Pengenalan Basis Data dan SQL

advertisement
MODUL PERKULIAHAN
Aplikasi
Komputer
Pengenalan BasisData dan SQL
Fakultas
Program Studi
Ekonomi & Bisnis
Manajemen
TatapMuka
13
Kode MK
DisusunOleh
90001
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
Abstract
Kompetensi
Pendahuluan tentang perancangan
basisdata
dengan
menggunakan
Ms.Access 2010.
Mahasiwa dapat mengetahui cara
membuat basis data Ms. Access 2010.
Pengenalan Basis Data dan SQL
A. Latar belakang Basis Data
1. Data dan Informasi
Menurut Turban, Aronson, and Liang (2005) data dan informasi didefinisikan sebagai
berikut:
Data, merupakan sesuatu yang menyangkut barang, kejadian, aktivitas, dan transaksi yang
telah tercatat, diklasifikasikan, dan disimpan namun belum memiliki makna. Data dapat
berupa nilai numerik, alphanumerik, gambar, dan suara.
Informasi, adalah data yang telah dikelola dalam bentuk tertentu untuk memberikan makna
atau arti bagi penerimanya.
2. Siklus Informasi
Data dan informasi akan saling berkesinambungan sehingga membentuk suatu siklus yang
disebut information cycle (siklus informasi).
Data ditangkap oleh indera kemudian menjadi inputan dalam sebuah model untuk diubah
menjadi informasi bagi penerimanya yang nantinya akan membantu pengambilan keputusan
dan menjadi sebuah hasil tindakan.
Gambar 1. Siklus informasi
2016
2
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
3. Pentingnya data dan informasi
 Data dan informasi sebagai sebuah aset penting perusahaan/organisasi.
 Informasi
yang
benar
dapat
menjadikan
suatu
perusahaan/organisasi
memperoleh margin untuk melakukan aksi.
 Data
dan
informasi
sebagai
salah
satu
parameter
kemajuan
perusahaan/organisasi (maturity level).
4. Sistem Basis Data dan Sistem File
Pada sebuah institusi, data merupakan salah satu hal yang sangat penting. Setiap
bagian/divisi dari institusi memiliki data sendiri-sendiri. Tapi setiap bagian pun membutuhkan
sebagian data dari bagian yang lain. Hal ini yang biasa dikenal sebagai “shared data”.
Setiap divisi memiliki aplikasi sendiri-sendiri dalam melakukan manipulasi dan pengambilan
data tersebut. Setiap aplikasi memiliki file-file dalam sistem operasi yang digunakan untuk
menyimpan data-data. Seiring dengan berkembangnya institusi, bertambahnya bagian/divisi,
bertambah pula data dan aplikasi yang digunakan. Bertambahnya aplikasi, bertambah pula
file-file yang dibuat.
Gaya sistem pemrosesan-file tersebut menyebabkan setiap data disimpan dalam bentuk
record dalam berbagai macam file, dan diperlukan aplikasi yang berbeda dalam melakukan
pengambilan record dari, dan penambahan record ke dalam file. Hal ini berlaku pada masa
sebelum adanya Sistem Basis Data (DBMS).
Menyimpan data dalam bentuk file yang berbeda-beda, memiliki kekurangan-kekurangan:
•
Data redundancy dan inconsistency.
Dikarenakan programer yang berbeda membuat file dan aplikasi masing-masing,
menyebabkan beragam format dan aplikasi yang dibuat. Bahkan, aplikasi pun dibuat
menggunakan bahasa pemrograman yang berbeda-beda. Lebih jauh lagi, data atau
informasi yang sama bisa terdapat dalam beberapa file yang berbeda. Ini yang disebut
dengan
redundancy.
Redundancy
data
ini
lama
inconsystency dari data.
2016
3
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
kelamaan
akan
menyebabkan
•
Kesulitan dalam pengaksesan data.
Dikarenakan setiap aplikasi memiliki file tersendiri untuk penyimpanan dan pengambilan
data, maka jika suatu bagian dari institusi membutuhkan data dari bagian lain, akan
menemui kesulitan. Hal ini dikarenakan aplikasi yang dimiliki bagian tersebut, tidak dapat
membaca file yang terdapat di bagian lain.
