penerapan regresi cox dan regresi parametrik untuk analisis

advertisement
PENERAPAN REGRESI COX DAN REGRESI PARAMETRIK
UNTUK ANALISIS SURVIVAL PASIEN JANTUNG
MENGGUNAKAN R SOFTWARE
Diah Ayu Novitasari *)
*)
Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Lamongan
Email : [email protected]
ABSTRAK
Penyakit jantung menduduki urutan nomer delapan sebagai penyebab utama kematian di
Indonesia. Banyak faktor yang menjadi penyebab penyakit jantung sehingga tindakan pencegahan
atau pengobatan penyakit jantung juga beragam. Salah satu treatment atau tindakan
pengobatannya adalah dengan pemasangan ring, operasi jantung by pass, dan pemberian obatobatan untuk penyakit jantung. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui waktu survival
pasien penderita jantung dengan menggunakan analisis survival regresi Cox, Eksponensial dan
Weibull menggunakan R software. Pada Model regresi Cox, tidak ada satupun dari jenis tindakan
pada variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap variabel respon. Pada Model regresi
Eksponensial, jenis tindakan yang berpengaruh adalah tindakan obat-obatan dan pemasangan ring.
Nilai estimasi parameter obat-obatan sebesar -0,4222722. Sedangkan nilai estimasi untuk
tindakan pemasangan ring sebesar -0.1909299. Pada Model regresi Weibull, jenis tindakan
variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap variabel respon yaitu tindakan obatobatan dan pemasangan ring dengan nilai estimasi parameter sebesar -0.4353627 dan -0.6426785.
Kata Kunci: Jantung koroner, Regresi Cox, Regresi Eksponensial, Regresi Weibull
PENDAHULUAN
Penyakit jantung merupakan salah satu
penyakit yang menyebabkan kematian di dunia.
Di Indonesia, penyakit jantung menduduki
urutan nomer delapan sebagai penyebab utama
kematian. Banyak faktor yang menjadi
penyebab penyakit jantung sehingga tindakan
pencegahan atau pengobatan penyakit jantung
juga beragam. Salah satu treatment atau
tindakan
pengobatanna
adalah
dengan
pemasangan ring, operasi jantung by pass, dan
pemberian obat-obatan untuk penyakit jantung.
Untuk mengurangi angka kematian pasien
penderita jantung, maka dalam penelitian ini
akan dihitung probabilitas daya tahan pasien
setelah mendapatkan tindakan pengobatan.
Analisa data tahan hidup (survival
analysis) adalah suatu metode untuk
menganalisis data yang berhubungan dengan
waktu, mulai dari time origin atau start-point
sampai dengan terjadinya suatu kejadian
khusus atau end-point [1]. Analisis yang sering
digunakan untuk menganalisis pasien penderita
jantung adalah regresi Cox. Namun, selain
analisis survival menggunakan regresi Cox,
masih banyak metode lainnya juga yang dapat
digunakan. Salah satunya adalah regresi
parametrik, contohna regresi Eksponensial dan
regresi Weibull.
Hal inilah yang mendasari dilakukannya
penelitian ini, yaitu untuk menganalisis waktu
survival pasien penderita jantung dengan
menggunakan regresi Cox dan Regresi parametrik
Eksponensial dan Weibull. Manfaat yang
diharapkan dari penelitian ini adalah dapat
menambah khasanah keilmuwan tentang analisis
survival regresi Cox, Eksponensial dan Weibull
dengan menggunakan R software dan juga dapat
membantu tenaga medis dalam menentukan waktu
survival pasien penderita jantung agar tepat dalam
menentukan pengobatan yang tepat.
TINJAUAN PUSTAKA
Analisis Survival
Analisis survival adalah analisis yang
digunakan untuk mengolah data yang
berhubungan dengan waktu, mulai dari time
origin atau start-point sampai dengan
terjadinya suatu kejadian khusus atau endpoint [1]. Analisis survival bertujuan untuk
mengetahui
peluang
kesembuhan,
kelangsungan hidup, , kematian, kekambuhan
dan peristiwa lainnya dalam periode waktu
tertentu. Analisis survival juga dapat
digunakan untuk mengetahui hubungan
variabel dependen (y) dengan variabel
independen (x). Analisis survival yang
digunakan untuk mengetahui hubungan antara
variabel x dan y yaitu regresi cox, regresi
exponential dan weibull.
Dalam analisis survival, ada dua
variabel yang biasanya digunakan, yakni
waktu survival dan kegagalan (failure event)
[4]. Waktu survival diperoleh dari suatu
pengamatan terhadap obyek yang dicatat
waktu dari awal kejadian sampai terjadinya
peristiwa tertentu, yaitu kegagalan dari setiap
obyek yang disebut dengan failure event [1].
Kegagalan atau failure event yang dimaksud
adalah kerusakan, kematian atau penyakit
yang kambuh kembali setelah dilakukan
pengobatan. Ada tiga syarat dalam
menentukan waktu survival [2].
Fungsi survival
dapat diperoleh
dengan
cara
mengintegralkan
fungsi
kepadatan probabilitas (probability density
function) dari T. Fungsi Survival secara umum
sebagai berikut :

