SIARAN PERS Kepala BKPM Sampaikan Reformasi Layanan

advertisement
SIARAN PERS
Kepala BKPM Sampaikan Reformasi Layanan
Investasi ke 100 Pengusaha Kanada
Montreal, 26 Mei 2016 – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani
kembali memaparkan reformasi layanan investasi dalam forum bisnis di Montreal, Kanada,
kemarin (25/5). Kepala BKPM menyampaikan paparan dihadapan lebih 100 calon investor
dalam acara Indonesia Business Forum: Opportunities in The Making yang digagas oleh KBRI
Ottawa. Hadir memberikan sambutan Duta Besar RI untuk Kanada Teuku Faizasyah. Setelah
acara business forum, Kepala BKPM juga melakukan one-on-one meeting dengan sejumlah
perusahaan besar asal Kanada yang diantaranya berasal dari sektor energi, telekomunikasi dan
IT yang berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Kemudian, Kepala BKPM juga bertemu
dengan 10 perusahaan QG100 di Montreal.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani menyampaikan bahwa dalam
roadshow pemasaran investasi ke Amerika Serikat dan Kanada, pihaknya terus mengoptimalkan
dengan melakukan kegiatan diseminasi informasi mengenai reformasi layanan investasi.
“Sebelumnya pada hari Selasa (24/5), kami juga melakukan small group meeting dengan
delapan perusahaan di Toronto, Kanada terdiri dari perusahaan di bidang pertambangan dan
energi serta jasa konsultasi,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (26/5).
Menurut Franky, kunjungan yang dilakukan ke Kanada cukup strategis untuk memetakan minat
investasi negara tersebut ke Indonesia. Dia menyinggung mengenai pertemuan dengan
perusahan anggota QG100. QG100 adalah organisasi nirlaba yang sifatnya private. “Organisasi
ini terbatas kepada 100 perusahaan-perusahaan besar di dunia. QG100 berkantor di Quebec
dan anggota-anggotanya termasuk pimpinan dari perusahaan-perusahaan terkemuka Kanada,”
jelasnya.
Kepala BKPM juga menyampaikan bahwa beberapa perusahaan Kanada tertarik menanamkan
modal melalui skema public private partnership. “Beberapa hal utama yang telah disampaikan
adalah terkait penyederhanaan layanan yang dilakukan oleh BKPM di antaranya adalah terkait
PTSP, layanan investasi 3 jam, serta kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK).
Selanjutnya, tim pemasaran investasi wilayah Amerika dan Kanada akan melakukan komunikasi
dengan perusahaan untuk merealisasikan investasi mereka,” jelasnya.
Turut serta sebagai pembicara dalam forum di Montreal, Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry
Warjiyo, Dirjen Penelitian Perdagangan dan Pengembangan Kementerian Perdagangan Tjahya
Widayanti, Kadin Sumut Khairul Mahali serta perwakilan Kementerian Luar Negeri Andriana
Supandy.
Dari data BKPM realisasi investasi dari Kanada pada per triwulan I tahun 2016 mencapai US$
37,6 juta berada di peringkat 16 terdiri dari 15 proyek dan menyerap 332 tenaga kerja. Untuk
meningkatkan realisasi investasi tersebut, Kepala BKPM melakukan roadshow pemasaran
investasi ke Amerika Serikat dan Kanada pada tanggal 23-28 Mei 2016.
Tercatat, ada lima forum bisnis yang akan diselenggarakan, masing-masing di Washington DC,
Salt Lake City, dan Los Angeles untuk Amerika Serikat, serta Toronto dan Montreal untuk
Kanada. Selain itu, Kepala BKPM juga akan mengadakan pertemuan one on one dengan
perusahaan-perusahaan di kedua negara yang sudah mengindikasikan minat berinvestasi ke
Indonesia, baik yang melakukan investasi baru maupun perluasan.
Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh
14,4% dari target tahun 2015 atau mencapai Rp 594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari PMA
sebesar Rp 386,4 triliun atau naik 12,6% dari target PMA tahun lalu, serta dari PMDN sebesar
Rp 208,4 triliun naik 18,4% dari target PMDN tahun lalu.
--Selesai-Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
Ariesta Riendrias Puspasari
Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan, Hubungan Masyarakat
dan Tata Usaha Pimpinan
Jl. Jend. Gatot Subroto No.44 Jakarta 12190
Telepon : 021-5269874
E-mail :[email protected]
Download