Adaptasi Hewan Laut

advertisement
Bilogi Laut
(Adaptasi Hewan Laut)
No
Adaptasi
1
Morfologi  Tubuh streamline,
 Bentuk sayap yang
menggunakan sirip
panjang dan tipis
untuk berenang, gigi
memudahkan mereka
yang tajam, tubuh
untuk mengudara lama
bagian atas berwarna
di atas lautan. kaki
gelap/sesuai dengan
berselaput, sehingga
warna air laut dan
memudahkan mereka
tubuh bagian bawah
untuk bergerak
berwarna cerah/putih,
dipermukaan atau
untuk berkamuflase
dalam air. Bentuk
(ex: hiu)
paruh yang ujungnya
berbentuk seperti
 tubuhnya seperti
pengait memudahkan
cerutu. mempunyai
mereka untuk
dua sirip pungung,
menangkapdan
sirip depan yang
membunuh mangsa
biasanya pendek dan
(ex :albatros)
terpisah dari sirip
belakang, Mempunyai  Modifikasi sayap
jari-jari sirip tambahan
berbentuk seperti sirip
(finlet), bentuk tubuh
untuk berenang di air
torpedo memudahkan
dan memiliki selaput
untuk berenang cepat
renang pada kaki (ex:
(ex: ikan tuna)
penguin).
 Tangan dan kaki
 Tangan dan kaki
berukuran besar dan
berbentuk seperti
berbentuk sirip,
sirip. bentuk tubuh
bertubuh licin dan
yang lebih ramping
menyempit
untuk
kebelakang untuk
memudahkan
memudahkan saat
mereka berenang
berenang (ex: anjing
di air, emiliki
laut).
cangkang yang
 Alat gerak depan
berfungsi untuk
disebut flipper, tidak
ada tulang belakang
melindungi tubuh
(zygapophyses),
mereka dari
bentuk tubuh
pemangsa (ex:
hidrodinamik untuk
Penyu)
Fisiologi  telinga dilengkapi
 Mekanisme
pernapasan dibantu
oleh permukaan
epithelium lembab
di sekitar kloaka,
Memiliki
kemampuan untuk
mengeluarkan
garam-garam air
laut yang ikut
2
Marine Fish
oleh sel yang peka
terhadap tekanan
disepanjang tiap sisi
tubuhnya, untuk
mendeteksi gerakan
meronta dari ikan
lain, darah mereka
yang hangat,
mempercepat
pencernaan dan
Marine Bird
 Bagian hidung tubular
yang digunakan untuk
penciuman, adanya
kelenjar garam yang
dapat mengeluarkan
kelebihan garam pada
tubuhnya sebagai
adaptasi dari
lingkungan hidup
yang kandungan
garamnya tinggi (ex:
Marne Reptile
Marine Mammals
mengurangi gesekan
(ex: lumba-lumba)
 Tubuhnya berbentuk
seperti torpedo
(streamline) tanpa
sirip belakang. Sirip
depannya mengecil
dan memiliki sebuah
ekor horisontal yang
kuat untuk bergerak
seperti baling-baling
perahu. Lubang
hidungnya (blowhole)
berubah menjadi
lubang peniup pada
bagian atas kepalanya.
Lubang ini berguna
untuk pernapasan pada
saat hewan itu
berenang di
permukaan air (ex:
Paus).
 Memeiliki
lapisan lemak
sebagai
penangkal
dingin, sistem
counter-curent
mengurangi
panas, myglobin
membantu
menyimpan
oksigen dalam
menambah kekuatan
albatros).
serta ketahan mereka
 Memiliki paru-paru
(ex: hiu).
yang lebih besar
 mampu untuk menjaga
sehingga dapat
suhu tubuh lebih
menyimpan udara
tinggi daripada suhu
lebih banyak ketika
lingkungan, dapat
menyelam di air (ex;
menaikkan suhu
penguin)
darahnya di atas suhu
air dengan aktivitas
ototnya (ex: ikan tuna)
tertelan bersama
makanan,
mengeluarkan
cairan dari mata
yang mengandung
garam pada saat
naik kedaratan
yang berfungsi
untuk
menyeimbangkan
kadar garam dalam
tubuhnya. (ex:
Penyu).

tubuh (ex: paus)
memiliki lapisan
lemak yang
tebal untuk
bertahan di
daerah dingin
dengan
menahan panas
tubuh tetap
tertahan (ex:
anjing laut)
Download