Strategi-penjualan-perseorangan-dan-pemasaran

advertisement
STRATEGI PENJUALAN PERSEORANGAN
DAN PEMASARAN LANGSUNG
M. Suyanto
www.msuyanto.com
1.3. Program Penjualan Perseorangan
Penjualan perseorangan (personal selling) merupakan
komunikasi personal bayaran yang mencoba menginformasikan
kepada konsumen tentang suatu produk dan membujuknya untuk
membeli produk tersebut. Penjualan perseorangan merupakan
bentuk komunikasi yang lebih tepat, karena penjualan perseorangan
menjamin perusahaan dalam berkomunikasi dengan kontak
langsung dengan calon konsumen yang istimewa.
Tujuan dari penjualan perseorangan adalah berbagai macam
bergantung pada perannya terhadap komunikasi yang terintegrasi
dalam jangka panjang meliputi menemukan calon konsumen,
memberikan informasi kepada calon konsumen, membujuk calon
konsumen untuk membeli dan menjaga kepuasan konsumen
melalui pelayanan setelah penjualan. Untuk mencapai tujuan
tersebut wiraniaga tidak hanya trampil dalam menjual, tetapi juga
harus memahami karakteristik produk secara teknis.
Kebanyakan perusahaan menggunakan wiraniaga dan
banyak perusahaan menugaskan mereka sebagai pemegang
peranan penting dalam bauran pemasaran. Gugus wiraniaga
sangat efektif untuk mencapai sasaran pemasaran tertentu. Bumi
Putera berdasarkan survei dari Frontier merupakan Top Brand
dalam bidang asuransi jawa dengan mengandalkan wiraniaga
sekitar 22 ribu orang agar produk asuransi Bumiputera mudah
diperoleh. Meskipun demikian mereka membutuhkan biaya tinggi.
Manajemen harus memberi pemikiran yang cermat untuk
merencanakan dan mengolah sumber-sumber penjualan personal.
Pola gugus wiraniaga membutuhkan keputusan mengenai
sasaran, strategi, struktur, ukuran dan imbalan, ditunjukkan pada
Gambar 1.20. Sasaran para wiraniaga mencakup pencarian
pembeli baru, komunikasi penjualan dan pelayanan, pengumpulan
informasi, dan alokasi. Sasaran penjualan akan menentukan jenis
wiraniaga yang dibutuhkan untuk direkrut. Ketrampilan wiraniaga
mencari pembeli baru berbeda dengan ketrampilan wiraniaga untuk
melayani konsumen yang sudah ada. Bumiputera menaikkan target
penjualan pada wiraniaganya sekitar 32 % atau sekitar Rp. 4,5
triliun dari target pada 2006 sekitar Rp.3,4 triliun dengan membuka
7 kantor wilayah yang membawahi 46 kantor cabang syariah di
hampir semua kota besar di Indonesia, maka wawasan dan
ketrampilan memahami produk syariah bagi wiraniaga dalam
cabang tersebut sangat diperlukan.
Strategi gugus wiraniaga adalah masalah jenis bauran dan
pendekatan penjualan yang paling efektif (penjualan tunggal,
penjualan tim dan sebagainya). Strategi wiraniaga adalah
mengunjungi pelanggan yang tepat pada saat yang tepat dengan
cara yang tepat. Setelah jenis pendekatan penjualan ditentukan,
selanjutnya perusahaan dapat memilih wiraniaga langsung atau
berdasarkan kontrak.
Struktur gugus wiraniaga adalah pilihan antara pengaturan /
pengorganisasian menurut wilayah, produk, pelanggan atau
perpaduan dari pilihan tersebut, dan menentukan ukuran serta
bentuk wilayah yang tepat. Strategi gugus wiraniaga mempunyai
dampak pada struktur gugus wiraniaga. Struktur menurut wilayah
digunakan bila perusahaan menjual satu lini produk pada industri
pengguna akhir dengan pelanggan di banyak lokasi. Sedangkan
struktur produk atau pasar, jika perusahaan menjual banyak produk
pada banyak jenis pelanggan.
