KATA PENGANTAR Pertama-tama kami ucapkan puja dan puji

advertisement
KATA PENGANTAR
Pertama-tama kami ucapkan puja dan puji syukur atas rahmat ALLAH SWT karena
berkat ridho-NYA kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat pada
waktunya. Tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Bp.Nahot Frastian, S.Kom selaku
dosen pembimbing system informasi yang membimbing kami dalam pengerjaan tugas makalah
ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman sekelompok kami dan temanteman yang lainnya yang selalu setia membantu kami dalam hal mengumpulkan data-data dalam
pembuatan makalah ini.
Dalam makalah ini kami menjelaskan tentang system informasi sumber daya manusia
(SISDM) yang kami rangkum dalam sebuah makalah yang kami buat ini. Dalam penyusunan
makalah kami ini mungkin terdapat banyak kekurangan, kami sangat mengharapkan kritik dan
saran dari pihak-pihak yang membaca agar kami dapat lebih menyempurnakan makalah ini.
Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Alasan Pemilihan Judul
1.3 Tujuan
1.4 Manfaat
BAB II. ISI/ PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
2.2 Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
2.3 Fungsi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
2.4 Karakteristik dalam SISDM
2.5 Model SISDM/HRIS
2.5.1 Input HRIS
2.5.2 Output HRIS
2.6 HRD (Human Resource Departement)
2.6.1 Fungsi HRD
2.7 Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
2.7.1 Manajemen Sumber Daya Manusia
2.7.2 Rantai Suplai
2.8 Hubungan Antara Teknologi dan SISDM
2.9 Dampak SISDM
2.9.1 Dampak Fositif dan Negatif SISDM
BAB III. PENUTUP
3.1 Kesimpulan
REFERENSI
DAFTAR PUSTAKA
1
2
3
4
5
5
5
5
6
6
7
8
13
13
13
15
16
17
18
18
19
20
21
21
25
25
26
27
BAB I
PENDAHULUAN
Setiap organisasi khususnya perusahaan memerlukan data yang bersifat riil untuk
mengumpulkan dan memelihara data yang menjelaskan sumber daya manusia, mengubah data
tersebut menjadi informasi, dan melaporkan informasi itu kepada pemakai. Data tersebut disusun
dan dikelola dalam sebuah system informasi. Salah satu sistem informasi terpenting pada
perusahaan adalah mengenai Sistem Informasi Sumber Daya Manusia/Human Resourches
Information System (SISDM/HRIS).
Setiap perusahaan besar pastilah memiliki sistem informasi sumber daya manusia (human
resource information system) atau HRIS. Walaupun demikian nampaknya manajemen puncak
kurang menekankan HRIS. Namun, peraturan pemerintah yang bertujuan memastikan persamaan
dalam praktek personil perusahaan, mendesak manajemen puncak untuk memberikan perhatian
yang layak pada HRIS. Menikmati status yang baru, HRIS mulai bermigrasi dari SI ke SDM,
dengan memanfaatkan teknologi computer mikro. HRIS telah melalui jalan yang panjang pada
decade yang lalu, dan banyak eksekutif yang sekarag memandangnya sama berharga dengan
system informasi fungsional lain.
Tiap perusahaan memiliki system untuk mengumpulkan dan memelihara data yang
menjelaskan sumber daya manusia, mengubah data tersebut menjadi informasi, dan melaporkan
informasi itu kepada pemakai. Sistem ini dinamakan sistem manajemen sumber daya manusia
(human resource information system) atau HRIS.
1.1
Latar Belakang
Latar Belakang pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas makalah
Sistem Informasi yang bertemakan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia, yang
diberikan oleh Bp.Nahot Frastian, S.Kom untuk lebih memahami Sistem Informasi SDM
secara global.
1.2
Alasan Pemilihan Judul
Alasan pemilihan judul/tema Sistem Informasi Sumber Daya Manusia adalah
untuk memperkenalkan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia dan Sistem Manajemen
Sumber Daya Manusia kepada mahasiswa yang ingin mempelajari atau lebih mendalami
tentang Sistem Informasi terutama dibidang SDM.
