gaya dan percepatan

advertisement
GAYA
dan
PERCEPATAN
FISIKA KELAS VIII
ISI MATERI
A. IDENTIFIKASI
GAYA
JENIS-JENIS
B. PENJUMLAHAN GAYA
C. HUKUM NEWTON
A. IDENTIFIKASI JENIS GAYA-GAYA
1.
Gaya sentuh dan Gaya tak sentuh
•
Gaya Sentuh
Gaya Tarik
Gaya dorongan
Gaya Sentuh adalah :
Gaya yang bekerja dengan cara persentuhan / kontak
langsung antara kedua benda.
•Gaya Tak Sentuh
Gaya Magnet
Gaya Listrik
Gaya Gravitasi
Gaya Tak Sentuh adalah :
Gaya yang bekerja tanpa persentuhan/kontak langsung antara
kedua benda.
Dapatkah kalian menyebutkan beberapa contoh dari Gaya Sentuh dan
Gaya tak sentuh ?
PENGARUH GAYA PADA BENDA
• Benda diam menjadi bergerak
• Benda bergerak menjadi diam
• Bentuk dan ukuran benda berubah
• Arah gerak benda berubah
MENGUKUR GAYA
• Gaya diukur dengan menggunakan :
DINAMOMETER / NERACA PEGAS
Dinamometer
2. GAYA GESEKAN
• Gaya gesekan udara dan air
Makin besar luas permukaan benda yang
bergerak di udara / air, makin besar gaya
gesekan udara / air yang bekerja pada benda
• Gaya gesekan antara zat padat
- Luas permukaan zat padat yang bersentuhan tidak mempengaruhi besar
gaya gesekan.
- Gaya gesekan statis bekerja ketika benda diam / belum bergerak ( fs )
- Gaya gesekan kinetis bekerja ketika benda yang bersentuhan bergerak. ( fk )
Gaya gesekan statis ( fs ) > gaya gesekan kinetis ( fk )
- Kekasaran permukaan benda mempengaruh besar gaya gesekan.
Makin kasar permukaan benda makin besar gaya gesekannya.
• GAYA GESEKAN YANG MERUGIKAN
- Gesekan pada bagian-bagian mesin yang saling bersinggungan
membuat mesin cepat rusak / aus.Untuk mengurangi gesekan ,
maka mesin biasanya menggunakan pelumas untuk melicinkannya.
- Gesekan ban kendaraan pada jalan menyebabkan ban kendaraan
cepat aus / tipis.
- Gesekan dengan air / udara menyebabkan kecepatan gerak
kendaraan menjadi berkurang. Untuk itu bentuk kendaraan dibuat
dengan desain streamline / aerodinamis. Kapal laut Hovercraft
memasang bantalan udara di dasar kapal agar dasar kapal tidak
langsung bersentuhan dengan air sehingga kapal bergerak dapat
bergerak lebih cepat
GAYA GESEKAN YANG MENGUNTUNGKAN
-
Gesekan memungkinkan kita dapat berjalan
kalau jalan tidak licin.
- Ban kendaraan dibuat bergerigi agar gaya
gesekan
antara ban dan jalan cukup besar sehingga
kendaraan tidak selip.
- Gesekan pada rem kendaraan diperlukan agar laju
kendaraan dapat dikurangi . Rem kendaraan berupa
kampas rem yang kasar yang ketika bergesekan dengan
pelek roda kendaraan akan mengurangi lajunya.
Kampas
rem tromol
- Kain parasut yang cukup lebar diperlukan
untuk pendaratan agar selamat
3. MASSA DAN BERAT
•
•
Massa dan berat berbeda
Massa ( m ):jumlah materi yang dikandung benda
Massa adalah besaran skalar yaitu : besaran yang hanya memiliki nilai( besar) tetapi
tidak memiliki arah.
Massa selalu tetap tidak dipengaruhi oleh tempat dimana benda itu berada.
Massa diukur dengan menggunakan neraca dengan satuan SI : kg
•
Berat ( Weight = w) : gaya gravitasi yang bekerja pada benda.
•
