BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Pengertian

advertisement
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Sistem
Pengertian Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan
yang berinteraksi untuk melakukan suatu pekerjaan dalam usaha untuk
mencapai suatu tujuan. Sistem itu penting karena mencakup serangkaian
aktivitas untuk mencari cara yang terbaik dalam mencapai tujuan.
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D (2010 : 6) Sistem
adalah sekumpulan komponen-komponen yang saling terikat dan berfungsi
untuk mencapai suatu hasil.
Menurut Marakas, G. M., O’Brien, J. A. (2013 : 25) Sistem adalah
sekumpulan komponen yang saling bekerja sama menuju suatu tujuan dengan
menerima input dan menghasilkan output pada proses transformasi yang
teorganisir.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah sekumpulan
komponen yang saling terhubung untuk menyelesaikan suatu hasil bersama.
2.2 Informasi
Pengertian Informasi selalu dikaitkan dengan data, namun arti dari masingmasing kata dalam pengertian tersebut berbeda. Keberadaan suatu data sangat
menunjang terhadap informasi, karena data merupakan bahan mentah yang
diperlukan untuk mengambil keputusan.
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D (2010 : 7) informasi
adalah data-data yang dikumpulkan, disimpan, dan diproses untuk menghasilkan
sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain.
Menurut Marakas, G. M., O’Brien, J. A. (2013 : 32) informasi adalah data
yang telah diubah menjadi sebuah konteks yang berguna bagi end-user.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, bahwa informasi adalah adalah datadata yang telah dikumpulkan dan diubah untuk menjadi bermanfaat bagi orang
lain.
7
8
2.3 Sistem Informasi
Pengertian Informasi selalu dikaitkan dengan data, namun arti dari masingmasing kata dalam pengertian sistem informasi tersebut berbeda. Keberadaan
suatu data sangat menunjang terhadap informasi, karena data merupakan bahan
mentah yang diperlukan untuk mengambil keputusan.
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D. (2010 : 6) sistem
informasi adalah sekumpulan komponen-komponen yang saling terkait yang
dikumpulkan, disimpan dan menyediakan hasil informasi yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan tugas-tugas bisnis.
Menurut Marakas, G. M., O’Brien, J. A. (2013 : 6) Sistem Informasi adalah
sekumpulan komponen-komponen yang terorganisir antara manusia, perangkat
keras, perangkat lunak jaringan komunikasi, dan sumber daya yang terkumpul,
berubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi. Manusia
bergantung pada sistem informasi untuk melakukan komunikasi dengan data
(data resourch), peralatan fisik (hardware), jaringan komunikasi (network), dan
prosedur (software).
Menurut R.Kelly Rainer dan Casey G.Cegielski (2011 : 54) keuntungan
sistem informasi untuk perusahaan yaitu:
− IT will change the manager’s job
Salah satu tugas penting bagi manejer adalah membuat keputusan,
banyak manager melaporkan, bahwa IT dapat memberikan mereka waktu
untuk dapat merasakan kerja lapangan, manajer dapat mengumpulkan
informasi untuk membuat keputusan lebih cepat dengan adanya mesin
pencarian dan internet. Dampak kemungkinan pada manager yang
lainnya adalah perubahan dalam persyaratan managerial.
− IT impact employees at work
Internet dapat mendorong pengguna untuk melakukan aktifitas
didalam ruangan, seperti bekerja maupun berbelanja, sehingga dapat
menyebabkan efek negative pada pisikologis. Internet dapat memberikan
pengisolasian bahkan lebih dari pada komputer maupun televisi.
− IT will reduce the numbers of middle managers
IT dapat membuat manager lebih efektif dan dapat meningkatkan
jumlah karyawan yang dapat melaporkan kepada manager.
9
− Will My job be Eliminated
Salah satu perhatian yang paling utama pada setiap karyawan, baik
yang full-time maupun yang part-time adalah keamanan dalam bekerja.
Karena kesulitan ekonomi, peningkatan persaingan secara global,
permintaan yang kustomisasi, meningkatkan tuntutan dari pelanggan.