1.3
Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk saling berbagi informasi pada
mahasiswa lain bagaimana kiat-kiat dalam menjalankan pekerjaan dibidang SDM
khususnya kepegawaian dan tenaga kerja.
1.4
Manfaat
1.
Mahasiswa dapat menggunakan penjelasan ini untuk menjadikan suatu referensi
alam menjalankan suatu usaha dalam penerimaan pegawai.
2.
3.
Mahasiswa lebih memahami bagaimana karakteristik dalam penerimaan pegawai.
Membantu mahasiswa untuk memahami bagaimana dampak dan manfaat Sistem
Informasi terhadap Sumber Daya Manusia itu sendiri.
BAB II
ISI/ PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu proses mengenai berbagai masalah
pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk
dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah
ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi Sumber Daya Manusia adalah
Departemen SDM atau dalam bahasa inggris disebut HRD (Human Resource
Departement).
Menurut Ensiklopedia Wikipedia SISDM merupakan sebuah bentuk interaksi atau
pertemuan antara bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dan
teknologi informasi. SISDM (Human Resources Information System) itu sendiri adalah
prosedur sistematik untuk pengumpul, menyimpan, mempertahankan, menarik dan
memvalidasi data yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk mempunyai
kemampuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan atau pilihan banyak orang
yang lebih berhubungan dengan aktifitas perencanaan SDM baru.
Sedangkan Sistem Informasi Manajemen dibangun untuk mendukung proses yang
berjalan dalam organisasi, dimana tercakup didalamnya antara lain proses perencanaan,
pengorganisasian dan pengendalian. Secara akurat Sistem Informasi Manajemen harus
dapat memberika informasi mengenai kondisi ril organisasi. Salah satu bagian dari
Informasi Manajemen yang penting adalah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
(SISDM) karena SDM merupakan asset yang sangat berharga bagi organisasi.
2.2
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM) merupakan sebuah bentuk
interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan
teknologi informasi. Sedangkan Human Resources Information System (HRIS) adalah
program aplikasi komputer yang mengorganisir tatakelola dan tatalaksana manajemen
SDM di perusahaan guna mendukung proses pengambilan keputusan atau biasa disebut
dengan Decision Support System dengan menyediakan berbagai informasi yang
diperlukan.Definisi sistem informasi sumber daya manusia yang diungkapkan oleh Henry
Simamora. sistem informasi sumber daya manusia (SISDM) adalah prosedur sistematik
untuk mengumpulkan, menyimpan, mempertahankan, menarik, dan memvalidasi data
yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi tentang sumber daya manusia, aktivitas- aktivitas
personalia, dan karakteristik- karakteristik unit organisasinya.
Sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya
mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti
dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian
langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber
daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP). Secara keseluruhan sistem ERP
bertujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi yang berbeda
ke dalam satu sistem basisdata yang bersifat universal. Keterkaitan dari modul kalkulasi
finansial dan modul MSDM melalui satu basisdata yang sama merupakan hal yang sangat
penting yang membedakannya dengan bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat
sebelumnya, menjadikan aplikasi ini lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan
aturan-aturannya.
2.3
Fungsi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Fungsi HRIS memiliki empat kegiatan utama yaitu:
1.
Perekrutan dan Penerimaan (Recruiting and Hiring).
SDM membantu menerima pegawai baru ke dalam perusahaan. SDM selalu
mengikuti perkembangan terakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi
praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan
yang sesuai.
a.
b.
c.
d.
Persiapan
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya
manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang
dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan/ forecast akan pekerjaan
yang lowong, jumlahnya, waktu dan sebagainya. Ada dua faktor yang perlu
diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah
kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lainlain. Faktor eksternal seperti hukum ketenaga kerjaan kondisi pasar tenaga
kerja dan sebagainya.
Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai,
karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan
sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan
yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga
spesifikasi pekerjaan / job specification.
Seleksi tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat
dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu
dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat
hidup atau (CV) curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar
dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal
memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil
kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja /
interview dan proses seleksi lainnya.
Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai
pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Untuk itu diperlukan
e.
f.
suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di
bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu
proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai
dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and
protection.
Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari
organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan
disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan
eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat
menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat
menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu
diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan
tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal
dari waktu ke waktu.
Jenjang karir.
Jenjang karir merupakan tahapan kenaikan jabatan dalam suatu pekerjaan. Hal
ini merupakan aspek yang penting bagi para karyawan yang bekerja dalam
suatu perusahaan untuk memotifasi karyawan dalam meningkatkan kinerja
mereka. Dalam hal ini perusahaan yang profesional akan menetapkan jenjang
karir yang pasti bagi para karyawannya.
2. Pendidikan dan Pelatihan.
Selama periode kepegawaian seseorang, SDM dapat mengatur berbagai program
pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan
keahlian kerja pegawai.
3. Manajemen Data.
Proses pengelolaan data sehingga dapat digunakan sebagai sumber
(informasi/analisis) yang dapat dipercaya untuk perorangan/ umum, SDM
menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data
tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
Tahapan Kegiatan Manajemen Data:
• Program data entry
• Pedoman data entry
• Penerimaan kuesioner/hasil lab.
• Pedoman coding (code book)
• Pedoman editing
• Editing & coding
• Entry data (back up)
• Penyimpanan kuesioner/hasil lab
• Pedoman clening data
• Cleaning data
• Data siap analisis (back up)
4. Penghentian dan Admistrasi Tunjangan.
Selama seseorang diperkerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan.
Setelah penghentian, SDM mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan
pegawai yang berhak.
Penerimaan
Penghentian
Administrasi Tunjangan
Pegawai yang Pensiun
Manajemen Data
Pegawai
Calon Pegawai
Perekrutan
Pendidikan & pelatihan
Sistem informasi Sumber Daya Manusia membentuk wahana pengumpulan, peringkasan
dan penganalisaan data yang berhubungan erat dengan SDM. Sumber daya yang berkaitan
dengan fungsi-fungsi SDM sangatlah banyak. Sebagai contoh penilaian SDM melibatkan
penyimpanan catatan-catatan ikhwal para pegawai diseluruh organisasi. Sistem informasi sumber
daya manusia merupakan sebuah aplikasi database Client Server (Berbasis Jaringan), adapun
beberapa data yang diolah antara lain:
1.











Data SDM
Biografi
Keluarga
Pekerjaan
Cuti
Pendidikan
Nilai Diklat
Keahlian
Bahasa
Bakat
Kursus
Minat
2.
Mutasi

3.
4.
Jabatan
Pangkat/Golongan
Masa Pensiun
Laporan-laporan Terkait
Keterkaitan antara SISDM dengan Aktifitas SDM
Didapatnya: Rekruitment, Perencanaan akhir, seleksi, peneempatan, peramalan
Pemanfaatan: Penempatan penilaian kerja, Pembinaan manajemen kterampilan
Evaluasi: Riset personal, Analisis ekonomi, Analisis SDM
SISDM
Pemeliharaan: Kompensasi ganti rugi, Keuntungan, Pelatihan, Kselamatan & kesehatan.
2.4 Karakteristik informasi yang dipersiapakan dalam Sistem Informasi Sumber
daya Manusia adalah:
1. Timely (tepat waktu)
2. Accurate (akurat)
3. Concise (ringkas)
4. Relevant (relevan)
5. Complete (lengkap)
Manajer dalam suatu perusahaan memerlukan informasi yang memiliki karakteristik di
atas dalam rangka mengambil suatu keputusan (a decision making).
2.5 Model SISDM/HRIS
Model SISDM/HRIS dapat dilihat dari Input, Process dan Output.
2.5.1
INPUT HRIS terdiri atas 3 subsistem yaitu :
1. SIA (Sistem Informasi Akuntansi). SIA menyediakan data akuntansi bagi HRIS sehingga
database berisi gambaran yang lengkap dari sumber daya personil bail keuangan maupun non
keuangan.
2. Penelitian Sumber Daya Manusia. Bergungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek
penelitian khusus. Contoh: Penelitian Suksesi (succession Study), Analisis dan Evaluasi
Jabatan (Job Analysis and Evaluation), Penelitian Keluhan (Grievance Studies).
