buku siswa_ski xi keagamaan 2013

advertisement
Drs. Sugiyono, M.Pd.I
Moh. Sulaiman, S. Pd.I
Drs. H. Muh. Asnawi, M.Ag
SEJARAH
KEBUDAYAAN ISLAM
Mengurai Khazanah Peradaban Islam
Untuk Kelas XI
Madrasah Aliyah Program Keagamaan
Mengacu pada Standar Isi Madrasah Aliyah Tahun 2013
Drs. Sugiyono, M.Pd.I
Moh. Sulaiman, S. Pd.I
Drs. H. Muh. Asnawi, M.Ag
SEJARAH
KEBUDAYAAN ISLAM
Mengurai Khazanah Peradaban Islam
Untuk Kelas XI
Madrasah Aliyah Program Keagamaan
Mengacu pada Standar Isi Madrasah Aliyah Tahun 2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami haturkan kepada Allah SWT karena atas bimbingan-Nya
kami dapat menyelesaikan penulisan Sejarah kebudayaan Islam Madrasah Aliyah
(MA) untuk kelas XI peminatan keagamaan ini.
2 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Salawat serta salam semoga tercurah kepada baginda Nabi Muhammad
saw. sebagai pencerah kehidupan manusia. Buku ajar Sejarah Kebudayaan Islam
untuk Kelas XI Madrasah Aliyah Peminatan Keagamaan disusun secara
metodologis berdasarkan aturan-aturan yang ada. Buku ini disusun dengan
ringkas, singkat, faktual, mudah dipahami, dan dilengkapi kerangka pembelajaran
sehingga jauh dari kesan menggurui dan diharapkan dapat menjadi mitra belajar
yang komprehensif sesuai dengan tuntutan (kurikulum) dan fakta sejarah yang
telah ada
Buku ini disusun dengan mengacu pada Kurikulum 2013, penyampaian
dan penyajian materi dalam buku ini menggunakan metode naratif, hal ini terlihat
dalam uraian uraiannya yang jelas lebih dari itu keterkaitan antar materi dan antar
bab juga sangat jelas. Buku ini juga dilengkapi dengan kolom hikmah yaitu
penggalan informasi penting yang perlu diketahui peserta didik terkait dengan
materi yang sedang dibahas. Kolom ini membantu siswa mendapat gambaran
yang lebih komprehensif tentang materi yang sedang dibahas sehingga lebih
bermakna.
Sejalan dengan tuntutan dari kurikulum 2013 dalam buku ini melalui
sajian materi dan berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di dalamnya terkandung
juga penanaman karakter-karakter tertentu untuk peserta didik. Guru diharapkan
bisa kreatif untuk merencanakan dan mengarahkan proses pembelajaran sehingga
karakter benar benar terbentuk.
Akhirnya kami menyadari buku ini tidak lepas dari kekurangan dan
kelemahan, baik isi, sitematika, maupun lainnya, karena itu segala masukan dan
kritik kami terima dengan senang hati, dan semoga buku ini bermanfaat
Bandung, Nopember 2013
3 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA
IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
A. Konsonan
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
Arab
‫ا‬
‫ب‬
‫ت‬
‫ث‬
‫ج‬
‫ح‬
‫خ‬
‫د‬
‫ذ‬
‫ر‬
‫ز‬
‫س‬
‫ش‬
‫ص‬
‫ض‬
‫ط‬
‫ظ‬
‫ع‬
‫غ‬
‫ف‬
‫ق‬
‫ك‬
‫ل‬
‫م‬
‫ن‬
‫و‬
‫هـ‬
‫ء‬
‫ي‬
Nama
Alif
ba’
ta’
tha’
Jim
ha’
kha’
Dal
Dhal
ra’
za’
Sin
Shin
Sad
Dad
ta’
za’
‘ayn
Ghayn
fa’
Qaf
Kaf
Lam
Mim
Nun
Waw
ha’
Hamzah
ya’
4 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Indonesia
A
B
T
Th
J
h}
Kh
D
Dh
R
Z
S
Sh
s}
d}
t}
z}
‘
Gh
F
Q
K
L
M
N
W
H
’
Y
Kode
h, shift+}
s, shift+}
d, shift+}
t, shift+}
z, shift+}
B. Vokal
1. Vokal Tunggal (Monoftong)
Arab
Nama
Indonesia
‫ﹷ‬
Fathah
A
‫ﹻ‬
Kasrah
I
‫ﹹ‬
Dammah
U
2. Vokal Rangkap (Diftong)
Arab
ْ َ‫ــ‬
‫ـي‬
ْ‫ــَـو‬
Nama
fathah dan ya’
Indonesia
Ay
fathah dan waw
Aw
3. Vokal Panjang (Mad)
Arab
‫ــَا‬
ْ‫ــِـي‬
ْ‫ــُو‬
Nama
fathah dan alif
Indonesia
Ā
Kode
a, shift+>
kasrah dan ya’
Ī
I, shift+>
dammah dan waw
Ū
u, shift+>
C. Ta’ Marbutah
Transliterasi untuk ta’ marbutah ada dua, yaitu:
1. ta' marbutah yang hidup atau berharakat fathah, kasrah, atau
dammah ditransliterasikan adalah “ t “.
2. ta' marbutah yang mati atau yang mendapat harakat sukun
ditransliterasikan dengan “ h ”.
5 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETUNJUK PENGGUNAAN BUKU
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sebagai panduan dan target materi yang
harus disampaikan dan dikua sai siswa dalam proses pembelajaran
Tilawah sebagai sarana siswa menghayatinilai dari ayat-ayat Al-Qur’an yang
disajikansebelum masuk pada materi pembelajaran.
Sebelum memasuki materi pokok pem belajaran, ada pendahuluan sebagai
pengantaratau stimulasi.
Materi pelajaran disusun berdasarkan Kurikulum 2013 Madrasah Aliyah dan
disajikandalam bahasa yang sesuai dengan tingkatpemahaman siswa.
Tugas
disajikan
sebagai
evaluasikecakapan
siswa
danmengembangkan materi pelajaran yang telahdisampaikan.
dalammenerima
Karakter Bangsa disajikan untuk membentukkarakter positif bagi siswa.
Hikmah, merupakan ungkapan-ungkapan bijak untuk memotivasisiswa, baik
dalam belajar maupun berakhlakmulia.
Evaluasi sebagai evaluasisiswa pada setiap akhir pembelajaran.
Latihan Ulangan Umum Semester 1 dan 2disajikan sebagai evaluasi siswa pada
setiapakhir semester.
Glosarium adalah kamus dalam bentuk ringkas,disajikan untuk menambah
perbendaharaankata.
6 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Sambutan Menteri Agama Republik Indonesia
Pedoman Transliterasi
Petunjuk Penggunaan buku
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Daftar Isi
BAB I
BAB II
MENELUSURI PERADABAN ISLAM TURKI USMANI
A. Pendahuluan ......................................................................
B. Pendalaman Materi............................................................
1. Sejarah Lahirnya Turki Usmani
2. Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daulah Turki
Usmani Awal
3. Kemajuan Peradaban Islam Masa Turki Usmani
4. Kemunduran Peradaban Islam Masa Turki Usmani
5. Sekilas Tentang Sultan Sulaiman Al Qonuni
C. Refleksi. ............................................................................
D. Tugas dan Kegiatan. ..........................................................
E. Pendalaman Karakter ........................................................
F. Evaluasi .............................................................................
PERADABAN KERAJAAN ISLAM MUGHAL DI INDIA
BAB III
A. Pendahuluan ......................................................................
B. Pendalaman Materi............................................................
1. Sejarah Berdirinya Kerajaan Islam Mughal
2. Strategi dan Kebijakan Pemerintah Kerajaan Mughal
3. Kemajuan Peradaban Islam Masa Mughal
4. Kemunduran Peradaban Islam Mughal
5. Sekilas Tentang Taj Mahal
C. Refleksi .............................................................................
D. Tugas dan Kegiatan ...........................................................
E. Pendalam Karakter ............................................................
F. Evaluasi .............................................................................
MENGENAL PERADABAN ISLAM SYAFAWI DI PERSIA
A. Pendahuluan ......................................................................
B. Pendalaman Materi............................................................
1. Sejarah Berdirinya Kerajaan Islam Syafawi
2. Kemajuan Peradaban Islam Masa Syafawi
3. Kemunduran Peradaban Islam Masa Syafawi
C. Refleksi .............................................................................
D. Tugas dan Kegiatan ...........................................................
7 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB IV
BAB V
E. Pendalaman Karakter. .......................................................
F. Evaluasi. ............................................................................
PERANG SALIB MENURUT PANDANGAN ISLAM
A. Pendahuluan ......................................................................
B. Pendalaman Materi............................................................
1. Sebab Terjadinya Perang Salib
2. Jalan Panjang Perang Salib
3. Dampak Yang Ditimbulkan Dari Perang Salib
4. Peran Shalahuddin Dalam Perang Salib
C. Refleksi .............................................................................
D. Tugas dan Kegiatan ...........................................................
E. Pendalaman Karakter……………………………………
F. Evaluasi…………………………………..
KEMUNDURAN UMAT ISLAM
A. Pendahuluan. .....................................................................
B.
Pendalaman Materi ....................................................................
1. Sekilas Gambaran Capaian Umat Islam
2. Penyebab Mundurnya Umat Islam
C. Refleksi. .....................................................................................
D. Tugas dan Kegiatan ...................................................................
E. Pendalaman Karakter .................................................................
F. Evaluasi…………………………………………….
BAB VI
GERAKAN PEMBAHARUAN ISLAM
A. Pendahuluan ......................................................................
B. Pendalaman Materi............................................................
1. Definisi Pembaharuan Islam
2. Pembaharuan di Dunia Islam
3. Latar Belakang Munculnya Pembaharuan Dalam
Islam
4. Tokoh Tokoh Pembaharuan Dalam Islam
5. Tahapan Pembaharuan Islam
6. Pembaharuan Islam Sebelum Pembaharu Islam
7. Pembaharuan Islam Modern
8. Pembaharuan Islam di Indonesia
9. Ide Ide Tokoh Tokoh Pembaharu Islam
C. Refleksi .............................................................................
D. Tugas dan Kegiatan ...........................................................
E. Pendalaman Karakter ........................................................
F. Evaluasi .............................................................................
8 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB I
MENELUSURI PERADABAN ISLAM TURKI USMANI
Sumber: http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/masjid-sultan-sulaiman-di-turki-_120707204045-554.jpg
Turki Usmani adalah kerajaan Islam yang berpusat di Istambul Turki,
menjadi salah satu dari tiga kerajaan besar pasca mundurnya Daulah Abbasyiyah
di Baghdad, di samping kerajaan Syafawi dan Mughal. Kerajaan Turki Usmani
pernah menempatkan diri sebagai Negara adidaya setelah bisa menaklukan
Byzantium pada 1453 M. Bagi Turki Usmani Byzantium memiliki peran penting
dalam pengembangan wilayah Islam.
Daulah Turki Usmani berkuasa selama lebih kurang 6 (enam) abad,
kekuasaannya meliputi sebagian Eropa, Afrika dan juga Asia praktis bisa dibilang
Daulah Turki Usmani menguasai tiga benua. Masa kejayaan Daulah Turki
Usmani ada pada masa kekuasaan Sulaiman I yaitu pada tahun 1520 - 1566 M,
perang yang berlangsung antara Turki Usmani dengan Bangsa Eropa di masa
Sultan Sulaiman II memperlemah kerajaan. Juga pemberontakan pemberontakan
internal yang terus berlangsung semakin menambah buruk kekuasaan Turki
Usmani, hingga akhirnya kerajaan Turki Usmani dapat dikalahkan oleh bangsa
Eropa. Berakhirnya kerajaan Turki Usmani ditandai dengan berdirinya Republik
Turki
9 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
KOMPETENSI INTI
1.
Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2.
Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
3.
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
Mendiskripsikan proses lahirnya dinasti Usmani.
2.
Mendiskripsikan wilayah penyebaran Islam pada masa Dinasti Usmani.
3.
Menganalisis kebijakan-kebijakan pemerintahan para Khalifah dari Dinasti
Usmani.
4.
Memaparkan perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan pada masa
Bani Usmani.
5.
Menganalisis penyebab terjadinya kemunduran pada Dinasti Usmani.
6.
Menceritakan tentang sosok figur Sulaiman Al Qanuni dari Dinasti Usmani.
7.
Membuat peta konsep berkaitan dengan keberhasilan pada masa Dinasti
Usmani.
10 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa dapat menjelaskan sejarah berdirinya Khalafah Dinasti Usmani
2.
Siswa dapat menjelaskan penyebaran Islam pada masa Dinasti Usmani
3.
Siswa dapat menjelaskan kebijakan kebijakan yang dilakukan para
penguasaDinasti Usmani
4.
Siswa dapat menjelaskan kemajuan peradaban masa Dinasti Usmani
5.
Siswa dapat menjelaskan kemunduran Dinasti Usmani
6.
Siswa dapat meneladani Sultan Sulaiman Al Qonuni dari Dinasti Usmani
7.
Siswa dapat mengambil ibrah keberhasilan Dinasti Usmani
11 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
SEJARAH BERDIRINYA
DAULAH TURKI USMANI
STRATEGI DAN KEBIJAKAN
PEMERINTAHAN DAULAH
TURKI USMANI
KEMAJUAN
PERADABAN ISLAM MASA
TURKI USMANI
KEMUNDURAN
PERADABAN ISLAM
MASA TURKI USMANI
Perhatikan Ayat Berikut :
ِ
ِ ‫أَفَ لَم ي ْه ِد ََلُم َكم أ َْهلَ ْكنَا قَ ْب لَ ُهم ِمن الْ ُقر‬
ٍ ‫ك ََلَي‬
ِِ ‫شو َن ِِف م‬
‫ت‬
ُ َْ‫ون َي‬
َْ
ْ ْ
َ َ ‫ساكن ِه ْم إِ َّن ِِف َذل‬
ََ
ُ َ
ِ
‫ُّهى‬
َ ‫ّل ُْوِِل الن‬
Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin) berapa
banyaknya Kami membinasakan umat-umat sebelum mereka, padahal mereka
berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu? Sesungguhnya pada
yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.
(QS. Thaahaa : 126)
12 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
A. PENDAHULUAN
Simaklah baik-baikpernyataan berikut ini dan buatlah komentar atau
pertanyaan !
Runtuhnya khilafah Abbasyiyah di Baghdad yang diakibatkan oleh
serangan bangsa Mongol berdampak pada kemunduran peta kekuatan politik
Islam. Wilayah yang semula menjadi kekuasaannya lambat tapi pasti
melepaskan diri dari kekuasaanya, peradaban yang telah berhasil dibangun
hancur
dalam
sekejap,
sungguh
suatu
pemandangan
yang
sangat
memprihatinkan. Lebih ironi lagi beberapa kerajaan yang semula menjadi
bagian
dari
kekuasaan
Abbasyiyah
saling
berperang
dan
saling
menghancurkan seolah olah tidak ada lagi semangat ukhuwah Islamiyah
dalam diri mereka. Hal ini berdampak pada semakin lemahnya umat Islam.
Keadaaan seperti ini berlangsung dalam waktu yang lama, baru
mengalami kemajuan kembali setelah muncul dan berkembang tiga kerajaan
besar satu diantaranya adalah Turki Usmani, bahkan kerajaan ini menjadi
yang paling besar dan juga paling lama bertahan dibandingkan dengan dua
kerajaan lainnya yaitu Mughal di India dan Syafawi di Persia.Setitik harapan
tumbuh kembali, setidaknya harapan umat Islam untuk membangun dan
mengembangkan kembali peradabannya
Setelah anda menyimak teks, buatlah beberapa komentar atau pertanyaan
yang relevan dengan teks :
1.
...........................................................................................................
2.
...........................................................................................................
3.
...........................................................................................................
4.
...........................................................................................................
5.
...........................................................................................................
B. PENDALAMAN MATERI
1. Sejarah Lahirnya Turki Usmani
13 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Kerajaan Turki Usmani berasal dari salah satu suku di Turki
Barat yaitu suku Kayi, saat Jengis Khan melakukan penyebuan dan
penyerangan di wilayah Turkistan yang didiami suku Kayi. Sulaiman
Syah pemimpin suku Kayi,meminta perlindungan dari penguasa
Tansoksania bernama Jalaluddin Mungurbiti bin Khawarizmi, namun
pada akhirnya Transoksania juga bisa dikuasai tentara Mongol.
Sulaiman Syah lalu memimpin anggotanya untuk pergi ke Kurdistan
dan ke Azerbaizan tepatnya di perbatasan Asia kecil. Di daerah inilah
mereka menetap dan melakukan aktifitas kehidupan.
Sulaiman Syah berusaha memasuki wilayah Syam, namun saat
menyeberangi sungai Eufrat datang banjir hingga ia meninggal dunia.
Sulaiman Syah memiliki empat orang putera Sankurtakin, Togdai,
Ertoghrul dan Dandan. Sepeninggal Sulaiman Syah anggotanya terbagi
dalam dua kelompok yaitu yang ingin kembali ke daerah asal diikuti
dua putera Sulaiman Syah yaitu Sankurtakin dan Tongdai, dan yang
ingin melanjutkan ke wilayah Asia kecil diikuti oleh Ertoghrul dan
Dandan . Kelompok yang ingin melanjutkan ke Asia kecil mengangkat
Ertoghrul putera ketiga dari Sulaiman Syah sebagai pemimpin baru
mereka hingga akhirnya mereka menetap di Anatolia.
Ketika terjadi pertempuran antara pasukan Sultan Alaudin I dari
bani Saljuk Rum dengan kekaisaran Byzantium (Romawi Timur) maka
Ertoghrul dan para pengikutnya membantu pasukan Alaudin I hingga
mencapai kemenangan, atas bantuannya ini Alaudin I sangat berterima
kasih dan memberi hadiah pada Ertoghrul dan kelompoknya berupa
daerah di pegunungan Ermenia dan lembah Saguta di sepanjang sungai
Sakaria. Ertoghrul dan pasukannya mendapat tugas dari Alaudin I untuk
menaklukan dan menguasai daerah pesisir Laut Hitam, ke Brussa
hingga Eskisher. Pasukan Ertoghrul oleh Alaudin I diberi gelar
“Muqaddamah Sultan” (tentara pelopor sultan), sedangkan Ertoghrul
sendiri mendapat gelar “Sultan Oki” (kening sultan).
Ertoghrul pada tahun 1288 M meninggal dunia oleh Alaudin I
diangkatlah puteranya yang bernama Usman sebagai penggantinya,
14 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
karena kesetiaannya Alaudin I memberinya gelar Bey pada Usman dan
diberikan daerah yang lebih luas serta dapat memakai mata uang
sendiri, bahkan namanya juga disebut dalam setiapkhutbah jum’at. Pada
tahun 1299 M Ghazan Khan dari Mongol menyerang Seljuk Rum
tetapi serangan itu bisa digagalkan oleh Usman, tak berapa lama dari
peristiwa itu Sultan Alaudin I meninggal dunia, sementara Sultan
Alaudin
I
tidak
memiliki
putera
yang
pantas
mengantikan
kedudukannya. peristiwa ini dimanfaatkan oleh Usman untuk
menyatakan diri sebagai ‘Padishah Al Usmaniyah (Raja keluarga
Usman) yang juga mendapat dukungan penuh dari rakyat. Dengan
demikian berdirilah kerajaan Usmani dan ibukota kerajaan Usmani
pertama di Qurah Hisyar(Iskisyiyar)
2. Strategi Dan Kebijakan Pemerintahan Daulah Turki Usmani Awal
a.
Usman yang kemudian disebut dengan Usman I
(1299-1326
M/699-726 H Sebagai pendiri kerajaan Turki Usmani yang
mencanangkan kerajaan dibangun atas sendi sendi persatuan suku
Turki. Usman membangun tentara yang bejuang atas nama Allah
SWT sering disebut dengan al-Ghazi yang terdiri dari akhl atau
ikhwan (pesaudaraan) Tarekat Baktasyi. Pada masa kekuasaannya
berhasil membebaskan daerah Bursa kota di tepi laut Marmara.
b.
Orkhan (1326-1360 M/726-761 H). Setelah menggantikan
ayahandanya Orkhan memindahkan kerajaan dari Qurah Hisyar
(Iskisyiyar) ke Bursa. Pada masa kekuasaan Orkhan bergabunglah
wilayah Turkeman, kemudian perluasan wilayah dilanjutkan ke
Nicaea (1331), Nicomedia (1337), Scutari (1338), ia juga bisa
mengontrol
wilayah
teluk
Edremit.
Orkhan
juga
berhasil
mendirikan jabatan Shadr Azham (perdana menteri) yang ia
berikan jabatan itu pada adiknya Alauddin. Tentara di era Orkhan
dibentuk dengan sistem yang sangat rapi dan teratur. ia bentuk juga
tentara khusus dengan nama Inkisyariyah atau Jenissari.
15 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
c.
Murad I (1360-1388 M/761-791 H). Murad I adalah putera kedua
dari Orkhan ia mengantikan kedudukan ayahnya sebagai penguasa
karena putera pertama Orkhan yaitu Sulaiman yang meninggal
terlebih dahulu. Sultan Murad I adalah sosok yang sangat
pemberani, gemar berjihad, dermawan, dan tekun menjalankan
agama, dia mencintai peraturan dan selalu memegang teguh
peraturan itu, berbuat adil kepada rakyat dan tentaranya, Di
sekelilingnya terdapat sejumlah komandan terbaik dan orang yang
berpengalaman dalam bidang militer yang selalu ia ajak untuk
bermusyawarah.
Dia juga berhasil meluaskan wilayahnya dia Asia kecil dan Eropa
dalam waktu bersamaan. Ia menaklukkan Adrianopel (yang
kemudian berubah nama menjadi Edirne), dan dijadikan sebagai
ibukota kerajaan yang baru, serta membentuk pasukan berkuda
(Kaveleri). Perjuangannya terus dilanjutkan dengan menaklukkan
Macedonia, Shopia ibukota Bulgaria, dan seluruh wilayah bagian
utara Yunani. Karena banyaknya kota-kota yang ditaklukkan oleh
Murad I, pada waktu itu bangsa Eropa mulai cemas. Akhirnya rajaraja Kristen Balkan meminta restu dari Paus Urbanus V untuk
mengusir kaum muslimin dari daratan Eropa.
Murad I menghadapi serangan Eropa Pertama serangan dari Raja
Qurok V dari Serbia dan dibantu raja Bosnia bermaksud
menyerang Andrianopel. Peperangan itu dimenangkan oleh
pasukan Murad I, sehingga Balkan jatuh ke tangan umat Islam.
Selanjutnya pasukan Murad I merayap terus menguasai Eropa
Timur seperti Somakov, Sopia Monatsir, dan Saloniki. Kedua
serangan dari kerajaan Bulgaria, Serbia, Sisman dan Lozan yang
dibantu oleh kerajaan kerajaan Eropa lainnya peperangan ini
dimenangkan pasukan Murad I lagi. Setelah kemenangan di
Kosovo, Sultan Murad I melakukan inspeksi di medan perang. Dia
berkeliling di antara deretan korban kaum muslimin yang wafat dan
berdoa untuk kebaikan mereka.Padasaat itulah seorang tentara
16 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Serbia yang berpura-pura mati segera berlari ke arah Sultan Murad
I. para pengawal berhasil menangkapnya, akan tetapi tentara ini
berpura berbicara kepada Sultan. Mendengar demikian, Sultan
memberikan
isyarat
kepada
para
pengawalnya
untuk
melepaskannya. Tentara serbia itu lalu mencium tangan sultan dan
dengan cepat ia mengeluarkan pisau beracun dan menikam sultan.
Akhirnya Sultan Murad I meninggal dengan syahid pada 15 Syaban
791 H.
d.
Bayazid (1388-1403 M/791-817 H). Menggantikan kedudukan
ayahanya Murad I, dia adalah orang yang sangat pemberani, cerdas,
murah hati, dan memiliki semangat yang kuat untuk melakukan
perluasan
wilayah
memperhatikan
Islam.
Oleh
masalah-masalah
karena
itu,
kemiliteran,
dia
sangat
mengarahkan
perluasan wilayahnya ke negara-negara Kristen Anatolia.
Hanya dalam jangka waktu setahun, negeri-negeri itu berada dalam
kekuasaan Daulah Utsmaniyah. Bayazid bergerak begitu cepat di
antara dua front Balkan dan Anatolia. Oleh karenaitu dia diberi
gelar “Yaldrum”/kilat.Bayazid sangat besar pengaruhnya, sehingga
mencemaskan Paus. Kemudian Paus Bonafacius mengadakan
penyerangan terhadap pasukan Bayazid, dan peperangan inilah
yang menjadi penyebab terjadinya Perang Salib.
Atas keberhasilannya itu Bayazid berkeinginan mengambil alih
Konstatinopel dan menjadikan target utama dalam perluasan
wilayah berikutnya, oleh karena itu dia bergerak bersama
pasukannya dengan sangat rapi untuk melakukan pengepungan atas
Konstatinopel. Hal ini terus berlangsung hingga kota ini hampir
saja bisa dikuasai, tiba-tiba Bayazid mengurungkan niatnya dari
penaklukan Konstatinopel karena munculnya bahaya baru terhadap
Daulah Usmaniyah.Bahaya baru itu adalah adanya serangan tentara
Mongol dibawah pimpinan Timur Lenk.
Pada peperangan melawan Timur Lenk di Ankara, Bayazid dapat
ditaklukkan, sehingga mengalami kekalahan dan ketika itu Bayazid
17 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bersama putranya Musa tertawan dan wafat dalam tahanan Timur
Lenk pada tahun 1403 M. kekalahan Bayazid dalam peperangan
menghadapi Timur Lenk disebabkan karena tergesa-gesa dalam
mengatur strategi perang, dan kurang persiapan untuk memilih
pasukannya dengan baik.
3.
Kemajuan peradaan Islam Masa Turki Usmani
a.
Muhammad I (1403-1421 M / 817-824 H). Muhammad I adalah
putera bungsu dari Bayazid, setelah berkuasa menggantikan
ayahnya ia mulai menyusun kekuatan kembali dan memulihkan
keadaan Turki Usmani dari upaya pemecah belahan yang dilakukan
oleh Timur Lenk. Ia berhasil menundukan saudaranya Isa yang
berkuasa di Brussa dan Sulaiman yang berkuasa di Andrianopel
serta Mustafa yang menuntut haknya sebagai penguasa karena
merasa sebagai putera tertua, pasukan Mustofa dapat dikalahkan di
Soloniki dan melarikan diri ke Byzantium.
Strategi berikutnya adalah dengan berdamai pada penguasa
Byzantium dan Venesia, dengan maksud agar kedua negeri ini
tidak
mengganggu
kerja
utamanya
yaitu
mendamaikan
kekhalifahan Usmani. Upaya yang ia lakukan selanjutnya adalah
dengan menundukkan kembali negeri negeri di Asia Kecil yang
telah dimerdekakan Timur Lenk.
Sulthan Muhammad I mampu menumpas gerakan Syaikh
Badruddin yang menyerukan persamaan dalam harta benda dan
agama serta tidak membedakan antara seorang muslim dan non
muslim dalam akidah. Berkat usahanya yang gigih, Muhammad I
berhasil mengangkat citra Daulah Usmaniyah sehingga dapat
bangkit
kembali,
yaitu
dengan
menyusun
pemerintahan,
memperkuat tentara dan memperbaiki kesejahteraan kehidupan
masyarakat. dan disaat rakyat mendapat seorang penguasa yang
sesuai dengan harapan, pada tahun 824 H (1421 M) Sultan
Muhammad I wafat.
18 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
b. Murad II (1421-1451 M/824-855 H). Saat menggantikan
ayahandanya Muhammad I usianya baru 18 tahun dia sangat
mencintai jihad dijalan Allah SWT dan dakwah, dia juga dikenal
sebagai penyair dan orang yang mencintai ulama. Cita-cita Sultan
Murad II adalah melanjutkan usaha perjuangan Muhammad I.
Prioritas utama perjuangannya adalah menguasai kembali daerahdaerah yang terlepas dari kerajaan Turki Usmani sebelumnya,yaitu
daerah Asia Kecil, Soloniki, Albania, Falakh, dan Hongaria.
Serangan gabungan dari raja raja Eropa seperti Maghyar
(Hungaria), Polandia, Perancis, Jerman, Venesia, Genoa, Falakh,
Bosnia dan Sebia tidak mampu dibendung pasukan Murad II dan
berakhir di perundingan damai yang isinya negeri Serbia medeka
kembali, Falakh berada ditangan kekuasaan Maghyar, dan kedua
belah pihak tidak akan berperang selama 10 tahun.
Setelah
semakin
bertambahnya
beberapa
daerah
dibawah
kekuasaan tentara Islam, Paus Egenius VI kembali menyerukan
Perang Salib. Tentara Sultan Murad II menderita kekalahan dalam
perang salib itu. Akan tetapi dengan bantuan putranya yang
bernama Muhammad, perjuangan Murad II dapat dilanjutkan
kenbali yang pada akhirnya Murad II kembali mendapat
kemenangan dan keadaan menjadi normal kembali sampai akhir
kekuasaan diserahkan kepada putranya bernama Sultan Muhammad
Al-Fatih.
c.
Muhammad II Al-Fatih (145-1481 M / 855-884 H). Al-Fatih
adalah gelar beliau karena berhasil menaklukan Konstantinopel,
Muhammad Al Fatih diangkat menjadi penguasa setelah kematian
ayahnya ketika itu umurnya 22 tahun. Muhammad Al-Fatih
berusaha membangkitkan kembali sejarah umat Islam sampai dapat
menaklukkan
Konstantinopel
sebagai
ibukota
Bizantium.
Konstantinopel adalah kota yang sangat penting dan belum pernah
dikuasai raja-raja Islam sebelumnya. Muhammad II Al-Fatih
mempunyai kepribadian yang baik dan menawan, mampu
19 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
menggabungkan antara kekuatan dan keadilan. Semenjak muda,
beliau mampu menjadi pemenang di antara teman-temannya dalam
penguasaan ilmu yang ia pelajari di sekolah istana, menguasai
banyak bahasa yang berlaku pada masanya dan sangat tertarik
untuk mengkaji buku-buku sejarah.
Menurut Hamka ada tiga alasan mengapa umat Islam ingin
menaklukan Konstantinopel : Pertama dorongan iman kepada
Allah SWT, dan semangat perjuangan berdasarkan hadits Nabi
Muhammad saw ; “Pada suatu saat kota Konstantinopel pasti akan
ditaklukan oleh umat Islam dan sebaik baiknya pemimpin adalah
yang
menaklukannya
dan
sebaik
baik
pasukan
adalah
pasukannya”. Kedua Konstantinopel adalah termasuk pusat
peradaban dunia dan Ketiga Negerinya sangat indah dan letaknya
strategis
untuk
dijadikan pusat
kerajaan
atau perjuangan,
penghubung antara Eropa dan Asia.
Muhammad II Al-Fatih berhasil menaklukkan Konstantinopel
dengan perencanaan dan persiapan yang matang dan juga strategi
yang baik pertama Muhammad II Al Fatih mengadakan perjanjian
damai dengan raja raja Maghyar, Bosnia, dan Venesia, kedua
membuat benteng yang kokoh di selat Bosphorus atau benteng
Rumli Haisar (benteng Rum) yang berhadapan langsung dengan
benteng Kuzal Hisar (benteng yang indah) upaya ini dilakukan
untuk menutup akses bantuan dari luar atas Konstantinopel, ketiga
mengadakan penyelidikan akan kekuatan dan kelemahan benteng
Konstantinopel dan keempat mengutus Tharkhan Pasya untuk
menemui dua orang saudara kandung kaisar Konstantin yang
menjadi penguasa Mora agar tidak bisa membantu kaisar
Konstantin.
Setelah
segala
sesuatunya
dianggap
cukup,
dilakukanlah
pengepungan selama 9 bulan. Akhirnya kota Konstantinopel jatuh
ke tangan umat Islam pada 29 Mei 1453 M dan Kaisar Konstantin
Palaelagos tewas bersama tentara Romawi Timur. Setelah
20 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
memasuki Konstantinopel disana terdapat sebuah gereja Aya Sofia
yang kemudian dijadikan masjid bagi umat Islam. Setelah kota
Konstantinopel dapat ditaklukkan, akhirnya kota itupun dijadikan
sebagai ibukota kerajaan Turki Usmani dan namanya diganti
menjadi Islambul atau kota Islam yang kemudian dikenal dengan
nama Istambul.
d. Bayazid II (1481-1512 M/884-918 H). Menggantikan kedudukan
ayahnya, Bayazid penguasa yang sangat lemah sehingga banyak
menimbulkan kekacauan di dalam negeri, praktis di masanya tidak
ada perubahan mendasar.
e.
Sallim
I
(1512-1520
M/918-926H).Berbeda
dengan
masa
pemerintahaan ayahnya Bazayid II, Sallim Idapat mengangkat citra
daulah Turki Usmani kembali. Dimasa pemerintahannya banyak
yang dilakukan pertama, mengatasi saudaranya yang punya
keinginan untuk berdiri sendiri, kedua mengalahkan daulah
Syafawiyah yang berpusat di Iran, ketiga dapat memperluas
wilayah ke kota Mardin, Qurfa, Riqqah, Mousul dan juga
Diyarbekr, keempat mengalahkan kerajaan Mamluk di Mesir
dengan raja terakhirnya Thuman Bey, kelima mendapatkan tanda
tanda kebesaran Khalifah Abbasyiyah di Mesir seperti bendera,
burdah dan pedang Nabi Muhammad saw yang kemudian di bawa
ke Istambul secara otomatis Syam, Mesir dan Hijaz berada dalam
kekuasaannya, keenam pasukan yang dikirim dengan panglimanya
Barbarossa bisa menguasai Aljazair. Dari apa yang telah sultan
Sallim I lakukan ia dekenal sebagi Padisyah Turki Usmani.
f.