Berat adalah besaran vektor yaitu : besaran yang selain memiliki nilai
( besar), juga memiliki arah.
Berat dipengaruhi tempat dimana benda itu berada. Di bumi benda
dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi sedangkan di bulan benda
dipengaruhi oleh gaya gravitasi bulan. Jadi bila berbeda tempat ,maka
berat benda akan berbeda juga.
Berat diukur dengan dinamometer dengan satuan SI : newton ( N )
RUMUS BERAT
Besaran
W= m x g
W
:
m x g
Massa (m)
Satuan SI
kg
g
Percepatan
Gravitasi (g)
m/s2 atau
N/kg
cm/s2 atau
dyne/g
Berat ( w )
newton(N)
dyne
Contoh soal :
Massa benda 50 kg. Tentukan berat benda bila
a. berada di bumi yang percepatan gravitasinya 9,8 m/s2 !
b. Berada di bulan yang memiliki percepatan gravitasi 1,6 N/kg !
Jawab
a. W = m x g
W = 50 kg x 9,8 m/s2 = 490 N
b. W = m x g
W = 50 kg x 1,6 N/kg = 80 N
Satuan cgs
LATIHAN SOAL-SOAL
1.
Sebuah benda massanya 400 g diukur beratnya dengan
dinamometer seperti yang ditunjukkan pada gambar di
samping ini .
a. Berapa berat benda ?
b. Berapa percepatan gravitasi tempat ?
newton
0
1
2
3
4
2.
Berat benda di bumi 4.900 N , berapa berat
benda tersebut di bulan bila percepatan
gravitasi di bumi 9,8 m/s2 dan percepatan
gravitasi di bulan 1,6 m/s2 ?
5
3.
Percepatan gravitasi di planet Yupiter 24 m/s2, berapa berat benda di
planet Yupiter bila di bumi yang percepatan gravitasinya 9,8 m/s2 berat
benda 245 N ?
4.
Di sebuah planet yang percepatan gravitasinya 2,4 N/kg berat sebuah
benda 120 N, berapa berat benda tersebut di bulan yang percepatan
gravitasinya 1,6 m/s2 ?
B. PENJUMLAHAN GAYA (Resultan Gaya)
•
MENGGAMBAR VEKTOR
F
O
A
Diagram vektor
O = titik tangkap vektor
A = ujung vektor
Arah dari O ke A = arah vektor
Panjang OA = besar vektor
F = nama vektor
 Panjang vektor sebanding dengan besar vektor
Bila 1 cm dari vektor gaya mewakili 5 N , maka gaya 10 N diwakili dengan 2 cm.
 Bila arah dari 2 vektor tidak sama , maka kedua vektor tidak sama
 - F1 adalah vektor yang besarnya sama dengan F1 tetapi berlawanan arah
Contoh soal :
Jawab
Bila gaya F1 berarah ke kanan dan besarnya :
10 N dan digambarkan dengan diagram
vektor yang panjangnya 2cm.Lukiskan
a
diagram vektor gaya
a. F2 = 15 N ke kanan
b. F3 = 10 N ke kiri
b
F1
10 N
F2
15 N
F3
10 N
LATIHAN SOAL-SOAL
1.
Sebuah vektor gaya berarah ke kanan besarnya 5 N . Vektor
digambarkan dengan diagram vektor panjangnya 2 cm. Gambarkan
vektor-vektor kecepatan :
a. F2 =10 N ke kiri
c. F4 = 2,5 N ke Utara
b. F3 = 25 N ke kanan
d. F5 = 7,5 N ke Selatan
2.
Sebuah vektor gaya F ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
F
Gambarkan vektor-vektor gaya
a. F1 = 2 F
b. F2 = - 2 F
3.
c. F3 = ½ F
d. F4 = - 2½ F
Terapkan tanda + untuk gaya yang berarah ke kanan dan tanda – untuk
gaya yang berarah kekiri. Diketahui sebuah vektor F = 4 N digambar
dengan diagram vektor panjangnya 2 cm, lukiskan vektor-vektor gaya
a. F1 = 10 N
c. F2 = - 10 N
b. F3 = - 12 N
d. F4 = - 15 N
MELUKIS PENJUMLAHAN DAN SELISIH GAYA
•
PENJUMLAHAN GAYA
Metode Poligon :

