Daftar Isi - Pen

advertisement
PENGELOLAAN DAN
PENGEMBANGAN DIRI
Cocok untuk siapapun yang berkeinginan sukses, penuh dengan
gambaran problematika diri, otokritis, konseptual praktis,
komprehensif, dan inspirati
George Rifai
Penerbit Independen
i
PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN DIRI
Cocok untuk siapapun yang berkeinginan sukses, penuh dengan gambaran
problematika diri, otokritis, konseptual praktis, komprehensif, dan inspiratif
Copyright© 2017 Bizente Corp
Jl Malaka Raya 51
Jakarta 13460
Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Indonesia
(362 halaman) oleh Penerbit Independen Bizente
Corp
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang
memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini
tanpa izin Penerbit
SanksiPelanggaranPasal72
Undang-undangNomor19Tahun2002
TentangHakCipta
1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan
perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 49
Ayat (1) dan Ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu)
bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1,0000,000,00 (satu juta rupiah),
atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling
banyak Rp 5,000,000,000,00 (lima milyar rupiah).
2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan,
atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran
hak cipta atau hak terkait sebagai dimaksud dalam Ayat (1) dipidana
dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling
banyak Rp 500,000,000,00 (lima ratus juta rupiah).
ii
TENTANGPENULIS
George Rifai dilahirkan di Bojonegoro, salah satu kabupaten di
Jawa Timur. Karir profesional merentang dari Sales Representative,
Area Sales Manager, Regional Sales Manager, Product Manager,
Project Manager, Sales & Marketing Manager, hingga Business
Director di beberapa perusahaan multinasional dan nasional.
Selain pernah sebagai praktisi, saat ini George Rifai aktif sebagai
pembicara di banyak seminar, public and in-house training,
business coach di berbagai industri.
2 karya buku sebelumnya adalah: Menyikap Perubahan dalam
Bisnis terbitan Kaifa Mizan (2010) dan Prinsip-Prinsip Pengelolaan
Strategi Bisnis terbitan Gramedia (2012).
Selain hobi membaca buku-buku bisnis dan human resource
development, suami Vera Matilda S dan ayah 2 putri (Salsa
Nautica F dan Sophina Nabila F) juga menyukai olah raga renang.
Untuk berkomunikasi lebih jauh, penulis bisa dihubungi di
[email protected] atau [email protected]
iii
DAFTAR ISI
Pendahuluan…………………………………………………………….vii
Motivasidantantangannya………..……………………………………1
Tantangandalammengeloladirisendiri………………………………..27
Seberapahebatkahpotensidiriseseorang………………………27
Jangansukamembatasidiri……………………………………...37
Deskripsikansuksesyangdiinginkan…………………………….47
Tumbuhkan
rasa
keiingintahuan
dan
kepenasaran
anda………………………………………………………………58
Rasatakut…………………….……..……………………………72
Janganterlalumemanjakanketakutananda…………………….77
Jadilahperencanadansekaliguseksekutoryanghebat…………78
Lakukanperubahandannikmatilahperubahantersebut……….87
Jangansukamenunda-nuda……………………………………..96
Evaluasimanajemenwaktuanda………………………..101
Janganberlindungdibalikwaktuyangpanjang…………106
Jangangalaudengankegagalan,cintailahkegagalan………….108
Janganterlalubanyakmengeluh……………………………….123
Cintailahapayangsedangdilakukan…………………………...132
iv
Tingkatkankemampuanmemahamioranglain………………..……..143
Apayangdimaksud“oranglain”?................................................145
Tingkatkankemampuanbertanyadibandingbercerita………..159
Hati-hati
menilai
kebenaran
diri
dan
kebenaran
seseorang………........................................................................171
Untuk memahami orang lain, janganlah terlalu berfokus pada
kata-katayangdiucapkan……………………………………...175
Janganberprasangkadanterjebakmelakukanstereotyping…..176
Janganterlalumudahmelakukanjustifikasi……………………183
Tingkatkankemampuanberinteraksidenganoranglain……………..190
MemahamiJOHARIWINDOWdanpemanfaatannya…………..200
Aspek-aspekpentingdalamkomunikasi………………………..203
Sinergismekata-kata,suara,danbahasatubuh…………203
Efekdominanbahasatubuhdalamkomunikasi…………205
Pahami tipe personalitas orang lain dan tingkatkan style flexing
andadalamberkomunikasi…….................................................206
Ungkapkanketidaksetujuandenganelegan……………………224
Jadilahorangyangasertif………………………………………228
