Petunjuk Teknis BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN

advertisement
Petunjuk Teknis
BANTUANSARANA
PENANGKAPANIKAN
DIDIREKTORATJENDERAL
PERIKANANTANGKAP
TA.2016
DIREKTORATJENDERALPERIKANANTANGKAP
KEMENTERIANKELAUTANDANPERIKANAN
DAFTAR ISI
HAL
1
1
2
2
3
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Maksud dan Tujuan
3. Ruang Lingkup
4. Pengertian
BAB II
BAB III
BAB IV
PENYUSUNAN KELEMBAGAAN
PENETAPAN JUMLAH DAN JENIS BANTUAN
SPESIFIKASI TEKNIS BANTUAN SARANA PENANGKAPAN
IKAN
A. Spesifikasi Teknis Bantuan Kapal Perikanan
B. Spesifikasi Teknis Bantuan Alat Penangkapan Ikan
4
8
12
IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN CALON PENERIMA
BANTUAN
A. Kriteria Calon Penerima Bantuan Kapal Perikanan
B. Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Calon Penerima
Bantuan
C. Kriteria dan Mekanisme Penetapan Calon Penerima
Bantuan Kapal Perikanan pada Lokasi Pengembangan
Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (PSKPT)
D. Kriteria dan Mekanisme Calon Penerima Bantuan Alat
Penangkapan Ikan
36
PENGADAAN BANTUAN
DISTRIBUSI BANTUAN
A. Tim Distribusi
B. Tugas dan Tanggung Jawab Koordinator
C. Mekanisme Pendistribusian
49
54
54
55
56
BAB V
BAB VI
BAB VII
12
33
36
37
46
47
BAB VIII PENGENDALIAN, PEMBINAAN, EVALUASI DAN
PELAPORAN
A. Pengendalian (Manajemen Resiko)
B. Pembinaan
C. Pemantauan dan Pelaporan
60
BAB IX
64
PENUTUP
60
62
63
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR
Gambar 1.1
Gambar 3.1
Gambar 3.2
Gambar 4.1
Gambar 4.2
Gambar 4.3
Gambar 4.4
Gambar 5.1
Gambar 5.2
Gambar 5.3
Gambar 5.4
Gambar 7.1
Gambar 7.2
Alur Pengadaan Paket Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan TA. 2016
Proses penghitungan alokasi bantuan kapal
perikanan TA. 2016
Proses penghitungan alokasi bantuan alat
penangkapan ikan TA. 2016
Bagan alir proses dokumen kapal secara umum
Bagan alir proses penerbitan dokumen dan
perizinan kapal bantuan ukuran 7-30 GT
Bagan alir proses penerbitan dokumen dan
perizinan kapal bantuan ukuran 6 GT
Bagan alir proses penerbitan dokumen dan
perizinan kapal bantuan ukuran ≤ 5 GT
Skema Mekanisme Pengusulan dan Penetapan
Calon Penerima Bantuan dan Peran Instansi
Terkait
Skema Persiapan Lembaga Koperasi Calon Penerima
Bantuan
Skema Identifikasi Koperasi Berbasis KUB
Skema Mekanisme Pengusulan dan Penetapan
Penerima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
Skema Pelaksanaan Distribusi dan Administrasi
Bantuan Kapal Perikanan
Skema Pelaksanaan Distribusi dan Administrasi
Bantuan Alat Penangkapan Ikan
HAL
6
10
11
29
30
31
32
37
38
39
45
56
58
DAFTAR TABEL
TABEL
Tabel 1.1
Tabel 3.1
Tabel 3.2
Tabel 4.1
Tabel. 4.2
Tabel 5.2
Tabel 5.3
Susunan Kelembagaan Pengadaan Paket Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan T.A. 2016
Variabel yang Digunakan dalam Penghitungan
Alokasi Bantuan
Pengaruh setiap Variabel terhadap Penghitungan
Alokasi Bantuan
Bentuk Lambung dan Ukuran Utama Kapal
Perikanan
Dokumen dan Perizinan Kapal Penangkapan Ikan
dan Pengangkut Ikan
Kriteria Verifikasi dan Validasi
Kriteria Verifikasi dan Validasi
HAL
4
8
9
13
20
43
48
DAFTAR LAMPIRAN
LAMPIRAN
HAL
Lampiran 1
OUTLINE PROPOSAL USULAN BANTUAN SARANA
PENANGKAPAN IKAN
PROFIL KOPERASI PRIMER PERIKANAN (MINA)
65
BIDANG/UNIT USAHA/KEGIATAN USAHA
NELAYAN
70
KEBUTUHAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
72
PROYEKSI KEUANGAN
77
SUMBER PENDANAAN MENDUKUNG RENCANA
USAHA
79
FORMULIR VERIFIKASI (Kabupaten/Kota)
81
FORMULIR VALIDASI (Provinsi)
82
PAKTA INTEGRITAS/SURAT PERNYATAAN
KESIAPAN, MAMPU DAN KESANGGUPAN
SURAT USULAN KOPERASI CALON PENERIMA
(DINAS KAB/KOTA)
83
-
DAFTAR USULAN CALON PENERIMA BANTUAN
SARANA PENANGKAPAN IKAN TAHUN ANGGARAN
2016
85
-
RINCIAN USULAN PERMOHONAN BANTUAN
SARANA PENANGKAPAN IKAN
86
-
SURAT DAFTAR KOPERASI CALON PENERIMA
87
-
DAFTAR KOPERASI CALON PENERIMA BANTUAN
SARANA PENANGKAPAN IKAN TAHUN ANGGARAN
2016
88
-
RINCIAN DAFTAR KOPERASI CALON PENERIMA
89
Lampiran 2 Formulir
Prop.Kop.01.
Lampiran 3 Formulir
Prop.Kop.02.
Lampiran 4 Formulir
Prop.Kop.03.
Lampiran 5 Formulir
Prop.Kop.04.
Lampiran 6 Formulir
Prop.Kop.05.
Lampiran 7 Formulir K.01.
Lampiran 8 Formulir K.02.
Lampiran 9 Formulir K.03.
Lampiran 10
Formulir
P.U.01
Lampiran 10
Formulir
P.U.01
(Lanjutan)
Lampiran 11
Formulir
P.U.01
(Lanjutan)
Lampiran 12
Formulir
P.U.02
Lampiran 13
Formulir
P.U.02
(Lanjutan)
Lampiran 14
Formulir
-
67
84
LAMPIRAN
HAL
P.U.02
(Lanjutan)
Lampiran 15
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
BERITA ACARA SERAH TERIMA
91
Lampiran 15
(Lanjutan)
Lampiran 15
(Lanjutan)
Lampiran 15
(Lanjutan)
Lampiran 15
(Lanjutan)
Lampiran 16
LAMPIRAN I – DAFTAR BARANG YANG
DISERAHKAN
LAMPIRAN II – BERITA ACARA PEMERIKSAAN
BARANG
LAMPIRAN PEMERIKSA BARANG
92
FOTO-FOTO HASIL PEKERJAAN
95
BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG MILIK
NEGARA HASIL PENGADAAN
BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG MILIK
NEGARA HASIL PENGADAAN
LAPORAN OPERASIONAL BANTUAN
96
Lampiran 17
Lampiran 18
93
94
98
100
Lampiran 19
DAFTAR WILAYAH PENDAMPINGAN PELABUHAN
PERIKANAN UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT)
PUSAT (SEBAGAI PEMBANTU KOORDINATOR
WILAYAH)
105
Lampiran 20
DAFTAR PENDAMPING KOORDINATOR WILAYAH
(UPT PUSAT) DAN PELABUHAN PERIKANAN
SEBAGAI TEMPAT PENYERAHAN BANTUAN
107
LAMPIRAN
KEPUTUSAN KUASA PENGGUNA
ANGGARAN DIREKTORAT JENDERAL
PERIKANAN TANGKAP NOMOR :
B.6281/DJPT/PI.220S2/VII/2016
TENTANG PETUNJUK TEKNIS BANTUAN
SARANA PENANGKAPAN IKAN DI
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN
TANGKAP TAHUN ANGGARAN 2016
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah perairan
mencapai tiga perempat dari total luas wilayah, mempunyai kekayaan
sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah dan dapat menjadi
andalan untuk mendukung pembangunan nasional. Pembangunan
kelautan dan perikanan tersebut dilaksanakan untuk mewujudkan 3 (tiga)
misi utama, yakni: (1) kedaulatan (sovereignity), (2) keberlanjutan
(sustainability), dan (3) kesejahteraan (prosperity).
Salah satu sub sektor yang mempunyai peran penting dalam
menunjang pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan adalah
perikanan tangkap. Sub sektor ini sangat strategis sebagai penyedia bahan
pangan bergizi, lapangan perkerjaan bagi masyarakat serta memberikan
kontribusi dalam menghasilkan penerimaan negara.
Untuk mewujudkan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun
2015-2019 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan
Perikanan Nomor 45/PERMEN-KP/2015 tentang Perubahan atas Peraturan
Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/PERMENKP/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tahun 2015-2019, salah satu kegiatan yang menjadi prioritas pada tahun
2016 adalah bantuan sarana penangkapan ikan. Bantuan dimaksud
dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.
Bantuan sarana penangkapan ikan diharapkan dapat dimanfaatkan
oleh penerima bantuan untuk meningkatkan produktivitas penangkapan
dan mutu hasil tangkapan, sehingga pendapatan nelayan dapat meningkat.
Selanjutnya, untuk kelancaran pelaksanaan bantuan perlu ditetapkan
Petunjuk Teknis sebagai acuan.
1
2. Maksud dan Tujuan
Bantuan sarana penangkapan ikan dimaksudkan untuk memperkuat
armada perikanan tangkap nasional serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat kelautan dan perikanan khususnya nelayan. Sedangkan tujuan
yang akan dicapai adalah sebagai berikut:
1. Stimulan untuk meningkatkan kapasitas usaha nelayan;
2. Meningkatkan
bersertifikat;
jumlah
kapal
perikanan
yang
berkualitas
dan
3. Meningkatkan produktivitas usaha penangkapan ikan;
4. Meningkatkan mutu hasil tangkapan;
5. Meningkatkan pendapatan nelayan.
Petunjuk teknis pengadaan bantuan sarana penangkapan ikan
disusun untuk memberikan acuan bagi pihak-pihak yang terlibat dalam
pelaksanaan kegiatan bantuan sarana penangkapan ikan tahun anggaran
2016, yakni: Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap sebagai pelaksana
kegiatan, Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai mitra pelaksanaan
kegiatan, calon penerima bantuan dan pihak terkait lainnya.
3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup Petunjuk Teknis Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
Tahun 2016 meliputi:
1.
penyusunan kelembagaan;
2.
penetapan jumlah dan jenis bantuan;
3.
penyusunan spesifikasi teknis bantuan;
4.
identifikasi dan penetapan calon penerima bantuan;
5.
pengadaan bantuan;
6.
distribusi bantuan; dan
7.
pengendalian, pembinaan, evaluasi dan pelaporan.
2
4. Pengertian
Dalam petunjuk teknis ini yang dimaksud dengan:
1. Nelayan adalah orang
penangkapan ikan;
yang
mata
pencahariannya
melakukan
2. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang
dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi
sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas
kekeluargaan (koperasi primer), yang melakukan kegiatan usaha
penangkapan ikan;
3. Dinas adalah dinas provinsi/kabupaten/kota yang bertanggung jawab
di bidang kelautan dan perikanan;
4. Tim Verifikasi adalah tim yang dibentuk oleh kepala dinas
kabupaten/kota untuk memverifikasi usulan dari koperasi di
kabupaten/kota yang bersangkutan;
5. Tim Validasi adalah tim yang dibentuk oleh kepala dinas provinsi untuk
memvalidasi usulan dari tim verifikasi kabupaten/kota;
6. Tim Distribusi adalah tim yang bertugas mendampingi dalam distribusi
bantuan dari penyedia jasa sampai diterima oleh koperasi sesuai usulan
yang telah divalidasi oleh tim validasi;
7. Menteri adalah Menteri Kelautan dan Perikanan;
8. Kuasa Pengguna Anggaran adalah Kuasa Pengguna Anggaran pada
Satuan Kerja (Satker) Pusat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap;
9. Pejabat Pembuat Komitmen adalah Pejabat Pembuat Komitmen pada
Satuan Kerja (Satker) Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan
Ikan.
3
BAB II
PENYUSUNAN KELEMBAGAAN
Kelembagaan kegiatan persiapan dan pelaksanaan bantuan sarana
penangkapan ikan tahun 2016 sesuai Keputusan Direktur Jenderal
Perikanan Tangkap No.B.10833/DJPT.2/PI.220.D2/XI/2015 tentang
Penanggung Jawab Persiapan dan Pelaksanaan Paket Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan T.A. 2016. Susunan kelembagaan beserta tugas dan
fungsinya sebagaimana pada tabel dan uraian sebagai berikut:
Tabel 1.1
Susunan Kelembagaan Pengadaan Paket Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan T.A. 2016
No
Keanggotaan
Pengarah:
Jabatan
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap
Penanggung jawab:
1
Identifikasi dan penetapan
jumlah dan jenis paket
bantuan sarana
penangkapan ikan
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan
dan
Direktur Pengendalian Penangkapan Ikan
2
Identifikasi spesifikasi teknis
dan pengadaan paket
bantuan sarana
penangkapan ikan
Direktur Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan
3
Identifikasi dan penetapan
calon penerima paket
bantuan sarana
penangkapan ikan
Direktur Kenelayanan
4
Distribusi paket bantuan
sarana penangkapan ikan
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan
Tangkap dan Direktur Pelabuhan
Perikanan
Mitra:
Dinas Kelautan dan Perikanan
Provinsi/Kabupaten/Kota
1. Direktorat pengelolaan Sumber
Pengendalian Penangkapan Ikan
Daya
Ikan
dan
Direktorat
Bertanggung jawab sebagai koordinator dalam melakukan identifikasi
dan penetapan jumlah dan jenis paket bantuan sarana penangkapan
ikan sebagai berikut:
a. Mempersiapkan data potensi SDI yang masih dapat dimanfaatkan
untuk setiap WPP NRI;
4
b. Mempersiapkan data alokasi alat penangkapan ikan yang masih
dapat ditambahkan untuk setiap WPP NRI;
c. Merekomendasikan jenis dan jumlah paket bantuan sarana
penangkapan ikan per kabupaten/kota yang dapat diadakan pada
setiap WPP NRI;
d. Mempersiapkan sistem informasi perizinan kapal daerah yang
digunakan untuk penerbitan izin Surat Izin Usaha Penangkapan
(SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), dan Surat Izin Kapal
Pengangkut Ikan (SIKPI).
2. Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan
Bertanggung jawab sebagai koordinator dalam melakukan identifikasi
spesifikasi teknis dan pengadaan paket bantuan sarana penangkapan
ikan sebagai berikut:
a. Mempersiapkan
spesifikasi
teknis
paket
penangkapan ikan sesuai dengan rekomendasi;
bantuan
sarana
b. Melaksanakan pengadaan bantuan sarana penangkapan ikan;
3. Direktorat Kenelayanan
Bertanggung jawab sebagai koordinator dalam melakukan identifikasi
dan penetapan calon penerima bantuan sarana penangkapan ikan:
a. Mempersiapkan data
penangkapan ikan;
calon
penerima
paket
b. Melakukan verifikasi terhadap calon penerima
sarana penangkapan ikan;
c. Merekomendasikan
penangkapan ikan;
calon
penerima
paket
bantuan
sarana
paket bantuan
bantuan
sarana
4. Sekretariat Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dan Direktorat
Pelabuhan Perikanan
Bertanggung jawab sebagai koordinator dalam distribusi paket bantuan
sarana penangkapan ikan:
a. Melakukan koordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan
dimana calon penerima paket bantuan sarana penangkapan ikan
berdomisili;
b. Mendistribusikan paket bantuan sarana penangkapan ikan kepada
calon penerima bantuan sarana penangkapan ikan.
5
5. Dinas Provinsi
a. Melakukan validasi usulan paket bantuan yang sudah diverifikasi
oleh Dinas Kabupaten/Kota;
b. Melakukan pendampingan proses pendistribusian paket bantuan
sarana penangkapan ikan dari Direktorat Jenderal Perikanan
Tangkap ke penerima bantuan yang berada di wilayahnya;
c. Melakukan pemantauan, evaluasi dan pembinaan operasional paket
bantuan;
d. Menerbitkan izin atau berkoordinasi dengan instansi penerbit izin di
daerah dalam rangka penerbitan SIUP, SIPI, dan SIKPI.
Dit. KAPI
Dit. PSDI
Dit. PPI
1.Data armada
penangkapan
ikan dan hasil
Tangkapan
ikan per
kab/kota
2.Data
ketersediaan
alokasi per
WPP
3.Data terkait
lainnya (usulan
dari daerah,
jumlah
koperasi, lokasi
prioritas dll)
Komposisi Bantuan
Kapal dan API per
Kab./Kota:
1. Jenis Kapal dan API
2. Jumlah Kapal dan
API
Survei Identifikasi
Spesifikasi Teknis
Proses E-katalog
bersama LKPP
LKPP
Dit. Kenelayanan
Identifikasi dan
Pengusulan Calon
Penerima
Proses Eprocurement
Penyedia Jasa
Kapal dan Alat
Penangkapan ikan
Dit. PP dan SetDit
Pendampingan
Distribusi dan BAST
Dinas Prov/Kab/Kota
dan Koperasi
Gambar 1.1 Alur Pengadaan Paket Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
TA. 2016
6
6. Dinas Kabupaten/Kota
a. Melakukan
identifikasi
kebutuhan
paket
bantuan
sarana
penangkapan ikan dan verifikasi calon penerima paket bantuan di
tingkat Kabupaten/Kota;
b. Mengusulkan jenis, jumlah kebutuhan, serta calon penerima paket
bantuan di wilayahnya;
c. Melakukan pendampingan proses pendistribusian paket bantuan
kapal perikanan kepada penerima yang berada di wilayahnya;
d. Menerima paket bantuan alat penangkapan ikan dari Direktorat
Jenderal Perikanan Tangkap untuk selanjutnya didistribusikan
kepada penerima;
e. Menerbitkan atau berkoordinasi dengan instansi penerbit Bukti
Pencatatan Kapal (BPK) untuk paket bantuan kapal < 5 GT;
f.
Menyampaikan laporan pemanfaatan paket bantuan secara berkala
kepada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan tembusan
kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi.
Selanjutnya, merujuk Pasal 12 ayat (6) Peraturan Menteri Kelautan
dan Perikanan Nomor 17/PERMEN-KP/2016 tentang Pedoman Umum
Dalam Rangka Penyaluran Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan
dan Perikanan, penerima bantuan sarana penangkapan ikan ditetapkan
oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan disahkan oleh Kuasa Pengguna
Anggaran (KPA).
7
BAB III
PENETAPAN JUMLAH DAN JENIS BANTUAN
Penetapan jumlah dan jenis bantuan sarana penangkapan ikan
dilakukan dengan memperhatikan ketersediaan/stok sumber daya ikan
serta mempertimbangkan variabel-variabel terkait lainnya.
Data yang dibutuhkan berasal dari Balitbang KP, Setjen KKP, serta
seluruh unit kerja eselon II lingkup Ditjen Perikanan Tangkap yang
dianalisis secara bersama-sama dengan koordinator Direktorat Pengelolaan
Sumber Daya Ikan dan Direktorat Pengendalian Penangkapan Ikan. Sumber
data sebagaimana tabel berikut.
Tabel 3.1
No
Variabel yang
Bantuan
Digunakan
Variabel yang Digunakan
dalam
Penghitungan
Alokasi
Sumber Data
1
Alokasi SDI
Balitbang KP
2
Produksi dan armada perikanan
Dit. Pengelolaan Sumber Daya Ikan
3.
Ketersediaan koperasi
Dit. Kenelayanan
4.
Proposal/usulan
Dit. Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan yang dihimpun
dari daerah
5.
Lokasi prioritas
Setjen KKP/Setditjen Perikanan
Tangkap
6.
Lokasi eks pukat Tarik
Dit. Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan
7.
Lokasi eks kapal buatan luar
negeri
Dit. Pengendalian Penangkapan Ikan
8.
Alokasi bantuan kapal dari DAK
TA. 2016
Setditjen Perikanan Tangkap
9.
Kinerja kabupaten/kota dalam
pelaksanaan kegiatan sejenis
tahun sebelumnya (Inka
Mina/Mina Maritim)
Dit. Kapal Perikanan
Penangkapan Ikan
dan
Alat
Alokasi sumber daya ikan diperoleh dari hasil analisis Ditjen
Perikanan Tangkap dan Balitbang KP dengan tahapan sebagai berikut:
1.
Pemberian alokasi berdasarkan ketersediaan kelompok sumber daya
ikan di masing-masing WPP-NRI.
8
2.
Alokasi yang diberikan berdasarkan jumlah alat penangkapan ikan
yang sesuai dengan masing-masing kelompok sumber daya ikan
(standar alat penangkapan ikan), jumlah alat penangkapan ikan
identik dengan jumlah armada.
3.
Alokasi alat penangkapan ikan yang berpeluang untuk di tambah
dijumlahkan dari semua SDI di seluruh WPP-NRI
4.
Dihitung proporsi masing-masing alat penangkapan ikan yang masih
berpeluang per WPP-NRI terhadap jumlah totalnya
5.
Hasil proporsi masing-masing alat penangkapan ikan per SDI setiap
WPP-NRI dikalikan dengan jumlah total kapal bantuan.
Selanjutnya hasil analisis alokasi sumber daya ikan per WPP
dijabarkan
ke
dalam
alokasi
per
kabupaten/kota
dengan
mempertimbangkan variabel terkait seperti jumlah produksi dan jumlah
armada perikanan.
Alokasi bantuan sesuai dengan ketersediaan sumber daya ikan
disandingkan dengan variabel lainnya sebagaimana diuraikan di atas
untuk rancangan final. Selanjutnya, rancangan dimaksud diuji dengan
melibatkan para pihak seperti unit kerja terkait lingkup KKP, pemerintah
daerah, akademisi, dan LSM.
Pengaruh setiap variabel terhadap perhitungan sebagaimana pada
tabel berikut.
Tabel 3.2
No
Pengaruh
Bantuan
setiap
Variabel
Variabel yang Digunakan
terhadap
Penghitungan
Alokasi
Pengaruh terhadap Perhitungan
1
Alokasi SDI
Alokasi awal per WPP
2
Produksi
perikanan
3.
Ketersediaan koperasi
Jika tidak ada koperasi, alokasi awal
dihapus (menjadi nol)
4.
Proposal/usulan
Menghidupkan alokasi
5.
Lokasi prioritas
Menambah dan menghidupkan alokasi
termasuk jika belum ada koperasi.
6.
Lokasi eks pukat Tarik
Menambah dan menghidupkan alokasi
bantuan
alat
penangkapan
ikan
dan
armada
Membagi alokasi awal per WPP menjadi
per kabupaten/kota
9
No
Variabel yang Digunakan
Pengaruh terhadap Perhitungan
termasuk jika belum ada koperasi.
7.
Lokasi eks kapal buatan luar
negeri
Menambah dan menghidupkan alokasi
bantuan kapal perikanan termasuk jika
belum ada koperasi. Dengan catatan
koperasi harus ditumbuhkan di tahun
2016 sesuai dengan alokasi yang
diberikan
8.
Alokasi bantuan kapal dari
DAK TA. 2016
Mengurangi alokasi bantuan kapal
perikanan TA. 2016 apabila alokasi kapal
perikanan dari DAK sudah banyak
9.
Kinerja kabupaten/kota
dalam pelaksanaan kegiatan
sejenis tahun sebelumnya
(Inka Mina/Mina Maritim)
Mengurangi
alokasi
untuk
kabupaten/kota yang berkinerja kurang
baik.
Proses penghitungan alokasi bantuan kapal perikanan sebagaimana
Gambar 3.1, sedangkan proses penghitungan alokasi bantuan Alat
Penangkapan Ikan sebagaimana Gambar 3.2.
Gambar 3.1 Proses penghitungan alokasi bantuan kapal perikanan
TA. 2016
10
Gambar 3.2 Proses penghitungan alokasi bantuan alat penangkapan ikan
TA. 2016
11
BAB IV
SPESIFIKASI TEKNIS BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
Spesifikasi teknis bantuan sarana penangkapan ikan dibuat dengan
memperhatikan karakteristik seluruh wilayah perairan Indonesia dan
kearifan lokal. Proses identifikasi dan penyusunannya dilakukan melalui
survei yang mewakili 11 WPP-NRI, pembahasan yang melibatkan pihak
terkait
dan
selanjutnya
disusun
spesifikasi
teknis
dengan
mempertimbangkan kekhasan wilayah perairan.
Berdasarkan pertimbangan di atas, calon penerima melalui Dinas
setempat dapat mengusulkan spesifikasi teknis yang sesuai dengan
karakteristik perairan wilayahnya dan kearifan lokal. Spesifikasi teknis
dalam pedoman teknis ini meliputi:
A. Spesifikasi teknis bantuan kapal perikanan
B. Spesifikasi teknis bantuan alat penangkapan ikan (API)
A. Spesifikasi Teknis Bantuan Kapal Perikanan
1. Metode identifikasi dan penyusunan spesifikasi teknis bantuan kapal
perikanan
Penyusunan desain dan spesifikasi teknis kapal perikanan dilakukan
dengan melalui tahapan sebagai berikut:
a. Pembentukan Tim Desain Kapal Perikanan yang melibatkan unsur
Direktorat KAPI, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT. PAL Indonesia,
Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang, Badan Penelitian
dan Pengembangan Teknologi (BPPT) dan Perguruan Tinggi;
b. Survei spesifikasi teknis, desain dan harga kapal perikanan yang
dilakukan antara lain, di 7 (tujuh) daerah penyebaran koloni kapal
perikanan di seluruh WPP-NRI, sentra nelayan dan galangan kapal;
c. Pembahasan survei dan penyusunan proven desain kapal perikanan
berukuran <5 GT, 5 GT, 10 GT, 20 GT dan 30 GT oleh Tim Desain
Kapal Perikanan. Proven desain disusun dengan mempertimbangkan
karakteristik wilayah perairan dan kearifan lokal. Bentuk lambung
kapal dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kriteria
kapal ikan, antara lain ruang muat luas, mudah loading-unloading
ikan, olah gerak (maneuverability) dan stabilitas yang baik sesuai
dengan ketentuan laik laut sehingga mampu menjaga kenyamanan
dan keselamatan ABK selama beroperasi dan berlayar dalam setiap
12
kondisi perairan. Atas dasar itu, maka optimalisasi rancangan
dipilih bentuk lambung tipe “U” dan tipe “V”.
d. Pengesahan proven desain dilakukan oleh BKI, selanjutnya
digunakan untuk proses sertifikasi kapal perikanan. Tujuan dari
proses sertifikasi ini adalah agar kapal dapat diasuransikan dan
diagunkan oleh penerima bantuan di lembaga keuangan bank atau
non-bank untuk pengembangan usaha.
e. Desain dan spesifikasi teknis sekurang-kurangnya terdiri dari:
1)
2)
3)
4)
5)
6)
f.
Spesifikasi teknis;
Gambar rencana umum (general arrangement);
Gambar rencana garis (lines plan);
Gambar penampang melintang (midship section);
Gambar rencana konstruksi (construction profile);
Gambar ruang mesin (engine room).
Konstruksi kapal, permesinan, dan perlengkapan kapal mengacu
pada peraturan BKI tahun 2015 tentang Kapal Perikanan Berbahan
Fiberglass dan Kayu dengan Panjang sampai 24 Meter.
2. Ketentuan Pokok Standar Desain
a. Bentuk Lambung dan Ukuran Utama Kapal Perikanan
Bentuk lambung dan ukuran utama kapal perikanan sebagaimana
tersaji pada tabel berikut.
Tabel 4.1 Bentuk Lambung dan Ukuran Utama Kapal Perikanan
Ukuran
Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
1.
< 5 GT
2.
No
Ukuran Utama (M)
Tipe
Kapal
Alat
Bantu
0,40
-
-
0,90
0,40
-
-
1,20
0,90
0,40
-
-
10,30
1,20
0,90
0,40
-
-
Bentuk “V”
Tanpa Katir
10,30
1,20
0,90
0,40
-
-
< 5 GT
Bentuk “U”
Katir
10,00
1,20
0,90
0,40
-
-
5 GT
Bentuk “U”
11,00
2,60
0,95
0,60
Multi
Purpose
-
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Bentuk “V”
Pump Boat
8,25
0,85
0,60
< 5 GT
Bentuk “V”
9,50
2,30
3.
< 5 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
10,00
4.
< 5 GT
Bentuk “V”
Katir
5.
< 5 GT
6.
7.
13
Ukuran Utama (M)
Ukuran
Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
8.
5 GT
9.
No
Tipe
Kapal
Alat
Bantu
0,60
Multi
Purpose
-
1,45
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Line
Hauler
2,80
1,45
1,00
Pole and
Line
-
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
1,45
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Line
Hauler
2,80
1,45
1,00
Pole and
Line
-
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
1,90
1,30
Multi
Purpose
Net
Hauler
3,60
1,90
1,30
Multi
Purpose
Line
Hauler
3,60
1,90
1,30
Pole and
Line
-
1,30
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
2,00
1,35
Multi
Purpose
Net
Hauler
4,30
2,00
1,35
Multi
Purpose
Line
Hauler
21,20
4,30
2,00
1,35
Pole and
Line
-
21,00
4,30
2,00
1,35
Multi
Purpose
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Bentuk “V”
11,00
2,60
0,95
10 GT
Bentuk “U”
13,50
2,80
10.
10 GT
Bentuk “U”
13,50
11.
10 GT
Bentuk “U”
14,25
12.
10 GT
Bentuk “U”
Haluan
Tinggi
13,50
2,80
1,45
13.
10 GT
Bentuk “V”
13,50
2,80
14.
10 GT
Bentuk “V”
13,50
15.
10 GT
Bentuk “V”
14,25
16.
10 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
13,50
2,80
1,45
17.
20 GT
Bentuk “V”
17,00
3,60
18.
20 GT
Bentuk “V”
17,00
19.
20 GT
Bentuk “V”
18,00
20.
20 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
17,00
3,60
1,90
21.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
4,30
22.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
23.
30 GT
Bentuk “V”
24
30 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
Net
Hauler
atau
Line
14
No
Ukuran Utama (M)
Ukuran
Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Tipe
Kapal
Alat
Bantu
Hauler
25.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
4,30
2,00
1,35
Pengang
kut
dengan
Freezer
-
3. Spesifikasi Teknis Bantuan Kapal Penangkapan Ikan
a. Lambung Kapal
Konstruksi lambung (hull) terbuat dari bahan marine fiberglass
sesuai ketentuan yang berlaku bagi pembangunan kapal dan sesuai
dengan standard klas yang dicetak dengan sistem hand lay-up.
Jumlah ketebalan laminasi setiap bagian serta pengerjaannya
mengikuti ketentuan BKI. Pembagian ruangan dan bagian-bagian
konstruksi kapal seperti penguat, gading, balok dan lain-lain, ukuran
dan tebalnya laminasi dibuat sesuai dengan ketentuan kelas, seperti
pada gambar rencana umum, midship section dan konstruksi profile.
Pekerjaan pembuatan bagian-bagian kapal yang tidak diatur dalam
ketentuan yang ada maka pekerjaan tersebut akan dilakukan sesuai
dengan pelaksanaan yang lazim dalam pembangunan kapal
fiberglass.
b. Permesinan
Mesin yang dipergunakan adalah mesin laut (marine engine) dalam
kondisi baru, tidak menggunakan mesin modifikasi, baik untuk
mesin utama maupun mesin bantu. Pokok – pokok kriteria standar
mesin induk antara lain sebagai berikut:
1) Mesin Outboard:
(a) Mesin induk berdaya 5 - 40 HP (Horse power);
(b) Sertifikasi tipe mesin dari BKI (Marine Engine BKI Class Type
Approval);
2) Mesin Inboard:
(a) Daya Mesin:
- 35 s.d < 60 HP untuk kapal ukuran 5 GT
- 60 s.d <100 HP untuk kapal ukuran 10 GT
- 100 s.d <140 HP untuk kapal ukuran 20 GT
- 140 s.d 180 HP untuk kapal ukuran 30 GT
(b) Mesin induk lengkap dengan gearbox;
(c) Sertifikasi tipe mesin dari BKI (marine engine BKI class type
approval);
15
c. Kelistrikan Kapal
Pembangkit listrik kapal wajib menggunakan genset dan instalasi
listrik marine used dalam kondisi baru dan juga dapat digunakan
untuk mendukung kebutuhan operasional kapal.
d. Perlengkapan Kapal
Perlengkapan
kapal
dipasang
berdasarkan
pertimbangan
keselamatan pelayaran dan keberhasilan operasi penangkapan ikan.
Identifikasi kebutuhan perlengkapan kapal dalam rangka
keselamatan pelayaran, baik jenis, persyaratan teknis maupun
jumlah, mengacu pada peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
e. Alat Bantu Penangkapan Ikan
Instalasi alat bantu penangkapan ikan adalah instalasi alat yang
digunakan untuk mengumpulkan ikan dalam kegiatan penangkapan
ikan berdasarkan pertimbangan teknis pengoperasian alat
penangkapan ikan. Identifikasi kebutuhan alat bantu penangkapan
ikan, baik jenis, persyaratan teknis maupun jumlahnya harus
mengacu pada teknik penangkapan ikan yang akan dilakukan. Pada
dasarnya, pengadaan alat bantu penangkapan ikan ditujukan untuk
meningkatkan efektifitas operasi penangkapan ikan.
f.
Alat Komunikasi dan Navigasi
Peralatan navigasi pada kapal terdiri dari peralatan navigasi
konvensional dan modern. Keputusan tentang penggunaan
peralatan komunikasi dan navigasi, baik jenis dan spesifikasinya
ditentukan berdasarkan pertimbangan kebutuhan teknis dan
peraturan yang berlaku.
g. Pengujian Kapal
1) Inclining Test
Untuk mendapatkan titik berat kapal setelah kapal selesai
dibangun, galangan kapal pembangun harus melakukan inclining
test minimal satu unit untuk satu tipe kapal dengan catatan pada
tipe kapal yang sama tidak mengalami suatu perubahan yang
besar. Biaya inclining test di luar harga kapal.
2) Testing
Material dan peralatan utama yang akan dipasang di kapal harus
sudah dilakukan pengetesan oleh pabrik pembuat. Harbor
Acceptance Test dilakukan di galangan kapal pembangun untuk
16
pengetesan yang berkaitan dengan instalasi motor pokok dan
peralatan utama lainnya.
3) Uji Coba Berlayar (Sea Trial)
Sea trial dilakukan 1 (satu) kali, oleh galangan kapal pembangun
setelah kapal selesai dibangun.
Sea trial yang dilakukan mencakup aspek :
(a) Kecepatan
(b) Olah gerak
(c) Stabilitas
(d) Percobaan pelayaran kapal (minimal 2 jam dengan kecepatan
jelajah)
h. Serah Terima Kapal
Setelah kapal selesai dibangun, diadakan uji coba berlayar (sea trial)
dan siap untuk diserahterimakan maka ada beberapa hal yang
harus dipenuhi oleh pihak galangan :
1) Dokumen Kapal
Kapal akan dilengkapi dengan surat-surat kapal dan dokumen:
(a) Berita acara serah terima kapal
(b) Berita acara sea trial lengkap dengan laporannya.
(c) Daftar inventarisasi kapal dan berita acara serah terima
inventaris.
(d) Buku Petunjuk (manual book) mesin induk, mesin bantu,
peralatan navigasi/komunikasi.
(e) Gambar-gambar (sketch) perubahan apabila ada.
(f) Surat Keterangan Pembangunan atau Sertifikat Galangan.
2) Pengenalan/Orientasi Kapal
Galangan akan memberikan pengenalan/orientasi kapal terhadap
anak buah kapal yang akan mengoperasikan kapal sebelum serah
terima dan dapat dilakukan di galangan atau dilokasi calon
penerima kapal.
17
Dokumen dan Perizinan
Pengangkut ikan
Kapal
Penangkapan
Dokumen Usaha Perikananan Tangkap adalah
dimiliki pemilik usaha perikanan tangkap
kegiatan usaha perikanan tangkap. Dokumen
kapal per satuan ukuran kapal dan per jenis
yang dapat digunakan dalam kegiatan
pengangkutan ikan.
Ikan
dan
dokumen yang harus
sebelum melakukan
ini mengatur jumlah
alat penangkap ikan
penangkapan atau
Dokumen Kapal Perikanan adalah dokumen
izin kapal
penangkap/pengangkut ikan yang digunakan untuk dapat
mengoperasionalkan kegiatan penangkapan/pengangkutan ikan.
Dokumen kapal perikanan yang diterbitkan oleh Kementerian
Kelautan dan Perikanan dan atau Dinas dapat diproses setelah
kapal tersebut memiliki dokumen kapal yang diterbitkan oleh
Kementerian Perhubungan dan atau Dinas Perhubungan
Kabupaten/Kota.
