PERJANJIAN KERJA SAMA

advertisement
PROPOSAL ASURANSI RAWAT INAP DAN PEMBEDAHAN
PENDAHULUAN
Pada saat ini kenyataan di masyarakat menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dari waktu
kewaktu semakin terasa sulit dijangkau karena mahal, misalnya tingginya biaya perawatan, biaya
pemeriksaan kesehatan, biaya obat dan sebagainya. Kondisi ini merupakan konsekuensi logis dari
penggunaan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kedokteran/kesehatan yang semakin
maju.
Karyawan adalah asset penting bagi perusahaan. Produktivitas perusahaan ditentukan oleh
tersedianya karyawan yang sehat, berprestasi dan penuh dedikasi. Untuk mencapai kondisi
kesehatan karyawan yang optimal ini diperlukan program pengelolaan pelayanan kesehatan yang
berkualitas.
Dalam menjawab masalah ini, konsep ARIP - AJB Bumiputera 1912 (Asuransi Rawat Inap dan
Pembedahan) dengan prinsip kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong merupakan salah satu
bentuk usaha untuk mengatasi masalah pemeliharaan kesehatan.
MAKSUD DAN TUJUAN
PROGRAM ARIP - AJB BUMIPUTERA 1912
a. Suatu program yang memberikan jaminan pemeliharaan kesehatan meliputi :
Pengobatan Penyakit (kuratif)
Pemulihan Kesehatan (rehabilitatif)
b. Membantu memudahkan karyawan/peserta beserta keluarganya dalam memperoleh kebutuhan
pemeliharaan kesehatan secara berkesinambungan dengan penekanan pada tingkat kesehatan
dengan mutu terjamin serta biaya yang dikelola secara efektif dan efisien.
c. Membantu perusahaan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan mengenai kesehatan
karyawannya.
MANFAAT PROGRAM ARIP - AJB BUMIPUTERA 1912
1. Sistem ARIP membantu karyawan dan keluarganya berperilaku sehat.
2. Kenyamanan
2.1. Peserta mendapat pelayanan kesehatan dengan mudah.
2.2. Memberi rasa aman kepada peserta dalam menghadapi permasalahan kesehatan yang
semakin komplek.
2.3. Ada kepastian biaya untuk pelayanan kesehatan yang dapat terjadi sewaktu-waktu bila
jatuh sakit.
3. Mutu Pelayanan
3.1. Penyelenggaraan Pemeliharaan Kesehatan di wilayah Bandung (PPK) seperti Poliklinik,
Rumah Sakit Al Islam, Rumah Sakit Al Ihsan, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Rumah Sakit
Dustira, Rumah Sakit Santo Borromeus, Rumah Sakit Santo Yusup, Rumah Sakit Mata
Cicendo, dan Rumah Sakit Advent, Rumah Sakit Salamun, dan beberapa Rumah Sakit
lainnya yang tersedia di seluruh wilayah Indonesia, karena target kami adalah mutu
pelayanan kesehatan dan kepuasan peserta.
3.2. Pelayanan kesehatan senantiasa dipantau sehingga mutu terjamin.
3.3. Standar obat dan fasilitas memadai untuk memenuhi kebutuhan peserta.
ISTILAH UMUM
1. ARIP adalah Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan yang diselenggarakan oleh AJB Bumiputera
1912.
2. Peserta adalah karyawan dan keluarga (isteri/suami serta anak) yang mempunyai hubungan
kerja dengan perusahaan (Pemegang Polis) dan didaftarkan sebagai peserta Asuransi Rawat Inap
dan Pembedahan yang diselenggarakan oleh AJB Bumiputera 1912.
3. Anak adalah anak yang sah dari peserta dengan ketentuan berusia 2-18 tahun dengan status
belum menikah dan belum bekerja.
4. Klaim adalah sejumlah uang yang wajib dibayarkan oleh AJB Bumiputera 1912 sebagai akibat
pemberian Asuransi Rawat Inap dan Pembedahan kepada peserta.
5. Reimbursment adalah pelayanan kesehatan di Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya yang
dilakukan, dengan cara peserta membayar terlebih dahulu.
6. Rawat Inap adalah pelayanan pemeliharaan kesehatan di Rumah Sakit dimana peserta dirawat
inap sedikitnya 1 (satu) malam.