Tingkatkankemampuanme-manajemenikonflik……………...234
Munculkanselerahumoranda………..………………………..242
v
Perbaharuipengetahuandankeahliansecarakontinu……………….246
Jangan pernah puas dengan pengetahuan dan keahlian yang
dimiliki…………………………………………………………..252
Tantanglah pengetahuan, keahlian, dan asumsi-asumsi yang
menjadipegangananda……………………………………...…254
Tingkatkanefektifitaskepemimpinanananda………………………...257
Seberapa menantang dan jelas visi serta sasaran diri dan
kelompok
yang
anda
pimpin
dan
upaya
lainnya?.......................................................................................259
Caraefektifmembangunkepercayaan…………………………266
Bicaralahdengankontribusiyangnyata…...…………….267
Tingkatkankepedulianterhadaporanglain……………..271
Kelolaintegritasanda……………………………………274
Bangunlahperangaipositifanda………………………..277
Membanguntim………………………………………………...280
Tahapanmembanguntim………………………………..281
Memahamiperanmasing-masinganggotatim………….290
Coaching-counselingyangbener………………………..305
ProblemSolving–DecisionMakingModel……………………..319
Pemetaankompetensivskinerjadanpengelolaannya……….333
Memimpinberbasiskankarakteryangdipimpin..……………...347
vi
PENDAHULUAN
Sukses adalah keinginan semua orang. Martabat seseorang bisa naik
karena dirinya mencapai kesuksesan tertentu dan martabat seseorang
juga bisa turun karena tidak kesuksesan tertentu. Kosa kata “sukses”
adalahkosakatayangmendapatkanlevelpernghargaantertentudalam
perjalanan kehidupan manusia. Kosa kata ini memiliki kedudukan
istimewa dibanding kosa kata - kosa kata yang lain. Kosa kata “sukses”
adalahkosakatayangselalumengiringikehidupanseseorangmulaidari
kecilhinggadewasabahkanmanula.Suksesmenjadiimpiandanobsesi
semuaorang.
Banyak orang selalu mencari cara bagaimana untuk meraih sukses dan
tetapbisamempertahankankesuksesannyadisetiaptahapanumuryang
mengirinya. Tidak mudah memang tapi sekali lagi bahwa sukses telah
menjadi mimpi dan obsesi setiap orang. Walaupun kondisi sukses
menjadi impian dan obsesi setiap orang namun ternyata tidak semua
orang memiliki kegigihan yang sama dalam menggapai kondisi sukses
tersebut.
Perjalanan sukses seseorang memang berliku dan penuh perjuangan.
Bagimerekayangkonsistenmengejarsuksesyangdiinginkan,mayoritas
diantaramerekaberhasilmendapatkannya.Walaupunperjalanansukses
antara satu orang dengan orang lain tidaklah sama namun diantara
mereka memiliki sejumlah prinsip-prinsip utama yang mirip diantara
mereka.
Banyak buku telah diterbitkan untuk memandu seseorang agar bisa
mencapai sukses yang diinginkan. Prinsip-prinsip sukses telah tersebar
dalam berbagai buku sehingga bagi orang tertentu cukup menyulitkan
untukmengumpulkandanmendapatkanpencerahanyangkomprehensif
dalam 1 buku. Penulis sendiri merasakan hal yang sama saat masih
menekuni dunia praktisi sehingga seringkali pendekatannya masih
kurangkomprehensifdanbersifattrialbyerrors.Bukuinimengisicelah
tersebut. Buku ini mengulas secara menyeluruh prinsip-prinsip utama
vii
dantipsandtricksyangdiperlukanseseoranguntukmenitijalansukses
yang diinginkannya dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan diri
danlingkungannya.
Area yang harus dikelola seseorang dalam upaya menggapai sukses
berfokus pada “pengelolaan diri sendiri”, “memahami orang lain”,
“berinteraksi dengan orang lain”, “me-manajemeni pengetahuan dan
ketrampilan tekhnis yang diperlukan”, dan “kualitas kepemimpinan”.
Sejumlah area kompetensi tersebut disebut hirarki kompetensi yang
harus diperhatikan oleh seseorang untuk meraih berbagai kesuksesan
yang diinginkannya. Efektivitas pengelolaan atas sejumlah area
kompetensi tersebut akan menghasilkan ketajaman berkreasi dalam
kegiatan berbisnis ataupun kegiatan sosial yang pada akhirnya akan
meningkatkannilaisuksesyangdiraihnya.
Areahirarkikompetensiyangpertamadanmerupakanbasisawaluntuk
diperhatikan adalah “pengelolaan diri”. Pengelolaan diri yang efektif
akanmenghasilkanpribaditangguhdanberkarakterkuat.Merekayang
memiliki kemampuan pengelolaan diri yang efektif akan menghasilkan
konsep diri yang jelas dan kuat, gambaran masa depan untuk dirinya
sendirisangatlahjelas,berintegritastinggi,memilikitingkatkepercayaan
diri yang bagus, tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai
tantangan yang ada, berkemampuan mengelola tekanan dan stres
denganbaik,memilikikeberanianyangtinggiuntukberimprovisasi,dan
seterusnya.
