SILABUS MATA KULIAH Program Studi : D III Keperawatan Kode

advertisement
SILABUS MATA KULIAH
Program Studi
Kode Mata Kuliah
Nama Mata Kuliah
Jumlah SKS
Semester
Mata Kuliah Pra Syarat
: D III Keperawatan
: WAT 3.12
: Keperawatan Gerontik
: 2 (teori:1 , klinis:1)
:6
:-
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas tentang konsep lansia dengan segala kompleksitas permasalahannya dan asuhan keperawatan kesehatan lansia dalam rentang sehat
sampai sakit. Lingkup asuhan keperawatan meliputi peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan pemulihan kesehatan lansia
dengan pendekatan proses keperawatan dan pelibatan penuh keluarga serta pemanfaatan sumber-sumber yang ada di komunitas.
Proses pembelajaran diarahkan untuk mencapai pemahaman dan ketrampilan dalam asuhan keperawatan pada lansia, yang meliputi kuliah dan pengalaman
belajar praktek lapangan.
Standar Kompetensi
Setelah menyelesaikan mata ajar ini mahasiswa diharapkan mampu mengetahui, memahami, menguasai dan mengimplementasikan konsep dasar gerontik, teori
bio-psiko-sosio-kultural dan spiritual pada proses penuaan, serta kebutuhan nutrisi, istirahat/ tidur, seksual lanjut usia, masalah fisik dan psikososial pada lanjut
usia dan penerapannya pada asuhan keperawatan lansia dengan penekanan pada peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, dan pemeliharaan lanjut usia. Mata
kuliah ini akan berguna dalam melaksanakan pelayanan/ asuhan keperawatan pada lanjut usia di berbagai tatanan pelayanan kesehatan, khususnya di keluarga
dan masyarakat. Di setiap pembelajaran mahasiswa dimotivasi untuk selalu berpikir kritis.
Kompetensi
Dasar
Memahami
promosi
kesehatan melalui
kebijakan publik
dan
standar
perawatan
Memahami
Penuaan
teori
Memahami
strategi
pencapaian
kesehatan mental
untuk masa tua
yang sukses
Indikator
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. Menggambarkan
perubahan
demografi masyarakat lansia
Indonesia dan efeknya terhadap
sistem perawatan kesehatan
2. Mendiskusikan peran perawat
dalam
meningkatkan
dan
melindungi kesehatan orang
lansia
3. Mendefinisikan kebijakan publik
dan menggambarkan proses
pembuatan kebijakan
4. Menggambarkan
metode
keterlibatan
perawat
dalam
proses pembuatan kebijakan
5. Menjelaskan standar mengatur
praktek keperawatan
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi teori penuaan
biologi dan psikososial yang ada
2. Menggambarkan keterkaitan teori
untuk
praktek
keperawatan
terhadap lansia
3. Mendiskusikan manajemen ilmu
perawatan untuk klien lansia
berdasarkan teori yang dipilih
4. Menggambarkan
perilaku
promosi
kesehatan
yang
mendukung penuaan yang sukses
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. mengeksplorasi
komponenkomponen masa tua yang sukses
2. mendiskusikan kesehatan dan
aktivitas, aktivitas mental, dan
sosial yang berperan terhadap
Pengalaman
Pembelajaran
Mendiskusikan perubahan
demografi
masyarakat
lansia
dan
efeknya
terhadap
perawatan
kesehatan
dan
peran
perawat
dalam
meningkatkan kesehatan
lansia dan keterlibatan
dalam membuat kebijakan
publik
Mendiskusikan
teori
penuaan
biologi
dan
psikososial,
keterkaitan
teori
untuk
praktek
keperawatan
lansia,
manajemen
perawatan
untuk lansia berdasar
teori, perilaku promosi
kesehatan
yang
mendukung penuaan yang
sukses
Mendiskusikan
komponen-komponen
masa tua yang sukses,
kesehatan dan aktivitas,
aktivitas
mental, dan
sosial
yang
berperan
terhadap masa tua yang
Materi ajar
Waktu
Alat/Bahan/
Sumber Belajar
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi.