S (t )  P(T  t )   f (t )dt
t
(1)
Keterangan:
S (t )
P(T  t )
= Fungsi Survival
= Probabilitas T lebih besar
dari t
f (t )
= fungsi kepadatan
probabilitas dari t
Fungsi
hazard
merupakan
laju
kegagalan dari suatu individu untuk mampu
bertahan setelah melewati waktu yang
ditetapkan yaitu t [3]. Fungsi hazard secara
umum adalah sebagai berikut :
h(t ) 
f (t )
S (t )
h(t , X)  h0 (t )exp( 1 x1  2 x2  ...   p x p )
(3)
Fungsi Likelihood dari regresi Cox yaitu
 ik




N
K
expβ ' X ik Z ik 


L(β)    N K

'
i 1 k 1
  Y jl (Z ik ) expβ X jl Z ik  
 j 1 l 1

(4)
Keterangan:
β
X
= koefisien regresi
= Variabel Prediktor
Y jl
=
I ( Z j ,l 1  t  Z jl )
Zik
=
durasi
(Zik  min( Tik , Cik )
Tik
= waktu hingga
pengamatan
dimana
kejadian k terjadi untuk
setiap i
Cik
= waktu sensor untuk kejadian k yang
terjadi untuk setiap i
Regresi Parametrik Survival
Regresi parametrik survival adalah
analisis survival yang waktu survivalnya harus
mengikuti
distribusi
tertentu.
Regresi
parametrik survival biasanya terdiri dari regresi
Eksponensial, regresi weibull, regresi LogLogistic, regresi Log-Normal dan
regresi
Gamma. Analisis survival untuk regresi
parametrik biasanya dianalisis menggunakan
software seperti SAS, STATA, dan R
software[4].
Regresi Eksponensial
Regresi Eksponensial untuk analisis
survival merupakan model regresi parametrik.
Persamaan regresi Eksponensial untuk analisis
survival adalah sebagai berikut:
S (t )  exp(t )
(2)
Regresi Cox
Regresi Cox merupakan regresi yang
sering digunakan untuk analisis survival [4].
Asumsi
yang
harus
dipenuhi
ketika
menggunakan regresi Cox adalah asumsi
Proporsional Hazard. Model umum dari regresi
Cox yaitu
(5)
h(t )  
  exp[( 0  1 x)]
h(t ) merupakan fungsi regresi Eksponensial
sedangkan S (t ) merupakan fungsi survival
untuk regresi Eksponensial [4].
2.2.2 Regresi Weibull
Selain regresi Eksponensial, regresi
Weibull juga merupakan regresi parametrik.
Persamaan regresi Weibull untuk analisis
Survival menurut [4] adalah sebagai berikut :
h(t )  pt
p 1
p 1
p 1
p 1
exp( 0  1 x)
(6)
Keterangan :
= hazard meningkat
= hazard konstant
= hazard menurun
2.3 Penyakit Jantung
Berdasarkan penelitian yang telah
dilakukan selama 50 tahun, penyakit jantung
merupakan penyebab kematian utama di
daerah industri. Penelitian epidemiologis
didapatkan hubungan yang jelas antara
kematian dengan pengaruh keadaan sosial,
kebiasaan merokok, pola diet, dan kebiasaan
olahraga[5].
Penyakit jantung biasanya disebabkan
oleh kadar kolestrol yang tinggi, tekanan
darah tinggi, Trombosis, kegemukan, diabetes
mellitus, penuaan, keturunan[5].
Ada beberapa tindakan pengobatan
untuk penyakit jantung. Salah satunya yaitu
dengan pemasangan ring, operasi jantung by
pass, dan juga dengan pemberian obat-obatan.
METODOLOGI PENELITIAN
Sumber Data
Dalam penelitian ini, data yang digunakan
adalah data rekam medis dari salah satu dokter
spesialis penyakit jantung di Kota Solo. Data pasien
jantung yang digunakan dalam penelitian ini adalah
:
1. Waktu bertahan hidup
2. Status atau event (kematian)
3. Tindakan Pengobatan
2.
Status atau event. Variabel status atau event
adalah variabel yang menunjukkan kematian
pasien penyakit jantung.
Variabel independen :
X = Jenis tindakan yang dilakukan terhadap
pasien penderita penyakit jantung
Langkah-Langkah Penelitian
Untuk mencapai tujuan dari penelitian
ini maka dilakukan tahapan-tahapan sebagai
berikut:
1. Mengaplikasikan
model
regresi
Cox,
Exponential, dan Weibull untuk data pasien
penyakit jantung. Langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut :
a. Menganalisis data menggunakan regresi
Cox dengan menggunakan R software
b. Menganalisis data menggunakan regresi
Eksponensial dengan menggunakan R software
c. Menganalisis data menggunakan regresi
Weibull dengan menggunakan R software
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Model Regresi Cox
Hasil pengolahan data pasien jantung
menggunakan R software dengan Regresi Cox
dapat diketahui bahwa estimasi parameter
untuk variabel x ditampilkan dalam tabel
sebagai berikut :
Tabel 1. Estimasi Parameter Regresi Cox
coef
exp(coef se(coef
)
)
1.83
6.25
1.16
x[T.obatobatan]
2.23
9.27
1.3
x[T.ring]
Selanjutnya akan dilakukan uji parsial
untuk mengetahui apakah estimasi parameter
signifikan terhadap nol. Uji parsial dilakukan
untuk tiap estimasi parameter β .
H0 :  p  0
H1 :  p  0 ,