7. Penyakit adalah kondisi fisik/kejiwaan yang ditandai dengan penyimpangan pathologis dari
keadaan normal (sehat).
8. Penyakit Kronis adalah penyakit yang memerlukan pengobatan secara terus menerus.
9. Operasi adalah tindakan medis spesialisasi dengan menggunakan sayatan pada organ tubuh
dengan atau tanpa tenaga anestesi pada suatu ruangan tertentu.
10. Gawat Darurat (Emergency) adalah keadaan darurat yang memerlukan pemeriksaan dan
tindakan medis segera, apabila tidak dilakukan akan menyebabkan hal yang fatal bagi
penderita.
11. Alat Kesehatan adalah suatu alat bantu kesehatan yang dipergunakan untuk membantu
mempercepat penyembuhan (digunakan sebagai penunjang organ tubuh yang rusak atau sebagai
alat bantu medis) dipakai dapat diluar atau didalam organ tubuh tapi bukan termasuk kosmetik
dan atas indikasi medis.
12. Tenaga Medis adalah seseorang yang telah melaksanakan pendidikan formal dibidang kesehatan
dan diakui oleh Departemen Kesehatan untuk mempraktikkan bidang ilmunya kepada
masyarakat misalnya : dokter, bidan, fisiotherapis.
13. Tenaga Spesialis adalah seorang dokter yang mengambil bidang keahlian khusus untuk organ
tubuh tertentu agar lebih mengarah pada satu spesialistis.
14. One Day Surgery adalah tindakan spesialistik yang dilaksanakan oleh tenaga ahli dengan atau
tanpa harus rawat inap (merupakan paket tindakan).
15. One Day Care adalah rawat inap sesuai standar perawatan yang dilakukan dalam 1 (satu) hari.
JENIS PELAYANAN DAN PENJELASAN
I. PROGRAM PELAYANAN RAWAT INAP DAN TINDAKAN OPERASI
Pelayanan Rawat Inap yang ditawarkan menggunakan Sistem Reimbursment, dimana Peserta yang
menjalani Rawat Inap terlebih dahulu membayar sendiri, biaya yang telah dikeluarkan akibat rawat
inap tersebut kemudian oleh si peserta, kuitansi asli dan dokumen klaim disampaikan kepada
perwakilan unit atau perwakilan perusahaan (Pemegang Polis) yang selanjutnya dari perusahaan
(Pemegang Polis) diajukan kepada Asuransi untuk mendapatkan penggantian atas biaya yang telah
dikeluarkan, penggantian klaim akan dibayar dalam jangka waktu 14 hari kerja setelah dokumen
diterima lengkap sesuai aturan yang berlaku.
PENJELASAN JAMINAN RAWAT INAP
1. Biaya Kamar dan Menginap
Mengganti biaya-biaya harian untuk kamar, perawatan umum dan makan untuk setiap hari
perawatan sebagai pasien yang terdaftar di Rumah Sakit. Batas manfaat adalah secara harian
dan berlaku untuk maksimum 60 (enam puluh) hari perawatan (termasuk 30 hari di ICU/ICCU)
per-kasus.
2. Unit Perawatan Intensif (ICU / ICCU)
a. Mengganti biaya-biaya harian untuk setiap hari perawatan sebagai pasien menginap di unit
perawatan intensif Rumah Sakit untuk masa yang tidak lebih dari 30 hari perawatan perkasus.
b. Ketentuan batasan manfaat kamar perawatan adalah jumlah hari perawatan di kamar biasa
dan diruang ICU/ICCU tidak melebihi dari 60 hari, untuk setiap kasus perawatan.
3. Biaya Aneka Perawatan Rumah Sakit
Mengganti biaya-biaya yang terjadi selama perawatan di rumah sakit untuk peralatan dan
perawatan yang diperlukan secara medis, yang mencakup obat-obatan yang dikonsumsi selama
di rumah sakit, perban, pemeriksaan laboratorium dan sinar X, elektrokardiogram, fisioterapi,
infus, administrasi transpusi darah. Termasuk juga dalam jaminan ini adalah biaya penyewaan
alat seperti kursi roda, tongkat penyangga, dan peralatan medis lainnya, serta biaya
administrasi rumah sakit.