Banyak perusahaan yang telah meningkatkan investasi mereka dalam
bidang IT.
− IT provides Quality-of-life improvement
IT dapat memberikan kepada karyawan yang dapat kualitas pada
waktu senggang secara signifikan. IT juga dapat menempatkan karyawan
secara konstan, sehingga karyawan tidak benar-benar jauh dari
pekerjaan, bahkan ketika mereka dalam waktu berlibur.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, sistem informasi adalah
sekumpulan komponen-komponen yang yang saling terkait dan terorganisir
dikumpulkan, disimpan dan menyediakan hasil informasi yang berguna dalam
sebuah organisasi untuk menyelesaikan tugas-tugas bisnis.
2.4 Internet
Menurut Sebesta R.W (2011 : 27) internet adalah sekumpulan komputer dan
perangkat-perangkat lainnya yang saling terhubung sehingga memungkinkan
mereka untuk saling berkomunikasi dengan yang lainnya.
Menurut Williams dan Sawyer (2011 : 18) internet adalah jaringan terbesar
yang ada didunia yang menghubungkan jutaan jaringan dengan jaringan yang
lebih kecil.
Menurut Ebert & Griffin (2013 : 357) internet adalah suatu sistem raksasa
dari jaringan computer yang saling terhubung, dihubungkan oleh suara,
elektronik, dan teknologi nirkable.
Menurut Chaffey & Smith (2013 : 529) internet adalah jaringan fisik yang
menghubungkan komputer yang ada diseluruh duania. Terdiri dari infrastruktur
server jaringan dan komunikasi yang menghubungkan mereka, yang digunakan
untuk menyimpan dan mengambil informasi antara klien dan server.
10
Menurut R.Kelly Rainer & Casey G.Cegielski (2011 : 518) internet adalah
kumpulan jaringan global yang menghubungkan beberapa organisasi jaringan
komputer, dari negara-negara pada semua benua.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, internet adalah jaringan fisik yang
menghubungkan komputer yang ada diseluruh dunia sehingga memungkinkan
mereka saling berkomunikasi dengan yang lainnya.
2.5 Website
Menurut Sebesta R.W R.W (2011 : 27) website adalah kumpulan dari
perangkat-perangkat lunak, dan protokol-protokol yang sudah melakukan
intalasi pada komputer melalu internet.
Menurut Williams & Sawyer (2011 : 65) website adalah lokasi pada
komputer tertentu yang memiliki alamat yang unik.
Dari pengertian diatas dapat disimpukan, website adalah sebuah lokasi pada
computer tertentu yang memiliki alamat yang unik dalam kompter.
2.6 Perancangan
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D (2010 : 4) perancangan
sistem adalah proses menentukan secara rinci bagaimana komponen-komponen
dari sistem informasi harus diimplementasikan secara fisik.
Menurut Chaffey (2011 : 594) untuk terwujudnya sistem yang baik, maka
perancangan sangatlah penting, karena proses pada perancangan menentukan
bagaimana stuktur sistem pada akhirnya.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, perancangan adalah proses
menentukan secara rinci bagaimana komponen-komponen pada sistem akhirnya,
yang diimplementasikan secara fisik.
2.7 E-marketing
Menurut Chaffey (2011 : 388) e-marketing adalah salah satu proses
pemasaran dengan menggunakan
media elektronik seperti internet untuk
mencapai tujuan tertentu, perlu perencanaan e-marketing yang merupakan salah
satu perencanaan untuk tujuan pemasaran dari strategi e-business.
11
2.8 Pemasaran
Menurut Kotler & Armstrong (2014 : 27) pemasaraan adalah suatu proses
pada perusahaan untuk menciptakaan nilai bagi para pelanggan dan membangun
hubungan yang kuat untuk mendapat nilai dari pelanggan sebagai imbalan.
Menurut Kotler & Amstrong (2012 : 90) lingkungan pemasaran adalah
pelaku dan kekuatan dari luar pemasaran yang mempengaruhi menejemen
pemasaran untuk membangun dan memelihara hubungan yang kuat dengan
pelanggan.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, pemasaran adalah proses pada
perusahaan yang menciptakan nilai bagi pelanggan, dan membangun serta
memelihara hubungan yang kuat dengan pelanggan.