Dokumen kapal yang diterbitkan oleh
Kementerian Perhubungan meliputi dokumen kepemilikan kapal,
pengukuran kapal dan dokumen kebangsaan kapal.
a. Jenis-Jenis Dokumen Kapal Perikanan
Dokumen kapal perikanan merupakan salah satu faktor penting
dalam mendukung keberhasilan program pengadaan kapal
perikanan bantuan pemerintah tahun anggaran 2016. Dokumen
kapal yang harus dimiliki kapal perikanan meliputi:
1. Dokumen Usaha Perikanan Tangkap adalah berupa Surat Izin
Usaha Perikanan (SIUP):
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan
Perikanan atau Dinas sesuai dengan kewenangannya.
2. Dokumen Kapal Perikanan:
1) Surat Persetujuan Pembangunan Kapal Perikanan.
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan
Perikanan atau Dinas sesuai dengan kewenangannya.
2. Surat Ukur Kapal (SU);
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan
atau Dinas Perhubungan sesuai dengan kewenangannya.
3) Dokumen Gross Akta (GA):
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan
atau Dinas Perhubungan sesuai dengan kewenangannya.
4) Sertifikat Kelaikan Kapal;
18
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan
atau Dinas Perhubungan sesuai dengan kewenangannya.
5) Tanda Kebangsaan Kapal (Pas Besar/ Kecil);
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan
atau Dinas Perhubungan sesuai dengan kewenangannya.
6) Buku Kapal Perikanan (BKP);
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan
Perikanan atau Dinas sesuai dengan kewenangannya.
7) Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) atau Surat Izin Kapal
Pengangkut Ikan (SIKPI)
Dokumen ini dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan
Perikanan atau Dinas sesuai dengan kewenangannya.
b. Syarat dan Tata Cara Pengajuan Dokumen Kapal Perikanan
Tata cara pengajuan dokumen kapal bantuan sebagaimana
tersaji pada tabel berikut:
19
Tabel. 4.2 Dokumen dan Perizinan Kapal Penangkapan Ikan dan Pengangkut Ikan
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
1
Surat Izin Usaha
Perikanan (SIUP)
Ket: SIUP kapal
ukuran 10-30
GT diterbitkan
oleh Pemerintah
Provinsi dengan
mempertimbang
-kan alokasi
nasional
a. Permohonan penerbitan SIUP;
b. Rencana usaha meliputi
rencana investasi, rencana
kapal, dan rencana operasional
(opsional);
c. Fotokopi Nomor Pokok Wajib
Pajak (NPWP) pemilik kapal
atau perusahaan/koperasi;
d. Fotokopi Kartu Tanda
Penduduk (KTP) pemilik kapal
atau penanggung jawab
perusahaan/koperasi;
e. Surat keterangan domisili
usaha;
f. Fotokopi akta pendirian
perusahaan dengan
menunjukkan aslinya;
g. Surat pernyataan bermeterai
cukup dari pemilik kapal atau
penanggung jawab perusahaan
yang menyatakan:
1) Kesanggupan membangun
atau memiliki UPI atau
bermitra dengan UPI yang
telah memiliki Sertifikat
Kelayakan Pengolahan
(SKP) bagi usaha perikanan
tangkap terpadu;
2) Kesediaan mematuhi dan
Dinas Provinsi/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
melalui Sistem
Informasi
Perizinan Kapal
Daerah (Simkada)
Setelah
Penetapan
Koperasi
Penerima
Bantuan
Koperasi
Penerima
Bantuan
6
Pengang
-kut
7–30
7–30


20
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
Pengang
-kut
<5
6
7–30
7–30




melaksanakan semua
ketentuan peraturan
perundang-undangan; dan
3) Kebenaran data dan
informasi yang
disampaikan.
2
Persetujuan
Pengadaan Kapal
Ket: Persyaratan lebih lanjut
dapat disesuaikan dengan
peraturan daerah masing-masing
a. Permohonan;
b. Fotokopi SIUP;
c. Fotokopi gambar rencana
umum (general arrangement);
d. Spesifikasi teknis jenis alat
penangkapan ikan yang akan
digunakan;
e. Surat keterangan dari galangan
kapal;
f. Surat pernyataan bermeterai
cukup yang menyatakan
bahwa:
- dokumen yang disampaikan
benar adanya;
- Bersedia diperiksa fisik
keberadaan dan/atau
keadaan kapal tersebut;
- Bukan modifikasi kapal eks.
asing dan/atau kapal eks.
pelaku IUU Fishing.
Dinas Provinsi/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
Setelah
Penerbitan
SIUP
Koperasi
Penerima
Bantuan
21
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
3
Surat Ukur
4
Grosse Akta
a. Permohonan penerbitan surat
ukur;
b. Bukti hak milik atas kapal
sesuai dengan ketentuan
peraturan perundangundangan;
Bukti hak milik atas kapal
sebagaimana dimaksud bagi
kapal bangunan baru yang
dibuat oleh galangan:
kontrak pembangunan
kapal;
berita acara serah terima
kapal; dan
Surat Keterangan
Galangan.
c. Identitas pemilik (KTP dan atau
anggaran dasar perusahaan
dan perubahannya berikut
pengesahan kumham-nya)
d. Gambar-gambar kapal yang
diperlukan dalam rangka
pelaksanaan pengukuran
kapal.
a. Permohonan penerbitan Grosse
Akta;
b. Kontrak pembangunan kapal;
a. Berita acara serah terima
kapal;
b. Surat Keterangan Galangan;
6
Pengang
-kut
7–30
7–30
Kantor
Kesyabandaran
dan Otoritas
Pelabuhan
(KSOP) Ditjen.
Perhubungan
Laut,
Kementerian
Perhubungan
Setelah
Penerbitan
RTKP dan
pembangunan
kapal paling
sedikit secara
fisik telah
mencapai
tahap
penyelesaian
bangunan
lambung,
geladak
utama, dan
seluruh
bangunan
atas.
Koperasi
Penerima
Bantuan


Kantor
Kesyabandaran
dan Otoritas
Pelabuhan
(KSOP) Ditjen.
Perhubungan
Setelah
Penerbitan
Surat Ukur
Koperasi
Penerima
Bantuan


22
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
c.
d.
e.
f.
5
Surat Tanda
Kebangsaan
Kapal (Pas Besar)
a.
b.
c.
d.
6
Surat Tanda
Kebangsaan
Kapal (Pas Kecil)
a.
b.
c.
d.
e.
f.
7
Sertifikat
Kelaikan dan
Pengawakan
Kapal Penangkap
Ikan
-
-
Identitas pemilik;
Nomor Pokok Wajib Pajak;
Surat ukur; dan
Bukti pelunasan bea balik
nama kapal sesuai dengan
ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Permohonan penerbitan surat
tanda kebangsaan kapal;
Fotokopi grosse akta
pendaftaran kapal atau grosse
akta balik nama kapal;
Fotokopi Surat Ukur; dan
Surat keterangan dari pemilik
kapal mengenai data dan
penggunaan kapal.
Permohonan penerbitan Surat
Tanda kebangsaan Kapal;
Kontrak pembangunan kapal;
Berita acara serah terima
kapal;
Surat keterangan galangan;
Identitas pemilik; dan
Surat keterangan mengenai
data ukuran dan tonase kapal
yang diterbitkan oleh
Syahbandar;
Surat permohonan penerbitan
Sertifikat Kelaikan dan
Pengawakan Kapal Penangkap
Ikan
Sertifikat Kelaikan dan
6
Pengang
-kut
7–30
7–30




Laut,
Kementerian
Perhubungan
Kantor
Kesyabandaran
dan Otoritas
Pelabuhan
(KSOP) Ditjen.
Perhubungan
Laut,
Kementerian
Perhubungan
Dinas
Perhubungan
Kab/kota
Setelah
Penerbitan
Grosse Akta
Koperasi
Penerima
Bantuan
Setelah
Penerbitan
RTKP
Koperasi
Penerima
Bantuan
Kantor
Kesyabandaran
dan Otoritas
Pelabuhan
(KSOP) Ditjen.
Perhubungan
Setelah
Penerbitan
Grosse Akta
Koperasi
Penerima
Bantuan


23
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
-
8
Buku Kapal
Perikanan (BKP)
Pengawakan Kapal Penangkap
Ikan Sebelumnya
Surat Ukur Tetap
Surat Laut / Pas Besar /
Grosse Akta
Laporan Pemeriksaan a.
Docking / Pengeringan /
Bulider Certificate b.
Konstruksi c. Perlengkapan d.
Radio
Sertifikat Garis Muat
Rekomendasi Pengesahan
Gambar
Kapal Klas (Sertifikat Lambung,
Mesin, Load Line)
1) Permohonan penerbitan BKP;
2) Fotokopi SIUP;
3) Fotokopi bukti kepemilikan
kapal (grosse akta untuk kapal
> 7 GT);
4) Fotokopi KTP pemilik kapal/
penanggung jawab
perusahaan/ koperasi;
5) Fotokopi surat ukur kapal
(untuk kapal > 7 GT);
6) Fotokopi surat tanda
kebangsaan kapal (Pas
Besar/Surat Laut untuk kapal
> 7 GT dan Pas Kecil untuk
kapal 6 GT);
Pengang
-kut
6
7–30
7–30



Laut,
Kementerian
Perhubungan
Dinas Provinsi/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
Setelah
Penerbitan
Dokumen
Kapal (surat
ukur, pas
besar,
sertifikat
kelaikan dan
pengawakan
kapal dan
grosse akta)
Koperasi
Penerima
Bantuan
24
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
6
7–30
Pengang
-kut
7–30
7) Fotokopi sertifikat kelaikan dan
pengawakan kapal untuk kapal
penangkap ikan atau fotokopi
sertifikat keselamatan untuk
kapal pengangkut ikan (untuk
kapal > 7 GT);
8) Foto kapal keseluruhan tampak
samping dengan ukuran 5 x 10
cm sebanyak 2 lembar
(berwarna);
9) Surat Persetujuan Pengadaan
Kapal Perikanan;
10) Laporan pemeriksaan fisik
kapal perikanan;
11) Surat pernyataan bermeterai
cukup yang menyatakan
bertanggung jawab atas
kebenaran data dan informasi
yang disampaikan
9
Surat Izin
Penangkapan
Ikan (SIPI)
Ket: SIPI kapal
ukuran
10-30 GT
diterbitkan oleh
Pemerintah
Provinsi
a. Permohonan penerbitan SIPI;
b. Fotokopi SIUP;
c. Fotokopi grosse akta dengan
menunjukkan aslinya (untuk
kapal > 7 GT) dan fotokopi
buku kapal perikanan;
d. Fotokopi Pas Kecil (untuk kapal
6 GT);
e. Spesifikasi teknis alat
penangkapan ikan yang
digunakan;
f. Fotokopi gambar rencana
umum kapal (general
Dinas Provinsi/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
melalui Sistem
Informasi
Perizinan Kapal
Daerah (Simkada)
Setelah
Penerbitan
BKP
Koperasi
Penerima
Bantuan

25
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
6
7–30
Pengang
-kut
7–30
arrangement);
g. Data kapal dengan format
sebagaimana tercantum dalam
lampiran;
h. Rencana target spesies
penangkapan ikan;
i. Surat pernyataan bermeterai
cukup dari pemilik kapal atau
penanggung jawab
perusahaan/ koperasi yang
menyatakan:
1) Kesanggupan untuk
menjaga kelestarian sumber
daya ikan dan
lingkungannya;
2) Kesanggupan mengisi log
book sesuai ketentuan
peraturan perundangundangan;
3) Kesanggupan menggunakan
nakhoda dan ABK
berkewarganegaraan
Indonesia sesuai ketentuan
peraturan perundangundangan;
4) Kebenaran data dan
informasi yang
disampaikan.
Ket: Persyaratan lebih lanjut
dapat disesuaikan dengan
peraturan daerah masing-masing
26
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
10
Surat Izin Kapal
Pengangkut Ikan
(SIKPI)
SIKPI kapal
ukuran
10-30 GT
diterbitkan oleh
Pemerintah
Provinsi
a. Permohonan penerbitan SIKPI;
b. Fotokopi SIUP;
c. Fotokopi grosse akta dengan
menunjukkan aslinya dan
fotokopi buku kapal perikanan;
d. Fotokopi gambar rencana
umum kapal (general
arrangement);
e. Data kapal dengan format
sebagaimana tercantum dalam
Lampiran
f. Surat pernyataan bermeterai
cukup dari pemilik kapal atau
penanggung jawab perusahaan
perikanan yang menyatakan:
1) Kesanggupan menerima,
membantu kelancaran
tugas, dan menjaga
keselamatan petugas
pemantau di atas kapal
pengangkut ikan (observer);
2) Kesanggupan menggunakan
1 (satu) orang tenaga kualiti
control yang memiliki
sertifikat keterampilan
penanganan ikan (SKPI);
3) Kesanggupan untuk
menjaga kelestarian sumber
daya ikan dan
lingkungannya;
4) Kesanggupan menggunakan
nakhoda dan ABK
berkewarganegaraan
Dinas Provinsi/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
melalui Sistem
Informasi
Perizinan Kapal
Daerah (Simkada)
6
7–30
Pengang
-kut
7–30

27
Ukuran Kapal (GT)
No
Jenis Dokumen
Persyaratan
Penerbit
Waktu
Pengajuan
Pemohon
Penangkap
<5
10
Bukti Pencatatan
Kapal
Indonesia sesuai ketentuan
peraturan perundangundangan;
5) kesanggupan
merealisasikan
pembangunan, kepemilikan
UPI, atau kemitraan dengan
UPI yang telah memiliki
Sertifikat Kelayakan
Pengolahan (SKP) bagi
usaha perikanan tangkap
terpadu;
6) kebenaran data dan
informasi yang
disampaikan.
1) Fotokopi KTP dengan
menunjukkan aslinya;
2) Spesifikasi teknis alat
penangkapan ikan; dan
3) Surat pernyataan bermeterai
cukup yang menyatakan:
a) kapal yang digunakan hanya
1 (satu) unit dengan ukuran
paling besar 5 (lima) GT yang
dibuktikan dengan surat
tukang atau surat galangan;
b) kesanggupan untuk
melaporkan hasil tangkapan
ikan
Dinas kab/kota/
Pelayanan
Terpadu Satu
Pintu (PTSP)
Setelah
Penerbitan
Dokumen
Kapal (pas
kecil)
Koperasi
Penerima
Bantuan
6
7–30
Pengang
-kut
7–30

28
A. Alur Proses Dokumen Kapal Secara Umum
Gambar 4.1. Bagan alir proses dokumen kapal secara umum
29
B. Alur Proses Dokumen Kapal Ukuran 7 – 30 GT
Koperasi
Penerima Bantuan
Ditjen
Perikanan Tangkap
Ditjen
Perhubungan Laut
Dinas
Provinsi
Gambar 4.2. Bagan alir proses penerbitan dokumen dan perizinan kapal
bantuan ukuran 7-30 GT
30
C. Alur Proses Dokumen Kapal Ukuran 6 GT
Koperasi
Penerima Bantuan
Ditjen
Perikanan Tangkap
Dinas Perhubungan
Kab/Kota
Dinas
Provinsi
Gambar 4.3. Bagan alir proses penerbitan dokumen dan perizinan kapal
bantuan ukuran 6 GT
31
D. Alur Proses Dokumen Kapal Ukuran ≤ 5 GT
Koperasi
Penerima Bantuan
Ditjen
Perikanan Tangkap
Dinas Perhubungan
Kab/Kota
Dinas
Kab/Kota
Gambar 4.4. Bagan alir proses penerbitan dokumen dan perizinan kapal
bantuan ukuran ≤ 5 GT
32
B. Spesifikasi Teknis Bantuan Alat Penangkapan Ikan
1. Metode identifikasi dan penyusunan spesifikasi teknis bantuan alat
penangkapan ikan
Tahapan identifikasi spesifikasi teknis dan desain alat penangkapan
ikan (API), sebagai berikut:
a) Pembentukan Tim Identifikasi dan Tim Pembahas spesifikasi
teknis dan desain API yang melibatkan unsur Direktorat KAPI,
BBPI Semarang dan perguruan tinggi;
b) Tim menyusun panduan survei dan formulir identifikasi spesifikasi
teknis, desain dan harga API yang menjadi acuan tim untuk survei
di lapangan;
c) Survei spesifikasi teknis, desain dan harga API dari lokasi yang
mewakili keragaman dan karakteristik API di seluruh WPP NRI,
melibatkan perguruan tinggi, Balitbang KP dan BBPI Semarang;
d) Pembahasan hasil survei spesifikasi teknis dan desain API oleh tim
survei dan tim pembahas dilakukan untuk mengidentifikasi
karakteristik API yang ada di lapangan dan merumuskan
spesifikasi teknis dan desain API yang mewakili karakteristik WPPNRI;
e) Penentuan harga satuan masing-masing spesifikasi teknis dan
desain API dilakukan melalui survei harga API di tingkat pabrikan
(produsen jaring), distributor/toko dan nelayan;
f) Pembahasan penyusunan dan finalisasi spesifikasi teknis dan
desain API yang akan diadakan mengacu pada ketentuan Permen
KP No. Per. 02/MEN/2011 jo Permen KP No. 42/PERMENKP/2014 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat
penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan di WPP NRI.
2. Spesifikasi Teknis Bantuan Alat Penangkapan Ikan
Proses identifikasi dan penyusunan spesifikasi teknis dan desain API
menghasilkan 40 spesifikasi teknis API yang akan diadakan sebagai
bantuan sarana penangkapan ikan tahun 2016.
Calon
penerima
melalui
Dinas
Provinsi/Kabupaten/Kota
mengusulkan spesifikasi teknis yang sesuai kondisi perairan, target
penangkapan dan kebiasaan nelayan setempat, dari 40 spesifikasi
teknis API yang tersedia.
33
a) Spesifikasi teknis Kelompok API Gill Net
Spesifikasi Utama
No
API
Mesh
Size
(inch)
1.
Gillnet
Permukaan
Dept
Panjang
Bahan
140
PA Mono ø 0,40
mm
4
140
PA Monomulti 10
ply (Millenium)
140
4
140
4
140
5,5
140
PA Multi d/12
dilengkapi dengan
saran
PA Multi d/12
dilengkapi dengan
saran
PA Monomulti 10
ply (Millenium)
PA Multi d/21
dilengkapi dengan
saran
500
<5
1000
2500
500
>5-10
>10-30
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
Gillnet Dasar
4
70
4,5
5,5
52
70
GT
(m)
4
4
Gillnet
Pertengahan
Mesh
PA Mono Ø 0,40
mm
PA Monomulti 10
ply (Millenium)
PA Mono Ø 0,40
mm
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
500
<5
1000
>5-10
2500
>10-30
b) Spesifikasi teknis Kelompok API Bubu
Spesifikasi Utama
No
2.
API
Bubu Ikan
Bubu
Rajungan
Bahan
Rangka Fe dilapisi
selang plastik, Ø 8
mm/ webbing PE
380 d/12 # 3 inch
Rangka Fe dilapisi
plastik, Ø 4 mm
bagian bawah,
Ø3mm bagian atas)
Webbing PE 380
d/12 1.25 inch
PxLxT (cm)
95 x 75 x 45
Dimensi: Ø
48 cm,
tinggi 18 cm
GT
Ø Mulut
(cm)
40
Jendela
pelepasan
(4x4.5 cm)
∑ unit
100
<5
200
> 5-10
300
< 30
100
<5
300
> 5-30
34
c) Spesifikasi teknis Kelompok API Rawai Dasar
Spesifikasi Utama
No
3.
API
Rawai Dasar
Bahan Main
Line
PA Monofilament
Ø 3 mm
GT
Hook
Tinggi + 28
mm
GAP (Celah)
+11mm
∑ Hook
1000 mata
pancing
2000 mata
pancing
4000 mata
pancing
<5
> 5-10
> 10-30
d) Spesifikasi teknis Kelompok API Handline Tuna
Spesifikasi Utama
No
4.
API
Handline
tuna
Bahan Main
Line
PA
Monofilament
Ø 3 mm
Hook
GT
∑ Hook
tipe mata tiga tinggi
3.5 – 5 cm
5mata
pancing
10mata
pancing
15mata
pancing
<5
> 5-10
> 10-30
e) Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Tonda
Spesifikasi Utama
No
5.
API
Pancing Tonda
Bahan
Main Line
bahan PA mono,
Ø 1,5 mm
Hook
∑ Hook
tinggi 30 mm
7 mata
pancing
GT
<5
f) Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Pole and Line
Spesifikasi Utama
No
6.
API
Pole and line
Bahan Joran
Hook
bambu utuh,
panjang 3 m Ø
pangkal bawah
40 mm, Ø ujung
10 mm
Tinggi
45 mm
∑ Hook
1 mata
pancing
∑ API
per
30
GT
>5
35
BAB V
IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN
CALON PENERIMA BANTUAN
A. Kriteria Calon Penerima Bantuan Kapal Perikanan
Calon penerima bantuan sarana penangkapan ikan dalam bentuk
kapal perikanan adalah kelompok masyarakat berbadan hukum koperasi
atau kelompok masyarakat hukum adat yang memiliki unit usaha
penangkapan ikan berbadan hukum koperasi. Bantuan kapal perikanan
diberikan kepada koperasi dengan persyaratan yang wajib dipenuhi sebagai
berikut:
1. Koperasi Primer:
a.
telah berdiri lebih dari 2 (dua) tahun harus memiliki Sertifikat
Nomor Induk Koperasi (NIK).
b.
telah berdiri lebih dari 2 (dua) tahun dan melakukan Perubahan
Anggaran Dasar (PAD) terkait perubahan susunan pengurus dan
anggota yang berasal dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang
terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Usaha
Penangkapan Ikan (SIM PUPI) Direktorat Kenelayanan, harus
memiliki NIK.
c.
berdiri kurang dari 2 (dua) tahun dan berasal dari Kelompok Usaha
Bersama (KUB) yang terdaftar di Sistem Informasi Manajemen
Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan (SIM PUPI) Direktorat
Kenelayanan, harus memiliki NIK.
2. Jenis, kelompok dan sektor usaha koperasi:
a.
b.
c.
Jenis koperasi : produsen, konsumen atau pemasaran.
Kelompok koperasi : KUD Mina, Serba Usaha, Perikanan atau
Nelayan.
Sektor Usaha Koperasi : Perikanan
3. Melampirkan struktur organisasi dan daftar anggota;
4. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama koperasi yang
masih aktif;
5. Memiliki unit usaha penangkapan ikan;
6. Memiliki minimal 20 orang anggota nelayan yang telah memiliki
identitas Kartu Nelayan.
36
B. Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Calon Penerima Bantuan
Pengusulan dan penetapan calon penerima bantuan terdiri dari 5
(lima) tahapan, yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.
Persiapan
Identifikasi
Pengusulan
Verifikasi dan Validasi
Penetapan
Setiap tahapan akan dilaksanakan dengan cara berkoordinasi dengan
instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagaimana skema
dibawah ini.
Kementerian Kelautan dan Perikanan,
Kementerian Koperasi UKM, Dinas
Provinsi/Kab/Kota, Dinas Koperasi Kab/Kota,
Penyuluh, Masyarakat
(Nelayan/KUB/Koperasi)
Dinas Provinsi/Kab/Kota, Dinas Koperasi
UKM Kab/Kota dan Kementerian Kelautan
dan Perikanan
Koperasi, Dinas Kab/Kota, Dinas Provinsi
Dinas Kab/Kota dan Dinas Provinsi
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Gambar 5.1 Skema Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Calon
Penerima Bantuan dan Peran Instansi Terkait
B.1
Persiapan
Pada tahap persiapan, instansi yang terlibat yaitu Kementerian
Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas
Kabupaten/Kota dan Dinas Koperasi atau yang membidangi Koperasi
Kabupaten/Kota.
37
Langkah persiapan kelembagaan calon penerima bantuan sebagai
berikut :
a)
Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama-sama dengan
Kementerian Koperasi dan UKM mendorong/peningkatan status
kelembagaan dari KUB menjadi koperasi, memfasilitasi pembentukan
koperasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang
perkoperasian.
b)
Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota melakukan pembinaan dalam rangka
penguatan kelembagaan KUB pada aspek administrasi, teknismanajemen dan keuangan. Penyuluh Perikanan melaksanakan fungsi
pendampingan dalam rangka penguatan kelembagaan KUB.
c)
Dinas Kabupaten/Kota menetapkan KUB yang telah terdaftar di dalam
Database SIM PUPI untuk diusulkan menjadi Koperasi. Sedangkan
Penyuluh Perikanan mendampingi dalam persiapan pembentukan
koperasi.
d)
Dinas Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Dinas Koperasi atau yang
membidangi koperasi di tingkat Kabupaten/Kota mengembangkan
Koperasi berbasis KUB, dengan cara penumbuhan Koperasi baru,
maupun membentuk unit usaha penangkapan ikan pada Koperasi
Aktif.
Skema tahap persiapan sebagaimana gambar berikut:
Gambar 5.2 Skema Persiapan Lembaga Koperasi Calon
Penerima Bantuan
B.2
Identifikasi Koperasi Calon Penerima Bantuan
Tahapan identifikasi Koperasi calon penerima bantuan dilaksanakan
oleh Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota dengan berkoordinasi bersama Dinas
38
yang membidangi Koperasi di Provinsi/Kabupaten/Kota dan Kementerian.
Langkah identifikasi Koperasi Calon Penerima Bantuan sebagai
berikut:
a) Dinas Kabupaten/Kota memperkuat pendataan Nelayan dan KUB agar
tercatat secara lengkap dalam Database Kenelayanan (Aplikasi Modul
Kartu Nelayan dan Aplikasi Modul KUB).
b) Dinas
Provinsi/Kabupaten/Kota
melaksanakan
identifikasi terhadap Koperasi yang berpotensi
bantuan.
pendataan
dan
untuk menerima
c) Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota bersama Dinas yang membidangi
Koperasi ditingkat Kabupaten/Kota memfasilitasi proses pendaftaran
dan penerbitan NIK yang dikeluarkan Kementerian Koperasi dan UKM.
d) Kementerian bersama Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota
sinkronisasi data koperasi yang telah teridentifikasi.
Kartu Nelayan
Register KUB
DINAS KP
KAB/KOTA
Pendataan
melakukan
Nelayan
KUB
KOPERASI
PERIKANAN
NIK
Updating
Updating
Ditjen
Perikanan
Tangkap
DATABASE
SIM PUPI
KENELAYANAN
DINAS KUKM
KAB/KOTA
SINKRONISASI
DATABASE
KOPERASI
Gambar 5.3 Skema Identifikasi Koperasi Berbasis KUB
B.3
Pengusulan Koperasi Calon Penerima Bantuan
Tahapan pengusulan Koperasi calon penerima bantuan, melibatkan
Koperasi yang bersangkutan, Dinas Kabupaten/Kota dan Dinas Provinsi.
Tahapan pengusulan meliputi :
a. Calon Penerima Bantuan mempersiapkan dokumen pendukung
penyusunan proposal Bantuan sesuai yang dipersyaratkan.
39
b. Calon Penerima Bantuan harus mengisi dokumen usulan sebagai
berikut:
(1)
Proposal usulan (Lampiran 1) dilengkapi dengan keterangan
tentang tingkat kemampuan anggota dalam mengoperasikan
bantuan yang akan diterima (Lampiran 2 dan 3);
(2)
Pakta Integritas (formulir K.03) yang menyatakan:
a. kesiapan, kemampuan dan kesanggupan untuk menerima,
mengelola dan memanfaatkan bantuan.
b. kesediaan memberikan keterangan yang benar terhadap
aparat pengawas internal dan eksternal Pemerintah terkait
dengan bantuan yang diterima; dan
c. tidak memindahtangankan/memperjual-belikan bantuan yang
diterima kepada pihak lain.
c. Berkas sebagaimana poin (b) di atas dibuat dengan 2 format, yaitu:
(1)
Format Cetak
(2)
Format Digital (PDF)
d. Selanjutnya Proposal dan Pakta Integritas disampaikan kepada Kepala
Dinas Kabupaten/Kota.
B.4
Verifikasi dan Validasi Usulan Calon Penerima Bantuan
1) Tim Verifikasi dan Tim Validasi Calon Penerima Bantuan
Proses verifikasi dan validasi dilaksanakan oleh 2 (dua) Tim Kerja,
yakni Tim Verifikasi Kabupaten/Kota yang selanjutnya disebut Tim
Verifikasi dan Tim Validasi Provinsi yang selanjutnya disebut Tim
Validasi. Susunan, tugas dan fungsi kedua Tim tersebut sebagai
berikut:
a. Tim Verifikasi
a) Tim Verifikasi dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Dinas
Kabupaten/Kota
b) Susunan organisasi Tim Verifikasi :
Penanggung Jawab
: Kepala Dinas Kabupaten/Kota
Ketua/Koordinator
: Kepala
Bidang
yang
Perikanan Tangkap
Anggota
: Kepala Seksi dan Pelaksana teknis
Dinas
Kabupaten/Kota
yang
membidangi Pembinaan Kenelayanan
membidangi
40
c) Tugas dan Fungsi Tim Verifikasi :
(1)
Menerima dokumen usulan dari Koperasi.
(2)
Merekapitulasi jumlah permohonan yang masuk (formulir
P.U.01 lanjutan).
(3)
Melakukan verifikasi dokumen sesuai Formulir Verifikasi
K.01.
(4)
Merekam data Koperasi dan dokumen usulannya ke dalam
Aplikasi Assessment Bantuan Sarana Penangkapan Ikan.
(5)
Menyiapkan surat pengusulan Calon Penerima Bantuan
yang selanjutnya ditandatangani oleh Kepala Dinas
Kabupaten/Kota (formulir P.U.01).
(6)
Mengirim surat Pengusulan Calon Penerima Bantuan
kepada Dinas Provinsi, dan mengunggah dokumen usulan
format Digital ke dalam Aplikasi Assessment Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan.
b. Tim Validasi
a) Tim Validasi dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Dinas Provinsi
b) Susunan organisasi Tim Validasi :
Penanggung Jawab
:
Kepala Dinas Provinsi
Ketua/Koordinator
:
Kepala Bidang yang
Perikanan Tangkap
Anggota
:
Kepala Seksi dan Pelaksana teknis
Dinas Provinsi yang membidangi
Pembinaan Kenelayan
membidangi
c) Tugas dan Fungsi Tim Validasi :
(1)
Menerima Surat Usulan Calon Penerima Bantuan dari
Kepala Dinas Kabupaten/Kota.
(2)
Merekapitulasi jumlah permohonan yang masuk dalam 1
(satu) Provinsi (formulir P.U.02 lanjutan).
(3)
Melakukan
validasi
dokumen
melalui
pengecekan
kesesuaian data Koperasi yang telah lolos tahap verifikasi
dengan data teknis lingkup Provinsi (Formulir Validasi
K.02.)
41
(4)
Menyiapkan surat Daftar Koperasi Calon Penerima Bantuan
yang telah lolos validasi, selanjutnya ditandatangani oleh
Kepala Dinas Provinsi (formulir P.U.02).
(5)
Menyampaikan surat Daftar Koperasi Calon Penerima
Bantuan yang telah Lolos Validasi kepada Kuasa Pengguna
Anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap C.q
Direktur Kenelayanan, dan mengunggah surat tersebut
dengan format Digital ke dalam Aplikasi Assessment
Bantuan Sarana Penangkapan Ikan.
2) Tahapan Verifikasi dan Validasi Usulan Calon Penerima Bantuan
Tahapan verifikasi dan validasi usulan calon penerima bantuan
melibatkan Dinas Kabupaten/Kota dan Dinas Provinsi.
Verifikasi dan validasi dokumen usulan tersebut dilaksanakan
secara berjenjang sesuai dengan butir-butir kriteria persyaratan teknis,
sebagai berikut :
1) Dokumen yang diusulkan oleh Koperasi calon penerima bantuan,
diverifikasi melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi, teknismanajemen dan data pendukung lainnya sesuai dengan format
Outline Proposal oleh Tim Verifikasi. Persyaratan yang dilakukan
pemeriksaan dan klarifikasi sebagaimana Formulir Verifikasi K.01.
2) Dokumen usulan seusai pemeriksaan oleh Tim Verifikasi yang telah
memenuhi persyaratan, selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas
Kabupaten/Kota kepada Kepala Dinas Provinsi untuk ditetapkan
dalam surat Penetapan Usulan Calon Penerima Bantuan (formulir
P.U.02).
3) Dokumen usulan yang telah diterima pada tahap verifikasi,
dilakukan perekaman data ke dalam Aplikasi Assessment Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan. Surat Usulan Calon Penerima Bantuan
dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota kepada Kepala Dinas Provinsi,
diunggah format digitalnya ke dalam Aplikasi Assessment Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan.
4) Kepala Dinas Provinsi, melalui Tim Validasi melaksanakan validasi
dokumen
usulan
yang
disampaikan
oleh
Kepala
Dinas
Kabupaten/Kota. Kriteria yang diperiksa dan diklarifikasi sesuai
dengan format formulir K.02.
5) Dokumen daftar koperasi calon penerima bantuan sesuai
pemeriksaan oleh Tim Validasi yang telah memenuhi persyaratan,
selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Provinsi kepada Kuasa
Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap C.q
42
Direktur Kenelayanan. Tim Validasi selanjutnya mengaktifkan Daftar
Koperasi Calon Penerima Bantuan dimaksud pada Aplikasi
Assessment Bantuan Sarana Penangkapan Ikan. Surat Daftar
Koperasi Calon Penerima Bantuan (formulir P.U.02) beserta
lampirannya, diunggah format digitalnya ke dalam Aplikasi
Assessment Bantuan Sarana Penangkapan Ikan.
3) Kriteria Verifikasi dan Validasi serta Penilaian Kelayakan Koperasi
Kriteria verifikasi dan validasi dokumen proposal sebagaimana
tabel di bawah ini.
Tabel 5.2 Kriteria Verifikasi dan Validasi
No
Kriteria Persyaratan
Dinas
Provinsi
(Validasi)
Dinas
Kabupaten/Kota
(Verifikasi)
1.
NIK (Nomor Induk Koperasi)
√
2.
Nelayan Anggota (Kartu Nelayan)
√
3.
Basis KUB (Register KUB)
√
4.
Pernah menerima bantuan sejenis
5.
Laporan keuangan
6.
Kesesuaian kebutuhan
7.
Administrasi
√
8.
Kegiatan usaha
√
9.
Feasible (layak usaha)
√
10.
Bankable (layak bank)
11.
Domisili (Kantor/tempat usaha/dll)
√
12.
Jumlah keanggotaan nelayan
dalam koperasi minimal 20 orang
√
√
√
√
√
√
√
Penilaian kriteria feasible dan bankable dilakukan sesuai dengan
ketentuan, yaitu melalui metode analisis Internal Rate of Return (IRR),
Benefit-Cost (B/C) Ratio dan Net per Value (NPV). Dimana usaha feasible
jika nilai IRR jenis usaha dengan menggunakan alat tangkap Gill Net >
23% dan nilai IRR jenis usaha dengan menggunakan alat tangkap
pancing atau perangkap > 21%, Net B/C Ratio > 1 dan NPV > 0.
Sedangkan metode penilaian bankable meliputi sub kriteria :
43
a.
b.
c.
d.
e.
B.5
Surat Ijin Usaha
Status kepemilikan aset (equitas > hutang)
Keberlanjutan produksi
Lama usaha (minimal 2 tahun)
Aktivitas pemasaran
Penetapan Penerima Bantuan
Tahapan penetapan penerima bantuan dilakukan setelah seluruh
tahapan identifikasi, verifikasi, dan validasi telah dilaksanakan.
Pada tahapan ini, Direktur Kenelayanan akan menyampaikan
memorandum usulan tentang Daftar Koperasi Calon Penerima
Bantuan sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Provinsi
kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk ditetapkan sebagai
penerima bantuan sarana penangkapan ikan.
Selanjutnya PPK menyerahkan penetapan tersebut kepada Kuasa
Pengguna Anggaran (KPA) untuk disahkan. Penetapan Keputusan
dimaksud, dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan daftar
koperasi Calon Penerima Bantuan yang disampaikan oleh Kepala
Dinas Provinsi.
Dalam Keputusan penetapan penerima bantuan, tercantum (1) nama
Koperasi Penerima, (2) Nama Ketua Koperasi Penerima, (3) Domisili,
dan (4) Rekap jenis dan jumlah bantuan yang disetujui.
Skema mekanisme pengusulan dan penetapan penerima
disajikan pada gambar berikut :
bantuan
44
Koperasi Calon
Penerima
Unit Usaha Penangkapan Ikan (KUB)
Dokumen
Usulan
Pendampingan
Penyuluh
Perikanan
Kadis Kabupaten/Kota
Tim Verifikasi
Tidak diterima
VERIFIKASI
diterima
Perekaman Data
Kadis Provinsi
Pengambilan Data
Tim Validasi
Aplikasi
Assessment
Bantuan
Sarana
Penangkapan
Ikan
Tidak diterima
VALIDASI
Pengambilan Data
Direktur Kenelayanan
Penetapan PPK dan
disahkan oleh KPA
Aplikasi
Assessment
Bantuan
Sarana
Penangkapan
Ikan
Gambar 5.4 Skema Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Penerima
Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
45
C.
