Presentasi Indocement di Paparan Publik 2016

advertisement
PAPARAN PUBLIK
Jakarta, 18 Maret 2016
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
Ini
Laporan Keuangan 2010
2015
Rencana Strategi Investasi
Tinjauan2016
Outlook
2011
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
2
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
Laporan Keuangan 2015
Rencana Strategi Investasi
Outlook 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
3
SEKILAS INDOCEMENT
PT Indocement Tunggal Prakarsa (“Indocement”) didirikan melalui
penggabungan 6 perusahaan yang terdiri dari 8 pabrik semen
1985
1989
Indocement menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia
Mengakuisisi Pabrik ke-9 di Palimanan
1991
Penyelesaian pembangunan terminal semen Surabaya
Memulai usaha Beton Siap-Pakai
1996-1999
Penyelesaian pembangunan Pabrik ke-10 di Palimanan dan Pabrik ke11 di Citeureup
2000
Pengambilalihan PT Indo Kodeco Cement (Pabrik ke-12) melalui
penggabungan usaha
2001
HeidelbergCement (“HC”) Group menjadi pemegang saham mayoritas
melalui anak perusahaannya, Kimmeridge Enterprise Pte. Ltd.
2003
Kimmeridge Enterprise Pte. Ltd. mengalihkan kepemilikan sahamnya di
Indocement kepada HC Indocement GmbH.
2005
Meluncurkan produk Portland Composite Cement (“PCC”) ke pasar
Indonesia
2006
HC South East Asia GmbH. melakukan penggabungan usaha dengan
HC AG, yang menguasai 65,14% kepemilikan saham di Indocement
Membeli 51% saham PT Gunung Tua Mandiri
2007
Modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang menambah kapasitas terpasang
sebesar 600.000 ton semen per tahun
2009
Juni 2009, HC menjual (placement) 14,1% sahamnya di Indocement
2010
Penambahan kapasitas 1.5 juta ton cement mills pada bulan Agustus
2010 di Pabrik Palimanan, Cirebon
25 Maret 2013, Perseroan menandatangani perjanjian dengan Tianjin
Cement Industry Design & Research Institute Co. Ltd. tentang
penyediaan peralatan serta enjiniring bagi proyek pabrik baru di
Citeureup dengan total kapasitas terpasang mencapai 4,4 juta ton
semen per tahun
2013
Akuisisi PT Tarabatuh Manunggal
Vertical Roller Mill (VRM) baru mulai beroperasi di Citeureup pada
Januari 2014
2014
4
INDOCEMENT SAAT INI
Produsen terkemuka di Indonesia atas produk semen berkualitas & khusus
 Produsen semen terbesar kedua di Indonesia, yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI).
 Usaha semen terpadu dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar
20,5 juta ton semen.
 Diversifikasi berbagai produk termasuk:
 PCC, Portland Cement I, II and V, Oil Well Cement, dan
 Satu-satunya produsen Semen Putih di Indonesia.
 Salah satu produsen semen terbesar di dunia, HeidelbergCement Group
adalah pemegang saham mayoritas dan pengendali sebesar 51%, Salim
sebesar 13% dan Masyarakat sebesar 36%.
 Pada 31 Desember 2015, kapitalisasi pasar Indocement lebih dari Rp82
triliun (Rp22.325/saham) - salah satu yang terbesar di BEI.
 Pada akhir 2015, hampir 7.000 karyawan (Semen: 4.805 karyawan;
Beton Siap-Pakai/Agregat: 2.123 karyawan).
 Produk semen dengan merek “Tiga Roda”.
