Modul Psikologi Perkembangan 1 [TM13].

advertisement
MODUL
PERKULIAHAN
Psikologi
Perkembangan 1
PERKEMBANGAN
MASA AWAL KANAK-KANAK
(Early Childhood)
Fakultas
Fakultas
Psikologi
Program
Studi
Psikologi
Tatap
Muka
12
Kode
MK
Disusun Oleh
Luh Mea Tegawati, M.Psi.Psi.
Abstract
Kompetensi
Penjelasan perkembangan awal
kanak-kanak
Mahasiswa diharapkan mampu
untuk memahami proses
perkembangan masa awal kanakkanak
FAKTOR PERKEMBANGAN
FAKTOR PERKEMBANGAN FISIK AWAL KANAK-KANAK
a. Tinggi dan berat badan
Kasus anak cebol disebabkan faktor bawaan (kegagalan dalam masa pranatal,
masalah fisik yang berkembang, kesulitan emosional). Salah satu contoh:
Deprivation Dwarfism (suatu jenis keterbelakangan pertumbuhan akibat hilangnya
sentuhan emosional.)
b. Otak
Anak-anak pada usia 3 tahun, otaknya: ¾ otak orang dewasa. Usia 5 tahun, otaknya:
9/10 otak orang dewasa. Pertambahan ukuran otak disebabkan oleh: pertambahan
jumlah & ukuran urat syaraf yang berujung di dalam dan diantara daerah-daerah
otak, serta pertambahan myelination
c. Gizi dan Kesehatan
Anak-anak usia ini makan lebih sedikit daripada ketika mereka bayi. Dengan
pertumbuhan yang makin lambat, mereka memerlukan lebih sedikit kalori/pound dari
berat badan. Pada usia ini, asupan makan harus lebih diatur terutama anak-anak
yang mempunyai kecenderungan obesitas.
PERKEMBANGAN FISIK
Pada usia 3 tahun otot2perut lebih keras, tangan dan kaki bertambah panjang . Anak lakilaki sedikit lebih tinggi dari anak perempuan, berat anak laki-laki lebih dibandingkan anak
perempuan, anak laki lebih berotot dan kurang berlemak.
Perkembangan fisik pada masa awal kanak-kanak meliputi beberapa aspek berikut yaitu
tinggi badan, berat badan, perbandingan tubuh, postur tubuh, tulang dan otot. Lemak, dan
gigi.
Tinggi badan
Pertambahan tinggi badan setiap tahunnya rata-rata 3 inchi. Pada usia 6 tahun tinggi anak
rata-rata 46,6 inchi.
Berat badan
Pertambahan berat badan setiap tahunnya rata-rata 3-5 pon. Pada usia 6 tahun berat badan
anak harus kurang lebih 7 kali berat waktu lahir. Anak perempuan rata-rata beratnya 48,5
pon dan laki-laki 49 pon.
Perbandingan Tubuh
2013
2
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
Perbandingan tubuh sangat berubah dan “penampilan bayi” tidak tampak lagi. Wajah tetap
kecil tetapi dagu tampak lebih jelas dan leher lebih memanjang. Perut menjadi lebih
prporsional, tangan dan kaki memanjang serta tumbuh menjadi besar.
Postur Tubuh
Perbedaan postur tubuh Nampak pertama kali saat awal kanak-kanak. Ada yang posturnya
gemuk (endomorfik), ada yang berotot kuat (mesomorfik), dana ada yang relative kurus
(ektomorfik).
Tulang dan Otot
Tingkat pengerasan tulang bervariasi pada bagian-bagian tubuh mengikuti hukum
perkembangan arah. Otot menjadi lebih besar, lebih kuat dan lebih berat, sehingga anak
Nampak lebih kurus meskipun beratnya bertambah.
Lemak
Jaringan lemak berkaitan dengan postur tubuh anak misalnya tergolong endomorfik,
mesomorfik, atau ekstomorfik.
Gigi
Selama 4-6 bulan pertama dari masa awal kanak-kanak 4 gigi yang terakhir –geraham
belakang muncul. Selama setengah tahun terakhir gigi susu mulai digantikan gigi tetap.
Pertama kali tanggal adalah gigi seri tengah (pertama muncul).
GROSS MOTOR (MOTORIK KASAR)
USIA
(tahun)
AKTIVITAS
3
Jingkrak-jingkrak, melompat
4
Engklek
5
Memanjat, berlari kencang
Tabel 1. Aktivitas motorik Kasar Berdasarkan Usia
Anak usia 3-5 tahun: sangat aktif, gelisah bahkan dalam tidur (bergerak-gerak). Tingkat
aktivitas dan perkembangan otot sedang tinggi, khususnya di lengan & kaki, maka
memerlukan olahraga untuk menyalurkannya. (Santrock, 2011). Suka gerakan sederhana;
melompat, berjingkrak, dll, hanya demi kegiatan itu sendiri. Bisa menunjukkan gerakan-
2013
3
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
gerakan tersebut pada orang lain adalah sumber kebanggaan & prestasi bagi mereka. Jenis
gerakan sama, namun mereka lebih suka mengambil resiko (ingin memperlihatkan
kelebihan atletiknya). Anak usia 3 tahun lebih berani mengambil resiko daripada anak usia 4
tahun, lebih percaya diri ‘bisa’ melakukan ketangkasan yang ‘mengerikan’ dan suka
berlomba dengan temannya. (Hurlock, E.; 2002).
FINE MOTOR (MOTORIK HALUS)
USIA (tahun)
AKTIVITAS
3
Bermain puzzle
4
Membangun menara dengan
balok (lego)
5
Membangun menara beserta
rumah (lego)
Tabel 2. Aktivitas motorik halus berdasarkan usia
Kemampuan motorik halus berasal dari kemampuan bayi untuk menempatkan dan
memegang benda-benda. Anak telah mampu memegang diantara ibu jari & telunjuk, tapi
masih kikuk. Anak sudah mampu membuat balok yang disusun dengan hati-hati walaupun
tidak lurus. Anak juga gemar bermain puzzle secara kasar. Memiliki koordinasi motorik halus
yang lebih baik. Anak juga mampu membangun balok menara secara sempurna, tanpa
kesulitan (Hurlock,E., 2002)
Pada jaman dahulu, anak kidal mendapatkan perlakuan diskriminatif, tetapi seiring
perkembangan jaman anak sudah memiliki kebebasan untuk memilih tangan yang sering
digunakan. Dahulu setan digambarkan dengan kidal. Padahal orang kidal banyak juga yang
meraih sukses. Imajinasi tata ruang & intelektual (dalam penelitian Scholastic Aptitude Test,
20% nilai tertinggi pada orang kidal) lebih kuat pada orang nonkidal. Atlet kidal lebih bisa
berhasil karena dapat mengecoh lawan.
2013
4
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
PERKEMBANGAN KOGNITIF
Perkembangan kognitif masa kanak-kanak awal digambarkan dari berbagai hal berikut;
Menurut Piaget tahap ini anak berada pada pra operasional kongkret tahap symbolic
function (2-7 th), karena rentang 4 tahun ke atas anak sudah masuh tahap operasional
kongkret.
Tahap pre operasional dibagi menjadi 2 sub tahap:
Sub tahap symbolic function (2-4 th)
• Anak mulai mempunyai representasi mental terhadap suatu objek yang tidak ada dalam
jangkauan pandangnya
• Cara berpikirnya masih terbatas pada egosentrisme dan animisme
Sub tahap intuitif (4 – 7 tahun)
• anak mulai banyak bertanya pada orangtua dengan kalimat-kalimat tanya,
• Cara berpikir tahap ini disebut intuitif karena anak mulai tampak pemahamannya
terhadap hal-hal yang di ketahui tetapi belum menyadari bagaimana mereka paham dan
apa yang mereka pahami.
Kemampuan anak ditunjukkan dengan aktivitas;