•
Isolasi data.
Dikarenakan data tersebar dalam berbagai macam file, dan file tersebut dalam beragam
format, pembuatan aplikasi baru akan terasa sulit ketika harus membaca format dari
masing-masing file tersebut.
•
Masalah integritas.
Data yang disimpan harus memenuhi hal yang dinamakan dengan consistency constraint.
Jika
sebuah
constraint
berubah,
maka
seluruh
aplikasi
yang
digunakan
harus
mengakomodasinya. Masalah akan muncul, jika constraint melibatkan beberapa data dari
file yang berbeda-beda.
•
Masalah keamanan.
Tidak semua pengguna dari basis data dapat mengakses semua data. Hal ini akan sulit
dilakukan jika menggunakan gaya penyimpanan data dalam file.
Gambar 2. Perkembangan Database
2016
4
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Basis data menyediakan fasilitas atau memudahkan dalam memproduksi informasi yang
digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Hal inilah yang
menjadikan alasan dari penggunaan tehnologi basis data pada saat sekarang (dunia bisnis).
Berikut ini contoh penggunaan Aplikasi database dalam dunia bisnis :
Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan
Bandara: Pengelolaan data reservasi, penjadualan
Universitas: Pengelolaan pendaftaran, alumni
Penjualan: Pengelolaan data customer, produk, penjualan
Pabrik: Pengelolaan data produksi, persediaan barang, pemesanan, agen
Kepegawaian: Pengelolaan data karyawan, gaji, pajak
Telekomunikasi : Pengelolaan data tagihan, jumlah pulsa
Sistem Pemrosesan File
Program Aplikasi Untuk
memasukkan data nasabah
Nasabah
Customer Service
Program Aplikasi Untuk
Mengkredit / mendebet
rekening
Teller
Gambar 3. Sistem database untuk suatu Bank
File Nasabah
Nasabah (nonasabah, nama, alamat)
File Rekening
Rekening (nonasabah, norek, nama, alamat, saldo)
2016
5
File
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
File
Rekening
5. Konsep Dasar Basis Data
Data adalah Representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia
(pegawai, mahasiswa, pembeli), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan
sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, symbol,teks, gambar, bunyi atau
kombinasinya.
Basis Data adalah Sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasikan untuk
memenuhi kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi.
DBMS ( Database Management System ) adalah Perangkat Lunak yang menangani semua
pengaksesan ke database
Sistem Basis Data terdiri dari basis data dan DBMS.
Gambar 4. Konsep Basis Data
6. Istilah - Istilah Dasar Basis Data
Enterprise
Suatu bentuk organisasi seperti: bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dsb.
Data yang disimpan dalai basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise.
Contoh data operasional : data keuangan, data mahasiswa, data pasien
Entitas
Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalai basis data.
2016
6
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Contoh Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : Nasabah, Simpanan, Hipotik
Contoh Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : Mahasiswa, mata kuliah
Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas
Contoh : semua nasabah, semua mahasiswa
Atribut ( Elemen Data )
Karakteristik dari suatu entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.
Nilai Data ( Data Value )
Isi data / informasi yang tercakup dalai setiap elemen data.
Contoh : Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Roy, Garry, Mona.
Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir
menggunakan Kunci Elemen Data npm.
Record Data
Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan.
Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa
berisikan : "10200123", "Sulaeman", "Jl. Sirsak 28 Jakarta", "8 Maret 1983".
2016
7
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
7. Pengguna Basis Data
System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga
mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak
penjual
Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara
keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan
mengaturnya.
Tugas DBA :
•
Mengontrol DBMS dan software-software
•
Memonitor siapa yang mengakses basis data
•
Mengatur pemakaian basis data
•
Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency
Program Utility yang digunakan oleh DBA :
o
Loading Routines
Membangun versi utama dari database
o
Reorganization Routines
Mengatur / mengorganisasikan kembali database
o
Journaling Routines
Mencatat semua operasi pemakaian database
o
Recovery Routines
Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan
o
Statistical Analysis Routines
Membantu memonitor kehandalan sistem
2016
8
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Pemakai Akhir (End User)
Ada beberapa jenis/tipe pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan
berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
o
Programmer aplikasi
Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation
Language (DML), yang disertakan (embedded) dalai program yang ditulis
dalai bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
o
User Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program.
Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang
telah disediakan oleh suatu DBMS.
o
User Umum (Global User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan
satu
program
aplikasi
permanen
(executable
program)
yang
telah
ditulis/disediakan sebelumnya.
o
User Khusus (Specialized/Sophisticated User)
Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk
keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan
Citra,dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang
bersangkutan.
B. Pengertian SQL
SQL merupakan subbahasa pemrograman yang khusus dipergunakan untuk
memanipulasi basis data. SQL adalah salah satu DBMS (database management system)
yang saat ini banyak digunakan untuk operasi basis data dan embedded (ditempelkan) di
hampir semua bahasa pemrograman yang mendukung basis data relasional.
Perbedaan penggunaan SQL pada masing-masing bahasa biasanya pada sintaks2
khusus. Misalnya :
2016
9
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
INSERT INTO … VALUE. Pada bahasa yang lain INSERT INTO …VALUES…, dll.
Bahasa yang mendukung SQL antara lain : Visual Basic, C++ Builder,Delphi, ORACLE,
MySQL,PostGreeSQL,JAVA,dll.
a. Kategori
SQL memiliki 3 kategori perintah
1. Data
Definition
Language
(DDL),
yakni
perintah2
yang
digunakan
untuk
mendefinisikan (menciptakan, tambah/mengubah/hapus) sturktur data/tabel
2. Data manipulation language (DML), yakni perintah yang digunakan untuk
memanipulasi database (melihat, menenusuri, filtering, summarize, perhitungan, dll)
3. Data Control Language (DCL, digunakan untuk mengedalikan database
b. Data Definition Language (DDL)
 perintah-perintah dibawah ini menggunakan standar MySql, karena saat ini
banyak digunakan pada berbagai aplikasi.
[1] Menciptakan database
CREATE DATABASE nama_database
[2] Menciptakan tabel
CREATE TABLE nama_tabel(nama_field1 jenis_data1(lebar1),
nama_field2 jenis_data2(lebar2),………)
 lebar  jumlah byte/karakter maksimal pd field tersebut
[3] Mengubah field
ALTER TABLE nama_tabel
lebar )
CHANGE field1 field2
jenis_data(
 Field1 : field lama
 Field2: field Baru
[4] Menambah field
ALTER TABLE nama_tabel
)
ADD nama_field
[5] Menghapus field
2016
10
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
jenis_data( lebar
ALTER TABLE nama_tabel DROP field
 field  nama field yg dihapus.
c. Data Manipulation Language
Contoh :
Contoh terdapat database: Mahasiswa
Jurusan
*Kodejur
Namajur
Ketua
Pribadi
*Nomhs
Nama
**Kodejur
Tabel : Pribadi
Tabel : jurusan
Nomhs
210100
210090
Nama
Rina Gunawan
Gani Suprapto
**Kodejur
2
1
*Kodejur
1
2
210012
210099
210002
Alexandra
Nadine
Rizal Samurai
2
3
1
3
NamaJur
Sistem Informasi
Teknik
Informatika
Teknik Komputer
Ketua
Harnaningrum,S.Si
EnnySela,S.Kom.,M.Kom
Berta Bednar,S.Si,M.T.
a. Membaca/mengambil (dari disk/storage ke memori) isi tabel
[1] Semua record semua field
SELECT * FROM tabel
Contoh:
SELECT * FROM Pribadi
Hasil :
Nomhs
210100
210090
210012
210099
210002
2016
11
Nama
Rina Gunawan
Gani Suprapto
Alexandra
Nadine
Rizal Samurai
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
Kodejur
2
1
2
3
1
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
[2] Semua record, field tertentu
SELECT field1, field2,…
FROM tabel
Contoh :
SELECT nomhs,nama FROM Pribadi
Hasil :
Nomhs
210100
210090
210012
210099
210002
Nama
Rina Gunawan
Gani Suprapto
Alexandra
Nadine
Rizal Samurai
[3] Menyaring data (filtering)
Agar data yang diambil sesuai dengan kebutuhan (pada contoh diambil semua field)
 Dengan 1 kriteria/kondisi
SELECT * FROM tabel
WHERE kondisi
Catatan :
Kondisi =
field [ =,>,<,>=,<=,!=] kunci
[ ] = pilih salah satu dari operator relasi
Field : nama field dimana data disaring
Kunci : nilai/data sebagai kunci penyaringan
Contoh :
SELECT * FROM Pribadi WHERE nama=”Nadine”
Hasil :
Nomhs
210099
Nama
Nadine
Kodejur
3
 Dengan >1 kriteria/kondisi
SELECT * FROM tabel
kondisi2 ………..