5
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dewan Komisaris
Dr. Albert Scheuer
Dr. Lorenz Naeger
Dr. Bernd Scheifele
Daniel Gauthier
Komisaris Utama
Komisaris
Komisaris
Komisaris
I Nyoman Tjager
Tedy Djuhar
Daniel Lavalle
Wakil Komisaris Utama,
Komisaris Independen
Komisaris Independen
Wakil Komisaris Utama,
Komisaris Independen
Direksi
Kuky Permana
Direktur Independen
Franciscus
Welirang
Christian
Kartawijaya
Hasan Imer
Tju Lie Sukanto
Wakil Direktur Utama
Direktur Utama
Direktur
Direktur
Benny S.Santoso
Daniel Fritz
Direktur
Direktur
Ramakanta
Bhattacharjee
Troy Dartojo
Soputro
Direktur
Direktur
6
STRUKTUR USAHA INDOCEMENT
Semen adalah usaha utama yang menyumbangkan lebih dari 90% penjualan
INDOCEMENT
Semen
Kompleks Pabrik
Citeureup:
9 pabrik
Kompleks Pabrik
Palimanan:
2 pabrik
Kompleks Pabrik
Tarjun:
Beton
Siap-Pakai
PT Pionirbeton Industri &
PT Indomix Perkasa 37
batching plants di
Jabodetabek, Jawa Barat
dan Jawa Tengah kapasitas lebih dari 4,0
juta m3.
Agregat
PT Mandiri Sejahtera
Sentra - 99,9%
(Bisnis Agregat)
PT Tarabatuh
Manunggal - 99,9%
(Bisnis Agregat)
Lain-lain
PT Dian Abadi Perkasa - 99,9%
(Distributor Semen)
PT Multi Bangun Galaxy 99,0% (Pengelolaan Lahan
Terminal)
PT Pama Indo Mining 40%
(Jasa Penambangan di Tarjun)
PT Bahana Indonor - 99,9%
(Memiliki 1 kapal dan 1 terminal
terapung)
1 pabrik
PT Cibinong Center Industrial
Estate - 50% (Kawasan
Industri Citeureup)
PT Mineral Industry Sukabumi 99,9% (Tambang Trass)
PT Lintas Bahana Abadi – 49%
(Memiliki 1 terminal terapung)
7
LOKASI PABRIK DAN TERMINAL
Terminal Samarinda
Kompleks Pabrik
Tarjun
Jumlah pabrik: 1
Kapasitas produksi:
2,6 juta ton semen/tahun
Terminal Tj. Priok
Terminal Cigading
Terminal Banyuwangi
Kompleks Pabrik
Citeureup
Jumlah pabrik: 9
Kapasitas produksi:
13,8 juta ton
semen/tahun




Kompleks Pabrik
Palimanan
Terminal Surabaya
Terminal
Sepanjang
Terminal Denpasar
Jumlah pabrik: 2
Kapasitas produksi: 4,1
juta ton semen/tahun
Pabrik Citeureup merupakan salah satu kompleks pabrik semen terintegrasi terbesar di dunia.
Teknologi mutakhir dan sebagian merupakan kiln yang paling efisien pada saat ini.
Total kapasitas saat ini sebesar 20,5 juta ton.
Distribusi semen menggunakan kereta api untuk beberapa lokasi.
8
Terminal Lombok
AGENDA
Sekilas Indocement
Current Pasar
Kondisi
Domestic
Semen
Market
Domestik
Condition
Saat ini
Laporan Keuangan 2015
Rencana Strategi Investasi
Outlook 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
9
PERTUMBUHAN PASAR SEMEN INDONESIA
78.0
72.2
64.2
59.3
53.0
47.1
47.1
46.1
46.2
45.5
44.9
+11.4%
+9.7%
+1.8%
48.0
+4.2%
+1.5%
54.3
+17.7%
+14.5%
+6.2%
+7.0%
+5.5%
+0.9%
+3.3%
+1.8%
27.5
30.2
31.5
31.9
34.2
38.1
38.4
40.8
48.0
55.0
58.0
59.9
61.0
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
Domestic Consumption
Consumption Growth
Domestic Capacity
Source: ASI Published data
Dampak pada Permintaan
Dampak pada Penawaran
 Banyaknya proyek infrastruktur (MRT,
jalan, rel kereta, pelabuhan, bandara) &
banyak lagi yang akan datang - MP3EI
 Kelas menengah yang berkembang
dengan pendapatan yang bertumbuh
 Urbanisasi
 Banyaknya tambahan kapasitas baru di
tahun ini dan tahun depan
Melebarnya selisih antara penawaran dan permintaan yang disebabkan oleh lebih
tingginya pertumbuhan tambahan kapasitas vs. pertumbuhan penawaran
10
IKHTISAR PENJUALAN – December 2015
Perbandingan volume penjualan Indocement
Pangsa Pasar
29.7%
31.7%
30.9%
30.6%
32.0%
31.5%
30.9%
30.2%
30.4%
30.4%
27.5%
17.9
18.0
18.5 17.1
15.4
12.3
10.7
10.0
9.6
2.5
2005
3.2
2006
12.8
11.8
3.8
2.3
2007
2008
1.6
2009
Domestik
1.0
0.6
0.1
2010
2011
2012
0.22
2013
0.14
2014
Ekspor
 Volume penjualan domestik Indocement pada tahun 2015 turun 7,7% YoY.
