Uploaded by iqbalnovaa

docdownloader.com-pdf-makalah-analisis-lipid-dd 22b59007984a894f4be31cc5c3cc28c9

advertisement
MAKALAH
ANALISIS PANGAN
KAJIAN BERBAGAI METODE UNTUK ANALISIS LIPID
Oleh:
Meita Kurniasari
ari
12030234023
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
SURABAYA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN KIMIA
PROGRAM STUDI KIMIA
2015
ISI
Berb!" Me#$%e U&#'( A&l")") Pr$#e"&
A* L"+"%
Lipid merupakan senyawa yang larut dalam pelarut organik tetapi tidak
larut air. sifat kelarutan lipid sangat bergantung pada stuktur umumnya dan
ini menjadi dasar penggolongan jenis lipid. Lipid daat diglongkan menjadi
tiga golongan utama yaitu: liid sederana !seperti gliserida dan lilin"# lipid
majemuk !seperti fosfolipid# sulfolipid# dan aminolipid"# dan turunan lipid
!seperti asam lemak# gliserol# sterol# lemak alkool# dll.". lemak atau minyak
adala sala satu komponen gi$i utama sebagai penyumbag energi dalam
tubu. Lemak atau minyak dalam tubu tidak anya terbatas sebagai sumber
kalori# tetapi juga mempunyai fungsi fisiologis penting antara lain: sebagai
sumber asam lemak esensial dan pelarut %itamin &# '# (# dan K. )elain
bermanfaat untuk tubu# lemak juga mempunyai sifat
s ifat fungsional yang sangat
penting dalam bidang industri pangan. Lemak dapat mengantarkan panas
dengan
denga
n baik pada saat menggoreng#
menggoreng# melmbutkan
melmbutkan produk#
produk# membentuk
membentuk body#
dan meningkatkan polabilitas produk. Lemak atau minyak banyak digunakan
pada
pembuatan
berbagai
produk
pangan
seperti
produk
bakery,
confectionary## es krim# dll.
confectionary
Lemak dan minyak berada dalam sumbernya
sumbernya dengan
dengan kadar yang berbeda
dan komposisi yang berbeda.
berbeda. *erbedaan inila yang menyebabkan
menyebabkan setiap
jenis minyak+lemak mempunyai
me mpunyai karakteristik fisiko,kimia yang berbeda pula.
*erbedaan jumala# komposisi dan sifat fisika kimia dari minyak dan lemak
yang berbeda inila yang mendasari dilakukannya analisis minyak atau lemak
baik se-ara kimia maupun se-ara instrumen.
B* A&l")")
A&l")") K%r
K%r Le,(
Le,( %l,
%l, Bh&
Bh& P&!
P&!&
&
Lemak+ minyak pada sumber lemak+ minyak alami yang berada dalam jumla
yang
yan
g berbed
berbeda,b
a,beda
eda.. erbag
erbagai
ai met
metode
ode analisi
analisiss kadar
kadar lemak
lemak suda
suda banyak
banyak
dikembangkan diantaranya metode ekstraksi so/let# metode ab-o-k# dan
metode
meto
de modifik
modifikasi
asi ab-oab-o-k#
k# ekstrak
ekstraksi
si pelaru
pelarutt dengan
dengan suu
suu dingin
dingin dll.
dll.
*emilian metode analisis ini didasarkan pada sumber dan sifat baan yang
akan dianlisis serta tujuan analisis.
Me#$%e E()#r()" S$-hle#
Metode
Meto
de ekstrak
ekstraksi
si )o/le
)o/lett merupa
merupakan
kan metode
metode analisi
analisiss kadar
kadar lemak
lemak se-ara
se-ara
langsung dengan -ara mengekstrak lemakdari baan pangan menggunakan
pelarut organik seperti eksana# petrolium eter# dan dietil eter. (kstraksi
dilakukan dengan -ara direfluks pada suu yang sesuai dengan titik didi
pelarut yang digunakan. )elama proses refluks# pelarut se-ara berkala akan
merenda
mere
ndam
m sampel
sampel dan melarut
melarutkan
kan lemak+
lemak+min
minyak
yak yang
yang ada pada
pada sampel
sampel..