Sulaiman
I/Sulaiman
al
Qonuni
(1520-1566
M/927-974
H)Sulaiman I naik tahta saat Turki Usmani mengalami puncak
kejayaan, peristiwa penting di masa kepemimpinannya, ialah upaya
penyempurnaan undang-undang Turki Usmani akhirnya disusunlah
kitab standar tentang perundang-undangan yang ditulis oleh
Ibrahim al Halabi. Sulaiman I deberi gelar al-Qonuni atau the
Magnificent
“pembuat
21 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
undang-undang”,
karena
jasanya
meletakkan dasar hukum bagi daulah Turki Usmani dan yang
paling lama memerinyah.Kitab undang-undang itu diberi nama
Multaqa’ al Abhrar/Multaqul Abhur (muara segala samudera).
Selain itu Sulaiman I melakukan pembangunan Masjid Sulaiman,
81 masjid jami’, 52 masjid kecil, 55 madrasah, 7 asrama pelajar, 5
buah takiah (tempat memberi makan fakir miskin), 7 jembatan, 33
istana, 18 pesanggrahan, 5 museum dan 33 tempat mandi umum.
4.
Kemunduran Peradaban Islam Masa Turki Usmani
Kemunduran daulah Turki Usmani ditandai dengan semakin
kuatnya kerajaan kerajaan di Eropa, hal ini disebabkan karena lemahnya
para penguasa dan kekacauan yang ditimbulkan oleh pasukan
Inkisyariah serta ancaman dari kerajaan – kerajaan di eropa. Penguasa
era kemunduran ini antara lain Salim II, Murad III, Muhammad III,
Ahmad I, Mustafa I, Utsman II, Murad IV, Ibrahim I, Muhammad IV,
Sulaiman II, Ahmad II hingga terakhir masa kekuasan Abdul Hamid
II.Pemerintahan daulah Usmani berakhir pada 1909 H, dan kemudian
benar-benar dihapuskan pada 1924 H. Setidaknya ada tiga sebab yang
menjadi penyebab runtuhnya daulah Usmani kebanggaan, antara lain :
Pertama : Kondisi Pemerintahan yang Lemah dan Kemorosotan
Akhlak. Turki mulai mengalami kemunduruan setelah terjangkit
penyakit yang menyerang bangsa-bangsa besar sebelumnya, yaitu :
cinta dunia dan pola hidup mewah, sikap iri hati, saling membenci, dan
terjadinya penindasan. Pejabat pemerintahan terpuruk karena suap dan
korupsi. Para wali dan pegawai tinggi memanfaatkan jabatannya untuk
sekedar menyenangkan penguasa dan penumpuk harta. Begitu pula
rakyat yang terus menerus tenggelam dalam kemewahan dan
kesenangan hidup, meninggalkan pemahaman nilai nilai agama.
Kedua : Serangan dan pertempuran militer dari Eropa. Sebelum
terjadinya Perang Dunia I yang menghancurkan Turki, upaya
penyerangan dari Raja Eropa ke Turki sebenarnya sudah dimulai pada
akhir abad 16, dimana saat itu keluar statement yang menyatakan
22 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bahwa : ”Sri Paus V, raja Perancis Philip dan republik Bunduqiyah
sepakat untuk mengumumkan perang ofensif dan defensif terhadap
orang-orang Turki untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang
dikuasai Turki seperti Tunisia, Al-Jazair dan Taroblush”. Sejak itulah
Turki melemah karena banyaknya pertempuran yang terjadi antara
mereka dan negara-negara Eropa.Puncak dari semua itu adalah
keterlibatan Turki dalam Perang Dunia I pada 2 Agustus 1914 atas
rencana busuk dari Mustafa Kamal, dan mengakibatkan Turki
kehilangan segala-galanya, dimana militer penjajah akhirnya memasuki
Istambul.
Ketiga : Gerakan Oposisi Sekuler dan Nasionalis. Selain
serangan konspirasi dari luar, kekhalifahan Utsmaniyah juga menerima
perlawanan oposisi dari organisasi sekuler dan nasionalis yang sempit,
seperti Organisasi Wanita Turki dan Organisasi Persatuan dan
Kemajuan yang dipelopori oleh Mustafa Kemal Ataturk. Dalam
perjuangannya, mereka banyak bekerja sama dengan negara Eropa
untuk
mewujudkan
keinginan
mereka
menghilangkan
kekhalifahan.Puncaknya apa yang terjadi pada tahun 1909 M, dengan
dalih gerakan mogok massal, organisasi Persatuan
dan Kesatuan
berhasil memasuki Istambul, menyingkirkan khalifah Abdul Hamid II
dan melucutinya dari pemerintahan dan keagamaan dan tinggal menjadi
simbol belaka. Tidak cukup itu, pada 3 Maret 1924, badan legislatif
mengangkat Mustafa Kamal sebagai presiden Turki dan membubarkan
khilafah Islamiyah. Tidak lama setelah itu, Khalifah Abdul Hamid dan
keturunannya diusir dari Turki dan aset kekayaannya disita oleh
Negara.
5. Sikilas Tentang Sultan Sulaiman Al Qonuni
Sulaiman Al Qonuni sejarah Islam mencatat kiprah dan
pejuangannya dengan tinta emas sebagai penguasa Muslim tersukses. Di
abad ke-16 M, penguasa Kekhalifahan Usmani Turki itu menjadi
pemimpin yang sangat penting di dunia -- baik di dunia Islam maupun
23 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Eropa. Di era kepemimpinannya, Kerajaan Ottoman menjelma sebagai
negara adikuasa yang disegani dalam bidang politik, ekonomi, dan
militer.
Pemimpin Muslim yang didapuk peradaban Barat dengan gelar
'Solomon the Magnificient' atau 'Solomon the Great' itu adalah Sultan
Sulaeman I. Sulaeman pun tersohor sebagai negarawan Islam yang
terulung di zamannya. Kharismanya yang begitu harum membuat
Sulaeman dikagumi kawan dan lawan. Di masa kekuasaannya,
Kekhalifahan Turki Utsmani memiliki kekuatan militer yang sangat
tangguh dan kuat.
Sultan Sulaiman pun begitu berjasa besar penyebaran agama Islam
di daratan Eropa. Ketika berkuasa, Sulaiman Agung - begitu orang Barat
menjulukinya - berhasil menyemaikan ajaran Islam hingga ke tanah
Balkan di Benua Eropa meliputi Hongaria, Beograd, dan Austria. Tak
cuma itu, dia pun sukses menyebarkan ajaran Islam di benua Afrika dan
kawasan Teluk Persia.
Gelar Al-Qanuni yang melekat pada nama besarnya dianugerahkan
atas jasanya dalam menyusun dan mengkaji sistem undang-undang
Kesultanan Turki Usmani. Tak hanya menyusun, Sultan Sulaiman pun
secara konsisten dan tegas menjalankan undang-undang itu. Sulaiman
menerapkan syariah Islamiyah dalam memimpin rakyat yang tersebar di
Eropa, Persia, Afrika, serta Asia Tengah.
Salah satu upaya penting yang dilakukan Sulaiman agar
pemerintahannya kuat dan dicintai rakyat adalah dengan mememilih
gubernur yang benar-benar berkualitas. Ia memilih gubernur yang
mewakilinya di setiap provinsi dengan selektif dan ketat. Popularitas dan
status sosial tak menjadi syarat dalam mencari kandidat gubernur. Agar
tak kecolongan, ia sendiri yang turun langsung menyelidiki jejak rekam
serta kepribadian setiap calon gubernur.
Hasilnya sungguh memuaskan. Setiap gubernur yang dipilih dan
dilantiknya adalah sosok pemimpin yang besih dan benar-benar
berkualitas. Itulah mengapa, wilayah kekuasaan Usmani Turki yang
begitu luas bisa bersatu dan tumbuh dengan pesat menjadi sebuah
kekuatan yang sangat diperhitungkan di dunia. Syariat Islam pun bisa
dijalankan dengan baik.
24 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Sulaiman pun dikenal sebagai pemimpin yang turut memajukan
kebudayaan. Ia mencinta seni dan kebudayaan. Selain menduduki tahta
kesultanan, Sulaiman pun dikenal sebagai salah seorang penyair yang
hebat dalam peradaban Islam. Pada era kekuasaannya, Istanbul - ibukota
Usmani Turki menjelma menjadi pusat kesenian visual, musik, penulisan
serta filasafat. Inilah periode yang paling kreatif dalam sejarah
kesultanan Usmani.
Masa pemerintahannya terbilang sangat panjang, jika dibandingkan
Sultan-Sultan Ottoman lainnya. Selama berkuasa selama 46 tahun, Sultan
Sulaeman begitu banyak mencapai kemenangan dalam berbagai
peperangan. Sehingga, wilayah kekuasaan Kesultanan Usmani terbentang
dari Timur ke Barat.
Kecintaannya pada ilmu pengetahuan diwujudkannya dengan
mendirikan Universitas As-Sulaimaniyah. Sama seperti halnya
pembangunan masjid Agung Sulaiman, pembangunan perguruan tinggi
itu dilakukan oleh arsitek ulung bernama Mimar Sinan. Sultan Sulaiman
pun sempat menulis salinan Alquran dengan tangannya sendiri. Kini,
salinan Alquran itu masih tersimpan di Masjid Agung Sulaiman.
Dia dikenal juga sebagai seorang pemerintah pemerintah yang
amat luar biasa. Keberhasilannya dalam menyusun kembali undangundang yang pertama kali dibuat oleh Sultan Muhammad II alias
Mehmet II merupakan salah satu pencapaiannya yang paling prestisius.
Wilayah kekuasaannya pun begitu luas.
C. REFLEKSI
Setelah kalian melakukan kegiatan pembelajaran ini mari kita renungkan
hal hal berikut:
1. Adakah hal-hal baru yang menarik perhatian kalian?.
2. Adakah kegelisahan di pikiran kalian?
3. Berikan komentar kalian terhadap fakta sejarah di atas!
4. Teladan apakah yang bisa kita ambil?
5. Bisakah kalian tirukan sifat-sifat mulia tadi dalam kehidupan se harihari
D. TUGAS DAN KEGIATAN
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi
dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
25 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan latar belakang Sejarah Lahirnya Turki Usmani
2.
Deskripsikan Kemunduran dan kemajuan-kemajuan Peradaban Islam
Masa Turki Usmani
3.
Deskripsikan Strategi Dan Kebijakan Pemerintahan Daulah Turki
Usmani Awal
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami dan menelusuriPeradaban Islam Turki Usmani,
maka seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim.
2.
Memiliki sikap dan tanggung jawab dalam membela tanah air, rajin
belajar dan gemar membaca untuk menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan
3.
Mengambil hikmah dari salah satu kerajaan Islam terbesar di dunia.
F. EVALUASI
1.
Uraian singkat
1) Mulai abad ke VII M Kerajaan Kristen Orthodox Yunani
Byzantium yang berpusat di Konstantinopel berangsur-angsur
menjadi lemah. Sebutkan faktor-faktor kelemahan itu baik internal
maupun external!
2) Sebutkan arti penaklukan Murad I di Eropa Timur!
3) Pada tahun 1444 M. Terjadi perjanjian Szegedin antara Sultan
Murad I dan pasukan gabungan dibawah pimpinan raja Hunyody
dari Hongaria, apa isi perjanjian itu?
4) Tanggal berapa pasukan Turki dapat mengalahkan Byzantium dan
Kaisar siapa yang mati dalam pertempuran itu?
5) Apa tindakan Khalifah Sultan Muhammad II setelah dapat
mengalahkan Byzantium?
26 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
Essay
1) Mengapa Usman dianggap sebagai pendiri daulah Turki Usmani
2) Bagaimana
upaya
yang
dilakukan
sultan
Orkhan
dalam
membangun kekuatan militer
3) Pada masa kekuasaan Murad I mengahadapi serangan bangsa
Eropa dua kali, mengapa demikian
4) Apa saja pelajaran yang dapat kita peroleh dari belajar sejarah
pemerintahan awal daulah Usmani
5) Kemajuan peradaban suatu bangsa tidak bisa lepas dari peran serta
warga bangsa seluruhnya, mengapa demikian ?
3.
Portofolio
Carilah beberapa hasil kebudayaan yang dihasilkan pada pasa
Turki Usmani lengkapi dengan tokoh yang memprakarsai dengan
mengisi kolom di bawah ini :
No.
Hasil Kebudayaan Turki Usmani
Penguasa Turki Yang
Memprakarsai
1
2
3
4
5
4.
Skala Sikap
Setelah kalian memahami uraian mengenai sejarah Islam Masa
Turki Usmani adakah perilaku penguasa yang tidak sesuai dengan
norma Islam !
No.
Perilaku PengusaYang Tidak
Sesuai dengan Norma Islam
1.
27 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Tanggapan / Komentar Anda
2.
3.
4.
5.
HIKMAH
Barangsiapa yang menuntut suatu ilmu, hendaklah dia mendalaminya
dengan baik, supaya ilmu-ilmu rumit tidak menjadi sirna. (Imam As Syafi’i)
28 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB II
PERADABAN KERAJAAN ISLAM MUGHAL DI INDIA
Sumber : http://www.ejiusa.com/india_city_details/agrafort.jpg
Sejarah merupakan kejadian riil masa lalu, keseluruhan fakta unik dan
peristiwa yang berlaku pada setiap manusia baik secara individu maupun sosial.
Hanya sekali seumur hidup dan tidak akan terulang untuk yang kedua kalinya.
Oleh karena itu, ada yang berpandangan bahwa masa lalu tidak perlu difikirkan
lagi, anggap saja masa lalu biarkan menjadi kenangan saja. Pandangan ini tentu
saja sangat subyektif dan cenderung apriori sekaligus tidak memiliki argumentasi
yang kuat. Tapi bagaimanapun sebuah peristiwa dan kejadian yang terjadi di masa
lalu bisa dijadikan petunjuk dan pedoman serta pandangan untuk kehidupan yang
akan datang agar bisa lebih baik lagi.Seperti kekuasaan yang telah Allah tentukan
di setiap kehidupan di muka bumi ini. Mengalami masa pertumbuhan, kejayaan
29 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
dan setelah sampai titik puncaknya akan mengalami masa kemunduran dan
bahkan kehancuran.
KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
Mendiskripsikan sejarah lahirnya Dinasti Mughal.
2.
Mendiskripsikan wilayah penyebaran Islam pada masa Dinasti Mughal.
3.
Menganalisiskebijakan-kebijakanpemerintahan
para
khalifah
Dinasti
Mughal.
4.
Memaparkan perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban pada masa
DinastiMughal.
5.
Menganalisi faktor penyebab runtuhnya Dinasti Mughal.
30 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa dapat menjelaskan sejarah berdirinya DinastiMughal.
2.
Siswa dapat menjelaskan penyebaran Islam pada masa DinastiMughal.
3.
Siswa dapat menjelaskan kebijakan kebijakan yang dilakukan para
penguasaDinastiMughal.
4.
Siswa dapat menjelaskan kemajuan peradaban masa DinastiMughal.
5.
Siswa dapat menjelaskan kemunduran Dinasti Mughal.
31 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
SEJARAH LAHIRNYA KERAJAAN
ISLAM MUGHAL
STRATEGI DAN
KEBIJAKAN KERAJAAN
MUGHAL
SEKILAS TENTANG TAJ
MAHAL
KEMAJUAN PERADABAN
ISLAM MASA KERAJAAN
MUGHAL
KEMUNDURAN
PERADABAN ISLAM
MASA KERAJAAN
MUGHAL
Perhatikan Ayat Berikut :
ِ َّ
ِ
‫ْم َوَما ََْي َح ُد ِِب ََيتِنَا إََِّّل الظَّالِ ُمو َن‬
ٌ َ‫ت بَيِن‬
ٌ ‫آَي‬
ُ ‫ات ِِف‬
َ ‫بَ ْل ُه َو‬
َ ‫ص ُدوِر الذ‬
َ ‫ين أُوتُوا الْعل‬
Sebenarnya, Al Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orangorang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali
orang-orang yang zalim. (QS. Huud : 116)
32 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
AMATI GAMBAR BERIKUT INI DAN BUATLAH KOMENTAR
ATAU PERTANYAAN
Sumber : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/cb/Taj_Mahal_.jpg
Taj Mahal adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun
atas
keinginan
KaisarMughal Shah
Jahān,
anakJahangir,sebagai
sebuah musoleum untukistri Persianya, Arjumand Banu Begum, juga dikenal
sebagaiMumtazul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Pembangunannya menghabiskan
waktu 22 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karyadari arsitektur
Mughal.Shah Jehan, kaisar dari Kekaisaran Mughal memiliki kekayaan yang
besar selama masa kejayaannya. Pada 1631 istri ketiganya dan merupakan istri
yang paling dicintainya wafat sewaktu melahirkan putrinya Gauhara Begum, anak
ke-14 mereka. Pada tahun 1983 Taj Mahal diterima sebagai Situs Warisan Dunia
UNESCO(wikipedia).
Setelah mengamati dan membaca teks di atas, berikanlah komentar atau
pertanyaan pada uraian berikut :
1. ...........................................................................................................
2. ...........................................................................................................
3. ...........................................................................................................
4. ...........................................................................................................
5. ...........................................................................................................
33 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
A. PENDAHULUAN
Mari Kita Baca
Kemunculan tiga kerajaan Islam yaitu Kerajaan Turki Ustmani,
Kerajaan Mughal di India dan Kerajaan Syafawi di Persia banyak
memberikan kontribusi bagi perkembangan peradaban Islam kuhsusnya
dan dunia pada umumnya . Kerajaan Usmani meraih puncak kejayaan
dibawah kepemimpinan Sultan Sulaiman Al-Qanuni (1520-1566 M) di
kerajaan Syafawi, Syah Abbas I membawa kerajaan tersebut meraih
kemajuan dalam 40 tahun periode kepemerintahannya dari tahun 15881628 M. Dan di Kerajaan Mughal meraih masa keemasan di bawah
Sultan Akbar (1542-1605 M).Sejak Islam masuk ke India pada masa
Khalifah al-Walid dari Dinasti Bani Umayyah melalui ekspedisi yang
dipimpin oleh panglima Muhammad Ibn Qasim peradaban Islam mulai
tumbuh dan menyebar di anak benua India. Kedudukan Islam di
wilayah ini dan berhasil menaklukkan seluruh kekuasaan Hindu dan
serta mengislamkan sebagian masyarakatnya India pada tahun 1020 M.
Setelah Gaznawi hancur muncullah beberapa dinasti kecil yang
menguasai negeri India ini, seperti Dinasti Mamluk, Khalji, Tuglug,
dan yang terakhir Dinasti Lody yang didirikanBahlul Khan Lody.
Hadirnya Kerajaan Mughal membentuk sebuah peradaban baru di
daerah tersebut dimana pada saat itu mengalami kemunduran dan
keterbelakangan. Kerajaan Mughal yang bercorak Islam mampu
membangkitkan semangat ummat Islam di India.Hal ini menunjukkan
bahwa Kerajaan Mughal bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Jika
pada dinasti-dinasti sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya,
maka kerajaan ini justru muncul dan mencapai kajayaan. Keberadaan
kerajaan ini dalam periodisasi sejarah Islam dikenal sebagai masa
kejayaan kedua setelah sebelumnya mengalami kecemerlangan pada
dinasti Abbasiyah.
B. PENDALAMAN MATERI
1. Sejarah Berdirinya Kerajaan Islam Mughal.
34 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Kerajaan Mughal merupakan kelanjutan dari kesultanan Delhi,
sebab ia menandai puncak perjuangan panjang untuk membentuk
sebuah imperium India muslim yang didasarkan pada sebuah sintesa
antara warisan bangsa Persia dan bangsa India. Kerajaan Mughal
bukanlah kerajaan Islam pertama di India. Jika pada dinasti-dinasti
sebelumnya Islam belum menemukan kejayaannya, maka kerajaan ini
justru bersinar dan berjaya. Keberadaan kerajaan ini dalam periodisasi
sejarah Islam dikenal sebagai masa kejayaan kedua setelah sebelumnya
mengalami kecemerlangan pada dinasti Abbasiyah.
Kerajaan
Mogul/Mughal
ini
didirikan
oleh
Zahiruddin
Muhammad Babur (1526-1530M) salah satu dari cucu Timur Lenk.
Ayahnya Umar Mirza, penguasa Ferghana. Babur mewarisi daerah
Ferghana dari orang tuanya ketika ia masih berusia 11 tahun. Ia
berambisi dan bertekat akan menaklukkan Samarkand yang menjadi
kota penting di Asia Tengah pada masa itu. Pada mulanya, ia
mengalami kekalahan, tetapi karena mendapat bantuan dari Raja
Syafawi, Ismail I akhirnya berhasil menaklukkan Samarkand pada
tahun 1494 M.
Pada tahun 1504 M, ia menduduki Kabul, ibu kota Afganistan.
Setelah Kabul dapat ditaklukkan, Babur meneruskan ekspansinya ke
India. Kala itu Ibrahim Lodi, penguasa India, dilanda krisis, sehingga
stabilitas pemerintahan menjadi kacau. Alam Khan, paman dari Ibrahim
Lodi, bersama-sama Daulat Khan, Gubernur Lahore, mengirim utusan
ke Kabul, meminta bantuan Babur untuk menjatuhkan pemerintahan
Ibrahim Lody di Delhi. Permohonan itu langung diterimanya. Pada
tahun 1525 M, Babur berhasil menguasai Punjab dengan ibu kota
Lahore. Setelah itu, ia memimpin tentaranya menuju Delhi. Pada 21
April 1526 M, terjadilah pertempuran yang dahsyat di Panipat. Ibrahim
Lody beserta ribuan tentaranya terbunuh dalam pertempuran itu. Babur
memaski
kota
Delhi
sebagai
pemenang
dan
menegakkan
pemerintahannya di sana. Dengan demikian berdirilah Kerajaan Mughal
di India.
35 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Dari pendapat di atas, sesuatu yang dapat disepakati bahwa
Kerajaan Mughal merupakan warisan kebesaran Timur Lenk, dan
bukan warisan keturunan India yang asli. Meskipun demikian, Dinasti
Mughal telah memberi warna tersendiri bagi peradaban orang-orang
India yang sebelumnya identik dengan agama Hindu.
Babur bukanlah orang India. Syed Mahmudunnasir menulis,
“Dia bukan orang Mughal. Di dalam memoarnya dia menyebut dirinya
orang Turki. Akan tetapi, cukup aneh, dinasti yang didirikannya dikenal
sebagai dinasti Mughal. Sebenarnya Mughal menjadi sebutan umum
bagi para petualang yang suka perang dari Persia di Asia Tengah, dan
meskipun Timur (Timur Lenk) dan semua pengikutnya menyumpahi
nama itu sebagai nama musuhnya yang paling sengit, nasib merekalah
untuk dicap dengan nama itu, dan sekarang tampaknya terlambat untuk
memperbaiki kesalahan itu.”Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan
bahwa faktor berdirinya Kerajaan Mughal adalah:
a.
Ambisi dan karakter Babur sebagai pewaris keperkasaan ras
Mongolia.
b.
2.
Sebagai jawaban atas krisis yang tengah melanda India.
Strategi dan Kebijakan Pemerintahan Kerajaan Mughal.
Selama masa pemerintahannya Kerajaan Mughal dipimpin oleh
beberapa orang raja. Raja-raja yang sempat memerintah adalah :
a.
Zahiruddin Muhammad Babur (1526-1530). Raja pertama
sekaligus pendiri Kerajaan Mughal. Masa kepemimpinannnya
digunakan untuk membangun fondasi
pemerintahan. Awal
kepemimpinannya, Babur masih menghadapi ancaman pihak-pihak
musuh, utamanya dari kalangan Hindu yang tidak menyukai
berdirinya Kerajaan Mughal. Orang-orang Hindu segera menyusun
kekuatan gabungan, namun Babur berhasil mengalahkan mereka
dalam suatu pertempuran. Sementara itu dinasti Lodi berusaha
bangkit kembali menentang pemerintahan Babur dengan pimpinan
Muhammad Lody. Pada pertempuran di dekat Gogra, Babur dapat
36 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
menumpas kekuatan Lody pada tahun 1529. Setahun kemudian
yakni pada tahun 1530 Babur meninggal dunia.
b.
Humayun (1530-1556). Sepeninggal Babur, tahta Kerajaan
Mughal diteruskan oleh anaknya yang bemama Humayun.
Humayun memerintah selama lebih dari seperempat abad (15301556 M). Pemerintahan Humayun dapat dikatakan sebagai masa
konsolidasi kekuatan periode I. Sekalipun Babur berhasil
mengamankan Mughal dari serangan musuh, Humayun masih saja
menghadapi
banyak
tantangan.
Ia
berhasil
mengalahkan
pemberontakan Bahadur Syah, penguasa Gujarat yang bermaksud
melepaskan diri dari Delhi. Pada tahun 1450 Humayun mengalami
kekalahan dalam peperangan yang dilancarkan oleh Sher Khan dari
Afganistan. Ia melarikan diri ke Persia. Di pengasingan ia kembali
menyusun kekuatan. Pada saat itu Persia dipimpin oleh penguasa
Syafawiyah yang bernama Tahmasp. Setelah lima belas tahun
menyusun kekuatannya dalam pengasingan di Persia, Humayun
berhasil menegakkan kembali kekuasaan Mughal di Delhi pada
tahun 1555 M. Ia mengalahkan kekuatan Khan Syah. Setahun
kemudian, yakni pada tahun 1556 Humayun meninggal.
c.
Akbar (1556-1605). Pengganti Humayun adalah raja Mughal
paling kontroversial. Masa pemerintahannya dikenal sebagai masa
kebangkitan dan kejayaan Mughal sebagai sebuah dinasti Islam
yang besar di India. Ketika menerima tahta kerajaan ini Akbar baru
berusia
14
tahun,
sehingga
seluruh
urusan
pemerintahan
dipercayakan kepada Bairam Khan, seorang penganut Syi’ah. Di
awal masa pemerintahannya, Akbar menghadapi pemberontakan
sisa-sisa keturunan Sher Khan Shah yang masih berkuasa di
Punjab. Pemberontakan yang paling mengancam kekuasaan Akbar
adalah pemberontakan yang dipimpin oleh Himu yang menguasai
Gwalior dan Agra. Pasukan pemberontak berusaha memasuki kota
Delhi.
37 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Bairam Khan menyambut kedatangan pasukan tersebut sehingga
terjadilah peperangan dahsyat yang disebut Panipat II pada tahun
1556 M. Himu dapat dikalahkan dan ditangkap, kemudian
dieksekusi. Dengan demikian, Agra dan Gwalior dapat dikuasai
penuh. Setelah Akbar dewasa ia berusaha menyingkirkan Bairam
Khan yang sudah mempunyai pengaruh sangat kuat dan terlampau
memaksakan
kepentingan
aliran
Syi’ah.
Bairam
Khan
memberontak, tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur
tahun 1561 M. Setelah persoalan-persoalan dalam negeri dapat
diatasi, Akbar mulai menyusun program ekspansi. Ia berhasil
menguasai Chundar, Ghond, Chitor, Ranthabar, Kalinjar, Gujarat,
Surat, Bihar, Bengal, Kashmir, Orissa, Deccan, Gawilgarh,
Narhala, Ahmadnagar, dan Asirgah. Wilayah yang sangat luas itu
diperintah dalam suatu pemerintahan militeristik.
Keberhasilan ekspansi militer Akbar menandai berdirinya Mughal
sebagai sebuah kerajaan besar. Dua gerbang India yakni kota Kabul
sebagai gerbang ke arah Turkistan, dan kota Kandahar sebagai
gerbang ke arah Persia, dikuasai oleh pemerintahan Mughal.
Menurut Abu Su’ud, dengan keberhasilan ini Akbar bermaksud
ingin mendirikan Negara bangsa (nasional). Maka kebijakan yang
dijalankannya tidak begitu menonjolkan spirit Islam, tetapi
bagaimana mempersatukan berbagai etnis yang membangun
dinastinya. Keberhasilan Akbar mengawali masa kemajuan Mughal
di India.
d.
Jahangir (1605-1627).Kepemimpinan Jihangir yang didukung
oleh kekuatan militer yang besar. Semua kekuatan musuh dan
gerakan pemberontakan berhasil dipadamkan, sehingga seluruh
rakyat
hidup
dengan
aman
dan
damai.
Pada
masa
kepemimpinannya, Jehangir berhasil menundukkan Bengala (1612
M), Mewar (1614 M) Kangra. Usaha-usaha pengamanan wilayah
serta penaklukan yang ia lakukan mempertegas kenegarawanan
yang diwarisi dari ayahnya yaitu Akbar.
38 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
e.
Syah Jihan (1628-1658).Tampil meggantikan Jihangir. Bibit-bibit
disintegrasi mulai tumbuh pada pemerintahannya. Hal ini sekaligus
menjadi ujian terhadap politik toleransi Mughal. Dalam masa
pemerintahannya terjadi dua kali pemberontakan. Tahun pertama
masa pemerintahannya, Raja Jujhar Singh Bundela berupaya
memberontak
dan
mengacau
keamanan,
namun
berhasil
dipadamkan. Raja Jujhar Singh Bundela kemudian diusir.
Pemberontakan yang paling hebat datang dari Afghan Pir Lodi atau
Khan Jahan, seorang gubernur dari provinsi bagian Selatan.
Pemberontakan ini cukup menyulitkan. Namun pada tahun 1631
pemberontakan inipun dipatahkan dan Khan Jahan dihukum mati.
Pada masa ini para pemukim Portugis di Hughli Bengala mulai
berulah. Di samping mengganggu keamanan dan toleransi hidup
beragama, mereka menculik anak-anak untuk dibaptis masuk
agama Kristen. Tahun 1632 Shah Jahan berhasil mengusir para
pemukim Portugis dan mencabut hak-hak istimewa mereka. Shah
Jehan meninggal dunia pada 1657, setelah menderita sakit keras.
Setelah kematiannya terjadi perang saudara.
f.
Aurangzeb (1658-1707). Aurangzeb (1658-1707) menghadapi
tugas yang berat. Kedaulatan Mughal sebagai entitas Muslim India
nyaris
hancur
akibat
perang
saudara.
Maka
pada
masa
pemerintahannya dikenal sebagai masa pengembalian kedaulatan
umat Islam. Penulis menilai periode ini merupakan masa
konsolidasi II Kerajaan Mughal sebagai sebuah kerajaan dan
sebagai negeri Islam. Aurangzeb berusaha mengembalikan
supremasi agama Islam yang mulai kabur akibat kebijakan politik
keagamaan Akbar.
g.
Bahadur Syah (1707-1712). Raja-raja pengganti Aurangzeb
merupakan penguasa yang lemah sehingga tidak mampu mengatasi
kemerosotan politik dalam negeri. Raja-raja sesudah Aurangzeb
mengawali kemunduran dan kehancuran Kerajaan Mughal.
Bahadur Syah menggantikan kedudukan Aurangzeb. Lima tahun
39 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kemudian terjadi perebutan antara putra-putra Bahadur Syah.
Jehandar dimenangkan dalam persaingan tersebut dan sekaligus
dinobatkan sebagai raja Mughal oleh Jenderal Zulfiqar Khan
meskipun Jehandar adalah yang paling lemah di antara putra
Bahadur. Penobatan ini ditentang oleh Muhammad Fahrukhsiyar,
keponakannya sendiri.
Dalam pertempuran yang terjadi pada tahun 1713, Fahrukhsiyar
keluar sebagai pemenang. Ia menduduki tahta kerajaan sampai
pada tahun 1719 M. Sang raja meninggal terbunuh oleh komplotan
Sayyid Husein Ali dan Sayyid Hasan Ali. Keduanya kemudian
mengangkat Muhammad Syah (1719-1748). Ia kemudian dipecat
dan diusir oleh suku Asyfar di bawah pimpinan Nadzir Syah.
Tampilnya sejumlah penguasa lemah bersamaan dengan terjadinya
perebutan kekuasaan ini selain memperlemah kerajaan juga
membuat pemerintahan pusat tidak terurus secara baik. Akibatnya
pemerintahan daerah berupaya untuk melepaskan loyalitas dan
integritasnya terhadap pemerintahan pusat.
h.
Jehandar (1712-1713). Pada masa pemerintahan Syah Alam
(1760-1806) Kerajaan Mughal diserang oleh pasukan Afghanistan
yang dipimpin oleh Ahmad Khan Durrani. Kekalahan Mughal dari
serangan ini, berakibat jatuhnya Mughal ke dalam kekuasaan
Afghan. Syah Alam tetap diizinkan berkuasa di Delhi dengan
jabatan sebagai sultan. Akbar II (1806-1837 M) pengganti Syah
Alam, memberikan konsesi kepada EIC untuk mengembangkan
perdagangan di India sebagaimana yang diinginkan oleh pihak
Inggris, dengan syarat bahwa pihak perusahaan Inggris harus
menjamin penghidupan raja dan keluarga istana. Kehadiran EIC
menjadi awal masuknya pengaruh Inggris di India.
i.