Kriteria dan Mekanisme Penetapan Calon Penerima Bantuan
Kapal Perikanan pada Lokasi Pengembangan Sentra Kelautan dan
Perikanan Terpadu (PSKPT)
Lokasi prioritas pembangunan sentra kelautan dan perikanan
terpadu sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan
dan Perikanan RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Lokasi
Pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Pulau-Pulau Kecil
dan Kawasan Perbatasan Tahun 2016 dan keputusan Menteri Kelautan dan
Perikanan RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Tim Kerja Pembangunan
Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu di Pulau-Pulau Kecil dan Kawasan
Perbatasan, meliputi lokasi:
1.
Kabupaten Simeuleu, Provinsi Aceh (Simeuleu);
2.
Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku (Saumlaki)
3.
Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Natuna);
4.
Kabupaten Merauke, Provinsi Papua (Merauke);
5.
Kabupaten Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Mentawai);
6.
Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (Rote);
7.
Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Sebatik);
8.
Kota Tual, Provinsi Maluku (Tual);
9.
Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku (Moa);
10. Kabupaten Pulau Morotai , Provinsi Maluku Utara (Morotai);
11. Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Talaud);
12. Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua (Biak);
13. Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua (Sarmi);
14. Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Tahuna);
15. Kabupaten Mimika, Provinsi Papua (Mimika);
Kriteria Calon Penerima bantuan kapal perikanan yang berdomisili di
lokasi PSKPT tersebut, adalah sebagai berikut:
1. Kelompok masyarakat berbadan hukum koperasi yang sudah
melakukan kegiatan di bidang penangkapan ikan atau kelompok
masyarakat hukum adat yang telah mendapatkan penetapan, sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memiliki unit
usaha penangkapan ikan berbadan hukum koperasi, dengan kriteria
lebih lanjut ditetapkan sebagaimana Bab V Point A;
2. Kelompok masyarakat dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB)
atau kelompok hukum adat yang telah mendapatkan penetapan, sesuai
46
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memiliki unit
usaha penangkapan ikan dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama
(KUB), dengan kriteria :
a. KUB yang telah melaksanakan kegiatan usaha penangkapan ikan,
harus terdaftar di SIM PUPI dan mendapat rekomendasi dari Dinas
Kabupaten/Kota setempat;
b. Melampirkan struktur organisasi dan daftar anggota;
c. Memiliki minimal 20 orang anggota nelayan yang telah memiliki
identitas Kartu Nelayan;
d. Melampirkan surat pernyataan kesediaan untuk membentuk
koperasi;
e. Pada saat penyerahan bantuan, KUB sudah harus berbentuk
koperasi.
Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Calon Penerima Bantuan di
lokasi PSKPT tetap mengikuti prosedur sebagaimana yang dijelaskan pada
Bab V Point B.
D.
Kriteria dan Mekanisme
Penangkapan Ikan
Calon
Penerima
Bantuan
Alat
Bantuan alat Penangkapan Ikan dapat diberikan kepada :
1. Kelompok masyarakat berbadan hukum koperasi yang sudah
melakukan kegiatan di bidang penangkapan ikan atau kelompok
masyarakat hukum adat yang telah mendapatkan penetapan, sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memiliki unit
usaha penangkapan ikan berbadan hukum koperasi, dengan kriteria
lebih lanjut ditetapkan sebagaimana Bab V Point A;
2. Kelompok masyarakat dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB)
atau kelompok hukum adat yang telah mendapatkan penetapan, sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan memiliki unit
usaha penangkapan ikan dalam bentuk Kelompok Usaha Bersama
(KUB), dengan kriteria :
a. KUB yang telah melaksanakan kegiatan usaha penangkapan ikan,
harus terdaftar di SIM PUPI dan mendapat rekomendasi dari Dinas
Kabupaten/Kota setempat;
b. Melampirkan struktur organisasi dan daftar anggota;
c. Memiliki minimal 10 orang anggota nelayan yang telah memiliki
identitas Kartu Nelayan;
d. Perorangan yang akan melakukan pergantian alat penangkapan ikan
yang dilarang (replacement), harus memenuhi kriteria:
47
1) Perorangan dimaksud adalah nelayan skala kecil yang
menggunakan kapal berukuran sampai dengan 10 GT atau
akumulasi sampai dengan 10 GT untuk satu pemilik;
2) Perorangan dimaksud wajib memiliki Kartu Nelayan dan
tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama/Koperasi yang
terdaftar di SIM PUPI;
3) Alat penangkapan ikan yang lama wajib diserahkan kepada
pemerintah untuk dimusnahkan.
Mekanisme Pengusulan dan Penetapan Calon Penerima Bantuan Alat
Penangkapan Ikan tetap mengikuti prosedur sebagaimana yang dijelaskan
pada bab V point B
Butir-butir yang diverifikasi dan divalidasi oleh daerah sebagai
berikut:
Tabel 5.3 Kriteria Verifikasi dan Validasi
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Kriteria Persyaratan
Nelayan Anggota (Kartu Nelayan)
Basis KUB (Register KUB)
Pernah menerima bantuan sejenis
Laporan keuangan Organisasi
Kesesuaian kebutuhan
Administrasi
Kegiatan usaha penangkapan yang
dibina
Domisili (Kantor/tempat
usaha/dll)
Jumlah keanggotaan nelayan
dalam KUB minimal 10 orang
Dinas
Provinsi
(Validasi)
√
√
Dinas
Kab/Kota
(Verifikasi)
√
√
√
√
√
√
√
√
√
48
BAB VI
PENGADAAN BANTUAN
Kegiatan Pengadaan Bantuan dilakukan melalui sistem e-katalog,
yang terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan sebagai berikut:
A. Kapal Perikanan
1. Proses Pra E-Katalog
Tahapan pra e-katalog kapal perikanan dimulai dengan penyerahan
dokumen/data-data kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) oleh Direktorat KAPI, terdiri dari :
a. Usulan susunan anggota Tim Pokja dan Tim Teknis yang
selanjutnya ditetapkan oleh LKPP;
b. Data spesifikasi teknis dan desain kapal perikanan;
c. Data harga perkiraan sendiri;
d. Data calon penyedia potensial yaitu seluruh industri galangan
kapal yang telah teridentifikasi.
Tim Pokja bertugas menyusun dokumen pengadaan katalog kapal
perikanan dengan metode pemilihan penyedia katalog elektronik
melalui sistem lelang itemized dengan pasca kualifikasi sistem gugur
satu sampul. Tim Teknis bertugas menyusun spesifikasi teknis
kapal perikanan. Tim Pokja dan Tim Teknis bekerja sebagai satu
kesatuan tim dengan LKPP.
2. Persyaratan Penyedia
Persyaratan calon penyedia pengadaan bantuan kapal perikanan
melalui e-katalog adalah sebagai berikut:
a. Memiliki Ijin Usaha Industri/produksi dibidang industri
pembuatan kapal dan perahu (KBLI : 301) atau sejenis;
b. Memiliki workshop/galangan dan fasilitas pendukung yang
sesuai dengan persyaratan teknis pembangunan kapal fiber
dengan melampirkan bukti surat keterangan domisili;
c. Memiliki tenaga dibidang teknik perkapalan berpendidikan
minimal D3 untuk kapal ukuran 10 GT, 20 GT dan 30 GT.
d. Memiliki pengalaman pekerjaan dan/atau bagian pekerjaan
pembangunan kapal, diutamakan yang berbahan fiberglass;
e. Perusahaan dan manajemennya tidak dalam pengawasan
pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan
usahanya;
49
f.
Memiliki dukungan bank atau institusi/lembaga keuangan non
bank yang direkomendasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(OJK);
g. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau
peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam;
h. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah memenuhi
kewajiban perpajakan tahun terakhir (SPT Tahun 2014);
i. Memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Ijin Tempat
Usaha (SITU);
j. Untuk peserta yang memiliki workshop/galangan lebih dari satu
dengan lokasi (regional) berbeda dibuktikan dengan SITU
Cabang, maka pembangunan kapal harus dilakukan di lokasi
(regional) sesuai dengan kontrak pembangunan; dan
k. Tidak diijinkan untuk melakukan konsorsium.
3. Proses Penawaran oleh penyedia
a. LKPP akan mengundang calon penyedia potensial untuk
memasukkan dokumen penawaran, terdiri dari :
1) Dokumen kualifikasi;
2) Dokumen teknis;
3) Dokumen harga;
4) Surat pernyataan kemampuan produksi;
5) Surat dukungan supplier bahan baku utama;
6) Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN.
b. Tim Pokja akan melakukan seleksi berdasarkan dokumendokumen yang disampaikan oleh calon penyedia.
c. Penyedia akan menyampaikan penawaran harga kepada LKPP
dan hasilnya akan ditampilkan melalui website LKPP
(www.lkpp.go.id).
4. Proses E-Purchasing
Mengingat komposisi ukuran, jumlah dan tipe kapal perikanan yang
akan diadakan sangat beragam dan banyak, maka proses pembelian
(purchasing) dilakukan per wilayah (regional) untuk kapal berukuran
< 5 GT s.d 10 GT, sedangkan proses pembelian dilakukan secara
nasional untuk kapal berukuran 20 GT dan 30 GT. Pembagian
regional adalah sebagai berikut:
Regional
Regional
Regional
Regional
Regional
I
II
III
IV
V
: Jawa dan Madura
: Sumatera, Kepri dan Bangka Belitung
: Kalimantan
: Bali, NTB dan NTT
: Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi
Tengah dan Sulawesi Tenggara
Regional VI : Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara
50
Regional VII : Maluku
Regional VIII : Papua dan Papua Barat
B. Mesin Kapal Perikanan
1. Proses Pra E-Katalog
Tahapan pra e-katalog kapal perikanan dimulai dengan penyerahan
dokumen/data-data kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) oleh Direktorat KAPI, terdiri dari :
a. Usulan susunan anggota Tim Pokja dan Tim Teknis yang
selanjutnya ditetapkan oleh LKPP;
b. Data volume kebutuhan mesin kapal perikanan;
c. Data calon penyedia potensial yaitu seluruh ATPM atau
distributor mesin yang telah teridentifikasi;
d. Data harga survei dan data pengiriman;
Tim Pokja menyusun dokumen pengadaan katalog mesin kapal
perikanan dengan metode pemilihan penyedia katalog elektronik
melalui sistem lelang itemized dengan pascakualifikasi sistem gugur
satu sampul.
2. Persyaratan Penyedia
Persyaratan calon penyedia pengadaan
bantuan mesin kapal
perikanan melalui e-katalog adalah sebagai berikut:
a. Memiliki Ijin Usaha Industri/Agen Tunggal Pemegang Merek
(ATPM) mesin kapal/Importir yang ditunjuk oleh pabrikan
(produsen mesin yang memiliki pabrik) di negara asal;
b. Memiliki tenaga ahli tetap atau tidak tetap yang dikontrak
minimal 2 (dua) tahun sejak tanggal pemasukan dokumen
penawaran, dengan syarat: minimal D-3 Mesin yang memiliki
pengalaman di bidang Mesin Kapal sedikitnya 10 (sepuluh)
tahun minimal 2 (dua) orang;
c. Mampu menyediakan fasilitas bengkel servis/layanan purna jual;
3. Proses Penawaran oleh penyedia
a. LKPP akan mengundang calon penyedia potensial
memasukkan dokumen penawaran, terdiri dari :
untuk
1) Dokumen Kualifikasi (Form Isian, Pakta Integritas calon
penyedia, Surat Izin Usaha);
2) Dokumen Teknis (Data Spesifikasi, Katalog Produk, Data
Distributor,dll);
3) Dokumen Harga (termasuk ongkos kirim dan asuransi).
51
b. LKPP akan melakukan seleksi/negosiasi berdasarkan dokumendokumen yang disampaikan oleh calon penyedia.
c. Penyedia akan menyampaikan penawaran harga kepada LKPP
dan hasil negosiasi akan ditampilkan melalui website LKPP.
4. Proses E- Purchasing
Mengingat komposisi daya, merk dan jumlah mesin untuk kapal
perikanan yang akan diadakan sangat beragam, maka proses
pembelian (purchasing) dilakukan secara nasional untuk semua
ukuran kapal.
C. Alat Penangkapan Ikan
1. Proses Pra E-Katalog
Tahapan pra e-katalog alat penangkapan ikan (API) dimulai dengan
penyerahan dokumen/data-data kepada Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) oleh Direktorat KAPI,
terdiri dari:
a. usulan susunan anggota Tim Pokja dan Tim Teknis yang
selanjutnya ditetapkan oleh LKPP;
b. data spesifikasi teknis dan desain API;
c. data harga API berdasarkan hasil survei;
d. data estimasi volume kebutuhan API;
e. data calon penyedia potensial yaitu seluruh industri jaring yang
telah teridentifikasi.
Tim Pokja bertugas menyusun dokumen pengadaan katalog API
dengan metode pemilihan penyedia katalog elektronik melalui
negosiasi.
2. Persyaratan Penyedia
Persyaratan calon penyedia pengadaan
katalog sebagai berikut:
bantuan API melalui e-
a. memiliki Ijin Usaha Industri;
b. produsen jaring yang memiliki pabrik di Indonesia;
c. memiliki tenaga ahli tetap atau tidak tetap yang dikontrak
minimal 2 (dua) tahun sejak tanggal pemasukan dokumen
penawaran, dengan syarat: minimal D-3 Perikanan yang memiliki
pengalaman di bidang API sedikitnya 10 tahun minimal 1 (satu)
orang;
d. memiliki tenaga terampil tetap atau tidak tetap yang dikontrak
minimal 2 (dua) tahun sejak tanggal pemasukan dokumen
penawaran, dengan syarat: minimal lulusan SUPM/ SMK
Perikanan yang memiliki pengalaman/ bekerja di bidang
52
penangkapan ikan sedikitnya 2 (dua) tahun dengan jumlah
minimal 3 (tiga) orang;
e. mempunyai fasilitas tempat/workshop perakitan dan gudang
penyimpanan API;
f. perusahaan memiliki kontrak kerjasama dengan ekspedisi;
g. memiliki surat perjanjian kerja sama dengan penyedia komponen
pendukung.
h. calon penyedia melampirkan:
1) brosur,
surat
pendaftaran,
surat
sebagai
pabrikan/industri/agen tunggal (sole agent), layanan purna
jual, data populasi produk, data jaringan penjualan.
2) melampirkan hasil uji lab (COA/ Certificate of Analysis) dari
masing-masing pabrik untuk produk jaring dan tali-temali:
a) Breaking strength
b) Kesesuaian ukuran dan diameter benang
c) Kesesuaian ukuran mesh size
d) Kesesuaian ukuran panjang
e) Pernyataan bahwa jaring dan tali-temali dibuat di
Indonesia
3. Proses E-Katalog Alat Penangkapan Ikan
Seluruh proses (penawaran; pembuktian kualifikasi; evaluasi,
klarifikasi, negosiasi teknis dan harga; penyusunan perjanjian dan
SK penetapan; dan proses penayangan) dilakukan oleh LKPP. Tim
Teknis dan sekretariat dalam hal ini Dit. KAPI mendukung seluruh
proses pelaksaan tersebut sesuai ketentuan yang ada di LKPP.
4. Proses E-Purchasing
Pembelian API ke penyedia dalam bentuk “barang jadi” dilakukan
berdasarkan usulan penerima bantuan yang telah ditetapkan
dengan mempertimbangkan alokasi API per kabupaten/kota.
53
BAB VII
DISTRIBUSI BANTUAN
A. Tim Distribusi
Tim distribusi dibentuk dan ditetapkan oleh Kuasa Pengguna
Anggaran dengan susunan sebagai berikut :
Penanggung Jawab
Ketua
Koordinator
Wilayah
Pendamping
Koordinator
Wilayah
Anggota
: Sesditjen Perikanan Tangkap
: Direktur Pelabuhan Perikanan
: Kepala Dinas Provinsi
: Kepala Pelabuhan Perikanan UPT Pusat di
masing-masing wilayah binaan
: 1. Pelaksana Teknis Sekretariat Ditjen
Perikanan Tangkap
2. Pelaksana Teknis Direktorat Pelabuhan
Perikanan
3. Pelaksana Teknis Direktorat KAPI
4. Pelaksana Teknis Direktorat KN
5. Pelaksana Teknis Direktorat PPI
6. Pelaksana Teknis Direktorat PSDI
7. Pelaksana Teknis Dinas Provinsi (lokasi
penerima bantuan)
8. Pelaksana Teknis Dinas Kabupaten/Kota
(lokasi penerima bantuan)
Tugas dan Fungsi Tim Distribusi :
1) Menerima dokumen/data pengadaan
pengadaan barang/jasa Direktorat KAPI;
bantuan dari panitia
2) Merekapitulasi jumlah pengadaan sesuai daerah penerima;
3) Melakukan koordinasi/penjadwalan dengan penyedia jasa dan
Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota, serta penerima
bantuan
(menentukan lokasi penyimpanan API, dll);
4) Memastikan terdistribusinya bantuan kapal perikanan yang
dilakukan oleh penyedia jasa hingga ke lokasi pelabuhan
perikanan hingga serah terima kepada penerima bantuan dalam
bentuk dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST).
5) Memastikan terdistribusinya bantuan API yang dilakukan oleh
penyedia jasa hingga ke lokasi (Kantor Dinas Kab/Kota atau
gudang penyimpanan) dalam bentuk dokumen BAST.
54
6) Merekapitulasi hasil distribusi bantuan sesuai daerah penerima
yang menjadi satu kesatuan dalam laporan dokumen BAST
(format terlampir). Dokumen dimaksud sebagai kelengkapan
administrasi proyek dan pelepasan aset (hibah).
B. Tugas dan Tanggung Jawab Koordinator
Pendistribusian bantuan dikoordinasikan oleh Tim Distribusi yang
ditetapkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran, terdiri dari Ditjen
Perikanan Tangkap, Dinas Provinsi (sebagai koordinator wilayah),
Dinas Kabupaten/Kota, serta Pelabuhan Perikanan UPT Pusat
(sebagai
pendamping
koordinator
wilayah).
Tim
distribusi
bertanggungj awab dan melaporkan pelaksanaan distribusi bantuan
kepada Kuasa Pengguna Anggaran.
Tugas dan tanggung jawab koordinator wilayah
pendamping koordinator wilayah adalah sebagai berikut :
dan/atau
1. Melakukan koordinasi pendistribusian bantuan dengan aparat
pemerintah daerah dan penerima bantuan sesuai domisili;
2. Melakukan pendampingan pendistribusian
bantuan
dilakukan oleh penyedia jasa pengadaan barang, yaitu :
yang
a. Bantuan Kapal Perikanan di pelabuhan perikanan (UPT
Pusat/UPT Daerah/TPI) di lokasi yang bersangkutan atau
lokasi terdekat dengan Kabupaten/Kota penerima bantuan;
b. Bantuan Alat Penangkapan Ikan di masing-masing Dinas
Kabupaten/Kota penerima bantuan.
3. Bersama Dinas Kabupaten/Kota melakukan pendampingan
kepelabuhan perikanan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
terutama menyangkut pengelolaan teknis dan manajemen,
pemasaran, akses pemodalan, kemitraan dalam operasional
bantuan.
4. Menerima tembusan laporan secara berkala setiap 3 (tiga) bulan
perihal perkembangan pengoperasian bantuan dari penerima
bantuan di wilayah binaan.
5. Berdasarkan butir 4, koordinator wilayah dan/atau pendamping
koordinator wilayah membuat rekapitulasi laporan secara berkala
perihal perkembangan pengoperasian bantuan kepada Kuasa
Pengguna Anggaran cq. Sesditjen.
55
C. Mekanisme Pendistribusian
1. Skema Pelaksanaan Distribusi dan Administrasi Bantuan Kapal
Perikanan
Penandatanganan
BAST B
KPA
Serah Terima Proyek
PPK ke KPA
(Dilengkapi Draft BAST B)
Bahan Pelepasan
Asset
PPK
(DIR KAPI)
A
B
Kontrak
BAST A
(Keproyekan)
 I (Penyedia Jasa)
 II (PPK)
Dilengkapi : Bukti
Penerimaan (BP)
Penyedia Jasa
BAST B (Draft)
(Pelepasan Asset)
 I (KPA/atau yg
mewakili)
 II (Penerima)
Tim Distribusi
Adm
Copy
Distribusi
Proses
Perijinan
PENERIMA
KEPALA DINAS
KAB/KOTA
Ditembuskan:
 DJPT
 Dinas Prov
 Pendamping
Koord Wilayah
Evaluasi
Pelepasan Asset
PENGOPERASIAN
oleh
Laporan
PENERIMA
Gambar 7.1. Skema Pelaksanaan Distribusi dan Administrasi
Bantuan Kapal Perikanan
56
Proses distribusi bantuan kapal perikanan, dalam pelaksanaannya di
lapangan menjadi tanggung jawab penyedia jasa pembangunan kapal
perikanan (galangan) hingga diterima oleh penerima bantuan dengan
prosedur sebagai berikut :
(1) Distribusi bantuan dilaksanakan oleh penyedia jasa dengan
pendampingan dari Tim Distribusi. Dalam penyaluran bantuan
tersebut harus disertai dengan dokumen Berita Acara sebagai
kelengkapan administrasi proyek dan pelepasan aset (hibah)
kepada penerima bantuan, sebagai berikut :
a) Guna keperluan administrasi proyek, BAST formulir A
ditandatangani oleh kedua belah pihak (Pihak Pertama adalah
perusahaan penyedia dan Pihak Kedua adalah Pejabat
Pembuat Komitmen Satker Direktorat KAPI, Ditjen Perikanan
Tangkap) dengan dilengkapi Bukti Penerimaan (BP) bantuan
kapal perikanan yang ditandatangani oleh penerima bantuan
di lokasi pelabuhan perikanan setempat;
b) Untuk kebutuhan pelepasan aset (hibah), BAST antara Kuasa
Pengguna Anggaran atau Pejabat Eselon II yang mewakili (a.n
Kuasa Pengguna Anggaran) sebagai Pihak Pertama dengan
penerima bantuan sebagai Pihak Kedua.
c) BAST formulir B pada huruf (b) diatas, sebelum
ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran atau pejabat
eselon II yang mewakili (a.n Kuasa Pengguna Anggaran) selaku
Pihak Pertama, terlebih dahulu ditandatangani oleh penerima
bantuan selaku Pihak Kedua di lokasi pelabuhan perikanan
setempat.
(2) Bantuan kapal (fisik kapal beserta alat penangkapan ikan) yang
telah selesai 100%, diserahkan oleh penyedia kepada penerima
bantuan dengan ketentuan sebagai berikut :
a) Bantuan kapal perikanan diserahkan kepada penerima
bantuan di pelabuhan perikanan Kabupaten/Kota penerima
(terlampir) dan/atau landing beach terdekat sebelum tanggal
jatuh selesai kontrak.
b) Penyerahan bantuan kapal perikanan wajib diketahui Kepala
Dinas Kabupaten/Kota dan/atau Kepala pelabuhan Perikanan
UPT/UPTD setempat.
(3) Biaya yang timbul dalam pendistribusian sampai ke lokasi Dinas
Kabupaten/Kota sebagaimana tersebut di atas sudah termasuk di
dalam biaya pengadaan bantuan.
(4) Dalam pelaksanaan pendampingan pendistribusian bantuan, Tim
Distribusi melakukan tugasnya dengan berdasarkan dokumen
BAST (formulir B) sebagai dasar monitoring dan evaluasi
penyaluran bantuan.
57
2. Skema Pelaksanaan Distribusi Bantuan Alat Penangkapan
Ikan
Penandatanganan
BAST B
KPA
Bahan Pelepasan
Asset
PPK
(DIR KAPI)
1. Serah Terima ProyekPPK ke
KPA(BAST A)
2. Penyerahan Draft BAST B
untuk ditandatangani
KPA/ess II yang mewakili
Kontrak
Penyedia Jasa
B
BAST B (Draft)
(Penitipan Asset)
 I (KPA)
 II (Dinas KP
Kab/Kota)
Distribusi
Adm
A
BAST A
(Keproyekan)
 I (Penyedia Jasa)
 II (PPK)
Dilengkapi : Bukti
Penerimaan (BP)
Tim Distribusi
DINAS KP
KAB/KOTA
Pelepasan Asset
PENERIMA
DINAS KP
KAB/KOTA
Ditembuskan:
 DJPT
 Dinas KP Prov
 Pendamping
Koord Wilayah
Evaluasi
Copy
Penitipan Asset
BAST (Formulir C)
(Pelepasan Asset Dinas)
 I (Dinas KP
Kab/Kota)
 II (Penerima)
PENGOPERASIAN
oleh
Laporan
PENERIMA
Gambar 7.2. Skema Pelaksanaan Distribusi dan Administrasi Bantuan Alat
Penangkapan Ikan
58
Proses distribusi bantuan alat penangkapan ikan, dalam
pelaksanaannya di lapangan menjadi tanggung jawab penyedia
hingga diterima oleh Dinas Kabupaten/Kota penerima bantuan
dengan prosedur:
(1) Penyaluran
bantuan harus disertai dengan dokumen BAST
sebagai kelengkapan administrasi proyek dan pelepasan aset
(hibah) kepada Dinas Kabupaten/Kota penerima bantuan sebagai
berikut :
a) Guna keperluan administrasi proyek, BAST formulir A
ditandatangani oleh kedua belah pihak (Pihak Pertama adalah
perusahaan penyedia dan Pihak Kedua adalah Pejabat
Pembuat Komitmen Satker Direktorat KAPI dengan dilengkapi
Bukti Penerimaan (BP) bantuan àlat penangkapan ikan yang
di tandatangani oleh Dinas Kabupaten/Kota penerima
bantuan;
b) Untuk kebutuhan pelepasan aset (hibah), BAST antara Kuasa
Pengguna Anggaran atau pejabat eselon II yang mewakili (A.n
Kuasa Pengguna Anggaran) sebagai Pihak Pertama, dengan
Dinas Kabupaten/Kota penerima bantuan sebagai Pihak
Kedua.
c) BAST formulir B pada huruf (b) diatas, sebelum
ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran atau pejabat
eselon II yang mewakili (A.n Kuasa Pengguna Anggaran) selaku
Pihak Pertama, terlebih dahulu ditandatangani oleh Kepala
Dinas Kabupaten/Kota penerima bantuan selaku Pihak Kedua;
d) BAST formulir C, adalah Berita Acara Serah Terima yang
ditandatangani oleh Kepala Dinas Kab/Kota selaku Pihak
Pertama, dan ditandatangani oleh penerima bantuan selaku
Pihak Kedua
(2) Biaya yang timbul dalam pendistribusian sampai ke lokasi Dinas
Kabupaten/Kota sudah termasuk di dalam biaya pengadaan
bantuan;
(3) Dalam pelaksanaan pendampingan pendistribusian bantuan, Tim
Distribusi melakukan tugasnya dengan berdasarkan dokumen
BAST (formulir B) sebagai dasar monitoring dan evaluasi
penyaluran bantuan;
59
BAB VIII
PENGENDALIAN, PEMBINAAN, EVALUASI DAN PELAPORAN
A. Pengendalian (Manajemen Resiko)
Pengendalian bantuan sarana penangkapan ikan dilaksanakan dengan
menerapkan prinsip-prinsip pengendalian berbasis manajemen resiko.
Manajemen resiko dimaksud meliputi:
1. Kapal Perikanan
No
Resiko yang mungkin
Terjadi
Strategi Antisipasi
1
Kapasitas produsen kapal
dalam memenuhi
kebutuhan nasional dan
multi lokasi khususnya
untuk pengiriman seluruh
kepulauan di Indonesia.
Penunjukan multi-pemenang (pemenang
lelang lebih dari satu) dalam setiap
spesifikasi kapal untuk memastikan
jumlah galangan cukup dan pengaturan
distribusi dengan mekanisme galangan
pembangun
kapal
berdasarkan
kapasitas produksi aktual dan dekat
dengan lokasi penerima kapal agar
memberikan sistem manajemen yang
baik
dalam memenuhi kebutuhan
nasional.
2
Kemampuan produsen
untuk merevisi harga
penawaran selama periode
kontrak perjanjian tanpa
terdapat jaminan
kuantitas.
Mereviu harga menurut Indeks harga
komoditas (yaitu mata uang US $).
Namun hanya dapat dibatasi untuk 1
(satu) kali revisi harga dalam 6 bulan
dengan
alasan
yang
dapat
dipertanggungjawabkan.
3
Kemungkinan galangan
kapal tidak memiliki
modal yang cukup karena
biaya operasional
pembangunan kapal
tinggi.
Pemilihan galangan difokuskan pada
galangan yang memiliki latar belakang
keuangan yang kuat dan track record
yang baik dalam industri pembuatan
kapal khususnya kapal perikanan.
4
Ketergantungan yang
tinggi terhadap impor
suku cadang dan
komponen pembangun
kapal.
Galangan harus menyediakan surat
dukungan
dari
produsen
untuk
kelangsungan
penyediaan
selama
periode perjanjian (kontrak) untuk
menjamin ketersediaan suku cadang,
komponen, dan barang-barang impor.
60
2. Alat Penangkapan Ikan
Beberapa potensi resiko yang mungkin terjadi dan strategi
antisipasinya dalam pelaksanaan pengadaan bantuan API melalui
sistem e-katalog, antara lain:
No
Resiko yang mungkin
Terjadi
Strategi Antisipasi
A
Proses E - Katalog
1
Tim Pokja dan Tim
Teknis belum terbentuk
(Keterbatasan
personil
untuk keanggotaan tim
dari pihak LKPP)
- Mengundang calon anggota Tim
Pokja dan Tim Teknis
- Berkomunikasi
secara
intens
dengan LKPP untuk pembentukan
Tim Pokja dan Tim Teknis
2
Kesiapan data jenis dan
jumlah kebutuhan API
masing-masing
Kab./Kota (titik sebar)
Percepatan penyiapan data sesuai
rekomendasi dari Dit. PSDI dan Dit.
PPI
3
Data penyedia potensialdan harga survei
Menyiapkan data penyedia potensial
(6 pabrik jaring) meliputi: kapasitas
produksi, jenis produksi, dll)
4
Standardisasi
produk
Dalam rangka menjaga kualitas
(mutu) produk dan memberikan
jaminan
bahwa
bahan
yang
digunakan adalah produk dalam
negeri dengan kualitas
baik,
disepakati syarat tambahan yaitu
melampirkan hasil uji lab (COA/
Certificate of Analysis) dari masingmasing pabrik untuk produk jaring
dan tali-temali:
- Breaking strength
- Kesesuaian ukuran dan diameter
benang
- Kesesuaian ukuran meshsize
- Kesesuaian ukuran panjang
- Pernyataan bahwa jaring dan tali
temali dibuat di Indonesia
kualitas
61
No
Resiko yang mungkin
Terjadi
B
Pelaksanaan
1
Komponen yang tidak
diproduksi pabrik jaring,
seperti:
pancing,
pelampung dan pemberat
tidak terpenuhi tepat
waktu.
Strategi Antisipasi
Identifikasi, monitoring dan evaluasi
kapasitas
produksi
pancing,
pelampung dan pemberat
Perusahaan jaring akan mengirim
kemampuan menyediakan jumlah
API sesuai 40 spek dari KKP. Hal ini
untuk memastikan bahwa semua
spek akan ada penawaran dari
perusahaan jaring.
C
Penyimpanan dan Distribusi API
1
Calon
penerima
terlambat
ditetapkan
sehingga
barang
(API
yang
sudah
jadi)
menumpuk
- Percepatan data penetapan calon
penerima oleh Dit. Kenelayanan
- Identifikasi,
monitoring
dan
evaluasi kapasitas gudang yang
dapat
digunakan
untuk
menampung API yang sudah jadi
(terutama gudang milik UPT KKP/
UPT Daerah)
2
Belum semua daerah
menyampaikan
hasil
verifikasi dan validasi
kebutuhan
bantuan
(jenis
dan
jumlah)
termasuk calon penerima
sehingga
berpotensi
terjadi kelebihan
Berkoordinasi dengan daerah untuk
percepatan verifikasi dan validasi
kebutuhan
bantuan
(jenis
dan
jumlah) termasuk calon penerima
B. Pembinaan
Operasional dan biaya operasional bantuan ditanggung sepenuhnya
oleh penerima. Penyediaan biaya operasional dimaksud juga meliputi biaya
untuk pembangunan sarana pendukung (bila diperlukan), perawatan dan
perbaikan sarana yang diterima setelah masa penjaminan pabrik selesai.
Dinas Kabupaten/Kota melakukan pendampingan terutama menyangkut
pengelolaan teknis dan manajemen, pemasaran, akses permodalan,
kemitraan dalam operasional bantuan dan lain-lain.
62
Agar bantuan sarana penangkapan ikan yang disampaikan dapat
dioperasionalkan secara maksimal, dilakukan pembinaan sebagai berikut:
1.
Pembinaan teknis operasional bantuan, kegiatan ini meliputi
pelatihan keterampilan nelayan dalam mengoptimalkan pemanfaatan;
2.
Pemantauan pemanfaatan bantuan meliputi menilai kinerja bantuan
dan manfaatnya bagi penerima;
3.
Evaluasi dan pelaporan pemanfaatan bantuan, meliputi pembinaan
kapasitas petugas lapangan dalam melakukan evaluasi dan pelaporan
kegiatan dari nelayan penerima bantuan.
C. Pemantauan dan Pelaporan
Penerima bantuan wajib melaporkan perkembangan pengoperasian
bantuan secara berkala setiap 3 (tiga) bulan dalam jangka waktu 5 (lima)
tahun kepada Kuasa Pengguna Anggaran cq. Sekretaris Ditjen dan Direktur
KAPI, serta ditembuskan kepada Dinas Provinsi, Dinas Kabupaten/Kota,
serta Kepala pelabuhan perikanan UPT Pusat, sebagai koordinator wilayah.
Format pelaporan sebagaimana terlampir.
Dinas
Kabupaten/Kota
wajib
melaporkan
perkembangan
pengoperasian bantuan alat penangkapan ikan secara berkala 3 (tiga)
bulan sekali selama 5 (lima) tahun kepada Kuasa Pengguna Anggaran dan
ditembuskan kepada Kepala Dinas Provinsi dan Kepala pelabuhan
perikanan UPT Pusat sebagai koordinator pendampingan wilayah. Format
pelaporan sebagaimana terlampir.
Direktorat
Jenderal
melakukan
pemantauan
dan
evaluasi
kelapangan untuk memastikan validitas laporan yang disampaikan oleh
penerima bantuan dan Dinas Kabupaten/Kota.
Format laporan terdiri dari :
1.
Format Delapan Kolom (F8K)
2.
Format Kinerja dan Operasional (Penerima Bantuan, Dinas Provinsi
dan Dinas Kabupaten/Kota)
63
BAB IX
PENUTUP
Pelaksanaan pengadaan bantuan merupakan kegiatan strategis
Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan
Tangkap untuk memperkuat armada perikanan nasional dan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan. Keberhasilan dari program
ini sangat ditentukan oleh kerjasama dan komitmen seluruh pemangku
kepentingan
mulai
dari
tahap
persiapan,
pelaksanaan
serta
pemanfaatannya.
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN TANGKAP,
ttd
SAIFUDDIN
64
Lampiran 1
OUTLINE PROPOSAL USULAN
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
1. PENDAHULUAN
A. Keragaan Koperasi dan bidang usaha
(1) Nama Koperasi, Alamat, Badan Hukum, Jumlah Anggota, dll.
(Formulir Prop.Kop.01)
(2) Legalitas : akte, Perizinan, sertifikat, dll
(3) Bidang/unit usaha penangkapan yang telah berjalan (Formulir
Prop.Kop.02)
a) Metode penangkapan yang biasa dilakukan oleh nelayan
anggota.
b) Jenis dan jumlah armada penangkapan yang dimiliki nelayan
anggota.
c) Volume dan nilai produksi penangkapan ikan yang telah
dihasilkan oleh nelayan anggota per tahun (3 tahun terakhir).
(4) Nelayan anggota koperasi yang memiliki kartu nelayan dan
bergabung dalam KUB (Sesuai dengan formulir Prop.Kop.02)
B. Menyajikan Visi, Misi dan Tujuan (jangka pendek, menengah, dan
Panjang)
C. Struktur organisasi Koperasi (Pengurus dan Manajemen/Pengelola)
2. RENCANA PENGUSAHAAN/BUSINESS PLAN
A. Aspek Administrasi dan Manajemen
(1) Rencana pemanfaatan Bantuan :
a) Status
bantuan : Kapal Perikanan dan/atau Alat
Penangkapan Ikan
b) Model pengelolaan aset bantuan tersebut
(2) Skema “Rantai Pemasaran”
(Nelayan – Produsen – Pasar tk 1 – Pasar tk 2 - ... –
Konsumen)
(3) Metode Proses produksi (Kontinu atau Terputus-putus).