4. Konsultasi Kunjungan Dokter di Rumah Sakit
Mengganti biaya-biaya yang dikenakan oleh seorang dokter atau lebih untuk mengunjungi
seorang pasien yang dirawat di rumah sakit. Batas jaminan yang tercantum adalah batasan
harian dan berlaku untuk maksimum 60 hari perawatan.
5. Konsultasi Kunjungan Dokter Spesialis di Rumah Sakit
Mengganti biaya-biaya konsultasi yang disebabkan oleh dokter spesialis sehubungan dengan
disability yang memerlukan perawatan rumah sakit, jika konsultasi tersebut telah
direkomendasikan secara tertulis oleh dokter yang merawat.
6. Biaya Pembedahan, Pembiusan, dan Kamar Bedah
Mengganti biaya-biaya untuk Dokter bedah, Dokter bius, dan kamar operasi yang dilakukannya
sampai dengan jumlah maksimum yang dijamin serta biaya pemerikasaan sebelum pembedahan
dan setelah pembedahan sampai dengan 31 (tiga puluh satu) hari sebelum dan / atau sesudah
operasi.
Skedul Pembedahan :
a. Operasi Kecil.
01. Keloid ( bukan untuk tujuan kosmetic )
02. Atheroma
03. Lipoma
04. Debridement
05. Necrotomi dengan lokal anestesi
06. Amputasi jari tangan ( operasi primer )
07. Pterygium
08. Chalazion, Hordeolum, Insis/Exterpasi tumor kecil palpebra
09. Pemasangan spalk dan gips
10. Segala jenis Exstirpasi
11. Laparaskopi
12. Pencabutan Pin & K-Wire dan Orif
13. Eksisi ganglion
14. Tracheostomi
15. Rectal washing dan irigasi
16. Dilatasi/uretase ( non obstein )
b. Operasi Sedang.
01. Abdomen
: Exploratory laparatomy exploratory
Retroperitoneal.
02. Biliary Tract
: Cholecystectomy with exploration, of
common bile duct
03. Liver
: Abscess, marsupialization Hepatorrhaphy
suture of wound or injure.
04. Spleen
: Splenectomy
05. Hernia
: Hernioplasty
06. Endoscopy
: Colonoscopy, Gastrocopy, Oesophagoscopy
07. Stomach
: Gastrostomy
08. Intestines
: lleostomy
09. Appendix
: Appendectomy
10. Anus
: Hemorrhoidectomy internal or external,
Fissura Ani
11. Brain, nervous system
: Thoracoplasty Elevation of depressed
fracture, Simple, Extradural compound
comminuted.
12. Chest, Respiratory system : Pleurectomy, thoracoplasty, thoracotomy
with/without biopsy of lung/pleural
13. Ear
: Myringoplasty, transmastoid, antrotomy
14. Nose
: Submucous resection (SMR), inusotomy,
septoplasty.
15. Throat
: Laringotomy with removal tumor,
tonsilektomy, adenoidectomy.
16. Thyroid
: Thyroidectomy (hemi, partial or subtotal)
17. Eye
: catarac extraction, blepharroraphy.
18. Heart & Vessel
: Pacemaker insertion, venous hrombectomy,
Kateterisasi jantung, cimino, Ligasi PDA
19. Musculo Skeletal
: Debridement (dengan bius umum),
Dekompensasi sindrom penekanan saraf
(carpal tunnel syndrom), Fasciotomi
kompartement sindrom, Bonegrafi.
20. Disclocations
: Close or open reduction for knee cap, ankle
21. Fracture
22. Onkology & Reproduction
system
23. Urology
: Close reduction, with skeletal fixation,
fixation with K-wire.
: - Female :
Fibro Adenoma Mammae (FAM)
laparas copy, tubertomy, salpingo
ophorectomy, Myomectomi, kista
ovarium laparatomi percobaan.
- Male :
Tumor jinak payudara laki-laki,
hidrocele, spermatocele, cystoscopy,
ureteroscopy, RPG ( retropyelography )
: ESWL (Extra corporeal shock wave lithotripsy), Varicocele, Hidrocele, Lithotomi,
Partial Nefrektomi, Penektomi,
Spermatocele, Cystoscopi, RPG.
c. Operasi Besar.
01. Liver
02. Stomach
03. Intestines
04. Brain, nervous system
: Reseksi Hepar
: Gastrektomi total
: Pankreotomi, Miles Procedure
: Eksisi tumor otak, hemisherectomy,
laminectomy more than two segment.