Bahadur Syah (1837-1858). Bahadur Syah (1837-1858) pengganti
Akbar II menentang isi perjanjian yang telah disepakati oleh
ayahnya. Hal ini menimbulkan konflik antara Bahadur Syah
dengan pihak Inggris. Bahadur Syah, raja terakhir Kerajaan Mughal
40 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
diusir dari istana pada tahun (1885 M). Dengan demikian
berakhirlah kekuasaan kerajaan Islam Mughal di India
3.
Kemajuan Peradaban Islam Masa Mughal.
a.
Bidang Politik dan Administrasi Pemerintahan
Perluasan wilayah. Ia berhasil menguasai Chundar, Ghond,
Chitor, Ranthabar, Kalinjar, Gujarat, Surat, Bihar, Bengal,
Kashmir, Orissa, Deccan, Gawilgarh, Narhala, Ahmadnagar, dan
Asirgah. dan konsolidasi kekuatan. Usaha ini berlangsung hingga
masa pemerintahan Aurangzeb. Menjalankan roda pemerintahan
secara, pemerintahan militeristik.Pemerintahan daerah dipegang
oleh seorang Sipah Salar (kepala komandan), sedang sub-distrik
dipegang oleh Faujdar (komandan). Jabatan-jabatan sipil juga
diberi jenjang kepangkatan yang bercorak kemiliteran. Pejabatpejabat itu memang diharuskan mengikuti latihan kemiliteran
Akbar menerapkan politik toleransi universal (sulakhul).
Dengan politik ini, semua rakyat India dipandang sama. Mereka
tidak dibedakan karena perbedaan etnis dan agama. Politik ini
dinilai sebagai model toleransi yang pernah dipraktekkan oleh
penguasa Islam. Pada Masa Akbar terbentuk landasan institusional
dan geografis bagi kekuatan imperiumnya yang dijalankan oleh elit
militer dan politik yang pada umumnya terdiri dari pembesarpembesar Afghan, Iran, Turki, dan Muslim Asli India. Peran
penguasa di samping sebagai seorang panglima tentara juga sebagai
pemimpin jihad.
Para pejabat dipindahkan dari sebuah jagir kepada jagir
lainnya untuk menghindarkan mereka mencapai interes yang besar
dalam sebuah wilayah tertentu. Jagir adalah sebidang tanah yang
diperuntukkan bagi pejabat yang sedang berkuasa. Dengan
demikian tanah yang diperuntukkan tersebut jarang sekali menjadi
hak milik pejabat, kecuali hanya hak pakai. Wilayah imperium juga
dibagi menjadi sejumlah propinsi dan distrik yang dikelola oleh
41 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
seorang yang dipimpin oleh pejabat pemerintahan pusat untuk
mengamankan
pengumpulan
pajak
dan
untuk
mencegah
penyalahgunaan oleh kaum petani.
b.
Bidang Ekonomi
Terbentuknya sistem pemberian pinjaman bagi usaha
pertanian.Adanya sistem pemerintahan lokal yang digunakan untuk
mengumpulkan hasil pertanian dan melindungi petani. Setiap
perkampungan petani dikepalai oleh seorang pejabat lokal, yang
dinamakan muqaddam atau patel, yang mana kedudukan yang
dimilikinya dapat diwariskan, bertanggungjawab kepada atasannya
untuk menyetorkan penghasilan dan menghindarkan tindak
kejahatan. Kaum petani dilindungi hak pemilikan atas tanah dan
hak mewariskannya, tetapi mereka juga terikat terhadapnya.
Sistem pengumpulan pajak yang diberlakukan pada
beberapa propinsi utama pada imperium ini. Perpajakan dikelola
sesuai dengan system zabt. Sejumlah pembayaran tertentu
dibebankan pada tiap unit tanah dan harus dibayar secara tunai.
Besarnya beban tersebut didasarkan pada nilai rata-rata hasil
pertanian dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil pajak yang
terkumpul dipercayakan kepada jagirdar, tetapi para pejabat lokal
yang mewakili pemerintahan pusat mempunyai peran penting
dalam pengumpulan pajak. Di tingkat subdistrik administrasi lokal
dipercayakan kepada seorang qanungo, yang menjaga jumlah pajak
lokal dan yang melakukan pengawasan terhadap agen-agen
jagirdar, dan seorang chaudhuri, yang mengumpulkan dana (uang
pajak) dari zamindar.
Perdagangan dan pengolahan industri pertanian mulai
berkembang. Pada asa Akbar konsesi perdagangan diberikan
kepada The British East India Company (EIC) -Perusahaan InggrisIndia Timur- untuk menjalankan usaha perdagangan di India sejak
tahun 1600. Mereka mengekspor katun dan busa sutera India,
42 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bahan baku sutera, sendawa, nila dan rempah dan mengimpor perak
dan jenis logam lainnya dalam jumlah yang besar.
c.
Bidang Egama
Pada masa Akbar, perkembangan agama Islam di Kerajaan
Mughal mencapai suatu fase yang menarik, di mana pada masa itu
Akbar memproklamasikan sebuah cara baru dalam beragama, yaitu
konsep Din-i-Ilahi. Karena aliran ini Akbar mendapat kritik dari
berbagai lapisan umat Islam. Bahkan Akbar dituduh membuat
agama baru. Pada prakteknya, Din-i-Ilahi bukan sebuah ajaran
tentang agama Islam. Namun konsepsi itu merupakan upaya
mempersatukan umat-umat beragama di India. Sayangnya,
konsepsi tersebut mengesankan kegilaan Akbar terhadap kekuasaan
dengan simbol-simbol agama yang di kedepankan. Umar
Asasuddin Sokah, seorang peneliti dan Guru Besar di Fakultas
Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyamakan konsepsi Dini-Ilahi
dengan
menyimpulkan,
Pancasila
“Din-i-llahi
di
Indonesia.
itu
merupakan
Penelitiannya
(semacam
Ideologi/dasar pemerintahan Akbar) dan Pancasilanya bagi bangsa
Indonesia.
Perbedaan kasta di India membawa keuntungan terhadap
pengembangan Islam, seperti pada daerah Benggal, Islam langsung
disambut dengan tangan terbuka oleh penduduk terutama dari kasta
rendah yang merasa disia-siakan dan dikutuk oleh golongan Arya
Hindu yang angkuh. Pengaruh Parsi sangat kuat, hal itu terlihat
dengan digunakanya bahasa Persia menjadi bahasa resmi Mughal
dan bahasa dakwah, oleh sebab itu percampuran budaya Persia
dengan budaya India dan Islam melahirkan budaya Islam India
yang dikembangkan oleh Dinasti Mughal.
Berkembangnya aliran keagamaan Islam di India. Sebelum
dinasti Mughal, muslim India adalah penganut Sunni fanatik.
Tetapi penguasa Mughal memberi tempat bagi Syi’ah untuk
mengembangkan pengaruhnya. Pada masa ini juga dibentuk
43 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
sejumlah badan keagamaan berdasarkan persekutuan terhadap
mazhab hukum, tariqat Sufi, persekutuan terhadap ajaran Syaikh,
ulama, dan wali individual. Mereka terdiri dari warga Sunni dan
Syi’i. Pada masa Aurangzeb berhasil disusun sebuah risalah hukum
Islam atau upaya kodifikasi hukum Islam yang dinamakan fatwa
Alamgiri. Kodifikasi ini menurut hemat penulis ditujukan untuk
meluruskan dan menjaga syari’at Islam yang nyaris kacau akibat
politik Sulakhul dan Din-i- Ilahi.
d.
Bidang Senidan Budaya
Munculnya beberapa karya sastra tinggi seperti Padmavat
yang mengandung pesan kebajikan manusia gubahan Muhammad
Jayazi, seorang penyair istana. Abu Fadhl menulis Akbar Nameh
dan Aini Akbari yang berisi sejarah Mughal dan pemimpinnya.
Kerajaan Mughal termasuk sukses dalam bidang arsitektur. Taj
mahal di Agra merupakan puncak karya arsitektur pada masanya,
diikuti oleh Istana Fatpur Sikri peninggalan Akbar dan Mesjid
Raya Delhi di Lahore. Di kota Delhi Lama (Old Delhi), lokasi
bekas pusat Kerajaan Mughal, terdapat menara Qutub Minar
(1199), Masjid Jami Quwwatul Islam (1197), makam Iltutmish
(1235), benteng Alai Darwaza (1305), Masjid Khirki (1375),
makam Nashirudin Humayun, raja Mughal ke-2 (1530-1555). Di
kota Hyderabad, terdapat empat menara benteng Char Minar
(1591). Di kota Jaunpur, berdiri tegak Masjid Jami Atala
(1405).Taman-taman kreasi Mughal menonjolkan gaya campuran
yang harmonis antara Asia Tengah, Persia, Timur Tengah, dan
lokal.
4.
Kemunduran Peradaban Islam Mughal.
Raja-raja pengganti Aurangzeb merupakan penguasa yang
lemah sehingga tidak mampu mengatasi kemerosotan politik dalam
negeri.Tanda-tanda kemunduran sudah terlihat dengan indikator
sebagaimana berikut; Internal; Tampilnya sejumlah penguasa lemah,
44 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
terjadinya perebutan kekuasaan, dan lemahnya kontrol pemerintahan
pusat. Eksternal; Terjadinya pemberontakan di mana-mana, seperti
pemberontakan kaum Sikh di Utara, gerakan separatis Hindu di India
tengah, kaum muslimin sendiri di Timur, dan yang terberat adalah
invasi Inggris melalui EIC.Dominasi Inggris diduga sebagai faktor
pendorong kehancuran Mughal. Pada waktu itu EIC mengalami
kerugian. Untuk menutupi kerugian dan sekaligus memenuhi kebutuhan
istana, EIC mengadakan pungutan yang tinggi terhadap rakyat secara
ketat dan cenderung kasar. Karena rakyat merasa ditekan, maka mereka,
baik yang beragama Hindu maupun Islam bangkit mengadakan
pemberontakan.
Mereka meminta kepada Bahadur Syah untuk menjadi lambang
perlawanan itu dalam rangka mengembalikan kekuasaan kerajaan.
Dengan demikian, terjadilah perlawanan rakyat India terhadap kekuatan
Inggris pada bulan Mei 1857 M. Perlawanan mereka dapat dipatahkan
dengan mudah. Inggris kemudian menjatuhkan hukuman yang kejam
terhadap para pemberontak. Mereka diusir dari kota Delhi, rumahrumah ibadah banyak yang dihancurkan, dan Bahadur Syah, raja
Mughal terakhir, diusir dari istana (1858 M). Dengan demikian
berakhirlah sejarah kekuasaan dinasti Mughal di daratan India.Ada
beberapa faktor yang menyebabkan kekuasaan dinasti Mughal mundur
dan membawa kepada kehancurannya pada tahun 1858 M yaitu:
a.
Terjadi stagnasi dalam pembinaan kekuatan militer sehingga
operasi militer Inggris di wilayah-wilayah pantai tidak dapat segera
dipantau oleh kekuatan maritim Mughal.
b.
Kemerosotan moral dan hidup mewah di kalangan elite politik,
yang mengakibatkan pemborosan dalam penggunaan uang negara.
c.
Pendekatan
Aurangzeb
yang
terlampau
“kasar”
dalam
melaksanakan ide-ide puritan dan kecenderungan asketisnya,
sehingga konflik antaragama sangat sukar diatasi oleh sultan sultan sesudahnya.
45 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
d.
Semua pewaris tahta kerajaan pada paruh terakhir adalah orangorang lemah dalam bidang kepemimpinan.
5.
Sekilas Tentang Taj Mahal
Sebenarnya Taj Mahal adalah sebuah makam yang dibangun
selama lebih kurang 22 tahun oleh Shah Jehan sebagai bangunan
monumental untuk mengenang istri tercintanya Mumtaz ul Zamani
yang lebih dikenal sebagai Mumtaz Mahal. Seusai dengan maksud
dibangunkannya bangunan itu maka disebut sebagai Taj Mahal.
Letaknya di Agra, India kawasan Uttar Pradesh. Persis di tepian Sungai
Yamuna. Pembangunannya melibatkan 20.000 pekerja, arsitek paling
ahli, seniman ahli kerajinan tangan, sejumlah ahli kaligrafi, pemahat,
ahli batu dari seantero India, Persia, dan Turki.
Satu kemewahan lain dari Taj Mahal adalah penggunaan
materialnya yang didatangkan dari seluruh India dan Asia. Dindingnya
dibentuk dengan potongan batu marmer dan batu pasir dalam teknik
konstruksi
pengunci
besi.
Seribuan
gajah
digunakan
sebagai
pengangkut material itu.
Untuk memenuhi kebutuhan batu pasirnya, didatangkan dari
tambang di dekat Fatehour Sikri, lalu marmer putihnya dari Raja Jai
Singh di Makrana, Rajasthan. Permata jasper berasal dari Punjab,
permata jade dan kristal dari Tiongkok. Permata pirus dari Tibet, batu
lapis Lazuli dari Afghanistan, batu safir dari Srilanka dan carnelian dari
Arabia. Setidaknya ada 28 jenis batu permata yang digunakan sebagai
penghias Taj Mahal.
Beberapa orang yang terlibat dalam pembangunan Taj Mahal
adalah :
a.
Kubah utama ini dirancang oleh Ismail Afandi (a.ka. Ismail Khan),
dari Kekaisaran Ottoman dan dianggap sebagai desainer utama dari
belahan dan kubah.
b.
Ustad Isa dari Persia (Iran) dan Isa Muhammad Effendi dari Persia
(Iran), dilatih oleh Koca Mimar Sinan Agha Kekaisaran Ottoman,
46 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
sering dikreditkan dengan peran kunci dalam desain arsitektur,
tetapi ada sedikit bukti untuk mendukung klaim ini.
c.
'Puru' dari Benarus, Persia (Iran) telah disebutkan sebagai arsitek
mengawasi.
d.
Qazim Khan, yang berasal dari Lahore, pemain finial emas murni.
e.
Chiranjilal, sebuah singkat dari Delhi, dipilih sebagai pematung
kepala dan mosaicist.
f.
Amanat Khan dari Shiraz, Iran adalah kaligrafi kepala. Namanya
telah tertulis di akhir prasasti di gateway Taj Mahal.
g.
Muhammad Hanif adalah seorang pengawas tukang batu dan Mir
Abdul Karim dan Mukkarimat Khan dari Shiraz, Iran (Persia)
menangani keuangan dan manajemen produksi harian.
C. REFLEKSI
Setelah melaksanakan pembelajaran kali ini :
1. Hal-hal baru apa sajakah yang kalian dapatkan!
2. Kalian tertarik dengan strategi Rasulullah bukan?
3. Bisakah kalian menirunya dalam kehidupan sehari-hari?.
D. TUGAS DAN KEGIATAN
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan latar belakang berdirinya kerajaan Mughal di India
2.
Deskripsikan kemajuan-kemajuan kerajaan Mughal di India
3.
Deskripskan faktor-faktor kemunduran kerajaan Mughal di India
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami perkembangan Islam di India (Kerajaan
Mughal), maka seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.
47 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,
pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari diri sendiri
3.
Memiliki keinginan untuk selalu berfikir dan melakukan sesuatu untuk
menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
II. EVALUASI
1.
Uraian singkat
1) Siapakah pendiri kerajaan Mughal di India ........................
2) Raja ke-dua Kerajaan Mughal di India adalah ........................
3) Yang dimaksud dengan dua gerbang kota ke arah Turkistan dan
Persia adalah....................... dan ........................
4) Tajmahal dibangun oleh Syah Jehan sebagai salah satu bentuk
pengungkapan rasa cinta raja terhadap permaisurinya yang
bernama ..........
5) Kemunduran Kerajaan Mughal ditandai dengan adanya penerus
kerajaan yang lemah, raja yang terakhir berkuasa adalah ...............
2.
Essay
1) Jelaskan awal berdirinya kerajaan Mughal ?
2) Pendiri kerajaan Mughal adalah bukan orang India. Jelaskan
maksud dari pernyataan tersebut ?
3) Dalam bidang militer kerajaan Mughal mendirikan dua (2) benteng
sebagai pertahanan Negara, sebutkan !
4) Apa isi pokok dari politik toleransi universal yang digagas Sultan
Akbar ?
5) Bagaimanakah system pengelolaan perpajakan di zaman kerajaan
Mughal ?
3.
Portofolio
Carilah beberapa peninggalan peradaban dari kerajaan Mughal dengan
mengisi kolom di bawah ini :
48 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
No.
Nama Peninggalan dan Jenis
Penguasa Mughal Yang
Peninggalan
Memprakarsai
1
2
3
4
5
4.
Skala Sikap
Setelah kalian memahami uraian mengenai Sejarah Peradaban
Islam Masa Mughal perilaku apa saja yang bisa kita pelajari dan
berikan komentar!
No.
Perilaku Yang Dipelajari
Tanggapan / Komentar Anda
1.
2.
3.
4.
5.
HIKMAH
“Kenikmatan yang diharamkan begitu cepat sirna, Dosa dan cela tetap
melekat selama-lamanya, Akibat keburukan tetap terlihat nyata Tiada artinya
kenikmatan yang disusul neraka”. (Imam Sufyan As Sauri)
49 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB III
MENGENAL PERADABAN ISLAM SYAFAWI DI PERSIA
Sumber : http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/kompleks-maidah-imam-di-isfahan-iran_120926191042-994.jpg
Isfahan menjadi ibukota dan kota yang indah di bawah kekuasaan
Kerajaan Syafawi. Bangunan masjid, rumah sakit, sekolah, istana raja, dan
jembatan berdiri megah di Isfahan.
Pada masa pemerintahan Dinasti Syafawi, di Isfahan terdapat 162 masjid,
48 akademi (sekolah), 1.800 penginapan, dan 273 tempat pemandian umum
(hamam). Dalam bidang seni, gaya arsitektur bangunan-bangunan dari era
Kerajaan Syafawi sangat kentara, misalnya Masjid Shah (Masjid-I Shah), Masjid
Syaikh Lutfallah, dan Jembatan Khaju yang dibangun pada masa Syah Abbas
I. Unsur seni lainnya seperti kerajinan tangan, karpet, permadani, pakaian,
keramik, tenunan, tembikar, dan seni lukis. Seni lukis mulai dirintis pada masa
Syah
Tahmasp.
(http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/09/26/mayhui-warisan-kerajaan-
Syafawi-1)
50 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
MendiskripsikanproseslahirnyadinastiSyafawi.
2.
Mendiskripsikan wilayah penyebaran Islam pada masa Dinasti Syafawi.
3.
Mendiskripsikan keberhasilan-keberhasilan para Khalifah dari
Dinasti
Syafawi.
4.
Mendiskripsikan tumbuh berkembangnya peradaban dan ilmu pengetahuan
pada masa Dinasti Syafawi.
5.
Menganalisi faktor penyebab runtuhnya Dinasti Syafawi.
6.
Membuat peta konsep berkaitan dengan perkembangan Islam pada masa
Syafawi.
51 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa dapat menjelaskan sejarah berdirinya Dinasti Syafawi.
2.
Siswa dapat menjelaskan penyebaran Islam pada masa Dinasti Syafawi.
3.
Siswa dapat menjelaskan kebijakan kebijakan yang dilakukan para penguasa
Dinasti Syafawi.
4. Siswa dapat menjelaskan kemajuan peradaban masa Dinasti Syafawi.
5. Siswa dapat menjelaskan kemunduran Dinasti Syafawi.
52 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
LAHIRNYA KERAJAAN
ISLAM SYAFAWI
KEMAJUAN PERADABAN
ISLAM MASA SYAFAWI
KEMUNDURAN
PERADABAN ISLAM
MASA SYAFAWI
Perhatikan Ayat Berikut :
َِّ ِِْ ‫اَّلل الَِِّت فَطَر النَّاس ََلَي ها ََّل تَ ب ِديل َِِل‬
َِّ ‫لدي ِن حنِيفاً فِطْرَة‬
ِ ِ‫ك ل‬
‫ك‬
َ ِ‫اَّلل َذل‬
َ ‫فَأَقِ ْم َو ْج َه‬
َْ َ
َ
َ
َ
َ ْ
ِ
ِ ‫ين الْ َقيِ ُم َولَ ِك َّن أَ ْكثَ َر الن‬
‫َّاس ََّل يَ ْعلَ ُمو َن‬
ُ ‫الد‬
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas)
fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada
perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan
manusia tidak mengetahui. (QS. Ruum : 30)
53 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
A. PENDAHULUAN
Amati uraian teks berikut ini dan buatlah komentar atau pertanyaan !
Isfahan menjadi ibukota dan kota yang indah di bawah kekuasaan
Kerajaan Syafawi. Bangunan masjid, rumah sakit, Madrasah, istana raja,
dan jembatan berdiri megah di Isfahan. Pada masa pemerintahan Dinasti
Syafawi, di Isfahan terdapat 162 masjid, 48 akademi (Madrasah), 1.800
penginapan, dan 273 tempat pemandian umum (hamam).
Dalam bidang seni, gaya arsitektur bangunan-bangunan dari era
Kerajaan Syafawi sangat kentara, misalnya Masjid Shah (Masjid-i Shah),
Masjid Syaikh Lutfallah, dan Jembatan Khaju yang dibangun pada masa
Syah Abbas I. Unsur seni lainnya seperti kerajinan tangan, karpet,
permadani, pakaian, keramik, tenunan, tembikar, dan seni lukis. Seni lukis
mulai dirintis pada masa Syah Tahmasp.Maidan ImamPeninggalan
bangunan monumental dari masa kejayaan Kerajaan Syafawi di Isfahan bisa
disaksikan di Maidan Imam, sebuah kompleks seluas 500 x 160 meter
persegi. Maidan Imam menjadi simbol utama pemerintahan Dinasti
Syafawi. Kini kompleks Maidan Imam menjadi tujuan wisata utama para
pelancong dunia.
Lapangan megah ini dikelilingi tembok memanjang pada keempat
sisinya. Di mana pada masing-masing sisi terdapat bangunan peninggalan
Kerajaan Syafawi, yakni Masjid Shah di sisi selatan, Masjid Syaikh
Lutfallah di timur, Istana Ali Qapu di barat, dan pintu masuk utama
kompleks yang terkenal dengan sebutan Bazaar di bagian utara.
Masjid Shah adalah Masjid yang mulai dibangun pada 1611 M itu
terletak di sisi selatan kompleks Maidan Imam. Keberadaan bangunan
masjid ini sebagai simbol penguasa Kerajaan Syafawi. Karenanya, masjid
ini kemudian disebut Masjid Shah, sebutan untuk penguasa monarki di
Persia.Pembangunan masjid ini hingga masa Syah Safi (1629-1642 M),
pengganti Syah Abbas I, belum selesai. Bagian kubah masjid baru selesai
dibangun pada 1638 M. Dari segi tata letak masjid, terlihat perbedaan cukup
prinsip dibanding dengan masjid-masjid kerajaan di negeri-negeri Muslim
pada masa itu yang kebanyakan menyatu dengan istana raja.Berilah
54 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
komentar lebih mendalam atau pertanyaan yang berkaitan dengan sejarah
Isfahan.
1. ...........................................................................................................
2. ...........................................................................................................
3. ...........................................................................................................
4. ...........................................................................................................
5. ...........................................................................................................
B. PENDALAMAN MATERI
1. Sejarah Berdirinya Kerajaan Islam Syafawi.
Pada waktu kerajaan Turki Usmani sudah mencapai puncak
kejayaannya, kerajaan Syafawi di Persia masih baru berdiri. Namun
pada kenyataannya, kerajaan ini berkembang dengan cepat. Nama
Syafawi ini terus di pertahankan sampai tarekat Syafawiyah menjadi
suatu gerakan politik dan menjadi sebuah kerajaan yang disebut
kerajaan Syafawi. Dalam perkembangannya, kerajaan Syafawi sering
berselisih dengan kerajaan Turki Usmani.
Kerajaan Syafawi mempunyai perbedaan dari dua kerajaan
besar Islam lainnya seperti kerajaan Turki Usmani dan Mughal.
Kerajaan ini menyatakan sebagai penganut Syi'ah dan dijadikan sebagai
madzhab negara. Oleh karena itu, kerajaan Syafawi dianggap sebagai
peletak dasar pertama terbentuknya negara Iran dewasa ini .
Kerajaan Syafawi berasal dari sebuah gerakan tarekat yang
berdiri di daerah Ardabil kota Azerbaijan. Tarekat ini bernama
Syafawiyah sesuai dengan nama pendirinya Safi Al-Din, salah satu
keturunan Imam Syi'ah yang keenam “Musa al-Kazim”. Pada awalnya
tarekat ini bertujuan memerangi orang-orang yang ingkar dan pada
akhirnya memerangi orang-orang ahli bid'ah. Tarekat ini menjadi
semakin penting setelah ia mengubah bentuk tarekat itu dari pengajian
tasawuf murni yang bersifat local menjadi gerakan keagamaan yang
besar pengaruhnya di Persia, Syiria dan Anatolia.
Dalam perkembangannya Bangsa Syafawi (tarekat Syafawiyah)
sangat fanatik terhadap ajaran-ajarannya. Hal ini ditandai dengan
55 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kuatnya keinginan mereka untuk berkuasa karena dengan berkuasa
mereka dapat menjalankan ajaran agama yang telah mereka yakini
(ajaran Syi'ah). Karena itu, lama kelamaan murid-murid tarekat
Syafawiyah menjadi tentara yang teratur, fanatik dalam kepercayaan
dan menentang setiap orang yang bermazhab selain Syiah.
Bermula dari prajurit akhirnya mereka memasuki Dunia
perpolitikan pada masa kepemimpinan Juneid (1447-1460 M). Dinasti
Syafawi memperluas geraknya dengan menumbuhkan kegiatan politik
di dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Perluasan kegiatan ini
menimbulkan konflik dengan penguasa Kara Koyunlu (domba hitam),
salah satu suku bangsa Turki, yang akhirnya menyebabkan kelompok
Juneid kalah dan diasingkan kesuatu tempat. Di tempat baru ini ia
mendapat perlindungan dari penguasa Diyar Bakr, Kara Koyunlu, juga
suku bangsa Turki. Ia tinggal di istana Uzun Hasan, yang ketika itu
menguasai sebagian besar Persia.
Tahun 1459 M, Juneid mencoba merebut Ardabil tapi gagal.
Pada tahun 1460 M, ia mencoba merebut Sircassia tetapi pasukan yang
dipimpinnya dihadang oleh tentara Sirwan dan ia terbunuh dalam
pertempuran tersebut. Penggantinya diserahkan kepada anaknya Haidar
secara resmi pada tahun 1470 M, lalu Haidar kawin dengan seorang
cucu Uzun Hasan dan lahirlah Isma'il yang kemudian hari menjadi
pendiri kerajaan Syafawi di Persia dan mengatakan bahwa Syi'ahlah
yang resmi dijadikan madzhab kerajaan ini. Kerajaan inilah yang
dianggap sebagai peletak batu pertama negara Iran.
Gerakan Militer Syafawi yang dipimpin oleh Haidar di pandang
sebagai rival politik oleh Kara Koyunlu setelah ia menang dari Kara
Koyunlu (1476 M). Karena itu, ketika Syafawi menyerang wilayah
Sircassia dan pasukan Sirwan, Kara Koyunlu mengirimkan bantuan
militer kepada Sirwan, sehingga pasukan Haidar kalah dan ia terbunuh
(Holt, 1970:396). Ali, putera dan pengganti Haidar, didesak bala
tentaranya untuk menuntut balas atas kematian ayahnya, terutama
terhadap Kara Koyunlu. Akan tetapi Ya'kub pemimpin Kara Koyunlu
56 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
menangkap dan memenjarakan Ali bersama saudaranya, Ibrahim,
Ismail dan ibunya di Fars (1489-1493 M). Mereka dibebaskan oleh
Rustam,
putera
membantunya
mahkota
memerangi
Kara
Koyunlu
saudara
dengan
sepupunya.
syarat
Setelah
mau
dapat
dikalahkan, Ali bersaudara kembali ke Ardabil. Namun, tidak lama
kemudian Rustam berbalik memusuhi dan menyerang Ali bersaudara
dan Ali terbunuh (1494 M).
Periode selanjutnya, kepemimpinan gerakan
Syafawi di
serahkan pada Ismail. Selama 5 tahun, Ismail beserta pasukannya
bermarkas di Gilan untuk menyiapkan pasukan dan kekuatan. Pasukan
yang di persiapkan itu diberi nama Qizilbash (baret merah). Pada tahun
1501 M, pasukan Qizilbash dibawah pimpinan Ismail menyerang dan
mengalahkan Kara Koyunlu (domba putih) di sharur dekat Nakh
Chivan. Qizilbash terus berusaha memasuki dan menaklukkan Tabriz,
yakni ibu kota Kara Koyunlu dan akhirnya berhasil dan mendudukinya.
Di kota Tabriz Ismail memproklamasikan dirinya sebagai raja pertama
Dinasti Syafawi. Ia disebut juga Ismail I.
Ismail I berkuasa kurang lebih 23 tahun antara 1501-1524 M.
Pada sepuluh tahun pertama ia berhasil memperluas wilayah
kekuasaannya, Buktinya ia dapat menghancurkan sisa-sisa kekuatan
Kara Koyunlu di Hamadan (1503 M), menguasai propinsi Kaspia di
Nazandaran, Gurgan dan Yazd (1504 M), Diyar Bakr (1505-1507 M)
Baghdad dan daerah Barat daya Persia (1508 M), Sirwan (1509 M) dan
Khurasan. Hanya dalam waktu sepuluh tahun itu wilayah kekuasaannya
sudah meliputi seluruh Persia dan bagian timur Bulan Sabit Subur
(Fertile Crescent) .
Bahkan tidak sampai di situ saja, ambisi politik mendorongnya
untuk terus mengembangkan wilayah kekuasaan ke daerah-daerah
lainnya seperti
Turki
Usmani.
Ismail
berusaha merebut
dan
mengadakan ekspansi ke wilayah kerajaan Usmani (1514 M), tetapi
dalam peperangan ini Ismail I mengalami kekalahan malah Turki
Usmani yang di pimpin oleh sultan Salim dapat menduduki Tabriz.
57 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Kerajaan Syafawi terselamatkan dengan pulangnya Sultan Usmani ke
Turki karena terjadi perpecahan di kalangan militer Turki di negerinya.
Kekalahan tersebut meruntuhkan kebanggaan dan kepercayaan
diri Ismail. Akibatnya dia berubah, dia lebih senang menyendiri,
menempuh kehidupan hura-hura dan berburu. Keadaan itu berdampak
negatif bagi kerajaan Syafawi dan pada akhirnya terjadi persaingan
dalam merebut pengaruh untuk dapat memimpin kerajaan Syafawi
antara pimpinan sukusuku Turki, pejabat keturunan Persia dan
Qizilbash.
Rasa pemusuhan dengan Kerajaan Usmani terus berlangsung
sepeninggal Ismail I, peperangan antara dua kerajaan besar Islam ini
terjadi beberapa kali pada masa pemerintahan Tahmasp I (1524-1576
M), Ismail II (1576-1577 M) dan Muhammad Khudabanda (15771567M). Pada masa tiga raja tersebut kerajaan Syafawi mengalami
kelemahan. Hal ini di karenakan sering terjadinya peperangan melawan
kerajaan Usmani yang lebih kuat, juga sering terjadi pertentangan
antara kelompok dari dalam kerajaan Syafawi sendiri.Berikut urutan
penguasa kerajaan Syafawi :
a.
Isma'il I (1501-1524 M)
b.
Tahmasp I (1524-1576 M)
c.
Isma'il II (1576-1577 M)
d.
Muhammad Khudabanda (1577-1587 M)
e.
Abbas I (1587-1628 M)
f.
Safi Mirza (1628-1642 M)
g.
Abbas II (1642-1667 M)
h.
Sulaiman (1667-1694 M)
i.
Husein I (1694-1722 M)
j.
Tahmasp II (1722-1732 M)
k.
Abbas III (1732-1736 M)
2. Kemajuan Peradaban Islam Masa Syafawi.
Kondisi kerajaan Syafawi yang memprihatinkan itu baru bisa
diatasi setelah raja Syafawi kelima, Abbas I naik tahta (1588-1628 M).
58 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Langkah-langkah yang ditempuh oleh Abbas I dalam rangka
memulihkan kerajaan Syafawi adalah:
a.
Berusaha menghilangkan dominasi pasukan Qizilbash dengan cara
membentuk pasukan baru yang berasal dari budak-budak dan
tawanan perang bangsa Georgia, Armenia dan Sircassia.
b.
Mengadakan perjanjian damai dengan Turki Usmani dengan jalan
menyerahkan wilayah Azerbaijan, Georgia, dan disamping itu
Abbas berjanji tidak akan menghina tiga Khalifah pertama dalam
Islam (Abu Bakar, Umar dan Usman) dalam khutbah khutbah
Jum'at. Sebagai jaminan atas syarat itu, Abbas menyerahkan
saudara sepupunya Haidar Mirza sebagai sandera di Istambul.
Masa kekuasaan Abbas I merupakan puncak kejayaan kerajaan
Syafawi. Ia berhasil mengatasi gejolak politik dalam negeri yang
mengganggu stabilitas negara dan sekaligus berhasil merebut kembali
beberapa wilayah kekuasaan yang pernah direbut oleh kerajaan lain
seperti Tabriz, Sirwan dan sebagainya yang sebelumnya lepas direbut
oleh kerajaan Usmani.
