rpp barisan dan deret kd 2

advertisement
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
1. IDENTITAS
Satuan Pendidikan
: SMK N 2 BUKITTINGGI
Kelas
: XI
Semester
:3
Program Keahlian
: Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Penjualan,
Tata Boga, Akomodasi Perhotelan dan UPW.
Mata Pelajaran
: Matematika
Jumlah Pertemuan
: 8 x 40 menit (4 x pertemuan)
2. STANDAR KOMPETENSI
5
Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah
3. KOMPETENSI DASAR
5.2. Menerapkan konsep barisan dan deret aritmatika
4. INIDKATOR
5.2.1.Mendidentifikasi antara barisan dengan deret aritmatika
5.2.2.Menentukan nilai suku ke – n dari barisan aritmatika dengan menggunakan rumus
5.2.3.Menentukan jumlah n suku suatu deret aritmatika dengan menggunakan rumus.
5.2.4.Menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan deret aritmatika
5. TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Siswa mampu menjelaskan pengertian barisan aritmatika
2.
Siswa mampu menentukan rumus suku ke – n barisan aritmatika
3.
Siswa mampu menjelaskan deret aritmatika
4.
Siswa mampu menentukan jumlah n suku pertama deret aritmatika
5.
Siswa mampu menyelesaikan masalah program keahlian yang berkaitan dengan
deret aritmatika.
6. MATERI PEMBELAJARAN
Pengorganisasian Materi
1
1. Pengertian barisan dan deret aritmatika
KONSEP
Perhatikan beberapa barisan bilangan berikut ini
a) 1, 3, 5, 7, …….
b) 6,10,14,18, ……..
c) 11, 8, 5, 2,……….
d) 20, 15, 10, 5, …….
Pada setiap barisan di atas, tampak bahwa selisih dua suku berurutan selalu tetap.
Barisan bilangan yang mempunyai cirri seperti itu disebut Barisan Aritmatika, dan
selisih dua suku berurutan itu disebut beda yang biasa dilambangkan dengan huruf b.
Misal :
a) 1, 3, 5, 7, ……..,b = 3 – 1 = 5 – 3 = 7 – 5 = 2
b) 6,10,14,18,……, b = 10 – 6 = 14 – 10 = 18 – 14 = 4
c) 11,8,5,2,………, b = 8 – 1 = 5 – 8 = 2 – 5 = -3
d) 20, 15, 10, 5,…, b = 15 – 20 = 10 – 15 = 5 – 10 = -5
Suku pertama dari barisan aritmatika biasanya dilambangkan dengan huruf a.
Secara umum barisan aritmatika didefinisikan sebagai berikut:
π‘ΌπŸ , π‘ΌπŸ , π‘ΌπŸ‘ , ……………,𝑼𝒏 disebut barisan aritmatika untuk n bilangan asli dan n > 1
dan berlaku b = 𝑼𝒏 - 𝑼𝒏−𝟏 dengan
π‘ΌπŸ = suku pertama
π‘ΌπŸ = suku kedua
π‘ΌπŸ‘ = suku ketiga
.
.
𝑼𝒏 = suku ke – n
FAKTA
1. Tentukan suku pertama dan beda dari tiap barisan aritmatika berikut ini!
a) 7, 8, 9, 10, ……………..
b) 3, 8, 13, 18, ……………
c) 9, 6, 3, 0, ……………….
2. Tentukan 5 suku pertama barisan aritmatika berikut, jika diketahui :
a) a = 3 dan b = -4
b) a = 8 dan b = 3
2
PROSEDUR
1. Suku pertama dan beda dari tiap barisan aritmatika barikut ini!
a) 7, 8, 9, 10, ……………..
Jawab : suku pertama : a = 7 dan beda : b = 8 – 7 = 9 – 8 = 10 – 9 = 1
b) 3, 8, 13, 18, ……………
Jawab : Suku pertama : a = 3 dan beda : b = 8 – 3 = 13 – 8 = 18 – 13 = 5
c) 9, 6, 3, 0, ……………….