05. Chest, respiratory system : Total pneumonectomy
06. Ear
: Mastodectomy, Timpanoplastik, Laringectomi
total with/without Radikal neck dissection.
07. Nose
: FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery),
CWL (Caldwel Luc)
08. Thyroid
: Thyroidectomie total
09. Eye
: Ablatio Retinae, Kerato plasty
10. Heart & Circulatory System : Tumor pembuluh darah, valves replace menty
(single valve)
11. Urology
: Nefrektomy
12. Fracture
: Open reduction with implant, ORIF
(Plate + Screw) koreksi mal union.
d. Operasi Kompleks.
01. Amputasi Pinggul, Amputasi Interpelviabdominal.
02. Jantung dan sistem peredarannya :
- Double valve dengan commissurotomy / vulvoplasty
- Double/Triple valve.
7. Biaya Ambulance
Mengganti biaya ambulance (kendaraan khusus yang digunakan untuk kepetingan pasien) yang
dikarenakan oleh suatu rumah sakit yang memberikan jasa ambulance untuk mengangkut
seorang pasien pada saat yang diperlukan yaitu dari rumah sakit ke rumah sakit yang lain atau
dari rumah pasien ke rumah sakit.
8. Biaya One Day Surgery dan Tindakan Medis Sederhana
Mengganti biaya operasi yang oleh karena kemajuan teknologi operasi tersebut dapat dilakukan
tanpa perawatan rawat inap juga memberikan penggantian atas tindakan medis sederhana,
antara lain ; Heacting dan hecting situasional, Incisi, Ekstirpasi Lipoma, Ganglio, Naevus,
Veruca, Vulgaris, Pemasangan Bidai pada kasus bedah tulang, pengeluaran benda asing di mata,
telinga, hidung, tenggorokan atau di tempat lainnya, dan khusus operasi odontectomy akan
disesuaikan dengan kondisi operasi.
II. PROGRAM PELAYANAN GAWAT DARURAT (EMERGENCY)
Dalam kondisi emergency (gawat darurat) peserta dapat berobat di Rumah Sakit pada Instalasi
Unit Gawat Darurat (UGD) tanpa harus meminta surat rujukan.
Kriteria Gawat Darurat (Emergency) :
1. Kecelakaan dalam Rudapaksa (trauma) bukan akibat kerja;
2. Serangan jantung/Hipertensi berat;
3. Asma berat (Status Asmaticus);
4. Panas tinggi dengan kejang pada anak-anak;
5. Muntaber dengan dehydrasi;
6. Kehilangan kesadaran (koma, soporokoma);
7.
8.
9.
10.
11.
Kolik perut (Ginjal/empedu/usus);
Ayan/epilepsi/kejang-kejang pada anak, dewasa;
Pendarahan berat;
Luka bakar dan keracunan yang bukan akibat bunuh diri;
Persalinan mendadak, persalinan patologis dan pendarahan antrepartum.
Pertolongan Gawat Darurat (Emergency) meliputi :
1. Pemeriksaan dan pengobatan;
2. Tindakan medis;
3. Pemberian obat setara dengan daftar obat esensial nasional (DOEN) plus maksimal 3
hari, setelah itu diberikan obat paten;
4. Pelayanan rujukan/spesialistik bila diperlukan.
PENGECUALIAN
ARIP - Bumiputera 1912 tidak akan membayar klaim yang disebabkan oleh kondisi di bawah ini :
1. Pelayanan yang tidak biasa dan tidak lazim diberikan dalam kesehatan resmi, seperti ;
pelayanan dukun, paranormal, shinshe dan pengobatan alternatif lainnya, termasuk akomodasi
dan perawatan kesehatan di Spa, Whirpool, Sauna, Klinik tradiosional.
2. Pelayanan kesehatan Eksperimental yaitu pelayanan yang belum diakui resmi oleh Depkes RI,
termasuk praktek pada klinik kesehatan dengan disiplin ilmu yang belum diakui oleh Fakultas
Kedokteran Indonesia.
3. Pemeriksaan yang berhubungan dengan penyakit kelamin dan segala akibatnya.
4. Pemeriksaan yang hanya mendapatkan vitamin dan obat penenang KECUALI periksa kandungan
dan psikiatri.
