Document

advertisement
PENGARUH GLISEROL DAN KITOSAN TERHADAP KARAKTERISTIK
SELULOSA DARI LIMBAH AIR CUCIAN BERAS TERDEPOSISI NANOPARTIKEL
PERAK SEBAGAI MATERIAL
ANTIBAKTERI
Oleh:
Ayu Perdana Kusumaningtyas Subandi
10307141035
Pembimbing Skripsi: Karim Theresih, S.U.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gugus fungsi, sifat mekanik, sifat
antibakteri dan perbandingan sifat antibakteri dari selulosa bakteri (SB), selulosa gliserol
(SG), selulosa kitosan (SK), selulosa gliserol kitosan (SGK) dari limbah air cucian beras yang
terdeposisi nanopartikel perak
Penelitian diawali dengan membuat nata dari limbah air cucian beras yang
difermentasi dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum selama 5 hari. Variasi dilakukan
dengan menambahkan 0,5 gram gliserol pada sampel SG dan SGK dan menambahan kitosan
2% pada sampel SK dan SGK. Preparasi nanopartikel dilakukan dengan metode reduksi
larutan AgNO3 10-3 M dengan reduktor trisodium sitrat 10%. Proses reduksi dilakukan
dengan penambahan penstabil PVA dan pengaliran gas nitrogen. Hasil analisis dengan
spektroskopi UV-Vis menunjukkan koloid nanopartikel perak hasil preparasi memiliki λ
maks pada 423,4 nm. Aplikasi nanopartikel perak pada selulosa dilakukan dengan metode
deposisi, yaitu menshaker selulosa dalam koloid nanopartikel perak dengan kecepatan 145
rpm selama 60 menit. Sampel selulosa dianalisis gugus fungsi menggunakan FTIR-ATR,
dikarakterisasi sifat mekanik menggunakan Tensile Tester dan sifat antibakteri dengan
metode zona hambat.
Hasil penelitian menunjukan SB dan SG memiliki gugus fungsi OH, C-H, C-O
glikosidik dan piranosa. SK dan SGK memiliki gugus fungsi OH, NH2, C-H amina, C-O
glikosik, C-H dan piranosa. Karakterisasi sifat mekanik selulosa menunjukkan penambahan
gliserol 0,5 gram dapat menambah strength at break dan modulus young selulosa, tetapi
menurunkan elongation at break selulosa. Penambahan kitosan 2% dapat menurunkan
strength at break, modulus young dan elongation at break selulosa. Hasil uji antibakteri
menunjukkan semua sampel positif memiliki sifat antibakteri. Sifat antibakteri paling baik
ditunjukkan oleh sampel SG dengan diameter hambat 1,66 mm. Tidak terdapat perbedaan
signifikan dari aktivitas antibakteri semua sampel.
Kata kunci: selulosa bakteri, gliserol, kitosan, nanopartikel perak, gugus fungsi, uji
antibakteri, sifat mekanik
Download