Kemajuan yang di capai kerajaan Syafawi tidak hanya terbatas
di bidang politik, melainkan bidang lainnya juga mangalami kemajuan.
Kemajuan-kemajaun itu antara lain :
a.
Bidang Ekonomi. Kemajuan ekonomi pada masa itu bermula
dengan penguasaan atas kepulauan Hurmuz dan pelabuhan Gumrun
yang diubah menjadi Bandar Abbas. Dengan demikian Syafawiyah
menguasai jalur perdagangan antara Barat dan Timur. Di samping
sector perdagangan, Syafawiyah juga mengalami kemajuan dalam
bidang pertanian, terutama hasil pertanian dari daerah Bulan Sabit
yang sangat subur (Fertille Crescent).
b.
Bidang Ilmu Pengatahuan. Sepanjang sejarah Islam Persia di kenal
sebagai bangsa yang telah berperadaban tinggi dan berjasa
mengembangkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, sejumlah
ilmuan yang selalu hadir di majlis istana yaitu Baha al-Dina alSyaerazi, generalis ilmu pengetahuan, Sadar al-Din al-Syaerazi,
59 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
filosof, dan Muhammad al-Baqir Ibn Muhammad Damad, filosof,
ahli sejarah, teolog dan seorang yang pernah pernah mengadakan
observasi tentang kehidupan lebah.
c.
Bidang Pembangunan Fisik dan Seni. Kemajuan bidang seni
arsitektur ditandai dengan berdirinya sejumlah bangunan megah
yang memperindah Isfahan sebagai ibu kota kerajaan ini. Sejumlah
masjid, sekolah, rumah sakit, jembatan yang memanjang diatas
Zende Rud dan Istana Chihil Sutun. Kota Isfahan juga diperindah
dengan kebun wisata yang tertata apik. Ketika Abbas I wafat, di
Isfahan terdapat sejumlah 162 masjid, 48 akademi, 1802
penginapan dan 273 pemandian umum. Unsur lainnya terlihat
dalam bentuk kerajinan tangan, keramik, permadani dan benda seni
lainnya.
3. Kemunduran Peradaban Islam masa Syafawi.
Sepeninggal Abbas I, Kerajaan Syafawi berturut-turut diperintah
oleh enam raja, yaitu Safi Mirza (1628-1642 M), Abbas II (1642-1667
M), Sulaiman (1667-1694 M), Husein (1694- 1722 M), Tahmasp II
(1722-1732 M) dan Abbas III (1733-1736 M). Pada masa raja-raja
tersebut kondisi kerajaan Syafawi tidak menunjukkan grafik naik dan
berkembang, tetapi justru memperlihatkan kemunduran yang akhirnya
membawa kepada kehancuran. Raja Safi Mirza (cucu Abbas I) juga
menjadi penyebab kemunduran Syafawi karena dia seorang raja yang
lemah dan sangat kejam terhadap pembesar-pembesar kerajaan. Di lain
sisi dia juga seorang pencemburu yang akhirnya mengakibatkan
mundurnya
kemajuankemajuan
yang
telah
diperoleh
dalam
pemerintahan sebelumnya (Abbas I).
Kota Qandahar lepas dari kekuasaan kerajaan Syafawi, diduduki
oleh kerajaan Mughal yang ketika itu diperintah oleh Sultan Syah
Jehan, sementara Baghdad direbut oleh kerajaan Usmani. Abbas II
adalah raja yang suka minum-minuman keras sehingga ia jatuh sakit
dan meninggal. Sebagaimana Abbas II, Sulaiman juga seorang
60 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
pemabuk.
Ia
bertindak
kejam
terhadap
para
pembesar
yang
dicurigainya. Akibatnya rakyat bersikap masa bodoh terhadap
pemerintah. Ia diganti oleh Shah Husein yang alim. Ia memberi
kekuasaan yang besar kepada para ulama Syi'ah yang sering
memaksakan pendapatnya terhadap penganut aliran Sunni. Sikap ini
membangkitkan
kemarahan
golongan
Sunni
Afghanistan,
sehinggamereka berontak dan berhasil mengakhiri kekuasaan Dinasti
Syafawi.
Pemberontakan bangsa Afghan tersebut terjadi pertama kali
tahun 1709 M di bawah pimpinan Mir Vays yang berhasil merebut
wilayah Qandahar. Pemberontakan lainnya terjadi di Heart, suku
Ardabil Afghanistan berhasil menduduki Mashad. Mir Vays diganti
oleh Mir Mahmud dan ia dapat mempersatukan pasukannya dengan
pasukan Ardabil, sehingga ia mampu merebut negeri-negeri Afghan
dari kekuasaan Syafawi. Karena desakan dan ancaman Mir Mahmud,
Shah Husein akhirnya mengakui kekuasaan Mir Mahmud dan
mengangkatnya menjadi gebernur di Qandahar dengan gelar Husei Quli
Khan (budak Husein). Dengan pengakuai ini, Mir Mahmud makin
leluasa bergerak sehingga tahun 1721 M, ia merebut Kirman dan tak
lama kemudian ia menyerang Isfahan dan memaksa Shah Husein
menyerah tanpa syarat. Pada tanggal 12 Oktober 1722 M Shah Husein
menyerah dan 25 Oktober Mir Mahmud memasuki kota Isfahan dengan
penuh kemenangan.
Salah seorang putera Husein, bernama Tahmasp II, mendapat
dukungan penuh dari suku Qazar dari Rusia, memproklamasikan
dirinya sebagai raja yang sah dan berkuasa atas Persia dengan pusat
kekuasaannya di kota Astarabad. Tahun 1726 M, Tahmasp II
bekerjasama dengan Nadir Khan dari suku Afshar untuk memerangi
dan mengusir bangsa Afghan yang menduduki Isfahan. Asyraf,
pengganti Mir Mahmud, yang berkuasa di Isfahan digempur dan
dikalahkan oleh pasukan Nadir Khan tahun 1729 M. Asyraf sendiri
terbunuh
dalam
peperangan
61 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
itu.
Dengan
demikian
Dinasti
Syafawikembali berkuasa. Namun, pada bulan Agustus 1732 M,
Tahmasp II di pecat oleh Nadir Khan dan di gantikan oleh Abbas III
(anak Tahmasp II) yang ketika itu masih sangat kecil. Empat tahun
setelah itu, tepatnya tanggal 8 Maret 1736, Nadir Khan mengangkat
dirinya sebagai raja menggantikan Abbas III. Dengan demikian
berakhirlah kekuasaan Dinasti Syafawi di Persia.
Adapun sebab-sebab kemunduran dan kehancuran kerajaan
Syafawi adalah:
a.
Adanya konflik yang berkepanjangan dengan kerajaan Usmani.
Berdirinya kerajaan Syafawi yang bermadzhab Syi'ah merupakan
ancaman bagi kerajaan Usmani, sehingga tidak pernah ada
perdamaian antara dua kerajaan besar ini.
b.
Terjadinya dekadensi moral yang melanda sebagian pemimpin
kerajaaan Syafawi, yang juga ikut mempercepat proses kehancuran
kerajaan ini. Raja Sulaiman yang pecandu narkotik dan
menyenangi kehidupan malam selama tujuh tahun tidak pernah
sekalipun menyempatkan diri menangani pemerintahan, begitu pula
dengan sultan Husein.
c.
Pasukan ghulam (budak-budak) yang dibentuk Abbas I ternyata
tidak memiliki semangat perjuangan yang tinggi seperti semangat
Qizilbash . Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki ketahanan
mental karena tidak dipersiapkan secara terlatih dan tidak memiliki
bekal rohani. Kemerosotan aspek kemiliteran ini sangat besar
pengaruhnya terhadap lenyapnya ketahanan dan pertahanan
kerajaan Syafawi.
d.
Seringnya terjadi konflik intern dalam bentuk perebutan kekuasaan
dikalangan keluarga istana.
C. REFLEKSI
Setelah mengikuti proses pembelajaran hari ini
1. Adakah hal-hal baru dan sangat menarik yang kalian dapatkan!
2. Bagaimana kesan kalian terhadap perjuanganNabi!
3. Bisakah kalian meniru sikap dan perjuangan Nabi dalam kehidupan
sehari-hari!
62 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
D. TUGAS DAN KEGIATAN
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi
dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan latar belakang berdirinya Kerajaan Syafawi
2.
Deskripsikan kemajuan-kemajuan Islam pada masa Kerajaan Syafawi
3.
Deskripsikan kemunduran-kemunduran Islam pada masa Kerajaan
Syafawi
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami adanya Organisasi Islam Internasional, maka
seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.
2.
Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,
pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari diri sendiri
3.
Memiliki keinginan untuk selalu berfikir dan melakukan sesuatu untuk
menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
F. EVALUASI
1.
Uraian Singkat
1. Isfahan menjadi ibukota dan kota yang indah di bawah kekuasaan
…
2. Tarekat ini bernama Syafawiyah sesuai dengan nama pendirinya …
3. Kerajaan Safawi ini menyatakan sebagai penganut …
4. Kemunduran kerajaan Safawi ditandai dengan …
5. Pemberontakan bangsa Afghan pada Safawi karena …
2.
Essay
1) Sebutkan para penguasa kerajaan atau daulah Syafawi ?
63 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2) Jelaskan tujuan dari tarekat ini bernama Syafawiyah ?
3) Kemajuan yang di capai kerajaan Syafawi tidak hanya terbatas di
bidang politik, melainkan bidang lainnya juga mangalami
kemajuan. Sebutkan dan beri penjelasan secara singkat !
4) Pada masa kekuasaan siapa kerajaan Syafawi mencapai puncak
peradaban. Jelaskan !
5) Sebutkan sebab-sebab kemunduran dan kehancuran kerajaan
Syafawi
3.
Portofolio
Carilah beberapa hasil kebudayaan yang dihasilkan pada masa Daulah
Syafawi lengkapi dengan tokoh yang memprakarsai dengan mengisi
kolom di bawah ini :
No.
Hasil Kebudayaan Syafawi
Penguasa Syafawi Yang
Memprakarsai
1.
2.
3.
4.
5.
4.
Skala Sikap
Setelah kalian memahami uraian mengenai sejarah Islam Masa
Daulah Syafawi adakah perilaku penguasa yang tidak sesuai dengan
norma Islam !
No.
Perilaku Penguasa Yang Tidak
Sesuai Dengan Norma Islam
64 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Tanggapan/Komentar Anda
1
2
3
4
5
HIKMAH
Tidaklah seorang hamba mendurhakai Allah kecuali Allah juga akan
menghinakannya. (Hasan Al Basri)
65 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB IV
PERANG SALIB MENURUT PANDANGAN ISLAM
Sumber : Kingdom Of Heaven (The Movie)
Juli 1192 M sepasukan muslim dalam perang salib menyerang tenda-tenda
pasukan salib diluar benteng kota Jaffa, termasuk didalamnya ada tenda Raja
Inggris, Richard I. Raja Richard pun menyongsong serangan pasukan muslim
dengan berjalan kaki bersama para prajuritnya. Perbandingan pasukan muslim
dengan Kristen adalah 4:1. Shalahuddin Al Ayubi yang melihat Richard dalam
kondisi seperti itu berkata kepada saudaranya : ” Bagaimana mungkin seorang
raja berjalan kaki bersama prajuritnya? Pergilah ambil kuda arab ini dan
berikan kepadanya, seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di
tempat ini dengan berjalan kaki “. Fragmen diatas dicatat sebagai salah satu
karakter yang pemurah dari Shalahuddin, bahkan kepada musuhnya sekalipun.
Walalupun sedang diatas angin tetap berlaku adil dan menghormati lawanlawannya.
66 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
Menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Salib.
2.
Mendiskripsikan terjadinya Perang Salib dari awal hingga akhir.
3.
Mendiskusikan dampak Perang Salib bagi perkembangan Islam.
4.
Menceritakan tentang sosok pahlawan Perang Salib Shalahuddin al Ayyubi.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat menjelaskan sebab terjadinya perang salib.
2. Siswa dapat menjelaskan kronologi perang salib
3. Siswa dapat menjelaskan dampak dari perang salib
4. Siswa dapat menjelaskan pahlawan perang salib
67 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
PERANG SALIB DALAM
PANDANGAN ISLAM
SEBAB-SEBAB
TERJADINYA PERANG
SALIB
PERANG SALAHUDDIN
AL AYYUBI DALAM
PERANG SALIB
JALAN TERJADINYA
PERANG SALIB
DAMPAK YANG
DITIMBULKAN DARI
PERANG SALIB
Perhatikan Ayat Berikut :
ِ ‫ون ِمن قَ بلِ ُكم أُولُواْ ب ِقيَّ ٍة ي ْن هو َن ََ ِن الْ َفس‬
ِ ‫فَ لَوَّلَ َكا َن ِمن الْ ُقر‬
ِ ‫اد ِِف اّل َْر‬
ً‫ض إَِّلَّ قَلِيال‬
َْ َ َ ْ ْ ْ
ْ
َ
ُ َ
ِ
ِ
ِ
ِِ
ِ َّ
‫ي‬
َ ‫ين ظَلَ ُمواْ َما أُتْ ِرفُواْ فيه َوَكانُواْ ُُْم ِرم‬
َ ‫ّمَّ ْن أَجنَْي نَا م ْن ُه ْم َواتَّبَ َع الذ‬
Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang
mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di
muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami
selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan
kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang
yang berdosa. (QS. Huud : 116)
68 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
A. PENDAHULUAN
Amati gambar berikut ini dan buatlah komentar atau pertanyaan !
Shalahuddin Al Ayyubi
Sumber : The Kingdom Of Heaven (The Movie)
Shalahuddin Al Ayyubi adalah merupakan salah satu tokoh sentral dari
pelaku sejarah Perang Salib. Berilah komentar lebih mendalam atau
pertanyaan yang berkaitan dengan Shalahuddin Al Ayyubi.
1. ...........................................................................................................
2. ...........................................................................................................
3. ...........................................................................................................
4. ...........................................................................................................
5. ...........................................................................................................
69 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
B. PENDALAMAN MATERI
1.
Sebab-sebab Terjadinya Perang Salib
Sejumlah ekspedisi militer yang dilancarkan oleh pihak Kristen
terhadap.kekuatan muslim dalam periode 1096 – 1291 M. dikenal
sebagai perang salib. Hal ini disebabkan karena adanya dugaan bahwa
pihak Kristen dalam melancarkan serangan tersebut didorong oleh
motivasi keagamaan, selain itu mereka menggunakan simbol salib.
Namun jika dicermati lebih mendalam akan terlihat adanya beberapa
kepentingan individu yang turut mewarnai perang salib ini. Berikut ini
adalah beberapa penyebab yang turut melatarbelakangi terjadinya
perang salib.
Pertama, bahwa perang salib merupakan puncak dari sejumlah
konflik antara negeri Barat dan negeri Timur, jelasnya antara pihak
Kristen dan pihak muslim. Perkembangan dan kemajuan umat muslim
yang sangat pesat, pada saat itu, menimbulkan kecemasan tokoh-tokoh
Kristen Barat. Terdorong oleh kecemasan ini, maka mereka
melancarkan serangan terhadap kekuatan muslim.
Kedua, munculnya kekuatan Bani Saljuk yang berhasil merebut
Asia Kecil setelah mengalahkan pasukan Bizantium di Manzikart tahun
1071, dan selanjutnya Saljuk merebut Baitul Maqdis dari tangan dinasti
Fatimiyah tahun 1078 M. Kekuasaan Saljuk di Asia Kecil dan
Yerusalem dianggap sebagai halangan bagi pihak Kristen Barat untuk
melaksanakan Ibadah ke Bait al-Maqdis. padahal yang terjadi adalah
bahwa pihak Kristen bebas saja melaksanakan Ibadah secara
berbondong-bondong.
pihak
Kristen
menyebarkan
desas-desus
perlakuan kejam Turki Saljuk terhadap jemaah Kristen. Desas-desus ini
membakar amarah umat Kristen-Eropa.
Ketiga, bahwa semenjak abad ke sepuluh pasukan muslim
menjadi penguasa jalur perdagangan di lautan tengah. Para pedagang
Pisa, Venesia, dan Genoa merasa terganggu atas kehadiran pasukan
lslam sebagai penguasa jalur perdagangan di laut tengah ini. Satu-
70 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
satunya jalan untuk memperluas dan memperlancar perdagangan
mereka adalah dengan mendesak kekuatan muslim dari lautan ini”
Keernpat, propaganda Alexius Comnenus kepada Paus Urbanus
ll. Untuk membalas kekalahannya dalam peperangan melawan pasukan
Saljuk. Bahwa Paus merupakan sumber otoritas tertinggi di Barat yang
didengar dan ditaati propagandanya. Paus Urbanus II segera
rnengumpulkan tokoh-tokoh Kristen pada 26 November 1095 di
Clermont, sebelah tenggara Perancis. Dalam pidatonya di Clermont
sang Paus memerintahkan kepada pengikut Kristen agar mengangkat
senjata melawan pasukan muslim.
Tujuan utama Paus saat itu adalah memperluas pengaruhnya
sehingga gereja-gereja Romawi akan bernaung di bawah otoritasnya.
Dalam propagandanya, sang Paus Urbanus ll menjanjikan ampunan atas
segala dosa bagi mereka yang bersedia bergabung dalam peperangan
ini. Maka isu persatuan umat Kristen segera bergema menyatukan
negeri-negeri Kristen memenuhi seruan sang Paus ini. Dalam waktu
yang singkat sekitar 150.000 pasukan Kristen berbondong-bondong
memenuhi ruang sang Paus, mereka berkumpul di Konstantinopel.
Sebagian besar pasukan ini adalah bangsa Perancis dan bangsa
Normandia.
2. Jalan Panjang Perang Salib
Perang salib yang berlangsungdalamkurun waktu hampir dua
abad, yakni antara tahun 1095 – 1291 M., terjadi dalam serangkaian
peperangan.
a.
Perang Salib 1
Pada tahun 490 H/1096 M. sebuah pasukan salib yang
dipimpin oleh komandan Walter The Panniles dapat ditundukkan
oleh kekuatan Kristen Bulgaria. Kemudian Peter The Hermit yang
mengkomandoi kelompok kedua pasukan salib bergerak melalui
Hungaria dan Bulgaria. Pasukan ini berhasil menghancurkan setiap
kekuatan yang menghalanginya. Seorang sultan negeri Nice
berhasil menghadapinya bahkan sebagian pimpinan salib berkenan
71 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
memeluk lslam dan sebagian pasukan mereka terbunuh dalam
peperangan ini.
Setahun kemudian yakni pada tahun 491 H/1097 M.
pasukan Kristen di bawah komandan Coldfrey bergerak dari
Konstantinopel
menyeberangi
selat
Bosporus
dan
berhasil
menaklukkan Antioch (Antiokia) setelah mengepungnya selama 9
bulan.
Pada
pengepungan
ini
pasukan
salib
melakukan
pembantaian secara kejam tanpa prikemanusiaan.
Setelah berhasil menundukkan Antioch, pasukan salib
bergerak ke Ma’arrat al-Nu’ man, sebuah kota termegah di Syria.
Di kota ini pasukan Salib juga melakukan pembantaian ribuan
orang. Pasukan salib selanjutnya menuju ke Yerusalem dan dapat
menaklukkannya dengan mudah. Ribuan jiwa muslirn menjadi
kurban pembantaian dalam penaklukan kota Yerusalern ini.
“Tumpukan kepala, tangan dan kaki terdapat disegala penjuru jalan
dan sudut kota”. Sejarah telah menyaksikan sebuah tragedi manusia
yang memilukan. Goldfrey selanjutnya menjabat sebagai penguasa
atas negeri Yerusalem. Ia adalah penguasa yang cakap, dan
komandan yang bersemangat dan agresif.
Pada tahun 503 H/1109 M., pasukan salib menaklukkan
Tripoli. Mereka selain membantai masyarakat Tripoli juga
membakar perpustakaan, perguruan dan sarana industri hingga
menjadi abu.
Selama terjadi penyerangan di atas, kesultanan Saljuk
sedang dalam kemunduran. Perselisihan antara sultan-sultan Saljuk
memudahkan pasukan salib merebut wilayah-wilayah kekuasaan
Islam. Dalam kondisi seperti ini muncullah seorang sultan
Damaskus yang bernama Muhammad yang berusaha mengabaikan
konflik internal dan menggalang kesatuan dan kekuatan Saljuk
untuk mengusir pasukan salib. Baldwin, penguasa Yerusalem
pengganti Goldfrey, dapat dikalahkan oleh pasukan Saljuk ketika ia
sedang menyerang kota Damaskus. Baldwin segera dapat merebut
72 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kembali wilayah-wilayah yang lepas setelah datang bantuan
pasukan dari Eropa.
Sepeninggal Sultan Mahmud, tampilImaduddin Zangki
penguasa Mosul dan Irak. Rakyat Damaskus, Aleppo, Hamimah
dan lainnya minta bantuannya. la menerima gelar Attabek dari
Khalifah di Bagdad. Ia telah mencurahkan kemampuannya dalam
upaya
mengembalikan
kekuatan
pemerintahan
Saljuk
dan
menyusun kekuatan militer, sebelum ia mengabdikan diri di kancah
peperangan salib.
Masyarakat Aleppo dan Hamimah yang menderita di bawah
kekuasaan pasukan salib dan berhasil diselamatkan oleh Imaduddin
Zangki setelah berhasil mengalahkan pasukan salib. Tahun
berikutnya ia juga berhasil mengusir pasukan salib dari al- Asyarib.
Satu-persatu Zangki meraih kemenangan atas pasukan salib, hingga
ia merebut wilayah Edessa pada tahun 539 H/1144 M. Dalam pada
itu, bangsa Romawi menjalin kekuatan gabungan dengan pasukan
Perancis menyerang Buzza. Mereka menangkap dan membunuh
perernpuan dan anak-anak yang tidak berdosa. Dari sini mereka
melancarkan serangan ke Caesarea. Penguasa negeri ini yakni Abu
Asakir nneminta bantuan pasukan Imaduddin Zangki. Zangki
segera mengerahkan pasukannya dan ia berhasil mengusir kekuatan
Perancis dan Romawi secara memalukan. Wilayah perbatasan di
Akra berhasil digrebek hingga menyerah, demikian pula kota
Balbek segera ditaklukkan, untuk selanjutnya pendudukan kota
Balbek ini dipercayakan kepada komandan Najamuddin, ayah
Shalahuddin.
Penaklukan Edesa merupakan keberhasilan Zangki yang
terhebat. Oleh umat Kristen Edessa merupakan kota yang termulya,
karenanya kota ini dijadikan sebagai pusat kepuasan. Dalam
penaklukan Edessa, Zangki tidak berlaku kejam terhadap penduduk
sebagaimana tindakan pasukan salib. Tidak seorang pun merasakan
73 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
tajamnya mata pedang Zangki, kecuali pasukan salib yang sedang
bertempur yang sebagian besar adalah pasukan Perancis.
Dalam perjalanan penaklukan Kalat Jabir, Zangki terbunuh
oleh tentaranya sendiri. Selama ini Zangki adalah seorang patriot
sejati yang telah berjuang demi membela tanah airnya. Baginya,
“pelana kuda lebih nyaman dan lebih dicintainya dari pada kasur
sutra, dan juga suara hiruk-pikuk di medan peperangan terdengar
lebih merdu dan lebih dicintainya daripada alunan musik”.
Kepemimpinan Imaduddin Zangki digantikan oleh putranya
yang bernama Nuruddin Mahmud. Ia bukan hanya seorang prajurit
yang cakap, sekaligus juga ahli hukum, dan juga seorang ilmuwan.
Pada saat itu umat Kristen Edessa dengan bantuan pasukan
Perancis herhasil mengalah pasukan muslim yang bertugas di kota
ini dan sekaligus membantainya. Nuruddin segera mengerahkan
pasukannya ke Edessa dan berhasil merebutnya kembali Sejumlah
pasukan Edessa dan para pengkhianat dihukum dengan mata
pedang, sedangkan bangsa Armenia yang bersekutu dengan
pasukan salib diusir ke luar negeri Edesa.
b. Perang Salib 2
Dengan jatuhnya kembali kota Edesa ke tangan pasukan
muslim, tokoh-tokoh Kristen Eropa dilanda rasa cemas. St Bernard
Clairvaux segera menyerukan kembali perang salib melawan
kekuatan muslim. Seruan tersebut membuka gerakan perang salib
kedua dalam sejarah Eropa. Beberapa penguasa Eropa menanggapi
positif seruan perang suci ini. Kaisar Jerman yang bernama Conrad
III, dan kaisar perancis yang bernama Louis VII segera
mengerahkan pasukannya keAsia. Namun kedua pasukan ini dapat
dihancurkan ketika sedang dalam perjalanan menuju Syria. Dengan
sejumlah pasukan yang tersisa mereka berusaha mencapai Antioch,
dan dari sisi mereka menuju ke Damaskus.
74 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Pengepungan Damaskus telah berlangsung beberapa hari,
ketika Nuruddin tiba di kota ini. Karena terdesak oleh pasukan
Nuruddin, pasukan salib segera melarikan diri ke Palestina,
sementara Conrad III dan Louis VII kembali ke Eropa dengan
tangan hampa. Dengan demikian berakhirlah babak ke dua perang
salib.
Nuruddin segera rnulai memainkan peran baru sebagai sang
penakluk. Tidak lama setelah mengalahkan pasukan salib, ia
berhasil rnenduduki benteng Xareirna, merebut wilayah perbatasan
Apamea pada tahun 544 H/1149 M., dan kota Joscelin. Pendek
kata, kota-kota penting pasukan salib berhasil dikuasainya. la
segera menyambut baik permohonan masyarakat Damaskus dalam
perjuangan
melawan
penguasa
Damaskus
yang
menindas.
Keberhasilan Nuruddin menaklukkan kota damaskus membuat
sang khalifah di Bagdad berkenan rnemberinya gelar kehormatan
“al-Malik al-’Adil”.
Ketika itu Mesir sedang dilanda perselisihan intern dinasti
Fatimiyah.
Shawar,
seorang
perdana
menteri
Fatimiyah.,
dilepaskan dari jabatannya oleh gerakan rahasia. Nuruddin
mengirimkan pasukannya di bawah pimpinan komandan Syirkuh.
Namun ternyata Shawar justru memerangi Syirkuh berkat bantuan
pasukan perancis hingga berhasil rnenduduki Mesir.
Pada tahun 563 H/1167 M. Syirkuh berusaha datang
kembali ke Mesir. Shawar pun segera rneminta bantuan raja
Yerusalem yang bernama Amauri. Gabungan pasukan Shawar dan
Amauri ditaklukkan secara mutlak oleh pasukan Syirkuh dalam
peperangan di Balbain. Antara mereka terjadi perundingan yang
melahirkan beberapa kesepakatan: bahwa Syirkuh bersedia kembali
ke Damaskus dengan imbalan 50.000 keping emas, Amauri harus
menarik pasukannya dari Mesir. Namun Amauri tidak bersedia
meninggalkan Kairo, sehingga perjanjian tersebut batal secara
otomatis. Bahkan mereka menindas rakyat.
75 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Atas permintaan khalifah Mesir Syirkuh diperintahkan oleh
Nuruddin agar segera menuju ke Mesir. Masyarakat Mesir dan sang
khalifah menyambut hangat kedatangan Syirkuh dan pasukannya,
dan akhirnya Syirkuh ditunjuk sebagai perdana menteri. Dua bulan
sesudah penundukan ini, Syirkuh meninggal dunia, kedudukannya
digantikan oleh kemenakannya yang bernama Shalahuddin. Ketika
kondisi politik dinasti Fatimiyah semakin melemah, Shalahuddin
al-Ayyubi segera memulihkan otoritas Khalifah Abbasiyah di
Mesir, dan setelah dinasti Fatimiyah hancur Shalahuddin menjadi
penguasa Mesir (570-590 H/1174-1193 M).
Shalahuddin, putra Najamuddin Ayyub, lahir di Takrit pada
tahun 432 H/1137 M. Ayahnya adalah pejabat kepercayaan pada
masa lmaduddin Zangki dan masa Nuruddin. Shalahuddin adalah
seorang letnan pada
masa
Nuruddin,
dan telah berhasil
mengkonsolidasikan masyarakat Mesir, Nubia, Hijaz dan Yaman.
Sultan Malik Syah yang menggantikan Nuruddin adalah
raja yang masih berusia belia, sehingga amir-amirnya saling
berebut pengaruh yang menyebabkan timbulnya krisis poiitik
internal. Kondisi demikian ini memudahkan bagi pasukan salib
untuk menyerang Damaskus dan menundukkannya. Setelah
beberapa lama tampillah Shalahuddin berjuang mengamankan
Damaskus dari pendudukan pasukan salib.
Karena hasutan Gumusytag, sang sultan belia Malik Syah
menaruh kemarahan terhadap sikap Shalahuddin ini sehingga
menimbulkan konflik antara keduanya. Sultan Malik Syah
menghasut masyarakat Alleppo berperang melawan Shalahuddin.
Kekuatan Malik Syah di Alleppo dikalahkan oleh pasukan
Shalahuddin. Merasa.tidak ada pilihan lain, Sultan Malik Syah
rneminta bantuan pasukan salib. Semenjak kemenangan melawan
pasukan salib di Aleppo ini, terbukalah jalan lernpang bagi tugas
dan perjuangan Shalahuddin di masa-masa mendatang hingga ia
berhasil
mencapai
76 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kedudukan
sultan.
Semenjak
tahun
575H/1182M, kesultanan Saljuk di pusat mengakui kedudukan
Shalahuddin sebagai sultan atas seluruh wilayah Asia Barat.
Sementara itu Baldwin III menggantikan kedudukan
ayahnya, Amaury. Baldwin III mengkhianati perjanjian genjatan
senjata antara kekuatan muslim dengan pasukan Salib-Kristen.
Bahkan pada tahun 582H/11 86 M. Penguasa wilayah Kara yang
bernama Reginald mengadakan penyerbuan terhadap kabilah
muslim yang sedang melintasi benteng pertahanannya. Shalahuddin
segera mengerahkan pasukannya di bawah pimpinan Ali untuk
mengepung
Kara
dan
selanjutnya
menuju
Galilee
untuk
menghadapi pasukan Perancis. Pada tanggal 3 Juli 1187 M. kedua
pasukan bertempur di daerah Hittin, di mana pihak pasukan Kristen
mengalami kekalahan. Ribuan pasukan mereka terbunuh, sedang
tokoh-tokoh
militer
mereka
ditawan.
Sultan
Shalahuddin
selanjutnya merebut benteng pertahanan Tiberia. Kota Acre,
Naplus, Jericho, Ramla, Caesarea, Asrul Jaffra, Beyrut, dan
sejumlah kota-kota lainnya satu persatu jatuh dalam kekuasaan
Sultan Shalahuddin.
Selanjutnya Shalahuddin memusatkan perhatiannya untuk
menyerang Yerusalem, di mana ribuan rakyat muslim dibantai oleh
pasukan Salib-Kristen. Setelah mendekati kota ini, Shalahuddin
segera menyampaikan perintah agar seluruh pasukan Salib-Kristen
Yerusalem menyerah. Perintah tersebut sama sekali tidak
dihiraukan, sehingga Shalahuddin bersumpah untuk membalas
dendam atas pembantaian ribuan warga muslim. Setelah beberapa
larna terjadi pengepungan, pasukan salib kehilangan semangat
tempurnya dan memohon kemurahan hati sang sultan. Jiwa sang
sultan terlalu lembut dan penyayang untuk melaksanakan sumpah
dan dendamnya, sehingga ia pun memaafkan mereka.
Bangsa Romawi dan warga Syria-Kristen diberi hidup dan
diizinkan tinggal di Yerusalem dengan hak-hak warga negara
secara penuh. Bangsa Perancis dan bangsa-bangsa Latin diberi hak
77 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
meninggalkan Palestina dengan membayar uang tebusan 10 dinar
setiap orang dewasa, dan 1 dinar untuk setiap anak-anak. Jika tidak
bersedia mereka dijadikan sebagai budak. Namun peraturan seperti
ini tidak diterapkan oleh sang sultan secara kaku. Shalahuddin
berkenan melepaskan ribuan tawanan tanpa tebusan sepeser pun,
bahkan ia mengeluarkan hartanya sendiri untuk menrbantu
menebus sejumlah tawanan. Shalahuddin juga membagi-bagikan
sedekah kepada ribuan masyarakat Kristen yang miskin dan lemah
sebagai bekal perjalanan mereka pulang. Ia menyadari betapa
pasukan Salib-Kristen telah membantai ribuan rnasyarakat muslim
yang tidak berdosa, namun suara hatinya yang lembut tidak tega
untuk melampiaskan dendam terhadap pasukan Kristen.
Pada sisi lainnya Shalahuddin juga membina ikatan
persaudaraan antara warga Kristen dengan warga muslim, dengan
memberikan hak-hak warga Kristen sama persis dengan hak-hak
warga muslim di Yerusalem. Sikap Shalahuddin demikian ini
membuat umat Kristen di negeri-negeri lain ingin sekali tinggal di
wilayah kekuasaan sang sultan ini. “sejumlah warga Kristen yang
meninggalkan Yerusalem menuju Antioch ditolak dan bahkan
dicaci maki oleh raja Bahemond. Mereka lalu menuju ke negeri
Arab di mana kedatangan mereka disambut dengan baik”, kata
Mill. Perlakuan baik pasukan muslim terhadap umat Kristen ini
sungguh tidak ada bandingannya sepanjang sejarah dunia. Padahal
sebelumnya, pasukan Salib-Kristen telah berbuat kejam, menyiksa
dan menyakiti warga muslim.
c.
