penentuan jaringan tugas

advertisement
Penjadwalan Proyek dan Tracking
Oleh: Yudi Prianto
NIM : P31.2014.01701
Penjadwalan Proyek dan Tracking
 Konsep Dasar
 Hubungan Antara Usaha dan Orang
 Penjelasan Suatu Tugas ditetapkan untuk Software Proyek
-Derajat tingkat Kekakuan
-Penjelasan Ukuran-Ukuran Adaptasi
-Komputasi
Suatu
Tugas
Menetapkan
Nilai
Selektor
 Pemilihan Software Tugas Rancang-Bangun
 Perbaikan Tugas Utama
 Penjelasan Suatu Jaringan Tugas
 Penjadwalan
- Tabel Timeline
- Jadwal Tracking
 Perencanaan Proyek
Penyelesaian PL tidak sesuai Jadwal
disebabkan :
1. Batas waktu yg tidak realistis karena dibuat oleh orang
diluar kelompok RPL
2. Perubahan kebutuhan pelanggan yg tdk tercemin dalam
perubahan jadwal
3. Memandang rendah jumlah usaha & / sumber –sumber daya
yg dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan
4. Resiko yang dapat diramalkan & / tidak dapat diramalkan
yang tidak dipertimbangkan pada proyek tersebut
5. Kesulitan teknis dan manusia yang tidak dapat dilihat
sebelumnya
6. Kesalahan komunikasi di antara staff proyek yang
mengakibatkan penundaan proyek
7. Kegagalan manajer proyek untuk mengetahui bahwa proyek
sudah ketinggalan dari jadwal yang ada dan kurang tindakan
dalam memecahkan masalah tersebut
Tindakan yang dilakukan dalam menghadapi keterlambatan
jadwal proyek yaitu :
1. Lakukan perkiraan lengkap berdasarkan data dari proyek
yang lalu . Tentukan usaha yang diperkirakan dan durasi
untuk proyek tersebut
2. Dengan metode Inkremental, kembangkan suatu strategi
pengembangan yang akan menyampaikan fungsionalitas
kritis dengan batas waktu ditentukan tetapi tundalah
fungsionalitas dan dokumentasikan rencana tersebut.
3. Komunikasikan dengan pelanggan, jelaskan mengapa jadwal
tidak realistis. Lakukan pencatatan bahwa semua perkiraan
yang ada pada kinerja proyek dan tunjukan % peningkatan
yang dibutuhkan untuk mencapai batas waktu yang ada
4. Menawarkan strategi pengembangan incremental sebagai
alternatif
KONSEP DASAR
Realitas RPL : ada ratusan tugas kecil yang harus
dikerjakan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
Tugas manajer proyek : menentukan tugas-tugas proyek,
mengindentifikasi tugas-tugas yang kritis, dan menelusuri
kemajuannya untuk memastikan bahwa penundaan dapat
direorganisasi setiap hari.
Solusi : manajer harus mempunyai jadwal yang telah
ditetapkan dengan derajat resolusi yang memungkinkan
manajer memonitor kemajuan dan mengontrol proyek
tersebut.
Penjadwalan proyek PL : suatu kegiatan mendistribusikan
beban kerja terestimasi sepanjang durasi proyek yang
telah direncanakan dengan mengalokasikan beban kerja
pada tugas-tugas rekayasa PL. Prinsip-prinsip dasarnya sbb
 Prinsip dasar dalam Penjadwalan Proyek :
- Pembagian
- Saling ketergantungans
- validasi kerja (alokasi waktu dan usaha)
- Tanggung-Jawab yang definisikan
- Hasil yang digambarkan (batasan keluaran)
- Kejadian penting yang ditentukan setelah pengujian
Penentuan Serangkaian Tugas untuk
Proyek PL
 Rangkaian Tugas
dikembangkan dengan acuan model paradigma
pengembangan PL (klasik atau evolusioner)
 Rangkaian Tugas merupakan sekumpulan sekumpulan tugas kerja RPL,
pondasi, dan kemampuan penyampaian yang harus diselesaikan untuk
menyelesaikan sebuah proyek tertentu.