 Volume penjualan ekspor tumbuh 37% menjadi 213,2 k ton (tahun sebelumnya: 155,7 k ton).
11
0.1
2015
Pertumbuhan Konsumsi Domestik & Pangsa Pasar per Daerah
- YTD Desember 2015
Regions
2015
Jakarta
Banten
West Java
Central Java
Yogyakarta
East Jawa
Java
Sumatera
Kalimantan
Sulawesi
Nusa Tenggara
East Indonesia
Outside Java
Indonesia
Year-to-Date (in Tons)
2014
Inc./Dec.
5,580,024
3,307,709
8,933,035
7,245,553
940,386
8,100,049
34,106,755
13,072,169
4,087,810
4,879,593
3,503,499
1,357,647
26,900,720
61,007,475
5,782,219 -202,195
3,204,137
103,572
8,842,493
90,542
6,907,373
338,180
998,579
-58,193
7,997,367
102,682
33,732,168
374,587
12,492,473
579,696
4,546,680 -458,870
4,527,959
351,634
3,335,788
167,712
1,274,375
83,273
26,177,274
723,446
59,909,442 1,098,033
INTP
-3.5%
3.2%
1.0%
4.9%
-5.8%
1.3%
1.1%
4.6%
-10.1%
7.8%
5.0%
6.5%
2.8%
1.8%
12
41.1%
45.7%
51.6%
36.9%
20.9%
13.0%
36.2%
10.6%
27.2%
11.2%
33.0%
18.6%
16.5%
27.5%
2015-12
SMGR
19.0%
28.6%
23.1%
41.5%
37.1%
69.3%
38.2%
43.6%
52.5%
62.1%
37.0%
56.0%
48.1%
42.6%
SMCB
25.1%
15.4%
16.4%
18.2%
40.7%
11.9%
17.7%
14.6%
9.7%
1.3%
5.7%
1.2%
9.6%
14.2%
INTP
40.5%
45.3%
58.3%
40.9%
25.0%
13.4%
38.8%
14.1%
29.6%
13.3%
33.4%
20.9%
19.5%
30.4%
2014-12
SMGR
25.2%
36.1%
24.3%
40.3%
40.0%
71.2%
40.4%
42.9%
50.2%
63.1%
38.9%
56.8%
47.8%
43.7%
SMCB
27.2%
18.6%
17.4%
18.8%
35.0%
10.4%
18.3%
14.7%
11.1%
0.9%
5.4%
0.7%
9.8%
14.6%
VOLUME PENJUALAN
Volume Penjualan Domestik
Ribu ton
Volume Penjualan Ekspor
Ribu ton
6,000
120
52
60
Q1
Q2
2013
Q3
2014
21
Q4
67
17
10
20
-
66
35
5,054
4,187
4,514
4,219
40
26
2,000
1,000
74
34
3,000
100
80
4,226
4,676
4,296
4,000
3,965
78
4,300
3,947
106
5,000
5,301
4,870
Q1
2015
Q2
2013
Q3
2014
2015
 Penurunan volume penjualan domestik dibandingkan dengan tahun lalu
13
Q4
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
FinancialKeuangan
Laporan
Update 2010
2015
Rencana Strategi Investasi
Outlook 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
14
LAPORAN RUGI LABA KONSOLIDASI
Total Volume Penjualan
(ribu ton)
Q4 2015
Q4 2014
Change
17,295
18,654
-7.3%
17,798.1
19,996.3
-11.0%
-9,888.9
-10,890.0
-9.2%
7,909.1
9,106.2
44.4%
45.5%
-2,879.7
-3,226.5
-10.7%
27.5
121.1
-77.3%
5,056.9
6,000.9
28.4%
30.0%
6,010.6
6,879.1
33.8%
34.4%
Dalam Rp Bio
Pendapatan Neto
Beban Pokok Pendapatan
Laba Bruto
% dari Pendapatan Neto
Beban Usaha
Pendapatan Operasi Lain
Laba Usaha
% dari Pendapatan Neto
EBITDA
% dari Pendapatan Neto
Pendapatan Keuangan
Bagian Atas Laba Neto Entitas
Asosiasi - Neto
Laba Periode Berjalan
Total Laba Rugi
Komprehensif Periode
Berjalan
562.9
-13.1%
-15.7%
-12.6%
790.1
-28.8%
25.3
24.5
3.3%
4,356.7
5,293.4
-17.7%
4,258.6
5,165.5
-17.6%
15
BEBAN PABRIKASI
Ketergantungan terhadap faktor
makroekonomi:
1. Pergerakan nilai tukar Rupiah vs. USD