efluks dientikan dientikan sampai plarut yang merendam sampel menjadi
jerni yang artinya suda tidak ada lagi lemak+minyak yang terlarut. umla
lemak+m
lema
k+miny
inyak
ak pada
pada sampel
sampel diketa
diketaui
ui dengan
dengan menimb
menimbang
ang lemak
lemak setela
setela
pelarutnya diuapkan. umla lemak per berat baan yang diperole
menunjukkan kadar lemak kasa yang artinya semua yang terlarut ole pelarut
tersebut dianggap lemak misalnya %itamin larut lemak seprti %itamin &# '# (#
dan K.
ambar 1. angkaian (kstraksi )o/let
*eritungan :
lemak =
W c −W a
Wb
x 100
Keterangan:
-: berat labu lemak setela destilasi
a:: berat labu lemak awal
a
b: berat sampel
Me#$%e Bb.$.(
&nalisis kadar lemak dengan metode ab-o-k digunakan untuk menentukan
kadar lemak sampel -air atau pasta# sering digunakan pada susu segar. *rinsip
analisisnya
analisi
snya lemak dari baan diekstrak dengan merusak emulsi !pada susus"
atau
ata
u meru
merusak
sak jari
jaring
ngan
an ba
baa
an
n !p
!pad
adaa ba
baa
an
n segar
segar se
sepe
perti
rti ik
ikan
an segar
segar da
dan
n
ola
olaan
anny
nya"
a" meng
menggu
guna
naka
kan
n asam
asam 2)5
2)54#
4# ya
yang
ng di
diko
komb
mbin
inasi
asika
kan
n de
deng
ngan
an
sentrif
sent
rifuga
ugasi
si dan atu pemanas
pemanasan.
an. Lemak
Lemak yang
yang terpisa
terpisa
 dapat
dapat ditentu
ditentukan
kan
%olemenya dari botol ab-o-k yang tela dikalibrasi.
&nalisis lemak dengan metode ab-o-k pada sampel berbentuk pasta seperti
daging ikan segar# perlu melakukan proses 6digest
6 digest7 menggunakan asam sulfat
pekat dengan waktu yang lebi lama dibandingkan sampel susu. 'engan
demikian
demik
ian lemak dari jaringan
jaringan ba
baan
an akan keluar dengan
dengan optimal.
optimal. Metode
seperti ini sering dinamakan denga modifikasi metode ab-o-k.
ambar 2. otol ab-o-k
*eritungan :
lemak =
Vb
Va
x 100
Keterangan:
a: %olume susus
b: %olume lemak yang terba-a pada botol bab-o-k
A&l")") S"/# F")"($K"," Le,( #' M"&( %l, Bh& P&!&
&nalisis sifat fisiko,kimia minyak atau lemak selain bertujuan untuk mengetaui
mutu minyak atau lmak juga dapat mengetaui tingkat kerusakan minyak selama
penanganan# penyimpanan# maupun aplikasi minyak dalam proses pengolaan.
eberapa
ebera
pa paramter
paramter yang digunakana
digunakana untuk menentukan
menentukan sifat fisika lemak antara
lain titik lel
lele
e dan berat
berat jenis.
jenis. )edang
)edangkan
kan parame
parameter
ter yang
yang digun
digunaka
akan
n untuk
untuk
menent
men
entuka
ukan
n sif
sifat
at kimia
kimia lemak
lemak antara
antara lai
lain:
n: bilang
bilangan
an iodium
iodium## bilang
bilangan
an asam#
asam#
bilangan peroksida# bilangan paranisidin# ketengikan# dan
dan bilangan 8&.
A&l")") S"/# F")"( Le,(
&nalisi
&na
lisiss titik
titik lele
lele dengan
dengan metode
metode tabung
tabung kapiler
kapiler !&5&9
!&5&9 5ffi-ia
5ffi-iall Metod
Metod
20.1;<# 1;"
8itik lele adala suu dimana lemak dan minyak beruba wujud dari
padat menjadi -air.titik lelel lemak atau minyak ditentukan dengan adanya ikatan
rangkap asam lemak penyusunnya. &sam lemak jenu memiliki titik lele yang
bi tinggi dibandingkan dengan asam lemak tidak jenu. *rinsipnya lemak
dimasukkan ke dalam tabung kapiler# didinginkan kemudian dipanaskan se-ara
bertaap. )uu pada saat lemak bersifat transparan adala titik lele lemak
tersebut.