(4) Pakta Integritas/Surat Pernyataan Siap, Mampu dan Sanggup
(Formulir KOP.03)
B. Aspek Teknis (Formulir Prop.Kop.04)
(1) Jumlah Sarana/prasarana yang dibutuhkan (kapal dan/atau API)
(2) Jumlah Awak Kapal Perikanan yang dibutuhkan (Nahkoda dan
ABK)
(3) Lokasi usaha (Domisili Koperasi dan Wilayah Penangkapan Ikan)
C. Aspek Pasar *)
(1) Peluang pasar
(2) Analisis pasar
(3) Proyeksi kapasitas produksi
(4) Proyeksi Permintaan
65
D. Aspek Keuangan *)
(1) Proyeksi Keuangan (**)
a) Rencana usaha (Cost) (Formulir Prop.Kop.04.a)
b) Rencana
Pendapatan
(Revenue)
Estimasi
pendapatan/penjualan hasil tangkapan/komoditi (Per tahun)
(Formulir Prop.Kop.04.b)
c) Nilai sisa investasi (Formulir Prop.Kop.04.c)
(2) Analisa Kelayakan Usaha (di hitung by system)
a) Analisa usaha meliputi Net Profit (Keuntungan Bersih),
Revenue per Cost (R/C Ratio)
b) Analisa kriteria investasi meliputi NPV, IRR, B/C Ratio,
Payback Periods.
(3) Kegiatan Pendanaan (Formulir Prop.Kop.05)
a) Anggaran sumber dana Modal disetor dari para pemilik/
anggota,
b) Modal pinjaman (Investor & Kreditur)
c) Bantuan
modal-investasi
dari
Pemerintah
(Sarana
penangkapan)
* = Data diolah, didukung asumsi yang dicantumkan pada lampiran
** = Proyeksi keuangan disusun per jenis Alat Penangkapan Ikan
Catatan :
- Koperasi yang mengajukan usulan Alat Penangkapan Ikan,
proyeksi keuangan disusun sesuai dengan matriks 1 dan
matriks 2 serta terpisah dari proyeksi keuangan pengajuan
usulan bantuan kapal perikanan.
- Biaya investasi, tetap dan variabel diisi dengan nilai terkini.
E. Manajemen resiko
Informasi terkait resiko yang muncul akibat kegiatan usaha
penangkapan yang akan dilaksanakan dengan memperhatikan :
(1)
(2)
(3)
(4)
Kondisi pelabuhan perikanan
Ancaman lingkungan
Ancaman ketersediaan potensi SDI
Gangguan cuaca
3. PENUTUP
LAMPIRAN
1)
2)
Daftar Riwayat Hidup Pengurus dan Manajer
Lampiran Data pendukung (asumsi terhadap proyeksi-proyeksi)
a. Survei atau uji pasar
b. Analisis trend (berbasis data dari instansi terkait)
66
Lampiran 2
Formulir Prop.Kop.01.
PROFIL KOPERASI PRIMER PERIKANAN (MINA)
A.
IDENTITAS KOPERASI
1.
:
3.
Nama Koperasi
(Lengkap/Tidak Disingkat)
Nomor/Tanggal Badan
Hukum
NIK
4.
Tahun Berdiri
:
5.
Alamat Lengkap
:
a. Jalan
:
b. Desa/Kelurahan
:
c. Kecamatan
:
d. Kabupaten/Kota
:
e. Provinsi
:
6.
Kontak Telpon/Fax
:
7.
Kontak Email/Website
:
8.
Jangka Waktu Pendirian
:
9.
NPWP
:
10.
Jenis Koperasi
:
2.
B.
:
:
KEPENGURUSAN
1.
Nama Pengurus
:
a. Ketua
:
b. Sekretaris
:
67
2.
C.
c. Bendahara
:
Nama Manager (Pengelola)
:
a. Manager 1
:
b. Manager 2
:
KELEMBAGAAN
Tahun
Anggota
(org)
Manajer
(org)
Karyawan (org)
Tanggal
RAT
2013
2014
2015
D.
MODAL DAN ASSET USAHA
Tahun
Modal Sendiri
Modal Hibah
(1)
(2)
Modal
Pinjaman (3)
Asset
(jumlah
1,2,3)
2013
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2014
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2015
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
E. KEGIATAN USAHA
Tahun
Pengeluaran
Pendapatan
Arus Kas
Investasi
Awal
2013
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2014
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
2015
Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
68
F. BANTUAN YANG PERNAH DITERIMA
Jenis
Bantuan
Tahun
Asal Bantuan
(Kementerian.../
Dinas…, atau
lainnya…)
Operasional
Ya
Tidak
Catatan :
Untuk Koperasi baru, point (C), (D) dan (E) diisi berdasarkan data kegiatan
usaha KUB/Kelompok Usaha Pra-Koperasi.
69
Lampiran 3
Formulir Prop.Kop.02.
BIDANG/UNIT USAHA/KEGIATAN USAHA NELAYAN
1. Unit Penangkapan Ikan Yang Telah Dimiliki
No
Jumlah
Kapal
Ukuran Kapal
(GT)
(1)
(unit)
Jenis Alat
Penangkap
an Ikan
Wilayah
Operasi
(WPP)
Kepemilika
n (Nama
Pemilik)
(2)
(3)
(4)
(5)
1
2
Dst
2. Volume dan Nilai Produksi (3 Tahun Terakhir)
Produksi
No
Jenis
Komoditi
(6)
2013
2014
Vol
(Ton)
Nilai
Vol
Nilai
(Rp)
(Ton)
(7)
(8)
(9)
2015
Nilai
(Rp)
Vol
(To
n)
(10)
(11)
(12)
(Rp)
1
2
Dst
70
3. Daftar Anggota Koperasi Yang Berprofesi sebagai Nelayan
No
Nama
Nomor Register
Kartu Nelayan
Tahun Bergabung
dengan Koperasi
(13)
(14)
(15)
1
2
Dst
4. Daftar KUB Binaan Koperasi
No
Nama KUB
Nomor
Register
KUB
Tahun
Pengukuhan
Nomor Surat
Pengukuhan
Tahun
Bergabung
dengan
Koperasi
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
1
2
Dst
71
Lampiran 4
Formulir Prop.Kop.03.
KEBUTUHAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
1. Kapal Perikanan
Ukuran Utama (M)
No
Ukuran Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
Tipe
Kapal
Alat
Bantu
1.
< 5 GT
0,40
-
-
2.
0,90
0,40
-
-
1,20
0,90
0,40
-
-
10,30
1,20
0,90
0,40
-
-
Bentuk “V”
Tanpa Katir
10,30
1,20
0,90
0,40
-
-
< 5 GT
Bentuk “U”
Katir
10,30
1,20
0,90
0,40
-
-
7.
5 GT
Bentuk “U”
11,00
2,60
0,95
0,60
-
-
8.
5 GT
Bentuk “V”
11,00
2,60
0,95
0,60
-
-
9.
10 GT
Bentuk “U”
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
10.
10 GT
Bentuk “U”
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Line
Hauler
11.
10 GT
Bentuk “U”
14,25
2,80
1,45
1,00
Pole and
Line
-
12.
10 GT
Bentuk “U”
Haluan
Tinggi
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
13.
10 GT
Bentuk “V”
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Net
Hauler
14.
10 GT
Bentuk “V”
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Line
Hauler
15.
10 GT
Bentuk “V”
14,25
2,80
1,45
1,00
Pole and
Line
-
16.
10 GT
Bentuk “V”
Haluan
13,50
2,80
1,45
1,00
Multi
Purpose
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Bentuk “V”
Pump Boat
8,25
0,85
0,60
< 5 GT
Bentuk “V”
9,50
2,30
3.
< 5 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
10,00
4.
< 5 GT
Bentuk “V”
Katir
5.
< 5 GT
6.
Net
Hauler
atau
72
Ukuran Utama (M)
No
Ukuran Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Tipe
Kapal
Tinggi
Alat
Bantu
Line
Hauler
17.
20 GT
Bentuk “V”
17,00
3,60
1,90
1,30
Multi
Purpose
Net
Hauler
18.
20 GT
Bentuk “V”
17,00
3,60
1,90
1,30
Multi
Purpose
Line
Hauler
19.
20 GT
Bentuk “V”
17,00
3,60
1,90
1,30
Pole and
Line
-
20.
20 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
17,00
3,60
1,90
1,30
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
21.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
4,30
2,00
1,35
Multi
Purpose
Net
Hauler
22.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
4,30
2,00
1,35
Multi
Purpose
Line
Hauler
23.
30 GT
Bentuk “V”
21,20
4,30
2,00
1,35
Pole and
Line
-
30 GT
Bentuk “V”
Haluan
Tinggi
1,35
Multi
Purpose
Net
Hauler
atau
Line
Hauler
1,35
Pengang
kut
dengan
Freezer
-
24
25.
30 GT
Bentuk “V”
20,00
20,00
4,30
4,30
2,00
2,00
2. Alat Penangkapan Ikan
a) Spesifikasi teknis Kelompok API Gill Net
Spesifikasi Utama
No
1.
API
Mesh
Size
(inch)
Mesh
Dept
Bahan
Gillnet
Permukaan
Panjang
(m)
500
4
140
PA Mono ø 0,40 mm
1000
2500
4
140
PA Monomulti 10 ply
500
GT
Jumlah
Yang
dibutuhkan
<5
>5-10
>10-30
<5
73
Spesifikasi Utama
No
API
Mesh
Size
(inch)
Mesh
Dept
Bahan
Panjang
(m)
(Millenium)
1000
2500
4
Gillnet
Pertengaha
n
4
140
140
PA Multi d/12
dilengkapi dengan
saran
PA Multi d/12
dilengkapi dengan
saran
500
1000
2500
500
1000
2500
500
4
140
PA Monomulti 10 ply
(Millenium)
1000
2500
500
5,5
140
PA Multi d/21
dilengkapi dengan
saran
1000
2500
Gillnet
Dasar
500
4
70
PA Mono Ø 0,40 mm
1000
2500
500
4,5
52
PA Monomulti 10 ply
(Millenium)
1000
2500
500
5,5
70
PA Mono Ø 0,40 mm
1000
2500
GT
Jumlah
Yang
dibutuhkan
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
<5
>5-10
>10-30
74
b) Spesifikasi teknis Kelompok API Bubu
Spesifikasi Teknis
No
API
Bahan
2.
Bubu
Ikan
Rangka Fe dilapisi selang
plastik, Ø 8 mm/ webbing
PE 380 d/12 # 3 inch
Bubu
Rajungan
Rangka Fe dilapisi plastik,
Ø 4 mm bagian bawah,
Ø3mm bagian atas)
GT
Ø Mulut
(cm)
PxLxT (cm)
95 x 75 x 45
∑ unit
40
Dimensi: Ø 48
cm, tinggi 18 cm
Webbing PE 380 d/12 1.25
inch
Jendela
pelepasan
(4x4.5
cm)
100
<5
200
> 5-10
300
< 30
100
<5
300
> 5-30
Jumlah
Yang
dibutuhka
n
c) Spesifikasi teknis Kelompok API Rawai Dasar
Spesifikasi Umum
No
API
Bahan Main
Line
3.
GT
Rawai
Dasar
PA
Monofilament
Ø 3 mm
Hook
Jumlah
Yang
dibutuhkan
L Main
Line
∑ Hook
Tinggi + 28 mm
1000 (10 basket)
3000
<5
GAP(Celah)
+11mm
2000 (20 basket)
6000
> 5-10
4000 (40 basket)
12000
> 10-30
d) Spesifikasi teknis Kelompok API Handline Tuna
Spesifikasi Umum
No
API
Hook
4.
Handline
tuna
tipe mata tiga
tinggi 3.5 – 5
cm
Bahan Main Line
PA Monofilament, Ø
3 mm
GT
∑ Hook
L Main
Line
5
1000
<5
10
2000
> 5-10
15
3000
> 10-30
Jumlah
Yang
Dibutuhkan
75
e) Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Tonda
Spesifikasi Umum
No
5.
Jumlah
Yang
Dibutuhk
an
API
Pancing
Tonda
Hook
∑ Hook
tinggi 30 mm
7
280
Jumlah Yang
Dibutuhkan
GT
Bahan Main Line
bahan PA mono,
Ø 1,5 mm
<5
f) Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Pole and Line
Spesifikasi Umum
No
API
GT
Hook
6.
Pole and line
Tinggi
mm
∑ Hook
∑ API per
Joran
1
30
(bambu
utuh,
panjang 3 m Ø
pangkal bawah
40 mm, Ø ujung
10 mm )
45
Jumlah
Yang
Dibutuhkan
>5
4. Jumlah Awak Kapal Perikanan
No
Jenis Alat
Penangkapan
Ikan
Ukuran Kapal (GT)
Jumlah ABK
(37)
(38)
(39)
1
2
Dst
76
Lampiran 5
Formulir Prop.Kop.04.
PROYEKSI KEUANGAN
(a)
Rencana Usaha (Cost)
No
A
B
C.
Uraian
Satuan
Jumlah
(1)
Biaya Investasi
Surat Ijin Usaha
Perikanan (SIUP)
Kapal Perikanan
Mesin
Alat Penangkapan
Ikan
Dll
Biaya Tetap
Perijinan
(SIPI/SIKPI)
Pemeliharaan
Biaya lainnya
Penyusutan Nilai
Biaya Variabel
BBM/Solar
Air bersih
Perbekalan
Gaji/Upah/Bagi
Hasil
Dll
(2)
(3)
Harga
Satuan
(4)
Total
(5)
(b) Rencana Pendapatan (estimasi pendapatan/penjualan)
No
Jenis Komoditi Satuan Jumlah
1
Ikan .......
2
Ikan ........
Dst. Dst.
Ton/Kg ...
Ton/Kg ...
Harga
Satuan
Rp ....
Rp ....
Total
Rp ....
Rp ....
77
(c) Rencana Pendapatan (Nilai sisa investasi)
Investasi
Nilai
(Rp)
Umur
Teknis
(Tahun)
Nilai
Sisa
(10%)
Penyusutan
(Rp/tahun)
Kapal
Mesin
Alat
Penangkapan
Ikan
Dll
Kabupaten/Kota......., ......... 2016
Pengurus Koperasi,
(... Nama....)
Ketua
78
Lampiran 6
Formulir Prop.Kop.05.
SUMBER PENDANAAN MENDUKUNG RENCANA USAHA
*DI ISI SETELAH PENETAPAN PENERIMA BANTUAN
a. Rencana Permodalan Usaha
No
1
Jenis Pendanaan
Total Milik
Koperasi
Peruntukkan Alokasi
Rencana Usaha
(Rp)
(Rp)
Modal Disetor
a. Simpanan Pokok
b. Simpanan wajib
c. Simpanan Sukarela
2
Modal Pihak Ketiga
a. Bank
b. Micro finance (LKM)
c. Jasa keuangan lain
3
Modal Hibah
a. Pemerintah
(Diisi dengan Nilai
Bantuan Sarana)
b. Non Pemerintah
79
b. Kondisi Neraca Keuangan Koperasi 1 Tahun Terakhir
No
1
Uraian
Jumlah
Aset
No
1
a. Aset lancar (current Rp
asset)
Uraian
Jumlah
Kewajiban
(Hutang)
Jangka Pendek
Uang kas
Rp
.....
Rp
Tabungan
Rp
.....
Rp
.....
Rp
Jangka Panjang
Rp
.....
Rp
Bangunan
Rp
.....
Rp
Tanah
Rp
......
Rp
.....
Rp
TOTAL
Rp
TOTAL
Rp
b. Aset Tetap (fix asset)
2
Modal
80
Lampiran 7
Formulir K.01.
FORMULIR VERIFIKASI
(Kabupaten/Kota)
(*DISESUAIKAN DENGAN KRITERIA)
No
Verifikasi
1.
NIK (Nomor Induk Koperasi)
2.
Nelayan Anggota (Kartu Nelayan)
3.
Basis KUB (Register KUB)
4.
Pernah menerima bantuan sejenis
5.
Laporan keuangan
6.
Kesesuaian kebutuhan
7.
Administrasi
8.
Kegiatan usaha
9.
Feasible (layak usaha)
Ada
10.
Domisili (Kantor/tempat usaha/dll)
11.
Jumlah keanggotaan nelayan dalam koperasi minimal
20 orang
Tidak Ada
Catatan Penting
Kabupaten/Kota......., ......... 2016
Mengetahui,
Pemeriksa
Kepala Dinas KP Kabupaten/Kota....
Tim Verifikasi,
(....... Nama ........)
(... Nama....)
NIP
Jabatan
81
Lampiran 8
Formulir K.02.
FORMULIR VALIDASI
(Provinsi)
No
Sesuai/Ada
Ya
Tidak
Butir Validasi
1.
Pernah menerima bantuan sejenis
2.
Kesesuaian kebutuhan
3.
Bankable (layak bank)
Catatan Penting
Kabupaten/Kota......., ......... 2016
Mengetahui,
Pemeriksa
Kepala Dinas KP Provinsi ....
Tim Validasi,
(....... Nama ........)
(... Nama....)
NIP
Jabatan
82
Lampiran 9
Formulir K.03.
PAKTA INTEGRITAS/SURAT PERNYATAAN
KESIAPAN, MAMPU DAN KESANGGUPAN
Kami yang bertandatangan di bawah ini :
1.
2.
Nama
Jabatan
Nama
Jabatan
:
:
:
:
......... (Isi nama Ketua Koperasi)
Ketua Koperasi
......... (Isi nama Sekretaris Koperasi)
Sekretaris Koperasi
Bertindak atas nama organisasi Koperasi :
1
2.
3.
Nama Koperasi
Nomor
Badan
Hukum
Nomor NIK
:
:
......... (Isi dengan nama koperasi)
......... (Isi dengan nomor Baan Hukum koperasi)
:
......... (Isi dengan nomor NIK)
Dalam rangka pemanfaatan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Kementerian Kelautan dan
Perikanan Tahun Anggaran 2016, kami menyatakan hal sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Siap menerima dan memanfaatkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dimaksud
sebagaimana mestinya.
Mampu mengoperasionalkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan dimaksud
sebagaimana mestinya.
Sanggup memelihara dan mempertanggungjawabkan kegiatan operasional Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan Tahun 2016 Kementerian Kelautan dan Perikanan
sebagaimana ketentuan yang belaku.
Bersedia memberikan keterangan yang benar terhadap aparat pengawas internal
dan eksternal Pemerintah terkait dengan bantuan yang diterima ); dan
tidak memindahtangankan/memperjual-belikan bantuan yang diterima kepada pihak
lain.
Apabila dikemudian hari terdapat ketidaksesuaian dalam pemanfaaatan Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan dimaksud, kami bersedia untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut
dan menjalani proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian surat Pakta Integritas/Pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa
adanya paksaan dari pihak mana pun.
Kabupaten/Kota......., ......... 2016
Ketua
Sekretaris
Koperasi ..........
Koperasi .......
(... Nama....)
NIK ..........
(....... Nama ........)
NIK ........
Mengetahui,
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten/kota .............
(......Nama.......)
NIK ...........
83
Lampiran 10
Formulir P.U.01
KOP SURAT INSTANSI
Kabupaten/Kota......,
.............. 2016
Nomor
Perihal
:
: Usulan Koperasi Calon Penerima
Bantuan Sarana Penangkapan
Ikan Tahun 2016
Lampiran : ...... berkas
Kepada Yth.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Provinsi ...............
Di
Tempat
Berdasarkan Dokumen Proposal yang disampaikan Koperasi di
Kabupaten/Kota ..... (setempat) dan hasil penilaian proposal yang dilakukan
oleh Tim Verifikasi Kabupaten/Kota ..... (setempat), kami sampaikan usulan
Koperasi Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tahun 2016,
sebagai berikut :
1. Jumlah Koperasi yang telah lolos verifikasi sebanyak ..... unit dengan
rincian :
a. Koperasi baru (pembentukan Badan Hukum kurang dari 2 tahun)
sebanyak .... unit.
b. Koperasi eksis (pembentukan Badan Hukum lebih dari 2 tahun)
sebanyak .... unit.
2. Daftar Koperasi Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
dimaksud yang kami usulkan untuk diproses lebih lanjut sebagaimana
berkas terlampir.
Demikian surat Usulan Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan
Ikan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya diucapkan
terima kasih.
Kepala Dinas .....
Kabupaten/Kota ......
(.......... Nama ..........)
NIP .........
84
Formulir P.U.01. (Lanjutan)
Lampiran 10
DAFTAR USULAN CALON PENERIMA
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN 2016
No
Nama Koperasi
No Badan
Hukum
Keterangan
No NIK
(Kop
Baru/Eksis)
1
2
3
4
Dst.
(Kabupaten/Kota) ...., ...........
2016
Kepala Dinas ..........
Kabupaten/Kota .........
(........... Nama ...............)
NIP .........
85
Fomulir P.U.01. (Lanjutan)
Lampiran 11
RINCIAN USULAN PERMOHONAN
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
No
1.
2.
Nama Koperasi
Koperasi ......
Koperasi ......
Jenis Bantuan
Kapal
1. ............
2. ............
3. dst
Alat
Penangkapan
Ikan
1. ............
2. ............
3. dst
Kapal
1. ............
2. ............
3. dst
Alat
Penangkapan
Ikan
1. ............
2. ............
3. dst
Jumlah
Keterangan
................ unit
................ unit
................ unit
................ unit
................ unit
................ unit
................ unit
................ unit
Dst.
(Kabupaten/Kota) ...., ...........
2016
Kepala Dinas ..........
Kabupaten/Kota .........
(........... Nama ...............)
NIP .........
Catatan :
-
Jenis bantuan diisi sesuai dengan nomenklatur yang telah ditentukan
dalam Juknis Bantuan Sarana Penangkapan Ikan, lengkap dengan
spesifikasinya.
86
Lampiran 12
Formulir P.U.02
KOP SURAT INSTANSI
(Provinsi )......, ..............
2016
Nomor
Perihal
:
: Daftar Koperasi Calon Penerima
Bantuan Sarana Penangkapan
Ikan Tahun 2016
Lampiran : ...... berkas
Kepada Yth.
Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap
cq. Direktur Kenelayanan
Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Di
Tempat
Berdasarkan Surat Usulan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Kabupaten/Kota .... Nomor : ....... Tanggal ....... tentang Usulan Koperasi
Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tahun 2016, dan hasil
penilaian yang dilakukan oleh Tim Validasi Provinsi ..... (setempat), kami
sampaikan DaftarKoperasi Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan
Ikan Tahun 2016, sebagai berikut :
1. Jumlah Koperasi yang telah lolos validasi sebanyak ..... unit dengan
rincian :
a. Koperasi baru (pembentukan Badan Hukum kurang dari 2 tahun)
sebanyak .... unit.
b. Koperasi eksis (pembentukan Badan Hukum lebih dari 2 tahun)
sebanyak .... unit.
2. Daftar Koperasi Calon Penerima Bantuan Sarana Penangkapan Ikan
dimaksud untuk ditetapkan sebagai Penerima Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan Tahun 2016sebagaimana berkas terlampir.
Demikian daftar koperasi Calon Penerima Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya
diucapkan terima kasih.
Kepala Dinas .....
Provinsi ......
(.......... Nama ..........)
NIP .........
87
Lampiran 13
Formulir P.U.02. (Lanjutan)
DAFTAR KOPERASI CALON PENERIMA
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN 2016
No
Kabupaten/Kota
Nama
Koperasi
No Badan
Hukum
No NIK
Keterangan
(Kop
Baru/Eksis)
1
2
3
4
Dst.
(Provinsi) ...., ........... 2016
Kepala Dinas ..........
Provinsi .........
(........... Nama ...............)
NIP .........
88
Lampiran 14
Fomulir P.U.02. (Lanjutan)
RINCIAN DAFTAR KOPERASI CALON PENERIMA
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
No
1.
Kabupaten/Kota
Kab/Kota……..
Nama
Koperasi
Koperasi
......
Jenis
Bantuan
Kapal
1. ............
2. ............
3. dst
Alat
Penangkapan
Ikan
1. ............
2. ............
3. ............
2.
Kab/Kota……..
Koperasi
......
4. dst
Kapal
1. ............
3. dst
Alat
Penangkapan
Ikan
1. ............
3. ............
Keterangan
.............unit
............ unit
................
unit
................
unit
................
unit
................
unit
................
unit
2. ............
2. ............
Jumlah
................
unit
................
unit
................
unit
4. dst
Dst.
(Provinsi) ...., ........... 2016
Kepala Dinas ..........
Provinsi .........
(........... Nama ...............)
NIP .........
Catatan :
- Jenis bantuan diisi sesuai dengan nomenklatur yang telah ditentukan
dalam Juknis Bantuan Sarana Penangkapan Ikan, lengkap dengan
spesifikasinya.
89
Lampiran 14
90
Lampiran 15
KOP SATKER KAPI
BERITA ACARA SERAH TERIMA
NOMOR:
Pada hari ini ..........., tanggal ................ bulan ......................tahun ............... (xx-xx-xxxx), kami yang bertanda
tangan di bawah ini:
I
Nama
NIP
Jabatan
: MINHADI NOER SJAMSU
: ………………
: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Direktorat Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan berdasarkan Keputusan Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna
Anggaran Nomor …… tanggal ….. Tentang…..
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KESATU.
II
Nama
NIP
Jabatan
: R. NARMOKO PRASMADJI
: ………………
: Kuasa Pengguna Anggaran berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan
Nomor ………., tanggal …….. Tentang ………………
Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
Dengan memperhatikan:
1 (cantumkan Berita Acara Serah Terima dari Penyedia)
maka dengan ini menyatakan sebagai berikut:
1 PIHAK KESATU menyerahkan kepada PIHAK KEDUA hasil Pengadaan Bantuan Sarana Penangkapan
Ikan berupa ……(jenis dan jumlah barang) dengan daftar barang yang diserahkan sebagaimana
tercantum dalam lampiran 1, berita acara pemeriksaan barang sebagaimana tercantum dalam lampiran 2
dan dokumentasi sebagaimana tercantum dalam lampiran 3 yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari berita acara serah terima ini.
2 PIHAK KEDUA menerima hasil pengadaan barang/jasa yang diserahkan oleh PIHAK KESATU
sebagaimana disebutkan dalam angka 1.
3 Jika terdapat kekurangan atau ketidaksesuaian atas hasil pengadaan barang/jasa yang
diserahkan oleh PIHAK KESATU kepada PIHAK KEDUA, maka PIHAK KESATU diharuskan
melakukan penyesuaian-penyesuaian dengan sebagaimana mestinya yang tanggung
jawabnya berada pada PIHAK KESATU.
Demikian Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
materai
R. NARMOKO PRASMADJI
MINHADI NOER SJAMSU
91
Lampiran 15 (lanjutan)
LAMPIRAN I
DAFTAR BARANG YANG DISERAHKAN
Nomor : .................................
Tanggal : ..................................
Harga Perolehan
No.
Nama Barang
Merk/Spesifikasi
Volume Satuan
1
2
3
4
5
.....................
.....................
.....................
.........
.........
.........
........
........
........
......................
......................
......................
.....................
.....................
.........
.........
........
........
......................
......................
(Rp)
6
Penerima
Bantuan
7
Kepala
Alamat Keterangan
/Ketua
8
9
10
......................
......................
......................
........
........
........
........
........
........
........
........
........
......................
......................
........
........
........
........
........
........
A Kapal Perikanan
1
2
Dst.
B Alat Penangkapan Ikan
1
2
Dst.
Jumlah
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
....................
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
materai
R. NARMOKO PRASMADJI
MINHADI NOER SJAMSU
92
Lampiran 15 (lanjutan)
Kop Dinas
Lampiran II
BERITA ACARA PEMERIKSAAN BARANG
PENGADAAN BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
DIREKTORAT KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN ……………………..
NOMOR : …………………..
Pada hari ini ……… Tanggal ……. Bulan ……….Tahun ………… yang bertandatangan
No.
1
2
3
Nama / NIP.
Jabatan Tim Cek Fisik
Nama
NIP.
Nama
NIP.
Nama
NIP.
Ketua
Sekretaris merangkap anggota
Anggota
Telah mengadakan Pemeriksaan Barang Hasil Pengadaan Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan Tahun Anggaran 2016 di ………………
Demikian berita acara ini kami buat dengan sebenar-benarnya sesuai dengan
kondisi di lapangan, kiranya dapat dipergunakan dengan semestinya.
Mengetahui,
Direktur Kapal Perikanan dan
Alat Penangkapan Ikan
…………………..,
Tanggal Bulan Tahun
Tim Pemeriksa Barang
Nama
Tanda Tangan
1. ……….
2. ……….
MINHADI NOER SJAMSU
NIP.
3. ……….
LAMPIRAN PEMERIKSA BARANG
PENGADAAN BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
DIREKTORAT KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN ………….
Nomor
Tanggal
:
:
No.
Nama Barang
1
A
2
Barang
Merk/
Spesifikasi
3
Yang
Volume
Satuan
Keterangan
4
5
6
93
Alat Penangkapan Ikan
Tim Pemeriksa Barang
Nama
Tanda Tangan
1. ……….
2. ……….
MINHADI NOER SJAMSU
Lampiran 15 (lanjutan)
NIP.
3. ……….
LAMPIRAN PEMERIKSA BARANG
PENGADAAN BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
DIREKTORAT KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN ………….
Nomor
Tanggal
:
:
No.
Nama Barang
1
A
1
2
3
4
2
Merk/
Spesifikasi
3
Barang
Yang
Diserahkan
ke
Apartemen/Rumah Ikan
...............
Laptop
..................
Printer
.............
Dan Lain-lain
............
Volume
Satuan
Keterangan
4
5
6
......
......
......
......
......
......
......
......
Baik
Baik
Baik
Baik
dan
dan
dan
dan
Baru
Baru
Baru
Baru
Telah mengadakan Pemeriksaan Barang Hasil Pekerjaan Pengadaan Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan Tahun Anggaran 2016 di ………………
Mengetahui,
Direktur Kapal Perikanan dan
Alat Penangkapan Ikan
…………………..,
Tanggal Bulan Tahun
Tim Pemeriksa Barang
Nama
Tanda Tangan
1. ……….
2. ……….
MINHADI NOER SJAMSU
NIP.
3. ……….
94
Lampiran 15 (lanjutan)
FOTO - FOTO HASIL PEKERJAAN
PENGADAAN BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
DIREKTORAT KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN ……………………..
...........................
..............................
Nama Barang
Nama Barang
Nama Barang
Nama Barang
95
Lampiran16
KOP Ditjen PT
BERITA ACARA SERAH TERIMA
BARANG MILIK NEGARA HASIL PENGADAAN
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN 2016
NOMOR:
Pada hari ini ................., tanggal ................. bulan .......................tahun ……………. (xx-xx-xxxx),
yang bertanda tangan di bawah ini:
I
Nama
: R. NARMOKO PRASMADJI
Jabatan : Direktur Jenderal Perikanan Tangkap
Alamat : Jl. Medan Merdeka Timur No.16, Jakarta 10110
bertindak untuk dan atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan, berkedudukan di Jl. Medan
Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat, untuk selanjutnya disebut PIHAK KESATU.
II
Nama
: ............................................
T elah mengadakan Pemeriksaan Barang Hasil Pengadaan Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan T ahun Anggaran 2016 di ………………
Jabatan : Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov/Kab/Kota ............................
Alamat : ..............................................
bertindak untuk dan atas nama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah
Kab/Kota………, berkedudukan di …………………….., untuk selanjutnya di sebut sebagai
PIHAK KEDUA.
Sebagai tindak lanjut Pengelolaan Barang Milik Negara hasil pengadaan Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan, yang merupakan realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Unit
Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (UAKPB) Direktorat Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan Nomor ....................tanggal .........................., dengan memperhatikan Peraturan
Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22/PERMEN-KP/2015 tentang Pedoman Umum
Pelaksanaan Bantuan Langsung Masyarakat Di Bidang Kelautan dan Perikanan, dengan
ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
(1) PIHAK KESATU menyerahkan dan menghibahkan Barang Milik Negara hasil pengadaan
Bantuan Sarana Penangkapan Ikan kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam
lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.
(2) PIHAK KEDUA menerima dengan baik penyerahan Barang Milik Negara yang disebutkan
pada ayat (1), dari PIHAK KESATU.
Pasal 2
Guna pemanfaatan lebih lanjut sesuai dengan fungsinya, maka Barang Milik Negara yang
dimaksud dalam Pasal 1 diserahterimakan oleh PIHAK KEDUA kepada Koperasi,
sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Berita Acara ini.
Pasal 3
Dengan ditandatanganinya Berita Acara ini, maka PIHAK KEDUA wajib melakukan proses
serah terima/hibah Barang Milik Negara yang dimaksud dalam Pasal 1 kepada Koperasi yang
dimaksud dalam Pasal 2.
Pasal 4
PIHAK KESATU wajib memantau proses pencatatan Barang Milik Negara yang disebutkan
dalam Pasal 1 ayat (1), yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja di bawah Unit Kerjanya, yang
melaksanakan proses Pengadaan BMN yang disebutkan dalam Pasal 1 ayat (1).
Pasal 5
PIHAK KEDUA wajib memantau proses pencatatan Barang Milik Negara yang disebutkan
dalam Pasal 1 ayat (1), yang dilaksanakan oleh Pemerintah Prov/Kab/Kota ....................., dalam
Sistem Akuntansi yang berlaku pada Pemerintah Prov/Kab/Kota .................. tersebut.
Pasal 6
Berita Acara Serah Terima ini dibuat dalam rangkap tiga, ditandatangani di atas meterai, dan
ditandatangani oleh PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA. Masing-masing pihak memegang
asli dan memiliki kekuatan hukum yang sama.
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
96
Berita Acara ini.
Pasal 3
Dengan ditandatanganinya Berita Acara ini, maka PIHAK KEDUA wajib melakukan proses
serah terima/hibah Barang Milik Negara yang dimaksud dalam Pasal 1 kepada Koperasi yang
dimaksud dalam Pasal 2.
Pasal 4
PIHAK KESATU wajib memantau proses pencatatan Barang Milik Negara yang disebutkan
dalam Pasal 1 ayat (1), yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja di bawah Unit Kerjanya, yang
melaksanakan proses Pengadaan BMN yang disebutkan dalam Pasal 1 ayat (1).
Pasal 5
PIHAK KEDUA wajib memantau proses pencatatan Barang Milik Negara yang disebutkan
dalam Pasal 1 ayat (1), yang dilaksanakan oleh Pemerintah Prov/Kab/Kota ....................., dalam
Sistem Akuntansi yang berlaku pada Pemerintah Prov/Kab/Kota .................. tersebut.
Pasal 6
Berita Acara Serah Terima ini dibuat dalam rangkap tiga, ditandatangani di atas meterai, dan
ditandatangani oleh PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA. Masing-masing pihak memegang
asli dan memiliki kekuatan hukum yang sama.
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
m eterai 6000
R. NARMOKO PRASMADJI
................................
Tembusan:
1. Menteri Kelautan dan Perikanan RI;
2. Menteri Keuangan RI;
3. Gub/Bup/Wal/Prov/Kab/kota .................;
4. Sekretaris Jenderal Kementrian Kelautan dan Perikanan;
5. Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan;
6. Sekretaris Ditjen.Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan.
97
Lampiran 17
KOP Ditjen PT
BERITA ACARA SERAH TERIMA
BARANG MILIK NEGARA HASIL PENGADAAN
BANTUAN SARANA PENANGKAPAN IKAN
TAHUN ANGGARAN 2016
NOMOR:
Pada hari ini ................., tanggal ................. bulan .......................tahun ……………. (xx-xx-xxxx),
yang bertanda tangan di bawah ini:
I
Nama : R. NARMOKO PRASMADJI
Jabatan : Direktur Jenderal Perikanan Tangkap
Alamat : Jl. Medan Merdeka Timur No.16, Jakarta 10110
bertindak untuk dan atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan, berkedudukan di Jl. Medan
Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat, untuk selanjutnya disebut PIHAK KESATU.
II
Nama
: ............................................
Telah mengadakan Pemeriksaan Barang Hasil Pengadaan Bantuan
Sarana Penangkapan Ikan Tahun Anggaran 2016 di ………………
Jabatan : Ketua Koperasi …………..
Alamat : ..............................................
bertindak untuk dan atas nama Koperasi…………….., berkedudukan di ……………………..,
untuk selanjutnya di sebut sebagai PIHAK KEDUA.
Sebagai tindak lanjut Pengelolaan Barang Milik Negara hasil pengadaan Bantuan Sarana
Penangkapan Ikan, yang merupakan realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Unit
Akuntansi Kuasa Pengguna Barang (UAKPB) Direktorat Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan Nomor ....................tanggal .........................., dengan memperhatikan Peraturan
Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22/PERMEN-KP/2015 tentang Pedoman Umum
Pelaksanaan Bantuan Langsung Masyarakat Di Bidang Kelautan dan Perikanan, dengan
ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
(1) PIHAK KESATU menyerahkan dan menghibahkan Barang Milik Negara hasil pengadaan
Bantuan Sarana Penangkapan Ikan kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam
lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.
(2) PIHAK KEDUA menerima dengan baik penyerahan Barang Milik Negara yang disebutkan
pada ayat (1), dari PIHAK KESATU.
Pasal 2
PIHAK KESATU wajib memantau proses pencatatan Barang Milik Negara yang disebutkan
dalam Pasal 1 ayat (1), yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja di bawah Unit Kerjanya, yang
melaksanakan proses Pengadaan BMN yang disebutkan dalam Pasal 1 ayat (1).
Pasal 3
PIHAK KEDUA akan mengelola dan menggunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan
Pedoman Teknis Bantuan Sarana Penangkapan Ikan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal
Perikanan Tangkap
Pasal 4
Berita Acara Serah Terima ini dibuat dalam rangkap tiga, ditandatangani di atas meterai, dan
ditandatangani oleh PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA. Masing-masing pihak memegang
asli dan memiliki kekuatan hukum yang sama.