Jawab : Suku pertama : a = 9 dan beda : b = 6 – 9 = 3 – 6 = 0 – 3 = - 3
2. 5 suku pertama barisan aritmatika berikut, jika diketahui :
a) a = 3 dan b = -4
Jawab :
b) a = 8 dan b = 3
π‘ˆ1 = a = 3
Jawab : π‘ˆ1 = a = 8
π‘ˆ2 = 3 + (-4) = - 1
π‘ˆ2 = 8 + 3 = 11
π‘ˆ3 = (-1) + (-4) = -5
π‘ˆ3 = 11 + 3 = 14
π‘ˆ4 = (-5) + (-4) = -9
π‘ˆ4 = 14 + 3 = 17
π‘ˆ5 = (-9) + (-4) = -13
π‘ˆ5 = 17 + 3 = 20
Jadi lima suku pertama barisan itu
Jadi lima suku pertama barisan itu
adalah : 3, -1, -5, -9, -11.
adalah : 8, 11, 14, 17, 20.
2. Suku ke – n barisan aritmatika
KONSEP
Dari bentuk umum barisan aritmatika π‘ΌπŸ , π‘ΌπŸ , π‘ΌπŸ‘ , . . .,𝑼𝒏
π‘ΌπŸ = a
π‘ΌπŸ = π‘ΌπŸ + b
=a+b
π‘ΌπŸ‘ = π‘ΌπŸ + b
= a + b + b = a + 2b
π‘ΌπŸ’ = π‘ΌπŸ‘ + b
= a + 2b + b = a + 3b
.
.
𝑼𝒏 = a + (n – 1)b
Jadi pola bilangan barisan aritmatika adalah
π‘ΌπŸ , π‘ΌπŸ ,
π‘ΌπŸ‘ ,
a, a + b,
a + 2b,
π‘ΌπŸ’ ,
........ .
𝑼𝒏
a + 3b, . . . . . . ., a + (n – 1)b
3
Jadi rumus suku ke – n dari barisan aritmatika adalah
𝑼𝒏 = a + (n – 1)b
Dengan : n = banyak suku, n ∈ bilangan asli
a = suku pertama
b = beda atau selisih
π‘ˆπ‘› = suku ke – n
FAKTA
1. Tentukan rumus suku ke – n dari barisan aritmatika berikut jika di diketahui :
a) a = 3 dan b = -4
b) a = 8 dan b = 3
2. Tentukan suku pertama, beda, rumus suku ke – n dan suku ke – 12 dari barisan
aritmatika 10, 15, 20, 25, ….
3. Suku pertama dari suatu barisan aritmatika sama dengan 2, sedangkan suku ke – 10
sama dengan 29.
a) Carilah beda dari barisan aritmatika itu
b) Carilah suku ke – 25
c) Suku keberapakah yang nilainya sama dengan 101?
PROSEDUR
1. Tentukan rumus suku ke – n dari barisan aritmatika berikut jika di diketahui :
a) a = 3 dan b = -4
b) a = 8 dan b = 3
Jawab : π‘ˆπ‘› = a + (n – 1)b
Jawab :
π‘ˆπ‘› = a + (n – 1)b
π‘ˆπ‘› = 3 + (n – 1).(-4)
π‘ˆπ‘› = 8 + (n – 1).3
π‘ˆπ‘› = 3 + (-4n + 4)
π‘ˆπ‘› = 8 + 3n – 3
π‘ˆπ‘› = 3 – 4n + 4
π‘ˆπ‘› = 3n + 5
𝑼𝒏 = 1 – 4n
2. Tentukan suku pertama, beda, rumus suku ke – n dan suku ke – 12 dari barisan
aritmatika 10, 15, 20, 25, ….
Jawab : Suku pertama
:
a = 10
Beda
:
b = 15 – 10 = 5
Rumus suku ke n :
π‘ˆπ‘› = a + (n – 1)b
4
= 10 + (n – 1)5
= 10 + 5n – 5
π‘ˆπ‘› = 5n + 5
Suku ke – 12
: π‘ˆ12 = 5.12 + 5
= 60 + 5
= 65
3. Suku pertama dari suatu barisan aritmatika sama dengan 2, sedangkan suku ke – 10
sama dengan 29.
a) Carilah
beda
dari
barisan c) Suku keberapakah yang nilainya sama
aritmatika itu
dengan 101?