2.9 Strategi pemasaran
Menurut Kotler & Amstrong (2014 : 290) strategi pemasaran adalah
merancang strategi pemasaran awal untuk produk baru berdasarkan dari konsep
produk tersebut.
2.10 SOSTAC®
Menurut Chaffey (2011 : 389) SOSTAC® adalah sistem perancangan emarketing yang sederhana yang dikembangkan oleh paul smith, yang meliputi
Situation analysis, Objective, Strategy, Tactics, Actions, Control.
1.
Situation – where are you now?
2.
Objective – where do we want to be?
3.
Strategy – how do we get there?
4.
Tactics – how exactly do we gat there?
5.
Action – what is out plan?
6.
Control – did we get there?
12
Gambar 2.1 : kerangka perencanaan SOSTAC®
sumber: Chaffey & Smith (2013 : 4)
2.10.1 Situation analysis
Analisis situasi adalah awal dari perancangan e-marketing.
Pada tahap ini dilakukan analisa mengenai kondisi dan aktifitas
pemasaran yang sedang berjalan pada perusahaan saat ini.
Gambar 2.2 : perencanaan e-marketing Dari Analisis Situasi
sumber: Chaffey (2011 : 391)
13
1. E-business strategy
Strategi e-business sangat penting untuk mencapai suatu
tujuan.
2. Opportunities and Threats
Mengidentifikasi peluang dan ancaman pada perusahaan
pesaing yang memiliki bidang usaha yang sejenis.
3. SLEPT factors
Menurut Chaffey (2011 : 180) untuk melihat Faktor
lingkungan
macro
pada
perusahaan
dapat menggunakan
kerangka kerja SLEPT, SLEPT terdiri dari Social, Legal,
Economic, Political, dan Technological. SLEPT
itu berguna
untuk mempengaruhi e-marketing. Faktor-faktor pada SLEPT :
− Social, mempengaruhi pandangan konsumen dalam
menggunakan internet untuk kegiatan yang berbeda.
− Legal and ethical, menentukan metode yang akan
digunakan untuk mempromosikan dan menjual produk
secara online.
− Economic,
perbedaan
kinerja
ekonomi
diberbagai
wilayah dan Negara dapat mempengaruhi pola dalam
berbelanja dan perdagangan internasional.
− Political,
memiliki
pemerintah
peran
dan
penting
organisasi
dalam
internasional
menentukan
dan
mengendalikan internet dan aturan-aturannya.
− Technological,
memberikan
produk.
perkembangan
kesempatan
baru
teknologi
untuk
dapat
memasarkan
14
4. Resource Analysis
Analisa sumber daya berguna untuk meninjau sumber daya
manusia, teknologi, dan keuangan dari sebuah perusahaan dan
memanfaatkannya dalam proses bisnis.
5. Intermediary Analysis
Analisa perantara adalah bagian dari analisa situasi yang
merupakan perantara untuk mempertimbangkan bagaimana cara
untuk mengoperasikan pasar.
6. Competitor Analysis
Dibutuhkan analisa pesaing untuk mengetahui kelebihan dan
kekurangan pesaing dalam pemasaran, dengan cara :
− Meninjau kemampuan internal pada perusahaan pesaing.
− Penempatan posisi branding ke Online Value Proposition
(OVP).
− Perbedaan aspek dari pola hidup pelanggan.
− Penilaian kualitas berdasarkan kuantitas.
− Membandingkan situs dengan situs pada bidang sejenis.
− Pengukuran keuangan dan non keuangan.
− Adanya penelitian yang ditinjau dari dua alternatif yaitu
pelanggan dan ahli evaluasi.