3. Intelijen Sumber Daya Manusia. Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan
sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan yang meliputi:
 Intelijen Pemerintah. Pemerintah menyediakan data dan informasi yang membantu
perusahaan mengikuti berbagai peraturan ketenagakerjaan.
 Intelijen Pemasok. Pemasok mencakup perusahaan seperti perusahaan asuransi, yang
memberikan tunjangan pegawai, dan lembaga penempatan lulusan universitas serta agen
tenaga kerja yang berfungsi sebagai sumber pegawai baru. Para pemasok ini menyediakan
data dan informasi yang memungkinkan perusahaan melaksanakan fungsi perekrutan dan
peneriamaan.
 Intelijen Serikat Pekerja. Serikat pekerja memberikan data dan informasi yang digunakan
dalam mengatur kontrak kerja antara serikat pekerja dan perusahaan.
 Intelijen Masyarakat Global. Masyarakat global menyediakan imnformasi yang menjelaskan
sumber daya lokal seperti perumahan, pendidikan, dan rekreasi. Informasi ini digunakan
untuk merekrut pegawai dalam skala lokal, nasional dan internasional, dan untuk
mengintegrasikan pegawai yang ada ke dalam komunitas lokalnya.

Intelijen Masyarakat Keuangan. Masyarakat keuangan memberikan data dan informasi
ekonomi yang digunakan dalam perncanaan personil.
 Intelijen Pesaing. Dalam industri tertentu yang memerlukan pengetahuan dan keahlian yang
sangat khusus, seperti industri komputer, sering terjadi perpindahan pegawai dari satu
perusahaan ke perusahaan lain. Beberapa perusahaan memandang pesaing mereka sebagai
sumber pegawai baru yang baik, dan mengumpulkan informasi mengenai praktek personalia
pesaing, dan mungkin informasi perorangan yang berpotensi untuk direkrut.
Kemudian dari model subsistem input HRIS dimasukkan ke dalam suatu database
yang telah dirancang oleh perusahaan tersebut. Database HRIS bukan hanya data mengenai
pegawai tetapi juga mengenai perorangan dan organisasi dilingkungan perusahaan yang
mempengaruhi arus personil.
2.5.2 OUTPUT HRIS terdiri atas 6 subsistem yaitu :
1. Subsistem Perencanaan Kerja. Merupakan informasi yang dibutuhkan oleh manajer atas untuk
merencanakan kebutuhan tenaga kerja dalam jangka pendek dan jangka panjang. Informasi ini
meliputi informasi untuk analisis perputaran tenaga kerja (turnover), anggaran biaya tenaga
kerja dan perencanaan tenaga kerja itu sendiri.
2. Subsistem Perekrutan. Merupakan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pengadaan
tenaga kerja secara eksternal maupun internal. Informasi-informasi ini diantaranya adalah
informasi pasar tenaga kerja, penjadwalan wawamcara, perekrutan dan analisis rekruitmen.
3. Subsistem Manajemen Angkatan Kerja. Merupakan informasi–informasi yang dibutuhkan
untuk mengelola sumber daya manusia di dalam organisasi. Informasi–informasi ini meliputi
informasi pelatihan, penilaian atau evaluasi kerja, evaluasi keahlian, karir, realokasi jabatan,
suksesi, dan kedisiplinan.
4. Subsistem Tunjangan. Merupakan informasi tentang penggajian dan kompensasinya yang
meliputi kehadiran dan jam kerja, perhitungan gaji dan bonus, analisis kompensasi dan
perencanaan kompensasi.
5.
Subsistem Benefit. Meliputi benefit yang diterima oleh karyawan. Benefit berbeda dengan
kompensasi. Kompensasi lebih ke insentif yang dihubungkan dengan kinerja karyawannya,
sedang benefit lebih ke manfaat tambahan yang diterima karyawan sepeti dana pensiun.
6. Subsistem Pelapor Lingkungan. Informasi–informasi ini berhubungan dengan keluhan –
keluhan, kecelakaan selam kerja, kesehatan karyawan dan lingkungan kerjanya.