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
98
Pasal 3
PIHAK KEDUA akan mengelola dan menggunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan
Pedoman Teknis Bantuan Sarana Penangkapan Ikan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal
Perikanan Tangkap
Pasal 4
Berita Acara Serah Terima ini dibuat dalam rangkap tiga, ditandatangani di atas meterai, dan
ditandatangani oleh PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA. Masing-masing pihak memegang
asli dan memiliki kekuatan hukum yang sama.
Yang menyerahkan,
PIHAK KESATU
Yang menerima,
PIHAK KEDUA
m eterai 6000
R. NARMOKO PRASMADJI
................................
Tembusan:
1. Menteri Kelautan dan Perikanan RI;
2. Menteri Keuangan RI;
3. Gub/Bup/Wal/Prov/Kab/kota .................;
4. Sekretaris Jenderal Kementrian Kelautan dan Perikanan;
5. Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan;
6. Sekretaris Ditjen.Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Lampiran 1
Lampiran 2
Lampiran 3
Nama barang, jenis barang, spesifikasi/merek/type, nilai, data penerima barang
Berita acara pemeriksaan barang
Foto/dokumentasi
99
Lampiran 18
LAPORAN OPERASIONAL BANTUAN
KAPAL PERIKANAN DAN ALAT PENANGKAP IKAN
BULAN …… TAHUN ……..
Yth.
KEPALA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
KABUPATEN/KOTA……………………………………
PROVINSI …………………………………….
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan telah diterimanya Bantuan Kapal Perikanan dan Alat
Penangkapan Ikan (API) Tahun 2016 dari Kementerian Kelautan dan
Perikanan serta memperhatikan Pedoman Teknis Bantuan yang diterbitkan
Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap-Kementerian Kelautan dan
Perikanan, dengan ini kami laporkan sebagai berikut :
1. Identitas Koperasi Penerima Bantuan (KPB)
Nama Koperasi
NIK
Alamat
NPWP
Ketua
Anggota
: ……………………………..…………………………………..
: ……………………………..…………………………………..
: ……………………………..…………………………………..
: ……………………………..…………………………………..
: ……………………………..…………………………………..
: 1. ……………………………..………………………………..
2. ……………………………..………………………………..
3. ……………………………..………………………………..
4. ……………………………..………………………………..
5. ……………………………..………………………………..
Dst.
Bantuan Kapal
: Ukuran < 5 GT / Ukuran 5 GT/ Ukuran 10 GT/
Ukuran 20 GT/ Ukuran 30 GT *)
: 1. ……………………………..………………………………..
2. ……………………………..………………………………..
dst
BAST (No & Tgl)
Bantuan API
BAST (No & Tgl)
: Gill Net/Bubu/ Rawai Dasar/Handline Tuna/
Pancing Tonda/ Pancing Pole and Line *)
: 1.……………………………..………………………………..
2. ……………………………..………………………………..
dst
100
2. Spesifikasi Bantuan Kapal Perikanan Yang Diterima (sesuai BAST)
No
Ukuran
Kapal
(GT)
Bentuk
Kapal
Ukuran Utama (M)
Panjang
(LoA)
Lebar
(Bmax)
Tinggi
Sarat
Tipe
Kapal
Alat
Bantu
Jumlah
(unit)
3. Spesifikasi Bantuan Alat Penangkap Ikan Yang Diterima (sesuai
BAST)
(5) Spesifikasi teknis Kelompok API Gill Net
Spesifikasi Utama
Mesh
Mesh
Bahan
No
API
Size
Dept
(inch)
1. Gillnet
Permukaan/
Pertengahan
/ Dasar *)
Panjang
(m)
GT
Jumlah
(unit)
(6) Spesifikasi teknis Kelompok API Bubu
No
API
Bahan
Spesifikasi Utama
PxLxT
Ø Mulut
(cm)
(cm)
∑
unit
GT
Jumlah
(unit)
L Main
Line
GT
Jumlah
(unit)
Bubu Ikan/
Rajungan *)
(7) Spesifikasi teknis Kelompok API Rawai Dasar
Spesifikasi Utama
No
API
Bahan Main
Line
Hook
∑ Hook
Rawai
Dasar
101
(8) Spesifikasi teknis Kelompok API Handline Tuna
No
API
Spesifikasi Utama
Bahan Main
∑ Hook
Line
Hook
L Main
Line
GT
Jumlah
(unit)
GT
Jumlah
(unit)
GT
Jumlah
(unit)
Handline
tuna
(9) Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Tonda
No
API
Spesifikasi Utama
L Main
Bahan Main
∑ Hook
Line
Line
Hook
Pancing
Tonda
(10)
Spesifikasi teknis Kelompok API Pancing Pole and Line
No
API
Spesifikasi Utama
∑ Hook
∑ API per
Hook
Joran
Pole and
line
4. Produksi Hasil Tangkapan
No
Jenis Ikan
Volume (kg)
Harga Jual
(Rp/Kg)
Nilai
Penjualan
(Rp)
Keterangan
TOTAL
5. Biaya Operasional Penangkapan
No
Jenis Pengeluaran
Volume
Biaya (Rp)
Keterangan
TOTAL
102
6. Sistem Bagi Hasil
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
7. Laporan Keuangan
No
Tanggal
Uraian
Mutasi (Rp)
Pemasukan Pengeluaran
Saldo
Total
Catatan Kondisi Keuangan di Bank (Tabungan) :
Nama Bank : ............................................................
No Rekening : ............................................................
Saldo
: Rp. ......................................... (per tanggal ...........)
8. Permasalahan dan Pemecahannya
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
……………………………………………………………………………………………
…
Demikian laporan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
…………………………, ………………………. 2016
103
Koperasi ……………………..
Tanda Tangan/Cap Koperasi
(……………………………………...)
Jabatan : ………………
Tembusan :
1. Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap;
2. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi;
3. Kepala Pelabuhan Perikanan UPT Pusat (sebagai Pendamping Koord.
Wilayah).
104
Lampiran 19
DAFTAR WILAYAH PENDAMPINGAN
PELABUHAN PERIKANAN UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PUSAT
(SEBAGAI PEMBANTU KOORDINATOR WILAYAH)
A. Cluster 1 (Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu)
No.
Penanggung Jawab
UPT Pusat
1
PPS Belawan
2
PPS Bungus
3
PPN Sibolga
4
5
PPN Sungailiat
PPN Tanjung Pandan
JUMLAH
Wilayah Pendampingan
Aceh Bagian Timur
Sumatera Utara Bagian Timur
Riau
Sumatera Barat
Jambi
Bengkulu
Aceh Bagian Barat
Sumatera Utara Bagian Barat
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Jumlah
Pelabuhan
Perikanan
(Lokasi)
27
21
15
17
3
15
79
8
9
13
207
B. Cluster 2 (Sumsel, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jabar)
No.
Penanggung Jawab UPT
Pusat
1
PPS Nizam Zachman
2
3
4
PPN Karangantu
PPN Palabuhanratu
PPN Kejawanan
JUMLAH
Wilayah Pendampingan
DKI Jakarta
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Barat Bagian Selatan
Jawa Barat Bagian Utara
Jumlah
Pelabuhan
Perikanan
(Lokasi)
6
3
25
34
21
43
132
C. Cluster 3 (Jateng, D.I. Yogyakarta, Jatim, Kalteng, Kalsel)
No.
Penanggung Jawab
UPT Pusat
Wilayah Pendampingan
1
PPS Cilacap
2
PPN Pekalongan
3
PPN Brondong
Jawa Tengah Bagian Selatan
D.I. Yogyakarta
Jawa Tengah Bagian Utara
Kalimantan Tengah
Jawa Timur Bagian Utara
4
PPN Prigi
Kalimantan Selatan
Jawa Timur Bagian Selatan
JUMLAH
Jumlah
Pelabuhan
Perikanan
(Lokasi)
26
16
63
8
42
7
38
200
105
D. Cluster 4 (Sultra, Sulteng, Gorontalo, Kalbar, Kaltara, Kaltim)
No.
Penanggung Jawab UPT
Pusat
1
PPS Kendari
2
PPN Kwandang
3
PPN Pemangkat
4
PPP Teluk Batang
JUMLAH
Wilayah Pendampingan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Gorontalo
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Barat
Jumlah
Pelabuhan
Perikanan
(Lokasi)
13
26
19
4
10
48
120
E. Cluster 5 (Bali, NTB, NTT, Sulut, Sulbar, Sulsel, Maluku, Malut,
Papua Barat, Papua)
No.
Penanggung Jawab UPT
Pusat
1
PPS Bitung
2
PPN Pengambengan
3
PPN Ambon
4
PPN Ternate
5
PPN Tual
JUMLAH
Wilayah Pendampingan
Sulawesi Utara
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Papua
Maluku Utara
Papua Barat
Maluku
Jumlah
Pelabuhan
Perikanan
(Lokasi)
17
6
39
10
16
18
8
16
9
18
157
106
Lampiran 20
DAFTAR PENDAMPING KOORDINATOR WILAYAH (UPT PUSAT) DAN
PELABUHAN PERIKANAN SEBAGAI TEMPAT PENYERAHAN BANTUAN
A. CLUSTER 1 (ACEH, SUMUT, SUMBAR, RIAU, KEP. RIAU, JAMBI,
BENGKULU)
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
A
PPS BELAWAN
1
PP. Abah Krueng
(Babah Krueng)
Aceh
Kab. Pidie
571
2
PP. Alue Bu Jalan
Baroeh (Alue Bu)
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
3
PP. Alue
Lhok/Seuneubok
Teupin
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
4
PP. Bangka Jaya
Aceh
Kab. Aceh
Utara
571
5
PP. Baroeh Buging
(Baroh Bugeng)
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
6
PP. Blang Uyok
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
7
PP. Cot Jaja
Aceh
Kab. Pidie
571
8
PP. Desa Mesjid
Aceh
Kab. Aceh
Tamiang
571
Desa Mesjid, Kec. Bendahara, Kab.
Aceh Tamiang, Aceh
9
PP. Jaring (Teupin
Jaring)
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
Desa Teupin Jaring, Kec. Idi
Rayeuk, Kab. Aceh Timur
10
PP. Kb. Tanjung
Aceh
Kab. Pidie
571
Desa Jumerang, Kec. Kembang
Tanjung, Kab Pidie
11
PP. Kuala Brabo
(Kuala Beurabo)
Aceh
Kab. Pidie
571
Desa Keupula, Kec. Simpang Tiga,
Kab Pidie
12
PP. Kuala Idi (Idi)
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
Kec. Idi Rayeuk, Kab. Aceh Timur,
Aceh
13
PP. Kuala Jeumpa
Aceh
Kab. Bireuen
571
Desa Kuala Jeumpa, Kec. Jeumpa,
Kab. Bireuen
14
PP. Kuala Langsa
Aceh
Kota Langsa
571
Desa Kuala Langsa, Kec Langsa
Barat, Kota Langsa , Aceh
Desa Abah Krueng Kecamatan
Batee Kabupaten Pidie Nanggroe
Aceh Darussalam.
Jl. Medan-Banda Aceh, Kec.
Pereulak Barat, Kab. Aceh Timur,
Aceh
Jl. Medan-Banda Aceh, Desa Alue
Lhok, Kec. Peureulak Timur, Kab.
Aceh Timur, Aceh
Desa Bangka Jaya, Kec.
Dewantara, Kab. Aceh Utara
Jl. Medan-Banda-Aceh, Desa
Baroh Bugeng, Kec. Nurussalam,
Kab. Aceh Timur, Aceh
Jl. Medan-Banda Aceh, Desa Blang
Uyok, Kec. Julok, Kab. Aceh
Timur, Aceh
Desa Cot Jaja, Kec. Simpang Tiga,
Kab. Pidie Nanggroe Aceh
Darussalam
107
571
Jl. Medan-Banda Aceh, Kembang
Tanjong, Desa Rambong Payong,
Kec. Peureulak, Kab. Aceh Timur,
Aceh
15
PP. Kuala Leugee
Aceh
Kab. Aceh
Timur
16
PP. Kuala Raja
Aceh
Kab. Bireuen
571
Desa Kuala Raja, Kec. Kuala, Kab.
Bireuen
17
PP. Mereudu
(Meureudue)
Aceh
Kab. Pidie
Jaya
571
Desa Meunasah Balek, Kec.
Mereudu, Kab. Pidie Jaya
18
PP. Pasiran (Lhok
Pasiran)
Aceh
Kota Sabang
571
Jl. Cut Nyak Dhien, Desa Kota
Timu, Kec. Sukakarya, Kota
Sabang
19
PP. Peudada
Aceh
Kab. Bireuen
571
Jl. Medan - Banda Aceh 204, Desa
Pulo, Kec. Peudada, Kab. Bireuen
20
PP. Plimbang
(Peulimbang)
Aceh
Kab. Bireuen
571
Desa Seuneubok Peulimbang, Kec.
Peulimbang, Kab. Bireuen
21
PP. Samalanga
Aceh
Kab. Bireuen
571
Desa Pante Range, Kec.
Samalanga, Kab. Bireun
22
PP. Teupin Kuyun
(Teupin Kuyuen Dsn.
Puuk)
Aceh
Kab. Aceh
Utara
571
Desa Teupin Kuyuen, Kec.
Seunuddon, Kab. Aceh Utara.
23
PP. Teupin Pasie
Jaboy
Aceh
Kota Sabang
571
Gampong Jaboi, Desa Jaboi, Kec.
Sukajaya, Kota Sabang
24
PP. Teupin Pukat
Aceh
Kab. Aceh
Timur
571
25
PP. Teupin Siron
Aceh
Kab. Bireuen
571
26
PP. Ujong Pei (Ujong
Pie)
Aceh
Kab. Pidie
571
27
PP. Ulim
Aceh
Kab. Pidie
Jaya
571
Desa Dayah Leubue, Kec. Ulim,
Kab. Pidie Jaya
28
PP. Bagan Deli
Sumatera
Utara
Kota Medan
571
JL Gabion, Desa Bagan Deli, Kec.
Medan Belawan, Kota Medan
29
PP. Bagan Kuala
Sumatera
Utara
Kab. Serdang
Bedagai
571
Desa Tanjung Beringin, Kab.
Serdang Bedagai, Sumatera Utara
30
PP. Bagan Percut
Sumatera
Utara
Kab. Deli
Serdang
571
Desa Percut, Kec. Percut Sei Tuan,
Kab. Deli Serdang
31
PP. Bagan Serdang
Sumatera
Utara
Kab. Deli
Serdang
571
Beringin, Deli Serdang, Sumatera
Utara
32
PP. Belawan
Sumatera
Utara
Kota Medan
571
Jl. Pelabuhan Perikanan Gabion,
Belawan, Kelurahan Bagan Deli,
Kec. Medan Belawan, Kotak Pos 20
33
PP. Biduk Bubun
Sumatera
Utara
Kab. Langkat
571
Desa Bubun, Tanjungpura, Kab.
Langkat, Prov. Sumatera Utara
34
PP. Campea
Sumatera
Utara
Kab. Labuhan
Batu Utara
571
Kab. Labuhan Batu Utara
Jl. Medan - Banda Aceh, Desa
Teupin Pukat, Kec. Nurussalam,
Kab. Aceh Timur, Aceh
Teupin Siron
Gandapura
Bireuen, Aceh
Desa Ujong Pie, Kec. Muara Tiga,
Kab. Pidie Nangroe Aceh
Darussalam
108
35
PP. Desa Lalang
Sumatera
Utara
Kab. Batubara
571
JL Ring Road Inalum, Desa Lalang,
Kec. Medang Deras, Kab. Batubara
36
PP. Kuala Serapu
Sumatera
Utara
Kab. Langkat
571
Jl. Pelabuhan Beras Basa, Kec.
Pangkalan Susu
37
PP. Nelayan Indah
Sumatera
Utara
Kota Medan
571
Desa Nelayan Indah, Kec. Medan
Labuhan, Kota Medan
38
PP. Pangkalan
Brandan
Sumatera
Utara
Kab. Langkat
571
JL. Babalan Pajak Ikan Lama Gang
Tenggiri, Desa Brandan Timur,
Kec. Babalan, Kab. Langkat
39
PP. Pangkalan Dodek
Sumatera
Utara
Kab. Batubara
571
JL. T. Amir Hamzah, Desa
Pangkalan Dodek Lama, Kec.
Medang Deras, Kab. Batubara
40
PP. Pangkalan Susu
Sumatera
Utara
Kab. Langkat
571
Jl. Pelabuhan Beras Basa, Desa
Beras Basa, Kec. Pangkalan Susu
41
PP. Pantai Labu
Sumatera
Utara
Kab. Deli
Serdang
571
JL Pantai Labu Pekan, Desa Pantai
Labu Pekan, Kec. Pantai Labu,
Kab. Deli Serdang
42
PP. Perupuk
Sumatera
Utara
Kab. Batubara
571
Desa Perupuk, Kec. Lima Puluh,
Kab. Batubara
43
PP. Sei Berombang
Sumatera
Utara
Kab. Labuhan
Batu
571
Panai Hilir, Labuhan Batu, Kab.
Labuhan Batu
44
PP. Sialang Buah
Sumatera
Utara
Kab. Serdang
Bedagai
571
Desa Sialang Buah, Kec. Teluk
Mengkudu, Kab. Serdang Begadai
45
PP. Tanjung Balai
Asahan
Sumatera
Utara
Kab. Asahan
571
Kecamatan tanjung Balai Asahan,
Kabupaten Asahan Provinsi
Sumatera Utara
46
PP. Tanjung Beringin
Sumatera
Utara
Kab. Serdang
Bedagai
571
Dusun I, Desa Tanjung Beringin,
Kec. Tanjung Beringin
47
PP. Tanjung Leidong
Sumatera
Utara
Kab. Labuhan
Batu Utara
571
Jl. H. Iwan Maksum, Desa Tanjung
Leidong, Kec. Kuala Leidong, Kab.
Labuhan Batu Utara
48
PP. Tanjung Tiram
Sumatera
Utara
Kab. Batubara
571
Desa Bandar Rahmad, Kecamatan
Tanjung Tiram, Kabupaten
Batubara
49
PP. Bagan Siapi-Api
Riau
Kab. Rokan
Hilir
571
Jalan Pelabuhan Baru, Bangko,
Rokan Hilir, Riau
50
PP. Bantan Air
Riau
Kab. Bengkalis
571
Desa Bantan, Bengkalis
51
PP. Bengkalis
Riau
Kab. Bengkalis
571
Desa Bengkalis Kota, Kec.
Bengkalis, Kab. Bengkalis
52
PP. Dermaga Perairan
Teluk Dalam
Riau
Kab.
Pelalawan
711
Kab. Pelalawan
53
PP. Dompas
Riau
Kab. Bengkalis
571
54
PP. Dumai
Riau
Kota Dumai
571
55
PP. Jangkang
Riau
Kab. Bengkalis
571
Desa Dompas, Kab. Bengkalis
Jl. Pangkalan Sesai, Desa
Purnama, Kec. Dumai Barat, Kab.
Dumai
Desa Jangkang, Kec. Bantan, Kab.
Bengkalis
109
Jl. Yos Sudarso, Desa Tanah
Merah, Kel. Kuala Enok, Kec.
Tanah Merah, Kab. Indragiri Hilir
Desa Meskom, Kab. Bengkalis
Desa Prapat Tunggal, Kab.
Bengkalis
Jl.Pelabuhan PPI, Desa Selat
Panjang Kota, Kec. Tebing Tinggi,
Kab. Kepulauan Meranti
Desa Sinaboi, Kec. Sinaboi, Kab.
Rokan Hilir
56
PP. Kuala Enok
Riau
Kab. Indragiri
Hilir
711
57
PP. Meskom
Riau
Kab. Bengkalis
571
58
PP. Prapat Tunggal
Riau
Kab. Bengkalis
571
59
PP. Selat Panjang
Riau
Kab. Kep.
Meranti*
571
60
PP. Sinaboi
Riau
Kab. Rokan
Hilir
571
61
PP. Sungai Guntung
Riau
Kab. Indragiri
Hilir
711
Jl. Yos Sudarso, Desa Taga Raja,
Kec. Kateman, Kab. Indragiri Hilir
62
PP. Tanjung Samak
Riau
Kab. Kep.
Meranti*
571
Desa Tanjung Samak, Kec.
Rangsang, Keb. Bengkalis
63
PP. Titi Akar
Riau
Kab. Bengkalis
571
Desa Titi Akar, Kec. Rupat Utara,
Bengkalis
B
PPS BUNGUS
64
PP. Air Bangih (Aia
Bangih)
Sumatera
Barat
Kab. Pasaman
Barat
572
Jorong Pasar Suak, Kel. Nagari
Sasak, Kec. Sungai Beremas, Kab.
Pasaman Barat
65
PP. Api-Api
Sumatera
Barat
Kab. Pesisir
Selatan
572
Kec. Bayang, Kab. Pesisir Selatan
66
PP. Batang Gasan
Sumatera
Barat
Kab. Padang
Pariaman
572
Kec. Batang Gasan, Kab. Padang
Pariaman
67
PP. Bungus
Sumatera
Barat
Kota Padang
572
Jl Raya Padang - Painan KM 16
Padang, Desa labuhan
68
PP. Carocok Tarusan
Sumatera
Barat
Kab. Pesisir
Selatan
572
69
PP. Karan Aur
Sumatera
Barat
Kota Pariaman
572
70
PP. Muaro Anai
Sumatera
Barat
Kota Padang
572
Carocok Ampang Pulai Tarusan,
Desa Kenagarian Ampang Pulai,
Kec. Koto XI Tarusan, Kab. Pesisir
Selatan
Desa Karan Aur , Kec. Pariaman
Tengah , Kota Pariaman , Prov.
Sumatera Barat
Kel. Padang Sarai, Kec. Koto
Tangah, Kota Padang
Jl. Nasri Nasar, Kelurahan Pasir
Pariaman Tengah, Kec. Pariaman
Tengah
Kota Pariaman, Prov. Sumatera
Barat
Pasa Gompong, Kecamatan
Lengayang, Kab. Pesisir selatan,
Provinsi Sumatera Barat
71
PP. Muaro Pariaman
Sumatera
Barat
Kota Pariaman
572
72
PP. Pasar Kambang
(Kambang)
Sumatera
Barat
Kab. Pesisir
Selatan
572
73
PP. Pasie Nan Tigo
Sumatera
Barat
Kota Padang
572
Desa Pasie Nan Tigo, Kec. Pasie
Nan Tigo, Kota Padang
74
PP. Pasir Baru
Sumatera
Barat
Kab. Padang
Pariaman
572
Desa Korong Pasir Baru, Kec.
Sungai Limau, Kab. Padang
Pariaman
110
Kab. Pasaman
Barat
572
Jorong Padang Halaban, Desa
Nagari Sasak, Kec. Sasak Ranah
Pesisir, Kab. Pasaman Barat, Prov.
Sumatera Barat
Desa Sikakap, Kec. Pagai Selatan,
Kab. Kep. Mentawai, Prov.
Sumatera Utara
Kampung Penyeberangan, Desa
Surantih, Kec. Sutera, Kab. Pesisir
Selatan
Jorong Pasia Tiku, Kel. Nagari Tiku
Selatan, Kec. Tanjung Mutiara,
Kab. Agam
75
PP. Sasak
Sumatera
Barat
76
PP. Sikakap
Sumatera
Barat
Kab. Kep.
Mentawai
572
77
PP. Surantiah
Sumatera
Barat
Kab. Pesisir
Selatan
572
78
PP. Tiku
Sumatera
Barat
Kab. Agam
572
79
PP. Tuapejat (Tua
Pejat)
Sumatera
Barat
Kab. Kep.
Mentawai
572
Jl. Raya Tua Pejat KM. 1,5 , Kec.
Sipora Utara, Kab. Kep. Mentawai,
Prov. Sumatera Barat
80
PP. Ulakan Tapakis
Sumatera
Barat
Kab. Padang
Pariaman
572
Desa Ulakan Tapakis, Kec. Ulakan
Tapakis, Kab. Padang Pariaman,
Provinsi Sumatera Barat
81
PP. Kuala Tungkal
Jambi
Kab. Tanjung
Jabung Barat
711
Ds. Tungkal 1, Kec. Tungkal Ilir,
Kab. Tanjung Jabung Barat
82
PP. Nipah Panjang
Jambi
Kab. Tanjung
Jabung Timur
711
83
PP. Teluk Majelis
Jambi
Kab. Tanjung
Jabung Timur
711
84
PP. Air Napal
Bengkulu
Kab. Bengkulu
Utara
572
85
PP. Air Rami
Bengkulu
Kab. MukoMuko
572
86
PP. Muara Maras
Bengkulu
Kab. Seluma
572
87
PP. Muara Pring Baru
Bengkulu
Kab. Seluma
572
88
PP. Muara Sungai
Ketahun
Bengkulu
Kab. Bengkulu
Utara
572
89
PP. Pasar Bantal
Bengkulu
Kab. MukoMuko
572
90
PP. Pasar
Bawah/Manna
Bengkulu
Kab. Bengkulu
Selatan
572
Desa Nipah Panjang 1, Kec. Nipah
Panjang, Kab. Tanjung Jabung
Timur, Jambi
Desa Teluk Majelis, Kec. Kuala
Jambi, Kab. Tanjung Jabung
Timur
Lubuk Tanjung, Air Napal,
Bengkulu Utara
Desa Air Rami, Kecamatan Air
Rami, Kab. Muko-Muko, Prov.
Bengkulu
Jl. Lintas Bengkulu Manna, Kec.
Semidang Alas Maras, Kab.
Seluma, Prov. Bengkulu
Desa Ujung Padang, Kec.
Semidang Alas Maras, Kab.
Seluma, Prov. Bengkulu
Jl. Lintas Bengkulu Ketahun, Desa
Pasar Ketahun di Muara Sungai
Ketahun, Kec. Ketahun,
Kab.Bengkulu Utara, Prov.
Bengkulu
Jl. Nelan Indah,Desa Pasar Bantal,
Kecamatan Teramang Jaya,
Kabupaten Muko-Muko, Provinsi
Bengkulu
JL. Pasar Bawah, Desa Pasar
Bawah, Kec. Pasar Manna,
Kab.Bengkulu Selatan, Prov.
Bengkulu
111
91
PP. Pasar Bengkulu
Bengkulu
Kota Bengkulu
572
Jl. Enggano No. 05 Kelurahan
Pasar Bengkulu, Kec. Sungai
Serut, Kota Bengkulu, Provinsi
Bengkulu
92
PP. Pasar Ngalam
Bengkulu
Kab. Seluma
572
Desa Pasar Ngalam, Kec. Periukan,
Kab. Seluma, Prov. Bengkulu
93
PP. Pasar Palik
Bengkulu
Kab. Bengkulu
Utara
572
Desa Pasar Palik, Kec. Air Napal,
Kab. Bengkulu Utara
94
PP. Pasar Seluma
Bengkulu
Kab. Seluma
572
Desa Pasar Seluma, Kec. Seluma
Selatan, Kab.Seluma, Prov.
Bengkulu
95
PP. Pondok Besi
Bengkulu
Kota Bengkulu
572
Jl. Tapak Padri Kelurahan Pondok
Besi, Kec. Teluk Segara
Kota Bengkulu, Prov. Bengkulu
96
PP. Pulau Baai
Bengkulu
Kota Bengkulu
572
Jl. Yos Sudarso RT. 05 Pulau Baai
97
PP. Sungai Lemau
(Pondok Kelapa)
Bengkulu
Kab. Bengkulu
Tengah
572
Jalan Raya Bengkulu,Lais,Pondok
Kelapa, Bengkulu Tengah
98
PP. Sungai Muara
Ipuh
Bengkulu
Kab. MukoMuko
572
Jl. Lintas Bengkulu Mukomuko,
Desa Pulau Makmur, Kecamatan
Ipuh, Kabupaten Muko-Muko,
Propinsi Bengkulu
C
PPN SIBOLGA
99
PP. Air Berudang
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Air Berudang, Kec. Tapak
Tuan, Kab. Aceh Selatan
100
PP. Alue Ambang
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. Tgk Bubon, Kel. Alue Ambang,
Kec. Teunom, Kab. Aceh Jaya
101
PP. Alue Naga I
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
102
PP. Alue Naga II
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
103
PP. Alue Rambot
Aceh
Kab. Aceh
Barat Daya
572
104
PP. Babah Lueng
Aceh
Kab. Nagan
Raya
572
105
PP. Babah Nipah
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. Nasional, Kel. Babah Nipah,
Kec. Sampoiniet, Kab. Aceh Jaya
106
PP. Batu Itam
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Batu Itam, Kec. Tapak Tuan,
Kab. Aceh Selatan
107
PP. Blang Padang
Aceh
Kab. Aceh
Barat Daya
572
Kec. Tangan-Tangan, Kab. Aceh
Barat Daya
108
PP. Busong
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Teupah selatan, Kel. Busong,
Kec. Simeulue Timur, Kab.
Simeulue
Dusun Musafir, Kel. Alue Naga,
Kec. Syiah Kuala, Kota Banda
Aceh, Aceh
Dusun Kutaran, Kel. Alue Naga,
Kec. Syiah Kuala, Kota Banda
Aceh, Aceh
Jl. Desa Alue Rambot, Kel. Alue
Rambot, Kec. Lembah Sabil, Kab.
Aceh Barat Daya
Desa Babah Lueng, Kecamatan
Darul Makmur, Kabupaten Nagan
Raya, Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam
112
Jl. Meulaboh-Banda Aceh, Desa
Gampong Blang, Kec. Krueng
Sabe, Kab. Aceh Jaya Nangroe
Aceh Darussalam
Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh,
Aceh
Lr. Seulanga, Kel. Deah Glumpang,
Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh,
Aceh
109
PP. Calang
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
110
PP. Deah Baro
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
111
PP. Deah Glumpang
(Deah Geulumpang)
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
112
PP. Demaga Haloban
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kel. Haloban, Kec. Pulau Banyak
Barat, Kab. Aceh Singkil
113
PP. Dermaga Ikan
Pulau Baguk
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Jl. Nelayan, Kel. Pulau Baguk, Kec.
Pulau Banyak, Kab. Aceh Singkil
114
PP. Dermaga Ikan
Pulau Balai (Dermaga
Pulau Balai)
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kel. Pulau Balai, Kec. Pulau
Banyak, Kab. Aceh Singkil
115
PP. Dermaga Teluk
Nibung
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kel. Pulau Nibung, Kec. Pulau
Banyak, Kab. Aceh Singkil
116
PP. Dermaga Ujung
Sialit
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kel. Ujung Sialit, Kec. Pulau
Banyak Barat, Kab. Aceh Singkil
117
PP. Gosong Telaga
Selatan
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kec. Singkil Utara, Kab. Singkil
118
PP. Gosong Telaga
Utara
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
Kec. Singkil Utara, Kab. Singkil
119
PP. Kareung
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Desa Kareung Kec. Lhoong Kab.
Aceh Besar Nanggroe Aceh
Darussalam
120
PP. Kedai Bakongan
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Desa Keude Bakongan, Kec.
Bakongan, Kab. Aceh Selatan
121
PP. Kemumu Hilir
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Sawang Indah, Kec. Labuhan
Haji Timur, Keb. Aceh Selatan
122
PP. Keude Trumon
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Keude Trumon, Kec. Trumon,
Kab. Aceh Selatan
123
PP. Krueng No
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. Kuto No, Kel. Krueng No, Kec.
Sampoinet, Kab. Aceh Jaya
124
PP. Kuala Bubon
Aceh
Kab. Aceh
Barat
572
125
PP. Kuala Iboh
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
126
PP. Kuala Tuha
Aceh
Kab. Nagan
Raya
572
Desa Kuala Tuha, Kec. Kuala
Pesisir, Kab. Nagan Raya
127
PP. Kuala Unga
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Kel. Keude Unga, Kec. Jaya, Kab.
Aceh Jaya
128
PP. Kuta Blang
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Kuta Blang, Kec. Samadua,
Kab. Aceh Selatan
129
PP. Labuhan Bajau
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Teupah selatan, Kel. Labuhan
Bajau, Kec. Teupah Selatan, Kab.
Simeulue
572
Jl. Meulaboh-Banda Aceh, Desa
Kuala Bubon, Kec. Samatiga, Kab.
Aceh Barat
Kec. Labuhan Haji Barat, Kab.
Aceh Selatan
113
Jl. Kawat, Kel. Labuhan Bakti,
Kec. Teupah Selatan, Kab.
Simeulue
Desa Pasar Lama Kec. Labuhan
Haji
Kabupaten Aceh Selatan Nangroe
Aceh Darussalam
130
PP. Labuhan Bakti
Aceh
Kab. Simeulue
572
131
PP. Labuhan Haji
(Pasar Lama)
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
132
PP. Labuhan Tarok
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Desa Labuhan Tarok, Kec.
Meukek, Kab. Aceh Selatan
133
PP. Lam Tengoh
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Kec. Peukan Bada, Kab. Aceh
Besar, Provinsi Aceh
134
PP. Lambaro Neujib
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
135
PP. Lambeuso/Ujong
Muloh
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
136
PP. Lampulo
(Lampulo Eksisting)
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
137
PP. Lampuyang
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Kel. Lampuyang, Kec. Pulo Aceh,
Kab. Aceh Besar
138
PP. Lamteh
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Jl. Ujung Pancu, Kel. Lamteh, Kec.
Peukan Bada, Kab. Aceh Besar
139
PP. Latak Ayah
Aceh
Kab. Simeulue
572
140
PP. Latiung
Aceh
Kab. Simeulue
572
141
PP. Layeuen
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
142
PP. Lewak
Aceh
Kab. Simeulue
572
Kel. Lewak, Kec. Alafan, Kab.
Simeulue
143
PP. Lhok Aman
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Lhok Aman, Kec. Meukek,
Kab. Aceh Selatan
144
PP. Lhok
Araban/Kampung Aie
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Araban. Kampung Aie, Kec.
Simeulue Tengah, Kab. Simeulue
145
PP. Lhok Bengkuang
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Jl. Teuku Cut Ali No.261, Desa
Lhok Bengkuang, Kec. Tapak
Tuan, Kab. Aceh Selatan
146
PP. Lhok Bihau
Aceh
Kab. Simeulue
572
Kel. Lhok Bihau, Kec. Simeulue
Barat, Kab. Simeulue
147
PP. Lhok Bubon
Aceh
Kab. Aceh
Barat
572
Jl. TPI, Kel. Lhok Bubon Kec.
Samatiga, Kab. Aceh barat
148
PP. Lhok
Geulumpang
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. TPI Lhok Geulumpang, Kel.
Lhok Geulumpang, Kec. Setia
Bakti, Kab. Aceh Jaya
Jl. Ujung Pancu, Kel. Lambaro
Neujib, Kec. Peukan Bada, Kab.
Aceh Besar
Jl. Calang-Banda Aceh Desa
Lambeuso
Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh
Jaya Naggroe Aceh Darusalam
Jl. Sisingamangaraja Ujung no.16,
Desa Lampulo, Kec. Kuta Alam,
Kota Banda Aceh
Simeulue Tengah, Desa Latak Aya,
Kec. Simeulue Tengah, Kab.
Simeulue
Jl. Sinabang-Labuhan Haji, Kel.
Latung, Kec. Teupah Selatan, Kab.
Simeulue
Kel. Layen, Kec. Leupung, Kab.
Aceh Besar
114
149
PP. Lhok Kruet
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. Calang-Banda Aceh, Desa Lhok
Kruet, Kec. Sampoiniet, Kab. Aceh
Jaya
150
PP. Lhok Rukam
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Lhok Reukam, Kec. Tapak
Tuan, Kab. Aceh Selatan
151
PP. Lhok Seudu
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
152
PP. Lhok Suka Jaya
(Suka Jaya)
Aceh
Kab. Simeulue
572
153
PP. Malasin (Ps.
Sibigo)
Aceh
Kab. Simeulue
572
Kel. Malasin, Kec. Simeulue Barat
154
PP. Mon Ikeun
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Jl. Lapangan Golf, Desa Mon
Ikeun, Kec. Lhok Nga, Kab. Aceh
Besar
155
PP. Nasreuheu
Aceh
Kab. Simeulue
572
Kel. Nasreue, Kec. Salang, Kab.
Simeulue
156
PP. Padang Bakau
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kel. Padang Bakau, Kec. Labuhan
Haji, Kab. Aceh Selatan
157
PP. Padang Panjang
Aceh
Kab. Aceh
Barat Daya
572
Desa Susoh, Kec. Susoh, Kab.
Aceh Barat Daya
158
PP. Pasie Kuala Ba'u
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Desa Pasie Kuala Ba'U, Kec. Kluet
Utara, Kab. Aceh Selatan
159
PP. Pasie Seubadeh
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Jl. T. Tuan-Medan, Kel. Seubadeh,
Kec. Bakongan Timur, Kab. Aceh
Selatan
160
PP. Patek
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. TPI, Kel. Patek, Kec. Sampoinet,
Kab. Aceh Jaya
161
PP. Potongan
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Melur, Kel. Sinabang, Kec.
Simeulue Timur, Kab. Simeulue
162
PP. Pulau Sarok
Aceh
Kab. Singkil
572
Kec. Pulau Sarok, Kab. Singkil
163
PP. Rantau Binuang
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Jl. Tengku Cut Ali, Kel. Rantau
Binuang, Kec. Kluet Selatan, Kab.