Penilaian
1. Perubahan
demografi
masyarakat
lansia
Indonesia dan efeknya
terhadap sistem perawatan
kesehatan
2. Peran
perawat
dalam
meningkatkan
dan
melindungi
kesehatan
orang lansia
3. Kebijakan
publik
dan
proses
pembuatan
kebijakan
4. Metode
keterlibatan
perawat
dalam
proses
pembuatan kebijakan
5. Standar mengatur praktek
keperawatan
120’
Test essay
dan
tes
obyektif t
1. Teori penuaan biologi dan
psikososial yang ada
2. Keterkaitan teori untuk
praktek
keperawatan
terhadap lansia
3. Manajemen
ilmu
perawatan untuk klien
lansia berdasarkan teori
yang dipilih
4. Perilaku
promosi
kesehatan
yang
mendukung penuaan yang
sukses
1. Komponen-komponen
masa tua yang sukses
2. Kesehatan dan aktivitas,
aktivitas mental, dan sosial
yang berperan terhadap
masa tua yang sukses
3. Efek
pensiun
pada
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard
Test essay
dan
tes
obyektif
Memahami
penuaan
pada
sistem sensoris
Memahami
penuaan
pada
sistem integumen
masa tua yang sukses
3. mengevaluasi efek pensiun pada
kesehatan mental
4. mendiskusikan sumbangan lansia
kepada masyarakat melalui kerja
paruh waktu, sukarelawan kerja,
aktivitas politik yang membantu
kesehatan mental lansia
5. mengidentifikasi sumber-sumber
dukungan sosial umum untuk
lansia
6. mengidentifikasi
masalahmasalah mental dan emosional
yang terjadi pada lansia
7. mengevaluasi
intervensi
keperawatan untuk memelihara
kesehatan mental lansia
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. mendiskusikan perubahan normal
dalam respon sensori dengan
implikasi keperawatan
2. menggunakan
proses
keperawatan
mengeksplorasi
kebutuhan klien lansia dalam
perubahan sensori
3. mendiskusikan
implikasi
psikososial bagi klien lansia
dengan perubahan sensoris
4. mengajarkan keluarga tentang
kebutuhan klien lansia terhadap
perubahan dalam respon sensori
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. menggambarkan
perubahan
fisiologis kulit yang mengalami
penuaan
2. mengenali dampak penuaan dini
sukses, efek pensiun pada
kesehatan
mental,
sumbangan lansia melalui
kerja
paruh
waktu,
sukarelawan
kerja,
aktivitas politik, sumbersumber dukungan sosial
untuk lansia, masalahmasalah
mental
dan
emosional pada lansia
mengevaluasi intervensi
keperawatan
untuk
memelihara
kesehatan
mental lansia
kesehatan mental
4. Sumbangan lansia kepada
masyarakat melalui kerja
paruh waktu, sukarelawan
kerja, aktivitas politik yang
membantu
kesehatan
mental lansia
5. Sumber-sumber dukungan
sosial umum untuk lansia
6. Masalah-masalah mental
dan emosional yang terjadi
pada lansia
7. Intervensi
keperawatan
untuk
memelihara
kesehatan mental lansia
Mendiskusikan perubahan
normal dalam respon
sensori dengan implikasi
keperawatan,
proses
keperawatan
bagi
kebutuhan klien lansia
dalam perubahan sensori,
implikasi psikososial bagi
klien
lansia
dengan
perubahan sensoris, peran
keluarga
tentang
kebutuhan klien lansia
terhadap perubahan dalam
respon sensori
1. Perubahan normal dalam
respon
sensori
dengan
implikasi keperawatan
2. Proses
keperawatan
mengeksplorasi kebutuhan
klien lansia dalam perubahan
sensori
3. Implikasi psikososial bagi
klien
lansia
dengan
perubahan sensoris
4. Peran keluarga terhadap
kebutuhan
klien
lansia
terhadap perubahan respon
sensori
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