2.6
HRD (Human Resource Department)
HRD (Human Resource Department) Human Resources Department bertanggung jawab
terhadap pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi. Pengelolaan dari SDM
yang ideal dalam organisasi memiliki 8 aspek yaitu:
1. Seleksi dan Rekrutmen. Bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui
penerimaan pegawai hingga penempatan para pegawai baru tersebut di posisi-posisi yang
tepat. Kami percaya, agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik (menempatkan orang
yang tepat di posisi yang tepat), maka biasanya fungsi ini sudah memiliki success profile
sebagai acuan yang membantu menyeleksi kandidat yang sesuai. Sedangkan untuk metode
seleksi, biasanya sangat bervariasi, mulai dari psikotest, interview, skill test, referensi maupun
assessment center.
2.
Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development). Yaitu fungsi yang menjaga
kualitas sumber daya manusia dalam organisasi melalui berbagai aktivitas pelatihan,
pendidikan dan pengembangan sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan
kerja. Aktivitas ini dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.
3. Compensation and Benefit. Berfungsi untuk menyusun strategi hingga implementasi atas
seluruh kompensasi yang diterimakan kepada pegawai yang mengacu pada kondisi pasar.
4. Manajemen Kinerja (Performance Management). Merupakan upaya monitoring kesenjangan
antara standard kinerja yang diharapkan dengan aktual kinerja yang ditunjukkan. Pilar
performance management bertanggung jawab untuk merancang sistem hingga implementasi
penilaian kinerja para pegawai hingga laras dengan objective yang harus dicapai oleh
organisasi.
5. Perencanaan Karir (Career Planning). Bertanggung jawab atas pengelolaan, perencanaan dan
jenjang karir bagi seluruh anggota organisasi. Fungsi ini menjawab setiap pegawai memiliki
jalur karir menurut tugas, tanggung jawab, dan kompetensi yang ia miliki. Mengacu kepada
kondisi jangka panjang, karir setiap pegawai akan ditentukan oleh kelompok kerja di mana
masing-masing pegawai bekerja (vertical path), namun dengan mempertimbangkan besarnya
organisasi masing-masing, penyeberangan karir dari setiap kelompok tidak dapat dihindarkan
(cross functhin career path) atau bahkan berpindah dari satu kelompok ke kelompok lainnya
(horizontal carreer path).
6.
Hubungan Karyawan (Employee Relations). Berfungsi sebagai internal PR bagi setiap
kebutuhan pegawai terhadap informasi, kebijakan dan peraturan perusahaan. Fungsi ini juga
penting untuk menggali input-input dari pegawai mengenai berbagai aspek dalam organisasi.
7. Separation Management.Yaitu fungsi yang mengelola seluruh tindakan pemutusan hubungan
kerja dalam organisasi bayak yang disebabkan karena normal separation (pensiun, habisnya
masa kontrak, atau meninggal), forced separation (indisipliner, dll), atau early retirement
(pensiun sebelum masanya).
8.
Personnel Administration and HRIS. Biasa dikenal dengan Personalia atau Kepegawaian
adalah fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain. Secara umum fungsi ini
bertanggung jawab terhadap Employee Database, Payroll dan pembayaran benefit lainnya,
pinjaman karyawan, absensi, pencatatan cuti tahunan.
Masing-masing pilar inilah yang akan menopang kinerja fungsi HR dalam organisasi
untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas untuk menjawab kebutuhan
bisnis dalam organisasi.
2.6.1 Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung
Jawab :
1. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
2 . Seleksi tenaga kerja / Selection
3. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and Evaluation
4. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and Protection
5. Jenjang karir
2.7 Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (SMSDM/HRMS) merupakan sebuah bentuk
interseksi/pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan
teknologi informasi. sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya
mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam
hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah
yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya
perusahaan/enterprise resource planning (ERP). Secara keseluruhan sistem ERP bertujuan
mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi yang berbeda ke dalam satu
sistem basisdata yang bersifat universal. Keterkaitan dari modul kalkulasi finansial dan modul
MSDM melalui satu basisdata yang sama merupakan hal yang sangat penting yang
membedakannya dengan bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat sebelumnya, menjadikan
aplikasi ini lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan aturan-aturannya.
