Ciri sistem:
Ada komponen/sub-sistem
Ada interaksi
Sinergis, harmonis, dinamis, interdependensi.
Merupakan satu kesatuan
Ada tujuan yang ingin dicapai
Lanjutan...
Sistem merupakan suatu kesatuan integral
dari sejumlah komponen. Komponenkomponen tersebut satu sama lain saling
berpengaruh dengan fungsinya masingmasing, tetapi secara fungsi komponenkomponen itu, terarah pada pencapaian
tujuan (tujuan dari sistem).
Berpikir Sistemik
Cost
Effectiveness
Input
Process
Efisiency
Outcome
Output
Efectivity
Masukan
( Input )
Pendidikan
Formal
Pendidikan
Non
Formal
Pendidikan
Informal
Keluaran
( Output )
SISTEM PENDIDIKAN
TUJUAN
PENDIDIKAN
PESERTA
DIDIK
PENDIDIK
ALAT/METODE
PENDIDIKAN
ISI/MATERI
PENDIDIKAN
LINGKUNGAN
PENDIDIKAN
Tujuan – Pendidikan
a. Arah Pendidikan, tujuan akan
menunjukkan arah dari suatu usaha,
sdg arah menunjukkan jalan yg harus
ditempuh dari situasi skrg kpd situasi
berikutnya.
b. Titik akhir; Suatu usaha dikatakan
berakhir jika tujuan akhirnya telah
tercapai.
c. Titik pangkal mencapai tujuan lain.
d. Memberi nilai pada usaha yg
dilakukan.
Tujuan Pendidikan
Tujuan pendidikan berfungsi;
Memberi arah; diarahkan atau
ditujukan utk mencapai tujuan.
a. bersifat normatif;
mengandung unsur norma tapi
memaksa.
b. bersifat abstrak; umum, ideal,
luas.
Sesuatu yang akan dicapai;
jelas (eksplisit), konkret, dan
lingkup kandungannya terbatas.
Tujuan Pendidikan Nasional

Undang-undang Sisdiknas No. 2 Thn 1989,
yaitu: “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan
mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya,
yaitu manusia yang beriman dan bertakwa
terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi
pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan
ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani,
kepribadian yang mantab dan mandiri serta rasa
tanggung jawab kemasyarakatan dan
kebangsaan”.
Tujuan Pendidikan Nasional
Undang-Undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2002 (Pasal 3)
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang
bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.

EMPAT VISI
PENDIDIKAN UNESCO
1. LEARNING TO KNOW
Rasional dan Bersikap kritis
2. LEARNING TO DO
Trampil menyelesaikan Problem
3. LEARNING TO LIVE TOGETHER
Bersama dalam keberagaman
4. LEARNING TO BE
Menjadi Diri sendiri
Apa Manajemen Pendidikan?


Administrasi/manajemen
pendidikan adalah suatu ilmu
yg mempelajari penataan
sumber daya untuk mencapai
tujuan pendidikan secara
produktif (Engkoswara).
Sumber daya; SDM, sumber
belajar/kurikulum, dan fasilitas
(sarana dan prasarana).
Lanjutan…
Manajemen pendidikan sebagai
suatu proses kerja sama yang
sistematis, sistemik dan
komprehensif dalam rangka
mewujudkan tujuan pendidikan
nasional (Gaffar).
Administrasi pendidikan adalah segenap
proses pengerahan dan pengintegrasian
segala sesuatu, baik personal, spiritual dan
material yg bersangkutan dgn pencapaian
tujuan pendidikan (Purwanto).
 Administrasi pendidikan merupakan
serangkaian kegiatan yg berurutan dlm
rangka memanfaatkan semua potensi utk
mencapai tujuan pendidikan scr efektif dan
efisien (Riva’i).

Manajemen
Pendidikan
Potensi
Organisasi
Tujuan dan Manfaat Manajemen Pendidikan








Terwujudnya proses pembelajaran yg PAKEMB
Terciptanya peserta didik yg…?
Terpenuhinya kompetensi Tendik
Tercapainya tujuan pnddkn scr efektif dan efisien
Terbekalinya Tendik dgn konsep manjemn pnddkn
Teratasinya masalah mutu pnddkn
Terciptanya perencanaan pendidikan yg merata,
bermutu, relevan, dan akuntabel
Meningkatnya citra positif pnddkn (Husain Usman)
Manajemen Pendidikan Nasional
Tiga unsur (inti) manajemen pendidikan
nasional;
 Koordinasi,
 Kerjasama,
 Komunikasi dalam mengelola keseluruhan
pelaksanaan pendidikan nasional
Masalah Makro Pendidikan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Politisasi pendidikan,
Dehumanisasi pendidikan,
Sekedar memugar substansi
kurikulum,
Menempatkan prestasi akademis
bidang kognitif rendah sbg ukuran
keberhasilan,
Praktik jual gelar,
Tidak adanya political will,
Distorsi kemampuan Tendik
Aspek manajemen (Gaffar; 2004).
Manajemen Pendidikan Nasional
Manajemen
Pendidikan
Menangani
Sisdiknas
Mutu
Pendidikan
Tinggi
Produktivitas/proses
Pddkn =
efektivitas +efisiensi
Aplikasi Manajemen Pendidikan
Pendekatan organisasi klasik
 Pendekatan hubungan manusia
 Pendekatan perilaku

Ciri-ciri Pendekatan Organisasi Klasik
Studi gerak waktu
 Pembagian kerja dan
spesifikasi tugas
 Standarisasi tugas
 Kesatuan instruksi
 Rentang pengawasan yg
terbatas
 Keunikan fungsi, dan
 Organisasi formal.

Pendekatan Hubungan Manusia
 Mengembangkan &
mempertahankan
hubungan dinamis &
harmonis
 Motivasi & kepuasan
kerja
Pendekatan Perilaku

Kontribusi
kerja 
Struktur &
Dinamis
Keseimbangan
organisasi 
memberikan &
mendorong motivasi
dalam bekerja
Keseimbangan
organisasi = imbalan
ditukar kerja
Fungsi-fungsi Manajemen
Pendidikan
 Fungsi
organik ; mutlak
dijalankan oleh manajemen
 Fungsi pelengkap; sebaiknya
dilaksanakan utk meningkatkan
efisiensi pelaksanaan kegiatan
Lanjutan…
Fungsi Organik
 Perencanaan (Planning)
 Pelaksanaan (Executing)
 Evaluasi (Evaluating)
Fungsi Pelengkap
Organizing
Commanding
Coordinating
Controlling
Motivating
Directing
Actuiting
Staffing
Budgeting
Decision making
Fungsi Manajemen
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Membuat keputusan
Merencanakan
Mengorganisasikan
Mengkomunikasikan
Mengkoordinasikan
Mengawasi
Menilai
 Andrew
F. Sikula
– Management in general refers to planning,
organizing, controlling, staffing, leading,
motivating, communicating, and decision
making activities performed by any organization
in order to coordinate the varied resources of the
enterprise so as to bring an efficient creation of
some product or service.
Pengertian Manajemen

G.R. Terry


Management is a distinct process consisting of
planning, organizing, actuating, and controling
performed to determine and accomplish stated
objectives by the use of human being and other
resources.
Manajemen adalah suatu proses yang khas terdiri
dari tindakan perencanaan, pengorganisasian,
pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan melalui
pemanfaatan SDM dan sumber lainnya.
Perspektif Manajemen
Proses
Fungsional
Institusi
Tipe manajerial
Sistem pelaksanaan
Download