Mendiskusikan perubahan
fisiologis
kulit
yang
mengalami
penuaan,
dampak penuaan dini
akibat sinar matahari, lesi
kulit
akibat
terpajan
1. Perubahan fisiologis kulit
yang mengalami penuaan
2. Dampak penuaan dini
akibat sinar matahari
3. Lesi pada kulit akibat
terpajan penyinaran
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Test essay
dan
tes
obyektif
akibat sinar matahari
3. menggambarkan lesi pada kulit
akibat terpajan penyinaran
4. menggambarkan alasan lambatnya
penyembuhan luka pada lansia
5. menggambarkan
proses
pengkajian
kulit
dan
mendemonstrasikan dokumentasi
yang sesuai
6. mengembangkan
rencana
perawatan untuk integritas kulit
klien lansia
penyinaran,
alasan
lambatnya penyembuhan
luka pada lansia, proses
pengkajian
kulit
dan
dokumentasi yang sesuai,
rencana perawatan untuk
integritas kulit klien lansia
4. Alasan
lambatnya
penyembuhan luka pada
lansia
5. Proses pengkajian kulit
dan dokumentasi yang
sesuai
6. Rencana perawatan untuk
integritas kulit klien lansia
Lueckenotte,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
A,
Memahami
Setelah
mengikuti
perkuliahan
penuaan
pada mahasiswa diharapkan dapat:
sistem
1. mengidentifikasi
perubahan
muskuloskeletal
normal
pada
sistem
muskuloskeletal akibat penuaan
2. membedakan
masalah
osteoporosis, osteoartritis, dan
artritis reumatoid pada lansia
3. menyebutkan fraktur yang terjadi
akibat osteoporosis
4. mengembangkan
rencana
keperawatan
berdasarkan
pengkajian pada lansia yang
menekankan
keselamatan,
mobilitas, dan fungsi yang
berkelanjutan
Memahami
Setelah
mengikuti
perkuliahan
penuaan
pada mahasiswa diharapkan dapat:
sistem neurologis 1. mengidentifikasi
perubahan
normal terkait usia pada sistem
persarafan
2. mendiskusikan manifestasi klinis
dari defisit neurologis klien lansia
3. menggambarkan
pencegahan
primer untuk masalah neurologis
4. mendiskusikan
pencegahan
sekunder pada lansia dengan
Mendiskusikan perubahan
normal
sistem
muskuloskeletal
akibat
penuaan,
masalah
osteoporosis, osteoartritis,
dan artritis reumatoid pada
lansia, fraktur yang terjadi
akibat
osteoporosis,
rencana
keperawatan
berdasarkan
pengkajian
yang
menekankan
keselamatan,
mobilitas,
dan
fungsi
yang
berkelanjutan
1. Perubahan normal pada
sistem
muskuloskeletal
akibat penuaan
2. Masalah
osteoporosis,
osteoartritis, dan artritis
reumatoid pada lansia
3. Fraktur yang terjadi akibat
osteoporosis
4. Rencana
keperawatan
berdasarkan
pengkajian
pada
lansia
yang
menekankan keselamatan,
mobilitas, dan fungsi yang
berkelanjutan
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
Mendiskusikan perubahan
normal terkait usia pada
sistem
persarafan,
manifestasi klinis dari
defisit neurologis klien
lansia, pencegahan primer
untuk masalah neurologis,
pencegahan sekunder pada
lansia dengan stroke,
rencana keperawatan klien
dengan stroke
1. Perubahan normal terkait
usia pada sistem persarafan
2. Manifestasi klinis dari
defisit neurologis klien
lansia
3. Pencegahan primer untuk
masalah neurologis
4. Pencegahan sekunder pada
lansia dengan stroke
5. Rencana keperawatan klien
dengan stroke
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
stroke
5. menyiapkan rencana keperawatan
klien dengan stroke
Memahami
penuaan
pada
sistem
kardiovaskular
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.mengidentifikasi