Himpitkan titik tangkap vektor kedua dengan ujung vektor pertama

Jumlah vektor adalah vektor dengan titik tangkap vektor pertama dan ujungnya ujung
vektor kedua.
F 3 + F4
F1
F 1 + F2
F3
•
SELISIH GAYA

Gunakan cara penjumlahan gaya dengan metode poligon

F1 – F2 = F1 + ( - F2 )
F3 – F4 = F3 +(- F4)
- F2
F1 – F2
F4
F2
F1
F4
- F4
F2
F3
F3 – F4
MENENTUKAN RESULTAN GAYA

RESULTAN GAYA
Hasil dari penjumlahan atau selisih dari gaya-gaya disebut Resultan Gaya
Resultan dari gaya- gaya diberi lambang misalnya : R
Besar resultan gaya dapat diukur atau dihitung dengan menggunakan rumus .

RESULTAN GAYA-GAYA SEGARIS
DENGAN MENGGAMBAR
F1=5 N
F2 =10 N
R= F1 + F2
F1 = 5 N diwakili dengan 1 cm
F1 = 50 N
F2=20 N
- F1 =-50 N
R= F2 – F1
F2 = 10 N diwakili dengan 2 cm
F1 = 50 N diwakili dengan 5 cm ke kanan
R = 3 cm jadi besar resultan
F2 = 20 N diwakili dengan 2 cm ke kanan
gaya R = 3 x 5 N = 15 N
-F1 = - 50 N diwakili dengan 5 cm ke kiri
R = F2 – F1 = 3 cm ke kiri , jadi resultan
gaya R = - 30 N ( artinya 30 N ke kiri)
 RESULTAN GAYA-GAYA SEGARIS
DENGAN RUMUS
 Tentukan arah positif dan arah negatif dari gaya.
Misalkan arah ke kanan sebagai arah positif gaya , sedangkan ke kiri arah negatif.
 Gunakan cara aljabar untuk menentukan penjumlahan gaya
CONTOH SOAL 1
CONTOH SOAL 2
F1 = 20 N ke kanan = + 20 N
F1 = 30 N ke kanan = + 30 N
F2 = 50 N ke kanan = + 50 N
F2 = 70 N ke kiri = - 70 N
Tentukan resultan gaya-gaya dari
Tentukan resultan gaya-gaya dari
a. R = F1 + F2
a. R = F2 + F1
b. R = F1 – F2
b. R = F1 – F2
JAWAB
c. R = F2 – F1
a. R = 20 N + 50 N = 70 N ke kanan
b. R = 20 N – 50 N = - 30 N
artinya R = 30 N ke kiri
JAWAB
a. R = - 70 N + 30 N = - 40 N
artinya R = 40 N ke kiri
b. R = 30 N –(- 70N) = 100 N ke kanan
c. R = - 70 N – 30 N = - 100 N
artinya R = 100 N ke kiri
 RESULTAN GAYA-GAYA TIDAK SEGARIS tetapi SALING TEGAK LURUS
DENGAN MENGGAMBAR
F1 = 5N
-F1 = -5N
F2 = 12 N
F2 = 40 N
F1 = 30 N
F1 = 30 N diwakili dengan 3 cm
F2 = 40 N diwakili dengan 4 cm
R = F1 + F2 = 5 cm jadi resultan
gaya R = 50 N arah sesuai gambar
F1 = 5 N misalnya diwakili dengan 5 cm
F2 = 12N diwakili dengan 12 cm
-F1 = - 5 N diwakili dengan 5 cm
berlawanan dengan F1
R = F2 – F1 setelah diukur panjangnya
13 cm , jadi besarnya 13 N arah
sesuai gambar.
RESULTAN GAYA-GAYA TIDAK SEGARIS tetapi SALING TEGAK LURUS
DENGAN RUMUS