Ukuran gugus wiraniaga mencakup perkiraan tentang beban
kerja dan jumlah jam kerja dan dari situlah diperlukan jumlah
wiraniaga tersebut. Ukuran gugus wiraniaga tersebut merupakan
fungsi dari jenis wiraniaga yang digunakan, sasaran penjualan yang
diinginkan dan kepentingan penjualan perseorangan dalam program
komunikasi pemasaran yang terintegrasi. Pentingnya ukuran gugus
wiraniaga tersebut karena perusahaan harus menyeimbangkan
antara biaya yang dikeluarkan dalam penjualan dan pendapatan
yang dihasilkan.
Imbalan gugus wiraniaga mencakup pula penetapan tingkat
pembayaran dan komponen-komponen pembayaran seperti: gaji,
komisi, bonus, biaya dan tunjangan. Untuk menarik wiraniaga yang
berkualitas, perusahaan harus mengembangkan paket imbalan yang
menarik.
MENDESAIN
GUGUS
WIRANIAGA
Sasaran
gugus
Wiraniaga
Strategi
gugus
Wiraniaga
Struktur
gugus
Wiraniaga
Ukuran
Gugus
Wiraniaga
Imbalan
gugus
Wiraniaga
Sumber : Philip Kotler and Kevin Keller, Marketing Management, 2006
Gambar 1.20. MendesainGugus Wiraniaga
Mengelola gugus wiraniaga mencakup merekrut, seleksi dan
latihan wiraniaga, pengarahan, motivasi dan evaluasi, ditunjukkan
pada Gambar 1.21. Wiraniaga harus direkrut dan diseleksi denga
cermat untuk mencegah pemborosan biaya karena salah
mempekerjakan orang yang tidak tepat. Program latihan bagi
wiraniaga mencakup pengenalan ciri-ciri pasar, para pesaing dan
seni penjualan. Wiraniaga perlu supervisi dan dukungan moral
terus menerus karena meraka harus membuat banyak keputusan
dan menghadapi banyak frustasi. Secara berkala perusahaan harus
mengevaluasi prestasi dan membantu mereka agar bekerja lebih
baik.
MENGELOLA
GUGUS
WIRANIAGA
Mengatur
Wiraniaga
Merekrut&
Seleksi
Wiraniaga
Memotivasi
Wiraniaga
Melatih
Wiraniaga
Mengevaluasi
Wiraniaga
Sumber : Philip Kotler and Kevin Keller, Marketing Management, 2006
Gambar 1.21. Mengelola Gugus Wiraniaga
Tujuan gugus wiraniaga adalah melaksanakan penjualan, yang
mencakup seni penjualan tatap muka. Salah satu aspeknya adalah
kewiraniagaan yang mencakup proses tujuh tahap : pencarian
pembeli dan mengkualifikasinya; pendekatan pendahuluan;
pendekatan; presentasi dan peragaan; mengatasi keberatankeberatan;menutup penjualan; dan tindak lanjut.
Satu aspek lain adalah negosiasi, seni menetapkan syarat-syarat
transaksi yang memuaskan bagi kedua belah pihak.
Aspek ketiga adalah menajemen hubungan, seni menciptakan
hubungan yang lebih erat dan saling ketergantungan antara dua
organisasi. Penggunaan teknologi juga diperlukan dalam
manajemen hubungan. Adira Finance merupakan Top Brand untuk
kategori pembiayaan otomotif. Adira Finance mencoba
memberikan pelayanan prima melalui Customer Relationship
Management dengan melengkapi para wiraniaga dan surveyornya
dengan sebuah handphone (telpon seluler) yang memiliki program
yang dapat menilai kemampuan calon nasabah. Strateginya, data
calon nasabah seperti nama, alamat, pengeluaran, gaji dan
sebagainya dimasukkan dalam hndphone tersebut dan data tersebut
diolah dengan program yang ada dalam telpon seluler tersebut dan
akhirnya kemampuan calon nasabah dapat diketahui langsung.
Adira Finance juga memiliki SMS Gateway yang digunakan untuk
menangani pelanggan yang bagus dan ditawari kembali melalui
SMS. Sedang dikembangkan sistem online di setiap cabang untuk
memudahkan pelanggan melakukan pembayaran, baik dengan
ATM maupun melalui cabang dimanapun berada.
1.3. Program Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung merupakan sistem pemasaran yang
menggunakan saluran langsung untuk mencapai konsumen dan
menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen tanpa melalui
perantara pemasaran. untuk menghasilkan tanggapan dan / atau
transaksi yang dapat diukur pada suatu lokasi. Saluran langsung
tersebut meliputi pos langsung (direct mail), katalog, pemasaran
jarak jauh, TV interaktif, kios, situs Web dan peralatan bergerak.