perubahan
normal pada lansia pada sistem
kardiovaskular
2.mendiskusikan
perubahan
patofisiologis yang menyertai
perubahan sistem kardiovaskular
pada lansia
3.mengidentifikasi
komponen
rencana perlindungan kesehatan
primer, sekunder, dan tersier pada
lansia
dengan
penyakit
kardiovaskular
4.menggambarkan rencana asuhan
keperawatan untuk lansia dengan
penyakit kardiovaskular
Mendiskusikan perubahan
normal pada lansia pada
sistem
kardiovaskular,
perubahan patofisiologis
yang
menyertai,
komponen
rencana
perlindungan
kesehatan
primer, sekunder, dan
tersier pada lansia dengan
penyakit kardiovaskular,
rencana
asuhan
keperawatan untuk lansia
dengan
penyakit
kardiovaskular
1. Perubahan normal pada
lansia
pada
sistem
kardiovaskular
2. Perubahan patofisiologis
yang menyertai perubahan
sistem kardiovaskular pada
lansia
3. Komponen
rencana
perlindungan
kesehatan
primer, sekunder, dan
tersier pada lansia dengan
penyakit kardiovaskular
4. Rencana
asuhan
keperawatan untuk lansia
dengan
penyakit
kardiovaskular
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
Memahami
Setelah
mengikuti
perkuliahan
penuaan
pada mahasiswa diharapkan dapat:
sistem pulmonal 1. mengidentifikasi
perubahan
pulmonal
normal
yang
dihubungkan dengan penuaan
2. memahami proses patofisiologis
masalah pulmonal yang sering
terjadi
3. mengenal
manifestasi
klinis
masalah pulmonal yang sering
terjadi
4. menggambarkan
pengkajian
pulmonal pada lansia
5. mendiskusikan
asuhan
keperawatan pada lansia dengan
penyakit pulmonal
Mendiskusikan perubahan
pulmonal normal pada
lansia,
proses
patofisiologis
masalah
pulmonal yang sering
terjadi, manifestasi klinis
masalah pulmonal yang
terjadi,
pengkajian
pulmonal pada lansia,
asuhan keperawatan pada
lansia dengan penyakit
pulmonal
1. Perubahan
pulmonal
normal yang dihubungkan
dengan penuaan
2. Proses
patofisiologis
masalah pulmonal yang
sering terjadi
3. Manifestasi klinis masalah
pulmonal yang sering
terjadi
4. Pengkajian pulmonal pada
lansia
5. Asuhan keperawatan pada
lansia dengan penyakit
pulmonal
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
Memahami
penuaan
pada
sistem endokrin
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1. mengidentifikasi
perubahan
normal terkait usia pada sistem
endokrin
2. mendiskusikan
pencegahan
primer, sekunder, dan tersier pada
penatalaksanaan diabetes pada
lansia
3. mengidentifikasi
perubahan
normal terkait usia pada kelenjar
tiroid
4. menggambarkan patofisiologi dan
manifestasi klinis dari gangguan
tiroid
5. mendiskusikan
asuhan
keperawatan untuk pasien dengan
disfungsi tiroid dan diabetes
mellitus
Memahami
Setelah
mengikuti
perkuliahan
penuaan
pada mahasiswa diharapkan dapat:
sistem renal dan 1. Menggambarkan
perubahan
urinaria
terkait usia dan manifestasi klinis
klien lansia pada sistem renal dan
urinaria
2. Mendefinisikan
empat
jenis
inkontinenensia urine
3. Mendiskusikan pengkajian dan
penatalaksanaan
keperawatan
untuk inkontinensia urine
Memahami
Setelah
mengikuti
perkuliahan
penuaan
pada mahasiswa diharapkan dapat:
sistem
1. mengenal perubahan psikologis
gastrointestinal
yang normal terkait usia pada
dengan
sistem gastrointestinal
pertimbangan
2. menjelaskan
tindakan
nutrisi
keperawatan sebagai pencegahan
primer, sekunder, tersier pada
saluran gastrointestinal lansia