Sekitar 50-60% dari biaya berhubungan
dengan mata uang asing: Bahan Bakar,
Bahan Baku dan Beban Pabrikasi
Beban Pabrikasi di Indocement
Bahan Bakar
2. Harga Batubara

20%
Harga referensi batubara Indonesia
(HBA) turun 9% sejak awal 2015
3. Listrik

27%
Bahan Baku
10%
Kebijakan biaya listrik (Kebijakan PLN)
17%
4. Tingkat Inflasi

26%
Biaya tenaga kerja dan bahan baku
mengikuti tren tingkat inflasi
Listrik
Tenaga Kerja
Beban
Pabrikasi
 Stabilisasi Rupiah dan menurunnya biaya energi akan menjadi katalisator yang baik bagi
industri semen.
16
PERBAIKAN EFISIENSI OPERASIONAL DI 2015
1. Mengoperasikan Kiln yang paling EFISIEN :
• Kiln 1 & 2 (lini pabrik tertua dan tidak efisien)
tidak beroperasi dalam 7-8 bulan sewaktu
permintaan menurun
• VRM sudah beroperasi penuh di 2015
2. Mengutamakan supply ke pasar yang terdekat
dengan pabrik dan terminal semen:
• Untuk menghemat biaya logistik, semen di
supply ke lokasi yang terdekat dengan lokasi
pabrik dan terminal (Jawa, Sumatera Selatan,
Kalimantan dan Lombok)
• Menambah jumlah pasokan semen curah di
Jawa
Inisiatif – inisiatif tersebut mendorong perbaikan margin
17
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
Laporan Keuangan 2015
Rencana
Strategi
Investasi
Investment
Plan Strategy
Outlook 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
18
EKSPANSI KAPASITAS & GAS TURBINE POWER SUPPLY UNTUK
BERPARTISIPASI DALAM PERTUMBUHAN INDUSTRI
 1 brownfield project dengan kapasitas 4,4 juta ton dengan total nilai investasi Rp5,5–6 triliun
(produksi klinker pertama akhir Q2/2016)

1 unit Aero Derivative Gas Turbine (ADGT) untuk menyuplai 73 MW (termasuk pasokan dari
Steam Turbine) ke Kompleks Pabrik Citeureup agar biaya listrik yang lebih murah dari PLN
(mulai beroperasi penuh di Q3/2016)

1 terminal semen dan packing di Pontianak untuk memperkuat suplai semen kantong di area
Kalimantan Barat (direncanakan selesai Q2/2016)

2 proyek greenfield dengan kapasitas 2,5 juta ton, satu di Jawa Tengah dan satu di luar Jawa
dalam tahap persiapan dengan mempertimbangkan kondisi pasar.
+ 5-8 mt
Million Tons
+ 4.4 mt
+ 0.6 mt
+ 1.5 mt
+ 1.9 mt
16.6
17.1
18.6
20.6
25
2005
2007
2010
2014
2016
30-33
2020/2025
 Secara strategis berada di posisi yang baik untuk memanfaatkan
permintaan lebih lanjut
19
EKSPANSI BISNIS BETON SIAP-PAKAI
000m3
4,900
4,600
4,300
4,000
3,700
3,400
3,100
2,800
2,500
2,200
1,900
1,600
1,300
1,000
700
400
100
4,430
3,947
3,517
3,377
2,429
1,221
15
20
14
20
13
20
12
20
11
20
10
20
20
09
930 956
08
20
07
630 683
20
800
06
•
20
•
05
•
Memperkuat bisnis Beton Siap-Pakai khususnya
untuk high-grade quality dalam menunjang
pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Fokus saat ini adalah proyek infrastruktur dan
domino efek-nya pada pembangunan perumahan,
kawasan Industri dan gedung bertingkat.