Perang Salib 3
Jatuhnya
Yerusalem
dalam
kekuasaan
Shalahuddin
menimbulkan keprihatinan besar kalangan tokoh-tokoh Kristen.
Seluruh penguasa negeri Kristen di Eropa berusaha menggerakkan
pasukan salib lagi. Ribuan pasukan Kristen berbondong-bondong
menuju Tyre untuk berjuang mengembalikan prestis kekuatan
mereka yang telah hilang. Menyambut seruan kalangan gereja,
78 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
maka kaisar Jerman yang bernama Frederick Barbarosa, Philip
August, kaisar Perancis yang bernama Richard, beberapa pembesar
kristen rnembentuk gabungan pasukan salib. Dalam hal ini seorang
ahli sejarah menyatakan bahwa Perancis mengerahkan seluruh
pasukannya baik pasukan darat maupun pasukan lar.rtnya. Bahkan
wanita-wanita Kristen turut ambil bagian dalam peperangan ini.
Setelah seluruh kekuatan salib berkumpul di Tyre, mereka segera
bergerak mengepung Acre.
Shalahuddin segera menyusun strategi untuk menghadapi
pasukan salib. Ia menetapkan strategi bertahan di dalam negeri
dengan mengabaikan saran para Amir untuk melakukan pertahanan
di luar wilayah Acre. ”Demikianlah Shalahuddin mengambil sikap
yang kurang tepat dengan memutuskan pandangannya sendiri’”
ungkap salah seorang ahli sejarah. Jadi Shalahuddin mestilah
berperang untuk menyelamatkan wilayahnya setelah pasukan
Perancis tiba di Acre.
Pada tanggal 14 September 1189 M. Shalahuddin terdesak
oleh pasukan salib, namun kemenakannya
yang bernama
Taqiyuddin berhasil mengusir pasukan salib dari posisinya dan
mengembalikan hubungan dengan Acre. Dalam hal ini Ibn al-Athir
menyatakan, “pasukan muslim mesti melanjutkan peperangan
hingga malam hari sehingga mereka berhasil mencapai sasaran
penyerangan. Namun setelah mendesak separuh kekuatan Perancis,
pasukan muslim kembali dilemahkan pada hari berikutnya.
Kota Acre kembali terkepung selama hampir dua tahun.
Sekalipun pasukan rnuslim menghadapi situasi yang serba sulit
selama pengepungan ini, namun mereka tidak patah semangat.
Segala upaya pertahanan pasukan muslim semakin tidak membawa
hasil, bahkan mereka merasa frustasi ketika Richard dan Philip
August tiba dengan kekuatan pasukan salib yang maha besar.
Sultan Shalahuddin merasa kepayahan menghadapi peperangan ini,
sementara itu pasukan muslim dilanda wabah penyakit dan
79 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kelaparan. Masytub, seorang komandan Salauhuddin akhirnya
mengajukan tawaran damai dengan kesediaan atas beberapa
persyaratan sebagaimana yang pernah diberikan kepada pasukan
Kristen sewaktu penaklukan Yerusalem dahulu. Namun sang raja
yang tidak mengenal balas budi ini sedikit pun tidak memberi belas
kasih terhadap ummat muslim. la membantai pasukan muslirn
secara kejam.
Setelah berhasil menundukkan Acre, pasukan salib bergerak
menuju Ascalon dipimpin oleh Jenderal Richard. Bersamaan
dengan itu Shalahuddin sedang mengarahkan operasi pasukannya
dan tiba di Ascalon. Ketika tiba di Ascalon, Richard mendapatkan
kota ini telah dikuasai oleh pasukan Shalahuddin. Merasa tidak
berdaya mengepung kota ini, Richard mengirimkan delegasi
perdamaian
menghadap
Shalahuddin.
Setelah
berlangsung
perdebatan yang kritis, akhirnya sang sultan bersedia menerirna
tawaran damai tersebut. ”Antar pihak Muslim dan pihak pasukan
salib menyatakan bahwa wilayah kedua belah pihak saling tidak
rnenyerang dan menjamin keamanan masing-masing, dan bahwa
warga negara kedua belah pihak dapat saling keluar masuk ke
wilayah lainnya tanpa, gangguan apa pun”. Jadi perjanjian damai
yang menghasilkan kesepakatan di atas mengakhiri perang salib ke
tiga.
Setelah keberangkatan Jenderal Richard, Shalahuddin masih
tetap tinggal di Yerusalem dalam beberapa lama. Ia kemudian
kembali ke Damaskus untuk menghabiskan sisa hidupnya.
Perjalanan panjang yang meletihkan ini mengganggu kesehatan
sultan dan akhirnya ia meninggal enam bulan setelah tercapai
perdamaian, yakni pada tahun 1193 M. Seorang penulis berkata,
“Hari kematian Shalahuddin merupakan musibah bagi islam dan
ummat lslam, sungguh tidak ada duka yang melanda mereka
setelah kematian empat khalifah pertarna yang melebihi duka atas
kematian Sultan Shalahuddin”.
80 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Shalahuddin bukan hanya seorang Prajurit, ia juga seorang
yang mahir dalam bidang pendidikan dan pengetahuan. Berbagai
penulis berkarya di istananya” Penulis yang ternama di antara
mereka adalah Imaduddin, sedang hakim yang termasyhur adalah
al-Hakkari. Sultan Shalahuddin mendirikan berbagai lembaga
pendidikan seperti madrasah, perguruan, dan juga mendirikan
sejumiah rumah sakit di wilayah kekuasaannya.
d. Perang Salib 4
Angkatan perang salib IV terdiri anak anak muda Perancis
dan Jerman. Dua tahun setelah kematian Shalahuddin berkobar
perang salib keempat atas inisiatif Paus Celestine III. Namun
sesungguhnya peperangan antara pasukan muslim dengan pasukan
Kristen telah berakhir dengan usianya perang salib ketiga.
Sehingga peperangan berikutnya tidak banyak dikenal. Pada tahun
1195 M. pasukan salib menundukkan Sicilia, kemudian terjadi dua
kali penyerangan terhadap Syria. Pasukan kristen ini mendarat di
pantai Phoenecia dan menduduki Beirut. Anak Shalahuddin yang
bernama al-Adil segera rnenghalau pasukan salib. la selanjutnya
menyerang kota perlindungan pasukan salib. Mereka kemudian
mencari tempat perlindungan ke Tibinim, lantaran semakin kuatnya
tekanan dari pasukan muslim, pihak salib akhirnya menempuh
inisiatif damai. Sebuah perundingan menghasilkan kesepakatan
pada tahun 1198M, bahwa peperangan ini harus dihentikan selama
tiga tahun.
e.
Perang Salib 5
Belum genap mencapai tiga tahun, Kaisar Innocent III
menyatakan secara tegas mengkobarkan perang salib ke lima
setelah berhasil rnenyusun kekuatan miliier. Jenderal Richard di
lnggris menolak keras untuk bergabung dalam pasukan salib ini,
sedang mayoritas penguasa Eropa lainnya menyarnbut gembira
seruan perang tersebut. Pada kesempatan ini pasukan salib yang
bergerak
menuju
Syria
81 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
tiba-tiba
mereka
membelokkan
arahnyamenuju Konstantinopel. Begitu tiba di kota ini, mereka
membantai
ribuan
bangsa
romawi
baik
laki-laki
maupun
perempuan secara bengis dan kejam. pembantaian ini berlangsung
dalam beberapa hari. Jadi pasukan muslim sama sekali tidak
mengalami kerugian karena tidak terlibat dalam peristiwa ini.
f.
Perang Salib 6
Pada tahun 613 H/1216M, Frederick II Sebagai penguasa
erman dan Italia meminta restu Paus Innocent III mengobarkan
propaganda perang salib ke enam tapi Paus tidak merestui.
Frederick III tetap mengerahkan 250.000 pasukan salib, mayoritas
Jerman, mendarat di Syria. Mereka terserang wabah penyakit di
wilayah pantai Syria hingga kekuatan pasukan tinggal tersisa
sebagian. Mereka kemudian bergerak menuju Mesir dan kemudian
mengepung kota Dimyat. Dari 70.000 personil, pasukan salib
berkurang lagi hingga tinggal 3.000 pasukan yang bisa bertahan
dari serangkaian wabah penyakit. Bersamaan dengan ini, datang
tambahan pasukan yang berasal dari perancis yang bergerak
menuju Kairo. Narnun akibat serangan pasukan muslim yang terusmenerus, mereka menjadi terdesak dan terpaksa rnenempuh jalan
damai. Antara keduanya tercapai kesepakatan damai dengan syarat
bahwa pasukan salib harus segera meninggalkan kota Dimyat.
g.
Perang Salib 7
Untuk mengatasi konflik politik internal, Sultan Kamil
mengadakan perundingan kerja sarna dengan seorang jenderal
Jerman yang bernarna Frederick. Frederick bersedia membantunya
rnenghadapi musuh-musuhnya dari kalangan Bani Ayyub sendiri,
sehingga Frederick nyaris menduduki dan sekaligus berkuasa di
yerusalem. Yerusalem berada di bawah kekuasaan tentara salib
sampai dengan tahun 1244 M., setelah itu kekuasaan salib direbut
oleh al Malik asl-shalih Najamuddin al-Ayyubi atas bantuan
pasukan Turki Khawarizmi yang berhasil melarikan diri dari
kekuasaan Jenghis Khan. Louis IX dengan memasuki Mesir dan
82 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Dimyat, sementara itu tentara Mesir bertahan di Manshurah. Dalam
keadaan perang ini al Malik asl-shalih Najamuddin al-Ayyubi
wafat dan digantikan puteranya al Malikul Asyraf Muzhafaruddin
Musa atau dikenal dengan Tauran Syah. Di bawah pimpinan
Tauran Syah pasukan salib dapat dikalahkan. Dimyat dapat
dikuasai kembali umat Islam dan Louis IX ditawan.
h. Perang Salib 8
Angkatan perang salib ke 8 dipimpin oleh Louis X adik
Louis IX. Louis X berangkat ke Mesir melalui Tunisia, Ketika
pasukan Louis IX bergerak menuju ke Kairo melalui jalur sungai
Nil, mereka mengalami kesulitan lantaran arus sungai mencapai
ketinggiannya, dan mereka juga terserang oleh wabah penyakit, dan
di Tunisia ia ditimpa penyakit tha’un hingga meninggal sehingga
kekuatan salib dengan mudah dapat dihancurkan oleh pasukan
Turan Syah, putra Ayyub.
Setelah berakhir perang salib ke delapan ini, pasukan SalibKristen berkali-kali berusaha mernbalas kekalahannya, namun
selalu mengalami kegagalan.
3. Dampak Yang Ditimbulkan Dari Perang Salib
Perang salib yang berlangsung lebih kurang dua abad membawa
beberapa akibat yang sangat berarti bagi perjalanan sejarah dunia.
Perang salib ini menjadi penghubung bagi bangsa Eropa mengenali
dunia lslam secara lebih dekau yang berarti kontak hubungan antara
barat dan timur semakin dekat. Kontak hubungan barat-timur ini
mengawali terjadinya pertukaran ide antara kedua wilayah tersebut.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan tata kehidupan masyarakat timur yang
maju menjadi daya dorong pertumbuhan intelektual bangsa barat, yakni
Eropa. Hal ini sangat-besar andil dan peranannya dalam melahirkan era
renaissance di Eropa.
Pasukan salib merupakan pembuka jalan bagi bangsa Eropa
dalam memperluas
perdagangan dan perniagaan terhadap bangsa-
83 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bangsa timur. Selama ini bangsa barat tidak mengenal kemajuan
pemikiran bangsa timur. Maka perang salib ini juga membawa akibat
timbulnya kegiatan penyelidikan bangsa Eropa mengenai berbagai seni
dan pengetahuan penting dan berbagai penemuan yang teiah dikenali
ditimur. Misalnya, kompas kelautan, kincir angin, dan lain-lain, Mereka
juga menyelidiki sistem pertanian, dan yang lebih penting adalah
mereka rnengenali sistem industri timur yang telah maju. Ketika
kembali ke negerinya, Eropa, mereka lantas mendirikan sistem
pemasaran barang-barang produk timur.
Masyarakat barat semakin menyadari betapa pentingnya produkproduk tersebut. Hal ini menjadikan sernakin pesatnya pertumbuhan
kegiatan perdagangan antara timur dan barat. Kegiatan perdagangan ini
semakin berkembang pesat seiring dengan kemajuan pelayaran di laut
tengah. Namun, pihak muslim yang semula menguasai jalur pelayaran
di laut tengah kehilangan supremasinya ketika bangsa-bangsa Eropa
menempuh rute pelayaran laut tengah secara bebas.
4. Peran Shalahuddin Dalam Perang Salib
Shalahuddin lahir disebuah Kastil di Takreet tepi sungai Tigris
(daerah Irak) tahun 1137 Masehi atau 532 Hijriyah. Bernama asli Salah
al-Din Yusufbin Ayub. Ayahnya Najm ad-Din masih keturunan suku
Kurdi dan menjadi pengelola kastil itu. Setelah kelahiran Shalahuddin
keluarga Najm-ad-Din bertolak ke Mosul, akibat ada konflik didalam
kastil. Di Mosul, keluarga Najm bertemu dan membantu Zanki, seorang
penguasa Arab yang mencoba menyatukan daerah-daerah muslim yang
terpecah menjadi beberapa kerajaan seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo,
Tripoli, Horns, Yarussalem, Damaskus.
Zanki berhasil menguasai Suriah selanjutnya Zanki bersiap
untuk menghadapi serbuan tentara Salib dari Eropa yang telah mulai
memasuki Palestina. Zanki bersama saudaranya; Nuruddin menjadi
mentor bagi Shalahuddin kecil yang mulai tumbuh berkembang dalam
lingkungan keluarga ksatria. Dari kecil sudah mulai terlihat karakter
84 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kuat Shalahuddin yang rendah hati, santun serta penuh belas kasih.
Zanki meninggal digantikan Nuruddin. Paman Shalahuddin, Shirkuh
kemudian ditunjuk untuk menaklukan Mesir yang saat itu sedang
dikuasai dinasti Fatimiyah. Setelah penyerangan kelima kali, tahun
1189 Mesir dapat dikuasai. Shirkuh kemudian meninggal. Selanjutnya
Shalahuddin diangkat oleh Nuruddin menjadi pengganti Shirkuh.
Shalahuddin yang masih mudaternyata mampu melakukan
mobilisasi dan reorganisasi pasukan dan perekonomian di Mesir,
terutama untuk menghadapi kemungkinan serbuan balatentara Salib.
Berkali-kali serangan pasukan Salib ke Mesir dapat Shalahuddin
patahkan. Akan tetapi keberhasilan Shalahuddin dalam memimpin
mesir mengakibatkan Nuruddin merasa khawatir tersaingi. Akibatnya
hubungan mereka memburuk. Tahun 1175 Nuruddin mengirimkan
pasukan untuk menaklukan Mesir. Tetapi Nuruddin meninggal saat
armadanya sedang dalam perjalanan. Akhirnya penyerangan dibatalkan.
Tampuk kekuasaan diserahkan kepada putranya yang masih sangat
muda. Shalahuddin berangkat ke Damaskus untuk mengucapkan bela
sungkawa. Kedatangannya
banyak disambut dan
dielu-elukan.
Shalahuddin yang santun berniat untuk menyerahkan kekuasaan kepada
raja yang baru dan masih belia ini. Pada tahun itu juga raja muda ini
sakit dan meninggal. Posisinya digantikan oleh Shalahuddin yang
diangkat menjadi pemimpin kekhalifahan Suriah dan Mesir.
a.
Shalahuddin dan Perang Salib.
Saat Shalahuddin berkuasa, perang salib sedang berjalan
dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan
Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus
dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Shalahuddin
dengan
Raja
Yerussalem
dari
pasukan
Salib,
Guy
de
Lusigman.Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga
dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan
peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh
Reinald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan
85 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini
dibantai termasuk saudara perempuan Shalahuddin. Insiden ini
menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan
Yerussalem.
Maret
1187
setelah
bulan
suci
Ramadhan,
Shalahuddin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimin bergerak
menaklukan benteng-benteng pasukan Salib. Puncak kegemilangan
Shalahuddin terjadi di Perang Hattin.
Perang Hattin terjadi di bulan Juli yang kering. Pasukan
muslim dengan jumlah 25000 orang mengepung tentara salib
didaerah Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri
atas 12000 orang pasukan berkuda (kavaleri) sisanya adalah
pasukan
jalan
kaki
(infanteri).
Kavaleri
pasukan
muslim
menunggangi kuda yaman yang gesit dengan pakaian dari katun
ringan (kazaghand) untuk meminimalisir panas terik di padang
pasir. Mereka terorganisir dengan baik, berkomunikasi dengan
bahasa arab. Pasukan dibagi menjadi beberapa skuadron kecil
dengan menggunakan taktik hit and run.
Pasukan salib terdiri atas tiga bagian. Bagian depan
pasukan adalah pasukan Hospitaler, bagian tengah adalah batalyon
kerajaan yang dipimpin Guy de Lusigman yang juga membawa
Salib besar sebagai lambang kerajaan. Bagian belakang adalah
pasukan ordo Knight Templar yang dipimpin Balian dari Ibelin.
Bahasa yang mereka gunakan bercampur antara bahasa Inggris,
Perancis dan beberapa bahasa eropa lainnya. Seperti umumnya
tentara Eropa mereka menggunakan baju zirah dari besi yang berat,
yang sebetulnya tidak cocok digunakan di perang padang pasir.
Shalahuddin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya
pasukan muslimin membakar rumput kering disekeliling pasukan
Salib yang sudah sangat kepanasan dan kehausan. Besok paginya
Shalahuddin membagikan anak panah tambahan pada pasukan
kavalerinya untuk membabat habis kuda tunggangan musuh. Tanpa
kuda di tambah dengan keletihan dan kepanasan, pasukan salib
86 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
menjadi jauh berkurang kekuatannya. Saat peperangan berlangsung
dengan kondisi suhu yang panas hampir semua pasukan salib
tewas. Raja Yerussalem Guy de Lusigman berhasil ditawan
sedangkan Reinald de Chattilon yang pernah membantai khafilah
kaum
muslimin
langsung
dipancung.
Kepada
Raja
Guy,
Shalahuddin memperlakukan dengan baik dan dibebaskan dengan
tebusan beberapa tahun kemudian.
b. Shalahuddin Menuju Yerussalem
Dari Hattin, Shalahuddin bergerak menuju kota-kota Acre,
Beirut dan Sidon untuk dibebaskan. Selanjutnya Shalahuddin
bergerak menuju Yerussalem. Dalam pembebasan kota-kota
ataupun benteng,Shalahuddin selalu mengutamakan jalur diplomasi
dan jalan damai daripada langsung melakukan penyerbuan militer.
Pasukan Shalahuddin mengepung Kota Yerussalem , pasukan salib
di Yerussalem dipimpin oleh Ballian dari Obelin. Empat hari
kemudian Shalahuddin menerima penawaran menyerah dari
Ballian.
Yerussalem
diserahkan
ketangan
kaum
muslimin.
Shalahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan
Yahudi. Fragmen ini diabadikan dalam film “Kingdom Of Heaven”
besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau
bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Shalahuddin
memasuki kota Yerussalem.
C. REFLEKSI
Setelah mengikuti proses pembelajaran hari ini
1. Adakah hal-hal baru dan sangat menarik yang kalian dapatkan!
2. Bagaimana kesan kalian terhadap peristiwa perang salib!
3. Bisakah kalian meniru sikap dan perjuangan Shalahuddin al Ayyubi
dalam kehidupan sehari-hari!
D. KEGIATAN DISKUSI
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi
dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
87 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan latar belakang terjadinya Perang Salib
2.
Deskripsikan Kronologi terjadinya Perang Salib
3.
Deskripsikan dampak dari terjadinya Perang Salib
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami tragedi Perang Salib, maka seharusnya kita
memiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.
2.
Memiliki sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang
lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya
3.
Menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai
hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik baiknya
F. EVALUASI
1.
Uraian singkat !
1.
Perang salib ke empat dari pihak tentara salib di mendapat
dukungan …
2.
Setahun kemudian yakni pada tahun 491 H/1097 M. pasukan
Kristen di bawah komandan …
3.
Dalam perang salib ketiga kaisar perancis yang bernama Louis VII
segera mengerahkan pasukannya menuju …
4.
Jatuhnya Yerusalem dalam kekuasaan Shalahuddin menimbulkan
keprihatinan besar kalangan …
5.
Setelah berakhir perang salib ke delapan ini, pasukan Salib-Kristen
berkali-kali berusaha untuk …
2.
Essay
1) Jelaskan sebab utama terjadinya perang salib 1 ?
2) Apa peran Paus Urbanus II dalam terjadinya perang salib ?
88 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
3) Mengapa pasukan muslim sama sekali tidak mengalami kerugian
dalam perang salib ke 5. Jelaskan !
4) Jelaskan tentang terjadinya perang Hattin !
5) Apa hikmah yang dapat di ambil dari peristiwa perang salib ?
3.
Portofolio
Carilah peyebab terjadinya perang salib dan lengkapi dengan tokoh
yang memimpin peperangan dari dua belah pihak dengan mengisi
kolom di bawah ini :
No.
Sebab Terjadinya Perang Salib
Pemimpin Pasukan Dari Dua
Belah Pihak
1
2
3
4
5
4.
Skala Sikap
Setelah kalian memahami uraian mengenai sejarah Perang Salib adakah
perilaku yang dapat diteladani dati tokoh-tokoh pelaku Perang Salib!
No.
Perilaku Yang perlu diteladani
Tanggapan/Komentar Anda
1
2
3
4
5
HIKMAH
Mereka meremehkan Allah dan mendurhakainya, andaikan mereka
memuliakan Allah, niscaya Allah akan menjaga mereka. (Hasan Al banna)
89 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB V
KEMUNDURAN UMAT ISLAM
Peninggalan Islam di Granada_Rumah Ibu Suri Sultan Bani Ahmar, Sumber : Khillafah Islam 1 (The Movie)
Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir
zaman Bani Umayyah. Akan tetapi berbicara tentang politik Islam dalam lintasan
sejarah, akan terlihat perbedaan antara pemerintahan Bani Umayyah dengan
pemerintahan Bani Abbas. Wilayah kekuasaan Bani Umayyah, mulai dari awal
berdirinya sampai masa keruntuhannya, sejajar dengan batas-batas wilayah
kekuasaan Islam. Hal ini tidak seluruhnya benar untuk diterapkan pada
pemerintahan Bani Abbas.
Kekuasaan dinasti ini tidak pernah mengakui kekuasan di Spanyol dan
seluruh Afrika Utara, kecuali Mesir yang kadang masuk menjadi bagian wilayah
Abbasyiyah dan kadang-kadang tidak masuk. Bahkan dalam kenyataannya,
banyak daerah tidak dikuasai khalifah. Hubungannya dengan khilafah ditandai
dengan pembayaran pajak. Sesungguhnya faktor utama kemunduran umat Islam
bukanlah terletak pada kuatnya pihak musuh-musuh Islam, tetapi lebih disebabkan
oleh melemahnya kekuatan umat Islam yang diakibatkan oleh beberapa perbuatan
yang jauh dari ajaran Islam.
90 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kemunduran Islam
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa dapat menjelaskan faktor penyebab kemunduran Islam.
2.
Siswa dapat mengambil pelajaran dari kemunduran Islam.
91 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
KEMUNDURAN UMAT
ISLAM
GAMBARANN
KEMUNDURAN UMAT
ISLAM
Perhatikan Ayat
Berikut :
SEKILAS GAMBARAN
CAPAIAN UMAT ISLAM
ِ ِ ِ‫وما لَ ُكم َّلَ تُ َقاتِلُو َن ِِف سب‬
ِ َّ ِ
ِ ْ َ‫اَّلل والْمست‬
ِ ِ ِ ‫ي ِمن‬
‫ين‬
َ
ْ ُ َ ‫يل‬
ْ ََ
َ ‫ساء َوالْ ِولْ َدان الذ‬
َ َ ‫ض َعف‬
َ ‫الر َجال َوالن‬
ِ ِِ ِ
‫اج َعل‬
ْ ‫يَ ُقولُو َن َربَّنَا أَ ْخ ِر ْجنَا م ْن َه ذه الْ َق ْريَة الظَّ ِاِل أ َْهلُ َها َو‬
Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang
yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya
berdo'a : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim
penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami
penolong dari sisi Engkau. (QS. Huud : 116)
A. PENDAHULUAN
Amati uraian teks berikut ini dan buatlah komentar atau pertanyaan !
Perbuatan umat Islam yang telah meninggalkan ajaran Islam telah
dikhawatirkan olehUmar bin Khattab saat beliau menjadi Khalifah, hal ini
sebagaimana dapat kita simak dari pesan tertulis beliau yang pernah
disampaikannya kepada Sa’ad bin Abi Waqash ketika akan menghadapi
sebuah pertempuran. Pada surat itu ditulis pesan sebagai berikut :
Umar bin Khattab. telah menulis sepucuk surat kepada Sa’ad bin Abi
Waqash R.A.: “Sesungguhnya kami memerintahkan kepadamu dan kepada
seluruh pasukan yang kamu pimpin, agar taqwa dalam segala keadaan,
karena taqwa kepada Alloh merupakan seutama-utamanya persiapan dan
strategi paling kuat dalam menghadapi pertempuran”.
Aku perintahkan pula kepadamu dan pasukan yang kamu pimpin agar
benar-benar menjaga diri dari berbuat maksiat. Karena maksiat yang engkau
92 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
perbuat pada saat berjuang lebih aku khawatirkan daripada kekuatan musuh,
sebab engkau akan ditolong Allah jika musuh-musuh Alloh telah berbuat
banyak maksiat, karena jika tidak demikian kamu tidak akan punya kekuatan
sebab jumlah kita tidaklah sebanyak jumlah pasukan mereka, dimana
persiapan mereka berbeda dengan persiapan yang kita lakukan. Jika kita
sama-sama berbuat maksiat sebagaimana yang dilakukan oleh musuh-musuh
kita, maka kekuatan musuh akan semakin hebat.
Sangatlah berat kita akan dapat mengalahkan musuh kita jika hanya
mengandalkan pada kekuatan yang kita miliki, kecuali dengan mengandalkan
ketaqwaan kita kepada Allah dan senantiasa menjaga diri dari berbuat
maksiat...” (Lihat : Kitab Al ‘Aqdul Farid jilid I, hlm. 101; Kitab Nihayatul Arab jilid VI, hlm. 168; Kitab
Ikhbarul Umar wa Ikhbaru Abdullah bin Umar jilid I, hlm. 241-242; Kitab Ikbasu min Ikhbarul Khulafa Ar-Rosyidin
hlm 779, serta buku Jihad tulisan Dr. Mahfudz Azzam, hlm. 28 ).
Berilah komentar lebih mendalam atau pertanyaan yang berkaitan
dengan secarik kisah tersebut.
1. ...........................................................................................................
2. ...........................................................................................................
3. ...........................................................................................................
4. ...........................................................................................................
5. ...........................................................................................................
B. PENDALAMAN MATERI
1. Sekilas Gambaran Tentang Capaian Umat Islam
Istana Al Hambra dengan gaya arsitekturnya yang indah adalah
peninggalan Islam di kota Granada, Spanyol. Semangat jihad ummat
Islam yang begitu tinggi sehingga 200 ribu pasukan Romawi tidak
mampu mengalahkan pasukan Islam yang dipimpin Khalid bin Walid
dengan jumlah5 ribu orang. Bukannya tentara Islam yang mundur,
justru pasukan Romawi yang mundur ketakutan akibat strategi Thariq
Bin Ziyad dan pasukannya.
Dalam bidang ilmu pengetahuan juga begitu. Ibnu Sina
(Avicenna) dikenal sebagai Bapak Kedokteran dunia. Ketika perang
Salib dan Raja Richard sakit, tak ada satu dokter Eropa pun yang
93 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
mampu mengobatinya. Justru Sultan Salahuddin Al Ayyubi yang
menyelinap ke tenda Richard yang bisa mengobatinya. Itulah
keunggulan ilmu kedokteran Islam saat itu. Ilmuwan Islam Al
Khawarizmi juga mengembangkan ilmu Matematika seperti Aljabar
(Algebra), Algoritma (Algorithm) yang kita kenal hingga sekarang.
Bahkan angka yang kita pakai sekarang pun merupakan hasil penemuan
ilmuwan Islam yang disebut dengan ”ARABIC NUMERAL” yang
menggantikan sistem bilangan Romawi yang sangat tidak fleksibel.
Pada saat munculnya Islam, bangsa Barat belum mengenal angka 0
(Nol). Islamlah yang mengenalkan angka itu pada mereka.
2. Penyebab Mundurnya Umat Islam
Syekh Amir Syakib Arselan mengungkap beberapa alasan
mengapa umat Islam mundur dan umat lainnya Maju?
Sebab
Pertama.
Karena
ummat
Islam
sudah
tidak
mempraktekkan ajaran Islam yang termuat dalam Al Qur’an dan Hadits.
Padahal itu adalah sumber pedoman hidup kita agar bahagia dunia dan
akhirat. Nabi SAW bersabda: “Aku tinggalkan bagimu dua perkara, jika
kamu berpegang teguh kepada keduanya kamu tidak akan tersesat
selama-lamanya yaitu kitab Allah dan Sunnah Rasul (hadits). Ditambah
lagi Al - Qur’an sendiri menyatakan dalam surat Al-Furqon ayat 30.
Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan
AlQur’an itu sesuatu yang tidak diacuhkan”. Menyoroti masalah ini
Ibnu Taimiyyah mengatakan: “Barang siapa yang tidak membaca Al
Qur’an maka dia telah menjauhi Al Qur’an, dan barang siapa yang
membaca tapi tidak pernah merenungkan isinya maka dia telah
menjauhi Al - Qur’an, dan barang siapa yang membaca lalu
merenungkan isinya tapi tidak pernah mengamalkan nya maka dia
telah menjauhi qur’an pula”. Tapi hal ini ditujukan kepada orang yang
berbeda kemampuan pemahamannya terhadap Al Qur’an.
Sebab Kedua. Karena umat Islam tidak mau bersatu dan
terpecah belah. Padahal ummat Islam diperintahkan untuk bersatu.
94 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Allah sudah mengingatkan kepada kita . QS. Ali Imran : 103. Dan
berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah
kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu ketika
kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah
mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni'mat Allah,
orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang
neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah
Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat
petunjuk.
Sebab Ketiga. Saat ini mayoritas umat Islam terlalu cinta dunia
dan takut mati. Kebanyakan umat Islam saat ini lebih mementingkan
kehidupan dunia dan melupakan akherat. Padahal jelas jelas kehidupan
dunia ini hanya fatamorgana dan telah dicontohkan oleh generasi
pendahulu Islam mereka ikhlas betul dalam menjalankan misi sebagai
hamba Allah SWT tanpa melupakan kewajibannya untuk beribadah
kepada Allah SWT. : ”Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan
Allah dan membela orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanitawanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami,
keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya
dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami
penolong dari sisi Engkau.” (An Nisaa:75)
Sebab Keempat. Mundurnya umat Islam adalah hilangnya
semangat Jihad. Jihad adalah satu kesungguhan untuk berjuang di jalan
Allah. Ada hadits dloif yang berusaha memperkecil makna Jihad
sebagai hanya perang melawan hawa nafsu dan bukan berperang.
Padahal jihad adalah perjuangan yang sungguh-sungguh sehingga
bukan hanya harta saja yang dikorbankan, tapi juga nyawa. Orang yang
berjihad dengan harta dan nyawa jauh lebih tinggi derajadnya
ketimbang orang yang tidak ikut berperang : ”Tidaklah sama antara
mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai
‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta
mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad
95 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat.
Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik
(surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang
yang duduk dengan pahala yang besar” (An Nisaa:95).
Sebab Kelima. Kemunduran Umat Islam adalah karena tidak
mandiri di bidang ekonomi. Saat ini secara ekonomi umat Islam
dikuasai oleh orang-orang kafir. Umat Islam bukan sebagai produsen
atau penghasil. Tapi hanya sebagai pembeli/pemakai. Jika orang-orang
kafir mengembargo, maka umat Islam akan kesulitan.
Sebab Keenam. Kemunduran umat Islam adalah karena bisa
menentukan prioritas (Tertib/urutan kepentingan) bersama yang harus
dikerjakan bersama. Sering umat Islam mengerjakan hal-hal yang tidak
penting dan tidak segera ketimbang hal yang sangat penting dan
mendesak. Padahal berbagai ajaran Islam seperti shalat, haji, wudlu,
dan sebagainya merupakan pendidikan tentang mengerjakan sesuatu
menurut urutan yang benar/tertib. Umat Islam harus bisa menentukan
mana pekerjaan yang harus diselesaikan lebih dulu, dan mana yang bisa
dikerjakan kemudian. Umat Islam juga sering gagal menentukan musuh
mana dulu yang harus dilawan sekarang dan yang mana bisa dilakukan
kemudian.