7. Demand analysis
Analisi perminta adalah faktor utama yang mendorong adanya
tujuan strategi e-marketing dan e-commerce
2.10.1.1. SWOT analysis
Menurut Chaffey (2011 : 254), analisis SWOT
(Strength, Weakness, Opportunities and Threats) adalah
15
analisa yang sederhana tetapi kuat, yang dapat membantu
organisasi untuk menganalisa sumber daya internal mereka
dalam hal kekuatan (strengths) dan kelemahan (weakness),
mencocokan mereka dengan lingkungan eksternal dalam hal
kesempatan (opportunities) dan ancaman (threats). Analisis
SWOT sangatlah penting, tidak hanya digunakan untuk
menganalisa keadaan saat ini, tetapi dapat juga untuk
membuat strategi masa depan.
Gambar 2.3 : SWOT analysis
Sumber : Chaffey & Smith (2013 : 539)
16
2.10.2. Objectives Setting (where do we want to be?)
Gambar 2.4 : Objectives for the 5Ss of e-marketing
Sumber : Chaffey & Smith (2013 : 23)
Apa kenyataan dari rencana e-marketing, dan manfaat yang didapat
dari masing-masing tujuan tersebut dapat menghasilkan untuk bisnis
perusahaan. Ada lima manfaat yang didapat, alasan atau tujuan dari emarketing. Dapat disingkat menjadi 5S:
1. Sell - meningkatkan penjualan (melalui distribusi yang luas
kepada para pelanggan , perusahaan tidak dapat melayani
harga offline atau produk yang lebih luas dari pada ditokotoko.)
2. Server – menambah nilai (memberikan kepada pelanggan
pelayanan yang prima dan manfaat-manfaat secara online,
misalkan pengembangan produk-produk dalam menanggapi
dialog online.)
3. Speak – lebih dekat dengan para pelanggan dengan melacak
mereka,
memberikan
mereka
pertanyaan,
melakukan
wawancara secara online, menciptakan dialog, forum,
17
kelompok, kebanyakan para pelanggan mendengarkan dan
menaggapi dialog ini dengan cara yang terstruktur
4. Save – menghemat biaya: pelayanan, transaksi penjualan dan
administrasi,
cetak
dan
post.
Dapatkan
perusahaan
mengurangi biaya transaksi untuk membuat penjualan secara
online lebih menguntungkan? Atau gunakan penghemat biaya
untuk memungkinkan perusahaan untuk memotong harga,
yang pada akhirnya dapat memungkinkan perusahaan untuk
menghasilkan pangsa pasar yang lebih besar.
5. Sizzle – menambahkan beberapa ajaib “nilai tambah” yang
hanya dapat disampaikan secara online .
2.10.3. Strategy (how do we get there?)
Gambar 2.5 : langkah-langkah pengembangan strategi target pemasaran
Sumber : Chaffey (2011 : 408)
18
− Segmentation
Segmentation adalah pemahaman dalam mengelompokan
pelanggan pada target pemasaran, untuk memahami kebutuhan dan
potensi sebagai sumber pendapatan dalam mengembangkan strategi
untuk memuaskan segmentasi tersebut.
− Target marketing
Pendekatan target digunakan untuk akuisisi online dan retensi
perusahaan yang bergantung secara alami pada segmentasi yang telah
ada sebelumnya. Kekuatan teknologi digital membuatnya lebih mudah
dan mengurangi biaya untuk mengirimkan pesan ke tujuan melalui
halaman web atau surat elektronik dibandingkan dengan media
tradisional.
− Positioning
Menurut Chaffey (2011:411), Positioning adalah bagaimana
cara pandang pelanggan terhadap produk tersebut. Perusahan dapat
memutuskan bagaimana cara memperoleh keuntungan sebagai
keuntungan yang berbeda terhadap produk dari perusahaan lain.
2.10.4 Tactics (how exactly we get there?)
Gambar 2.6 : Marketing Mix
Sumber : Chaffey (2011 : 402)
19
Gambar 2.7 : 7P Marketing Mix
Sumber : Chaffey & Smith (2013 : 54)
−
Product
Aspek produk bertujuan untuk memperkenalkan
sesuatu produk, baik berupa barang maupun jasa, dan
meningkatkatkan pemasaran produk perusahaan secara online.
−
Promotion
Dengan adanya media elektronik, perusahaan dapat
melakukan promosi terhadap produknya kapanpun dan
dimanapun, serta mengurangi pengeluaran untuk melakukan
promosi, dan konsumenpun dapat mengetahui berbagai macam
promosi dengan mudah.