Per 31 Desember 2015, volume penjualan turun
14,4% YoY karena terlambatnya aktivitas konstruksi
infrastruktur di Indonesia dan melemahnya
pertumbuhan ekonomi secara umum.
Pionirbeton, anak perusahaan yang menjadi salah
satu pemimpin pasar dalam bisnis RMC.
20
•
20
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
Laporan Keuangan 2015
Rencana Strategi Investasi
Outlook 2016
2011
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
21
OUTLOOK 2016
Kondisi Pasar
• Pasar nasional semen 2016 diperkirakan akan tumbuh sekitar 3%-5%.
• Kuatnya permintaan semen curah dalam mengantisipasi proyek infrastruktur
pemerintah.
– Menjaga pangsa pasar semen curah dengan menandatangani perjanjian
jangka panjang dan eksklusif pengadaan andesit dan pasir dari Ketapang
dan Belitung.
• Perubahan kondisi pasar dengan masuknya pemain semen baru.
• Kemungkinan terjadinya tekanan harga di triwulan yang lemah namun ada
kecenderungan untuk stabil di bulan-bulan yang kuat.
Indocement
• P14 akan segera diselesaikan dalam rangka penghematan biaya.
• Ekspor klinker akan dilakukan pada saat permintaan rendah.
• Pengurangan belanja Capex dalam rangka penyelesaian proyek P14.
• Neraca yang kuat tanpa gearing memberikan kesempatan besar untuk meraih
pasar di home market.
22
AGENDA
Sekilas Indocement
Kondisi Pasar Semen Domestik Saat ini
Laporan Keuangan 2015
Rencana Strategi Investasi
Outlook 2016
2011
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan
Penghargaan
Q&A
23
Tanggung Jawab Sosial (CSR)
5-Pilar: Aplikasi Program CSR
Anak Asuh, Beasiswa, Pelatihan Aneka Produksi, Pelatihan UMKM,
Bantuan Fasilitas Belajar, Perpustakaan Sekolah, Sekolah Magang
Indocement, Pelatihan Operator Truk, Kerjasama dengan Institusi Lain,
Pelatihan Ketrampilan
Puskesmas Keliling, Penyuluhan Kesehatan, Pemberian Makanan
Tambahan, Sarana Air Bersih, Operasi Katarak
Modal Bergulir UMKM, Peningkatan Usaha Berjalan, Local Purchase
Bantuan Kegiatan Sosial, Budaya, Agama, Olah Raga &
Pembangunan/Perbaikan Infrastruktur, RUTILAHU
Pengamanan Lingkungan, Pelatihan Linmas, Bantuan Seragam Linmas,
Rakor Pamling/Linmas
SDP
Pusat Pelatihan & Pemberdayaan Masyarakat (P3M), Bioenergi, BMT,
IWEC, UPK
Pencapaian Program Proklim
Ketahanan terhadap perubahan iklim (Kementerian Lingkungan Hidup), meliputi:
 Ketahanan Lingkungan,
 Ketahanan Pangan,
 Ketahanan Air,
 Ketahanan Kesehatan Masyarakat
Desa Penerima PROKLIM dari BLHD Propinsi Jawa Barat
Pengembangan Proklim saat ini juga sedang dilakukan di Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan, Cilegon,
dengan kegiatan utama Bank Sampah Berkah Lestari dan Kelompok Rumah Pangan Lestari.