Mendiskusikan perubahan
normal terkait usia pada
sistem
endokrin;
pencegahan
primer,
sekunder, dan tersier pada
penatalaksanaan diabetes
pada lansia; perubahan
normal terkait usia pada
kelenjar
tiroid,
patofisiologi
dan
manifestasi klinis dari
gangguan tiroid, serta
asuhan keperawatan untuk
pasien dengan disfungsi
tiroid
dan
diabetes
mellitus
1. Perubahan normal terkait
usia pada sistem endokrin
2. Pencegahan
primer,
sekunder, dan tersier pada
penatalaksanaan diabetes
pada lansia
3. Perubahan normal terkait
usia pada kelenjar tiroid
4. Patofisiologi
dan
manifestasi klinis dari
gangguan tiroid
5. Asuhan keperawatan untuk
pasien dengan disfungsi
tiroid dan diabetes mellitus
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Test essay
dan
tes
obyektif
Mendiskusikan perubahan 1. Perubahan terkait usia dan
terkait
usia
dan
manifestasi klinis klien
manifestasi klinis klien
lansia pada sistem renal dan
lansia pada sistem renal
urinaria
dan urinaria, empat jenis 2. Empat jenis inkontinenensia
inkontinenensia
urine,
urine
pengkajian
dan 3. Pengkajian
dan
penatalaksanaan
penatalaksanaan
keperawatan
untuk
keperawatan
untuk
inkontinensia urine
inkontinensia urine
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
Mendiskusikan perubahan 1. Perubahan psikologis yang
psikologis yang normal
normal terkait usia pada
terkait usia pada sistem
sistem gastrointestinal
gastrointestinal, tindakan 2. Tindakan
keperawatan
keperawatan
sebagai
sebagai pencegahan primer,
pencegahan
primer,
sekunder,
tersier
pada
sekunder, tersier pada
saluran
gastrointestinal
saluran
gastrointestinal
lansia
lansia,
metode 3. Metode kemampuan lansia
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Tes essay
dan
obyektif
Memahami
penuaan
pada
sistem reproduksi
wanita
Memahami
perubahan
multisistem yang
mengakibatkan
imobilitas
dan
intoleransi
aktivitas lansia
Memahami
pengkajian
dan
3. memperdalam
metode
kemampuan
lansia
untuk
mempertahankan
kesehatan
gastrointestinal
4. mendiskusikan kebutuhan nutrisi
pada lansia
5. menguraikan dampak nutrisi
terhadap
kesehatan
dan
pencegahan penyakit pada lansia
mempertahankan
untuk
mempertahankan
kesehatan gastrointestinal,
kesehatan gastrointestinal
kebutuhan
nutrisi, 4. Kebutuhan nutrisi pada
dampak nutrisi terhadap
lansia
kesehatan dan pencegahan 5. Dampak nutrisi terhadap
penyakit pada lansia
kesehatan dan pencegahan
penyakit pada lansia
Gerontologi
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.mendiskusikan
perubahan
ginekologi normal terkait usia
2.mengidentifikasi gangguan vagina
pada wanita lansia
3.menjelaskan pemeliharaan rutin
untuk wanita lansia
4.menggambarkan program promosi
kesehatan meliputi pencegahan
primer, sekunder, dan tersier
5.mendiskusikan
pentingnya
pemeriksaan sendiri payudara
untuk wanita lansia
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.mengidentifikasi
pentingnya
mobilitas pada lansia
2.menggambarkan
dampak
fisiologis dari imobilitas dan
ketidakaktifan
3.menggambarkan
intervensi
keperawatan sebagai pencegahan
primer, sekunder, dan tersier dari
imobilitas dan intoleransi aktivitas
4.menggambarkan
komponen
esensial untuk program latihan
fisik secara teratur untuk lansia
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
Mendiskusikan perubahan
ginekologi normal terkait
usia,