Manfaat pemasaran langsung mencakup penghematan waktu
dan memperkenalkan konsumen dengan berbagai pilihan, dapat
membandingkan baik melalui katalog maupun secara online, dapat
mengorder barang untuk dirinya dan orang lain dan bagi konsumen
bisnis dapat belajar tentang produk dan jasa tanpa harus bertemu
dengan menyediakan waktu khusus dengan wiraniaga.
Pemasaran pos langsung meliputi pengiriman penawaran,
pemberitahuan, pengingatan, atau hal-hal lain kepada seseorang di
alamat tertentu. Berdasarkan alamat selektif pemasar langsung
mengirim lewat pos ribuan dan kadangkala mencapai jutaan surat,
selebaran, brosur, CD, kaset, disket kepada konsumen per tahun.
Pemasaran katalog dilakukan dengan mengirim katalog barang
dagangan secara lengkap, misalnya katalog untuk konsumen dan
katalog untuk bisnis yang biasanya dlam bentuk cetakan atau
kadangkala dalam bentuk CD, video atau online.
Pemasaran jarak jauh (Telemarketing) merupakan penggunaan
telepon dan pusat panggil untuk menarik calon konsumen, menjual
kepada konsumen yang telah ada dan menyediakan pelayanan
dengan melayani order dan menjawab pertanyaan. Pemasaran
jarak jauh membantu perusahaan untuk meningkatkan pendapatan,
mengurangi biaya penjualan dan memperbaiki kepuasan konsumen.
Perusahaan menggunakan pusat panggil untuk menerima panggilan
dari konsumen dan mengawali panggilan kepada calon konsumen
dan konsumen. Pemasaran jarak jauh meliputi penjualan jarak jauh,
cakupan jarak jauh, prospek jarak jarak jauh serta dukungan teknis
dan pelayanan konsumen.
Pemasaran tanggapan langsung dapat melaui televisi dan kios.
Penggunaan televisi untuk pemasaran tanggapan langsung dengan
iklan tanggapan langsung, saluran belanja di rumah serta TV
interaktif dan Videotext. Kios merupakan sebuah bangunan kecil
atau struktur rumah yang kuat untuk penjualan atau unit informasi.
Pemasaran interaktif merupakan saluran pemasaran langsung
yang bekerja secara elektronik. Internet menyediakan pemasar dan
konsumen dengan peluang yang lebih besar dalam berinteraksi dan
lebih bersifat individual. Media periklanan di Internet antara lain
banner, spot leasing, sponsorship, interstetial, skyscraper, large
rectangle, Universal Resource Locator (URL), chat room dan email.
Periklanan banner merupakan jenis periklanan yang paling
lazim digunakan di Internet. Ukuran file dari gambar yang akan
ditampilkan berkisar dari 7 hingga 10 kb. Banner terdiri dari
keyword banner dan rondom banner. Keyword banner muncul
ketika dilakukan query atas satu kata pembuka dari search engine.
Ini akan menjadi efektif bagi perusahaan yang ingin
mengerucutkan audiens yang menjadi sasarannya. Sedangkan
random banner muncul secara acak. Perusahaan-perusahaan yang
ingin memperkenalkan produk baru (misalnya film atau CD)
biasanya akan menggunakan random banner. Keuntungan utama
menggunakan banner ialah kemampuannya dalam melakukan
customisasi iklan ke audiens yang menjadi sasarannya.
Pemempatkan iklan banner di internet pada situs web milik pihak
lain. dengan Banner Swapping, Banner Exchange, dan Paid
Advertising. Banner dari Bank Indonesia ditunjukkan pada Gambar
1.22.
Gambar 1.22.
Search engine sering memberikan ruang (spot) di dalam home
page-nya untuk disewakan kepada bisnis perorangan. Durasi dari
leasing tersebut tergantung dari persetujuan kontrak antara pemilik
situs web dan penyewa. Tidak seperti banner, yang muncul dalam
waktu yang bervariasi, iklan yang ditempatkan pada spot akan
selalu ada di sana; sehingga kompetisi tidak begitu ketat. Kerugian
spot leasing adalah bahwa ukuran iklan seringkali kecil dan
terbatas, yang pada gilirannya menyebabkan para pemirsa
melewatkan iklan tersebut. Juga, biayanya bisa jadi sangat tinggi.