Sebab Ketujuh. Mundurnya ummat Islam adalah karena umat
Islam gagal menemukan hal yang bermanfaat. Dari Abu Hurairah ra,
dia berkata: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorang ialah ia
meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya.” (Hadits Hasan,
diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya).
C. REFLEKSI
Setelah mengikuti proses pembelajaran hari ini
1. Adakah hal-hal baru dan sangat menarik yang kalian dapatkan!
2. Bagaimana kesan kalian terhadap kemunduran yang dialami umat Islam!
3. Dalam kehidupan sehari-hari bisakah kalian mancari solusi dengan sikap dan
perjuangan agar umat Islam tidak mengalami kemunduran!
D. KEGIATAN DISKUSI
96 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi
dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan prestasi para pendahulu yang sudah menorehkan tinta
emas dalam sejarah perkembangan Islam di Dunia
2.
Deskripsikan hal-hal yang menjadi penyebab mundurnya ummat Islam
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami perkembangan dan kemunduran Islam, maka
seharusnya kitamemiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.
2.
Memiliki sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang
lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya
3.
Menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai
hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaikbaiknya.
4.
Membiasakan menyediakan waktu untuk membaca berbagai
bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya
F. EVALUASI
a. Uraian Singkat !
1. Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya sudah mulai terjadi di akhir
zaman …
2. Perbuatan umat Islam yang telah meninggalkan ajaran Islam telah
dikhawatirkan oleh …
3. Ketika perang Salib Raja Richard sakit yang mengobati adalah …
4. Umat Islam sudah tidak mempraktekkan ajaran Islam yang termuat dalam
Al Qur’an dan Hadits. Padahal itu adalah …
5. Kebanyakan umat Islam saat ini lebih mementingkan kehidupan …
b.
97 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
c. Essay
1.
Jelaskanfaktor-faktor utama kemunduran umat Islam !
2.
Sebutkan isi surat dari khalifah Umar bin Khathab kepada Sa’ad
bin Abi Waqash.
3.
Sebutkan beberapa sebab kemunduran umat Islam ?
4.
Dalam sisi peradaban kenapa kita umat Islam dituntut untuk maju,
jelaskan
5.
Kemunduran umat Islam akan berdampak pada diri umat Islam itu
sendiri, mengapa demikian ?
d. Portofolio
Carilah peyebab terjadinya kemunduran Umat Islam dan
lengkapi dengan bidang apa kemunduran tersebut dengan mengisi
kolom di bawah ini :
No.
Sebab Terjadinya Kemunduran
Umat Islam
Bidang-bidang Kemunduran
1
2
3
4
5
2.
Skala Sikap
Tuliskan kemajuan-kemajuan yang dicapai oleh umat Islam :
No. Kemajuan-kemajuan Umat Islam Tanggapan/Komentar Anda
1
2
3
4
5
98 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
HIKMAH
Ilmu itu bukanlah dengan membanyakkan riwayat tetapi ilmu itu adalah
cahaya yang Allah letakkan dalam hati. (Imam Maliki)
99 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
BAB VI
GERAKAN PEMBAHARUAN ISLAM
Sumber : http://www.halapakistan.com/wp-content/uploads/2012/09/halaPakistanIqbalDay2012_fbCover02.jpg
Pemikiran pembaharuan atau modernisasi dalam Islam timbul terutama
sebagai hasil kontak yang terjadi antara dunia Islam dan Barat. Dengan adanya
kontak itu, umat Islam abad XIX sadar bahwa mereka telah mengalami
kemunduran diperbandingan dengan Barat. Sebelum periode modern, kontak
sebenarnya sudah ada, terlebih antara Kerajaan Usmani yang mempunyai daerah
kekuasaan di daratan Eropa dengan beberapa negara Barat.Pembaharuan yang
diusahakan pemuka-pemuka Usmani abad kedelapan belas tidak ada artinya.
Usaha dilanjutkan di abad kesembilan belas dan inilah kemudian yang membawa
kepada perubahan besar di Turki. Seorang terpelajar Islam memberikan gambaran
pada abad kesembilan belas, Ia mengatakan betapa terbelakangnya umat Islam
ketika itu.Hal ini dilakukan karena betapa pun hebatnya paham-paham yang
dihasilkan para ulama atau pakar di zaman lampau itu tetap ada kekurangannya
dan selalu dipengaruhi oleh kecenderungan, pengetahuan, situasi sosial, dan lain
sebagainya. Paham-paham tersebut untuk di masa sekarang mungkin masih
banyak yang relevan dan masih dapat digunakan, tetapi mungkin sudah banyak
yang tidak sesuai lagi.
100 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif, sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, procedural , dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
procedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.
Memahami pengertian dan makna Tajdid.
2.
Mendiskusikan latar belakang munculnya gerakan pembaharuan.
3.
Mengidentifikasi tokoh-tokoh pembaharuan dalam Islam.
4.
Menganalisis ide-ide pembaharuan dari para mujaddid.
5.
Menganalisis nilai positif dari gerakan pembaharuan.
6.
Mendiskusikan pengaruh gerakan pembaharuan terhadap perkembangan
Islam di Indonesia.
7.
Mengidentifikasi munculnya organisasi Islam sebagai dampak dari adanya
gerakan pembaharuan.
101 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa dapat menjelaskan pengertian Tajdid.
2.
Siswa dapat menjelaskan latar belakang munculnya gerakan pembaharuan.
3.
Siswa dapat menyebutkan tokoh-tokoh pembaharuan dalam Islam.
4.
Siswa dapat menjelaskan ide-ide pembaharuan dari para mujaddid.
5.
Siswa dapat mengambil ibrah dari ide-ide pembaharuan dari para mujaddid.
6.
Siswa dapat menjelaskan pengaruh gerakan pembaharuan di Indonesia.
7.
Siswa dapat menjelaskan dampak dari gerakan pembaharuan Islam.
102 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
PETA KONSEP
GERAKAN PEMBAHARUAN
ISLAM
PENGERTIAN DAN
MAKNA TAJDID
PENGARUH
PEMBAHARUAN DI
INDONESIA
LATAR BELAKANG
MUNCULNYA GERAKAN
TAJDID DAN TOKOHNYA
IDE-IDE PEMBAHARUAN
ISLAM
Perhatikan Ayat Berikut :
ِ ‫قُل لَّو َكا َن الْب ْحر ِم َداداً لِ َكلِم‬
‫ات َرِّب َولَْو ِج ْئ نَا‬
ُ ‫ات َرِّب لَنَ ِف َد الْبَ ْح ُر قَ ْب َل أَن تَن َف َد َكلِ َم‬
ْ
َ
ُ َ
ً‫ِِبِثْلِ ِه َم َددا‬
Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat
Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat
Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).
(QS. Al Kahfi : 109)
103 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
A. PENDAHULUAN
Amatilah uraian teks berikut ini dan buatlah komentar atau
pertanyaan !
Betapa pun hebatnya paham-paham yang dihasilkan para ulama atau
pakar di zaman lampau setelah melemahnya kerajaan-kerajaan Islam, tetap
masih terdapat kekurangannya dan selalu dipengaruhi oleh kecenderungan,
pengetahuan, situasi sosial, dan lain sebagainya. Paham-paham tersebut
untuk di masa sekarang mungkin masih banyak yang relevan dan masih
dapat digunakan, tetapi mungkin sudah banyak yang tidak sesuai lagi.
Selain itu pembaharuan dalam Islam dapat pula berarti mengubah
keadaan umat agar mengikuti ajaran yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan
Al-Sunnah. Hal ini perlu dilakukan karena terjadi kesenjangan antara yang
dikehendaki Al-Qur’an dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat.
Dengan demikian, maka pembaharuan islam mengandung maksud
mengembalikan sikap dan pandangan hidup umat agar sejalan dengan
petunjuk Al-Qur’an dan Al-Sunnah.
Berilah komentar lebih mendalam atau pertanyaan yang berkaitan
dengan teks di atas.
1. ...........................................................................................................
2. ...........................................................................................................
3. ...........................................................................................................
4. ...........................................................................................................
5. ...........................................................................................................
B. PENDALAMAN MATERI
1. Definisi Pembaharuan Islam
Pembaharuan Islam adalah upaya-upaya untuk menyesuaikan
paham keagamaan Islam dengan dengan perkembangan baru yang
ditimbulkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Dalam
bahasa Arab, gerakan pembaharuan Islam disebut tajdid, secara harfiah
tajdidberarti pembaharuan dan pelakunya disebut mujaddid.
Dalam pengertian itu, sejak awal sejarahnya, Islam sebenarnya
telah memiliki tradisi pembaharuan karena ketika menemukan masalah
104 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
baru, kaum muslim segera memberikan jawaban yang didasarkan atas
doktrin-doktrin
dasar
kitab
dan
sunnah.
Rasulullah
pernah
mengisyaratkan bahwa “sesungguhnya Allah akan mengutus kepada
umat ini (Islam) pada permulaan setiap abad orang-orang yang akan
memperbaiki, memperbaharui, agamanya” (HR. Abu Daud).
Meskipun demikian, istilah ini baru terkenal dan populer pada
awal abad ke-18. tepatnya setelah munculnya semangat pemikiran dan
gerakan pembaharuan Islam, menyusul kontak politik dan intelektual
dengan Barat. Pada waktu itu, baik secara politis maupun secara
intelektual, Islam telah mengalami kemunduran, sedangkan Barat
dianggap telah maju dan modern. Kondisi seperti itu menyebabkan
kaum elit muslim merasa perlu uintuk melakukan pembaharuan.
Dari kata tajdid ini selanjutnya muncul istilah-istilah lain yang
pada dasarnya lebih merupakan bentuk tajdid. Diantaranya adalah
reformasi, purifikasi, modernisme dan sebagainya. Istilah yang beragam
itu mengindikasikan bahwa hal itu terdapat variasi entah pada aspek
metodologi, doktrin maupun solusi, dalam gerakan tajdid yang muncul
di dunia Islam.
Dilihat dari proses kelahirannya, gerakan pembaharuan Islam
dapat ditelusuri akarnya pada doktrin Islam itu sendiri. Akan tetapi, ia
mendapatkan momentum ketika Islam berhadapan dengan modernitas
pada abad ke-19. Kontak langsung antara Islam dan modernitas yang
berlangsung sejak Islam sebagai kekuatan politik mulai merosot pada
abad ke-18 merupakan agenda yang menyita banyak energi dikalangan
intelektual muslim.
Kaitan agama dengan modernitas memang merupakan masalah
yang pelik, lebih pelik dibanding dengan masalah-masalah dalam
kehidupan lain. Hal ini karena agama doktrin yang bersifat absolut,
kekal, tidak dapat diubah, dan mutlak benar;. Sementara pada saat yang
sama perubahan dan perkembangan merupakan sifat dasar dan tuntutan
modernitas atau lebih tepatnya lagi ilmu pengerahuan dan teknologi
105 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
Pembaharuan di Dunia Islam
Pemikiran pembaharuan atau modernisasi dalam Islam timbul
terutama sebagai
hasil kontak yang terjadi antara dunia Islam dan
Barat. Dengan adanya kontak itu, umat Islam abad 19 sadar bahwa
mereka telah mengalami kemunduran diperbandingan dengan Barat.
Sebelum periode modern, kontak sebenarnya sudah ada, terlebih antara
Kerajaan Usmani yang mempunyai daerah kekuasaan di daratan Eropa
dengan beberapa negara Barat.
Pembaharuan yang diusahakan pemuka-pemuka Usmani abad
kedelapan belas tidak ada artinya. Usaha dilanjutkan di abad
kesembilan belas dan inilah kemudian yang membawa kepada
perubahan besar di Turki. Seoarang terpelajar Islam memberikan
gambaran pada abad kesembilan belas, Ia mengatakan betapa
terbelakangnya umat Islam ketika itu.
Kontak dengan kebudayaan Barat yang lebih tinggi ini ditambah
dengan cepatnya kekuatan Mesir dapat dipatahkan oleh Napoleon,
membuka mata pemuka-pemuka Islam Mesir untuk mengadakan
pembaharuan. Dimana usaha pembaharuan dimulai oleh Muhammad
Ali Pasya (1765-1848 M) seorang perwira Turki.
Hal ini dilakukan karena betapa pun hebatnya paham-paham
yang dihasilkan para ulama atau pakar di zaman lampau itu tetap ada
kekurangannya
dan
selalu
dipengaruhi
oleh
kecenderungan,
pengetahuan, situasi sosial, dan lain sebagainya. Paham-paham tersebut
untuk di masa sekarang mungkin masih banyak yang relevan dan masih
dapat digunakan, tetapi mungkin sudah banyak yang tidak sesuai lagi.
Selain itu pembaharuan dalam Islam dapat pula berarti
mengubah keadaan umat agar mengikuti ajaran yang terdapat di dalam
Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Hal ini perlu dilakukan karena terjadi
kesenjangan antara yang dikehendaki Al-Qur’an dengan kenyataan
yang terjadi di masyarakat. Dengan demikian, maka pembaharuan islam
mengandung maksud mengembalikan sikap dan pandangan hidup umat
agar sejalan dengan petunjuk Al-Qur’an dan Al-Sunnah.
106 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
3. Latar Belakang Munculnya Pembaharuan Dalam Islam
Dalam
usaha
pembaharuan
dengan
modelBarat,
usaha
pembaharuan malah menjadi usaha pendangkalan dan pemusnahan
ajaran Islam. Sedangkan pembaharuan yang dimaksud Islam adalah
kembali kepada ajaran Islam yang murni dengan tetap menjaga esensi
dan karakteristik ajaran Islam.
Periode modern (1800 M dan seterusnya) adalah zaman
kebangkitan bagi umat Islam. Ketika mesir jatuh ketangan bangsa
Perancis serentak mengagetkan sekaligus mengingatkan umat Islam
bahwa ada peradaban yang telah mengalami kemajuan yaitu di Eropa
dan merupakan ancaman bagi islam. Sehingga menimbulkan keharusan
bagi raja-raja Islam dan pemuka-pemuka Islam itu untuk melakukan
pembaharuan dalam Islam.
Ironis memang karena dalam kenyataanya selain pengaruh
modernisasi yang kuat dari luar, kondisi internal umat Islam sedang
mengalami kemunduran. Hal ini berakibat pada jalannya gerakangerakan pembaharuan
pembaharuan
Islam
Islam itu sendiri. Dalam perjalanannya
mengalami
perbedaan
pandangan
tentang
bagaimana menyikapi dan menindaklanjuti pembaharuan dan atau
modernisasi dalam Islam.Hal ini menyebabkan munculnya istilah kaum
medernis dan kaum tradisionalis.
Basis Islam tradisional dan legitimasi masyarakat kaum Muslim
perlahan-lahan berubah sejalan dengan makin bebasnya perkembangan
ideologi, hukum dan lembaga-lembaga negara. Terjadinya dua sudut
pandang yang berbeda, yaitu kaum modernis dan kaum tradisionalis,
lambat laun dapat disatukan pandangannya, yaitu bahwa yang dimaksud
dengan pembaharuan dalam Islam bukan mengubah Al-quran dan Alhadis, tetapi justru kembali kepada Al-quran dan Al-hadis, sebagai
sumber ajaran islam yang utama. Dengan pengamalan-pengamalan
yang murni tanpa terkontaminasi paham-paham yang bertentangan
dengan Al-quran dan Al-hadis itu sendiri.
107 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
4. Tokoh-Tokoh Pembaharu
Adapun tokoh-tokoh gerakan pembaharuan dalam Islam adalah :
a.
DiMesir
1.
Muhammad Ali Pasya dengan usahanya menterjemahkan
buku-buku asing ke dalam bahasa Arab.
2.
Al-Tahtawi yang berpendapat bahwa penterjemahan bukubuku Barat ke dalam bahasa Arab penting, agar umat Islam
dapat mengetahui ilmu-ilmu yang membawa kemajuan Barat.
Dia juga aktif mengarang dan menerbitkan surat kabar resmi "
‫ "الوقائعالمصرية‬dan mendirikan majallah " ‫ "روضةالمدارس‬yang
bertujuan memajukan bahasa Arab dan menyebarkan ilmuilmu pengetahuan modern kepada khalayak ramai. Dia
berpendapat bahwa ulama harus mengetahui ilmu-ilmu modern
agar mereka dapat menyesuaikan syari’at dengan kebutuhankebutuhan modern. Ini mengisyaratkan bahwa pintu ijtihad
masih terbuka, tapi dia belum berani mengatakan secara
terang-terangan.
Dia
juga
mencela
paham
fatalisme.
Menurutnya, disamping orang harus percaya pada qadha dan
kadar Allah maka ia harus berusaha
Jamaluddin Al Afghani
dengan usahanya mendirikan
perkumpulan “Al Urwatul Wusqo”. Pemikirannya : Islam
adalah sesuai untuk semua bangsa, semua zaman dan semua
keadaan.Pintu ijtihad masih terbuka, kemunduran Islam karena
meninggalkan ajaran Islam yang sebenarnya. Paham qadha
dan qadar dirusak oleh paham fatalisme yang membawa umat
Islam pada keadaan statis, lemahnya rasa persaudaraan umat
Islam.
3.
Muhammad Abduh dengan pemikirannya menyatakan bahwa,
kemunduran-kemunduran disebabkan oleh paham jumud di
kalangan umat Islam yaitu keadaan membeku, statis, tidak ada
perubahan, pintu ijtihad perlu dibuka kembali, memerangi
108 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
taklid, merubah cara pandang atau faham jumud (fatalism)
menjadi faham dinamis (kebebasan manusia dalam kemauan
dan perbuatan).
4.
Rasyid Ridha dengan usahanya menerbitkan majalah “Al
Manar” yang bertujuan mengadakan pembaharuan dalam
bidang agama, sosial dan ekonomi, memberantas takhayul,
bid’ah, menghilangkan paham fatalisme. Pemikirannya bahwa
umat Islam mundur sebab tidak mengamalkan ajaran yang
sebenarnya. Perlu dihidupkan paham jihad, persatuan umat
Islam, ijtihad.
b. DiTurki
1.
Sultan Mahmud II dengan mengadakan perubahan : dalam
organisasi pemerintahan, bidang pendidikan antara lain
menambahkan pengetahuan umum ke dalam kurikulum
madrasah, mendirikan
sekolah militer, sekolah teknik,
kedokteran dan sekolah pembedahan, mengirim siswa-siswa ke
Eropa.
2.
Tanzimat yaitu pembaharuan sebagai
lanjutan dari usaha-
usaha sultan Mahmud II, dengan tokohnya Mustafa Rasyid
Pasya.
3.
Usmani muda yaitu golongan intelegensia kerajaan Usmani
yang banyak menentang kekuasaan absolut Sultan, dengan
tokohnya Ziya Pasya.
c.
DiIndia-Pakistan
1.
Gerakan mujahidin dengan tokohnya Sayyid Ahmad Syahid
dengan pemikirannya : bahwa umat Islam India mundur karena
agama yang mereka anut tidak lagi murni, tetapi bercampur
dengan faham dari Persia dan India, Animisme dan adat
istiadat Hindu. Yang boleh disembah hanya Tuhan tanpa
perantara dan tanpa upacara yang berlebihan, tidak boleh
memberikan sifat yang berlebihan pada makhluk, sunnah yang
109 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
diterima hanyalah sunnah Nabi dan sunnah Khalifah yang
empat, dan menentang taklid.
2.
Sayyid Ahmad Khan dengan pandangan bahwa umat Islam
India mundur karena mereka tidak mengikuti perkembangan
zaman, harus menghargai kekuatan akal, menentang paham
fatalisme, menolak taklid, pendidikan merupakan satu-satunya
jalan bagi umat Islam India untuk mencapai kemajuan.
3.
Gerakan Aligarh, Sayyid Amir Ali. Muhammad Iqbal,
Muhammad Ali Jinnah, Abul Kalam Azad, dll.
5. Tahapan Pembaharuan Islam
Gerakan pembaharuan Islam telah melewati sejarah panjang.
Secara historis, perkembangan pembaharuan Islam paling sedikit telah
melewati empat tahap. Keempatnya menyajikan model gerakan yang
berbeda. Meski demikian, antara satu dengan lainnya dapat dikatakan
sebuah perpaduan dan proses yang berkesinambungan. Hal ini karena
gerakan pembaharuan Islam muncul bersamaan dengan fase-fase
kemoderenan yang telah cukup lama melanda dunia, yaitu sejak
pencerahan pada abad ke-18 dan terus berekspansi hingga sekarang.
Tahap-tahap
gerakan
pembaharuan
Islam
itu,
dapat
dideskripsikan sebagai berikut:
Pertama, adalah tahap gerakan yang disebut-sebut dengan
gerakan pramodernis model gerakan ini timbul sebagai reaksi atas
merosotnya moralitas kaum muslim. Waktu itu masyarakat Islam
diliputi oleh kebekuan pemikiran karena terperangkap dalam pola
tradisi yang sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Ciri
pertama
yang
menandai
gerakan
yang
bercorak
revivalisme
pramodernis ini adalah perhatian yang lebih mendalam dan saksama
untuk melakukan perubahan secara mendasar guna mengatasi
kemunduran moral dan sosial masyarakat Islam. Perubahan ini tentu
saja menuntut adanya dasar-dasar yang kuat, baik dari segi argumentasi
110 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
maupun budaya. Dasar yang kemudian menjadi slogan gerakan yaitu
“kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah Nabi Saw”.
Kedua, dikenal dengan istilah modernisme klasik. Di sini
pembaharuan Islam diujudkan dalam bentuk memperbaharui lembagalembaga pendidikan. Pilihan ini tampaknya didasari argumentasi bahwa
lembaga pendidikan merupakan media yang paling efektif untuk
mensosialisasikan gagasan-gagasan baru.
Pendidikan juga merupakan media untuk “mencetak” generasi
baru yang berwawasan luas dan rasional dalam memahami agama
sehingga mampu menghadapi tantangan zaman. Model gerakan ini
muncul bersamaan dengan penyebaran kolonialisme dan imperialisme
Barat yang melanda hampir seluruh dunia Islam. Implikasinya, kaum
pembaharu pada tahap ini mempergunakan ide-ide Barat sebagai ukuran
kemajuan. Meskipun demikian, bukan berarti pembaru mengabaikan
sumber-sumber Islam dalam bentuk seruan yang makin senter untuk
kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah Nabi.
Pada tahap ini juga populer ungkapan yang mengatakan bahwa
Barat maju karena mengambil kekayaan yang dipancarkan oleh alQur’an, sedangkan kaum muslim mundur karena meniggalkan ajaranajarannya sendiri. Dalam hubungan ini, model gerakan melancarkan
reformasi sosial melalui pendidikan, mempersoalkan kembali peran
wanita dalam masyarakat, dan melakukan pembaharuan politik melalui
bentuk pemerintahan konstitusional dan perwakilan.
Jelas pada tahap kedua ini, terjadi kombinasi-kombinasi yang
coba dibuat antara tradisi Islam dengan corak lembaga-lembaga Barat
seperti demokrasi, pendidikan wanita dan sebagainya. Meski kombinasi
yang dilakukan itu tidak sepenuhnya berhasil, terutama oleh hambatan
kolonialisme dan imprealisme yang tidak sepenuhnya menghendaki
kebebasan gerakan pembaharuan. Mereka ingin mempertahankan status
quo masyarakat Islam pada masa itu agar tetap dengan mudah dapat
dikendalikan.
111 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Ketiga,
gerakan
pembaharuan
Islam
disebut
gerakan
pascamodernis. Pada tahap itu kombinasi-kombinasi tertentu antara
Islam dan Barat masih dicobakan. Bahkan ide-ide Barat, terutama di
bidang sosial politik, sistem politik, maupun ekonomi, dikemas dengan
istilah-istilah Islam. Gerakan –gerakan sosial dan politik yang
merupakan tema utama dari tahap ini mulai format dalam bentuk dan
cara yang lebih terorganisir.
Sekolah dan universitas yang dianggap sebagai lembaga
pendidikan modern untuk dibedakan dengan madrasah yang mereka
anggap tradisional- juga dikembangkan. Kaum terpelajar yang mencoba
mengikuti pendidikan universitas Barat juga mulai bermunculan. Tak
heran jika dalam tahap ini, mulai bermunculan pemikiran-pemikiran
sekularistik yang agaknya akan merupakan benih bagi munculnya tahap
berikutnya.
Sejalan dengan itu, pada tahap ini muncul pandangan dikalangan
muslim, bahwa Islam di samping merupakan agama yang bersifat total,
juga mengandung wawasan-wawasan, nilai-nilai dan petunjuk yang
bersifat langgeng dan komplit meliputi semua bidang kehidupan.
Tampaknya, pandangan ini merupakan respons terhadap kuatnya arus
“pemikiran Barat” di kalangan kaum muslim.
6. Pemikiran Islam Sebelum Pembaharu Modern
Pada periode pertengahan, telah muncul pemikiran dan usaha
pembaharuan Islam dikerajaan Usmani di Turki. Akan tetapi usaha itu
gagal karena ditentang golongan militer dan ulama. Pada abad ke-17,
kerajaan Usmani mulai mengalami kekalahan dalam peperangan
dengan Negara Eropa.
Kekalahan itu mendorong raja dan pemuka kerajaan Usmani
untuk menyelidiki sebab-sebabnya. Kemudian diketahui bahwa
penyebabnya adalah ketertinggalan mereka dalam teknologi militer.
Mereka selidiki pula rahasia keunggulan Barat. Mereka temukan bahwa
rahasianya adalah karena Barat memiliki sains dan teknologi tinggi
112 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
yang diterapkan dalam kemiliteran.Karena itulah, pada 1720, kerajaan
Usmani mengangkat Celebi Mehmed sebagai utusan kerajaan untuk
Perancis. Dia bertugas mempelajari benteng-benteng pertahanan,
pabrik-pabrik, serta institusi-institusi Perancis lainnya. Laporan Celebi
Mehmed tertuang dalam bukunya,Seferetname. Berdasarkan laporan
itu, diupayakanlah pembaharuan di Kerajaan Usmani.
Usaha pembaharuan itu mendapat tantangan. Tantangan pertama
datang dari tentara tetap yang disebut Janissary. Janissary mempunyai
hubungan erat dengan Tarekat Bektasyi yang berpengaruh besar dalam
masyarakat. Tantangan kedua datang dari pihak ulama. Ide-ide baru
yang didatangkan dari Eropa itu dianggap bertentangan dengan paham
tradisional yang dianut masyarakat Islam ketika itu. Karena itu, usaha
pembaharuan pertama di Kerajaan Usmani tidak berhasil seperti yang
diharapkan.
Di India, sebelum periode modernisasi, muncul juga ide dan
usaha pembaharuan. Pada awal abad ke-18, kesultanan mogul
memasuki zaman kemunduran. Perang saudara untuk merebut
kekuasaan sering terjadi. Golongan hindu yang merupakan mayoritas,
ingin melepaskan diri dari kekuasaan mogul. Selain itu, inggris juga
telah mulai memperbesar usahanya untuk memperoleh daerah
kekuasaan di India.
Suasana itu menyadarkan para pemimpin Islam India akan
kelemahan umat Islam. Salah seorang yang menyadari hal itu ialah
Syah Waliyullah (1703-1762) dari Delhi. Ia berpendapat bahwa salah
satu penyebab kelemahan umat Islam ialah perubahan system
pemerintahan dari system khilafah ke system kerajaan. System pertama
bersifat demokratis, sedang system kedua bersifat otokratis. Karena itu
system ke Khalifahan seperti pada masa al-Khulafa al-Rasyidun perlu
dihidupkan kembali.
Gerakan pembaharuan Islam juga muncul melalui tasawwuf.
Gerakan ini disebut neo sufisme, yaitu tasawwuf yang di perbaharui dan
tampil dalam bentuk aktifis. Neo sufisme berawal di Afrika Utara
113 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
melalui tarekat sanusiyah. Sanusiyah adalah cabang Ordo Idrisiyah
yang didirikan di Arab Saudi oleh Ahmad Ibnu Idris (w. 1837).
Tarekatnya ini dinamakan juga Tariqah Muhammadiyyah.
Tujuan tarekat ini ialah memperbaharui moral kaum muslim
melalui tindakan politik. Tarekat ini membangun banyak tempat
peribadatan. Yang paling penting diantaranya adalah Di Kafra dan
Jaghbub. Disana orang tidak hanya diajari agama, tetapi juga dilatih
menggunakan senjata dan didorong untuk melibatkan diri dalam usaha
professional seperti bertani dan berdagang.
Tarekat ini tidak bermaksud untuk menghilangkan ide
tradisional tentang kehidupan akhirat. Kehidupan akhirat itu tetap
penting. Ide pembaharuan mereka berada dalam batas pembaharuan
moral dan kesejahteraan sosial. Mereka hanya melakukan pergeseran
dan
penekanan,
pergeseran
inilah
yang
menandai
fenomena
pembaharuan sufisme pada periode pra modern.
7.
Pemikiran Islam Modern
Pemikiran dan pembaharuan Islam di Mesir pada periode
modern ditokohi oleh cukup banyak pemikir, antara lain: Muhammad
Ali Pasya (1765-1849) yang bermodel reformisme Barat. Dia
menghubungkan ekonomi Mesir dengan Eropa. at-Tahtawi (1801-1873)
memiliki pandangan bahwa rahasia pertumbuhan Eropa terletak pada
pikiran orang-orangnya yang bebas untuk berfikir secara kritis,
mengubah kebijakan lama dan menerapkan ilmu dan teknologi modern
untuk menyelesaikan masalah.
Jamaluddin al-Afgani (1839-1897)yang mencoba menanamkan
kembali kepercayaan kepada kekuatan sendiri dengan melepas baju
apatis
dan putus
asa, Muhammad Abduh (1849-1905)
yang
mengumandangkan panggilan jihad melawan penjajah , dan muridnya
Rasyid Ridha (1865-1935) yang membangkitkan ruh jihad dan ijtihad,
mengumandangkan kembali kepada Quran dan Sunnah, sebagai satusatunya jalan untuk keluar dari kelemahan dan kehinaan posisi.
114 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Secara
garis
besar
isi
pemikiran
mereka
diantaranya
mengadakan pembaharuan dalam bidang agama, social, dan ekonomi,
memberantas tahayul dan bid’ah yang masuk kedalam ajaran Islam,
menghilangkan faham fatalisme yang terdapat dikalangan umat Islam,
menghilangkan faham salah yang dibawa oleh tarekat tasawwuf,
meningkatkan mutu pendidikan dan membela umat Islam terhadap
permainan politik Negara Barat.
8.
Pembaharuan Islam Di Indonesia
Pada awal abad ke-20, ide-ide pembaharuan terlihat telah turut
mewarnai arus pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Menilik latar
belakang kehidupan sebagian tokoh-tokohnya, sangat
mungkin
diasumsikan bahwa perkembangan baru Islam di Indonesia sedikit
banyak dipengaruhi oleh ide-ide yang berasal dari luar Indonesia.
Seperti misalnya Ahmad Dahlan (Muhammadiyah), K.H. Hasyim
Asy’ari (Nahdlatul Ulama) Ahmad Surkati (Al-Irshad), Zamzam
(Persis).
Mereka sempat menimba ilmu di Mekkah dan melalui media
publikasi dan korespondensi mereka berkesempatan untuk dapat
berinteraksi dengan arus pemikiran baru Islam r. Tokoh lainnya seperti
Tjokroaminoto (Sarekat Islam) juga dikenal menggali inspirasi
gerakannya dari ide-ide pembaharuan Islam di anak benua India.
Ide-ide pembaharuan Islam dari luar yang masuk ke Indonesia
melalui beberapa jalur :
a.
Jalur haji dan mukim, yakni tradisi tokoh tokoh umat Islam
Indonesia yang menunaikan ibadah haji ketika itu bermukim untuk
sementara
waktu
guna menimba dan memperdalam ilmu
keagamaan atau pengetahuan lainnya. Sehingga ketika mereka
kembali ke tanah air, kualitas keilmuan dan pengamalan
keagamaan mereka umumnya semakin meningkat. Ide-ide baru
yang mereka peroleh tak jarang kemudian juga mempengaruhi
orientasi pemikiran dan dakwah mereka di tanah air
115 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
b.
Jalur publikasi, yakni berupa jurnal atau majalah-majalah yang
memuat ide-ide pembaharuan Islam baik dari terbitan Mesir
maupun Beirut. Wacana yang disuarakan media tersebut kemudian
menarik muslim nusantara untuk menterjamahkannya ke dalam
bahasa Indonesia bahkan lokal, seperti pernah muncul jurnal alImam, Neracha dan Tunas Melayu di Singapura, di Sumatera Barat
juga terbit al-Munir.
c.
Peran mahasiswa yang sempat menimba ilmu di Timur-Tengah.
Menurut Achmad Jainuri, para pemimpin gerakan pembaharuan
Islam awal di Indonesia hampir merata adalah alumni pendidikan
Mekah.
Secara umum kelahiran dan perkembangan pembaharuan Islam
di Indonesia merupakan wujud respon terhadap kemunduran Islam
sebagai agama karena praktek-praktek penyimpangan, keterbelakangan
para pemeluknya dan adanya invansi politik, kultural dan intelektual
dari dunia Barat.
Gerakan pembaharuan Islam di Indonesia tidaklah muncul
dalam satu pola dan bentuk yang sama, melainkan memiliki karakter
dan orientasi yang beragam. Disini penting dipahami bahwa gerakan
nasionalisme Indonesia yang bangkit sekitar awal abad ke-20 diusung
sebagiannya oleh tokoh-tokoh modernis muslim tidak hanya melalui
kendaraan gerakan yang berdasar atau berafiliasi ideologis pada Islam.