Rangkaian Tugas dirancang untuk mengakomodasi
Tipe proyek yang berbeda
Derajat kekakuan yang berbeda
Tipe / Jenis proyek:
- CONCEPT DEVELOPMENT PROECT
konsep bisnis baru / aplikasi dg teknologi baru
-NEW APLICATION DEVELOPMENT PROJECT
User requirement dgn SW spesifik
-APPLICATION ENHANCEMENT PROJECT
PL sudah ada dan perlu modifikasi pada fungsi,kinerja, interface yg dapat
diamati user akhir
-APPLICATION MAINTENANCE PROJECT (Proyek Pemeliharaan Aplikasi)
PL yg sudah ada dibenahi, disesuaikan dan diperluas lebih baik dengan
cara yg tidak begitu jelas bagi user akhir
-REENGINEERING PROJECT (Proyek Rancang Bangun Kembali)
membangun PL “warisan” secara keseluruhan / sebagian
Derajat Kesulitan :
 CASUAL
•proses rencana kerja diaplikasikan, tapi hanya tugas minimum yang
dibutuhkan
•Aktivitas pelindung dan dokumentasi dikurangi
STRUCTURED
• proses rencana kerja diaplikasikan
• Aktivitas pelindung diapliaksikan  SQA tinggi
•dokumentasi dan pengukuran dilakukan dg singkat
STRICT
•Proses sepenuhnya diaplikasikan  SQA tinggi
•Aktivitas pelindung diapliaksikan sepenuhnya
•Dokumentasi yang baik dihasilkan
QUICK REACTION
• proses rencana kerja diaplikasikan hanya untuk kasus tettentu dan
darurat ( hanya SQA dengan kualitas terbaik)
•Dokumentasi lengkap diselesaiakan SETELAH aplikasi / produk
disampaikan ke Customer.s
KRITERIA ADAPTASI 
PENENTU derajat kekakuan yang direkomendasikan
11 kriteria adaptasi:
- Ukuran proyek
- Jumlah para pemakai potensial
- Kekritisan misi
- umur aplikasi
- Stabilitas kebutuhan
- Mudahnya komunikasi pelanggan – pengembang
- kematangan teknologi yang dapat diaplikasikan
- Batasan capaian / unjuk kerja
- Karakteristik embedded / nonembedded
- Merancang susunan kepegawaian / staffing project
- Faktor Rancang Bangun / rekayasa kembali
PENGHITUNGAN NILAI TASK SET SELECTOR
Kriteria
adaptasi
Tingk
at
bobot
ConC
N.dev
Enhanc
Maint
Reeng
Produk
Ukuran
produk
2
1,20
1
2,4
4
1,10
1
4,4
.
.
.
Faktor
Rekayas
a Ulang
TSS
2,8
INTERPRETASI HARGA TSS dan PEMILIHAN KUMPULAN TUGAS
TSS > 2,4 : STRICTs
PENENTUAN JARINGAN TUGAS
•TASK
SUB TASK
SUB TASK ....
•TASK : INDIVIDU DAN KELOMPOK
•JARINGAN TUGAS : representasi grafik dari aliran tugas sebuah proyek
•Aktivitas rekayasa PL mengacu pada penentuan penjadwalan penting.
•Sifat ; pararel  sinkronisasi  penyelesaian
1.5a
Implementasi
Konsep
1.3a
Penilaian resiko
teknologi
1.1
Ruang Lingkup
Konsep
1.2
Perencanaan
konsep
1.3b
Penilaian resiko
teknologi
1.3c
Penilaian resiko
teknologi
1.4
Pembuktian
konsep
1.5b
Implementasi
Konsep
Integrasi
a, b, c
1.5c
Implementasi
Konsep
Gambar 7. 3 Jaringan Tugas untuk Concept Development Project
1.6
Reaksi
Pelanggan
PENENTUAN JARINGAN TUGAS
Tugas tugas Individu dan subtasks sudah interdependencies berdasar pada
urutan mereka.