Namun memiliki pribadi tangguh dan karakter yang kuat saja tidaklah
cukup untuk memberikan jaminan bahwa yang bersangkutan akan
menghasilkannilaisuksesyangtinggi.Areakompetensiberikutnyayang
harus dikembangkan dan dikelola secara optimal adalah “memahami
orang lain”. Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial dan karenanya
kepribadian yang tangguh harus diimbangi dengan kepandaian
memahami orang lain. Kekurangmampuan memahami orang lain akan
mempersubur sifat egois, melahirkan ketidakpedulian akan orang lain,
mengurangi kemampuan untuk berempati, mengurangi penghargaan
atas setiap perbedaan yang muncul, dan seterusnya. Kepemahaman
yang minim akan orang lain akan menghambat sinergisme tim dan
viii
tentunyamenyuburkankonflik.Kepemahamanyangminimalakanorang
akanmemperlambatdanmenghambatpencapaiansukses.Olehkarena
itu area kompetensi untuk memahami orang lain harus terus menerus
ditingkatkandariwaktukewaktu.
Namun demikian pengelolaan diri yang baik dan kepemahaman atas
orang lain saja juga belum cukup untuk menunjang keberhasilan yang
diinginkan. Untuk menggapai keberhasilan yang berkualitas diperlukan
kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain agar ide bisa lebih
mudah dikomunikasikan dan mendapatkan kesepakatan yang saling
menguntungkan. Cara dan gaya berinteraksi harus selalu dikelola
dengan baik agar mudah untuk saling mengetahui apa yang dimaui
dirinya sendiri, apa yang dimaui orang lain, dan apa yang dimaui
bersama serta kombinasi yang diinginkan. Seseorang yang memiliki
kepandaian berinteraksi dengan orang lain cenderung akan mudah
untuk mencapai kesepakatan dengan orang lain dan mendapatkan
kerjasamanya.Kemampuanberinteraksiyangbagusakanmenghasilkan
lingkungan yang harmonis, sinergis, memberikan kemudahan untuk
menyusun pembagian tugas dan aktivitas bersama, memberikan
kemudahanuntukberbagitugas,meningkatkanefektivitaspenyelesaian
berbagaimasalahtimyangmuncul,danseterusnya.Halyangsebaliknya
akan terjadi, kemampuan berinteraksi yang rendah akan menghasilkan
kemampuan bekerja sama yang rendah sehingga secara otomatis
menyuburkanmiskomunikasi,mispersepsi,ekslusivisme,danfriksi.
Selanjutnya, lingkungan yang harmonis dan sinergis masihlah belum
cukup untuk menjamin pencapaian sukses besar orang tersebut bila
yang bersangkutan mengabaikan 2 faktor terakhir yakni pengelolaan
pengetahuandanketrampilantehnisyangdiperlukanuntukpenyesaian
pekerjaansertakepiawaiankepemimpinan.
Bila seseorang memiliki pengelolaan pengetahuan dan ketrampilan
tehnis yang tidak bagus maka yang bersangkutan cenderung malas
melakukan update pengetahuan dan ketrampilannya, cenderung
resisten terhadap berbagai pendekatan baru, minim akan inovasi, yang
paling repot adalah seringkali merasa dirinya yang paling benar, dan
seterusnya.Sebagaiakibatnya,terobosan-terobosanyangbersangkutan
ix
menjadi lemah atau justru menjadi penghambat atas munculnya
berbagai terobosan yang diperlukan untuk memecahkan berbagai
tantanganyangada.
Sementara kualitas kepemimpinan yang lemah akan mengakibatkan
seseorang mudah kehilangan arah, kurang memiliki kemampuan untuk
memahami permasalahan yang kompleks karena yang bersangkutan
kesulitandalammelakukanpenyederhanaanataskompleksitasmasalah
tersebut dan dengan demikian pada akhirnya memiliki kesulitan dalam
pemecahan masalahnya. Mereka yang memiliki kualitas kepemimpinn
yang lemah tentunya akan memiliki kesulitan dalam mengendalikan
timnya,visiyangditetapkanuntuktimnyalemah,ngambang,nggakjelas
ataupun seandainya visi yang ditetapkannya menantang namun yang
bersangkutan gagal menginternalisasi visi tersebut ke setiap anggota
timnya sehingga visinya hanyalah cuma diatas kertas belaka. Kualitas
kepemimpinan yang lemah akan mengakibatkan kinerja jangka
menengah dan panjang menjadi terkorbankan. Bila ada kinerja jangka
pendekyangcemerlangmakabisadikatakankinerjanyatersebuthanya
karena adanya berkah belaka dan karenanya kinerja jangka pendek
tersebut tidak bisa dipertahankan serta pada akhirnya dalam periode
yangtidakbegitulamakinerjanyamenjadikacaubalau.
Pencapaian sukses seseorang banyak terbelenggu atau ter-sabotase
karena pengelolaan 5 area hirarki kompetensi yang bersangkutan tidak
terkeloladenganbaikdanoptimal.Bukuinimengupaspengelolaanke5
areahirarkikompetensitersebutbesertatipsandtricksnyaagarsegera
bisamembebaskandiridaribelenggupengganggupencapaiansukses.
x
Download