Jawab : a = 2 dan π‘ˆ10 = 29
Jawab : π‘ˆπ‘› = 101
π‘ˆ10 = 29
a + (n – 1)b = 101
a + 9b = 29
2 + (n – 1)3 = 101
2 + 9b = 29
2 + 3n – 3
= 101
-1 + 3n
= 101
9b = 29 – 2
9b = 27
3n
= 101 + 1
27
3n
= 102
b=
9
n
b = 3 (beda =3)
=
102
3
= 34
Jadi 101 adalah suku yang
ke – 34
b) Carilah suku ke – 25
Jawab : π‘ˆπ‘› = a + (n – 1)b
π‘ˆ25 = 2 + (25 – 1)3
= 2 + 24.3
= 2 + 72
= 74 (suku ke – 25
= 74)
3. Jumlah n suku pertama deret aritmatika
KONSEP
Jika π‘ΌπŸ + π‘ΌπŸ + π‘ΌπŸ‘ + π‘ˆ4 + . . . + 𝑼𝒏 adalah deret aritmatika
Jika jumlah n suku pertama deret aritmatika dilambangkan dengan 𝑆𝑛 ,
dapat ditentukan dengan rumus :
5
maka 𝑆𝑛
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (a + π‘ˆπ‘› )
atau
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (2a +(n – 1)b)
Dengan : n = banyak suku, n ∈ bilangan asli
a = suku pertama
b = beda atau selisih
π‘ˆπ‘› = suku ke – n
𝑆𝑛 = Jumlah n suku pertama deret aritmatika
FAKTA
1. Hitunglah jumlah 20 suku pertama pada deret 9 + 12 + 15 + 18 + . . . . .
2. Hitunglah jumlah dari deret 5 + 7 + 9 + …. + 61
3. Hitunglah jumlah semua bilangan asli antara 5 dan 100 yang habis
dibagi 7
PROSEDUR
1. Jumlah 20 suku pertama pada deret 9 + 12 + 15 + 18 + . . . . .
a = 9 b = 12 – 9 = 3 dan n = 20
Jawab :
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (2a +(n – 1)b)
𝑆20 =
20
2
(2.9 +(20 – 1)3)
= 10(18 + 19.3)
= 10(18 + 57)
= 10(75) = 750
2. Jumlah dari deret 5 + 7 + 9 + …. + 61
Jawab : a = 5, b = 7 – 5 = 2 dan π‘ˆπ‘› = 61
π‘ˆπ‘› = 61
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (a + π‘ˆπ‘› )
𝑆29 =
a + (n – 1)b = 61
29
2
(5 +61)
29
5 + (n – 1)2 = 61
=
5 + 2n – 2 = 61
= 29 (33)
3 + 2n
2
(66)
𝑆29 = 957
= 61
Jadi jumlah deret itu adalah 957
2n = 61 – 3
6
2n = 58
n =
58
2
n = 29
jadi banyak suku adalah 29
3. Jumlah semua bilangan asli antara 5 dan 100 yang habis
dibagi 7
Jawab : Bilangan asli antar 5 dan 100 yang habis dibagi 7 adalah
7 + 14 + 21 + . . . . . + 98
a = 7, b = 14 – 7 = 7 dan π‘ˆπ‘› = 98
π‘ˆπ‘› = 98
a + (n – 1)b = 98
7 + (n – 1)7 = 98
7 + 7n – 7 = 98
7n = 98
n=
98
7
= 14 (banyak bilangan yang habis dibagi 7 antara 5 dan
100 ada 14 buah)
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (a + π‘ˆπ‘› )
𝑆14 =
14
2
(7 +98)
= 7(105)
𝑆14 = 735
Jadi, jumlah bilangan antara 5 dan 100 yang habisdibagi 7 adalah 735
4. Penerapan deret aritmatika
KONSEP
Penerapan barisan dan deret aritmatika yang dapat digunakan dalam bidang keuangan,
pertanian, dan lain sebagainya.
FAKTA
Pada bulan Januari 2001 Anto menabung Rp. 10.000,00. Jika setiap bulan berikutnya
Anto menabung Rp. 5.000,00 lebihnya dari bulan sebelumnya. Berapakah jumlah
seluruh tabungan Anto sampai akhir tahun?
