Uploaded by ratnarahayu115

TUGAS METODOLOGI PENELITIAN

advertisement
METODOLOGI PENELITIAN
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP , IKLIM ORGANISASI,
STRES KERJA, TERHADAP KOMPETENSI MOTIVASI KERJA DAN
KINERJA GURU SMP NEGERI DI PROVINSI SULAWESI BARAT
AU T H O R : H A S A N U D D I N L A U DA , I DA AY U B R A H M A SA R I , A M I A RT U T I KU S M A N I N G T YA S
Nama : Ratna Rahayu Setyaningsih
NIM : 1261900034
ABOUT AUTHOR
Penulis :
1.
Hasanuddin Lauda
 Guru SMK PP Negeri Rea Timur
2.
Ida Aju Brahmasari
 Dosen Fakultas Ekonomi dan Program Pascasarjana
 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
3.
Amiartuti Kusmaningtyas
 Dosen Fakultas Ekonomi dan Program Pascasarjana
 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Tahun :
2018
Nama Jurnal
:
Jurnal Pendidikan Pepatudzu Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 14, No. 2
RUMUSAN MASALAH DAN TUJUAN PENELITIAN
Rumusan Masalah :
Apakah transformational leadership, iklim organisasi, stress kerja, motivasi kerja
berpengaruh terhadap kompetensi dan kinerja guru SMP Negeri di Provinsi Sulawesi
Barat?
Tujuan Penelitian :
Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformational leadership, iklim
organisasi, stress kerja, motivasi kerja terhadap kompetensi dan kinerja guru SMP
Negeri di Provinsi Sulawesi Barat
TEORI DAN VARIABEL
Teori :
Perilaku Organisasi
Konsep :
Kinerja
Variabel-variabel :
1. Variabel Independen (bebas) :
 Stress Kerja (X1)
 Motivasi Kerja (X2)
2. Variabel Intervening :
 Kompetensi Guru (Z)
3. Variabel Dependen (terikat) :
 Kinerja Guru (Y)
HIPOTESIS
Proposisi (Hipotesis) :
Hipotesis 1 (H1) : Stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kompetensi guru SMP
Negeri di Provinsi Sulawesi Barat.
Hipotesis 2 (H2) : Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kompetensi guru
SMP Negeri di Provinsi Sulawesi Barat.
Hipotesis 3 (H3) : Stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMP
Negeri di Provinsi Sulawesi Barat.
Hipotesis 4 (H4) : Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SMP
Negeri di Provinsi Sulawesi Barat.
Hipotesis 5 (H5) : Kompetensi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru
SMP Negeri di Provinsi Sulawesi Barat.
METODE PENELITIAN
JENIS PENELITIAN :
Kualitatif Deskriptif
TEKNIK YANG DIGUNAKAN :
Teknik analisis statistik deskriptif menggunakan SEM
INDIKATOR DAN NILAI
Stress Kerja = 4.34
a)
Psikologis
Kompetensi Kerja = 4.56
a)
Kompetensi Pedagogik
b) Fisik
b) Kompetensi Kepribadian
c)
c)
Prilaku
Motivasi Kerja = 4.64
a)
Bekerja Sesuai Standar
b) Senang Dalam Bekerja
c)
Merasa Berharga
d) Bekerja keras
e) Pengawasan
Kompetensi Professional
d) Kompetensi Sosial
Kinerja Guru = 4.47
a)
Perencanaan guru dalam program
kegiatan pembelajaran,
b) Pelaksanaan kegiatan pembelajaran
c)
Evaluasi dalam kegiatan pembelajaran
HASIL PENGUJIAN HIPOTESIS MODEL
PERSAMAAN STRUKTURAL
H
Pengaruh
Koefisien
CR
Probability
Keterangan
H1
Stres Kerja→ Kompetensi
Guru
-0.545
-2.891
0.004
Signifikan
H2
Motivasi Kerja→
Kompetensi Guru
1.282
1.998
0,046
Signifikan
H3
Stres Kerja→Kinerja Guru
-1.435
-1.988
0.047
Signifikan
H4
Motivasi Kerja→ Kinerja
Guru
1.065
2.550
0.011
Signifikan
H5
Kompetensi Guru→
Kinerja Guru
1.100
2.038
0.042
Signifikan
KESIMPULAN
1)
Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kompetensi guru. Hasil penelitian
mendukung teori Robbins (2005).
2)
Motivasi berpengaruh dan signifikan terhadap kompetensi guru. Hasil penelitian mendukung
teori Hoy dan Miskel (2001:430) serta sama dengan hasil penelitian Alwi Suddin (2009) dan I
Dewa Putu Putra (2010) yang menyimpulkan bahwa Motivasi berpengaruh signifikan
terhadap kompetensi guru.
3)
Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja guru. Hasil penelitian
mendukung teori Higgins dalam (Umar, 2010:259) serta sama dengan hasil penelitian Jerry
Chandra (2012), Susilowati (2010), dan Setyo Edyatmo (2013) yang menyimpulkan bahwa
stress kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru.
4)
Motivasi kerja berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja guru. Hasil penelitian mendukung
teori Buhler (2004:191) serta sama dengan hasil penelitian Morales, Reche dan Torres (2008),
Y. Sutomo (2006) yang menyimpulkan bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap
kinerja guru.
5)
Kompetensi guru berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja guru. Hasil penelitian
mendukung teori Mulyasa (2007) dan Simanjuntak (2007) serta sama dengan hasil penelitian
I Nyoman Jigeh (2014), dan Erna Yuni Lestari (2013) yang menyimpulkan bahwa kompetensi
guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru
THANK YOU
Download