Aceh Selatan
164
PP. Rigaih
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Jl. Calang-Banda Aceh, Desa
Rigaih, Kec. Setia Bakti, Kab. Aceh
Jaya Nanggroe Aceh Darussalam
165
PP. Sambai
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Ds. Ifak Bak, Kel. Sambai, Kec.
Teluk Dalam, Kab. Simeulue
166
PP. Sanee
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
167
PP. Seurapong
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
168
PP. Suak Semaseh
Aceh
Kab. Aceh
Barat
572
Jl. Nasional, Kel. Suak Semaseh,
Kec. Samatiga, Kab. Aceh Barat
169
PP. Suka Karya
Aceh
Kab. Simeulue
572
Jl. Pahlawan Desa Sukakarya, Kec.
Simeulu Timur, Kab. Simeulue
Kel. Layen, Kec. Leupung, Kab.
Aceh Besar
Jl. Tgk Diujung, Kel. Sukajaya,
Kec. Simeulue Timur, Kab.
Simeulue
Desa Sanee, Kec. Lhoong, Kab.
Aceh Besar, Nanggroe Aceh
Darussalam
Desa Seurapong, Kec. Pulau Aceh,
Kab. Aceh Besar, Nanggroe Aceh
Darussalam
115
170
PP. Suka Makmue
Aceh
Kab. Aceh
Singkil
572
171
PP. Tanjung Raya
Aceh
Kab. Simeulue
572
172
PP. Titi Arusan
Aceh
Kota Banda
Aceh
572
173
PP. Ujong Baroh
(Ujong Baroeh)
Aceh
Kab. Aceh
Barat
572
Jl. TPI, Desa Ujong Baroh, Kec.
Johan Pahlawan
174
PP. Ujung
Pancu/Ujong Pancu
Aceh
Kab. Aceh
Besar
572
Jl. Ujong Pancu, Kel. Lampage,
Kec. Peukan Bada, Kab. Aceh
Besar
175
PP. Ujung Pulo
Rayeuk
Aceh
Kab. Aceh
Selatan
572
Kec. Bakongan Timur, Kab. Aceh
Selatan
176
PP. Ujung Serangga
(Ujong Serangga)
Aceh
Kab. Aceh
Barat Daya
572
Desa Ujung Serangga Kec. Susoh
Kab. Aceh Barat Daya Nanggroe
Aceh Darussalam
177
PP. Ujung Seudeun
(Ujong Seudeun)
Aceh
Kab. Aceh
Jaya
572
Kel. Ujung Seudeun, Kec. Jaya,
Kab. Aceh Jaya
178
PP. Barus
Sumatera
Utara
Kab. Tapanuli
Tengah
572
Desa Pasar Terendam, Kec. Barus,
Kab. Tapanuli Tengah
179
PP. Labuhan Angin
Sumatera
Utara
Kab. Tapanuli
Tengah
572
Desa Labuhan Angin, Kec. Tapian
Nauli II, Kab. Tapanuli Tengah
180
PP. Pulau Tello
Sumatera
Utara
Kab. Nias
Selatan
572
Desa Simaluaya, Kec. Pulau Batu,
Kab. Nias Selatan
181
PP. Sibolga
Sumatera
Utara
Kab. Tapanuli
Tengah
572
Jl. Gatot Subroto Pondok Batu
Sarudik Sibolga, Des
182
PP. Sibolga (PPI)
Sumatera
Utara
Kota Sibolga
572
Kota Sibolga
183
PP. Sirombu
Sumatera
Utara
Kab. Nias
Barat*
572
Desa Sirombu, Kec. Sirombu, Kab.
Nias Barat, Prov. Sumatera Utara
184
PP. Sorkam
Sumatera
Utara
Kab. Tapanuli
Tengah
572
Desa Pasar Sorkam, Kec. Sorkam
Barat, Kab. Tapanuli Tengah
185
PP. Teluk Dalam
Sumatera
Utara
Kab. Nias
Selatan
572
Kec. Teluk Dalam, Kab. Nias
Selatan, Prov. Sumatera Utara
D
Kec.Singkil, Kab. Aceh Singkil
Jl. Lingkar Simeulue, Kel. Tanjung
Raya, Kec. Teluk Dalam, Kab.
Simeulue
Jl. Syah Kuala, Kel. Deah Raya,
Kec. Syiah Kuala, Kota Banda
Aceh, Aceh
PPN SUNGAILIAT
186
PP. Antang Tarempa
Kep. Riau
Kab. Kep.
Anambas
711
Antang tarempa timur,
Kec.Siantan, Kabupaten
Kepulauan Anambas
187
PP. Barelang
Kep. Riau
Kota Batam
711
Jembatan 2 Barelang,Kelurahan
Pulau Setokok, Kec.Bulang Pulau
Nipam Batam, Kota Batam
188
PP. Kijang
Kep. Riau
Kab. Bintan
(Kep. Riau)
711
Jl. Barek Motor Kijang, Desa
Kijang Kota, Kec. Bintan Timur,
Kab. Bintan
116
189
PP. Moro
Kep. Riau
Kab. Karimun
711
JL.Gelugur, Desa Moro, Kec. Moro,
Kab. Karimun
190
PP. Sedanau
Kep. Riau
Kab. Natuna
711
Jl.Yos Sudarso RT 02/RW 01,
Kelurahan Sedanau, Kec.
Bunguran Barat, Kab. Natuna
191
PP. Selat Lampa
PP. Tanjung Balai
Karimun
Kep. Riau
Kab. Natuna
711
Kep. Riau
Kab. Karimun
711
193
PP. Tanjung Pinang
Kep. Riau
Kota
Tanjungpinang
711
194
PP. Telaga Punggur
Kep. Riau
Kota Batam
711
Jln.Pattimura RT 002/002 Teluk
Nipah,Telaga Pungur, Desa Kabil,
Kec. Nongsa, Kota Batam
192
E
Kec. Puau Tiga, Kab. Natuna
Tanjung Balai Karimun, Kab.
Karimun
Jl.Pelantar KUD Pasar Baru
Tanjung Pinang, Desa Tanjung
Pinang Kota, Kec. Tanjung Pinang
Kota, Kota Tanjung Pinang
PPN TANJUNG
PANDAN
195
PP. Batu Belubang
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Bangka
Tengah
711
Desa Batu Belubang, Kec.
Pangkalan Baru, Kab. Bangka
Tengah
196
PP. Gantung
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Belitung
Timur
711
Jl. Dermaga Dusun Lenggang,
Kelurahan Lenggang, Kec.
Gantung, Kab. Belitung Timur
197
PP. Kelabat (Batu
Dinding)
Kab. Bangka
711
Kel. Tanjung Gudang Belinyu, Kab.
Bangka
198
PP. Kurau
Kab. Bangka
Tengah
711
Desa Kurau Timur, Kec. Koba,
Kab.Bangka Tengah
199
PP. Manggar Belitung
Timur
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Belitung
Timur
711
Jl. Lipat Kajang No. 1 Manggar,
Desa Baru, Kecamatan Belitung
Timur Selatan, Kab. Belitung
Timur
200
PP. Muara Sungai
Baturusa
Kep.
Bangka
Belitung
Kota
Pangkalpinang
711
Muara Sungai Batu Rusa, Jl.
Ketapang, Kel. Air Itam, Kec. Bukit
Intan, Kota Pangkal Pinang
201
PP. Muntok
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Bangka
Barat
711
Pasar Muntok, Kel. Tanjung, Kec.
Muntok, Kab. Bangka Barat
202
PP. Sadai
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Bangka
Selatan
711
Desa Sadai, Kec. Tukak Sadai,
Kab. Bangka Selatan
203
PP. Selat Nasik
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Belitung
711
Jl. Pantomo No.13, RT 03 Dusun
1, Kec. Selat Nasik, Kab.Belitung
204
PP. Selendang Kampit
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Belitung
Timur
711
Desa Senyubuk Kelapa Kampit,
Kec. Kelapa Kampit, Kab. Belitung
Timur
Kep.
Bangka
Belitung
Kep.
Bangka
Belitung
117
205
PP. Sungai Selan
206
PP. Sungailiat
207
PP. Tanjung Pandan
Kep.
Bangka
Belitung
Kep.
Bangka
Belitung
Kep.
Bangka
Belitung
Kab. Bangka
Tengah
711
Jl. PPI. Sungai Selan, Kec. Sungai
Selan, Kab. Bangka Tengah
Kab. Bangka
711
Jl. Yos Sudarso No. 50 , Desa
Sungai Liat, Kec. Sungai Liat, Kab.
Bangka
Kab. Belitung
711
Jl. RE.Martadinata, Desa
Kelurahan Kota, Kec. Tanj
B. CLUSTER 2 (SUMSEL, LAMPUNG, BANTEN, DKI JAKARTA, JABAR)
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Jakarta Utara
712
Jl. Cakung Drain Ujung RT 12 RW
04 Desa Cilincing Kec. Cilincing
Kota Jakarta Utara DKI Jakarta
A
PPS NIZAM
ZACHMAN
1
PP. Cilincing
DKI
Jakarta
2
PP. Kalibaru
DKI
Jakarta
Jakarta Utara
712
3
PP. Kamal Muara
DKI
Jakarta
Jakarta Utara
712
4
PP. Muara Angke
DKI
Jakarta
Jakarta Utara
712
5
PP. Nizam Zachman
Jakarta
DKI
Jakarta
Jakarta Utara
712
Jl. Tuna Raya No. 1 Muara Baru
Ujung, Desa Penjaringan,Kota
Jakarta Utara, Prov. DKI Jakarta
14440
6
PP. Pulau Pramuka
DKI
Jakarta
Kab.
Kepulauan
Seribu
712
Pulau Pramuka No.1 Desa. Pulau
Panggang Kec. Kep Seribu Kab.
Kep. Seribu, Prov. DKI Jakarta
7
PP. Jakabaring
Sumatera
Selatan
Kota
Palembang
711
Jl. Pangeran Ratu - Jakabaring,
Desa 15 Ulu, Kec. Seberang Ulu 1,
Kota Palembang
8
PP. Sungai Lumpur
Sumatera
Selatan
Kab. OKI
711
Kuala Sungai Lumpur, Desa
Sungai Lumpur, Kec. Cengal, Kab.
Ogan Komering Ilir
9
PP. Sungsang
Sumatera
Selatan
Kab.
Banyuasin
711
Desa Sungsang IV, Kec. Banyu
Asin II, Kab. Banyu Asin
Jl. Kalibaru Barat VII RT 13 RW 04
Desa Kali Baru Kec. Cilincing
Kota Jakarta Utara, Prov. DKI
Jakarta
Jl. Kamal Muara Ujung No.1 RT
02/RW 04, Kel. Kamal Muara, Kec.
Penjaringan
Jl. Dermaga Muara Ujung Desa
Penjaringan No.1, Pelelangan Ikan,
Muara Angke, Kel. Pluit, Kec.
Penjaringan, Kota Jakarta Utara,
Prov. DKI Jakarta
118
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
10
PP. Badak
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Badak, Kec. Limau, Kab.
Tanggamus, Prov. Lampung
11
PP. Bengkunat
Lampung
Kab. Lampung
Barat
572
Desa Kota Jawa, Kec. Bngkunat,
Kab. Lampung Barat, Prov.
Lampung
12
PP. Cabang
Lampung
Kab. Lampung
Tengah
712
Desa Cabang, Kec. Bandar
Surabaya, Kab. Lampung Tengah
13
PP. Guring
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Guring, Kec. Pematang
Sawah, Kab. Tanggamus, Prov.
Lampung
14
PP. Kalianda
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
Jl. Ratu M. Amin, Desa Kalianda,
Kec. Kalianda, Kab. Lampung
Selatan, Prov. Lampung
15
PP. Karanganyer
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Karang Anyar, Kec.
Wonosobo, Kab. Tanggamus, Prov.
Lampung
16
PP. Kelumbayan
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Pantai Titian Muya, Desa
Pencandian Kec. Kelumbayan,
Kab. Tanggamus, Prov. Lampung
17
PP. Ketapang
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
18
PP. Kota Agung
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
19
PP. Krui
Lampung
Kab. Lampung
Barat
572
20
PP. Kuala Jaya
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
JL. Kuala Jaya, Desa Bandar
Agung, Kec. Sragi, Kab. Lampung
Selatan, Prov. Lampung
21
PP. Kuala Penet
Lampung
Kab. Lampung
Timur
712
Kuala Penet Kec. Limau Kab.
Lampung Timur, Lampung.
22
PP. Kunjir
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
Desa Kunjir, Kec. Rajabasa, Kab.
Lampung Selatan, Prov. Lampung
23
PP. Labuhan
Maringgai
Lampung
Kab. Lampung
Timur
712
Jl. Raya Kuala Labuhan Kec.
Labuhan Maringgai, Kab. Lampung
Timur, Lampung
24
PP. Lemong
Lampung
Kab. Lampung
Barat
572
Jl. Humara Lemong Desa Pekon
Lemong, Kec. LemongKabupaten
Lampung Barat, Lampung
572
572
25
PP. Lempasing
Lampung
Kota
Bandarlampung
26
PP. Muara Piluk
Bakauheni
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
ALAMAT
Desa Ketapang, Kec. Ketapang,
Kab. Lampung Selatan, Prov.
Lampung
JL. Merdeka, Desa Kota Agung,
Kec. Kota Agung, Kab. Tanggamus,
Prov. Lampung
Jl. Merdeka (Pasar Krui), Desa
Pasar Krui, Kec. Pesisir Tengah,
Kab. Lampung Barat, Prov.
Lampung
Jl. RE. Martadinata KM. 6, Desa
Lempasing, Kec Teluk Betung
Barat, Kota Bandar Lampung,
Prov. Lampung
Jl. LintasTimur, Desa Bakauheni,
Kecamatan Bakauheni, Kabupaten
Lampung Selatan, Provinsi
119
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Lampung
27
PP. Pematang Sawa
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Durian, Kec. Pematang Sawa,
Kab. Tanggamus, Prov. Lampung
28
PP. Putih Doh
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Putih Doh, Kecamatan
Cukuk Balak, Kabupaten
Tanggamus, Provinsi Lampung
29
PP. Rangai
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
JL. Raya Bakauheni, Desa Rangai
Tri TunggalL, Kec. Katibung, Kab.
Lampung Selatan, Prov. Lampung
30
PP. Tanjung Setia
Lampung
Kab. Lampung
Barat
572
Desa Tanjung Setia, Kecamatan
Pesisir Selatan, Kabupaten
Lampung Barat, Provinsi Lampung
31
PP. Tegineneng
Lampung
Kab.
Tanggamus
572
Desa Tegineneng, Kec. Limau, Kab.
Tanggamus, Prov. Lampung
32
PP. Teladas
Lampung
Kab. Tulang
Bawang
712
Desa Teladas, Kec. Dente Teladas,
Kab. Tulang Bawang
572
JL. Ikan Bawal NO. 3/21, Desa
Pasar Kangkung, Kec. Teluk
Betung Selatan, Kota Bandar
Lampung
33
PP. Ujung Bom
Lampung
Kota
Bandarlampun
g
34
PP. Way Muli
Lampung
Kab. Lampung
Selatan
572
JL. Raya Pesisir Way Muli, Desa
Way Muli, Kec. Rajabasa, Kab.
Lampung Selatan, Prov. Lampung
B
PPN KARANGANTU
35
PP. Anyar
Banten
Kab. Serang
572
Desa Anyer, Kec. Anyer, Kab.
Serang
36
PP. Banyuasih
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Banyuasih, Kec. Cigeulis,
Kab. Pandeglang
37
PP. Bayah
Banten
Kab. Lebak
573
38
PP. Binuangen
Banten
Kab. Lebak
573
39
PP. Carita
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Carita, Kec. Carita,
Kabupaten Pandeglang
40
PP. Cibareno
Banten
Kab. Lebak
573
Desa Cibareno, Kec. Cilograng,
Kab. Lebak
41
PP. Cikeusik
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Cikiruh Wetan, Kec.
Cikeusik, Kab. Pandeglang
42
PP. Citeureup
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Jalan Raya Citeureup, Desa
Citeureup,Kab. Panimbang, Kab.
Pandeglang
43
PP. Cituis
Banten
Kab.
Tangerang
712
Desa Suryabahari, Kec. Paku Haji,
Kab. Tangerang, Prov. Banten
Desa Bayah Barat, Kec. Bayah,
Kab. Lebak
Jl. Karang Malang No. 2
Binuangeun, Desa Muara, Kec.
Wanasalam, Kab. Lebak, Prov.
Banten
120
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
44
PP. Dadap
Banten
Kab.
Tangerang
712
45
PP. Domas
Banten
Kab. Serang
572
46
PP. Karangantu
Banten
Kota Serang
712
47
PP. Kepuh
Banten
Kab. Serang
572
48
PP. Ketapang
Banten
Kab.
Tangerang
712
49
PP. Kronjo
Banten
Kab.
Tangerang
712
50
PP. Labuan
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Jl. Pelelangan Ikan, Desa Teluk,
Kec. Labuan Kab. Pandeglang
51
PP. Lontar
Banten
Kab. Serang
572
Jl. Raya Lontar, Desa Lontar, Kec.
Tirtayasa, Kab. Serang
52
PP. Mauk Barat
Banten
Kab.
Tangerang
712
53
PP. Panimbang
Banten
Kab.
Pandeglang
572
54
PP. Panyaungan
Banten
Kab. Lebak
573
55
PP. Pasauran
Banten
Kab. Serang
572
Desa Umbul Tanjung, Kec.
Cinangka, Kab. Serang
56
PP. Pulo Kali
Banten
Kab. Serang
572
Desa Pulo Ampel, Kec. Pulo Ampel,
Kab. Serang
57
PP. Pulo Manuk
Banten
Kab. Lebak
573
58
PP. Sawarna
Banten
Kab. Lebak
573
59
PP. Sidamukti
Banten
Kab.
Pandeglang
572
60
PP. Sukahujan
Banten
Kab. Lebak
573
Jl. Sukahujan, Desa Pondok
Panjang, Kec. Cihara, Kab. Lebak
61
PP. Sukanegara
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Sukanegara, Kec. Carita,
Kab. Pandeglang
62
PP. Sumur
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Sumber Jaya, Kec. Sumur,
Kab. Pandeglang
63
PP. Tamanjaya
Banten
Kab.
Pandeglang
572
Desa Tamanjaya, Kec. Sumur
64
PP. Tanjung Panto
Banten
Kab. Lebak
573
Jl. Tanjung Panto, Desa Muara,
Kec. Wanasalam, Kab. Lebak, Prov.
Banten
Desa Dadap, Kec. Kosambi, Kab.
Tangerang , Prov. Banten
Desa Domas, Kec. Domas, Kab.
Serang
Desa Banten, Kec. Kesemen, Kota
Serang
Desa Margagiri, Kec. Bojonegara,
Kab. Serang
RT II RW 3 Desa Ketapang, Kec.
Mauk, Kab. Tangerang, Prov.
Banten
Jl. Pulo Cangkir, Desa Kronjo, Kec.
Kronjo, Kab. Tangerang, Prov.
Banten
Desa Mauk Barat, Kecamatan
Mauk, Kab. Tangerang, Prov.
Banten
Jl. Raya Panimbang, Desa
Panimbang Jaya, Kec. Panimbang,
Kab. Pandeglang
Desa Panyaungan, Kecamatan
Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi
Banten
Desa Darmasari, Kec. Bayah, Kab.
Lebak
Desa Sawarna, Kec. Bayah, Kab.
Lebak
Jalan Raya Citeureup, Desa
Sidamukti, Kec. Sukaresmi, Kab.
Pandeglang
121
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
65
PP. Tanjung Pasir
Banten
Kab.
Tangerang
712
66
PP. Tengkurak
Banten
Kab. Serang
572
67
PP. Terate (Terale)
Banten
Kab. Serang
572
68
PP. Wadas
Banten
Kab. Serang
572
C
PPN
PALABUHANRATU
69
PP. Batu Karas
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
Jl. Pantai Batu Karas, Desa Batu
Karas, Kec. Cijulang, Kab. Ciamis
70
PP. Bojong Selawe
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
Jl.Pantai Bojong Salawe Rt 13/RW
06, Desa karangjaladri, Kec. Parigi,
Kab. Ciamis
71
PP. Cibangban
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
Kampung Ci bangban, Desa Pasir
Baru, Kec. Cisolok, Kab. Sukabumi
72
PP. Cijeruk
Jawa
Barat
Kab. Garut
573
73
PP. Cikidang
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
74
PP. Cilauteureun
Jawa
Barat
Kab. Garut
573
75
PP. Cimari Muara
Jawa
Barat
Kab. Garut
573
76
PP. Cisolok
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
77
PP. Ciwaru
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
78
PP. Jayanti
Jawa
Barat
Kab. Cianjur
573
Pantai Jayanti, Ds. Cidamar, Kec.
Cidaun, Kab. Cianjur, Prop. Jabar
79
PP. Legok Jawa
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
Jl. Pacuan Kuda, Desa Legok
Jawa, Kec. Cimerak, Kab. Ciamis
80
PP. Loji
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
Kampung Cibuton, Desa Loji, Kec.
Simpenan, Kab. Sukabumi
81
PP. Madasari
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
82
PP. Majingklak
(Palataragung)
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
Desa Tanjung Pasir, Kec. Teluk
Naga, Kab. Tangerang, Prov.
Banten
Jalan Raya Tengkurak, Desa
Tengkurak, Kec. Tirtayasa, Kab.
Serang
Desa Terale, Kec. Kramatwatu,
Serang
Jalan Raya Bojonegara, Desa
Wadas, Kec. Bojonegara, Kab.
Serang
Desa Sagara, Kec. Cibalong, Kab.
Garut
Jl. Komplek Cikidang, Desa
Babakan, Kec. Pangandaran, Kab.
Pangandaran
Desa Pamalayan, Kecamatan
Cikelet, Kabupaten Garut, Prov.
Jawa Barat
Desa Karangsari, Kec. Pakenjeng,
Kab. Garut
kampung Pajaga, Desa
Cikahuripan, Kec. Cisolok, Kab.
Sukabumi
Kampung Palampang, Desa
Ciwaru, Kec. Ciemas, Kab.
Sukabumi
Dusun Madasari, Desa Masawa,
Kecamatan Cimerak, Kabupaten
Ciamis, Jawa Barat
Desa Majingklak RT 01 RW 06,
Kecamatan Kalipecong, Kabupaten
Ciamis
122
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
83
PP. Mina Jaya
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
84
PP. Muara Gatah
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
85
PP. Palabuhan Ratu
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
86
PP. Pamayang Sari
Jawa
Barat
Kab.
Tasikmalaya
573
87
PP. Pangandaran
Jawa
Barat
Kab.
Pangandaran
573
88
PP. Ranca Buaya
Jawa
Barat
Kab. Garut
573
Jl.Pelabuhan, Desa Purbayani,
Kec. Caringin, Kab. Garut
89
PP. Ujung Genteng
Jawa
Barat
Kab.
Sukabumi
573
Jl. Ujung Genteng, Desa Ujung
Genteng, Kec. Cilacap, Kab.
Sukabumi
D
PPN KEJAWANAN
90
PP. Ambulu
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
91
PP. Bandengan
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
92
PP. Blanakan
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
93
PP. Bondet
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
94
PP. Bungko
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Desa Bungko, Kec. Kapetakan,
Kab. Cirebon, Jawa Barat
95
PP. Bungko Lor
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Desa Bungko Lor, Kec. Kapetakan,
Kab. Cirebon, Prov. Jawa Barat
96
PP. Cangkol
Jawa
Barat
Kota Cirebon
712
Jalan Dolly Raya, Desa Lemah
Wungkuk Kec. Lemah Wungkuk,
Kota Cirebon, Prov. Jawa Barat
97
PP. Cangkring
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
98
PP. Cemara
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
Jl. Mina Jaya, Desa Pasir Ipis,
Kecamatan Surade, Kabupaten
Sukabumi , Jawa Barat
Jl. Raya Keusikluhur No. 559
Dusun Cireuma RT. 007 RW. 002,
Desa Kertamukti, Kec. Cimerak,
Kab. Ciamis
Jl. Siliwangi No.57 PO BOX 22,
Desa Palabuhan, Kec. Sukabumi,
Kab. Sukabumi
Jl.Pamayang sari, Desa
Cikawungading, Kec. Cipatujah,
Kab. Tasikmalaya
Desa Babakan, Kecamatan
Pangandaran, Kabupaten Ciamis,
Provinsi Jawa Barat
Jalan Raya Ambulu, Desa Ambulu,
Kec. Losari, Kab. Cirebon, Prov.
Jawa Barat
Desa Bandengan, Kecamatan
Mundu, Kabupaten Cirebon,
Provinsi Jawa Barat
JL. Pantai Indah No. 33 Desa
Blanakan, Kec. Blanakan, Kab.
Subang
Jl. Raya Gunung Jati,
Desa/Kelurahan Mertasinga, Kec.
Gunung Jati, Kab. Cirebon,
Provinsi Jawa Barat.
Jl. Cangkring, Desa Cangkring,
Kec. Cantigi, Kab. Indramayu,
Prov. Jawa Barat
Jl. Raya Sungai Buntu, Desa
Cemara dua, Kecamatan Pedes,
Kabupaten Karawang, Provinsi
Jawa Barat
123
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
99
PP. Cilamaya Girang
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
100
PP. Ciparage
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
101
PP. Cirewang
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
Desa pengarengan, Kec. Legon
Kulon, Kab. Subang
102
PP. Citemu
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Jl. TPI Citemu Desa Citemu, Kec.
Mundu, Kab. Cirebon, Prov. Jawa
Barat
103
PP. Condong
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Desa Kalisapu, Kec. Cirebon Utara,
Kab. Cirebon, Prov. Jawa Barat
104
PP. Dadap
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
Komplek PPI Dadap, Desa Dadap,
Kec. Juntinyuat, Kab. Indramayu,
Prov. Jawa Barat
105
PP. Ender
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Jl. TPI Desa Ender, Kecamatan
Pangenan, Kabupaten Cirebon,
Provinsi Jawa Barat
106
PP. Eretan Kulon
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
Jl. Eretan Kulon, Desa Eretan
Kulon, Kec. Kandanghaur, Kab.
Indramayu, Prov. Jawa Barat
107
PP. Eretan Wetan
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
Jl. KUD MIsaya Mina Desa Eretan,
Kec. Kandanghaur, Kab.
Indramayu, Prov. Jawa Barat
108
PP. Gebang Mekar
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Jl. KUD Mina Bahari, Desa Gebang
Mekar, Kec. Gebang, Kab. Cirebon,
Prov. Jawa Barat
109
PP. Genteng
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
110
PP. Juntinyuat
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
111
PP. Kalipasung
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Desa Kalipasung, Kec. Kebang,
Kab. Cirebon , Prov. Jawa Barat
112
PP. Karang Reja
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Jl. Sunan Gunung Jati, Desa
Karang Reja, Kec. Suranenggala,
Kab. Cirebon, Prov. Jawa Barat
113
PP. Karangsong
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
Jl. Pantaisong No. 2, Desa
Karangsong, Kec. Indramayu, Kab.
Indramayu, Prov. Jawa Barat
114
PP. Kasenden
Jawa
Barat
Kota Cirebon
712
Desa Kasenden, Kec. Kejaksan,
Kota Cirebon
115
PP. Kejawanan
Jawa
Barat
Kota Cirebon
712
Jl.Pelabuhan Perikanan No. 1, Kel.
Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk,
Kota Cirebon
Dusun Muara Baru, Desa
Cilamaya Girang, Kec. Blanakan,
Kab. Subang
Desa Ciparage Jaya, Kec.
Tempuran, Kab. Karawang, Prov.
Jawa Barat
Desa Patimban, Dusun Genteng Rt
12/05, Kec. Pusakanagara, Kab.
Subang
Jl. Raya Juntinyuat KM. 17, Desa
Juntinyuat, Kec. Indramayu, Kab.
Indramayu
124
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
116
PP. Mayangan
(Subang)
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
117
PP. Muara (Samudra
Mina)
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
118
PP. Muara Bendera
Jawa
Barat
Kab. Bekasi
712
119
PP. Muara Ciasem
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
120
PP. Muara Jaya
Jawa
Barat
Kab. Bekasi
712
Desa Pantai Mekar, Kec. Muara
Gembong, Kab. Bekasi
121
PP. Pal Jaya
Jawa
Barat
Kab. Bekasi
712
Jl. Muara Tawar, Desa Segara
Jaya, Kec.Taruma Jaya,
Kab.Bekasi, Prov. Jawa Barat
122
PP. Pasir Putih
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
Dusun Pasirputih, Desa Sukajaya,
Kec.Cilamaya Kulon,
Kab.Karawang, Prov. Jawa Barat
123
PP. Pesisir
Jawa
Barat
Kota Cirebon
712
Jalan Nelayan, Desa Lemah
Wungkuk Kec. Lemah Wungkuk,
Kota Cirebon
124
PP. Rawameneng
Jawa
Barat
Kab. Subang
712
Desa Rawa Meneng, Kec.
Blanakan, Kab. Subang
125
PP. Satar
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
Jl. Satar 1, RT.01/RW.02, Dusun
Krajan, Desa Muara Baru, Kec.
Cilamaya Wetan, Kab. Karawang,
Prov. Jawa Barat
126
PP. Sedari
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
Desa Sedari, Kec. Cibuaya, Kab.
Karawang, Prov. Jawa Barat
127
PP. Sukahaji/Bugel
Jawa
Barat
Kab.
Indramayu
712
128
PP. Sungai Buntu
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
129
PP. Tambaksari
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
130
PP. Tangkolak
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
131
PP.
Tanjungpakis/Pakisj
aya
Jawa
Barat
Kab.
Karawang
712
Jl. Raya Tanjung Pakis, Desa Pakis
Jaya, Kec. Pakis, Kab. Karawang
132
PP. Waru Duwur
Jawa
Barat
Kab. Cirebon
712
Desa Waruduwur, Kec. Mundu,
Kab. Cirebon, Prov. Jawa Barat
Jl. Pondok Bali, Desa mayangan,
Kec. Legon Kulon Selatan, Kab.
Subang
Dusun Tanah Timbul RT 10/ RW
05, Desa Muara, Kec. Cilamaya
wetan, Kab. Karawang, Prov. Jawa
Barat
Kampung Muara Bendera, Desa
Pantai Bahagia, Kec. Muara
Gembong, Kab. Bekasi, Prov. Jawa
Barat
Kampung sindang laut I Desa
Muara Ciasem, Kec. Blanakan,
Kab. Subang
Desa Sukahaji, Kec. Patrol, Kab.
Indramayu
Jl. Raya Sungai Buntu RT. 02/09,
Desa Sungai Buntu, Kec. Pedes,
Kab. Karawang
Jl. Pelelangan Tambaksari Ujung,
Desa Tambaksari, Kecamatan
Tirtajaya, Kabupaten Karawang,
Provinsi Jawa Barat
Jl. Pelelangan ikan dusun
Tengkolak Desa Sukakerta Rt. 02/
Rw.02, Desa Sukakerta, Kec.
Cilamaya Wetan, Kab. Karawang
125
C. CLUSTER 3 (JATENG, D.I. YOGYAKARTA, JATIM, KALTENG,
KALSEL)
NO
A
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
PPS CILACAP
1
PP. Baron
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Desa Rejo sari / Kemadang, Kec.
Tanjung sari, Kab. Gunung Kidul
2
PP. Bugel
Yogyakarta
Kab. Kulon
Progo
573
Desa Bugel RT 01 RW 01, Kec.
Panjatan, Kab. Kulonprogo
3
PP. Depok
Yogyakarta
Kab. Bantul
573
Depok parangtritis., Desa
Parangtritis, Kec. Kretek, Kab.
Bantul
4
PP. Drini
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Pantai drini, Desa Banjarjo, Kec.
Tanjung sari, Kab. Gunung Kidul
5
PP. Gesing
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Gesing, Desa Giri karto, Kec.
Panggang, Kab. Gunung Kidul
6
PP. Karangwuni
Yogyakarta
Kab. Kulon
Progo
573
Desa Karangwuni, Kec. Wates,
Kab. Kulonprogo
7
PP. Kuwaru/Kuaru
Yogyakarta
Kab. Bantul
573
Kuwaru, Desa Poncosari, Kec.
Srandakan, Kab. Bantul
8
PP. Ngrenehan
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Jl. Lingkar Teluk Penyu No. 2
Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kec.
Saptosari, Kab. Gunung Kidul
9
PP. Pandan Simo
Yogyakarta
Kab. Bantul
573
Desa Poncosari, Kec. Srandakan,
Kab. Bantul
10
PP. Sadeng
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Desa Sadeng, songbanyu, Kec.
Girisubo, Kab. Gunung Kidul
11
PP. Samas
Yogyakarta
Kab. Bantul
573
Samas, Srigading, Sandeng,
Bantul, Desa Srigading,
12
PP. Siung
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Dusun duet kel.purwodadi kec.
tepus Kab. gunung kidul
13
PP. Sundak
(Ngandong)
Yogyakarta
Kab. Gunung
Kidul
573
Desa Puligundes/sidoharjo, Kec.
Tepus, Kab. Gunung Kidul
14
PP. Tanjung
Adikarta/Glagah
Yogyakarta
Kab. Kulon
Progo
573
Desa Karangwuni, Kec. Wates,
Kab. Kulon Progo
15
PP. Trisik
Yogyakarta
Kab. Kulon
Progo
573
Desa sidorejo ( trisik ), Kec. Galar,
Kab. Kulonprogo
16
PP. Wedi Ombo
(Nampu)
Yogyakarta
573
Jepitu, Girisubo, Gunung Kidul,
Yogyakarta
17
PP. Argopeni
573
Desa Argopeni, Kab. Kebumen
18
PP. Bengawan
Donan
573
Bengawan Donan Kabupaten
Cilacap Provinsi Jawa Tensah
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
Kab. Gunung
Kidul
Kab.
Kebumen
Kab. Cilacap
126
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
19
PP. Cilacap
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
JL. lingkar teluk penyu NO 2, Desa
Tegal Kamulyan, Kec. Cilacap
Selatan, Kab. Cilacap
20
PP. Criwik
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
Desa Tambak Mulyo
21
PP. Jati Kontal
Jawa
Tengah
Kab.
Purworejo
573
22
PP. Jati Malang
Jawa
Tengah
Kab.
Purworejo
573
23
PP. Jetis
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
24
PP. Kaburuhan
(Keburuhan)
Jawa
Tengah
Kab.
Purworejo
573
Desa Kaburuhan Kecamatan
Ngombol, Kabupaten Purworejo
25
PP. Karang Duwur
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
Desa karang duwur kec. Ayah,
Kab. Kebumen
26
PP. Kemiren
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
Jl. Lingkar Timur RT3 RW 16,
Desa Tegal Kamulyan, Kec. Cilacap
Selatan, Kab. Cilacap
27
PP. Kertojayan
Jawa
Tengah
Kab.
Purworejo
573
Dsn. Kertojayan, Desa Kertojayan,
Kec. Grabak, Kab. Purworejo
28
PP. Lembupurwo
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
29
PP. Lengkong
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
30
PP. Logending
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
31
PP. Padanarang
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
32
PP. Pasir
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
Dusun pasir RT 05 RW 03, Desa
Pasir, Kec. Ayah, Kab. Kebumen
33
PP. Rawa Jarit
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
JL. Lingkar Timur RT06 RW11,
Desa Menganti, Kec. Kesugihan,
Kab. Cilacap
34
PP. Rowo
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
Desa Rowo Kecamatan Mirit,
Kabupaten Kebumen
35
PP. Sentolo
Kambang
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
Jl. Jendral Soedirman, RT 02/RW
01, Desa Donan, Kec. Cilacap
TengahKab. Cilacap, Jawa Tengah
36
PP. Sentolo Kawat
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
37
PP.
Sidakarya/Sidakaya
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
Bendo RT 03 RW 01, Desa
Jatikontal, Kec. Purwodadi, Kab.
Purworejo
Jati malang RT 02 RW 2, Desa Jati
Malang, Kec. Purwodadi, Kab.
Purworejo
JL. Congot no.1 RT 06 RW 01,
Desa Jetis, Kec. Nusa wungu, Kab.
Cilacap
JL. lingkar timur RT 05 RW 13,
Desa Mertasinga, Kec. Cilacap
Utara, Kab. Cilacap
Desa Ayah, Kec. Ayah, Kab.
Kebumen
Jl. Pasir mas RT 04 RW 15, Desa
Cilacap Selatan, Kec. Cilacap, Kab.
Cilacap
JL. Veteran RT 01 RW 01, Desa
cilacap, Kec. Cilacap Selatan, Kab.
Cilacap
JL. Bakung RT05 RW06, Desa
sidakaya, Kec. Cilacap Selatan,
Kab. Cilacap
127
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
38
PP. Surorejan
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
39
PP. Tambak Mulyo
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
40
PP. Tanggulangin
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
41
PP. Tegal Katilayu
Jawa
Tengah
Kab. Cilacap
573
JL. Lingkar selatan RT 06 RW 08,
Desa Tegal Kamulyan, Kec. Cilacap
Selatan, Kab. Cilacap
42
PP. Tegal Retno
Jawa
Tengah
Kab.