Untuk gaya yang saling tegak lurus resultan gaya dapat dihitung dengan
menggunakan rumus pythagoras.
R = F 2 F 2
2
1
F1=- 40 N
F1=30 N
2
F2  F1
R=
2
- F2=-30 N
F2 =40 N
R=F2 + F1
F2= 30 N
R = F1 – F2
R = F2 + F1
R=
R= F1 – F2
2
R = F1  F2
2
40  30  2500
2
R = 50 N arah sesuai gambar.
R=
2
- 402  - 302
 2500
R = 50 N arah sesuai gambar
LATIHAN SOAL-SOAL
8.
Diketahui gaya F1 = 10 N ke kanan dan F2 = 15 N ke kanan.
Dengan melukiskan gaya 5 N = 1 cm , lukiskan arah dan tentukan besar resultan gaya
a. F1 + F2
b. F2 + F1
b. F1 – F2
d. F2 – F1
9.
Berdasarkan soal no. 8 di atas apakah
a. F1 + F2 = F2 + F1
b. F1 – F2 = F2 – F1
10. Dengan menerapkan tanda + untuk gaya berarah ke atas dan tanda – untuk gaya yang berarah ke
bawah , di ketahui gaya F1 = 15 N dan
F2 = - 10 N( Lukis 5N=1 cm) Lukiskan arah dan besar resultan gaya
a. F1 + F2
b. F2 + F1
b. F1 – F2
d. F2 – F1
F1= 5 N
F4=-6 N
F2= - 8 N
F3 = 12 N
11. Diketahui gaya-gaya
Lukiskan arah dan tentukan besar resultan gaya dari
a.
F1 + F2
b. F1 – F2
c. F2 – F1
d. F3 + F4
e.
F3 – F4
f. F4 – F3
g. F1 + F3
h. F2 + F4
i.
F3 – F1
j. F2 – F4
k. F4 – F2
C. HUKUM NEWTON
1. HUKUM 1 NEWTON
Jika resultan gaya pada benda sama dengan nol ( ΣF = 0) , maka
benda yang mula-mula diam akan tetap diam, tetapi jika benda sedang
bergerak akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap (konstan).
Sifat benda cenderung mempertahankan keadaan semula(bila diam ingin
tetap diam, bila bergerak ingin tetap bergerak) disebut inersia/kelembaman.
Oleh sebab itu Hukum 1 Newton disebut juga Hukum
Kelembaman(inersia).
N
20 N
20 N
W
W = gaya gravitasi pada benda
N = Gaya Normal dikerjakan
meja pada benda secara
tegak lurus.
Besar N = W atau ΣF = 0
Benda diam tetap diam
ΣF = 0
 Jika benda sedang diam akan tetap diam
 Jika benda sedang bergerak akan
bergerak terus dengan kecepatan tetap
2. HUKUM II NEWTON

Jika ada resultan gaya pada benda ( ΣF  0) , maka benda akan
mengalami percepatan tetap yang besarnya sebanding dengan resultan
gaya ,searah dengan arah resultan gaya dan berbanding terbalik
dengan massa benda.
F
RUMUS
F
a
m
atau
F  m a
ΣF
:
m x a
Besaran
Satuan SI Satuan cgs
Gaya(F)
newton(N)
dyne
Massa(m)
kg
g
m/s2 atau
N/kg
cm/s2 atau
dyne/g
Percepatan(a)
3. HUKUM III NEWTON