Bentuk iklan pada E-Commerce (Internet) yang baru tumbuh
kepopularitasnya adalah sponsorship pada halam web. Iklan
sponsorship ini menurut survey Internet Advertising Bureau
menempati tempat nomor dua setelah banner, dengan pangsa pasar
25 %
Interstetial merupakan iklan yang dinamis pada E-Commerce.
Interstitial berbentuk bermacam-macam iklan animasi yang muncul
di layar ketika komputer men-download situs web yang telah
dilakukan oleh pemakai. Tipe interstitial ini meliputi pop up
windows, splash screens, intermecials, hyperstetials,superstetials
dan sebagainya
Iklan yang serupa dengan banner, jika banner memanjang
secara horisontal, maka skyscraper memanjang secara vertikal.
Hasil penelitian dari beberapa biro Skyscraper lebih efektif
daripada banner.
Iklan large rectangle serupa dengan banner, tetapi bentuknya
persegi panjang lebih besar. Iklan ini bersama dengan iklan
Skycraper dapat meningkatkan matrik merek kunci sebesar 40 %
dibanding dengan ukuran baseline (banner), menurut penelitian The
Internet Advertising Bureau, ACNielsen, CNET Network,
DoubleClick dan MSN.
Universal Resource Locator (URL) adalah alamat sebuah file
yang dapat diakses di Internet. URL berisi nama protokol internet
yang dibutuhkan untuk mengakses file, nama komputer yang berisi
file tersebut, dan direktori di mana file tersebut berada. URL yang
menggunakan
Hipertext
Transfer
Protocol,
misalnya
http://www.yahoo.com/ menunjukkan halam web yang diakses
menggunakan HTTP yang ada pada komputer bernama
www.yahoo.com.
Chat room adalah suatu ruang pertemuan maya di mana
kelompok-kelompok datang secara teratur untuk mengobrol. Chat
room dapat digunakan untuk membangun sebuah komunitas
sebagai sarana untuk promosi. Vendor-vendor seringkali
mensponsori chat room. Chat room juga digunakan sebagai
koneksi satu-dengan-satu antara sebuah perusahaan dengan
pelanggannya.
Misalnya, Mattel menjual kira-kira sepertiga
boneka Barbie-nya kepada para kolektor
Cara lain untuk beriklan di Internet adalah dengan membeli
alamat-alamat e-mail dan mengirimkan informasi perusahaan
kepada orang-orang yang ada dalam list tersebut. Keunggulan dari
pendekatan ini adalah biayanya yang rendah dan kemampuannya
menjangkau audiens yang sangat bervariasi. Kebanyakan
perusahaan mengembangkan database pelanggan-pelanggan yang
bisa dikrimi e-mail. Di antara perusahaan-perusahaan layanan
distribusi e-mail, www.sparnet.com. Periklanan melalui Internet
dibahas khusus dalam buku Strategi Periklanan Pada E-Commerce
Perusahaan Top Dunia.
DAFTAR PUSTAKA
Alsem, Karl Jan. 2007. Strategic Marketing : An Applied Perspective. New
York : McGraw-Hill.
Arens, William F. 2002. Contemporary Advertising. New York : McGraw-Hill
Bearden, W.O., Ingram, T. N. and LaForge, R. W. 2007. Marketing :
Principles and Perspectives. Fifth Edition. New York : McGraw-Hill.
Cateora, Philip R. and Graham, John L. 2002. International Marketing,
Eleventh Edition. New York : McGraw-Hill
Cravens, David W. and Piercy, Nigel F. 2006. Strategic Marketing. Eighth
Edition. New York : McGraw-Hill
Cristine Y. Chen. 2002. The Wold’s Most Admired Companies 2002. March
11. Fortune.
David Martin, Marc Ryan. 2002. Fortune 500 Companies Grow
Fonder of Internet Advertising. Jupiter Media Metrix
David Miller. 1996. Web Multimedia Development. New Riders..
Dooly, Michael. 1992. Kicking Up A Little Dust: Print, September.
Seventh Edition. New York : McGraw-Hill
Dwyer, F. Robert and Tanner, John F. 2006. Business Marketing : Connecting
Strategy, Relationship and Learning. Third Edition. New York : McGrawHill.