merepresentasikan objek dengan simbol-simbol ,

menyusun konsep yang lebih stabil (mantap)

belajar memberikan alasan atas perilakunya

Centration  pikiran yang memusat

Belum mampu memahami konservasi
Usia 3 – 5 th, anak paham bahwa pikiran dapat tampak dalam objek dan peristiwa. Sampai
dengan usia 5 th ada pengertian tentang “false belief” Kesadaran bahwa orang dapat
memiliki keyakinan tidak benar . Usia 5 – 7 th anak mulai menyadari bahwa pikiran dan
perasaan serta perilaku bisa berbeda. Usia 7 th anak memahami bahwa adanya pikiran dan
keyakinan orang lain
Perkembangan Kognitif menurut Vygotsky pada kanak-kanak awal digambarkan sebagai
berikut. Vygotsky memberikan argument dalam metode pengajaran yang sebaiknya
dilakukan orang dewasa. Dia mengatakan guru harus secara aktif mendampingi setiap
kegiatan anak walaupun anak terlibat dalam pembelajaran aktif. Selain guru, teman sebaya
juga sangat berpengaruh pada perkembangan kognitif anak. Teman sebaya itu bisa
2013
5
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
mengajari anak yang kurang mampu mengikuti pembelajaran. Anak usia 3-5 tahun
membutuhkan pendampingan orang dewasa saat bermain sekaligus belajar, selain itu anak
usia ini mulai disarankan mengikuti kegiatan kelompok agar anak saling belajar dari teman
sebaya. Pembelajaran melalui teman sebaya dinilai efektif meningkatkan kemampuan
kognitif meliputi kreativitas anak.
PERKEMBANGAN BAHASA
Perkembangan bahasa pada masa awal kanak-kanak, bahasa dan pemikiran mulanya
berkembang secara mandiri dan kemudian bergabung. Penggabungan terjadi antara usia 3 dan
7 tahun, dan mencakup berbicara privat.
Pada usia 3-5 tahun anak mulai mengembangkan bahasa komplek;