−
Price
Pada tahap ini perusahaan dan konsumen dapat
mengetahui dan menganalisa harga yang ditetapkan agar dapat
menarik konsumen lebih banyak lagi.
−
Place
Dengan adanya penjualan produk secara online, maka
konsumen tidak perlu lagi datang ke toko untuk membeli
sebuah produk. Konsumen hanya perlu bertransaksi secara
online dimanapun dan kapanpun.
20
−
People
Orang-orang
yang
berperan
untuk
menjalankan
pelayanan E-marketing secara Online dalam bidang Customer
Service.
−
Process
Dengan adanya website, konsumen dapat mengakses
sebuah situs perusahaan dengan mudah. Konsumen juga dapat
melakukan transaksi secara online.
−
Physical evidence
Ini bentuknya berupa Independent Review yang ditulis
oleh konsumen secara sukarela. Contohnya kolom testimonial.
2.10.5 Action (what is our plan?)
Menurut chaffey (2011:439), komponen perencanaan e-marketing
merujuk pada aktifitas-aktifitas yang dilakukan oleh manager untuk
menjalankan suatu rencana. Pertanyaan yang harus diajukan ketika
menjalankan sebuah aksi adalah:
− Pelatihan yang seperti apa yang diperlukan perusahan untuk
staff.
− Apa tanggung jawab yang diperlukan untuk e-marketing yang
efektif.
− Apakah perubahan struktur diperlukan untuk pengiriman
layanan berbasis internet.
− Apa aktifitas yang terlibat dalam pembutan dan perawatan
website.
2.10.5.1
Analysis and Design
Menurut
Rosenfeld
dan
Chaffey
Morville
(2011:609),
(2002)
Menurut
menjelaskan
pentingnya arsitektur informasi untuk mendesain
website
yang
efektif
dan
alternative arsitektur informasi.
memasukan
definisi
21
2.10.5.1.1 Blueprint
Chaffey (2011:609), Menurut
Rosenfeld dan Morville (2002)
menunjukkan hubungan antara halaman
dengan konten,
dan
berguna
untuk
menggambarkan navigasi, dan pelebelan
sistem. Blueprint berguna sebagai site map
pada website, untuk mengetahui urutan dan
hubungan
halaman
yang
yang
terdapat
berbeda
pada
pada
setiap
website
tersebut.
Gambar 2.8 : BluePrints
Sumber: Chaffey (2011:610)
2.10.5.2
WireFrame
Chaffey (2011:609), menurut Wodtke
(2002) menjelaskan wireframe sebagai suatu
urutan dasar pada halaman website, yang
berguna untuk menunjukan element yang
terdapat pada halaman tersebut, termasuk
hubungan
halaman
tersebut.
Wireframe
22
bertujuan untuk menunjukan user interface
pada halaman website yang berisi kontenkonten yang akan dibuat, wireframe juga
berguna untuk mengidentifikasi blueprint yang
telah dibuat.
Gambar 2.9 WireFrame
Sumber: Chaffey (2011:611)
2.10.5.2.1 Data modeling
Menurut
Chaffey
(2011:592),
pemodelan suatu sistem data-business dan
e-commerce yang menggunakan teknik
maping yang digunakan untuk analisa relasi
database dan pendataan. Data modeling
yaitu memasukan data yang masuk kedalam
database website dengan melihat data yang
ada, dari tipe data, panjang data, hubungan
data satu sama lain, sampai dengan key data
tersebut.
23
2.10.6 Control (did we get there?)
Elemen kontrol pada rencana e-marketing
dapat
tercapai melalui kombinasi teknik tradisional, seperti riset
pasar untuk mengetahui pandangan dan pendapat konsumen,
dan teknik baru seperti analisa web-server file log yang
menggunakan
teknologi untuk memantau
apakah tujuan
sudah tercapai atau tidak.