7
PROSEDUR
Pada bulan Januari 2001 Anto menabung Rp. 10.000,00. Jika setiap bulan berikutnya
Anto menabung Rp. 5.000,00 lebihnya dari bulan sebelumnya. Berapakah jumlah
seluruh tabungan Anto sampai akhir tahun?
Jawab : Tabungan Anto dalam bentuk deret adalah
10.000 + 15.000 + 20.000 + . . . . . . . .
a = 10.000, b =5.000 dan n = 12
𝑛
𝑆𝑛 = 2 (2a +(n – 1)b)
𝑆12 =
12
2
(2.(10.000) +(12 – 1)5.000)
= 6(20.000 + 11.(5.000))
= 6(20.000 + 55.000)
= 6(75.000)
𝑆12 = 450.000
Jadi, jumlah seluruh tabungan Anto sampai akhir
tahun adalah Rp. 450.000,00
7. ALOKASI WAKTU
Tatap muka : alokasi waktu
: 8 x 40 menit = 320 menit (4x pertemuan)
8. METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran langsung dengan ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemberian
Tugas
9. LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 (2 x 40 menit)
N
o
1
Kegiatan Belajar
Pendahuluan
ο‚· Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
ο‚· Siswa membaca materi barisan aritmatika dan
suku ke – n barisan aritmatika.
2
Waktu
Aspek life skill
(menit) yang dikembangkan
10’
ο‚· Disiplin
ο‚· Kerjasama
ο‚· Keterampilan
menyimak
informasi
60’
Kegiatan Inti
ο‚· Guru menjelaskan pengertian barisan aritmatika
8
ο‚· Kerjasama
ο‚· Kesungguhan
ο‚· Disiplin
ο‚· Siswa mendengarkan uraian guru, tentang
barisan aritmatika dan
memberikan respon
terhadap pertanyaan yang diajukan guru dan
mencatat hal – hal yang dianggap penting
ο‚· Melalui contoh soal, guru dan siswa membahas
cara menentukan suku pertama dan beda dari
suatu barisan aritmatika.
ο‚· Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan
guru, tentang menentukan suku pertama dan
beda dari barisan aritmatika dan bagi yang
ditunjuk mengerjakan ke papan tulis.
ο‚· Guru mengecek pemahaman siswa dengan
berkeliling
menghadapi
dan
membantu
kesulitan
dalam
siswa
yang
mengerjakan
latihan.
ο‚· Guru bersama siswa membahas tentang cara
menentukan suku ke – n barisan aritmatika
dengan menggunakan rumus
ο‚· Guru memberikan contoh soal tentang barisan
aritmatika.
ο‚· Siswa
memperhatikan
dan
mendengarkan
langkah – langkah tentang cara menentukan
rumus suku ke – n dari barisan aritmatika yang
dijelaskan oleh guru di depan kelas dan mencatat
hal yang dianggap penting
ο‚· Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan
guru, tentang menentukan suku ke - n dari
barisan aritmatika dan bagi yang ditunjuk
mengerjakan ke papan tulis.
ο‚· Guru mengecek pemahaman siswa dengan
berkeliling
menghadapai
dan
membantu
kesulitan
dalam
siswa
yang
mengerjakan
9
ο‚· Uji diri
ο‚· Eksistensi diri
ο‚· Potensi diri
latihan.
10’
3. Penutup
ο‚· Guru memandu
siswa menyimpulkan materi
yang telah dipelajari
ο‚· Guru memberikan tugas individu / pekerjaan
rumah (lihat tugas 1dan tugas 2)
Pertemuan 2 (2 x 40 menit)
N
o
1
Kegiatan Belajar
Pendahuluan
ο‚· Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
ο‚· Siswa membaca materi jumlah n suku pertama
deret aritmatika.