Suatu jaringan tugas adalah suatu penyajian grafis menyangkut tugas alir
untuk suatu proyek.
Gambar 7.3 menunjukkan suatu jaringan menurut bagan untuk suatu proyek
pengembangan konsep.
Jalur kritis:
-- tugas pada suatu jalur kritis harus diselesaikan sesuai jadwal untuk
membuat keseluruhan proyek sesuai jadwal
T7
T1
T8
T2
T5
T3
T4
T6
Penjadwalan
Penjadwalan dari suatu software proyek tidak sangat berbeda dari penjadwalan tentang
segala multi tugas usaha rancang-bangun .
Metode penjadwalan dua proyek:
- PERT (Pogram Evaluation Review Technique)
- CPM (Crisis Path Management)
Kedua metoda dikemudikan oleh informasi yang dikembangkan dalam kegiatan-kegiatan
perencanaan proyek lebih awal:
- Perkiraan usaha
- Pemilihan dari proses sesuai model
- Pemilihan tugas dan jenis proyek yang ditetapkan
Kedua metoda mengijinkan suatu perencana untuk melakukan :
- menentukan jalur kritis
- penilaian waktu
- mengkalkulasi batas untuk masing-masing tugas
Batas waktu:
- waktu yang paling awal dan waktu terakhir untuk mulai suatu tugas
- waktu yang paling awal dan waktu terakhir untuk melengkapi suatu tugas
- waktu molor
Timeline Charts (Gantt charts)
Work tasks
Task 1
Sub-task 1.1
Sub-task 1.2
Sub-task 1.3
Task 2
Sub-task 2.1
Sub-task 2.2
Task 3
Sub-task 3.1
Sub-task 3.2
Task 4
Sub-task 4.1
Sub-task 4.2
Sub-task 4.3
Task 5
Sub-task 5.1
Sub-task 5.2
Week 1
Week 2
PENELUSURAN JADWAL
(tracking)
Mengadakan pertemuan status proyek secara periodik dimana anggota tim melaporkan
masalah dan kemajuannya
Mengevaluasi hasil kajian pada seluruh proses rekayasa PL
Menentukan apakah kejadian penting formal ( gambar DIAMOND) telah dikerjakan
sesuai tanggal yang dijadwalkan
Membandingkan tanggal mulai aktual dgn tanggal mulai rencana
Pertemuan secara informal dgn pelaksana untuk mendapatkan perkiraan kemajuan
subjektif terhadapa tanggal dan masalah kedepannya
Timeline Charts (Gantt charts)
Contoh Gantt Chart yang dibuat dengan sebuah tool manajemen proyek:
 Tiap pekerjaan ditunjukkan dengan kotak
ketergantungan antar pekerjaan ditunjukkan dengan gambar panah
Kotak hitam berbentuk wajik antara D dan E (pada gambar di atas) disebut milestone atau
pekerjaan tanpa durasi
Milestone digunakan untuk menunjukkan kejadian penting pada jadwal
kotak hitam panjang antara C dan D yang juga mengandung potongan wajik menunjukkan
summary task atau dua sub pekerjaan yang memiliki induk yang sama.
Rencana Proyek
Rencana Proyek adalah suatu dokumen yang ringkas yang menunjukkan suatu
pendengar berbeda.
Itu harus berisi berikut:
- lingkup komunikasi, sumber daya, susunan kepegawaian, dan pelanggan
- menggambarkan manajemen resiko teknik dan resiko
- menggambarkan harga dan membuat jadwal tinjauan ulang manajemen
- menyediakan suatu keseluruhan pendekatan ke pengembangan SW
- menguraikan secara singkat bagaimana mutu akan dipastikan dan
perubahan akan diatur.
Rencana berkonsentrasi pada suatu laporan umum dari apa dan sebuah statemen yang
spesifik seberapa banyak dan seberapa lama.
Tujuan suatu rencana proyek adalah:
 membantu menetapkan kelangsungan hidup dari pengembangan
software usaha.
Rencana proyek tidak perlu berupa suatu dokumen kompleks dan panjang.
Download