2016
12
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
WHERE kondisi1 {AND,OR,XOR,NOT}
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Contoh :
SELECT * FROM Pribadi WHERE
kodejur=”2”
nama=”Nadine”
OR
Hasil :
Nomhs
210100
210012
210099
Nama
Rina Gunawan
Alexandra
Nadine
Kodejur
2
2
3
 Menyaring data dengan karakter tengah
SELECT * FROM tabel
WHERE field
LIKE “%kunci%”
% : wildcard/ diabaikan
%kunci : karakter didepan kunci diabaikan
Kunci% : karakter dibelakang kunci diabaikan
%kunci%:karakter didepan dan dibelakang kunci diabaikan
Contoh :
SELECT * FROM Pribadi WHERE
nama LIKE “%ra%”
Hasil :
Nomhs
210090
210012
210002
Nama
Gani Suprapto
Alexandra
Rizal Samurai
Kodejur
1
2
1
 Relasi antar tabel
Digunakan untuk menghubungkan antar satu tabel dengan tabel lainnya. Kedua tabel
akan ber relasi bila nilai data dari kedua tabel tersebut sama
SELECT * FROM tabel1,tabel2
tabel2.kunci primer
WHERE tabel1.kunci tamu=
 Tabel1.kunci tamu dan tabel2.kunci primer dapat dibalik sesuai keadaan relasi yang
sesunguhnya
2016
13
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Contoh :
SELECT * FROM Pribadi,jurusan WHERE
pribadi.kodejur=jurusan.kodejur
Nomhs
210100
Nama
Rina Gunawan
Kodejur
2
*Kodejur
2
210090
210012
Gani Suprapto
Alexandra
1
2
1
2
210099
210002
Nadine
Rizal Samurai
3
1
3
1
NamaJur
Teknik
Informatika
Sistem Informasi
Teknik
Informatika
Sistem Informasi
Sistem Informasi
Ketua
EnnySela,S.Kom.,M.Kom
Harnaningrum,S.Si
EnnySela,S.Kom.,M.Kom
Harnaningrum,S.Si
Harnaningrum,S.Si
SELECT nomhs,nama,namajur FROM Pribadi,jurusan WHERE
pribadi.kodejur=jurusan.kodejur
Hasil :
Nomhs
210100
Nama
Rina Gunawan
NamaJur
Teknik Informatika
210090
210012
Gani Suprapto
Alexandra
Sistem Informasi
Teknik Informatika
210099
210002
Nadine
Rizal Samurai
Sistem Informasi
Sistem Informasi
SELECT nomhs,nama,namajur FROM Pribadi,jurusan WHERE
pribadi.kodejur=jurusan.kodejur AND Namajur=”Teknik Informatika”
Hasil :
Nomhs
210100
Nama
Rina Gunawan
NamaJur
Teknik Informatika
210012
Alexandra
Teknik Informatika
2016
14
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Daftar Pustaka
1. Microsoft Office Access 2007.CV. Andi offset Yogyakarta, Tahun 2007.
2. Connoly, Thomas; Begg, Carolyn; Strachan, Anne; Database Systems : A Practical
Approach to Design, Implementation and Management, 3rd edition, Addison
Wesley, 2001.
3. Elmasri, Ramez; Navathe, Shamkant B.; Fundamentals of Database Systems, The
Benjamin/Cummings Publishing Company, Inc., California, 2001
2016
15
Aplikasi Komputer
Dian Wirawan, S.Kom, M.Kom
PusatBahan Ajar dan eLearning
http://www.mercubuana.ac.id
Download