Statistik Uji : Z 
Daerah
jika Z hit
p

SE( p )
Kritis:
Tolak
 Z / 2 atau p-value <   0.05
H0
Variabel Penelitian
Tabel 2 Pengujian Estimasi Parameter regresi
Variabel yang digunakan dalam penelitian
Cox
ini antara lain :
Variabel dependen :
1. Waktu bertahan hidup (t). Variabel respon
Statistik
Nilai
Keputusan
dalam penelitian ini adalah waktu bertahan Variable
Uji Z
Kritis
hidup (t) yaitu waktu bertahan hidup pasien
penyakit jantung setelah dilakukan tindakan x[T.obat1.58
1.96
Tolak H0
oleh dokter spesialis jantung.
obatan]
x[T.ring]
1.71
1.96
Tolak H0
KESIMPULAN
Pada Model regresi Cox, tidak ada
Berdasarkan hasil pengujian Estimasi
Parameter pada Tabel 2 tampak bahwa tidak satupun dari jenis tindakan pada variabel
ada satupun variabel yang signifikan terhadap prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap
nol. Hal ini menjelaskan bahwa estimasi model variabel respon. Pada Model regresi
regresi
Cox
yang
terbentuk
yaitu Eksponensial, jenis tindakan yang berpengaruh
h(t, X)  h0 (t ) exp(-1.83x[T.obat - obatan]  2.23x[T.ring]) adalah tindakan obat-obatan dan pemasangan
tidak dapat digunakan karena seluruh ring. Nilai estimasi parameter obat-obatan
parameternya tidak signifikan. Sehingga sebesar -0,4222722. Sedangkan nilai estimasi
diperlukan model regresi lain yang dapat untuk tindakan pemasangan ring sebesar mengestimasi waktu survival pasien penderita 0.1909299. Pada Model regresi Weibull, jenis
tindakan variabel prediktor yang berpengaruh
jantung.
signifikan terhadap variabel respon yaitu
tindakan obat-obatan dan pemasangan ring
Model Regresi Eksponensial
Data pasien penderita jantung yang dengan nilai estimasi parameter sebesar telah mengalami tindakan pengobatan dengan 0.4353627 dan -0.6426785.
tiga metode dianalisis dengan menggunakan R
software. Hasil output dari analisis tersebut
adalah
DAFTAR PUSTAKA
[1]
Collet, D., (1994), Modelling Survival
Data in Medical Research, First
h(t )    exp[(6.0402547  0.4222722 xobatoba tan  0.1909299 x Ring )]
Edition, Chapmann dan Hall, University
dengan
fungsi
survival
sebesar
of Reading, London.
S (t )  exp(exp[(6.0402547  0.4222722 xobatoba tan  0.1909299 x Ring )])
[2]
Cox, D. R. and Oakes, D., (1984),
Berdasarkan
model
Analysis of Survival Data, Chapman and
regresi Eksponensial yang terbentuk dapat
Hall, London.
diketahui bahwa estimasi waktu survival pasien
Klein,J.P
and
Moeschberger,M.L.,
penderita jantung dipengaruhi oleh tindakan [3]
(1997),
Survival
Analysis
: Techniques
obta-obatan dan juga pemasangan ring pada
for
Censored
and
Truncated
Data,
jantung. Jika pasien melakukan tindakan
Springer-Verlag
New
York
Inc,
New
berupa pemasangan ring dan juga obat-obatan,
York.
maka peluang pasien penderita jantung dapat
Kleinbaum, David G. and Klein,
bertahan hidup lebih lama sebesar 99,56%. [4]
Mitchel, (2012), Survival Analysis A
Namun jika pasien hanya mendapatkan
Self-Learning Text Third Edition,
tindakan pengobatan berupa obat-obatan saja
Springer, New York.
tanpa pemasangan ring pada jantung, maka
[5]
Tim Media (2016), “Waspada Jantung
peluang pasien dapat bertahan hidup sebesar
Koroner”, http://www.jurnalasia.com
99.63%.
[4 April 2016]
Model Regresi Weibull
Hasil untuk analisis regresi Weibull
yang dianalisis dengan menggunakan R
software adalah sebagai berikut
h(t )  0.2082789 pt p1 exp(5.0337206  0.4353627 xobatoba tan  0.6426785 xring )
Jenis
tindakan
yang
berpengaruh terhadap pertahan hidup pasien
adalah tindakan obat-obatan dan juga
pemasangan ring. Nilai estimasi parameter
untuk tindakan pengobatan pasien dengan
pemberian obat-obatan sebesar -0.4353627.
Nilai estimasi parameter untuk tindakan
pengobatan pemasangan ring sebesar 0.6426785.
Download