2
Waktu
Aspek life skill
(menit) yang dikembangkan
10’
ο‚· Disiplin
ο‚· Kerjasama
ο‚· Keterampilan
menyimak
informasi
60’
Kegiatan Inti
ο‚· Guru menjelaskan pengertian deret aritmatika
ο‚· Guru
dan
siswa
membahas
tentang
cara
menentukan jumlah n suku pertama deret
aritmatika dengan menggunakan rumus
ο‚· Siswa mendengarkan uraian guru, tentang cara
menentukan jumlah n suku pertama deret
aritmatika
memberikan
respon
terhadap
pertanyaan yang diajukan guru
ο‚· Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan
guru, tentang menentukan jumlah n suku
pertama dari deret aritmatika dan bagi yang
ditunjuk mengerjakan ke papan tulis.
ο‚· Guru mengecek pemahaman siswa dengan
berkeliling
menghadapai
dan
membantu
kesulitan
dalam
siswa
yang
mengerjakan
latihan.
10’
3. Penutup
ο‚· Guru memandu
siswa menyimpulkan materi
10
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
Kerjasama
Kesungguhan
Disiplin
Uji diri
Eksistensi diri
Potensi diri
yang telah dipelajari
ο‚· Guru memberikan tugas individu / pekerjaan
rumah, (lihat tugas 3)
Pertemuan 3 (2 x 40 menit)
N
o
1
Kegiatan Belajar
Pendahuluan
ο‚· Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
ο‚· Siswa membaca materi penerapan barisan dan
deret aritmatika.
2
Waktu
Aspek life skill
(menit) yang dikembangkan
10’
ο‚· Disiplin
ο‚· Kerjasama
ο‚· Keterampilan
menyimak
informasi
60’
Kegiatan Inti
ο‚· Dengan contoh soal guru bersama siswa
membahas tentang penerapan barisan deret
aritmatika dalam bidang keahlian.
ο‚· Siswa mengerjakan soal latihan yang diberikan
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
ο‚·
Kerjasama
Kesungguhan
Disiplin
Uji diri
Eksistensi diri
Potensi diri
guru, tentang penerapan barisan dan deret
arotmatika dalam bidang keahlian.
ο‚· Guru mengecek pemahaman siswa dengan
berkeliling
menghadapai
dan
membantu
kesulitan
dalam
siswa
yang
mengerjakan
latihan.
3.
10’
Penutup
ο‚· Bersama siswa merangkum materi yang telah
didapat
ο‚· Guru memberikan tugas individu / pekerjaan
rumah, (lihat tugas 4)
Pertemuan 4 (2x40 menit)
Pada pertemun ini guru memberikan ulangan harian yang pertama kepada siswa mengenai
materi statistika yaitu KD 1 dan KD 2 (pola bilangan, notasi sigma dan barisan dan deret
aritmatika).
11
10. PENILAIAN
Tugas 1
1. Tentukan suku pertama dan beda dari barisan areitmatika di bawah ini
a. 2, 8, 14, 20, . . . . .
b. 8, 11, 14, 17, . . . .
c. −6, −3, 0, 3, … ..
1
1
d. 2 2 , 3, 3 2 , 4 , … …
2. Tulis lima suku pertama dari masing – masing barisan aritmatika berikut, jika
diketahui :
a. a = 8 dan b = 3
b. a = −7 dan b = 2,5
1
2
c. a = − 2 dan b = 3
Tugas 2
1. Tentukan rumus suku ke – n dari barisan aritmatika di bawah ini
a. 2, 8, 14, 20, . . . . .
b. 8, 11, 14, 17, . . . .
c. −6, −3, 0, 3, … ..
1
1
d. 2 2 , 3, 3 2 , 4 , … …
2. Tentukan nilai n jika diketahui
a. a = 19 , b = - 5 dan Un = - 41
b. a = - 2, b = 7 dan Un = 138
c. a = 6, b = 4 dan Un = 58
3. Jika suku ke – 7 barisan aritmatika adalah 14 dan suku ke – 13 adalah 2, tentukanlah
tiga suku pertama barisan tersebut.
4. Suku ke – 6 dari barisan aritmatika sama dengan 50 dan suku ke – 41 sama dengan
155. Tentukan suku ke – 20 barisan tersebut.
5. Diketahui barisan aritmatika dengan U3 = 9 dan jumlah suku ke – 5 dan suku ke – 7
adalah 48. Tentukan rumus suku ke – n dan suku ke – 10 barisan .