2.11
Strategy
Pengertian strategi adalah gagasan arah masa depan yang dapat
dilakukan oleh suatu perusahaan ataupun organisasi untuk mencapai tujuan
dan keuntungan bagi perusahaan atau organisasi tersebut.
Menurut Chaffey (2011:241), strategi dapat didefinisikan sebagai arah
masa depan dan tindakan dari suatu organisasi.
2.12
HTML (Hypertext Markup Languages)
Menurut William & Sawyer (2011 : 68) HTML adalah himpunan
instruksi khusus (“tag” atau “markup”) yang digunakan untuk menentukan
struktur dari dokumen, format, dan link ke dokumen multimedia lain yang
ada di web.
Menurut Chaffey & Smith (2013 : 591) HTML adalah format standar
yang digunakan untuk membuat teks dan tata letak pada halaman web. File
HTML biasanya memiliki ekstensi HTML dan HTM.
Menurut strauss & Frost (2014 : 470) HTML adalah sistem untuk
pengkodean yang memungkinkan konten dapat dilihat dalam web browser.
Sistem ini adalah standar untuk semua halam web.
2.13 World Wide Web (WWW)
Menurut Chaffey & Smith (2013 : 602) WWW adalah sebuah media
untuk mempublikasikan suatu informasi diinternet, dapat diakses melalu web
browser yang menampilkan
halaman web dan dapat digunakan untuk
24
menjalankan proses bisnis. Informasi perusahaan dapat disimpan di web
server yang biasanya disebut sebagai situs web.
Menurut Ebert & Griffin (2013 : 357) WWW adalah cabang dari
internet yang terdiri dari dokumen hypertext yang saling terkait atau halaman
web.
Menurut William & Sawyer (2011 : 18) WWW adalah sebuah server
yang mendukung dokumen khusus dengan format berbentuk multimedia.
2.14 Web Browser
Menurut Chaffey & Smith (2013 : 601) web browser adalah browser
seperti Microsoft internet Explor atau Netscape Navigator yang menyediakan
metode mudah untuk mengakses dan melihat informasi yang disimpan seperti
HTML dokumen web pada web server yang berbeda.
Menurut Sebesta R.W (2011 : 27) web browser terjadi ketika dua
komputer saling berkomunikasi melalui beberapa jaringan, dalam beberapa
kasus seseorang bertindak sebagai klien dan yang lainnya sebagai server.
Klien memulai berkomunikasi yang seringkali merupakan permintaan
informasi kembali ke klien. Web serta sistem yang lainnya, beroperasi
dikonfigurasi client-server ini.
2.15 Database
Menurut William & Sawyer (2012 : 165) database adalah kumpulan
data-data yang terorganisir sehingga data-datanya dapat dengan mudah
dikelola, diperbarui, dan diakses.
Menurut William & Sawyer (2011 : 402-403) mengkatagorikan
database yang terdiri dari beberapa komponen dasar:
− Data - terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka baku yang
diolah sehingga dapat menjadi informasi.
− File – kumpulan dari catatan-catatan yang saling berkaitan.
− Record – kumpulan dari bidang-bidang yang saling berkaitan.
− Field – unit-unit data yang terdiri satu atau lebih byte.
25
− Byte – karakter dari huruf-huruf dan angka-angka ataupun
karakter khusus.
− Bit – unit terkecil dari yang dapat disimpan didalan database
yang diwakili 0 untuk off dan 1 untuk on.
Menurut Thomas Connoly & Carolina Begg (2010 : 65) database adalah
kumpulan data-data yang dibagi dan terhubung secara logika dan deskripsi
dari data-data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi yang
diperlukan untuk perusahaan. Pengguna database memiliki beberapa
keuntungan, yaitu:
− Data yang mudah digunakan dan diakses.
− Meningkatkan integerasi data.
− Memelihara sifat independesi data.
− Memelihara konsistensi data
− Meningkatkan keamanan data.
− Mengurangi ataupun menghilangkan duplikasi data.
− Data lebih mudah dimanipulasi.
Menurut William & Sawyer (2011 : 402) database adalah kumpulan
logis yang terorganisir dari data-data yang terkait dirancang dan dibuat untuk
tujuan tertentu.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, database adalah data-data
yang dirancang dan diolah untuk tujuan tertentu, dimana database
mempunyai komponen-komponen dasar seperti data, file, record,field, byte,
dan bit.