Pencapain Program Proklim
Pemakaian Biogas
Rumah Kompos
Peternakan
Pengolahan Kompos
Budidaya Jamur
Budidaya Perikanan
Optimalisasi Saluran Irigasi
Konservasi Air
Pemanfaatan Lahan Terbatas
Pemanfaatan Air Hujan
Embung Air
Perikanan
Kampanye Biopori
Sumur Resapan
Air Bersih
Pengolahan Sampah
Hasil Olahan Pertanian
Olahan Hasil Perikanan
Pencapaian Program “Adiwiyata”
Indocement membantu SMP
Bantarjati – Citeureup, Bogor,
dan SMPN 1 Gempol, Cirebon,
dalam mewujudkan sekolah
Peduli dan Berbudaya
Lingkungan “Adiwiyata”.
● Kesadaran (Awareness)
● Pengetahuan (Knowledge)
● Sikap (Attitude)
● Ketrampilan/Keahlian (Skill)
● Partisipasi (Participation)
Komitmen dan kegigihan seluruh komponen kedua
sekolah akhirnya menghasilkan pencapaian
ADIWIYATA TINGKAT NASIONAL
Pencapaian Program “Adiwiyata”
Sekolah Adiwiyata juga dituntut untuk melaksanakan
“program imbas” bagi sekolah lainnya
Pelestarian Mangrove Desa Langadai, Kalsel
Pelestarian Mangrove di desa Langadai, merupakan salah satu
kepedulian masyarakat dalam menjaga keseimbangan
ekosistem, khususnya biota laut. Masyarakat sekarang
menyadari peran penting mangrove. Sebagai objek edu-wisata
memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Luas
hutan mangrove sekitar 4 hektar.
Pelestarian Mangrove Desa Langadai, Kalsel
Pelatihan pengolahan buah mangrove
menjadi bahan pangan diberikan kepada
pelaku usaha kecil dan ibu rumah tangga.
Untuk menjamin keberlanjutan program
pelestarian ini, diintegrasikan beberapa
program lainnya:
● Penangkaran satwa langka “IWEC” ─
untuk lokasi pelepasliaran bekantan.
● Bank Sampah “Andesla“ ─ menjaga
kebersihan dan bahan kerajinan
tangan.
Koperasi Batik Ciwaringin
Koperasi Batik Ciwaringin dikembangulangkan pada 2012 untuk memajukan
ekonomi dan mendorong kemandirian di
Desa Ciwaringin, Kecamatan Ciwaringin,
Kabupaten Cirebon.
● Sebelumnya, pengrajin lokal memiliki
kendala terbatasnya produksi,
kualitas yang buruk & kesulitan
pemasaran.
● Saat ini terdapat 43 anggota
pengrajin, mengusung “Batik Tulis
Tradisional” Cirebon.
● Menggunakan pewarna alami. Riset
bekerja sama dengan Universitas
Gadjah Mada.
● Kualitas sudah diakui di dalam negeri
& mancanegara, ikut serta secara
rutin dalam berbagai pameran.
Koperasi Batik Ciwaringin
Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL)
PKBL merupakan program penyaluran kredit
kepada mitra binaan sebagai tambahan modal
untuk meningkatkan usahanya.
Jumlah UMKM
● Indocement bekerja sama dengan Bank
Mandiri (2008 – 2013) dan Bank BRI (2005
– saat ini)
● Indocement merekomendasikan UMKM
yang layak mendapatkan tambahan modal.
● Bersama bank, Indocement juga turut
melakukan pendampingan.
● Total kredit yang sudah dicairkan mencapai
Rp8,7 miliar.
● Non-Performance Loan (NPL) sampai
dengan 2015 sebesar 10%.
● 710 UMKM berhasil dijaring, tersebar di 4
lokasi (Citeureup, Palimanan, Tarjun & area
operasi non-pabrik lainnya)
Salah satu hasil
UMKM di bidang
kerajinan
Program CSR di Pati, Jawa Tengah
Program CSR di Pati sampai dengan pertengahan 2015 antara lain:
 Anggota Koperasi “Srikandi” Desa Tambakromo mencapai 470 orang.
 Pelestarian gua “Pancur” di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen,
sebagai kawasan wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat.
 Pelestarian dan pengelolaan sumber air di Desa Brati dan Maitan.
Koperasi “Srikandi”
Gua “Pancur”
Sumber air
Beberapa Program CSR Lainnya…
Penghargaan 2015
•
17 Februari − Penghargaan dari PWI Kabupaten Bogor atas kontribusi perusahaan terhadap insan
pers di Kabupaten Bogor.