12
Tugas 3
1. Hitunglah jumlah 20 suku pertama pada setiap deret aritmatika berikut :
a. 2 + 5 + 8 + 11 + . . . . . .
b. 50 + 45 + 40 + 35 + . . . . .
c. −7 − 14 − 21 − 28 − … …
2. Hitunglah jumlah setiap deret aritmatika berikut ini :
a. 6 + 8 + 10 + . . . . + 100
b. 85 + 80 + 75 + . . . . + 10
c. −20 − 16 − 12 − … + 8
3. Hitunglah jumlah semua bilangan asli
a. Antara 10 dan 250 yang habis dibagi 3
b. Antara 100 dan 500 yang habis dibagi 6
c. Antara 10 dan 250 yang habis dibagi 2 tetapi tidak habis dibagi 4
4. Hitunglah jumlah 10 suku pertama dari deret aritmatika berikut ini, jika diketahui
a. U3 = 7 dan U6 = 16
b. U5 = 40 dan U8 = 25
Tugas 4
1. Harga pembelian sebuah sepeda motor baru adalah Rp. 12.000.000,00. Setelah
digunakan selama 3 tahun, sepeda motor itu dijual dengan harga Rp. 8.400.000,00.
Jika penyusutan harga sepeda motor tiap tahun besarnya sama maka tentukan harga
jual sepeda motor tersebut setelah digunakan selama 5 tahun.
2. Untuk membuat kerajinan tangan , Jaka memerlukan 16 potong kawat yang tidak
sama panjang. Potongan kawat terpanjang 90 cm dan potongan kawat terpendek 15
cm. Jika potongan – potongan kawat dijajarkan dari yang terpanjang hingga
terpendek maka perbedaan panjang dua potong kawat yang berdekatan harus sama.
Berapa panjang kawat yang diperlukan Jaka? Berapa perbedaan panjang kawat?
Penilaian tertulis berbentuk uraian soal – soal
1. Tentukan suku pertama dan beda dari barisan aritmatika berikut ini !
a) 2, 5, 8, 11, . . . . . . .
b) 50, 44,38, 32, . . .. . .
c) 4, -1, -6, -11, . . . . . .
13
d)
5
4
1
1
,2,-4,.........
2. Tentukan suku yang diminta pada tiap barisan berikut !
a) 6, 9, 12, 15 ,. . . . . . . . . . suku ke – 15
b) 3, 7, 11, 15, . . . . . . . . . . suku ke – 100
c) 15, 10, 5, 0 . . .. . . . . . . . suku ke – 10
3. Diketahui barisan aritmatika sebagai berikut : 4, 10, 16, . . . . . , 118. Tentukan
a) Suku pertamanya
b) Bedanya
c) Banyak suku barisan itu
4. Suatu barisan aritmatika diketahui suku ke – 3 adalah 6 dan suku ke – 5 adalah 22,
tentukan :
a) Rumus suku ke – n barisan itu
b) Nilai suku ke – 4 dan nilai suku ke – 10
5. Hitunglah jumlah setiap deret aritmatika berikut ini !
a) 2 + 4 + 6 + 8 + . . . . . . . . . . ., sampai 30 suku
b) 1 + 3 + 5 + 7 + . . . . . . . . . . ., sampai 50 suku
c) 100 + 95 + 90 + 85 + . . . . . ., sampai 20 suku
d) -50 – 47 – 44 – 41 - . . . . . . . , sampai 10 suku
6. Carilah suku pertama dan beda dari deret aritmatika, jika diketahui 𝑆4 = 17 dan 𝑆8 =
58
7. Jumlah deret aritmatika 3 + 6 = 9 +12 + . . . . . . . = 165.
a) Hitunglah banyak suku deret arirmatika tersebut.
b) Carilah suku terakhir dari deret aritmatika tersebut.
8. Harga pembelian sebuah sepeda motor baru adalah Rp. 12.000.000,00. Setelah
digunakan selama 3 tahun, sepeda motor itu dijual dengan harga Rp. 8.400.000,00.
Jika penyusutan harga sepeda motor tiap tahun besarnya sama, maka tentukan harga
jual sepeda motor tersebut setelah digunakan selama 10 tahun.