Kebumen
573
Desa Tegal Retno
Kab.
Pekalongan
712
Desa Tratebang, Kec. Wonokerto,
Kab. Pekalongan dan
Jl. Yos SUdarso No. 44 Kota
Pekalongan
B
Desa Cemara dua, Kecamatan
Puring, Kabupaten Kabumen
Desa Tambakrnulyo Kecamatan
Puring Kabupaten Kebumen
Provinsi Jawa Tengah
Desa Tanggulangin Kecamatan
Tanggulangin, Kabupaten
Kebumen
PPN PEKALONGAN
43
PP. Wonokerto
Jawa
Tengah
44
PP. Alas Dowo
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah
45
PP. Asem Doyong
Jawa
Tengah
Kab.
Pemalang
712
Desa Asem doyong, Kec. Taman,
Kab. Pemalang
46
PP. Babalan
Jawa
Tengah
Kab. Demak
712
Wedung, Demak, Jawa Tengah
47
PP. Bajomulyo
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Jl. Hang tuah no 79 juwana, Desa
Bajomulyo, Kec. Juwana, Pati
dan Jl. Panglima Sudirman No. 12
A Pati
48
PP. Bandengan
Jawa
Tengah
Kab. Kendal
712
Jl. Laut, Desa Bandengan, Kec.
Kendal, Kab. Kendal
49
PP. Bandungharjo
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Desa Bandungharjo, Kec.
Donorojo, Kab. Jepara
50
PP. Banyutowo
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Desa Banyutowo, Kec. Dukuh Seti,
Kab. Pati, Prov. Jawa Tengah
51
PP. Betahwalang
Jawa
Tengah
Kab. Demak
712
Desa Betahwalang, Kec. Donan,
Kab. Demak
52
PP. Binangun
Kab.
Rembang
712
53
PP. Bondo
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
54
PP. Boom Lama
Jawa
Tengah
Kota
Semarang
712
Desa Kuningan, Kec. Semarang
utara, Kota Semarang
55
PP. Bulu
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
JL.AE. suryani no 34 Jepara, Desa
Bulu, Kec. Jepara,Kab. Jepara
56
PP. Bungo
Jawa
Tengah
Kab. Demak
712
Desa Bungo, Kec. Wedung, Kab.
Demak
Binangun, Kec. Lasem, Kab.
Rembang
Desa Bondo, Kec. Bangsri, Kab.
Jepara
128
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Desa Kedawung, Kec. Banyu
Putih, Kab. Batang, Prov. Jawa
Tengah
Desa Demaan, Kec. Jepara, Kab.
Jepara
57
PP. Celong
Jawa
Tengah
Kab. Batang
712
58
PP. Demaan
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
59
PP. Jambean
Jawa
Tengah
Kab.
Pekalongan
712
Dukuh jambean, Desa Pecakaran,
Kec. Wonokerto,Kab. Pekalongan
60
PP. Jobokuto (Ujung
Batu)
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Jl. K.H. Sidiq Harun, Desa Ujung
Batu, Kab. Jepara
61
PP. Kali Gangsa
Kab. Brebes
712
Desa Kaligangsa, Kab. Brebes
62
PP. Kaliwlingi
Kab. Brebes
712
Desa Kaliwlingi Kec. Brebes Kab.
Brebes
63
PP. Karanganyar
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
JL. PPI Desa karanganyar, Kec.
Kragan, Kab. Rembang
64
PP. Karimun Jawa
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Jl. Pelabuhan No. 1 Karimunjawa,
Desa Tanjung Beteng – Pulau
Karimunjawa, Kec. Kari, Kab.
Jepara
65
PP. Kedungmalang
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Desa Kedung Malang, Kec. Kedung
66
PP. Ketapang
Jawa
Tengah
Kab.
Pemalang
712
Desa Ketapang Kecamatan
Ulujami, Kabupaten Ketapang,
Provinsi Jawa Tengah
67
PP. Klidang Lor
Jawa
Tengah
Kab. Batang
712
JL.Yos Sudarso Utara Desa Karang
Asem Utara Kec. Batang
Kab. Batang Jawa Tengah
68
PP. Kluwut
Jawa
Tengah
Kab. Brebes
712
JL. Raya kluwut, Desa Kluwat,
Kec. bulakamba, Kab. Brebes
69
PP. Kota Tegal
Jawa
Tengah
Kota Tegal
712
Jl. RE Martadinata, Desa Tegal
Sari, Kec. Tegal Barat, Kab. Tegal
70
PP. Krakahan
Jawa
Tengah
Kab. Brebes
712
Desa Krakahan, Kec. Tanjung,
Kab. Brebes
71
PP. Larangan
Jawa
Tengah
Kab. Tegal
712
Desa Munjung Agung Kec.Kramat,
Kab. Tegal
72
PP. Margomulyo
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Margomulyo RT 01 RW 04, Desa
Margomulyo, Kec. Tayu, Kab. Pati
73
PP. Mlonggo
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Desa ngelak, jambu barat, Kec.
Mlonggo, Kab. Jepara
74
PP. Mojo
Jawa
Tengah
Kab.
Pemalang
712
Jl. Mojo Raya Ulujami Desa Mojo
Kec. Ulujami, Kab. Pemalang Jawa
Tengahi
75
PP. Morodemak
Jawa
Tengah
Kab. Demak
712
Komplek PPP Morodemak, Desa
Purworejo, Kec. Bonang
76
PP. Muara Reja
Jawa
Tengah
Kota Tegal
712
Jl. Brawijaya No.1 Desa Muararejo
Kec. Tegal Barat
77
PP. Pandangan
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
Desa pandangan wetan kec.
Kragan, Kab. Rembang
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
129
NO
NAMA PELABUHAN
78
PP. Pangaradan
79
PP. Panggung
80
PP. Pangkalan
81
PP. Pasar Banggi
82
PROV
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Desa Pengaradan Kec. Tanjung
Kab. Brebes
Desa Panggung, Kec.Kedung.
Kab.Jepara
Desa Pangkalan, Kec. Sluke, Kab.
Rembang
Kab. Brebes
712
Kab. Jepara
712
Kab.
Rembang
712
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
JL Desa Pasar banggi RT 3 RW 2,
Kec. Rembang, Kab. Rembang
PP. Pecangan
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Dusun Pecangaan RT 03 RW
01,Kec. Batangan Kab. Pati
83
PP. Pekalongan
Jawa
Tengah
Kota
Pekalongan
712
Jl. WR. Supratman No. 1
Pekalongan, Kel. Panjang Wetan
Kec. Pekalongan Utara.
Pekalongan - Jawa Tengah
84
PP. Prapag Kidul
Jawa
Tengah
Kab. Brebes
712
Desa Prapag Kidul Kecamatan
Losari Kabupaten Brebes
85
PP. Pulolampes
Jawa
Tengah
Kab. Brebes
712
Desa Pulogading Kec. Bulakamba
Kab. Brebes
86
PP. Puncel
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
Desa puncel RT 2 RW 5 kec.
Dukuh seti Kab. Pati
87
PP. Roban (Roban
Barat)
Jawa
Tengah
Kab. Batang
712
88
PP. Sambiroto
Jawa
Tengah
Kab. Pati
712
89
PP. Sarang
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
90
PP. Sawojajar
Jawa
Tengah
Kab. Brebes
712
Desa Sawojajar Kecamatan
Wanasari Kabupaten Brebes
91
PP. Seklayu
(Siklayu)
Jawa
Tengah
Kab. Batang
712
Desa Sidorejo, Kec. Gringsing,
Kab. Batang, Prov. Jawa Tengah
92
PP. Sendang
Sikucing
Jawa
Tengah
Kab. Kendal
712
Desa Sendang Sekucing,
Kecamatan Rowo Sari, Kab. Kendal
93
PP. Surodadi
(Suradadi)
Jawa
Tengah
Kab. Tegal
712
Jl. Raya Surodadi No.236 Desa
Suradadi Kec. Surodadi, Kab Tegal
94
PP. Tambak Lorok
Jawa
Tengah
Kota
Semarang
712
Tambak Lorok, Kel.Tambak Lorok,
Kec. Semarang Utara, Kota
Semarang
95
PP. Tanjung Sari
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
Jl Sayid Kamid Ngujung Tanjung
RT 04 RW 01, Desa tanjung sari,
Kec. Rembang, Kab. Rembang
96
PP. Tanjungsari
Jawa
Tengah
Kab.
Pemalang
712
Jl. Yos Sudarso no. 1 tanjung sari,
Desa Sugih Waras, Kec. Pemalang,
Kab. Pemalang
97
PP. Tasik Agung
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
Jl. Dorang No. 2 Desa Tasik
Agung, Kec. Rembang Kota, Kab.
Rembang
Muara Sungai Kali Boyo, Desa
Kedungsegog, Kec. Tulis, Kab.
Batang
Desa Sambiroto, Kec.Tayu. Kab.
Pati
Desa Sarang Meduro RT 08/03,
Kecamatan Sarang, Kabupaten
Rembang
130
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
98
PP. Tasik Rejo
Jawa
Tengah
Kab.
Pemalang
712
JL. Pantai Tasik Rejo, Desa Tasik
Rejo, Kec. Ulujami, Kab. Pemalang
99
PP. Tawang
Jawa
Tengah
Kab. Kendal
712
Desa Gempolsewu, Kec. Rowosari,
Kab. Kendal
100
PP. Tegalsari
Jawa
Tengah
Kota Tegal
712
Jl. Blanak No. 10C, Desa
Kel.Tegalsari, Kec.Tegal Barat
101
PP. Tubanan
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Dukuh bayuran, Desa Tubanan,
Kec. Kembang Kab, Jepara
102
PP. Tunggulsari
Jawa
Tengah
Kab.
Rembang
712
RT 2 RW 1 Desa Tunggulsari, Kec.
Kaliori,Kabupaten Rembang
103
PP. Ujung Watu
Jawa
Tengah
Kab. Jepara
712
Dukuh Tanjung, Desa Ujung
Watu, Kec.Jepara, Kab. Jepara.
104
PP. Ulujami
Kab.
Pemalang
712
Desa Mojo, Kab. Pemalang
105
PP. Wedung
Kab. Demak
712
106
PP. Bahaur
107
PP. Bontok (Buntok)
108
PP. Hantipan
Kalimantan
Tengah
109
PP. Kuala Jelai
Kalimantan
Tengah
110
PP. Kuala Pembuang
Kalimantan
Tengah
111
PP. Kumai
Kalimantan
Tengah
112
PP. Selat Jeruju
Kalimantan
Tengah
113
PP. Ujung Pandaran
Kalimantan
Tengah
C
PPN BRONDONG
114
PP. Ambunten
Jawa
Timur
115
PP. Arjasa
116
Jawa
Tengah
Jawa
Tengah
Kalimantan
Tengah
Kalimantan
Tengah
Kab. Pulang
Pisau
Kab. Barito
Selatan
Kab.
Kotawaringin
Timur
Kab.
Sukamara
Kab. Seruyan
Kab.
Kotawaringin
Barat
Kab.
Katingan
Kab.
Kotawaringin
Timur
712
Desa Buko, Kec. Wedung, Kab.
Demak
Kec. Kahayan Kuala, Kab. Pulang
Pisau
712
Kab. Barito Selatan
712
Kab. Kotawaringin Timur
712
712
Desa Kuala Jelai, Kec. Jelai, Kab.
Sukamara
Jl. A.S. Nasution Kuala Pembuang,
Desa Selat Lindang, Kecamatan
Seruyan Hilir, Kab. Seruya,
Provinsi Kalimantan Tengah
712
Jl. Bahari No. 44 Desa Kumai
Hilir, Kec. Kumai
712
Kab. Katingan
712
Desa Ujung Pandaran, Kec. Teluk
Sampit, Kab. Kotawaringin Timur
Kab.
Sumenep
712
Desa Ambunten Timur, Kec.
Ambunten, Kab. Sumenep
Jawa
Timur
Kab.
Sumenep
712
Dusun Nyamplong Ondung, Desa
Kalikatak, Kec. Arjasa
PP. Balong Dowo
Jawa
Timur
Kab. Sidoarjo
712
Desa Balong Gabus, Kec. Candi,
Kab. SIdoarjo
117
PP. Bandaran
Jawa
Timur
Kab.
Pamekasan
712
Desa Bandaran Kec. Tlanakan,
Kab. Pamekasan
118
PP. Banjar
Jawa
Kab. Sidoarjo
712
Desa Banjar Kemuning, Kec.
131
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Kemuning
Timur
119
PP. Banyusangkah
Jawa
Timur
Kab.
Bangkalan
712
Desa banyu sangkah, Kec. tanjung
bumi, Kab. Bangkalan
120
PP. Barigaan
Jawa
Timur
Kab.
Situbondo
712
Desa Peleyan, Kec. Panarukan,
Kab. Situbondo
121
PP. Bawean
Jawa
Timur
Kab. Gresik
712
Jl. Pedoman Sangkapura Bawean,
Desa sungai teluk, Kec.
Sangkapura, Kab. Gresik
122
PP. Besuki
Jawa
Timur
Kab.
Situbondo
712
Desa Besuki, Kec, Situbondo,Kab.
Situbondo
123
PP. Bluru
Jawa
Timur
Kab. Sidoarjo
712
Desa Bluru kidul, Kec. Sidoarjo
124
PP. Branta Pasisir
Jawa
Timur
Kab.
Pamekasan
712
Desa Branta Pasisir, Kec.
tlanakan, Kab. Pamekasan
125
PP. Brondong
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
Jl. Raya No.17 Brondong, Kab.
Lamongan
126
PP. Bulu Tuban
Jawa
Timur
Kab. Tuban
712
Jl. Raya Bulu-Bancar, Jl.Raya
Tuban-Semarang Km 45 Desa
Bulumeduro,Kec. Bancar
127
PP. Campurejo
Kab. Gresik
712
Desa Campurejo Kecamatan
Panceng
128
PP. Gisik Cemandi
Kab. Sidoarjo
712
Desa Gisik Cemandi, Kec. Sedati
129
PP. Glondonggede
Jawa
Timur
Kab. Tuban
712
Jl. Raya Tuban-Semarang Desa
Glondonggede Kec. Tambakboyo
130
PP. Jangkar
Jawa
Timur
Kab.
Situbondo
712
Desa Jangkar Kec. Jangkar, Kab.
Situbondo
131
PP. Juanda
Jawa
Timur
Kab. Sidoarjo
712
Desa Gisik Cemandi, Kec. Sedati,
Kab. Sidoarjo
132
PP. Kalanganyar
Kab. Sidoarjo
712
Desa Kalanganyar, Kec. Sedati
133
PP. Kaliuntu /
Kalibuntu
Kab. Tuban
712
Desa Kaliuntu, Kec. Jenu, Kab.
Tuban
134
PP. Karang Agung
Jawa
Timur
Kab. Tuban
712
Jl. Raya Gresik, Desa Karang
Agung, Kec. Palang, Kab. Tuban
135
PP. Karang Sari
Jawa
Timur
Kab. Tuban
712
Jl. Panglima Sudirman, Desa
Karang Sari, Kec. Tuban
136
PP. Ketapang
Jawa
Timur
Kab.
Sampang
712
137
PP. Kranji
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
138
PP. Labuhan Barat
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
Desa Labuhan Kec. Brondong,
Kab. Lamongan
139
PP. Labuhan Timur
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
Desa Labuhan, Kec. Brondong,
Kab Lamongan
Jawa
Timur
Jawa
Timur
Jawa
Timur
Jawa
Timur
Sedati
Desa Ketapang Barat, Kecamatan
Ketapang, Kabupaten Sampang,
Provinsi Jawa Timur
Desa Kranji, Kec. Paciran, Kab.
Lamongan
132
WPPNRI
ALAMAT
Kab.
Pasuruan
712
Jl. Pelabuhan Perikanan Desa Jati
Rejo Kec. Lekok, Kab. Pasuruan,
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
Jalan Raya Embong Baru, Desa
Lohgung RT 001 RW 001,Kec.
Brondong, Kab. Lamongan
PP. Masalembu
Jawa
Timur
Kab.
Sumenep
712
Jl. Pelabuhan, Desa Masalima,
Kec. Masalembu, Kab. Sumenep
143
PP. Mayangan
Jawa
Timur
Kota
Probolinggo
712
Jl. Pelabuhan Perikanan No. 1 Kel.
Mangunharjo, Kec Mayangan
144
PP. Paceng
Jawa
Timur
Kab. Gresik
712
145
PP. Paiton
Jawa
Timur
Kab.
Probolinggo
712
146
PP. Palang
Jawa
Timur
Kab. Tuban
712
Jalan Raya Gresik 75, Desa
Palang, Kec. Palang, Kab. Tuban
147
PP. Pasongsongan
Jawa
Timur
Kab.
Sumenep
712
Dusun Lebak, Desa Pasongsongan,
Kec. Pasongsongan, Kab. Sumenep
148
PP. Pondok Mimbo
Jawa
Timur
Kab.
Situbondo
712
Desa Sumberanyar, Kec.
Banyuputih, Kab. Situbondo
149
PP. Raas
Jawa
Timur
Kab.
Sumenep
712
Desa Brakas, Kecamatan Raas,
Kabupaten Sumenep, Provinsi
Jawa Timur
150
PP. Randu Putih
Jawa
Timur
Kab.
Probolinggo
712
Jl. Desa Randu Putih, Kec. Dringu,
Kab. Probolinggo
151
PP. Romokalisari
Jawa
Timur
Kota
Surabaya
712
Desa Romokalisari, Kec. Benowo,
Kota Surabaya
152
PP. Sapeken
Jawa
Timur
Kab.
Sumenep
712
Desa Sapeken, Kec. Sapeken, Kab.
Sumenep
153
PP. Tambakoso
Jawa
Timur
Kab. Sidoarjo
712
Desa Tambak Oso, Kec. Waru,
Kab. Sidoarjo
154
PP. Ujung Pangkah
Jawa
Timur
Kab. Gresik
712
Desa Pangkah Wetan, Kec. Ujung
Pangkah, Kab. Gresik
155
PP. Weru Komplek
Jawa
Timur
Kab.
Lamongan
712
156
PP. Aluh-Aluh
Kalimantan
Selatan
Kab. Banjar
713
157
PP. Banjarmasin
Kalimantan
Selatan
Kota
Banjarmasin
712
Jln. Barito Hulu No.1, Desa
Pelambuan, Kec. Banjar
158
PP. Batulicin
Kalimantan
Selatan
Kab. Tanah
Bumbu
713
Desa Kampung Baru, Kec.
Batulicin, Kab. Tanah Bumbu
159
PP.
Jorong/Swarangan
Kalimantan
Selatan
Kab. Tanah
Laut
713
Jl. Hangtuah RT 04/02 Desa
Swarangan Kec. Jorong
Kab. Tanah Laut Kalimantan
Selatan
160
PP. Kotabaru
(Saijaan)
Kalimantan
Selatan
Kab.
Kotabaru
713
Jalan Raya Stagen Km. 7, Desa
Stagen, Kec. Pulau Laut Utara,
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
140
PP. Lekok
Jawa
Timur
141
PP. Lohgung
142
KOTA/KAB.
Desa Campurejo, Kec. Panceng,
Kab. Gresik
Jl. Lapangan Tembak Desa
Sumber Anyar Kec. Paiton, Kab.
Probolinggo
Desa Weru, Kec. Paciran, Kab.
Lamongan
Desa Aluh-aluh Besar Kec. AluhAluh
Kab. Banjar Kalimantan Selatan
133
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Kabupaten Kotabaru
161
PP. Muara Kintap
Kalimantan
Selatan
Kab. Tanah
Laut
713
Jl. Perikanan No. 1 RT. 04 Muara
Kintap, Desa Muara Kintap
162
PP. Sei Telan
Kalimantan
Selatan
Kab. Barito
Kuala
713
Ds. Sungai Telan Kec. Tabunganen
Kab. Barito Kuala Kalimantan
Selatan
D
PPN PRIGI
163
PP. Bandealit
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
Desa Andongrejo, Kec. Tempurejo
164
PP. Bladu
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Desa Masaran, Kec. Munjungan,
Kabupaten Trenggalek
165
PP. Brumbun
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
166
PP. Bulurejo
Jawa
Timur
Kab.
Lumajang
573
167
PP. Damas
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Ds.Karanggandu Kec.Watulimo
Kab.Trenggalek Prov. Jawa Timur
168
PP. Dampar
Jawa
Timur
Kab.
Lumajang
573
Pantai Dampar, Gunung Dampar,
Dusun Dampar, Desa Bades
Kec.Pasirian, Kab. Lumajang
169
PP. Gerangan
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
Desa ngrejo, Kec. tanggung
gunung, Kabupaten Tulung Agung
170
PP. Getem
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
Desa Mojomulyo, Kec. Puger, Kab.
Jember
171
PP. Gradjagan
Jawa
Timur
Kab.
Banyuwangi
573
Desa gradjagan, Kec. Purwoharjo,
Kab. Banyuwangi
172
PP. Jeni
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
Desa Sumbersari, Kec. Sumbersari
dusun brumbun, Desa ngrejo, Kec.
tanggung gunung, Kabupaten
Tulung Agung
Dusun Karangmenjangan Desa
Bulurejo, Kec. Tempursari Kab.
Lumajang
173
PP. Jokerto (Joketro)
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Jl. Lingkar Teluk Penyu No. 2
Jokerto
Desa Tegal Kamulyan Kecamatan
Jokerto Selatan, Kabupaten
Trenggalek
174
PP. Jolosutro
Jawa
Timur
Kab. Blitar
573
Desa ringinrejo, Kec. wates,
Kabupaten Blitar
175
PP. Klatak
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
Dukuh Klatak, Desa Keboireng,
Kec. Besuki, Kabupaten Tulung
Agung
176
PP. Konaang
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Desa Wonocoyo, Kec. Panggul,
Kab. Trenggalek
177
PP. Mandar
(Kampung Mandar)
Jawa
Timur
Kab.
Banyuwangi
573
Desa Mandar, Kec. Banyuwangi,
Kabupaten Banyuwangi
134
WPPNRI
ALAMAT
Kab.
Lumajang
573
Dusun Meleman, Desa Wotgalih,
Kec. Yosowilangun, Kab. Lumajang
Jawa
Timur
Kab.
Banyuwangi
573
Jl. Pelabuhan No 1 Muncar, Desa
Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab.
Banyuwangi
PP. Ngadipuro
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Desa Craken, Kec. Munjungan,
Kabupaten Trenggalek
181
PP. Ngampiran
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
Desa Tawing, Kec. Munjungan,
Kabupaten Trenggalek
182
PP. Ngelo
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
183
PP. Pancer
Jawa
Timur
Kab.
Banyuwangi
573
184
PP. Pantai Pangi
Jawa
Timur
Kab. Blitar
573
Desa Tumpak Kepuh, Kec.
Bakung, Kabupaten Blitar
185
PP. Paseban
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
Desa Paseban, Kec. Kencong, Kab.
Jember
186
PP. Pondok Dadap
Jawa
Timur
Kab. Malang
573
Jl. Dusun Sendang Biru, Desa
Tambak Rejo, Kec. Sumbermanjing
Wetan, Kabupaten Malang
187
PP. Popoh
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
Dusun Popoh, Desa Besole, Kec.
Besuki, Kabupaten Tulung Agung
188
PP. Prigi
Jawa
Timur
Kab.
Trenggalek
573
189
PP. Puger
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
190
PP. Pujiharjo
Jawa
Timur
Kab. Malang
573
Desa Pujiharjo, Kec. Tirtoyudho,
Kab. Malang
191
PP. Serang
Jawa
Timur
Kab. Blitar
573
Desa Serang, Kec. Panggungrejo,
Kabupaten Blitar
192
PP. Sine
Jawa
Timur
Kab.
Tulungagung
573
Desa Kalibatur, Kec. Kalidawir,
Kabupaten Tulungagung
193
PP. Sumberrejo
Jawa
Timur
Kab. Pacitan
573
Desa sumberejo, Kec. sudimoro,
Kabupaten Pacitan
194
PP. Tambakrejo
Jawa
Timur
Kab. Blitar
573
Desa Tambak Rejo, Kec. Tempur
Sari, Kab. Blitar
195
PP. Tamperan
Jawa
Timur
Kab. Pacitan
573
Tamperan Sidoharjo, Desa
Sidoharjo, Kec. Pacitan,
Kabupaten Pacitan
196
PP. Tawang Pacitan
Jawa
Timur
Kab. Pacitan
573
Dusun Tawang Wetan, Keluruhan
Sidomulyo, Kecamatan Ngadirejo,
Kabupaten Pacitan
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
178
PP.
Melman/Meleman/
Wotgalih
Jawa
Timur
179
PP. Muncar
180
KOTA/KAB.
Desa Jengglong Harjo, Kec.
Tanggung Gunung, Kab. Tulung
Agung
Jl. Pelabuhan No 1, Desa Sumber
Agung, Kec. Pesanggaran,
Kabupaten Banyuwangi
Jalan Pantai Prigi, Desa
Tasikmadu, Kec. Watulimo,
Kabupaten Trenggalek
jalan pantai indah no 33, Desa
puger kulon, Kec. puger,
Kabupaten Jember
135
PROV
KOTA/KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
197
PP. Tegalrejo
Jawa
Timur
Kab.
Lumajang
573
Dusun Tegal Banteng, Desa
Tegalrejo Kec. Tempursari, Kab.
Lumajang
198
PP. Watu Ulo
Jawa
Timur
Kab. Jember
573
Desa sumber rejo, Kec. watu ulo,
Kabupaten Jember
199
PP. Watukarung
Jawa
Timur
Kab. Pacitan
573
Dusun Ketro, Desa Watu Karung,
Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan
200
PP. Wawaran
Jawa
Timur
Kab. Pacitan
573
Dusun Wawaran, Desa Sidomulyo,
Kec. kebonagung, Kabupaten
Pacitan
D. CLUSTER 4 (SULTRA, SULTENG, GORONTALO, KALBAR,
KALTARA, KALTIM)
NO
A
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
PPS KENDARI
Kab. Muna
714
Jalan Lingkungan Pasar Ereke
Desa Lipu
Kec.Kalisusu Kab.Muna Propinsi
Sulawesi Tenggara
1
PP. Ereka
Sulawesi
Tenggara
2
PP. Kamaru
Sulawesi
Tenggara
Kab. Buton
714
Desa Kamaru, Kec. Lasalimu, Kab.
Buton
3
PP. Kendari
Sulawesi
Tenggara
Kota Kendari
714
Jl.Samudera No.1 Puday
4
PP. Laino
Sulawesi
Tenggara
Kab. Muna
714
Jl. Sangia Kandea, desa Laino,
Kec. Batalaiworu, Kab. Muna,
Prov. Sulawesi Tenggara
5
PP. Lasolo
Sulawesi
Tenggara
Kab. Konawe
Utara
714
Desa Molawe, Kec. Molawe, Kab.
Konawe Utara
6
PP. Pasar Wajo
Sulawesi
Tenggara
Kab. Buton
714
Jalan poros Pasarwajo / Wabula,
Desa Wagola, Kec. Pasarwajo, Kab.
Buton
7
PP. Sampolawa
Sulawesi
Tenggara
Kab. Buton
714
Desa Bangun, Kec. Sampolawa,
Kab. Buton
8
PP. Sapoi
Sulawesi
Tenggara
Kab. Kolaka
Utara
713
Desa Lasusua, Kec. Lasusua, Kab.
Kolaka Utara
9
PP. Sodohoa
Sulawesi
Tenggara
Kota Kendari
714
Jl. Pembangunan No. 5, Desa
Sodohoa, Kec. Kendari Barat, Kota
Kendari
PP. Tinanggea
Sulawesi
Tenggara
Kab. Konawe
Selatan
714
Jl. Pelabuhan, Kel. Tinanngea,
Kec. Tinanggea, Kab. Konawe
Selatan
10
136
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
11
PP. Tonbasi
Sulawesi
Tenggara
Kab. Muna
714
Desa Tonbasi, Kec. Tiworo Tengah,
Kab. Muna
12
PP. Torobulu
Sulawesi
Tenggara
Kab. Konawe
Selatan
714
Jl. Pelelangan Dusun I, desa
Torobulu, Kec. laeya, Kab. Konawe
Selatan
13
PP. Wameo
Sulawesi
Tenggara
Kota Bau-Bau
714
Jl. Cakalang, Desa Wameo, Kec.
Murhum, Kota Bau-bau,
14
PP. Ampana
Sulawesi
Tengah
Kab. Tojo
Una-Una
715
Jl. Tg. Api, Desa Labuan, Kec.
Ampana Kota, Kab. Tojo UnaUna
15
PP. Bahari
Sulawesi
Tengah
Kab. Tojo
Una-Una
715
Jl. Trans Sulawesi, Desa Bahari,
Kec. Tojo, Kab. Tojo UnaUna
16
PP. Baturube
Sulawesi
Tengah
Kab. Morowali
Utara
714
Desa Batubere, Kec. Bungku
Utara, Kab. Morowali
17
PP. Batusuya
Sulawesi
Tengah
Kab.
Donggala
713
Jl. Trans Sulawesi, Desa
Batusuya, Kec. Sundue Robata,
Kab. Donggala
18
PP. Bonebobakal
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
715
Desa Bonebobakal, Kec. Lamala,
Kab. Banggai
19
PP. Boyantongo
Sulawesi
Tengah
Kab. Parigi
Moutong
715
Desa Boyantongo, Kec. Parigi
Selatan , Kab. Prigi Moutong
20
PP. Bualemo
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
715
Desa Bualemo B, Kec. Bualemo,
Kab. Banggai
21
PP. Bunta
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
715
Desa Rata, Kec. Toili Barat, Kab.
Banggai
22
PP. Diapatih
Sulawesi
Tengah
Kab. Buol
716
Desa Diapatih, Kec. Gadung ,Kab.
Buol
23
PP. Donggala
Sulawesi
Tengah
Kab.
Donggala
713
Jalan Tongkol, Komplek PPI
Donggala, Kelurahan Labuan Bajo,
Kec. Banawa, Kab. Donggala
24
PP. Gebang Rejo
Sulawesi
Tengah
Kab. Poso
715
Jl. Pulau Latuna, Kel. Gebang
Rejo, Kec. Poso Kota, Kab. Poso
25
PP. Kolodane
Sulawesi
Tengah
Kab. Morowali
714
Jl. Wolter Monginsidi, Desa
Bahoue, Kec. Petasia, Kab.
Morowali
26
PP. Kolonedale
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
715
Desa Kolonedale , Kec. Luwuk,
Kab. Banggai
27
PP. Kuala Besar
Sulawesi
Tengah
Kab. Buol
716
Desa Kuala Besar,Kec. Palele,Kab.
Buol
137
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
28
PP. Kumalingon
Sulawesi
Tengah
Kab. Buol
716
Jl. Trans Sulawesi, Desa
Kumalingon, Kec. Biau, Kab. Buol
29
PP. Labean
Sulawesi
Tengah
Kab.
Donggala
713
Dusun Mapaga, Desa Labean, Kec.
Balaesang
30
PP. Luwuk
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
714
Jalan Tan Malaka, Desa Kraton,
Kec. Luwuk, Kab. Banggai
31
PP. Malenge
Sulawesi
Tengah
Kab. Tojo
Una-Una
715
Desa Malenge, Kec. Walea
Kepulauan, Kab. Tojo Una-uno
32
PP. Ogotion
Sulawesi
Tengah
Kab. Parigi
Moutong
715
Jl. Trans Sulawesi, Desa Ogotion,
Kec. Mepanga
33
PP. Ogotua
Sulawesi
Tengah
Kab. Tolitoli
716
Jl. Trans Sulawesi, Desa Ogotua ,
Kec. Dampal Utara, Kab. Toli-Toli
34
PP. Pagimana
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
715
Jl. Sutoyo, Desa Pagimana
Lingkungan I, Kec. Pagimana, Kab.
Banggai
35
PP. Paranggi
Sulawesi
Tengah
Kab. Parigi
Moutong
715
Jl. Katombo, Desa Paranggi, Kab.
Ampibabo, Kab. Parigi Moutong
36
PP. Petapa
Sulawesi
Tengah
Kab. Parigi
Moutong
715
Jl. Trans Sulawesi, Desa Petapa,
Kec. Parigi Tengah, Kab. Parigi
Moutong
37
PP. Rata/Toili Barat
Sulawesi
Tengah
Kab. Banggai
714
Desa Rata, Kec. Toili Barat, Kab.
Banggai
38
PP. Sambalagi
Sulawesi
Tengah
Kab. Morowali
714
Desa Sambalagi, Kec. Bungku
Selatan, Kab. Morowali
39
PP. Ulunambo
Sulawesi
Tengah
Kab. Morowali
714
Desa Ulunambo, Kec. Menui
Kepulauan, Kab. Morowali
B
PPN KWANDANG
40
PP. Bilato
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
715
Jl. Trans Sulawesi, Desa Bilato,
Kec. Boliohato, Kota Gorontalo
41
PP. Bongo
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
715
Desa Bongo, Kec. Batudaa Pantai,
Kab. Gorontalo
42
PP. Dulupi
Gorontalo
Kab. Boalemo
715
Desa Dulupi, Kec,Dulupi, Kab.
Boalemo, Prov. Gorontalo
43
PP. Gentuma
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
Utara
716
Jl. Pelabuhan Desa Ketapang, Kec.
Gentuma Raya, Kab. Gorontalo
Utara
138
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
44
PP. Ilomata
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
715
Desa Ilomata Kec. Boliohutu Kab.
Gorontalo, Gorontalo
45
PP. Inengo
Gorontalo
Kab. Bone
Bolango
715
Desa Huangobotu Kec.Kabila Bone
Kab.Bone Bolango Prov. Gorontalo
46
PP. Kwandang
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
Utara
716
Jl. Pelabuhan Kwandang, Desa
Katialada, Kec.Kwandang
47
PP. Lemito
Gorontalo
Kab.
Pohuwato
715
Desa Lemito, Kec. Lemito, Kab.
Pohuwato, Prov. Gorontalo
48
PP. Luluo
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
715
Desa Luluo, Kec. Biluhu, Kab.
Gorontalo, Prov. Gorontalo
49
PP. Marisa
Gorontalo
Kab.
Pohuwato
715
Desa Pahuwato, Kecamatan
Marisa, Kabupaten Pahuwato,
Provinsi Gorontalo
50
PP. Paguat
Gorontalo
Kab.
Pohuwato
715
Desa Bumbulan, Kec. Paguat, Kab.
Pohuwato, Prov. Gorontalo
51
PP. Tabulo
Gorontalo
Kab. Boalemo
715
Tabulo Selatan, Kec. Mananggu,
Kab. Boalemo, Gorontalo
52
PP. Tapadaa
Gorontalo
Kab. Boalemo
715
Desa Tapadaa, Kec. Botumoito,
Kab. Boalemo
53
PP. Tenda
Gorontalo
Kota
Gorontalo
715
Jl. Yos Sudarso, Desa Tenda, Kec.
Hulonthalangi, Kota Gorontalo
54
PP. Tilamuta
Gorontalo
Kab. Boalemo
715
Jalan Yos Sudarso, Desa Pentadu
Timur Kecamatan Tilamuta
Kabupaten Boalemo
55
PP. Tolinggula
Gorontalo
Kab.
Gorontalo
Utara
716
Desa Tolinggula Pantai, Kec.
Tolinggula, Kab.Gorontalo Utara,
Prov. Gorontalo
56
PP. Tongo
Gorontalo
Kab. Bone
Bolango
715
Desa Tongo, Kec. Bone Pantai,
Kab. Bone Bolango
57
PP. Torosiaje
Gorontalo
Kab.
Pohuwato
715
Desa Torosiaje, Kec. Popayato,
Kab. Pohuwato, Prov. Gorontalo
58
PP. Tutulo
Gorontalo
Kab. Boalemo
715
Desa Patoameme, Kec. Botumoito,
Kab. Boalemo
C
PPN PEMANGKAT
Kalimantan
Utara
Kab.
Bulungan
716
Jl. Dewa Ruci Rt. 03, Keluruhan
Bunyu Selatan, Kecamatan Bunyu
Kabupaten Bulungan, Kalimantan
Utara
59
PP. Bunyu
139
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
60
PP. Nunukan
Kalimantan
Utara
61
PP. Sebatik
Kalimantan
Utara
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
Kab.
Nunukan
716
Desa Mansapa, Kecamatan
Nunukan Selatan
Kabupaten Nunukan, Kalimantan
Utara
Kab.
Nunukan
716
JL. Usman Harun, Desa Sungai
Pancang, Kec. Sebatik Utara, Kab.