2.7.1 Manajemen sumber daya manusia
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara
bagaimana mengatur sumber daya yang dimiliki oleh individu dapat digunakan secara maksimal
sehingga tujuan (goal) menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap
karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian
MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll. Menurut Henry
Simamora dalam Manajemen Sumber Daya Manusia : Manajemen sumber daya manusia juga
menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan,
pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan
hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua
keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara lansung sumber daya manusianya
(2006:5).
2.7.2 Rantai suplai
Rantai suplai rantai pasokan, jaringan logistik, atau jaringan suplai adalah sebuah sistem
terkoordinasi yang terdiri atas organisasi, sumber daya manusia, aktivitas, informasi, dan
sumber-sumber daya lainnya yang terlibat secara bersama-sama dalam memindahkan suatu
produk atau jasa baik dalam bentuk fisik maupun virtual dari suatu pemasok kepada pelanggan.
Badan usaha yang melaksanakan fungsi suplai pada umumnya terdiri dari manufaktur, penyedia
layanan jasa, distributor, dan saluran penjualan (seperti: pedagang eceran, ecommerce, dan
pelanggan (pengguna akhir). Aktivitas rantasi suplai (rantai nilai dan proses siklus hidup)
mengubah bahan baku dan bahan pendukung menjadi sebuah barang jadi yang dapat dikirimkan
kepada pelanggan pengguna akhir. Rantai suplai menghubungkan rantai nilai.
Ada berbagai jenis model rantai suplai, yang masing-masing menghubungkan mulai dari
sisi hulu hingga hilir. Tujuan utama supply chain management adalah untuk memenuhi
permintaan pelanggan melalui penggunaan sumber daya yang pailng efisien, termasuk kapasitas
distribusi, persediaan, dan sumber daya manusia. Beberapa perusahaan memilih untuk
mengalihdayakan supply chain manegement mereka dengan bekerja sama dengan penyedia jasa
logistik pihak ketiga.
2.8 Hubungan antara teknologi dan sumber daya manusia.
Hubungan antara teknologi dan sumber daya manusia sangat erat kaitannya. Dengan
berkembangnya teknologi maka akan mengefisiensikan tenaga manusia dalam proses operasi
suatu perusahaan. Dalam hal ini harus ada sinkronisasi antara tenaga kerja manusia dengan
perkembangan teknologi supaya peran tenaga manusia tidak tergantikan oleh teknologi yang
ada.
Melihat hal tersebut harus adanya peningkatan kualitas para karyawan dalam bekerja
yaitu mampu berinovasi dan berkreasi dalam pekerjaannya agar sumber daya manusia (tenaga
kerja) tidak tergantikan oleh teknologi yang semakin hari semakin berkembang. Aktifitas bisnis
dalam suatu perusahaan digerakan oleh tenaga kerja yang memiliki pemahaman terhadap
pengolahan bisnis tersebut. Sumberdaya manusia dalam hal ini tenaga kerja menjadi syarat
utama dalam mengoprasikan perusahaan. Pengolahan sumber daya manusia yang tepat menjadi
bagian yang sangat penting karena apabila proses perekrutan tenaga kerja dilakukan tidak tepat,
maka dikemudian hari akan menjadi masalah tersendiri bagi perusahaan.
Menurut Alisyahbana (1980), Teknologi telah dikenal oleh manusia sejak jutaan tahun
yang lalu, karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera.
Istilah teknologi berasal dari techne atau cara dan logos atau pengetahuan. Jadi secara harfiah
teknologi dapat diartikan pengetahuan tentang cara. Pengertian teknologi sendiri merupakan cara
melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga
seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh,
pancaindra dan otak manusia. Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya telah
membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan
yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh
perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Kemajuan teknologi adalah
sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi berjalan
sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap perubahan yang diciptakan berupaya untuk
memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan dalam
melakukan aktifitas. Terlebih dalam bidang teknologi, masyarakat kini sudah menikmati banyak.
manfaat yang dibawa oleh perubahan yang telah dihasilkan dalam perkembangan teknologi.
Akan tetapi, meskipun pada mulanya diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi
masyarakat, namun di sisi lain juga dapat memungkinkan teknologi tersebut digunakan untuk
hal-hal negatif.