gangguan vagina
pada
wanita
lansia,
pemeliharaan rutin untuk
wanita lansia, program
promosi
kesehatan
meliputi
pencegahan
primer, sekunder, dan
tersier,
pentingnya
pemeriksaan
sendiri
payudara untuk wanita
lansia
1.Perubahan
ginekologi
normal terkait usia
2.Gangguan vagina pada
wanita lansia
3.Pemeliharaan rutin untuk
wanita lansia
4.Program promosi kesehatan
meliputi pencegahan primer,
sekunder, dan tersier
5.Pentingnya
pemeriksaan
sendiri payudara untuk
wanita lansia
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
Mendiskusikan mobilitas
pada lansia,
dampak
fisiologis dari imobilitas
dan
ketidakaktifan,
intervensi
keperawatan
sebagai
pencegahan
primer, sekunder, dan
tersier dari imobilitas dan
intoleransi
aktivitas,
latihan fisik secara teratur
untuk lansia
1.Pentingnya mobilitas pada
lansia
2.Dampak fisiologis dari
imobilitas
dan
ketidakaktifan
3.Intervensi
keperawatan
sebagai pencegahan primer,
sekunder, dan tersier dari
imobilitas dan intoleransi
aktivitas
4.Komponen esensial untuk
program latihan fisik secara
teratur untuk lansia
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
Mendiskusikan
pentingnya
mencegah
1.Pentingnya mencegah jatuh
2.Pengkajian gaya berjalan
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Tes essay
dan
pencegahan jatuh
1.mengidentifikasi
pentingnya
mencegah jatuh
2.melakukan
pengkajian
gaya
berjalan dan keseimbangan
3.menyebutkan 10 faktor penyebab
jatuh pada lansia
4.mengembangkan
intervensi
mencegah jatuh
5.mengidentifikasi
pengajaran
esensial pada klien dan keluarga
jatuh
pada
lansia,
pengkajian gaya berjalan
dan keseimbangan, faktor
penyebab
jatuh
pada
lansia,
intervensi
mencegah
jatuh,
pengajaran pada klien dan
keluarga
dan keseimbangan
3.Penyebab jatuh pada lansia
4.Intervensi mencegah jatuh
5.Pengajaran esensial pada
klien dan keluarga
Memahami
penatalaksanaan
nyeri pada lansia
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.membedakan nyeri akut dan
kronis
2.mendiskusikan
cara
mengendalikan nyeri pada lansia
3.menuliskan tipe umum nyeri pada
lansia
4.mendiskusikan pengkajian nyeri
5.mendiskusikan penatalaksanaan
nyeri pada klien lansia
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.menjelaskan sifat dan manifestasi
klinis dari penganiayaan lansia
2.mendiskusikan teori penyebab
penganiayaan lansia
3.mengidentifikasi
strategi
pencegahan sekunder dan tersier
terhadap penganiayaan lansia
Mendiskusikan nyeri akut
dan
kronis,
cara
mengendalikan nyeri pada
lansia, tipe nyeri pada
lansia, pengkajian nyeri,
penatalaksanaan
nyeri
pada klien lansia
1.Nyeri akut dan kronis
2.Cara mengendalikan nyeri
pada lansia
3.Tipe umum nyeri pada
lansia
4.Pengkajian nyeri
5.Penatalaksanaan nyeri pada
klien lansia
Mendiskusikan sifat dan
manifestasi klinis dari
penganiayaan lansia, teori
penyebab penganiayaan
lansia, strategi pencegahan
sekunder
dan
tersier
terhadap penganiayaan
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.mendefinisikan kesehatan seksual
pada lansia
2.menjelaskan pengkajian seksual
pada lansia
3.mendiskusikan efek masalah
kesehatan pada lansia (serangan
Mendiskusikan kesehatan
seksual
pada
lansia,
pengkajian seksual pada
lansia,
efek
masalah
kesehatan pada lansia
pada seksualitas lansia,
peran perawat berkaitan
dengan seksualitas dan
Memahami salah