5. Pemeriksaan laboratorium yang tidak ada hubungannya dengan diagnosa penyakit yang tidak
berdasarkan indikasi medis.
6. Pemeriksaan rutin dengan tujuan preventif, seperti Pap's smear (Pemeriksaan laboratorium pada
vagina untuk mengetahui ada tidaknya sel kanker).
7. Pelayanan kesehatan yang dicakup oleh asuransi lain misalnya ; Jamsostek, Jasa Raharja Putra,
Askes, Asuransi Kerugian dll. Kecelakaan atau penyakit yang berhubungan dengan tugas
pekerjaan (occupational diseases/accident) yang sudah termasuk dalam program Jamsostek.
Kecuali biaya kekurangannya dapat diajukan dengan syarat photo copy dokumen yang
dilegalisir.
8. Perawatan dirumah (home nursing). Biaya perjalanan dari dan ketempat berobat, ambulan
kecuali rujukan antara rumah sakit.
9. Biaya telepon, faximile, salon dll yang tidak ada hubungannya dengan pengobatan di rumah
sakit.
10. Perawatan yang disebabkan penggunaan alcohol, narkotik, psikotropika dan sejenisnya. AID,
ARC (Aids Related Complex) serta HIV positif.
11. Cidera yang diakibatkan oleh perbuatan sendiri, misalnya ; percobaan bunuh diri, melanggar
hokum.
12. Check Up Kesehatan / General Check Up / Reguler Check Up.
13. Pengguguran kandungan tanpa indikasi medis.
14. Gangguan akibat sinar radio aktif, nuklir, bencana alam (gempa bumi, banjir, letusan gunung
berapi, badai, tsunami) dan sejenisnya.
15. Akibat perang atau bertugas aktif di militer atau angkatan bersenjata dari suatu negara atau
badan internasional, huru-hara (langsung tidak langsung), tindakan kriminal (aktif/pasif),
pemberontakan dan sejenisnya.
16. Olah raga tertentu yang membahayakan (panjat gunung/tebing, hang glinding, balap mobil,
diving, parasut, tinju akrobatik, scuba diving dll.).
17. Bahan pembersih gigi/tapal gigi (kecuali atas indikasi medis), pengobatan gigi dengan laser /
logam mulia.
18. Obat-obatan gosok seperti minyak kayu putih dan vicks, rhemason, dan sejenisnya. Semua
perawatan obat-obatan, kosmetik untuk kecantikan, sabun, obat susu, dan obat-obatan
tradiosional dan bukan atas indikasi medis, serta pengobatan obesitas dan konsultasi gizi
(kecuali atas indikasi medis).
19. Operasi plastik/Cosmetik Surgery (kecuali akibat kecelakaan, alat-alat kesehatan seperti ;
thermometer, Ice-Cup, Warm Wager Zak dan sejenisnya.
20. Circumsisi/ Sunat (kecuali atas indikasi medis).
21. Pengobatan dengan terapi ozon, tindakan dengan lazer eximer. Pengobatan Hyperbaric diluar
penyakit yang diderita (decompresi pada saat menyelam).
22. Imunisasi untuk anak yang berusia diatas 5 tahun dan imunisasi dewasa.
23. Pengobatan untuk alergi (Imunoterapi).
24. Penyalahgunaan obat bius atau kecanduan minuman keras (alkohol).
25. Penyakit menular yang diharuskan oleh hukum untuk diisolasi atau dikarantinakan dan wabah
penyakit.
26. Perawatan/pengobatan untuk pengurangan atau penambahan berat badan.
27. Gangguan mentruasi / hormonal.
28. Pembelian alat-alat Bantu dan alat-alat Bantu untuk pemeriksaan atau pengobatan sepeerti
clinistest, alat pacu jantung, alat Bantu pendengaran dll.
29. Perawatan atau tindakan pembedahan dan koreksi yang berkaitan dengan cacat/kelainan
bawaan (penyakit atau ketidakmampuan secara fisik yang dibawa sejak lahir).
SYARAT KEPESERTAAN
Peserta
Peserta adalah karyawan dari perusahaan (Pemegang Polis) (dan/atau) anggota keluarga yang
didaftarkan sebagai peserta sesuai ketentuan yang berlaku, dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Seorang Suami atau Istri sah.
b. Anak kandung atau anak angkat yang telah disahkan oleh pengadilan negeri, berusia 2-18
tahun dengan status belum menikah dan belum bekerja.
c. Jumlah anak maksimum 3 (tiga) orang anak.