2.9 Dampak Sistem Informasi SDM
2.9.1 Dampak Positif dan Negatif Sistem Informasi pada berbagai bidang :
1. Bidang Informasi dan Komunikasi
Positif:
a) Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian
manapun melalui internet
b) Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone
c) Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Negatif:
a) Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas).
b) Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa disalah
gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu.
c) Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang
tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d)
Kecemasan teknologi. Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat teknologi komputer.
Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai file penting dalam komputer
inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena
disambar petir.
2. Bidang Sosial dan Budaya
Positif:
Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin
besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan
maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya
merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang tertulis dalam buku Megatrend for
Women:From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt
(1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin
banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur,
menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
b) Meningkatnya rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena
yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan
ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat
melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c) Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi,
akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras
a)
Negatif:
a) Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai
keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi
tetapi miskin dalam rohani”.
b) Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong
telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan
kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di
kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian,
corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
c) Pola interaksi antar manusia yang berubah Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga
golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang
disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan
dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik
dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah
memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet
sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang
yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay
chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
a)
b)
c)
a)
b)
3. Bidang Pendidikan
Positif:
Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang
membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan
bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses
pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa
pos internet dan lain-lain.
Negatif:
Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential
Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes
psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu
dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita
tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi
tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang
akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (HRIS) adalah sebuah sistem berbasis komputer
yang berfungsi mengatur, menganalisa dan mengelola sumber daya manusia sehingga diperoleh
informasi yang tepat guna pengambilan keputusan. Dalam kegiatannya, HRIS mengelola dan
menjalankan sistem administrasi SDM mulai dari perekrutan dan penerimaan, pendidikan dan
pelatihan, manajemen data sampai dengan pemberhentian dan administrasi tunjangan.
Sedangkan dalam penerapannya, terdapat model HRIS yang didalamnya meliputi subsistem
input (berupa SIA, Penelitian SDM dan Intelijen SDM), serta Output (berupa Subsistem
Perencanaan Kerja, Perekrutan, Manajemen Angkatan Kerja, Tunjangan, Benefit dan Pelapor
Lingkungan. Dalam pelaksanaanya, kegiatan HRIS dilakukan oleh HRD (Human Resources
Departement) yaitu mengelola tentang Seleksi dan Rekrutmen, Pelatihan dan Pengembangan,
Compensation and Benefit, Manajemen Kinerja, Perencanaan Karir, Hubungan Karyawan,
Separation Management, dan Personnel Administration and HRIS.
REFERENSI
http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
http://dewin221106.blogspot.com/2010/05/dampak-negatif-sistem-informasi.html
http://kaltarabloggers.aimoo.com/Category/Topic-1-1221860.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_sumber_daya_manusia
http://sisteminformasi.wordpress.com/2007/01/22/karakter-sistem-informasi/
http://sisteminformasi.wordpress.com/2007/01/23/komponen-sistem-informasi/
DAFTAR PUSTAKA
Diperoleh dari http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_sumber_daya_manusia portalHR
– www.portalhr.com Raymond McLeod,Jr. Sistem Informasi Manajemen.PT Prenhallindo,
Jakarta: 523-543.
Harisa.
(2010).
Sistem
Informasi
Sumber
Data
Manusia,
http://harisahmad.blogspot.com/2010/05/sistem-informasi-sumber-daya-manusia.html.
23
February 2011, 7:39:44 PM.
Setyawan,
Yodi.
(2008).
Sistem
informasi
sumber
daya
manusia.
http://yodisetyawan.wordpress.com/2008/05/02/sistem-informasi-sumber-daya-manusia/.
18
February 2011, 9:07:13 PM.
Andro, Uray. (2010). Hubungan antara persepsi terhadap system informasi manusia dengan
beban
kerja
karyawan
kantor
pusat
PT.Kereta
Api.
http://www.scribd.com/doc/36905097/Hubungan-Antara-Persepsi-Thd-Sistem-InformasiSumber-Daya-Manusia-Dengan-Beban-Kerja-Karyawan-Kantor-Pusat-Pt. 23 February 2011
Download