Elliot, Stuart. 1996. Big, Bold, Outside and in Fashion. The New
York time, 11 Juli, C1.
Elsom Cook. 2001. Principles of Interactive Multimedia. New York :
McGrawHill.
England, E. and Finney. A. 2002. Managing Multimedia : Project
Management for Web and Convergent Media. Addison Wesley
Publishers.
Etzel, M. J., Walker, B. J. and Stanton, W. J. 2007. Marketing. Fourteenth
Edition. New York : McGraw-Hill.
Ferrell, O.C. and Hartline, Michael D. 2005. Marketing Strategy. Fourth
Edition. Natorp Boulevard Mason : Thomson South-Western.
Fisher, Christy. 1995. King of Road : American Demographics. Agustus,
hal.55
Friedman, Mildred,. 1989. Graphic Design In America : A Visual
History. Mineapolis, MN, Walker Art Center and New York,
Harry N. Abrams.
Fred T. Hofstetter. 2001. Multimedia Literacy. Third Edition.
McGrawHill
Goldfarb, Roz. 1997. Careers by Design : A Headhunter’s Secrets
for Succes and Survival in Graphic Design. New York, Allworth.
George E. Belch, Michael A. Belch. 2004. Advertising and
Promotion : An Integrated Marketing Communications
Perspective, Fourth Edition. New York : McGraw-Hill
Goldman, Kevin. 1994. Spending On Billboards Is Rising: Video
Tool Makes Buying Easier. Wall Street Journal, 27 Juni. B6.
Gonnella, Rose, Anderson, Landa. 2000. Creative Jolt Inspirations.
Cincinnati, OH, North Light Books.
Grover, Ronald. 1998. Billboard Aren’t Boring Anymore. Business
Week 21 September, hal. 88-89
Heller, Steven. 1993. Graphic Design, New York, Rockport,
Allworth Press
Holland, Bierut, Drenttel. 1993. Graphic Design : America, New
York, Rockport, Allworth Press
Jeff Foster. 1997. Photoshop Web Magic. Hayden Books.
Johansson, Johny K. 2006. Global Marketing : Foreign Entry, Local
Marketing & Global Management. Fourth Edition. New York : McGrawHill
Keegan, Warren J. And Green, Mark S. 2000. Global Marketing. Second
Edition. New Jersey : Printice-Hall.
Keyes, J. 1990. Multimedia Offers Managers Multiple Business
Solutions. Computer World.
Kotler, Philip and Keller, Kevin Lane. 2006. Marketing Management. 12th
Edition. New Jersey : Pearson Education.
Labuz, Ronald. 1991. Contemporary Graphic Design, New York, Van
Nostrand Reinhold
Landa, Robin, 1998. Thinking Creatively, Cincinnati, North Light
Books.
Landa, Robin, 2001. Graphic Design Solutios, Cincinnati, North
Light Books
Majalah Marketing. 2004. Majalah Pemasaran dan Penjualan, No.1-12.
Jakarta: PT. Info Cahaya Hero.
Majalah Marketing. 2005. Inspiring The Leadership, No.1-12. Jakarta: PT.
Info Cahaya Hero.
Majalah Marketing. 2006. Inspiring The Leadership, No.1-12. Jakarta: PT.
Info Cahaya Hero.
Majalah Marketing. 2007. Inspiring The Leadership, No.1-8. Jakarta: PT. Info
Cahaya Hero.
Majalah Marketing. 2007. Top Brand 2000-2007, Edisi Khusus No.1. Jakarta:
PT. Info Cahaya Hero.
Majalah Marketing. 2007. 10 Karakter Unik Konsumen Indonesia, Edisi
Khusus. Jakarta: PT. Info Cahaya Hero.
Majalah Swa Sembada. 2004. No.1-24. Jakarta: Yayasan Sembada Swakarya.
Majalah Swa Sembada. 2005. No.1-24. Jakarta: Yayasan Sembada Swakarya.
Majalah Swa Sembada. 2006. No.1-24. Jakarta: Yayasan Sembada Swakarya.
Majalah Swa Sembada. 2007. No.1-15. Jakarta: Yayasan Sembada Swakarya.
Meggs, Philip B. 1983. A History of Graphic Design. New York,
Van Nostrand Reinhold
Michael E. Porter, 1985. Competitive Advantages. Free Press.