Nunukan
62
PP. Tarakan
(Tengkayu II)
Kalimantan
Utara
Kota Tarakan
716
Jl. Gajah Mada RT. 15.No. 9 Desa
Karang Rejo
Kecamatan Tarakan Barat,
Kabupaten Tarakan, Kalimantan
Utara
63
PP. Api-Api
Kalimantan
Timur
Kab. Penajam
Paser Utara
713
Jl. Nelayan Desa Api-Api
Kec. Waru, Kab. Penajam Paser
Utara, Kalimantan Timur
64
PP. Filial Klandasan
Kalimantan
Timur
Kota
Balikpapan
713
JL. Jend. Sudirman RT 003
Kelurahan Klandasan Ulu BPN
Selatan, Kec. Balikpapan Selatan,
Kota Balikpapan
65
PP. Kampung Baru
Tengah
Kalimantan
Timur
Kota
Balikpapan
713
Jl. 21 Januari RT. 009 NO. 101,
Kel. Baru Tengah, Kec. Balikpapan
Barat, Kota Balikpapan
66
PP. Kota Bangun
Kalimantan
Timur
Kab. Kutai
Kertanegara
713
Das, Kec. Kota Bangun
67
PP. Manggar Baru
Kalimantan
Timur
Kota
Balikpapan
713
Jl. Rekreasi RT. 13 Manggar Baru
Kalimantan Timur, Desa Manggar
Baru, Kec. Balikpapan Timur, Kota
Balikpapan
68
PP. Sambaliung
Kalimantan
Timur
Kab. Berau
716
Jl. Raja Alam 11 Sambaliung
Kec. Sambaliung, Kab. Berau,
Kalimantan Timur
69
PP. Sangatta
Kalimantan
Timur
Kab. Kutai
Timur
713
Desa Sangatta, Kec. Sangatta
Utara, Kab. Kutai Timur
70
PP. Selili
Kalimantan
Timur
Kota
Samarinda
713
Jl. Lumba-lumba No. 01
RT.004/RW.001 Kelurahan Selili
Kecamatan Samarinda Ilir
74114
71
PP. Senaken
Kalimantan
Timur
Kab. Pasir
713
Jl. Yos Sudarso, Tanah grogot,
Kab. Pasir
72
PP. Tanjung Limau
Bontang
Kalimantan
Timur
Kota Bontang
713
Jl.MH.Thamrin no.100 Bontang
Baru, Kecamatan Bontang Utara,
Kota Bontang, Kalimantan Timur
D
PPP TELUK
BATANG
73
PP. Arung Parak
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Jln. Raya Arung Parak, Desa
Arung Parak, Kec. Tangaran, Kab.
Sambas
140
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
74
PP. Bakau Besar
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Bakau Besar, Desa
Sungai Bakau Laut, Kec. Sungai
Pinyuh, Kab. Pontianak
75
PP. Bakau Kecil
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Bakau Kecil, Desa Sungai
Bakau Kecil, Kec. Mempawah
Timur, Kab. Pontianak
76
PP. Batu Ampar
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Desa Batu Ampar, Kec. Batu
Ampar, Kab. Kubu Raya
77
PP. Betok/Betok
Karimana
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Betok, Kec. Pulau Maya
Karimata, Kab. Kayong Utara
78
PP. Dabong
(Dabung)
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Desa Dabung Kab. Kubu Raya
Prov. Kalimantan Barat
79
PP. Dusun Besar
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Dusun Besar, Kec. P. Maya
Kepulauan, Kab. Kayong Utara
80
PP. Dusun Kecil
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Dusun Kecil, Kec. Sukadana, Kab.
Kayong Utara
81
PP. Jungkat
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Jungkat, Desa Jungkat,
Kec. Siantan, Kab. Pontianak
82
PP. Karimunting
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Jl. Raya Karimunting, Desa
Karimunting, Kec. Sungai Raya
Kepulauan, Kab. Bengkayang
83
PP. Kendawangan
Kalimantan
Barat
Kab.
Ketapang
711
Desa Kendawangan Kiri, Kec.
Kendawangan, Kab. Ketapang
84
PP. Kuala
Mempawah
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Mempawah, Desa Pasir
Wan Salim, Kec. Mempawah
Timur, Kab. Pontianak
85
PP. Lemukutan
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Lemukutan, Desa Karimunting,
Kec. Sungai Raya Kepulauan, Kab.
Bengkayang
86
PP. Liku
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Jln. Raya Liku Paloh, Dusun
Perintis, Desa Nibung, Kec. Paloh,
Kab. Sambas
87
PP. Medan Seri
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Desa Medan Seri, Kec. Batu
Ampar, Kab. Kubu Raya
88
PP. Muara Kubu
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Sui Kakap, Desa Muara Kubu,
Kec. Kubu, Kab. Kubu Raya
89
PP. Nusa Pati
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Sui Pinyuh, Desa Sungai Pinyuh,
Kec. Sungai Pinyuh, Kab.
Pontianak
90
PP. Padang
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Padang, P. Karimata, Kec. P.
Maya Kepulauan, Kab. Kayong
Utara
141
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
91
PP. Pemangkat
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
JL Penjajap Timur, Desa Penjajap,
Kec. Pemangkat, Kab. Sambas
92
PP. Pesaguan
Kalimantan
Barat
Kab.
Ketapang
711
Desa Pesaguan Kanan, Kec. Matan
Hilir Selatan, Kab. Ketapang
93
PP. Pulau Kabung
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Pulau Kabung, Desa Karimunting,
Kec. Sungai Raya Kepulauan, Kab.
Bengkayang
94
PP. Pulau Kumbang
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
P. Kumbang, Kec. Sukadana, Kab.
Kayong Utara
95
PP. Rasau Jaya
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Desa Rasau Jaya, Kec. Rasau,
Kab. Kubu Raya
96
PP. Sedau
Kalimantan
Barat
Kota
Singkawang
711
Jl.Pasar Sedau, Desa Sedau, Kec.
Singkawang Selatan, Kota
Singkawang
97
PP. Selakau
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Jln. Raya Selakau, Desa Sungai
Nyirih, Kec. Selakau, Kab. Sambas
98
PP. Semudun
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jln. Raya Semudun, Desa
Semudun, Kec. Sungai Kunyit,
Kab. Pontianak
99
PP. Sentebang
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Jl. M.Akib Sentebang Barat, Desa
Sentebang, Kec. Jawai, Kab.
Sambas
100
PP. Sepok Laut
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Ds. Sepuk Laut, Kec. Teluk
Pakedai, Kab. Kubu Raya
101
PP. Siduk
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Siduk, Kec. Sukadana, Kab.
Kayong Utara
102
PP. Sui Purun
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Sui Purun, Desa Sungai Pinyuh,
Kec. Sungai Pinyuh, Kab.
Pontianak
103
PP. Sui Raya
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Desa Sungai Duri, Kec. Sungai
Raya, Kab. Bengkayang
104
PP. Suka Bangun
Kalimantan
Barat
Kab.
Ketapang
711
Jl. Hayam Wuruk, Desa Suka
Bangun Dalam, Kec. Delta Pawan,
Kab. Ketapang
105
PP. Sukadana
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Sukadana, Kec. Sukadana,
Kab. Kayong Utara
106
PP. Sungai Duri
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Jln. Raya Sungai Duri, Desa
Sungai Duri, Kec. Sungai Raya,
Kab. Bengkayang
107
PP. Sungai Jaga
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Sui jaga, Desa Karimunting, Kec.
Sungai Raya Kepulauan, Kab.
Bengkayang
108
PP. Sungai Jawi
Kalimantan
Barat
Kota
Pontianak
711
Jl. Komyos Sudarso, Desa Sungai
Jawi Luar, Kec. Pontianak Barat,
Kota Pontianak
142
NO
NAMA PELABUHAN
PROV
KOTA/KAB.
WPP
ALAMAT
109
PP. Sungai Kakap
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Desa Sungai Kakap, Kec. Sungai
Kakap, Kab. Kubu Raya
110
PP. Sungai Kunyit
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Sungai Kunyit, Desa
Sungai Kunyit Laut, Kec. Sungai
Kunyit, Kab. Pontianak
111
PP. Sungai Pinyuh
Kalimantan
Barat
Kab.
Pontianak
711
Jl. Raya Pinyuh, Desa Sungai
Pinyuh, Kec. Sungai Pinyuh, Kab.
Pontianak
112
PP. Sungai Rengas
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Jl. Pramuka Nipah Kuning, Desa
Sungai Rengas, Kec. Sungai
Kakap, Kab. Kubu Raya
113
PP. Sungai Sambas
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Pangkalan Buton, Sungai Sambas,
Sukadana Kabupaten Kayong
Utara, Kalimantan Barat
114
PP. Tanah Hitam
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Desa Tanah Hitam Kecamatan
Paloh, Kab. Sambas
115
PP. Tanjung Bunga
Kalimantan
Barat
Kab. Kubu
Raya
711
Desa Tanjung Bunga, Kecamatan
Teluk Pakedai, Kab. Kubu Raya
116
PP. Tanjung Satai
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Desa Tanjung Satai, Kec. P. Maya
Kepulauan, Kab. Kayong Utara
117
PP. Teluk Batang
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Jl. Pelabuhan No.1, Desa Teluk
Batang, Kec. Teluk Batang, Kab.
Kayong Utara
118
PP. Teluk Melano
Kota
Kalimantan
Barat
Kab. Kayong
Utara
711
Dusun Teluk Melano, Kec.
Simpang Hilir, Kab. Kayong Utara
119
PP. Teluk Suak
Kalimantan
Barat
Kab.
Bengkayang
711
Jln. Raya Teluk Suak, Desa
Karimunting, Kec. Sungai Raya
Kepulauan, Kab. Bengkayang
120
PP. Temajuk/Desa
Temajok
Kalimantan
Barat
Kab. Sambas
711
Jl. Raya Temajuk, Desa
Temajok/Temajok, Kec. Paloh,
Kab. Sambas
E. CLUSTER 5 (BALI, NTB, NTT, SULUT, SULBAR, SULSEL, MALUKU,
MALUT, PAPUA BARAT, PAPUA)
NO
A
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
PPS BITUNG
1
PP. Amurang
Sulawesi
Utara
2
PP. Baroko Tanjung
Sidupa
Sulawesi
Utara
Kab.
Minahasa
Selatan
716
Kel. Kawangkoan Bawah Kec.
Amurang Barat ( Amurang )
Kabupaten Minahasa Selatan
Sulawesi Utara
Kab. Bolaang
Mongondow
Timur
715
Desa Sidupa, Kec. Pinogaluman,
Kab. Bolaang Mongodow Timur
143
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
3
PP. Belang
Sulawesi
Utara
Kab.
Minahasa
Tenggara
715
Desa Borgo 1, Kec. Belang, Kab.
Minahasa Tenggara
4
PP. Bitung
Sulawesi
Utara
Kota Bitung
716
Kelurahan Aertembaga Satu, Kec.
Aertembaga, Kota Bitung, Provinsi
Sulawesi Utara
5
PP. Bolang Uki
Sulawesi
Utara
Kab.
Bolaangmong
ondow
716
Bolang Uki, Kab. Bolaang
Mongondow
6
PP. Calaca
Sulawesi
Utara
Kota Manado
716
Calaca
Wenang, Manado
7
PP. Dagho
Sulawesi
Utara
Kab. Sangihe
Talaud
716
Desa Dagho, Kec. Tamako,
Kepulauan Sangihe
8
PP. Dodepo
Sulawesi
Utara
Kab.
Bolaangmong
ondow
716
Desa Dudepo, Kec. Bolaang Uki,
Kota Bolaang Mongon
9
PP. Kabaruan
Sulawesi
Utara
Kab. Kep.
Talaud
716
Kecamatan Kabaruan, Kabupaten
Kepulauan Talaud Provinsi
Sulawesi Utara
10
PP. Kema
Sulawesi
Utara
Kab.
Minahasa
Utara
716
Desa Kema III, Kec. Kema,
Minahasa Utara
11
PP. Labuan Uki
Sulawesi
Utara
Kab.
Bolaangmong
ondow
716
Jalan Boulevard Molibagu, Desa
Pintadia, Kec. Bolaang UKI, Kota
Bolaang Mongodow
12
PP. Likupang
Sulawesi
Utara
Kab.
Minahasa
Utara
716
Desa Likupang II, Kec. Likupang
Timur, Minahasa Utara
13
PP. Lirung
Sulawesi
Utara
Kab. Kep.
Talaud
716
Lirung
Kab. Kepulauan Talaud
14
PP. Peta
Sulawesi
Utara
716
Peta, Kab. Sangihe Talaud
15
PP. Popudu
Sulawesi
Utara
Kab. Sangihe
Talaud
Kab.
Bolaangmong
ondow
716
Popudu, Kab. Bolaangmongondow
16
PP. Salibabu
Sulawesi
Utara
Kab. Kep.
Talaud
716
Lawasan , Desa Dalum, Kec.
Salibabu, Kepulauan Talaud
17
PP. Tumumpa
Sulawesi
Utara
Kota Manado
716
Komp Pelabuhan Perikanan
Tumumpa 2 kngk 3, Desa Tu
18
PP. Babana
Sulawesi
Barat
Kab. Mamuju
713
Desa Babana, Kec. BudongBudong Kab. Mamuju Prov.
Sulawesi Barat
19
PP. Banggae
Sulawesi
Barat
Kab. Majene
713
Desa Banggae, Kec. Banggae, Kab.
Majene
20
PP. Kasiwa
(Kasiwah)
Sulawesi
Barat
Kab. Mamuju
713
JL. Nelayan, Desa Kasiwa, Kec.
Mamuju, Kab. Mamuju
21
PP. Lantora
Sulawesi
Barat
Kab. Polewali
Mandar
713
Jalan Bahari Barat, Desa Lantora,
Kec. Polewali
144
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
22
PP. Palipi
Sulawesi
Barat
Kab. Majene
713
Desa Palipi, Kec. Sendana, Kab.
Majene, Prov. Sulawesi Barat
23
PP. Tinambung
Sulawesi
Barat
Kab. Polewali
Mandar
713
Desa Tangnga-Tangnga, Kec.
Polewali, Kab. Polewali Mandar,
Prov. Sulawesi Barat
24
PP. Balambang
Sulawesi
Selatan
Kab. Luwu
713
Desa Raja, Kec. Bua, Kab. Luwu
25
PP. Bawasalo
Sulawesi
Selatan
Kab.
Pangkep
713
Desa Bawasolo, Kec. Segeri,
Pankajene Kepulauan
26
PP. Beba
Sulawesi
Selatan
Kab. Takalar
713
Desa Beba, Kab. Takalar
27
PP.
Benteng/Bonehalan
g
Sulawesi
Selatan
Kab. Selayar
713
Benteng Selatan, Kep. Selayar
28
PP. Bentenge
Sulawesi
Selatan
Kab.
Bulukumba
713
Jl. Yos Sudarso, Desa Batenge,
Kec. Ujung Bulu, Kab. Bulukumba
29
PP. Birea
Sulawesi
Selatan
Kab.
Bantaeng
713
Birea, Desa Pa'Jukukang, Kec.
Pa'Jukukang, Kab. Bantaeng
30
PP. Boddia
Sulawesi
Selatan
Kab. Takalar
713
Desa Boddia, Kec. Galesong, Kab.
Takalar
31
PP. Bone - Bone
Sulawesi
Selatan
Kab. Luwu
Utara
713
Bone-Bone, Luwu Utara
32
PP. Bonepute
Sulawesi
Selatan
Kab. Luwu
713
Desa Bonepute, Kec. Larompong
Selatan, Kab. Luwu
33
PP. Bonto Bahari
Bulukumba
Sulawesi
Selatan
Kab.
Bulukumba
713
Desa Bontobahari, Kab.
Bulukumba
34
PP. Bonto Bahari
Maros
Sulawesi
Selatan
Kab. Maros
713
Desa Bonto Bahari, Kec. Bontoa,
Kab. Maros
35
PP. Borombong
Sulawesi
Selatan
Kota
Makassar
713
Desa Barambong, Kec. Tamalate,
Kota Makassar
36
PP. Botto
Sulawesi
Selatan
Kab. Wajo
713
37
PP. Cempae
Sulawesi
Selatan
Kota ParePare
713
38
PP. Cendanae
Sulawesi
Selatan
Kab. Wajo
713
Cendanae Kab. Wajo Prov.
Sulawesi Selatan
39
PP. Herlang
Kab.
Bulukumba
713
Herlang
40
PP. Jene
Sulawesi
Selatan
Sulawesi
Selatan
Kab. Takalar
713
Kecamatan Jene, Kabupaten
Takalar Provinsi Sulawesi Selatan
41
PP. Jeneponto
(Tanru Sampe)
Sulawesi
Selatan
Kab.
Jeneponto
713
Desa Tanrusampe, Kec. Binamu,
kab. Jeneponto
42
PP. Kajang
Sulawesi
Selatan
Kab.
Bulukumba
713
Jl. Pelabuhan Kassi, Desa Tanah
Jaya, Kec. Kajang, Bulukumba
43
PP. Kajuara
Sulawesi
Selatan
Kab. Bone
713
Desa Angkue, Kec. Kajuara, Kab.
Bone
Desa Botto, Kec. Takkalalla, Kab.
Wajo
Jl. Sumur Jodoh, Desa Wt.
Soreang, Kec. Soreang, Kota ParePare
145
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
44
PP. Kalibone
Sulawesi
Selatan
Kab.
Pangkep
713
45
PP. Kayuadi
Sulawesi
Selatan
Kab. Selayar
713
46
PP. Kupa
Sulawesi
Selatan
Kab. Barru
713
47
PP. Labuang
Sulawesi
Selatan
Kab. Maros
713
48
PP. Lamangkia
Sulawesi
Selatan
Kab. Takalar
713
49
PP. Lappa
Sulawesi
Selatan
Kab. Sinjai
713
Jl. Cakalang, Desa Lappa, Kec.
Sinjai Utara, Kab. Sinjai
50
PP. Lonrae
Sulawesi
Selatan
Kab. Bone
713
Desa Kel. Lonrae, Kec. Kec. Tenate
Riattang Timur, Kab. Bone
51
PP. Maccinibaji
Sulawesi
Selatan
Kab.
Pangkep
713
Maccini Baji, Desa Pundata Baji,
Kec. Labbakang, Kab. Pangkajene
Kep.
52
PP. Malili
Sulawesi
Selatan
Kab. Luwu
Timur
713
Desa Wewangriu, Kec. Malili, Kab.
Luwu Timur
53
PP. Pabbiringan
Sulawesi
Selatan
Kab.
Jeneponto
713
Desa Pabiringan Kec. Binamu Kab.
Jenepoto
54
PP. Pajalele
Sulawesi
Selatan
Kab. Pinrang
713
Desa Pajalele Kecamatan
Tanasitolo Kabupaten Pinrang
Provinsi Sulawesi Selatan
55
PP. Paotere
Sulawesi
Selatan
Kota
Makassar
713
JL. Sabutung, Desa Gusung, Kec.
Ujung Tanah, Kota Makassar
56
PP. Polejiwa
Sulawesi
Selatan
Kab. Barru
713
Desa Tellumpanua, Kec. Tanete
Rilau, Kab. Barru
57
PP. Pontap
Sulawesi
Selatan
Kota Palopo
713
JL.Abdullah Dg Mappuji No 16
Palopo, Desa Ponjalae, Kec. Wara
Timur, Kota Palopo
58
PP. Rajawali
Sulawesi
Selatan
Kota
Makassar
713
Jl. Ujung Tanah
59
PP. Siwa
Sulawesi
Selatan
Kab. Wajo
713
Siwa, Bulete, Kec. Pitumpanua,
Kab. Wajo, Sulawesi Selatan
90992, Indonesia
60
PP. Tongke-Tongke
Sulawesi
Selatan
Kab. Sinjai
713
Desa Tongke-Tongke, Kec. Sinjai
Timur, Kab. Sinjai
61
PP. Ulo-Ulo
Sulawesi
Selatan
Kab. Luwu
713
62
PP. Untia
Sulawesi
Selatan
Kota
Makassar
713
B
PPN
PENGAMBENGAN
Kalibone, Desa Bontolangkasa,
Kec. Minasa Tene
Kecamatan Takabonerate,
Kabupaten Kepulauan Selayar
Provinsi Sulawesi Selatan
Desa Kupa, Kec. Mallusetasi,
Barru
Jalan Bambu Runcing, Desa
Alliritengae, Kec. Turikale, Kab.
Maros
Kecamatan Lamangkia, Kabupaten
Takalar Provinsi Sulawesi Selatan
Desa Ulo-Ulo, Kec. Belopa
Kab.Luwu
Jl. Salodong, Kelurahan Untia,
Kec. Biringkanayya, Kota
Makassar
146
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
63
PP. Air Kuning
Bali
Kab.
Jembrana
573
64
PP. Amed
Bali
Kab. Karang
Asem
573
65
PP. Batununggul
Bali
Kab.
Klungkung
573
66
PP. Kedonganan
Bali
Kab. Badung
573
67
PP. Kusamba
Bali
Kab.
Klungkung
573
68
PP. Pengambengan
Bali
Kab.
Jembrana
573
Jalan Pelabuhan Perikanan No.1,
Desa Pengambengan,
69
PP. Sangsit
Bali
Kab.
Buleleng
713
Dusun Pabean, Desa Sangsit,
Kec.Sawan, Kab. Buleleng
70
PP. Serangan
Bali
Kota
Denpasar
573
Desa Serangan, Kec. Denpasar
Selatan, Kota Denpasar
71
PP. Tanjung Benoa
Bali
Kab. Badung
573
Jl. Segara Kulon No.29, Desa
Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta
Selatan, Kabupaten Badung
72
PP. Tejakula
Bali
Kab.
Buleleng
713
Kecamatan Tejakula, Kabupaten
Buleleng Provinsi Bali
73
PP. Batu Nampar
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Lombok
Timur
573
Desa Jerowaru Kecamatan
Jerowaru Kabupaten Lombok
Timur Nusa Tenggara Barat
74
PP. Bonto Kape
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Bima
713
Desa Bonto Kape, Kec. Bolo, Kab.
Bima
75
PP. Labuhan Aji
Pulau Moyo
Nusa
Tenggara
Barat
Kab.
Sumbawa
713
Labuhan Aji Pulau Moyo
Kec. Labuhan Badas, Kab.
Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
76
PP. Labuhan Buwah
/ Labuhan Buwak
Nusa
Tenggara
Barat
Kab.
Sumbawa
573
Desa Labuhan Labuhan Buwak
Kecamatan Utan
Kabupaten Sumbawa Nusa
Tenggara Barat
77
PP. Labuhan Haji
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Lombok
Timur
573
Kecamatan Labuhan Haji,
Kabupaten Lombok Timur Provinsi
Nusa Tenggara Barat
78
PP. Labuhan Lalar
Nusa
Tenggara
Barat
Kab.
Sumbawa
573
Desa Labuhan Lalar Kecamatan
Taliwang, Kabupaten Sumbawa,
Provinsi Nusa Tenggara Barat.
79
PP. Labuhan
Lombok
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Lombok
Timur
573
Jl.Raya Sambelia Km 3, Desa
Labuhan Lombok, Kec.
Pringgabaya, Kab. Lombok Timur
Desa Air Kuning Kec. Jembrana
Kab. Jembrana Prov. Bali
Banjar Dinas Amed, Desa
Purwakerthi, Kec. Abang, Kab.
Karangasem
Nusapenida, Kab. Klungkung,
Prov.Bali
Jl. Pantai kedonganan Kelurahan
Kedonganan Kecamatan Kuta,
Badung
Dusun Pantai Segara Kusampa,
Desa Kusamba, Kec. Dawan, Kab.
Klungkung
147
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Kab.
Sumbawa
573
Desa Labuhan Mapin, Kecamatan
Alas Barat
Kabupaten Sumbawa, Nusa
Tenggara Barat
80
PP. Labuhan Mapin
Nusa
Tenggara
Barat
81
PP. Labuhan Terata
Nusa
Tenggara
Barat
Kab.
Sumbawa
713
Desa Labuhan Terata, Kecamatan
Lape, Kabupaten Sumbawa,
Provinsi Nusa Tenggara Barat.
82
PP. Sape
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Bima
573
Pangkalan Desa Bugis Kec. Sape
Kab. Bima Propinsi Nusa Tenggara
Barat
83
PP. Soro Kempo
Nusa
Tenggara
Barat
Kab. Dompu
713
Desa/Kelurahan Soro, Kecamatan
Kempo, Kabupaten Dompu,
Provinsi Nusa Tenggara Barat
84
PP. Soroadu
Kab. Dompu
713
Dusun Genta Desa Jambu Kec.
Bajo. Kab. Dompu
85
PP. Tanjung Luar
Kab. Lombok
Timur
573
Desa Tanjung Luar, Kec. Keruak,
Kab. Lombok Timur
86
PP. Teluk Awang
Kab. Lombok
Tengah
573
Dusun Awang Balaq, Desa Mertak,
Kec. Pujut, Kab. Lombok Tengah
87
PP. Teluk Santong
Kab.
Sumbawa
713
Jl. Lintas Sumbawa Bima, Desa
Teluk Santong, Kec. Plampang
88
PP. Waworada
Kab. Bima
573
Desa Rompo, Kab. Bima, Nusa
Tenggara Barat
Nusa
Tenggara
Barat
Nusa
Tenggara
Barat
Nusa
Tenggara
Barat
Nusa
Tenggara
Barat
Nusa
Tenggara
Barat
89
PP. Aimere
Nusa
Tenggara
Timur
90
PP. Alok
Nusa
Tenggara
Timur
91
PP. Amagarapati
92
PP. Amakole Jaya
93
PP. Atapupu
94
PP. Ende
95
PP. Hukung
Lewoleba
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Bajawa-Ruteng, Desa Aimere
Timur Kel.Aimere Timur, Kec.
Aimere, Kab. Ngada, Nusa
Tenggara Timur
JL.Cakalang, Desa Kota Baru,
Kecamatan Alok Timur, Kabupaten
Sikka, Propinsi Nusa Tenggara
Timur.r
Kab. Ngada
573
Kab. Sikka
713
Kab. Flores
Timur
713
Amagarapati, Kecamatan
Larantuka
Kab. Flores
Timur
713
Waiwadan,Kecamatan Adonara
barat, Flores Timur
Kab. Belu
573
Jl. Mota' ain, Desa Desa Jenilu,
Kec. Kakuluk Mesak, Kab. Belu,
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Kab. Ende
713
Kabupaten Ende Provinsi Nusa
Tenggara Timur
Kab.
Lembata
573
Pada,Nubatukan, Kabupaten
Lembata
148
NO
NAMA PELABUHAN
96
PP. Kenarilang
97
PP. Konge
98
PP. Labuhan Bajo
99
PROV.
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
KOTA/ KAB.
WPPNRI
ALAMAT
Kab. Alor
713
Kalabahi Barat, Kec. Teluk
Mutiara
Kab. Nagekeo
713
Nangadhero, Kec. Asesa, Nagakeo
Nusa
Tenggara
Timur
Kab.
Manggarai
Barat
713
Sukarno Hatta Kampung Ujung,
Kec. Komodo, Kab.Manggarai
Barat, Nusa Tenggara Timur
PP. Nangamese
Nusa
Tenggara
Timur
Kab. Ngada
713
Jl. Raya Riung-Pota, Desa
Kelurahan Nangamese, Kec Riung,
Kab. Ngada
100
PP. Oeba Kupang
Nusa
Tenggara
Timur
Kab. Kupang
573
Jl. Alor Desa Fatu Besi, Kec.
Kelapa Lima, Kab. Kupang, Nusa
Tenggara Timur
101
PP. Paupanda
Kab. Ende
713
Desa Paupanda, Kec. Ende Selatan
Kab. Ende
102
PP. Ritaebang
Kab. Flores
Timur
713
Kel. Ritaebang, Kec. Solor Barat,
Kab. Flores Timur
103
PP. Tenau Kupang
Kota Kupang
573
JL. Yos Sudarso, Kelurahan Alak,
Kecamatan Alak, Kota Kupang,
NTT
104
PP. Tulandale
Kab. Rote
Ndao
573
Desa Metina, Kec. Lobalain, Kab.
Rota Ndao
105
PP. Wini
Kab. Timur
Tengah Utara
573
Rt. 05/RW III, Kel. Humusu C,
Kec. Insana Utara, Kab. Timur
Tengah Utara
106
PP. Wonokaka
Kab. Sumba
Barat
573
Desa Wonokaka, Kec. Waihura,
Kab. Sumba Barat
Papua
Kab. Biak
Numfor
717
717
Jl. Wolter Monginsidi, Kompleks
perikanan samping Pasar Ikan
Biak, Desa Fandoi, Kec. Biak
Numfor, Kabupaten Biak Numfor
C
107
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
Nusa
Tenggara
Timur
PPN AMBON
PP. Biak
108
PP. Fandoi
Papua
Kab. Biak
Numfor
109
PP. Hamadi
Papua
Kota
Jayapura
717
Jl. Perikanan, Kel. Hamadi, Kec
Jayapura Selatan, Kab. Kota
Jayapura, Prov. Papua
110
PP. Korem
Papua
Kab. Biak
Numfor
717
Kampung Korem Kecamatan Biak
Utara, Kabupaten Biak Numfor
Provinsi Papua
149
WPPNRI
ALAMAT
Kab.
Merauke
718
Jl. Nowari - Merauke, Desa Karang
Indah, Kec. Merauke, Kabupaten
Merauke
Papua
Kab. Asmat
718
PP. Sumuraman
Papua
Kab. Mappi
718
PP. Waropen
Papua
Kab.
Waropen
717
NO
NAMA PELABUHAN
111
PP. Merauke
Papua
112
PP. Omor
113
114
D
PROV.
KOTA/ KAB.
Kecamatan Omor, Kabupaten
Asmat Provinsi Papua
Sumuraman, Kabupaten Mappi
Provinsi Papua
Botawa, Kabupaten Waropen
Provinsi papua
PPN TERNATE
115
PP. Bacan
Maluku
Utara
Kab.
Halmahera
Selatan
715
Jalan Kompleks PPP Bacan Panamboang, Kec. Bacan Selatan,
Kab. Halmahera Selatan
116
PP. Bobong
Maluku
Utara
Kab. Kep.
Sula
715
Taliabu Barat, Kepulauan Sula,
Maluku Utara
117
PP. Daruba
Maluku
Utara
Kab. Morotai
715
Joubela Morotai Selatan Pulau
Morotai, Maluku Utara
118
PP. Dufa-Dufa
Maluku
Utara
Kota Ternate
715
Desa Dufa-dufa, Kec. Ternate
Utara, Kota Ternate
119
PP. Goto
Maluku
Utara
Kota Tidore
Kepulauan
715
Desa Goto, Kel. Goto Kec. Kota
Tidore, Kab. Kota Tidore
kepulauan, Provinsi. Maluku Utara
120
PP. Manitinting
Maluku
Utara
715
Desa Manitinting, Kec. Maba
Selatan, Kab. Halmahera Timur
121
PP. Pulau Gebe
Maluku
Utara
715
Desa Umere, Kec. Pulau Gebe,
Kab. Halmahera Tengah
122
PP. Ruba-Ruba
Maluku
Utara
715
Buo, Loloda, Halmahera Barat,
Maluku Utara
123
PP. Sayoang
Maluku
Utara
Kab.
Halmahera
Selatan
715
Samping Pelabuhan Feri, Desa
Sayoang, Kec. Bacan Timur, Kab.
Halmahera Selatan
124
PP. Sofifi
Maluku
Utara
Kota Tidore
Kepulauan
715
Kelurahan Sofifi, Kecamatan Oba
Utara, Kota Tidore Utara Provinsi
Maluku Utara
125
PP. Ternate
Maluku
Utara
Kota Ternate
715
Jl. Pasar Inpres Bastiong Ternate,
Desa Bastiong, Kec. Ternate
Selatan, Kota Ternate
126
PP. Tiley
Maluku
Utara
Kab. Morotai
715
Desa Tiley, Kec. Morotai Selatan
Barat, Kab. Kep. Morotai
127
PP. Tobelo
Maluku
Utara
Kab.
Halmahera
Utara
715
Desa Wosia Tobelo, Kab.
Halmahera Utara
Kab.
Halmahera
Timur
Kab.
Halmahera
Tengah
Kab.
Halmahera
Barat
150
PROV.
KOTA/ KAB.
WPPNRI
NO
NAMA PELABUHAN
ALAMAT
128
PP. Tuada
Maluku
Utara
Kab.
Halmahera
Barat
715
Desa Tuada, Kec. Jailolo,
Halmahera Barat
129
PP. Wainin
Maluku
Utara
Kab. Kep.
Sula
715
Desa Wainin, Kec. Sanana, Kab.
Kepulauan Sula
130
PP. Weda
Maluku
Utara
Kab.
Halmahera
Tengah
715
Desa Fidi Jaya, Kec. Weda, Kab.
Halmahera Tengah
131
PP. Adijaya
Papua
Barat
Kab.
Kaimana
718
Desa Adijaya Kab. Kaimana Prov.
Papua Barat
132
PP. Bintuni
Papua
Barat
Kab. Teluk
Bintuni
715
Jl. Raya Bintuni Kompleks Pasar
Central, Desa Bintuni Timur, Kec.
Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni
133
PP. Dotir
Papua
Barat
Kab. Teluk
Wondama
717
Kelurahan Dotir Kecamatan
Wasior, Kabupaten Teluk
Wondama Provinsi Papua
134
PP. Dulan Pok-pok
Papua
Barat
Kab. Fak-Fak
715
Jl. Yos Sudarso Kampung Dulan
Pok-Pok, Kelurahan Wagom, Kec.
Fak-Fak, Kabupaten Fak-Fak
135
PP. Katapop
Papua
Barat
Kab. Sorong
715
Katinim, Desa Katapop Pantai,
Kec. Salawati, Kabupaten Sorong
136
PP. Klademak
Papua
Barat
Kota Sorong
715
Jl. Puri Klaligi ( Kompleks PPI Klademak ), Desa Klaligi, Kec.
Distrik Manoi, Kota Sorong
137
PP. Sanggeng
Papua
Barat
Kab.
Manokwari
717
Jalan Toba no.01 Sanggeng, Desa
Sanggeng, Kec. Manokwari Barat,
Kabupaten Manokwari
138
PP. Sorong
Papua
Barat
Kota Sorong
715
Jl. Cakalang (Kuda Laut)Sorong,
Desa Kampung Baru, Kec. Sorong
Barat, Kota Sorong
139
PP. Wersar
Papua
Barat
Kab. Sorong
Selatan
715
Jl. Perikanan No. 1 Wersar
Teminabuan, Desa Wersar, Kec.
Teminabuan, Sorong Selatan
E
PPN TUAL
140
PP. Amahai
Maluku
Kab. Maluku
Tengah
714
Soahuku, Amahai, Maluku
Tengah, Maluku
141
PP. Ambon
Maluku
Kota Ambon
714
JL. Sultan Hasanuddin, Desa Batu
Merah, Kec. Sirimau, Kota Ambon
142
PP. Banda
Maluku
Kab. Maluku
Tengah
714
Lonthor, Banda, Maluku Tengah,
Maluku
143
PP. Dobo
Maluku
Kab. Kep.
Aru
718
Desa Siwalima, Pulau-pulau Aru,
Kab. Kepulauan Aru
151
WPPNRI
ALAMAT
Kota Ambon
714
Dusun Eri, Desa Negeri Nusaniwe,
Kec. Nusaniwe, Kota Ambon
Maluku
Kab. Maluku
Tengah
714
PP. Kalar Kalar
Maluku
Kab. Kep.
Aru
718
147
PP. Kelvik Taar
Maluku
Kota Tual
714
148
PP. Leihitu
Maluku
149
PP. Masarete
Maluku
150
PP. Masohi
Maluku
151
PP. Penambungan
Maluku
152
PP. Salahutu
Maluku
153
PP. Tamher Timur
Maluku
Kab. Seram
Bagian Timur
714
154
PP. Tehoru
Maluku
Kab. Maluku
Tengah
714
155
PP. Tual
Maluku
Kota Tual
714
JL. Dumar, Dusun Dumar, Kec.
Dullah Selatan, Kota Tual
156
PP. Ukularang
Maluku
Kab. Maluku
Tenggara
Barat
714
Kec. Saumlaki, Kab. Maluku
Tenggara Barat
157
PP. Wetar
Maluku
Kab. Maluku
Barat Daya
714
Desa Klishatu, Kec. Wetar, Kab.
Maluku Barat Daya
NO
NAMA PELABUHAN
PROV.
144
PP. Eri
Maluku
145
PP. Haria
146
KOTA/ KAB.
Kab. Maluku
Tengah
Kab. Buru
Kab. Maluku
Tengah
Kab. Maluku
Tenggara
Kab. Maluku
Tengah
714
714
714
714
714
Desa Haria Kecamatan Saparua
Kabupaten maluku Tengah
Provinsi Maluku
Desa Kalar Kalar, Kecamatan Aru
Selatan, Kabupaten Kepulauan
Aru Provinsi Maluku
Pulau Kelvik, Desa Taar, Kec.
Dullah Selatan, Kota Tual
Kecamatan Leihitu, Kabupaten
maluku Tengah Provinsi Maluku
Kabupaten Buru
Jalan Tanjung Kuako, Desa Negeri
Soahuku, Kec. Amahai, Kabupaten
Maluku Tengah
Penambungan, Kabupaten Maluku
Tenggara Provinsi Maluku
Kecamatan Salahutu, Kabupaten
Maluku Tengah Provinsi Maluku
Kelurahan Tamher Timur
Kecamatan wakate, Kabupaten
Seram Bagian Timur Provinsi
Maluku
Kecamatan Tehoru, Kabupaten
Maluku Tengah Provinsi Maluku
152
DIREKTORATJENDERALPERIKANANTANGKAP
KEMENTERIANKELAUTANDANPERIKANAN
Jl. Medan Merdeka Timur No. 16
Jakarta Pusat
2016
Download