Awal berkembangnya kemampuan telegrafik, menandai bagian dari bahasa orang
dewasa (2-5 Tahun)
Pemakaian kalimat positif, negative, dan kaliamat tanya. Anak seringa manayakan
apapun yag ia lihat.
Perkembangan bahasa awal kanak-kanak mengikuti pola sebagai berikut,
1. Perbendaraan Kata .
fast mapping à proses dimana anak menyerap arti dari kata-kata baru sesudah
mendengarnya 1 atau 2 kali dalam percakapan.
2. Tata bahasa dan kalimat
 pemakaian kata aku, kamu & kami / kita
 kalimat terdiri dari 4 – 5 kata
 memakai kata ‘tidak’ (kalimat negatif)
 meminta penjelasan
 kata perintah
 bisa menjawab pertanyaan ‘apa’ & ‘dimana’
 masih sulit untuk menjawab pertanyaan ‘mengapa’ & ‘bagaimana
3. Pragmatis dan Sosial speech
 pragmatis  bagaimana menggunakan bahasa untuk berkomunikasi
 Social speech berbicara untuk dimengerti oleh pendengarnya dan
mengamati tanggapan orang lain
4. Private Speech
berbicara keras-keras sendiri tanpa bermaksud untuk berkomunikasi dengan orang
lain
Tahap Perkembangan Bahasa pada Masa Anak-Anak Awal,

Tahap 1. Usia 12-16 bulan  anak dapat mengucapkan kata benda, kata kerja,
sedikit kata sifat, dan kata baku

Tahap 2. Usia 27-30 bulan  anak dapat mengucapkan kata past tense, be, the, a,
an, dan beberapa preposisi
2013
6
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.

Tahap 3. Usia 31-34 bulan  anak dapat mengucapkan ‘ya-tidak’ ‘who-what-wherewhen-how’ ‘no-not-non’ dan kata perintah atau permohonan

Tahap 4. Usia 35-40 bulan  anak dapat melekatkan kalimat yang satu di dalam
kalimat yang lain.

Tahap 5. Usia 41-46 bulan  anak dapat mengucapkan kalimat sederhana dan
hubungan proposisi terkoordinasi
Kemampuan bahasa yang dimiliki anak-anak pada masa ini :

memahami fonologi dan morfologi (mulai mengetahui penggunaan kata jamak,
memahami kata depan, dan memakai tenses),

memahami sintaksis (paham struktur dan aturan SPOK kalimat),

kemajuan dalam sematik (kosakata berkembang drastis sampai 14.000 kosakata),

kemajuan
dalam
pragamatik
(kembangkan
kemampuan
bicara
lewat
membicarakan sesuatu yang tidak nyata dan mampu membayangkan saat
mendengar cerita).
PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI
Biologis dan lingkungan berpengaruh dalam perkembangan emosi. Faktor biologis
berperan karena emosi adalah bahasa pertama komunikasi bayi. Emosi awal dipengaruhi
oleh kematangan daerah frontal pada cerebral cortex (Santrock, 2011).
Pengaruh lingkungan lebih berkaitan dengan pengalaman. Faktor lingkungan yaitu
hubungan
sosial
ataupun
pengalaman
mengembangkan kekayaan variasi
individu
juga
menyediakan
tempat
untuk
emosi. Misalnya seorang anak yang melihat orang
tuanya bertengkar akan menjadi stres, sedangkan keluarga yang harmonis akan membuat
emosi anak berkembang menjadi lebih baik.
Early
Childhood