Perubahan-Perubahan pada Peserta ARIP
Setiap terjadi perubahan-perubahan nama, status keluarga atau status kepegawaian dari setiap
peserta ARIP, Perusahaan (Pemegang Polis) wajib memberitahukan perubahan data kepada AJB
Bumiputera 1912 secepatnya.
Demikian juga setiap penambahan peserta ARIP baru, dan membayar setiap premi tambahan yang
mungkin diminta. AJB Bumiputera 1912 tidak berkewajiban memberikan suatu santunan tambahan
untuk peserta ARIP jika keterangan atau tambahan pembayaran tersebut belum diberikan
sehubungan dengan adanya permintaan perubahan dari peserta ARIP.
Kelas Jaminan
a. Peserta ARIP tidak diperkenankan untuk naik atau turun kelas dalam satu tahun masa ARIP,
kecuali atas persetujuan tertulis dari pimpinan dalam hal ini dari Manajer SDM, terkecuali
diakibatkan karena perubahan jabatan.
b. Anggota keluarga harus didaftarkan pada jaminan yang sama dengan peserta ARIP yang
merupakan karyawan.
ASURANSI KESEHATAN
a. Jika peserta ditanggung oleh asuransi lain yang sejenis, maka dalam hal ini terjadi klaim yang
bersangkutan dapat memilih untuk klaim ke salah satu asuransi atau ke ARIP - AJB Bumiputera
1912.
b. ARIP - Bumiputera 1912 hanya memberikan penggantian sisa yang tidak diganti oleh asuransi
pertama, atau sebaliknya dengan batas maksimal sesuai manfaat yang menjadi haknya.
PROSEDUR KLAIM
KLAIM RAWAT INAP
Sistem Reimbursment :
a. Untuk keperluan klaim peserta wajib melengkapi dokumen klaim dan diserahkan kepada
staf administrasi unit/divisi yang telah ditunjuk.
b. Proses klaim 14 hari kerja khusus untuk Rawat Inap dan Pembedahan.
c. Bagian Administrasi unit/divisi akan menyerahkan semua dokumen klaim yang sudah
lengkap kepada AJB Bumiputera 1912 untuk diproses.
d. Klaim yang telah disetujui akan dibayarkan oleh AJB Bumiputera 1912.
e. AJB Bumiputera 1912 akan menyerahkan laporan rutin mengenai akseptasi klaim
tersebut kepada Administrasi Unit/Divisi perusahaan (Pemegang Polis) setiap 3 (tiga)
bulan.
f.
Bagian Administrasi masing-masing divisi akan membayar klaim kepada karyawan yang
bersangkutan.
g. Kadaluarsa klaim 60 hari untuk klaim Rawat Inap dan Pembedahan dalam dan luar kota.
Dokumen klaim yang dibutuhkan antara lain :
1. Formulir Klaim ARIP - AJB Bumiputera 1912 Rawat Inap dan Pembedahan (asli).
2. Kwitansi asli dari rumah sakit beserta perincian dari biaya-biaya yang dikeluarkan (asli).
3. Dokumen penunjang lainnya jika diperlukan, misalnya hasil pemeriksaan laboratorium,
medical record dari rumah sakit dan surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan.
PROSEDUR KLAIM REIMBUSTMENT
RAWAT JALAN & RAWAT INAP
Peserta
AJB BUMIPUTERA 1912
KANTOR CABANG ASKUM BANDUNG
Verifikasi
OlehPetugas ARIP
RAJA
Klaim di Bayarkan /
Transfer
BAGAN PELAYANAN KESEHATAN
RAWAT INAP PROVIDER ATAU REIMBURSMENT
Peserta
Pendaftaran ( K. Peserta - Provider
KTP - Rujukan )
Pihak RS. konfirmasi
/ akan menghubungi
petugas ARIP RAJA
AJB Bumiputera 1912
Peserta di rawat
sesuai PLAN
Peserta
menandatangani
perincian biaya
Rawat Inap
Sistem
Reimbursment
bayar sendiri
Provider
tagih ke AJB
Bumiputera 1912
Peserta
diijinkan pulang
Download