Uploaded by common.user152322

Peran Pendidikan Politik dalam Meningkatkan Sistem Politik

advertisement
PERAN PENDIDIKAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN SISTEM POLITIK
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Dewa Bagus Sanjaya, M.Si.
Disusun Oleh:
Yohana Agnes Dewi Anantasya NIM 2314041008
PRODI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
FAKULTAS HUKUM DAN ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
SINGARAJA
2024
PEMBAHASAN
Pengertian pendidikan politik bukan hanya penggabungan dari kata pendidikan dan politik,
makna dari pendidikan politik sangat luas. Pendidikan politik didefinisikan sebagai pendidikan
orang dewasa, yang diarahkan untuk membina kemampuan seorang individu untuk
mengaktualisasikan dirinya sebagai pribadi yang bebas dan mengembangkan kedudukannya
sebagai warga negara. Pendidikan politik dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah political
socialization, political education. Istilah political socialization jika diartikan secara harfiah ke
dalam bahasa Indonesia bermakna sosialisasi politik. Pendidikan politik adalah suatu konsep
yang penting dalam sistem sosial politik suatu negara. Pendidikan politik membahas tentang
bagaimana pendidikan dapat mempegaruhi dan memperkuat sistem politik suatu negara dan
partisipasi politik masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks
Indonesia, politik pendidikan masih menjadi isu yang kompleks dan memerlukan perhatian
khusus. Hal ini ditunjukkan oleh kebijakan, perencanaan, dan penganggaran yang masih
kurang. Adapun pengertian Pendidikan politik menurut para ahli:
-
Menurut Alfian (1981), Pendidikan Politik adalah usaha yang sadar utuk mengubah
proses sosialisasi politik masyarakat sehingga mereka dapat memahami dan
mengahayati betul nilai-nilai yang terkandung dalam sitem politik yang ideal yang
hendak dibangun.
-
Menurut Kartono (2009), Pendidikan Politik adalah upaya pendidikan yang disengaja
dan sistematis untuk membentuk individu agar mampu menjadi partisipan yang
bertanggung jawab secara etis atau moral dalam mencapai tujuan-tujuan politik.
-
Menurut Kartaprawira (1988), Pendidikan Politik adalah upaya meningkatkan
pengetahuan politik rakyat dan agar mereka dapat berpartisipasi secara maksimal dalam
sistem politiknya, sesuai dengan paham kedulatan rakyat atau demokrasi bahwa rakyat
harus mampu menjalankan tugas partisipasi.
-
Menurut Djairi (1996), Pendidikan Politik adalah pendidikan atau bimbingan,
pembinaan warga negara suatu negara untuk memahami mencintai, dan memiiki rasa
keterkaitan diri yang tinggi terhadap bangsa negara dan seluruh perangkat sistem
maupun kelembagaan yang ada.
Fungsi pendidikan politik adalah untuk mengubah dan membentuk tata perilaku seseorang
supaya sesuai dengan tujuan politik yang mampu menjadikan setiap individu sebagai partisipan
politik yang bertanggung jawab. Dalam arti yang lebih luas, pendidikan politik mempunyai
fungsi untuk membentuk suatu tatanan masyarakat yang sesuai dengan tuntutan politik yang
ingin diterapkan. Oleh karena itu, fungsi dari pendidikan politik adalah untuk menjelaskan
proses perekrutan dan upaya sosialisasi kepada rakyat agar dapat mengerti mengenai perannya
dalam sistem politik serta supaya dapat mempunyai orientasi kepada sistem politik. Sehingga,
dapat mendukung tercapainya proses demokrasi di tengah masyarakat. Selain itu, pendidikan
politik juga berfungsi bagi seorang indivu dalam proses kegiatan berpolitiknya, sebagai
berikut:

Seorang individu dapat meningkatkan kemampuan individual agar semua orang dapat
berpacu dalam lalu lintas kemasyarakatan yang kini menjadi semakin padat, penuh,
sesak, dan terpolusi oleh dampak berbagai macam penyakit sosial.

Seorang individu dapat memahami mekanisme, ikut mengendalikan, serta mengontrol
pelaksanaan kekuasaan ditengah masyarakat.
Selain memiliki fungsi yang begitu besar bagi sistem politik suatu negara dan warga negara.
Pendidikan politik juga memiliki peran yang sangat penting juga dalam memperkuat sistem
politik suatu negara, sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kesadaran Politik
Dengan adanya Pendidikan politik yang diberikan kepada seluruh masyarakat di usia
dini, dapat membantu masyarakat dalam memahami dan mengerti hak-hak yang harus
mereka dapatan dan miliki dari negara dan kewajiban yang harus mereka lakukan
kepada negara sebagai wujud warga negara yang baik. Hal ini mencakup kesadaran
terhadap konstitusi, sistem pemerintahan, dan proses politik yang berlangsung. Dengan
demikian, masyarakat menjadi lebih sadar dan aktif untuk berpartisipasi dalam
kehidupan politik.
2. Mendorong Partisipasi Politik
Pendidikan politik membantu memberikan pemahaman mengenai pentingnya
keterlibatan warga negara dalam proses politik, seperti pemilu, diskusi publik, atau
pengawasan kebiajkan. Partisipasi aktif dari masyarakat membantu sistem politik lebih
inklusif dan responsive terhadap kebutuhan rakyat.
3. Membangun Budaya Politik yang Demokratis
Melalui adanya pendidikan politik, masyarakat diajarkan nilai-nilai demokrasi seperti
toleransi, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, dan pentingnya dialog. Hal ini
dapat mencegah berkembangnya budaya politik otoriter atau apatis.
4. Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan
Pendidikan politik juga berperan dalam mencetak pemimpin yang kompeten dan
berintegritas. Dengan adanya pemahaman yang baik tentang sistem politik dan prinsipprinsip pemerintahan yang baik, para pemimpin mamapu mengambil keputusan yang
bermanfaat bagi rakyat.
5. Mengurangi Konflik Sosial dan Politik
Dengan adanya pendidikan politik, masyarakat dapat memhami dan menghormati
perbedaan, sehingga potensi konflik akibat perbedaan idelogi atau kepentingan dapat
diminimalkan.
6. Membangun Sistem Politik yang Stabil
Sistem politik yang stabil memerlukan warga negara yang paham dengan aturan main
dalam politik. Pendidikan politik membantu menciptakan konsensus sosial tentang cara
menjalankan dan mematuhi mekanisme politik yang ada.
Jadi, Pendidikan politik memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat sistem politik
suatu negara. Karena dengan adanya pendidikan politik yang baik, merata, dan berkualitas
warga negara di suatu negara itu akan tercipta sebagai warga negara yang baik, cerdas dan
demokratis.
Download