8abel
8abel 1. Karakteristik asam lemak
A&l")") Ber# Je&") Le,( A#' M"&( De&!& P"(&$,e#er
erat jenis adala perbandingan berat dari sampel minyak dengan berat air yang
%olume
%ol
umeny
nyaa sama
sama pada
pada suu
suu yang
yang ditent
ditentuka
ukan
n !biasan
!biasanya
ya suu
suu 2; 09". *rinsinya
sampel minyak atau lemak dimasukkan ke dalam piknometer lalu ditutup. agian
luar piknometer dikeringkan lalu ditimbang. 'engan -ara yang sama# piknometer
diisi air dengan jumla %olume yang sama lalu ditimbang.
obot jenis minyak =
a− b
c −b
a: bobot piknometer dengan minyak
b: bobot piknometer kosong
kosong
-: bobot piknometer dengan air
A&l")") S"/# K"," Le,(
)emua
)em
ua lemak
lemak atau minyak
minyak mempun
mempunya
yaii bilang
bilangan,b
an,bila
ilanga
ngan
n kas
kas dalam
dalam suatu
suatu
kisaran
kis
aran nilai.
nilai. eriku
erikutt adala
adala beberap
beberapaa pengu
pengujian
jian yang
yang sering
sering dilaku
dilakukan
kan pada
pada
minyak atau lemak:
B"l&!& I$%
ilangan iod didefinisikan sebagai jumla gram iodium yang diserap ole 100 g
lipid. >ilai yang didapat menunjukkan derajat ketidak jenuan lipid.
eaksi adisi ikatan rangkap pada asam lemak tidak jenu ole senyawa iodium.
umla iod yang diadsorsi menunjukkan derajat ketidakjenuan lemak+minyak#
semakin banyak iodium yang diserap maka semakin banyak ikatan rangkap atau
semak
sem
akin
in tidak
tidak jenu
jenu
 miny
minyak
ak atau
atau lmak
lmak te
terse
rsebu
but.
t. *ene
*enent
ntap
apaa bi
bila
lang
ng io
iodi
dium
um
dilakukan dengan -ara menambakan iodium se-ara brlebi ke dalam sejumla
sampel
sam
pel lemak+
lemak+ minyak
minyak## kelebi
kelebian
an iodium
iodium dititra
dititrasi
si dengan
dengan natriu
natrium
m tiosul
tiosulfat
fat
seing
se
ingga
ga %olume
%olume iodium
iodium yang
yang diabso
diabsorsi
rsi ole
ole lemak+m
lemak+miny
inyaj
aj dapat
dapat diketa
diketaui
ui
jumlanya. eaksi reduksi oksidasi antara ?2 dengan >a2)253 sebagai berikut:
?2 @ >a2)253

>a2)45A @ 2 >a?
B"l&!& A),
ilangan asam didefinisikan sebagai banyaknya miligra kalium idroksida yang
dibutukan untuk menetralkan asam bebas dalam 1 gram minyak# lemak# resin#
balsam#
atau senyawa,senyawa organik serupa dengan komposisi yang
kompleks.
bilanga
bil
angan
n asam=
mL KOH
KOH x N KOH
KOH x 56,1
berat
ber
at sampel
sampel ( g )
ilangan asam adala bilangan yang menunjukkan jumla asam lemak bebas
yang terkandung
terkandung dalam minyak
minyak atau lemak yang biasanya diubungkan
diubungkan dengan
proses idrolisis minyak atau lemak. idrolisis minyak atau lemak ole air
dikatalisis en$im atau panas pada ikatan ester trigliserida akan mengasilkan
asam lemak bebas seperti yang terdapat pada gamabar berikut:
8rigliserida @ 25
panas
↔
digliserida @ monogliserida @ &L @ gliserol
Keberadaan asam lemak bebas ini biasanya dijadikan indikator awal terjadinya
ke
keru
rusak
sakan
an miny
minyak
ak+le
+lema
mak.