Miller, Cyndee. 1995. Outdoor Gets a Makeover. Marketing News,
10 April, hal. 26.
Nichols, John. 1995. Outdoor New York Tops Ideas, Gannetteer,
September, hal.8
Nielson, J. 1995. Multimedia and Hypertext : The Internet and
Beyond. New York. Harcourt Braco.
Neubourne, Ellen. 2000. Road Show : The New Face of Billboards.
Business Week, 8 Mei hal.75
OAAA. 2005. Introduce Yourself to Outdoor Advertising. OAAA.
New York
OAAA. 2000. Creating Award Winning Outdoor. OAAA. New
York
Peter, J. Paul and Donnelly, James H. 2006. A Preface to Marketing
Management.Tenth Edition. New York:McGraw-Hill
Richardson, Margaret. 1993. Best Selling Design : Book Jackets andCovers,
Three Case Study, U&lc, Vol.20, No.2, Summer / Fall
Robert Levering, Milton Moskowitz. 2002. The 100 Best Companies To Work
For . March 11. Fortune
Ries, Al dan Jack Trout. 2001. Positioning : The Battle for Your
Mind. New York : McGraw-Hill.
Ries, Al and Jack Trout. 1993. The 22 Immutable Laws of
Marketing, New York, Harper Business.
Robisn Landa. 2001. Graphic Design Solutions. Second Edition.
OnwordPress-Thomson Learning
Richard Raysman & Jeffrey D. Neuburger. 2003. Multi-media
Publishing: Legal Issues To Consider. Published in MusiCopyright
Intelligence
Shamms Moprtier. 2001. Flash 5 : Weekend Crash
Shimp,Terence A. 2000. Advertising and Promotion : Supplemental Aspects of
Integrated Marketing Communications, Fifth Edition. The Dryden Press
Sloane, A. 1996. Multimedia Communication. . New York : McGraw-Hill
Publishing.
Suyanto, M.. 2007. Strategic Management : The Most Admired Companies.
Andi Yogyakarta
Suyanto, M.. 2005. Strategi Periklanan Televisi Perusahaan Top
Dunia. Andi Yogyakarta
Suyanto, M.. 2003. Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan. Andi
Yogyakarta
Suyanto, M.. 2003. Strategi Periklanan pada E-Commerce
Perusahaan Top Dunia. Andi Yogyakarta
Suyanto, M. 2003. Multimedia alat untuk Meningkatkan Keunggulan
Bersaing, Andi Yogyakarta
Suyanto, M.. 2002. Strategi Pemasaran Global Berbasis Internet.
Jurnal DASI Vol. III No. 1. AMIKOM Yogyakarta.
Suyanto, M.. 2002. Evaluasi Efektivitas Periklanan Berbasis
Internet. Jurnal DASI Vol. III. No. 2. AMIKOM Yogyakarta
Suyanto, M.. 2001. Manajemen Periklanan.
Jurnal DASI Vol. II No. 4. Desember. AMIKOM Yogyakarta
The Editors of PC Magazine. 2002. Top 100 Undiscovered Web Sites. PC
Magazine
The Editors of PC Magazine. 2002. The Best Product for 2002. PC
Magazine
The Editors of PC Magazine. 2002. The Eighteenth Annual Awards
for Technical Excellence. PC Magazine.
Thomas J. Kueglen, Jr. 2000. Web Advertising and Marketing :
Make The Web Work for You. Third Edition. A Devision of
Prima
Publishing
Thomas Russel, W. Ronald Lane. 1999. Kleppner’s Advertising
Procedure, Fourteenth Edition. Prentice-Hall
Walker, O. C., Mullins, J. W., Boyd, H. W. and Larreche, J. L. 2006.
Marketing Strategy. Fifth Edition. New York : McGraw-Hill
Ward Hanson. 2000. Principles of Internet Marketing. South
Western College Publishing.
White, Roderick. 2005. Best Practice – Outdoor Advertising : Solus or
Support ?. Admap. Mei. Hal.12-14.
Williams, Roy H. 2003. Outdoor Ads That Get Results. Sales &
Marketing. 4 Agustus.
Wong, Wucius, Benjamin, 1994. Visual Design on the Computer.
New York, Design Books
WWW.CAKRAM.CO.ID
Yin, Sandra. 2002. Counting Eyes On Billboards. American
Demographic. Desember
Download