perlakuan
pada
lansia
Memahami
seksualitas pada
penuaan
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
obyektif
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
1.Sifat dan manifestasi klinis
dari penganiayaan lansia
2.Teori
penyebab
penganiayaan lansia
3.Srategi
pencegahan
sekunder
dan
tersier
terhadap
penganiayaan
lansia
60’
Tes essay
dan
obyektif
1.Kesehatan seksual pada
lansia
2.Pengkajian seksual pada
lansia
3.Efek masalah kesehatan
pada
lansia
(serangan
jantung, stroke, diabetes,
artritis,
kanker)
pada
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Tes essay
dan
obyektif
Memahami
kematian
dan
menjelang ajal
Memahami
gangguan tidur
Memahami
demensia
pada
lansia
jantung, stroke, diabetes, artritis,
kanker) pada seksualitas lansia
4.menjelaskan
peran
perawat
berkaitan dengan seksualitas dan
penuaan
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.menjelaskan informasi demografis
menjelang ajal
2.menjelaskan lingkungan untuk
lansia menjelang ajal
3.mengidentifikasi
pengkajian
keperawatan
untuk
klien
menjelang ajal
4.menggambarkan
asuhan
keperawatan yang memperkuat
harapan, rasa percaya, dan
martabat
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.mendefinisikan gangguan tidur
(insomnia, hipersomnia, apnea
tidur)
2.menjelaskan manifestasi klinis
gangguan tidur pada lansia
3.mendiskusikan penatalaksanaan
primer, sekunder, dan tersier
terhadap gangguan tidur
4.mengimplementasikan
penyuluhan kesehatan pada lansia
dan keluarga
Setelah
mengikuti
perkuliahan
mahasiswa diharapkan dapat:
1.menjelaskan tanda dan gejala pada
demensia awal, pertengahan, dan
tahap akhir
2.menjelaskan pengkajian gejala
demensia
3.menjelaskan
intervensi
keperawatan yang berguna bagi
penuaan
seksualitas lansia
4.Peran perawat berkaitan
dengan seksualitas dan
penuaan
Pengkajian
Gerontologi
Mendiskusikan informasi
demografis
menjelang
ajal, lingkungan untuk
lansia menjelang ajal,
pengkajian dan asuhan
keperawatan untuk klien
menjelang ajal.
1.Menjelaskan
informasi
demografis menjelang ajal
2.Lingkungan untuk lansia
menjelang ajal
3.Pengkajian
keperawatan
untuk klien menjelang ajal
4.Asuhan keperawatan yang
memperkuat harapan, rasa
percaya, dan martabat
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
Mendiskusikan gangguan
tidur
(insomnia,
hipersomnia, apnea tidur),
manifestasi
klinis
gangguan
tidur
pada
lansia,
penatalaksanaan
primer, sekunder, dan
tersier terhadap gangguan
tidur,
penyuluhan
kesehatan pada lansia dan
keluarga
1.Gangguan tidur (insomnia,
hipersomnia, apnea tidur)
2.Manifestasi klinis gangguan
tidur pada lansia
3.Penatalaksanaan
primer,
sekunder,
dan
tersier
terhadap gangguan tidur
4.Penyuluhan kesehatan pada
lansia dan keluarga
60’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Gerontologi
Tes essay
dan
obyektif
Mendiskusikan tanda dan
gejala pada demensia
awal, pertengahan, dan
tahap akhir, pengkajian
gejala
demensia,
intervensi
keperawatan
yang
berguna
bagi
individu lansia
1.Tanda dan gejala pada
demensia
awal,
pertengahan, dan tahap
akhir
2.Pengkajian gejala demensia
3.Intervensi keperawatan yang
berguna bagi individu lansia
120’
LCD,
Laptop,
whiteboard,
Stanley,M&Beare
,P,
(2007)
Keperawatan
Gerontik,
Lueckenotte, A,
(1998),
Pengkajian
Tes essay
dan
obyektif
individu lansia
Gerontologi
Download