k. &sam lmak
lmak be
beba
bass lebi
lebi muda
muda
 te
tero
roks
ksid
idas
asii jika
jika
diband
dib
anding
ingkan
kan dalam
dalam bntuk
bntuk esterny
esternya.
a. umla
umla asam lemak
lemak bebas
bebas pada
pada sampel
sampel
ditunjukkan dengan bilangan asam yang biasanya dinyatakan sebagai jumla
miligram K5 yang dibutukan untuk menentralkan asam lemak bebas yang
terdapat dalam 1 gram minyak atau lemak. ilangan asam ditentukan dengan
reaksi penyabunan yaitu dengan -ara mereaksikan minyak+ lemak dengan basa
seperti >a5 atau K5#
eaksi penyabunan
)isa >a5 @ 9l

>a9l @ 25
ilangan penyabunan:
V HCl blanko
blanko−V HCl samp
sampel
el x N HCl
HCl x 40
berat sampl ( g )
B"l&!& e)#er
ilangan ester merupakan jumla mg K5 yang diperlukan untuk mnyabunkan
1 gram minya
minyak
k atau
atau lmak.
lmak. ilang
ilangan
an ester
ester = !bilan
!bilangan
gan penya
penyabun
bunan,b
an,bila
ilanga
ngan
n
asam"
Me#$%e S+e(#r$/$#$,e#r"
*rinsi
*ri
nsip
p analisi
analisiss lemak
lemak bebas
bebas dengan
dengan metode
metode spektr
spektrofo
ofotom
tometri
etri adala
adala dengan
dengan
mereaks
mere
aksika
ikan
n asam lemak
lemak bebas
bebas dalam
dalam sampel
sampel lemak+
lemak+ minya
minyak
k dengan
dengan -upri-upria-etate,piridi
a-etate,
piridine
ne dalam larutan ben$ena. eaksi ini mengasilkan
mengasilkan warna yang
dapat diba-a absorbansinya pada anjang glombang <1; nm.
B"l&!& Per$()"%
&sam lemak bebas yang ada pada sampel dapat memper-epat proses oksidasi
lemak karena oksidasi asam lemak bebas dapat berlangsung baik se-ara en$imatis
maupun non en$imatis. 8aap awal reaksi oksidasi adala terjadinya senyawa
radikal bebas yang kemudian akan mengasilkan senyawa peroksida jika bereaksi
dengan oksigen.
)enyawa peroksida merupakan produk yang terbentuk pada awal proses oksidasi
lemak. Kadar peroksida pada minyak atau lemak menunjukkan tingkat kerusakan
oksida
oks
idasi
si lemak.
lemak. ilang
ilangan
an peroks
peroksida
ida sampel
sampel minya
minyak
k dapat
dapat dianal
dianalisis
isis den
dengan
gan
metode
met
ode ?B*&
?B*&9# metod
metod ferri
ferri tiosian
tiosianat
at dan metode
metode mikro
mikro dengan
dengan kolorim
kolorimetri
etri..
*rinsipnya mengukur sejumla iodium yang dibebaskan dari K? melalui reaksi
oksidasi ol peroksida di dalm pelarut asam asetat+kloroform.
*eritungan:
BP =
Vs − B s x T
x 1000
m
Keterangan :
*: bilangan peroksida !miliCui%alent oksigen aktif per kg"
Ds: %olume sodium tiosulfat untuk titrasi sampel
Db: %olume sodium tiosulfat untuk titrasi blanko
8: Konsentrasi sodium tiosulfat yang tela di standarisasi
M: massa sampel
D/#r P')#(
&ndarwulan# >uri# Eeri# dan 'ian. 2011. Analisis Pangan.
Pangan. akarta: 'ian akyat.
Legowo# &nang
&nang M dan >urwantoro. 2004. Analisis Pangan.
Pangan. )emarang:
Bni%ersitas 'iponegoro.
oman# &bdul dan )umantri. 200<. Analisis Makanan.
Makanan. Fogyakarta: adja
Mada Bni%ersity *ress.
oman# &bdul. 2012. Analisis Komponen Makanan.
Makanan. Fogyakarta: raa ?lmu.
.
Download