Sejarah menunjukkan bahwa Islam ternyata hanya menjadi salah
satu alternatif yang mungkin bagi tokoh-tokoh modernis muslim di
Indonesia sebagai sumber rujukan teoritis dan instrumental gerakan
pembaharuan dan nasionalismenya. Sekalipun demikian, hal ini tidak
mengecilkan pengertian adanya keterkaitan antara dimensi penghayatan
religius dan artikulasi perjuangan sosial-politik di masyarakat. Dengan
kata lain, kesadaran nasional sebagai anak bangsa yang terjajah oleh
penguasa asing tampaknya memikat mereka untuk bersama-sama
menempatkan prioritas nasional sebagai ujud kepeduliannya.
116 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Dengan kian berkembangnya kiprah gerakan pembaharuan
Islam di Indonesia di tengah-tengah masyarakat, secara umum pada
awal abad ke-20 M tersebut, corak gerakan keagamaan Islam di
Indonesia dapat dipetakan dengan meminjam sebagai berikut:
a.
Tradisionalis-konservatis,
kecenderungan
yakni
westernisasi
mereka
yang
(pembaratan)
menolak
dengan
mengatasnamakan Islam yang secara pemahaman dan pengamalan
melestarikan tradisi-tradisi yang bercorak lokal. Pendukung
kelompok ini rata-rata dari kalangan ulama, tarekat dan penduduk
pedesaan;
b.
Reformis-modernis, yakni mereka menegaskan relevansi Islam
untuk semua lapangan kehidupan baik privat maupun publik. Islam
dipandang memiliki karakter fleksibilitas dalam berinteraksi
dengan perkembangan zaman;
c.
Radikal-puritan, seraya sepakat dengan klaim fleksibilitas Islam di
tengah arus zaman, mereka enggan memakai kecenderungan kaum
modernis dalam memanfaatkan ide-ide Barat. Mereka lebih percaya
pada penafsiran yang disebutnya sebagai murni Islami. Kelompok
ini juga mengkritik pemikiran dan cara-cara implementatif kaum
tradisionalis. Sebagai pengayaan, menarik jika tipologi ini
dikomparasikan dengan kasus gerakan Islam yang berkembang di
Turki.
9.
Tokoh-Tokoh Pembaharu Islam
a.
Muhammad Ali Pasha (1789-1807)
Muhammad Ali Pasha lahir bulan Januari 1765 di Kavala
Albania Yunani dekat pantai Macedonia dan meninggal di Mesir
pada tahun 1849. Dialah pendiri dinasti Mesir yang keturunannya
memerintah Mesir sampai tahun 1952. Sejak kecil ia memiliki
keterampilan dan kecerdasan luar biasa. Dalam perjalanan
kariernya, banyak usaha yang dilakukan untuk memperbaharukan
atau memodenisir keadaan umat islam yang telah jauh tertinggal
117 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
dari negara-negara Barat. Orang tuanya bekerja sebagai penjual
rokok, dari kecil ia sudah harus bekerja, dia tak pernah memperoleh
kesempatan sekolah, dengan demikian dia tidak bisa membaca dan
menullis.
Setelah besar ia bekerja sebagai pemungut pajak, karena
kecakapannya dalam pekerjaannya ini ia menjadi kesayangan
Gubernur Usmani setempat, akhirnya ia diangkat sebagai menantu
oleh gubernur tersebut dan mulai dari waktu itu bintangnya
semakin meningkat terus.
Setelah ia di angkat menjadi menantu Gubernur Usmani di
tempatnya bekerja. Ia masuk dalam dinas meliter dan dalam
lapangan ini ia juga menunjukkan kecakapan dan kesanggupan
sehingga pangkatnya cepat menaik menjadi perwira. ketika pergi
ke Mesir ia mempunyai kedudukan wakil perwira yang memimpin
pasukan yang dikirim dari daerahnya. Setelah tentara prancis keluar
dari Mesir di tahun 1801. Muhammad Ali turut memainkan peran
penting dalam politik.
Mesir mulai mengalami ketenangan politik, khususnya
setelah Muhammad Ali membantai sisa-sisa petinggi Mamluk pada
tahun 1811, menurut cerita dari 470 kaum mamluk hanya seorang
yang dapat melepaskan diri dengan melompat dari pagar istana
kejurang yang ada di bukit Mukattan, kudanya mati tetapi ia
selamat dengan pergi lari. kaum mamluk yang ada diluar Kairo
kemudian diburu, mana yang dapat dibunuh dan sebagian kecil
dapat melarikan diri ke Sudan pada akhirnya tahun 1811, kekuatan
kaum mamluk di mesir telah habis.
Untuk memajukan Mesir, Muhammad Ali melakukan
pembenahan ekonomi dan militer. Atas saran para penasihatnya, ia
juga melakukan program pengiriman tentara untuk belajar di
Eropa. Pemerinthan Muhammad Ali pasya menandai permulan
diferensiasi yang sebenarnya antara struktur politik dan ke agamaan
di Mesir. keputusan-keputusan dan program-programnya ternyata
118 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
sebagian besar telah menentukan jalannya sekulerisasi yang
berlangsung selama satu setengah abad di Mesir. Muhammad Ali
berkuasa penuh. Ia telah menjadi wakil Sultan dengan resmi di
Mesir dan rakyat sendiri tidak mempunyai organisasi dan kekuatan
untuk menentang kekuasannya, ia pun bertindak sebagai diktator.
Ia diberikan kepercayaan sebagai pemimpin militer pada era
Turki
Utsmani
dan
menjadi
seorang
pemimpin
tersohor
kebanggaan negara Mesir, terutama dalam merevolusi negara
tersebut
menjadi sebuah negara industri dan modern. Bahkan,
orang Mesir sendiri mengenalnya sebagai seorang pahlawan.
Walaupun tidak dilahirkan di Mesir dan tidak berbahasa Arab,
namun keinginannya untuk membangun dan meningkatkan sumber
penghasilan ekonomi bagi negara Mesir sangat besar. Inisiatif, visi
dan semangat yang dimilikinya tak mampu menandingi pahlawanpahlawan lain yang sezaman dengannya.
Dialah pendiri dinasti Mesir yang keturunannya memerintah
Mesir sampai tahun 1952. dia muncul di Mesir tahun 1799 sebagai
salah seorang diantara 300 orang anggota pasukan yang dikirim
Albania atas perintah Sultan Utsmani untuk mengusir Perancis.
Pada awalnya ia berkedudukan sebagai penasehat komandan
pasukan Albania, karena kecakapannya dalam memimpin maka ia
diangkat menjadi komandan penuh. Setelah berhasil mengusir
Napoleon dari Mesir, ia di angkat menjadi jendral tahun 1801. pada
bulan Nopember 1805 ia menjadi penguasa di Mesir dan bulan
April 1806 ia di angkat menjadi Wali Negara Mesir dengan gelar
Pasya. Beberapa Pembaharuan Yang Dilakukan Muhammad Ali
Pasha :
1.
Dalam Bidang Militer
Jatuhnya Mesir ke tangan Napoleon Bonaparte
menyadarkan Muhammad Ali Pasha. Ia melihat kemajuan
yang dicapai negara-negara Barat, terutama Perancis, begitu
hebat. Kemajuan dalam teknologi peperangan membuat
119 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Perancis dengan mudah menguasai Mesir (1798-1802 M).
Setelah Perancis dapat diusir Inggris pada tahun 1802 M,
Muhammad Ali Pasha mengundang Save, seorang perwira
tinggi Perancis untuk melatih tentara Mesir.
Sama hanya dengan raja-raja Islam lainnya, Ali Pasha
juga
mementingkan
hal-hal
yang
berkaitan
dengan
kemeliteran, karena ia yakin bahwa kekuasaanyan dapat
dipertahankan dan diperbesar dengan kekuatan militer.
Muhammad Ali Pasha juga mengundang para ahli militer barat
untuk melatih angkatan bersenjata Mesir dan juga mengirim
misi ke luar negeri (Eropa) guna mempelajari ilmu kemiliteran.
Pada tahun 1815 M untuk pertama kalinya Mesir
mendirikan Sekolah Militer yang sebagian besar instrukturnya
didatangkan dari Eropa. Tidak hanya itu, namun ia juga
banyak mengimpor persenjataan buatan Eropa seperti buatan
Jerman atau Inggris. Terinspirasi oleh pelatihan militer bangsa
Eropa, Muhammad Ali kemudian melatih bala tentaranya
berdasarkan “Nidzam al-Jadid“ atau bisa disebut dengan
peraturan baru. Ia mengatur tentara-tentara Mesir dan mulai
memperkuatkannya dengan menjadikan para petani luar daerah
untuk mengikuti wajib militer. Upaya itu ternyata cukup
berhasil untuk menjadikan kekuatan militer Mesir semakin
berkembang.
2.
Bidang Ekonomi dan Sosial
Muhammad Ali Pasha sangat memahami bahwa di
belakang kekuatan militer mesti harus ada kekuatan ekonomi
yang sanggup membelanjai pembaharuan di bidang militer dan
bidang-bidang yang bersangkutan dengan militer. Jadi dua hal
yang penting baginya, kemajuan ekonomi dan kekuatan
militer, dan dua hal ini menghendaki pengetahuan atau ilmuilmu modern.
120 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Salah satu dampak perkembangan ekonomi tersebut
adalah ekspor kapas ke negara Eropa. Hal itu sangat
menguntungkan, karena adanya angsuran terhadap para
petugas administrasi yang dijadikan sebagai salah satu titik
poin keuntungan bagi Mesir. Selain itu wisatawan asing juga
turut
menyumbangkan
pendapatan
bagi
devisa
negara.Pengambil alihan pemilikan tanah oleh negara dan
hasilnya dipergunakan untuk kepentingan pembangunan
negara. Harta kaum Mamluk yang telah dimusnahkannya
dirampas, demikian pula dengan harta-harta orang kaya di
Mesir berada di bawah kekuasaannya.
Untuk
meningkatkan
perkembangan
ekonomi
Muhammad Ali Pasha juga membangun sistem irigasi,
sehingga hasil pertanian menjadi lebih baik. Karena Mesir
adalah negara pertanian, di samping memperbaiki irigasi lama
ia juga mengandalkan irigasin baru, memasukkan penanaman
kapas dari India dan Sudan dan mendatangkan ahli pertanian
dari Eropa untuk memimpin pertanian.
Dalam tatanan sosial Muhammad Ali Pasha mengubah
pengaturan administrasi bagi penduduk desa dan kota dengan
sistem yang lebih modern. Pembangunan prasarana masyarakat
umum mulia digalakkan, seperti pembangunan Rumah Sakit,
sekaligus mendatangkan beberapa dokter spesialis untuk
menangani problematika penduduk setempat. Hal itu tidak lain
adalah sebagai bentuk kekhawatiran Ali Pasha terhadap
kesejahteraan penduduk desa yang mengikuti wajib militer.
Terutama ketika virus cacar mulai melanda sebagian penduduk
Mesir ketika itu.
Usaha terhebat lainnya adalah dengan terselesaikannya
pembangunan sebuah terusan kuno yang menghubungkan
antara Alexandria dengan sungai nil. Menurut beberapa
laporan, upaya tersebut diawali dengan penggalian yang
121 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
mengerahkan kurang lebih 100.000 petani Mesir. Dari hal
tersebut meningkat pulalah pusat irigasi dari tahun 1813-1830
M hingga 18%, yang sebelumnya proyek irigasi ini sangat
lemah dan kurang menguntungkan terlebih ketika masa awal
kepemimpinannya.
3.
Dalam Bidang Pendidikan
Dalam bidang pendidikan walaupun ia buta huruf,
namun ia menaruh perhatian besar pada perkembangan ilmu.
Hal ini terbukti dengan dibentuknya kementrian pendidikan.
Setelah itu didirikan Sekolah Militer tahun 1815 M, Sekolah
Teknik tahun 1816 M, Sekolah Kedokteran tahun 1827 M,
Sekolah Pertanian dan Apoteker tahun 1829 M, Sekolah
Pertambangan tahun 1834 M dan Sekolah Penerjemah tahun
1839 M.Selain itu, ia juga banyak mengirim pelajar ke
Perancis untuk belajar pengetahuan berupa sains dan teknologi
Barat di Perancis.
Menurut catatan sejarah ia mengirim 311 pelajar Mesir
ke Italia, Perancis, Inggris dan Austria dengan mengambil
disiplin keilmuan yang beragam seperti kemiliteran, ilmu
administrasi,
arsitek, kedokteran dan obat-obatan.Selain
mendirikan beberapa sekolah dan mengirim pelajar ke luar ia
juga melakukan penerjemahan
buku-buku terbitan Eropa
dalam skala yang besar.
Di samping mendelegasikan pelajar Mesir ke Eropa ia
juga mendatangkan guru-guru agung Eropa untuk mengajar di
sekolah-sekolah yang telah ia bangun. Muhammad Ali juga
menerbitkan majalah berbahasa Arab pertama kalinya yang
diterbitkan tahun 1828 M, ia menamainya dengan majalah " alWaqa'i al-Mishriyah" (Berita Mesir). Majalah ini digunakan
rezim Muhammad Ali sebagai organ resmi pemerintah.
Inilah pembahasan singkat mengenai Muhammad Ali
pasha, begitu banyak peninggalan termegah Muhammad Ali
122 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
yang bisa kita lihat di perbukitan Jabal Muqatam, ia dengan
mengerahkan desainer Yunani bernama Yusuf Bushnak
akhirnya berhasil membuat Masjid indah dengan corak menara
Turki yang berwarna putih perak. Jika kita amati, masjid ini
terbuat dari bahan marmer yang menawan, maka tidak heran
jika mayoritas penduduk Mesir menamainnya sebagai masjid
Alabaster.
Di dalam masjid inilah
jasad Muhammad Ali
dikuburkan, meskipun ia meninggal di Alexandria. Jasa lain
Muhammad
Ali
adalah
melakukan
renovasi
benteng
Sholahuddin yang dibangun pertama kali oleh pahlawan
Perang Salib muslim, Sholahuddin al-Ayyubi. Dalam hal ini, ia
banyak melakukan perbaikan tembok-tembok yang sudah
runtuh baik yang berada didalam maupun diluar. Kemudian, ia
juga membangun sebuah istana keluarga yang dapat kita
nikmati jika kita melewati Babal-Qullah. Pada tahun 1949
istana ini dijadikan museum oleh Raja Faruq.
Dalam sejarahnya Mesir dibagi menjadi dua bagian;
Kuno dan Modern. Dengan peradabannya yang telah dimulai
sejak 7000 tahun yang silam, ia termasuk salah satu diantara
negara yang menempati urutan papan atas, tujuan wisata dunia.
Maka tidak heran jika setiap jengkal tanahnya yang kita pijak
merupakan saksi sejarah yang memberikan cerita sendiri.
Begitulah kira-kira diskripsi sejarahnya.
Muhammad Ali Pasha yang dianggap sebagai pendiri
Mesir Modern, kekuasaannya saat itu meliputi Sudan dan
Syiria. Bahkan pasukannya pun ikut berperang bersama ke
Sultanan Usmani di Yunani, Asia Kecil, hingga ke Eropa
Timur.
b. Al Tahtawi
Al-Tahtawi nama lengkapnya adalah Rafa`ah Bey Badawi
Al-Tahtawi, lahir di kota Tahta (di dataran tinggi Mesir) pada masa
123 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
pemerintahan Muhammad Ali, yaitu pada tahun 1802 M. Orang
tuanya dari kaum bangsawan, tetapi sedikit pengalaman. Namun
keluarganya yang tradisi keagamaannya kuat itu menjadikan alTahtawi tekun mempelajari Al-Qur'an sejak kecil.
Ketika dewasa (16 tahun) ia berangkat ke Kairo untuk
belajar di Al-Azhar, dibawah pengawasan atau bimbingan syekh
Hassan Al-Attar. Al-Tahtawi adalah murid kesayangnya. Setelah
limaia mendapat menyelesaikan studinya (1822 M) Hasan Al-Attar
banyak hubungan dengan para ilmuwan Perancis yang dating
dengan Napoleon ke Mesir.
Karena ketekunan dan ketajaman pikiran Al-Tahtawi,
gurunya (syekh Al-Attar) selalu memberikan dorongan agar selalu
menambah ilmu pengetahuan.Selesai studi di Al-Azhar, AlTahtawi mengajar di Universitas tersebut selam 2 Tahun. Dan pada
tahun 1824 M dapat juga raih gelar "Master " pada Egyptian Army
di Mesir. Pada tahun itu pula, diangkat menjadi imam bagi
mahasiswa-mahasiswa yang dikirim oleh Muhammad Ali ke
Jomard di paris, untuk bahasa Perancis dan ilmu-ilmu modern.
Tetapi disamping tugasnya sebagai imam, ia juga ikut belajar.
Selama 5 tahun di Paris, ia kursus privat bahasa Perancis,
sehingga dalam waktu lima tahun itu, ia mampu menerjemahkan
sejumlah 12 buku dan risalah, diantaranya risalah tentang sejarah
Alexander Macedonia, buku-buku mengenai pertambangan, ilmu
bumi, akhlak dan adat istiadat berbagai bangsa, risalah tentang ilmu
teknik,
hak-hak
manusia,
kesehatan
jasmani
dan
sebagainya.Selama di Paris, Al-Tahtawi menghabiskan waktunya
untuk membaca berbagai macam buku ilmu pengetahuan.
Sekembalinya dari paris pada tahun 1832 M ke Mesir, ia
diangkat sebagai penerjemah dan sebagai guru Besar pada sekolah
kedokteran perancis di Kairo.Dua tahun kemudian (1835), ia
pindah ke sekolah Artelery sebagai penterjemah (direktur) bukubuku ilmu teknik dan kemiliteran. Setahun kemudian (1836)
124 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
didirikan sekolah penerjemah (Sechool of Foreign Languages) atau
Sekolah Bahasa-bahasa Asing" dan Al-Tahtawi sebagai direktur
dan sebagai penanggung jawab harian "Al Waqa`al Mishriah".
Setelah Muhammad Ali meninggal (1848) maka cucunya
Abbas sebagai gantinya, dan Al-Tahtawi kemudian dikirim ke
Sudan sebagai kepala sekolah di Kartoum. Setelah Abbas
meninggal (1854) Al-Tahtawi kembali ke Mesir atas panggilan
pengganti Abbas, yaitu Said Pasya, ia diangkat sebagai direktur
sekolah Militer.
Pada tahun 1863 M di Mesir dibentuk suatu badan yang
bertugas menterjemahkan undang-undang Perancis dan bermarkas
di kantor yang namanya "Translation Office" dan Al-Tahtawi
menerbitkan majalah "Raudatul Madaris" untuk "Munistry of
Education".
Sekembalinya
Al
tahtawi
dari
Mesir
telah
menterjemahkan buku-buku di antaranya buku-buku tentang
geografi, sejarah (Raja-raja Perancis, Raja-raja Charles XI, Charles
V, filsafatYunani) dan Montesque dan Al Tahtawi juga menulis
buku-buku yang diterbitkan (berupa tulisan atau karangan).Di atara
karangan-karangan Al Tahtawi adalah :
1.
Takhlisul Ibriz fi Talkhish Pariz
2.
Manhij al Albab al Mishriyah fi Manahijj al Adab al`
Ashriyah.
3.
Al Mursyid al Amin lil banat wa al banin
4.
Al- Qaul al Said fi Ijtihad wa al Taqlid
5.
Anwar Taufiq al jalil fi Akhbar Mishar wa Tautsiq Bani Ismail
6.
Al-Mazahib al Arba`ah fi al Fiqh.
7.
Qanun al Tijari
8.
Al Tuhfat al Maktabiyah fi al Nahw
9.
Al Manafi` al Uminyah
Ide – Ide Pembaharuan Al Tahtawi
1.
Bidang Pendidikan
125 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Al Tahtawi semasa hidupnya banyak waktu yang
dihabiskan untuk mengajar, dan mengatur pendidikan; Dia
menemukan ide-ide mengenai pendidikan dalam buku yang
ditulisnya. Dia menyatakan, bahwa pendidikan itu harus ada
kaitannya
dengan
masalah-masalah
masyarakat
dan
lingkungannya.
Pemikiran Al Tahtawi mengenai pendidikan ada dua
pokok yang di nilai penting : pertama pendidikan yang bersifat
universal dan emansipasi wanita. Pendidikan hendakmya
bersifat universal dan sama bentuknya bagi semua golongan,
selain itu bahwa masyarakat yang terdidik akan lebih mudah
dibina dan sekaligus dapat menghindari masing-masing dari
pengaruh negatif.
Pemikiran ini dinilai sebagai rintisan bagi pemikiran
pendidikan yang bersifat demokratis. Kedua mengenai
pendidikan bangsa. Menurutnya bahwa pendidikan bukan
hanya terbatas pada kegiatan untuk mengajarkan pengetahuan,
melainkan
juga
untuk
membentuk
kepribadian
dan
menenamkan patriotisme. Tanah air ialah tempat tinggal, tanah
kelahiran yang dinikmati setiap warganya.
Untuk melengkapi pemikiran pendidikan Al Tahtawi
dilengkapi juga ide pendidikannya dengan kurikulum yang
dihubungkan kepentingan agama dan Negara. Kurikulum yang
dirumuskan oleh Al Tahtawi adalah sebagai berikut :
pertamakurikulum untuk tingkat pendidikan dasar terdiri atas
mata pelajaran membaca, menulis yang sumbernya adalah AlQur'an, nahwu dan dasar-dasar berhitung.
Kedua untuk tingkat menengah (tajhizi) terdiri atas :
pendidikan jasmani dan cabang-cabangnya, ilmu bumi.
Sejarah, mantiq, biologi, fisika, kimia, manajemen, ilmu
pertanian, mengarang, peradaban, sebagian bahasa asing yang
bermanfaat bagi Negara. Ketiga untuk menengah ats ( `aliyah )
126 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
mata pelajaran terdiri atas : mata pelajaran kejuruan. Mata
pelajaran tersebut diberikan secara mendalam dan meliputi
figh, kedokteran, ilmu bumi dan sejarah.
Pemikiran tentang pendidikan yang diterapkan oleh Al
Tahtawi di tulis pada buku al-Mursyid al-Amin fi Tarbiyah alBanin (pedoman tentang pendidikan anak). Buku ini
menerangkan tentang ide-ide pendidikan yang meliputi :
1) pembagian jenjang pendidikan atas tingkat permulaan,
menengah, dan pendidikan tinggi akhir.
2) Pendidikan diperlukan, kerana pendidikan merupakan
salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan .
3) pendidikan mesti dilaksanakan dan diperuntukan bagi
segala golongan. Maka tidak ada perbedaan antara
pendidikan anak laki-laki dan anak perempuan.
Pemikiran mengenai persamaan antara laki-laki dan
pendidikan anak perempuan ini dinilai sebagai mencontoh ide
pemikiran Yunani.Anak-anak perempuan harus memperoleh
pendidikan yang sama dengan anak lelaki. Pendidikan terhadap
perempuan merupakan suatu hal yang sangat penting karena
tiga alasan, yaitu :
1) Wanita dapat menjadi istri yang baik dan dapat menjadi
mitra suami dalam kehidupan sosial dan intelektual.
2) Agar wanita sebagai istri memiliki keterampilan untuk
bekerja dalam batas-batas kemampuan mereka sebagai
wanita.
2.
Bidang Ekonomi
Menurut Al Tahtawi ekonomi Mesir, tergantung pada
pertanian, ia memuji usaha di jalankan Muhammad Ali dalam
lapangan ini. Juga ia menekankan pendapat ahli ekonomi
Eropa mengatakan bahwa Mesir mempunyai potensi besar
dalam lapangan ekonomi. Memajukan ekonomi, sejahteraan
127 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
dunia akan tercapai. Hal ini, adalah baru karena tradisi dalam
Islam untuk mementingkan kehidupan dunia.
Al
Tahtawi
menekankan
bahwa
pembangunan
perekonomian Mesir diawali dengan kepedulian seluruh
bangsa Mesir, sedangkan kunci adalah pendidikan yang akan
menghasilkan tenaga ahli terampil dalam masyarakat.Beberapa
ide yang dikemukan Al Tahtawi mengenai bidang ekonomi,
termuat dalam karya tulisannya "kitab Takhlish al Ibriz ila
talkhis bariz"
3.
Bidang Kesejahteraan.
Kemajuan
kesejahteraan
suatu
rakyat
perekonomian,
dan
sehingga
dicapai.Sebagaimana
Negara,
ditandai
juga
meningkatkan
stabilitas
diungkapkan
oleh
meratanya
jegiatan
Negara
dapat
Tahtawi,
dalam
bukunya"Manahij" bahwa manusia pada dasarnya mempunyai
dua tujuan, yaitu menjalankan perintah Tuhan dan mencari
kesejahteraan didunia, sebagaimana yang dicapai oleh bangsa
Eropa modern. Oleh karena itu, kesejahteraan umat Islam
harus diperoleh atas dasar melakasanakan ajaran agama,
berbudi pekerti baik dan ekonomi yang maju.
4.
Bidang Pemerintahan.
Ide Al Tahtawi tentang Negara dan masyarakat, bukan
hanya sekedar pandangan tradisional belaka, dan bukan pula
hanya sebagai refleksi pengalaman dan pengetahuan yang telah
didapatnya di Paris. Tetapi merupakan kopmbinasi dan
persenyawaan dari keduanya. Dia mengemukakan contohcontoh yang diteladani yaitu nabi Muhammad SAW. Dan para
sahabat dalam melaksanakan pemerintahan yang mempunyai
hak
kekuasaan
mutlak,
yang
dalam
pelaksanaan
pemerintahannya harus dengan adil berdasarkan undangundang. Untuk kelancaran pelaksanaan undand-undang itu
128 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
harus ditangani oleh tiga badanyang terpisah yaitu Legislatif,
Executif danJudicatif (Trias Politica Montesque).
Menurut Al tahtawi, masyarakat suatu Negara, terdiri
dari empat (empat) golongan; doa golonan yang memerintah,
dua golongan yang lain diperintah. Dua golonan yang
memerintah adalah raja dan para ulama (dua para ilmuan).
Sedang dua golonan yang diperintah adalah tentara dan para
produsen (termasuk semua rakyat).
Golongan yang diperintah (rakyat) ini, harus patuh dan
setia kepada pemerintah . Meskipun sebenarnya, seorang raja
hanya bertanggung jawab kepada Allah saja. Raja tidak boleh
melupakan kepentingan rakyat. Raja harus senantiasa harus
ingat kepada Allah dan siksaan yang disediakan bagi orang
yang dzalim. Rasa takut seorang raja kepada Allah, akan
membuat raja berlaku baik kepada rakyatnya.
5.
Patrotisme Ala Al Tahtawi
Al Tahtawi adalah orang Mesir yang pertama
penganjur patriotisme. Paham bahwa seluruh dunia Islam
adalah tanah air bagi setiap individu muslim, mulai di rubah
penekannya. Al Tahtawi menekankan bahwa tanah air adalah
tanah tumpah darah seseorang, bukan seluruh dunia Islam. Ia
berpendapat bahwa selain adanya persaudaraan se-agama, juga
ada persaudaraan setanah air. Dalam perkembangan dunia
Islam selanjutnya persaudaraan tanah air ternyata lebih
dominan.
Patriotisme adalah dasar yang kuat untuk mendorong
orang
mendirikan
suatu
masyarakat
yang
mempunyai
pradaban. Kata "Wathan" dan "Hubul Wathan" (patriotisme)
kelihatannya selalu dipakai oleh Patriotisme adalah dasar yang
kuat untuk mendorong orang mendirikan suatu masyarakat
yang mempunyai pradaban.
6.
Ijtihad dan sain Modern
129 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Memahami
syari'at
Islam
menurut
Al-Tahtawi
merupakan sangat penting dan memiliki kesadaran bahwa
syari'at pasti senantiasa up to date, cocok untuk segala zaman
dan tempat.orang yang mengerti serta memahami syari’at
Islam, Al Tahtawi yakin akan pentingnya kesadaran bahwa
syari’at pasti senantiasa berlaku se[anjang masa, cocok untuk
segala zaman dan tempat.
Sains dan pemikiran rasional pada dasarya tidak
bertentangan dengan syari’at Islam. Karena itu, ijtihad harus
dilakukan oleh ulama. Ulama harus dapat merubah masyarakat
yang berfikiran statis dan tradisional.Dalam bukunya “Al Qaul
al Sadid fi al ijtihad wa al Taqlid” menguraikan pentingnya
ijtihad dan syarat-syarat menjadi mujtahid, serta dalil dalil dan
tingkatan para mujtahid.
Perkembangan sains dan teknologi disamping untuk
neningkatkan upaya kualitas umat Islam dalam melakukan
ijtihad, juga dapat menunjang kesejahteraan kehidupan kaum
muslimin di dunia sebagaimana telah dikembangkan di
Eropa.Gagasan tersebut menjadi fokus penting dan pemikiran
dan pembaharuan Al Tahtawi. Oleh karena itu, sebagian besar
hidupnya disumbangkan untuk mendukung gagasannya dengan
menerjemahkan buku buku agar umat Islam mengetahui
budaya yang maju di Barat. Disamping sebagai penulis dan
menjadi pimpinan dalarn beberapa pendidikan.
Al Tahtawi dalam hal Fatalisme ia mencela orang
Pariskarena mereka tidak percaya pada qadha’ dan qadar.
Menurutnya, orang Islam harus percaya pada qadha’ dan qadar
Tuhan, tetapi disamping itu harus berusaha. Manusia tidak
boleh mengembalikan segala-galanya pada qadha’ dan qadar.
Karena pendirian serupa lilin, menunjukkan kelemahan. Tetapi
berusaha semaksimal dulu, baru menyerah.
c.
Muhammad Abduh
130 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Muhammad Abduh lahir di pedusunan delta Nil Mesir pada
tahun 1849. Keluarganya terkenal berpegang teguh kepada ilmu
dan agama. Ayahnya beristri dua. Muhammad ‘Abduh muda
merasakan sejak dini sulitnya hidup dalam keluarga poligami. Hal
ini menjadi pokok persoalan yang dia sampaikan dengan sangat
yakin di kemudian hari ketika dia menegaskan perlunya pembaruan
keluarga dan hak-hak wanita.
Dalam usia 12 tahun ‘Abduh telah hapal al-Qur’an.
Kemudian, pada usia 13 tahun ia dibawa ke Tanta untuk belajar di
Mesjid Ahamdi. Mesjid ini sering disebut “Mesjid Syeikh Ahmad”,
yang kedudukannya dianggap sebagai level kedua setelah Al-Azhar
dari segi menghapal dan belajar al-Qur’an. Pelajaran di mesjid
Ahmadi ini ia selesaikan selama 2 tahun.
Namun ‘Abduh merasa tak mengerti apa-apa. Tentang
pengalamannya ini ‘Abduh menceritakan: “Satu setengah tahun
saya belajar di mesjid Syeikh Ahmad dengan tak mengerti suatu
apapun. Ini adalah karena metodenya yang salah. Guru-guru mulai
mengajak kita untuk menghapal istilah-istilah tentang nahwu dan
fiqh yang tak kita ketahui artinya, guru tak merasa penting apa kita
meengetahui atau tidak mengerti istilah-istilah itu.” Inilah latar
belakang dari pokok pembaruannya dalam bidang pendidikan di
kemudian hari.
Pada saat ‘Abduh berumur 16 tahun, tepatnya pada tahun
1865, ‘Abduh menikah dan bekerja sebagai petani. Namun hal itu
hanya berlangsung selama 40 hari. Karena ia harus pergi ke Tanta
untuk belajar kembali. Pamannya ‘Abduh, seorang Syeikh (guru
spiritual) Darwisy Khadrseorang sufi dari Tarekat Syadzilitelah
membangkitkan kembali semangat belajar dan antusiasme Abduh
terhadap ilmu dan agama.
Syeikh ini mengajarkan kepadanya disiplin etika dan moral
serta praktek kezuhudan tarekatnya. Meski ‘Abduh tidak lama
bersama Syeikh Darwisy, sepanjang hidupnya ‘Abduh tetap tertarik
131 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kepada kehidupan ruhaniah tasawuf. Namun kemudian dia jadi
kritis terhadap banyak bentuk lahiriah dan ajaran tasawuf, dan
karena kemudian dia memasuki kehidupan Jamaluddin Al-Afghani
yang karismatis itu.
Tahun 1866 ‘Abduh meninggalkan isteri dan keluarganya
menuju Kairo untuk belajar di Al-Azhar. Harapannya itu tak
terpenuhi. Ia keluar karena proses belajar yang berlangsung
menonjolkan ilmu dan hapalan luar kepala tanpa pemahaman,
seperti pengalamannya di Tanta. Inilah juga yang melatarbelakangi
‘Abduh ingin mengadakan pembaruan dalam bidang pendidikan.
Tiga tahun setelah ‘Abduh di Al-Azhar, Jamaluddin alAfghani datang ke Mesir. Segera saja ‘Abduh bergabung
bersamanya. Di bawah bimbingan al-Afghani, ‘Abduh mulai
memperluas studinya sampai meliputi filsafat dan ilmu sosial serta
politik.
Sekelompok
pelajar
muda
Al-Azhar
bergabung
bersamanya, termasuk pemimpin Mesir di kemudian hari, Sa’d
Zaghlul. Afghani aktif memberikan dorongan kepada muridmuridnya ini untuk menghadapi intervensi Eropa di negeri mereka
dan pentingnya melihat umat Islam sebagai umat yang satu.