2.16 Domain
Menurut William & Sawyer (2012 : 67) domain adalah sebuah lokasi
di internet, web server tertentu.
2.17 Web Server
Menurut Chaffiy & Smith (2013 : 602) web server digunakan untuk
menyimpan dan menyajikan halaman web yang diakses oleh web server. Web
26
server juga dapat berisi database pelanggan ataupun produk informasi yang
dapat dilihat dan diambil menggunakan browser.
Menurut Sebesta R.W (2011 : 28) web server adalah program yang
menyediakan documen-dokumen untuk meminta browser. Server ialah
program bantuan, server hanya bertindak ketika ada permintaan yang dibuat
oleh browser yang berjalan pada komputer lain di internet.
2.18
Search Engine Optimization
Menurut Strauss & Frost (2014 : 474) Search Engine Optimization adalah
proses memaksimalkan jumlah pengunjung ke web atau situs-situs media
sosial dengan memastikan bahwa:
− Nama situs dan link muncul tertinggi pada halaman hasil pencarian
untuk keyword yang sesuai.
− Iklan disitus mesin pencarian mendapatkan tinggi klik-through.
Menurut Chaffiy & Smith (2013 : 598) Search Engine Optimization adalah
pendekatan
terstruktur
yang
digunakan
untuk
meningkatkan
posisi
perusahaan ataupun produk-produknya di search-engine hasil alam atau
organic listing untuk frase kunci.
2.19
Server
Menurut William & Sawyer (2011 : 60) server adalah sebuah pusat
komputer yang menyediakan data-data atau layanan-layanan yang diminta.
Menurut Sebesta R.W (2011 : 25) jaringan server adalah sebuah
komputer pusat yang menyimpan database dan program-program untuk
menghubungkan atau penyediaan layanan untuk komputer sendiri.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, bahwa server adalah pusat
komputer yang menyediakan data-data, dokumen-dokumen, maupun layananlayanan, dan dapat menyimpan database.
2.20
Jasa
Menurut Kotler & Amstrong (2012 : 248) jasa adalah bentuk dari
produk yang terdiri dari kegitan yang bermanfaat atau produk yang dijual
biasanya tidak berbentuk tidak mengakibatkan kepemilikan.
27
2.21
User Interface
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D (2010 : 530)
kegiatan utama dalam perancangan adalah user interface, user interface
adalah merancang input dan output yang ada ketika penguna berinteraksi
dengan komputer, untuk melaksanakan tugas.
Gambar 2.10 : User Interface
Sumber : Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D. (2010 :
551)
2.22 Analisis
Menurut Satzinger, J.W., Jackson, R.B., & Burd, S.D. (2010:4) analisis
sistem adalah suatu proses untuk memahami dan menspesifikasi kedalam
detail suatu sistem informasi apa yang harus dicapai. Analisa sistem
memecahkan:
− Mencari dan memahami suatu masalah.
− Mencari penyelesaian masalah dengan biaya yang tepat.
− Mendefinisikan persyaratan untuk menyelesaikan msalah.
− Mengembangkan solusi yang menjadi alternatif.
28
− Memilih solusi yang baik dan merekomendasikannya.
− Mendefinisikan rincian-rincian dari solusi yang telah dipilih.
− Mengimplementasikan solusi tersebut.
− Melakukan evaluasi dan memonitoring untuk meyakinkan hasil yang
sesuai dengan apa yang ingin dicapai.
Menurut Cheffey (2011 : 582) analisi pada e-business berkaitan dengan
memahami suatu bisnis dan kebutuhan pelanggan untuk sistem yang baru.
Kegiatan analisis dapat diselesaikan dengan dua bagian, yaitu memahami
proses saat ini, kemudian meninjau alternatif untuk menerapkan solusi baru.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, analisis sistem adalah suatu
proses atau teknik untuk memecahkan masalah yang ada, yang dilakukan
dengan cara mempelajari masalah tersebut, tentukan penyebabnya sehingga
mendapatkan solusi yang terbaik.