understanding
emotions.
Perubahan
penting
dalam
perkembangan emosi pada masa awal kanak-kanak adalah peningkatan pemahaman
mereka pada emosi. Pada masa ini mereka banyak belajar. Mereka belajar bahwa suatu
situasi dapat menimbulkan emosi tertentu dan bahwa emosi dapat mempengaruhi emosi
orang lain. Dan juga mulai memahami bahwa suatu situasi dapat menimbulkan emosi yang
berbeda pada setiap orang.
Ekspresi Emosi
Ekspresi emosi dan hubungan social dapat diketahui sejak masa bayi. Contohnya
hubungan dengan pengasuh. Ekspresi emosi dan hubungan social dapat terjadi karena
2013
7
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
adanya interaksi timbal-balik antara anak dengan orang tua. Ekspresi pertama yang muncul
adalah menangis, senyuman, dan ketakutan.
Menangis merupakan mekanisme terpenting yang dikembangkan oleh bayi untuk
berkomunikasi dan dapat dibedakan menjadi tiga tipe: tangisan dasar, tangisan kemarahan,
dan tangisan kesakitan (Santrock, 2011).
Senyuman adalah perilaku afektif komunikasi bayi, senyuman ada dua tipe yaitu:
Senyuman refleksif, tidak terjadi atas respons rangsangan dari luar. Senyuman sosial,
terjadi sebagai respon suatu rangsang dari luar. Tidak terjadi hingga usia 2 sampai 3 bulan
(Santrock, 2011).
Ketakutan respon bayi paling awal adalah rasa takut, biasanya muncul pada usia 6
bulan dan puncaknya sekitar 18 bulan. Menyakiti bayi, mencaci maki, menyiksa, memarahi
dan menelantarkan dapat membuat bayi mengalami rasa takut sejak usia 3 bulan. Ekspresi
rasa
takut
pada
bayi
yang
sering
muncul melibatkan stranger
dimana bayi menunjukkan rasa takut dan kecemasan terhadap
anxiety,
orang asing, stranger
anxiety biasanya muncul secara bertahap (Santrock, 2011).
Pada masa anak awal , perkembangan ekspresi emosi lebih ditekankan pada
emosi kesadaran diri. Anak harus mampu menyebut diri mereka sebagai yang berbeda
dengan orang lain. Contoh dari kesadaran diri adalah rasa malu, bangga, dan rasa bersalah.
Kesadaran emosi ini muncul setelah anak berusia 18 bulan.
REGULASI EMOSI
Anak Awal, Regulasi emosi adalah aspek penting dalam perkembangan,
memerankan peran penting dalam kemampuan anak mengelola konflik yang mereka hadapi
dalam berinteraksi dengan orang lain.
Emotion choaching dan emotion dismissing parent

Emotion choaching  memantau emosi negatif anak, mengajar dan
membantu mereka dalam penanganan secara efektif.

emotion dismissing  menjalankan peran menolak, menjauhkan anak dari
emosi negatif
Emotion choaching bisa membuat anak lebih efektif dalam menenangkan dirinya ketika
emosi, pemusatan perhatian lebih baik, tidak banyak mempunyai perilaku negatif.
Regulasi emosi dan peers, Emosi menentukan peran yg kuat dalam keberhasilan
hubungan anak dengan teman-temannya. Anak yang punya emosi positif dan mudah
regulasi emosi lebih disukai dan punya banyak teman.
2013
8
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
SELF CONCEPT
Teori pembentukan self banyak dipengaruhi oleh teori Eric Ericson, Ia menggolongkan usia
kanak-kanak awal berada pada tahap aoutonomy. Autonomy versus shame and doubt.
Ini terjadi pada masa anak-anak awal. Setelah memperoleh kepercayaan dari pengasuh,
bayi mulai menemukan bahwa mereka memiliki kemampuan yang berasal dari diri mereka
sendiri. Jika bayi dan balita ditahan terlalu banyak atau dihukum terlalu keras, mereka akan
membentuk perasaan malu dan keraguan (shame and doubt).
PEERS MASA KANAK-KANAK AWAL
1. Fungsi teman sebaya,
Suatu sumber informasi dan perbandingan tentang dunia diluar keluarganya.
Dengan teman sebaya anak-anak menerima feedback tentang apa yang mereka
lakukan.
Relasi
teman
sebaya
yang
baik
penting
bagi
perkembangan
sosioemosional.
2. Teman sebaya dan orangtua,
Anak-anak menyentuh, tersenyum dan bersuara ketika mereka berinteraksi dengan
orang tua dan teman sebaya. Pada saat stres anak-anak umumnya mencari
pertolongan kepada orang tua mereka. Tetapi permainan kasar umumnya terjadi
pada teman sebaya. Relasi yang sehat dengan keluarga biasanya meningkatkan
relasi yang sehat pula pada teman sebaya.
3. Bermain,
Bermain adalah aktivitas yang menyenangkan yang dibentuk anak menjadi berbagai
jenis untuk kebaikan dan manfaatnya. Fungsi bermain menurut Freud dan Erikson
adalah membantu anak menguasai kecemasan dan konflik karena ketegangan
hilang saat bermain.
2013
9
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
Daftar Pustaka
Handaya, Rah M. 2013. Modul Psikologi Perkembangan 1. UMB: Tidak diterbitkan.
Hurlock, Elizabeth. 2002. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang
Kehidupan. Jakarta : Erlangga.
Papalia, D.E., Old, S.W., Feldman, R.D. (2008). Human development 9th ed. Jakarta:
Kencana.
Santrock, J.W. (2011). Life-span development 5h ed. Jakarta: Erlangga.
2013
10
Nama Mata Kuliah dari Modul
Dosen Penyusun
Psikologi Perkembangan 1
Luh Mea Tegawati, M.Psi., Psi.
Download