‘Abduh memutar jalur hidupnya dari tasawuf yang bersifat pantang
dunia itu, lalu memasuki dunia aktivisme sosio-politik.
Muhammad ‘Abduh meninggal pada tanggal 11 Juli 1905.
Banyaknya orang yang memberikan hormat di Kairo dan
Aleksandria, membuktikan betapa besar penghormatan orang
kepada dirinya. Meskipun ‘Abduh mendapat serangan sengit
karena pandangan dan tindakannya yang reformatif, terasa ada
pengakuan bahwa Mesir dan Islam merasa kehilangan atas
meninggalnya seorang pemimpin yang terkenal lemah lembut dan
mendalam spiritualnya.
Ide-ide Pembaharuan Muhammad ‘Abduh
6.
Jumud: Faktor Utama Kemunduran Umat Islam
132 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Muhammad Abduh berpandangan bahwa penyakit yang
melanda negara-negara Islam adalah adanya kerancuan
pemikiran agama di kalangan umat Islam sebagai konsekuensi
datangnya peradaban Barat dan adanya tuntutan dunia Islam
modern. Selama beberapa abad di masa silam, kaum Muslimin
telah menghadapi kemunduran dan sebagai hasilnya mereka
tidak
mendapatkan
dirinya
sebagai
siap
sedia
untuk
menghadapi situasi yang kritis ini.
Ia
berpendapat
bahwa
sebab
yang
membawa
kemunduran umat Islam adalah bukan karena ajaran Islam itu
sendiri, melainkan adanya sikap jumud di tubuh umat Islam.
Jumud yaitu keadaan membeku/statis, sehingga umat tidak
mau menerima peubahan, yang dengannya membawa bibit
kepada kemunduran
umat saat
ini
(al-Jumud
‘illatun
tazawwul).
Seperti dikemukakan ‘Abduh dalam al-Islam baina al’Ilm wa al-Madaniyyah, ia menerangkan bahwa sikap jumud
dibawa ke tubuh Islam oleh orang-orang yang bukan Arab,
yang merampas puncak kekuasaan politik di dunia Islam.
Mereka juga membawa faham animisme, tidak mementingkan
pemakaian akal, jahil dan tidak kenal ilmu pengetahuan.
Rakyat harus dibutakan dalam hal ilmu pengetahuan agar tetap
bodoh dan tunduk pada pemerintah.
7.
Pembaruan Muhammad Abduh dalam Masalah Ijtihad
Faham Ibn Taimiyyah yang menyatakan bahwa ajaranajran
Islam
terbagi
ke
dalam
dua
kategori:
Ibadah
danMu’amalah, diambil dan ditonjolkan oleh ‘Abduh. Ia
melihat bahwa ajaran-ajaran yang terdapat dalam Qur’an dan
hadits bersifat tegas, jelas dan terperinci. Sebaliknya, ajaranajaran mengenai hidup kemasyarakatan umat hanya merupakan
dasar-dasar dan prinsip umum tidak terperinci, serta sedikit
133 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
jumlahnya. Oleh karena sifatnya yang umum tanpa perincian,
maka ajaran tersebut dapat disesuaikan dengan zaman.
Penyesuaian dasar-dasar itu dengan situasi modern
dilakukan dengan mengadakan interpretasi baru. Untuk itu,
Ijtihadperlu dibuka. Dalam kitab Tarikh Hashri al-Ijtihad
dikutip pendapat ‘Abduh mengenai ijtihad sebagai berikut:
“Sesungguhnya kehidupan sosial manusia selalu
mengalami perubahan, selalu terdapat hal-hal baru yang
belum pernah ada pada zaman sebelumnya. Ijtihad adalah
jalan yang telah ada dalam syariat Islam sebagai sarana untuk
menghubungkan hal-hal baru dalam kehidupan manusia
dengan ilmu-ilmu Islam, meskipun ilmu-ilmu Islam telah
dibahas seluruhnya oleh para ulama terdahulu....”.
Selanjutnya, menurut ‘Abduh, untuk orang yang telah
memenuhi syarat ijtihad di bidang muamalah dan hukum
kemasyarakatan bisa didasarkan langsung pada Quran dan
hadis dan disesuaikan dengan zaman. Sedangkan ibadah tidak
menghendaki perubahan menurut zaman.
Taklid buta pada ulama terdahulu tidak perlu
dipertahankan, bahkan Abduh memeranginya. Karena taklid di
bidang muamalah
Taklid
menghentikan pikir dan akal berkarat.
menghambat
perkembangan
bahasa
Arab,
perkembangan susunan masyarakat Islam, sistem pendidikan
Islam,dan sebagainya.
Pendapat tentang dibukanya pintu ijtihad bukan
semata-mata pada hati tetapi pada akal. Qur'an memberikan
kedudukan yang tinggi bagi akal. Islam, menurutnya adalah
agama rasional. Mempergunakan akal adalah salah satu dasar
Islam. Iman seseorang takkan sempurna tanpa akal. Agama
dan akal yang pertama kali mengikat tali persaudaraan.
Wahyu
tidak
dapat
membawa
hal-hal
yang
bertentangan dengan akal. Kalau zahir ayat atau hadis
134 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
bertentangan dengan akal, maka harus dicari interpretasi yang
membuat ayat dapat dipahami secara rasional. Kepercayaan
pada kekuatan akal adalah dasar peradaban bangsa. Tentang
hal ini Muhammad ‘Abduh berkata:
8.
Pembaruan ‘Abduh dalam Bidang Ilmu PengetahuanIslam
(Pendidikan)
Seperti dikutip Fazlur Rahman, ‘Abduh menyatakan
bahwa ilmu pengetahuan modern banyak berdasar pada hukum
alam (sunnatullah, yang tidak bertentangan dengan Islam yang
sebenarnya). Sunnatullah adalah ciptaan Allah SWT. Wahyu
juga berasal dari Allah. Jadi, karena keduanya datang dari
Allah, tidak dapat bertentangan satu dengan yang lainnya.
Islam mesti sesuai dengan ilmu pengetahuan modern dan, yang
modern mesti sesuai dengan Islam, sebagaimana zaman
keemasan Islam yang melindungi ilmu pengetahuan.
Dengan
penuh
semangat,
‘Abduh
menyuarakan
penggalian sains dan penanaman semangat ilmiah Barat.
Kemajuan Eropa ia tegaskan karena belahan dunia ini telah
mengambil yang terbaik dari ajaran Islam. Ia membantah
bahwa Islam tidak mampu beradaptasi dengan dunia modern.
Ia ingin membuktikan bahwa Islam adalah agama rasional
yang dapat menjadi basis kehidupan modern.
Sebagai
konsekuensi
dari
pendapatnya,
‘Abduh
berupaya untuk memperbarui pendidikan dan pelajaran
modern, yang dimaksudkan agar para ulama kelak tahu
kebudayaan modern dan mampu menyelesaikan persoalan
modern. Pendidikan adalah hal terpenting dalam kehidupan
manusia dan dapat merubah segala ses
Suatu.Program yang diajukannyasebagai salah satu
fondasi utamaadalah memahami dan menggunakan Islam
dengan benar untuk mewujudkan kebangkitan masyarakat.
Menurutnya, sekolah negeri (sekuler) harus diwarnai dengan
135 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
agama yang kuat. Namun, rupanya, pendapatnya itu mendapat
tantangan berat dari ulama konservatif yang belum mengetahui
faedah dari perubahan yang dianjurkan Muhammad Abduh.
Keberatan Muhammad Abduh berkenaan dengan upaya
meniru pendidikan Barat disebabkan pengalaman bahwa orang
yang meniru bangsa lain, dan meniru adat bangsa lain,
membukakan pintu bagi masuknya musuh. Segelintir orang
yang terbaratkan telah menggunakan slogan asing, seperti
“kebebasan, nasionalisme, etnisitas”.
Muhammad
Abduh
memperjuangkan
sistem
pendidikan fungsional yang bukan impor, yang mencakup
pendidikan
universal
bagi
semua
anak,
laki-laki
dan
perempuan. Semuanya harus punya kemampuan dasar seperti
membaca, menulis, dan berhitung. Semuanya harus mendapat
pendidikan agama, yang mengabaikan perbedaan sektarian dan
menyoroti perbedaan antara Kristen dan Islam.Isi dan lama
pendidikan haruslah beragam, sesuai dengan tujuan dan profesi
yang dikehendaki pelajar.
Abduh percaya bahwa anak petani dan tukang harus
mendapat
pendidikan
minimum,
agar
mereka
dapat
meneruskan jejak ayah mereka. Kurikulum sekolah ini harus
meliputi: (1) buku ikhtisar doktrin Islam yang berdasarkan
ajaran Sunni dan tidak menyebut-nyebut perbedaan sektarian;
(2) teks ringkas yang memaparkan secara garis besar fondasi
kehidupan etika dan moral dan menunjukkan mana yang benar
dan yang salah; dan (3) teks ringkas sejarah hidup Nabi
Muhammad, kehidupan shahabat, dan sebab-sebab kejayaan
Islam.
Sedangkan untuk sekolah menengah haruslah mereka
yang ingin mempelajari syariat, militer, kedokteran, atau ingin
bekerja ada pemerintah. Kurikulumnya haruslah meliputi,
antara lain:
136 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
(1) buku yang memberikan pengantar pengetahuan,
seno logika, prinsip penalaran; (2) teks tentang doktrin, yang
menyampaikan soal-soal seperti dalil rasional, menentukan
posisi
tengah
dalam
upaya
menghindarkan
konflik,
pembahasan lebih irnci mengenai perbedaan antara Kristen dan
Islam, dan keefektifan doktrin Islam dalam membentuk
kehidupan di dunia dan akherat; (3) teks yang menjelaskan
mana yang benar dan salah, penggunaan nalar dan prinsipprinsip doktrin; serta (4) teks sejarah yang meliputi berbagai
penaklukan dan penyebaran Islam.
Adapun pendidikan yang lebih tinggi lagi untuk guru
dan kepala sekolah, dengan kurikulum yang lebih lengkap,
mencakup: (1) tafsir al-Qur’an; (2) ilmu bahasa dan bahasa
Arab; (3) ilmu hadis; (4) studi moralitas (etika); (5) prinsipprinsip fiqh; (6) seni berbicara dan meyakinkan; dan (7)
teologi dan pemahaman doktrin secara rasional.
9.
Pembaruan ‘Abduh dalam Bidang Keluarga dan Wanita
Menurut ‘Abduh, blok bangunan terpenting dari
masyarakat baru adalah individu. Umat terdiri dari unit-unit
keluarga. Kalau unit-unit ini tidak memberikan lingkungan
yang sehat dan fungsional bagi perkembangan individu di
dalamnya, maka masyarakat akan ambruk. Abduh berkata:
“Sesungguhnya umat terdiri rumah-rumah (unit-unit
keluarga). Jika unit-unit keluarga baik, maka umat pun akan
baik. Barangsiapa yang tidak memiliki keluarga maka ia pun
tidak memiliki umat. Laki-laki dan perempuan adalah dua jenis
makhluk yang memiliki hak, kebebasan beraktivitas, perasaan,
dan akal yang sama. Dan ketahuilah bahwa laki-laki yang
berupaya menindas wanita supaya dapat menjadi tuan
dirumahnya sendiri, berarti menciptakan generasi budak...”
Menurut ‘Abduh, jika wanita memang punya kualitas
pemimpin dan kualitas membuat keputusan, maka keunggulan
137 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
pria tak berlaku lagi. Di tempat lain, dia menulis, bahwa
menurut al-Qur’an ada dua jenis wanita, wanita saleh dan
wanita durhaka. kepemimpinan pria berlaku hanya terhadap
istri yang mengacau atau durhaka.‘Abduh juga berpendapat
bahwa, penyebab perpecahan atau firnah dalam masyarakat
adalah karena pria mengumbar hawa nafsunya.
d. Jamaluddin Al-Afghani
Jamaluddin al-Afghani dilahirkan di Asadabad, dekat Kanar
di Distrik Kabul, Afghanistan, pada tahun 1838 (1254 H). Alafghani menghabiskan masa kecilnya di Afghanistan, namun
banyak berjuang di Mesir, India bahkan Perancis. Pada usia 18
tahun di Kabul, Jamaluddin tidak hanya menguasai ilmu
keagamaan tetapi juga mendalami filsafah, hukum, sejarah,
metafisika, kedokteran, sains, astronomi dan astrologi.
Jamaluddin al-Afghani adalah salah seorang pemimpin
pergerakan Islam pada akhir abad ke -19. Sayyid Sand adalah ayah
Afghani, yang dikenal dengan gelar Shadar Al-Husaini. Ia
tergolong bangsawan terhormat dan mempunyai hubungan nasab
dengan Hussein Ibn Ali r.a., dari pihak Ali At-Tirmizi, seorang
perawi hadits. Oleh karena itu, di depan nama Jamaluddin alAfghani diberi title “Sayyid”.
Afghani melanjutkan belajar ke India selama satu tahun. Di
india Afghani menekuni sejumlah ilmu pengetahuan melalui
metode modern. Didorong keyakinannya, ia melanglang buana ke
berbagai negara. Dari India, Jamaluddin melanjutkan perjalanan ke
mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Sepulangnya ke Kabul ia
diminta penguasa Afghanistan Pangeran Dost Muhammad Khan,
untuk membantunya. Tahun 1864,, ia diangkat menjadi penasehat
Shir Ali Khan, dan beberapa tahun kemudian diangkat menjadi
Perdana Menteri oleh Muhammad A’zam Khan. Namun karena
campur tangan Inggris, Jamaluddin akhirnya meninggalkan Kabul
138 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
ke Mekkah. Inggris menilai Jamaluddin sebagai tokoh berbahaya
karena ide-ide pembaharuannya, terus mengawasinya.
Pemikiran-Pemikiran Jamaluddin al-Afghani :
Pada saat kembalinya Jamaluddin ke India untuk kedua
kalinya setelah pergi meninggalkan Mesir karena ketidaksenangan
Inggris yang telah menghasut kaum teolog untuk melawan
jamaluddin atas kegiatan-kegiatan Jamaluddin yang menyebabkan
banyaknya orang kristen yang masuk Islam. Di sini, ia menuliskan
risalah
yang
sangat
terkenal,Pembuktian
Kesalahan
Kaum
Materialis, risalah ini menimbulkan gejolak besar kalangan
materialis.
Jamaluddin al-Afghani pernah menerbitkan jurnal AlUrwat-Al-Wuthqa yang mengecam keras Barat. Jurnal tersebut
juga dikenal sebagai jurnal anti penjajahan, yang diterbitkan di
Paris. Jurnal ini segera menjadi barometer perlawanan imperialisme
dunia Islam yang merekam komentar, opini, dan analisis bukan saja
dari tokoh-tokoh Islam dunia, tetapi juga ilmuwan-ilmuwan barat
yang penasaran dan kagum dengan kecermelangan Afghani.
Pada tahun 1889, al-Afhgani diundang ke Persia untuk
suatu urusan persengketaan politik antara Persia dengan Rusia.
Bersamaan dengan itu al-Afghani melihat ketidakberesan politik
dalam negeri Persia sendiri. Karenanya, ia menganjurkan
perombakan sistem politik yang masih otokratis.
Dan beberapa kontribusi al-Afghani yang lain adalah
perlawanan terhadap kolonial barat yang menjajah negeri-negeri
Islam (terutama terhadap penjajah Inggris). Kemudian upaya
melawan pemikiran naturalisme India, yang mengingkari adanya
hakikat ketuhanan. Menurutnya dasar aliran ini merupakan hawa
nafsu yang menggelora dan hanya sebatas egoisme sesaat yang
berlebihan tanpa mempertimbangkan kepentingan umat manusia
secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan adanya pengingkaran
139 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
terhadap hakikat Tuhan dan anggapan bahwa materi mampu
membuka pintu lebar-lebar bagi terhapusnya kewajiban manusia
sebagai
hamba
Tuhan.
Dari
situlah
al-Afghani
berusaha
menghancurkan pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa agama
mampu memperbaiki kehidupan masyarakat dengan syari’at san
ajaran-ajarannya.
Afghani juga mengembangkan pemikiran (dan gerakan)
salafiyah, yakni aliran keagamaan yang berpendirian bahwa untuk
dapat memulihkan kejayaannya, umat Islam harus kembali kepada
ajaran Islam yang masih murni seperti yang dahulu diamalkan oleh
generasi pertama Islam, yang juga biasa disebut salaf (pendahulu)
yang saleh.
Dalam rangka usaha pemurnian akidah dan ajaran Islam,
serta pengembalian keutuhan umat Islam, Afghani menganjurkan
pembentukan suatu ikatan politik yang mempersatukan seluruh
umat Islam (Jami’ah islamiyah) atau Pan-Islamisme. Menurut
Afghani, asosiasi politik itu harus meliputi seluruh umat Islam dari
segala penjuru dunia Islam, baik yang hidup dalam negara-negara
yang merdeka, termasuk Persia, maupun mereka yang masih
merupakan rakyat jajahan.
Ikatan tersebut, yang didasarkan atas solidaritas akidah
Islam, bertujuan membina kesetiakawanan dan pesatuan umat
Islam dalam perjuangan; pertama, menentang tiap sistem
pemerintahan
yang
dispotik
atau
sewenang-wenang,
dan
menggantikannya dengan sistem pemerintahan yang berdasarkan
musyawarah seperti yang diajarkan Islam, hal mana juga berarti
menentang sistem pemerintahan Utsmaniyah yang absolut itu.
Kedua, menentang kolonialisme dan dominasi Barat.
Menurut Afghani, dalam ikatan itu eksistensi dan
kemandirian masing-masing negara anggota tetap diakui dan
dihormati, sedangkan kedudukan para kepala negaranya, apa pun
140 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
gelarnya, tetap sama dan sederajat antara satu dengan yang lain,
tanpa ada satu pun dari mereka yang lebih ditinggikan.
Menurut Afghani penyebab kemunduran di dunia Islam,
adalah tidak adanya keadilan dan syura (dewan) serta tidak setianya
pemerintah pada konstitusi dikarenakan pemerintahan yang
sewenang-wenang (despotik), inilah alasan mengapa pemikir di
negara-negara Islam di timur tidak bisa mencerahkan masyarakat
tentang inti sari dan kebaikan dari pemerintahan republik.
Pemerintahan republik, merupakan sumber dari kebahagiaan dan
kebanggaan.
Mereka yang diatur oleh pemerintahan republik sendirilah
yang layak untuk disebut manusia; karena suatu manusia yang
sesungguhnya hanya diatur oleh hukum yang didasari oleh keadilan
dan mengatur gerakan, tindakan, transaksi dan hubungan dengan
orang yang lain yang dapat mengangkat masyarakat ke puncak
kebahagiaan.
Bagi Afghani, pemerintahan rakyat adalah “pemerintahan
yang
terbatas”,
pemerintahan
dipertanggungjawabkan
kepada
yang
masyarakat,
yang
dan
dapat
karenanya
merupakan lawan dari pemerintahan absolut. Merupakan suatu
pemerintah yang berkonsultasi dalam mengatur, membebaskan dari
beban yang diletakkan pemerintahan despotik dan mengangkat dari
keadaan membusuk ke tingkat kesempurnaan.
Dan pada buku Prof. Ahmad Amin dari Kairo yang berjudul
Zuma al-Islah, para penulisnya sepakat bahwa al-Afghani memiliki
dua tujuan yang jelas dan pokok yang menggarisbawahi misinya
yang besar :
1. Mengisi semangat baru di Timur sehingga ia menghidupkan
kembali
kebudayaan,
ilmu
pengetahuan,
pendidikan,
kebersihan agamanya yang kaya, sehingga membebaskan
kepercayaannya dari tahayul, dan menjernihkan moralnya dari
apa yang telah terkumpul di sekitar mereka dan kemudian
141 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
kembali kepada kekuasaan dan landasan yang pernah mereka
pegang dan miliki.
2. Melawan dominasi asing (Imperialisme Barat) sehingga
negara-negara Timur dikembalikan kepada kemerdekaannya,
yang dperkuat ileh persekutuan dan pertalian yang mungkin,
agar dapat menjaga diri mereka sendiri terhadap bahayabahaya yang datang (yang ditimbulkan oleh Barat).
e.
Muhammad Iqbal
Dr. Muhammad Iqbal (1874-1938) dilahirkan di Sialkot,
Punjab pada tanggal 22 Februari 1873. Leluhurnya termasuk dari
kalangan kasta Brahmana dari Kashmir yang telah memeluk agama
Islam sekitar tiga abad sebelum Iqbal lahir.
Secara ringkas ide-ide pembaharuan Muhammad Iqbal
adalah :
1.
Ijtihad mempunyai kedudukan penting dalam pembaharuan
Islam, dan pintu ijtihad tidak tertutup
2.
Kemunduran umat Islam disebabkan oleh kebekuan dalam
berpikir
3.
Perhatian
yang
berlebihan
terhadap
zuhud
membuat
masyarakat tidak/kurang memperhatikan masalah-masalah
dunia dan kemasyarakatan.
4.
Umat Islam harus menguasai sains dan teknologi yang dimiliki
Barat.
Dari segi bahasa, kata dinamisme artinya tidak berhenti.
Sedangkan menurut istilah dinamisme adalah suatu aktifitas yang
didasarkan pada kesadaran untuk selalu berubah secara positif
untuk mengikuti perkembangan zaman.
Karena itu dinamisme
sebagai tuntutan untuk memberdayakan ummat. Konsekuensinya
apabila umat kehilangan dinamisme, maka yang terjadi adalah
kemunduran yang akan berdampak pada kesengsaraan kehidupan.
Menurut
pandangan
kemunduran umat Islam :
142 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Iqbal
terdapat
beberapa
sebab
a.
Fakta sejarah menunjukan bahwa kehancuran kota Baqdad,
banyak mempengaruhi peradaban ummat Islam. Karena
Bagdad pernah menjadi pusat politik, kebudayaan dan pusat
kemajuan pemikiran Islam. Akibatnya, pemikiran ulama pada
masa itu hanya bertumpu pada ketertiban sosial. Mereka
menolak pembaruan di bidang hukum dan pintu ijtihad mereka
tutup. Hal ini menyebabkan hilangnya dinamika berpikir di
kalangan orang Islam.
2.
Ada kecenderungan ummat Islam terjerembab pada paham
fatalisme, yang menyebabkan umat Islam pasrah kepada nasib
dan enggan bekerja keras. Pengaruh zuhud yang terdapat
dalam ajaran tasafuf yang dipahami secara berlebihan dan
salah
mengakibatkan
umat
Islam
tidak
mementingkan
persoalan kemasyarakatan. Faham Fatalisme inilah yang
menyeret umat islam kehilangan semangat atau dan bermental
budak.
3.
Munculnya kelompok muslim yang menganggap pintu ijtihad
telah tertutup. Pemahamann ini melahirkan sikap statis (jumud)
dalam pemikiran umat Islam, karena kegiatan ijtihad dianggap
tertutup. Kaum muslimin lebih cenderung mengikut pendapatpendapat mazhab-mazhab yang sudah ada dan bahkan
terjerabab dilingkaran madzhab
tersebut, sehingga jadi
kemalasan untuk berpikir.
Untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi Umat
Islam, maka Muhammad Iqbal menawarkan beberapa solusi yang
harus siterapkan yaitu :
1.
Secara konsisten menerapkan konsep dinamisme Islam, umat
Islam harus membangkitkan kembali tradisi kilmuan dengan
membuka pintu ijtihad. Al-Qur’an senantiasa menganjurkan
pemakaian akal untuk melihat tanda-tanda kebesaran Tuhan
dan pada saat yang sama menganjurkan umat Islam senantiasa
bergerak aktif menyongsong perubahan zaman.
143 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
Hukum Islam tidak bersifat statis, tetapi dinamis dan
berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Pintu ijtihad
tidak
pernah
tertutup.
Menurut
Iqbal,
ijtihad
adalah
mencurahkan segenap kemampuan intelektual, yang berarti
menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi. Di dalam
ijtihad, terdapat aspek perubahan dan dengan adanya
perubahan itulah, dinamika umat manusia berasal. Paham
dinamisme Islam inilah yang membuat Iqbal mempunyai
kedudukan penting dalam pembaruan Islam. Dalam syairsyairnya, ia mendorong umat Islam supaya bergerak dan
jangan tinggal diam.
3.
Intisari hidup adalah gerak. Karenanya, Iqbal menyeru agar
umat Islam bangun dan menciptakan dunia baru.
Dalam
kaitannya dengan barat, Iqbal memandang barat tidaklah bagus
untuk
dijadikan
materialisme
barat
model
telah
peradaban.
membawa
Kapitalisme
dan
kerusakan
bagi
kemanusiaan. Karena itu boleh belajar dari barat dalam hal
metodologi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan nilainilai kehidupan harus digali dari ajaran Islam yang benar dan
budaya yang positif.
C. REFLEKSI
Setelah mengikuti proses pembelajaran hari ini
4. Adakah hal-hal baru dan sangat menarik yang kalian dapatkan!
5. Bagaimana kesan kalian terhadap tokoh tokoh pembaharu Islam!
6. Bisakah kalian meniru sikap dan perjuangan dari para pembaharu
Islam dalam kehidupan sehari-hari!
D. TUGAS DAN KEGIATAN
Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah
diskusi
dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda,
kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di
depan kelas. Materi diskusi adalah sebagai berikut :
1.
Deskripsikan Latar belakang munculnya gerakan pembaharuan.
144 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
DeskripsikanIde-ide pembaharuandan nilai-nilai positif dari gerakan
pembaharuan.
3.
DeskripsikanPengaruh gerakan pembaharuan terhadap perkembangan
Islam di Indonesia.
E. PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami adanya Gerakan Pembaharuan Islam, maka
seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :
1.
Memiliki semangat ukhuwah kebangsaan, dalam menjalin hubungan
silaturrahim dengan sesama masyarakat muslim di seluruh dunia.
2.
Memiliki sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang
lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya
3.
Menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai
hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik baiknya.
4.
Membiasakan menyediakan waktu untuk membaca berbagai
bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya
F. EVALUASI
1.
Uraian Singkat !
1.
Pemikiran pembaharuan atau modernisasi dalam Islam timbul
terutama sebagai hasil kontak yang terjadi antara …
2.
Dalam bahasa Arab, gerakan pembaharuan Islam disebut tajdid,
secara harfiah tajdid berarti pembaharuan dan pelakunya disebut …
3.
Periode modern (1800 M dan seterusnya) adalah zaman
kebangkitan bagi …
4.
Al-Tahtawi yang berpendapat bahwa penterjemahan buku-buku
Barat ke dalam bahasa Arab penting, agar umat Islam …
5.
Kemunduran - kemunduran disebabkan oleh paham jumud di
kalangan umat Islam yaitu …
145 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
2.
Essay
1) Jelaskan pengertian dan makna Tajdid
2) Jelaskan latar belakang munculnya gerakan pembaharuan
3) Sebutkan tokoh-tokoh pembaharu dalam Islam
4) Sebutkan ide-ide pembaharuan Jamaluddin Al Afghani
5) Jelaskan pengaruh gerakan Pembaharuan terhadap perkembangan
Islam di Indonesia
3.
Portofolio
Carilah beberapa ide pembaharuan lengkapi dengan tokoh yang
mencetuskan dengan mengisi kolom di bawah ini
No.
Ide-Ide Pembaharuan
Tokoh Yang
Mencetuskan
1
2
3
4
5
4.
Skala Sikap
Nilai-Nilai Pembaharuan Yang Perlu
No.
Diteladani Dalam Kehidupan
Sehari-Hari
1
2
3
4
5
HIKMAH
146 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Komentar atau
Pendapat Anda
Barang siapa mensucikan diri, maka dia aka diberi kesucian itu, dan barang
siapa mengotori diri, maka kotoran itu akan diberikan kepadanya. Barang
siapa melakukan kebaikan pada malam harinya, maka dia diberi perlindungan
pada siang harinya, dan barang siapa melakukan kebaikan pada siang harinya,
maka dia diberi perlindungan pada malam harinya. Barang siapa mengabaikan
Alah karena syahwat didalam hatinya, maka Allah berhak untuk menyiksa
hatinya. (Abu Sulaiman Ad Darny)
147 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
GLOSARIUM
Yanissaris
Pasukan baru yang dibentuk tahun 1330 M dibawah
pimpinan Menteri Pertahanan Alaudin
Muhamad
Gelar Al Fatih Muhammad II
Jantan Sakit
Zaman Murad III sampai zaman Sultan Muhammad II
Turki
Syafawiyah
Nama tarekat yang didirikan oleh Safi Al-Din
Domba hitam
Penguasa Kara Koyunlu salah satu suku bangsa Turki
Ghulam
Pasukan (budak-budak) yang dibentuk Abbas I
Sipah Salar
Kepala komandan tingkat distrik
Faujdar
Komandan subdistrik
EIC
Kepanjangan dari The British East India Company;
Perusahaan Inggris-India Timur untuk menjalankan
usaha perdagangan di India sejak tahun 1600.
Din-i-Ilahi
Sebuah ajaran tentang agama Islam dan konsepsi itu
merupakan upaya mempersatukan umat-umat beragama
di India
Tajdid
Upaya pembaruan sebagai tindak lanjut dari adanya
kesadaran bahwa umat Islam sedang dalam keadaan
lemah dan terperosok dalam kemunduran yang dalam.
Dalam pandangan Islam pembaharuan [tajdid] diartikan
untuk mengembalikan kemurnian ajaran Islam dan
melakukan dinamisasi ajaran sesuai perkembangan
Zaman.
Fatalisme
Suatu paham yang menyatakan manusia dikuasai oleh
takdir atau nasib hingga ia tidak dapat berbuat apa-apa
atau tidak punya pilihan lain.
Interprestasi
Suatu kerangkan berpikir untuk memberikan pendapat
atau penafsiran
Nasionalisme
Suatu paham untuk mencintai bangsa dan negara sendiri
148 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Progresif
Pemikiran, kamauan dan tindakan untuk lebih maju dan
memperbaiki keadaan untuk menuju yang lebih baik
Statisme
Suatu paham yang menyatakan
manusia tidak perlu
berikhtiar, bila Allah berkehendak sesuatu atas dirinya,
pasti akan terjadi meski tanpa usaha bukankah Allah
maha berkuasa atas segala sesuatu .
Sekularisme
Suatu paham yang memisahkan antara masalah-masalah
dunia dengan masalah-masalah akhirat. Menurut paham
ini, agama beserta lembaga-lembaganya tidak boleh ikut
campur untuk berpartisipasi dalam masalah publik,
politik dan sipil.
Dinamisme
Adalah paham yang menyatakan bahwa
manusia
mempunyai kekuatan yang menentukan keberhasilan dan
kegagalan dalam menjalankan kehidupannya
149 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Taufiq dan Sharon Siddque (ed),(1989), Tradisi dan Kebangkitan Islam
di Asia Tenggara, Jakarta, LP3ES.
A. Aziz Salim Basyarahil, Hikmah dalam Humor Kisah dan Pepatah, Gema
Insani, Cet. VII, 2005)
Abdullah, Taufiq dan Sharon Siddque (ed),(1991), Sejarah Ummat Islam
Indonesia, Jakarta, Majlis Ulama’ Indonesia.
Achmadi Wahid, dkk, Menjelajahi Peradaban Islam, Pustaka Insan Madani,
Sleman, 2006
A. Jamil, dkk, Sejarah Kebudayaan Islam, CV. Toha Putra. Semarang
Al-Maududi, AbulA’la(1984), Sejarah Pembaharuan dan Pembangunan Kembali
Alam Pikiran Agama,Surabaya, Bina Ilmu.
Azra, Azyumardi (1989), Perspektif Islam di Asia Tenggara, Jakarta, Yayasan
Obor Indonesia.
Badri Yatim,(1993) Sejarah Peradaban Islam, Jakarta, LSKIK
Bolland, BJ,(1985) Pergumulan Islam di Indonesia, Jakarta, Grafiti Press.
DEPAG RI, Sejarah Kebudayaan Islam, Kelas III, 2002
Hasan, Ibrahim Hasan (1989),Sejarah dan Kebudayaan Islam, Yogjakarta, Kota
Kembang.
Hasyim, A, (1989) Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia,
Jakarta, LP3ES.
Ibrahim, Ahmad, dkk (1989), Islam di Asia Tenggara, Jakarta, LP3ES.
Nasution, Harun (1985), Islam ditinjau dari Berbagai Aspeknya I, Jakarta, UI
Press.
Naufal, A Razaq, (1987), Ummat Islam dan Sains Modern, Bandung, Husaini.
150 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Noer, Daliar (1980), Gerakan Modern Islam di Indonesia, Jakarta , LP3ES.
Sya’labi, Ahmad, (1979), Sejarah Kebudayaan Islam I, Jakarta, Pustaka al-Husna.
Sya’labi, Ahmad, (1988), Sejarah Kebudayaan Islam, Imperium Turki Usmani,
Jakarta, Kalam Mulia
Tajjuddin, Abdurrahman, (1953), Dirasat fi al-Tarikh al Islami, kairo; Muktabah
al-sunnah al Muhammadiyah.
Achmadi Wakhid, M.Ag, dkk, Sejarah Kebudayaan Islam Kalas XII, Yogyakarta,
Pustaka Insan Madani, 2008
151 | Sejarah Kebudayaan Islam MA Kelas XI Keagamaan
Download