2.23 Website yang sukses.
Menurut Rasyad.Y, Melissa.V, Wan.F.W, M.Rabiul.I (2011 : 193)
agar website menjadi sukses harus impromatif, menghibur, dan unik.
Homepage yang jelas dan sederhana, untuk menghindari terbuangnya waktu
pelanggan, website juga harus berisi informasi-informasi yang dapat
dimengerti dan mudah untuk mencari yang diperlukan bagi pelanggan. Ada
strategi yang berbeda untuk internet, yaitu:
− Targeting - berbeda dari segmentasi tradisional, karena
pelanggan datang kepada perusahan, pelanggan mengontrol
arus informasi dan isi pesan.
− Product strategy - pengakuan dari pelanggan dibuat secara
jelas di internet, terkadang produk tidak ada di website dan
pelanggan ragu untuk mendapatkan produk tertentu.
− Pricing strategy – dalam jangka panjang, hal ini akan lebih
baik
jika
menawarkan
perusahaan
produk
dapat
yang
berkonsentrasi
unik.
Pelanggan
dengan
akan
membandingkan dengan manfaat dan kualitas produk atau
29
jasa, jika tidak strategi dengan harga rendah harus bergantung
pada keuntungan biaya untuk dapat bersaing.
− Distribution strategy – perlu adanya mekanisme langsung
untuk pelanggan, perusahaan ini akan menjadi yang pertama
dalam menyediakan pelayanan yang unik untuk selalu
terdepan dari pesaingnya.
− Promotional strategy – ini tergantung dari riset pemasaran dan
konsumen prefensi, sebuah pertanyaan (FAQ) adalah bagian
yang harus disediakan disitus website, dan petinggi pada
perusahaan juga harus terlibat dalam pesan pemasaran untuk
visi perusahaan yang kuat.
2.24 Keuntungan perusahaan dengan adanya e-marketing.
Menurut Yosan.M (2013 : 3) dari jurnalnya, keuntungan yang dapat
diperoleh pada perusahaan dengan adanya e-marketing yaitu:
− Dapat menjangkau berbagai konsumen pada lingkungan yang belum
banyak pesaingnya.
− Targetnya adalah konsumen yang dibagi kedalam beberapa kelompok
dan mengembangkan dialog yang berkelanjutan.
− Transaksi secara elektronik dengan biaya yang rendah.
− Proses penjualan dari produsen ke pengguna tanpa harus melewati
distribusi yang klasik.
− Dapat menambahkan produk yang dipasarkan secara cepat, dan
melakukan rencana penjualan dengan cepat.
− Dapat melihat kegiatan penjualan yang sudah terjadi.
− Dapat mengawasi pesaing.
− Membuat percakapan antara perusahaan dan konsumen.
− Dapat mendistribusikan program dan informasi-informasi tentang
produk melalui e-mail.
30
2.25
Pengaruh e-marketing terhadap strategi pemasaran
Menurut Yosan.M (2013 : 3) dari jurnalnya, pengaruh e-marketing
terhadap strategi pemasaran pada perusahaan, yaitu:
− Peningkatan segmentasi.
Dengan pengunaan internet, maka segmentasi pasar akan
semakin luas. dengan jangakauan internet yang semakin luas
maka
konsumen
yang
ada
diseluruh
dunia
dapat
mengaksesnya dengan mudah.
− Mengembangkan strategi lebih cepat dalam cycle time.
Strategi pemasaran dapat lebih cepat dikembangkan dengan
adanya perputaran waktu yang lebih cepat dan lebih mudah.
− Peningkatan tanggung jawab dari usaha pemasaran.
Informasi yang dapat diperoleh dengan cepat dan mudah
dapat meningkatkan strategi perusahaan untuk lebih maju.
− Peningkatan integritas strategi pemasaran dengan strategi
operasional.
Dengan integrasi antara strategi pemasaran yang dimiliki
perusahaan dan strategi pemasaran yang menggunakan
internet akan meningkatkan strategi bisnis dan strategi
operasional.
Download