Jika A mengerjakan gaya pada B , maka B akan mengerjakan gaya
pada A dengan besar gaya yang sama tetapi berlawanan arah.
Atau secara matematis Hk III Newton dapat dinyatakan :
F aksi = - F reaksi
reaksi
aksi
reaksi
aksi
reaksi
aksi
LATIHAN SOAL-SOAL
12. Setiap benda yang berada di permukaan bumi akan mengalami gaya gravitasi bumi
Sebuah benda yang beratnya 150 N diletakkan di atas meja , mengapa benda diam di
atas permukaan meja tidak jatuh tertarik ke bumi ? Jelaskan dengan Hukum Newton.
13.
Sebuah balok beratnya 75 N terletak di atas lantai.
Lukiskan arah gaya lain dan berapa besarnya yang
menyebabkan balok tersebut diam di atas lantai !
75 N
14. Di bawah ini adalah sebuah gerobak yang sedang didorong oleh dua orang anak
dengan arah yang berlawanan . Berapa besar gaya yang dikeluarkan anak kedua jika
a. gerobak tetap diam?
?
60 N
b. gerobak bergerak dengan kecepatan tetap ?
15. Jelaskan mengapa ketika bus melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba di rem,
penumpang bus terjatuh ke arah depan bus ?
Jelaskan juga mengapa angkot yang sedang diam dan kemudian sopir menjalankan
kendaraannya secara tiba-tiba dengan kecepatan cukup tinggi ternyata badan para
penumpang bus tersentak ke arah belakang kendaraan ?
16. Apa yang terjadi pada benda bila pada benda bekerja gaya-gaya yang resultannya
tidak nol ?
17. Tentukan besar percepatan yang dialami benda bila gaya 50 N bekerja pada benda
yang massanya
a. 25 kg
b. 50 kg
c. 100 kg
d. 150 kg
18. Sebuah benda diam massanya 20 kg kemudian didorong dengan gaya-gaya seperti
tampak pada gambar di bawah ini. Apa yang terjadi pada benda ? Berapa besar
percepatan benda ?
a.
b. 40 N
c.
50 N
50 N
20 N
30 N
30 N
25N
19. Dengan memberikan gaya 40 N ke kanan , benda bergerak dengan percepatan 5
m/s2 , berapa percepatan yang bekerja pada benda bila diberikan tambahan gaya
a. 20 N ke kanan
b. 20 N ke kiri
c. 50 N ke kiri
20. Dengan gaya mesin 300 N pada sepeda motor dan gaya gesekan pada ban sebesar
20 N , sepeda motor dapat mengalami percepatan 4 m/s2.Berapa massa sepeda
motor ?
21. Sebuah balok beratnya 150 N terletak di atas lantai . Untuk dapat mengangkat balok
diperlukan gaya F ke atas. Agar balok dapat terangkat maka yang benar adalah. . . .
a. F = 150 N
b. F < 150 N
c. F > 150 N
22. Sebuah benda beratnya 490 N berada di atas lantai ,di dorong dengan gaya
horizontal 100 N ke kanan. Bila percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s2 , berapa
percepatan yang dialami benda bila
a. lantai dianggap licin sempurna ( tidak ada gesekan ) ?
b. pada benda bekerja gaya gesekan 10 N ?
23. Pada benda bekerja 2 buah gaya yang segaris . Apakah benda akan selalu
mengalami percepatan ? Berikan penjelasan dari jawabanmu !
24. a. Apakah yang dimaksud dengan gaya aksi dan reaksi ?
b. Bagaimana hubungan dari gaya aksi dan gaya reaksi (besar dan arah )?
c. Apakah mungkin gaya aksi dan reaksi bekerja pada benda yang sama ?
25. Sebutkan beberapa contoh yang merupakan gaya aksi dan reaksi !
26. Dua orang anak main tarik tambang dan ternyata kedua anak mengeluarkan gaya
tarik yang sama besar sehingga keduanya tidak bergerak sama sekali.Apakah gaya
yang dikeluarkan masing-masing anak merupakan gaya aksi dan reaksi ? Jelaskan
jawabanmu !
Sebuah bola tenis yang dilemparkan oleh seorang anak
mengenai tembok dan memberikan gaya 15 N pada tembok.
27.
15 N
tembok
a. Apa yang akan terjadi dengan bola setelah menabrak ?
b. Berapa besar gaya yang dikerjakan tembok pada bola dan
kemanakah arahnya ?
c. Apakah kedua gaya ini merupakan gaya aksi dan reaksi ?
28. Sebuah bola basket beratnya 49 N jatuh dari atas lantai dan
setelah menabrak lantai bola memantul kembali. Berapa besar
gaya yang dikerjakan lantai pada bola setelah bola menabrak
lantai ? Jelaskan mana yang merupakan gaya aksi dan mana
yang merupakan gaya reaksi !
49 N
lantai
29. Dua orang anak Chelsea dan Clara bermain sepatu roda. Chelsea
massanya 50 kg dan Clara massanya 40 kg . Clara mendorong
tangan Chelsea dengan memberikan gaya 20 N. Dengan
menganggap lantai licin
a. jelaskan mana yang merupakan gaya aksi dan reaksi !
b. kemanakah arah gerak Chelsea dan Clara setelah saling
dorong ?
c. berapakah besar percepatan Chelsea dan Clara setelah saling
dorong ?
Chelsea
Clar
a
QUIZ HOREY
Nama : ………………….., Kelas :………..., No. Absen : ……..
Pilihlah
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
Dinamometer
Perpegas
250 N
50 N
Gaya
Gaya tak sentuh
Gaya sentuh
Resultan gaya
Massa
Kg
Newton
l.
m.
n.
o.
Berat
W = m.g
980 N
S = m.g
Pertanyaan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Tarikan atau dorongan pada suatu benda disebut
………….
Gaya magnet termasuk gaya ………..
Hasil dari penjumlahan atau selisih dua buah gaya
atau lebih disebut…….
Jumlah meteri yang dikandung benda disebut….
Satuan masaa adalah ….
Rumus berat adalah …..
Sebuah benda massanya 100 kg, tentukan berat
benda jika percepatan garvitasi 9,8 m/s2
Dua buah gaya F1 = 150 N ke kanan, F2 = 100 n ke
kiri. Berapa resultan gayanya ?
Alat untuk mengukur gaya adalah …
Download