11. SUMBER, BAHAN DAN ALAT
a. Sumber
1. Buku Matematika tingkat 1 bidang keahlian Bisnis dan Manajemen, penerbit
Armico Bandung, halaman 139 – 143.
14
2. Buku Matematika SMK non teknik tingkat 2, penerbit PT. Galaxy Puspa Mega
Jakarta, halaman 69 - 71
3. Buku Matematika untuk SMK dan MAK kelas XI, penerbit Erlangga Jakarta,
halaman 82 – 88
4. Buku Matematika untuk SMK Kelas XI, penerbit Grafindo Medi Pratama,
halaman 66 – 74
b. Bahan / alat
1. Papan tulis
2. Spidol
Mengetahui :
Bukittinggi, 14 Juni 2010
Waka Kurikulum SMKN 2 Bukittinggi
GuruMata Diklat Matematika
S U T O M O, S. Pd
A R N I A T I, S. Pd
NIP : 197012021996031002
NIP : 19701107199412 002
15
Lampiran :
Jawaban Tugas 1
1 a a=2,b=6
b a=8,b=3
c a = −6 , b = 3
d a = 21 , b = 1
2
2
Jawaban Tugas 2
1 a Un = 6n – 4
b Un = 3n + 5
c Un = -3n – 3
d Un = 1n + 2
2
2 a n = 13
b n = 21
c n = 14
3
26, 24, 22
Jawaban Tugas 3
1 a S20 = 610
b S20 = 50
c S20 = −1400
2 a S48 = 2544
b S16 = 760
c S8 = - 48
2
8, 1, 14, 17, 20
(−7), (−4,5), (−2), (0,5), (3)
1 1 5 9 13
− , , , ,
2 6 6 6 6
4
35, 38, 41
5
Un = n + 6
U10 = 16
3
4
Jawaban Tugas 4
1 Harga sepeda motor setelah 5 tahun 2
adalah Rp. 3.000.000,00
Jawaban tes tertulis
1. a) a = 2 dan b = 3
b) a = 50 dan b = -6
c) a = 4 dan b = -5
5
3
d) a = 4 dan b = - 4
2. a) π‘ˆ15 = 48
b) π‘ˆ100 = 399
c) π‘ˆ10 = -130
3. a) a = 4
b) b = 6
c) n = 20
4. a) π‘ˆπ‘› = 8n - 8
b) π‘ˆ14 = 14
c) π‘ˆ10 = 16
a
b
c
5.
a
b
c
a
b
S80 = 10440
S67 = 20100
S = 7670
S10 = 145
S10 = 375
b = 5 dan panjang kawat
seluruhnya adalah 840 cm
a)
b)
c)
d)
𝑆50 = 2475
𝑆30 = 900
𝑆20 = 50
𝑆10 = -115
6. a = 3 dan b = - 3
2
7.
a) n = 10
b) π‘ˆπ‘› = 30
8. Harga sepeda motor setelah 10
tahun adalah Rp. 1.200.000
16
Skor Penilaian :
Tugas 1 1
2
Tugas 2 1
2
3
4
5
Tugas 3
ο‚·
1
2
3
4
50
50
40
30
10
10
10
Tugas 4
Tes tertulis
1
2
1
2
3
4
5
6
7
8
50
50
10
15
15
10
20
10
10
10
30
30
30
10
Nilai yang diperoleh siswa untuk setiap tugas adalah
Nilai akhir tugas (NAT)=
π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘œπ‘™π‘’β„Ž π‘ π‘–π‘ π‘€π‘Ž
π‘‘π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™ π‘ π‘˜π‘œπ‘Ÿ π‘‘π‘’π‘”π‘Žπ‘ 
ο‚·
Nilai akhir tugas (NAT) = rata-rata tugas yang diperoleh siswa
nilai tugas 1+nilai tugas 2+tugas 3+tugas 4
Nilai akhir tugas(NAT) =
πŸ’
ο‚·
Nilai Akhir KD 2 =
𝟐 𝒙 (𝑡𝑨𝑻)+ πŸ‘π’™ (𝑡𝑼)
πŸ“
17
Download