•
6 Mei – Tiga desa binaan Indocement di Pabrik Citeureup menerima penghargaan Program
Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
•
4 Juni − Penghargaan di “Indonesia Green Awards 2015” untuk lima kategori yaitu:
● Pengembangan Energi Baru dan Terbarukan
● Pengembangan Pengolahan Sampah Terpadu
● Penyelamatan Sumber Daya Air
● Pengembangan Keanekaragaman Hayati
● Pelopor Pencegahan Polusi
•
10 Juni − Penghargaan “Corporate Image Award 2015” untuk kategori Semen untuk ke-10 kalinya.
•
10 Juni − Penghargaan Perusahaan Nasional Peduli oleh Harian Pakuan Raya sebagai
“Perusahaan Nasional Peduli”.
•
1 Juli − Semen Tiga Roda untuk kesembilan kalinya meraih penghargaan "Top Brand Award"
kategori Semen dan kategori dan kategori Mortar untuk produk Mortar TR30.
•
23 Juli − Indocement mendapatkan penghargaan pada “Gelar Pemberdayaan Masyarakat
Berbasis Budaya (GPMB) Awards 2015” untuk enam kategori:
● Penghargaan Platinum, SDGs Tujuan 4
● Penghargaan Gold, SDGs Tujuan 2
● Penghargaan Gold, SDGs Tujuan 3
● Penghargaan Gold, SDGs Tujuan 14
● Penghargaan Silver, SDGs Tujuan 4
● Terbaik 3, Kategori Perorangan
Penghargaan 2015
•
7 Agustus − Indocement mendapatkan penghargaan dari Pemprov. Jawa Barat sebagai
Perusahaan yang Berpartisipasi Aktif dalam Pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bogor 2015.
•
11 Agustus − Indocement mendapatkan penghargaan Basarnas Propinsi Jawa Barat atas bantuan
dan peran aktif dalam pencarian korban longsor galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon.
•
20 Agustus − Indocement menerima penghargaan dari Kepolisian Republik Indonesia berupa
Plakat Emas dan Sertifikat Gold Reward atas pencapaian sertifikasi Sistem Manajemen
Pengamanan (SMP) Pabrik Citeureup dan Pabrik Palimanan.
•
25 Agustus − Memperoleh penghargaan dalam “Warta Ekonomi Top 10 Social Business
Innovation Companies Awards 2015”.
•
30 September − Semen Tiga Roda memperoleh penghargaan “Indonesia Best Brand Platinum
Awards 2015” dari Majalah SWA dan MARS.
•
8 Oktober − Indocement memperoleh penghargaan dalam kompetisi International Convention
Quality Control Circle (ICQCC) berupa Gold dan Best Performance.
•
8 Oktober − Indocement Wildlife Education Center (IWEC) mendapatkan penghargaan
Biodiversitas Indonesia dari Center of Study and Biodiversity Conservation of Indonesia
(Biodiversity Indonesia).
•
16 November – Indocement meraih penghargaan “Top 50 Public Listed Companies” dalam 7th IICD
Corporate Governance Conference and Award.
•
25 November – Indocement termasuk 50 emiten/perusahaan terbuka dengan predikat “Best of the
Best 2015” untuk kedua kalinya dari Majalah Forbes.
•
26 November – Indocement menerima penghargaan Wajib Pajak Patuh kategori Wajib Pajak
Badan Tahun 2015 dari Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah DJP Kalimantan Tengah dan
Selatan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batulicin.
Penghargaan 2015
•
4 Desember – Indocement menerima penghargaan Wajib Pajak Patuh 2015 dari Kantor
Pelayanan Pajak (KPP) Cileungsi, Bogor.
•
14 Desember − Penghargaan Adiwiyata Nasional Untuk Sekolah Binaan Indocement, SMP
Bantarjati Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor dan SMPN 01 Gempol Kecamatan
Palimanan Barat Kabupaten Cirebon.
•
15 Desember − Indocement menerima penghargaan kategori “The Best Disclosure on
Waste Utilization“ dalam Sustainability Reporting Awards 2015 yang diselenggarakan oleh
National Center for Sustainability Reporting.
•
16 Desember − Tiga pabrik Indocement menerima penghargaan Level 5 Industri Hijau dari
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Terima kasih
Download