Slide 1 - Blog UNPAD

advertisement
Penyakit-penyakit pada Ibu Hamil
Anda sedang hamil? Atau berencana hamil? Coba simak artikel berikut tentang penyakit-penyakit yang dapat menyerang ibu hamil dan bahayanya terhadap keselamatan ibu dan
janin.
Anemia (Kurang Darah)
Pengaruh anemia pada kehamilan antara lain:
Menurunkan daya tahan ibu hamil, sehingga ibu hamil mudah sakit.
Menghambat pertumbuhan janin, sehingga bayi lahir dengan BBLR.
Persalinan prematur.
Bahaya yang terjadi pada kehamilan dengan anemia berat (HB kurang dari 6 gram%) adalah kematian janin dalam kandungan, persalinan prematur pada kehamilan kurang dari 37
minggu, persalinan lama, dan terjadinya pendarahan pasca persalinan.
Malaria
Keluhan yang dirasakan ibu hamil: panas tinggi, menggigil dan keluar keringat, sakit kepala, muntah-muntah.
Bahaya yang terjadi: keguguran, kematian janin dalam kandungan, persalinan prematur.
Turbekulose Paru
Keluhan yang dirasakan ibu hamil: batuk lama tak sembuh-sembuh, tidak suka makan, badan lemah dan semakin kurus, batuk darah.
Bahaya yang dapat terjadi pada ibu hamil: keguguran, bayi lahir belum cukup bulan, janin mati dalam kandungan.
Payah Jantung
Keluhan yang dirasakan ibu hamil: sesak napas, jantung berdebar, dada terasa berat kadang-kadang nyeri, nadi cepat, kaki bengkak.
Bahaya yang dapat terjadi: payah jantung bertambah berat, kelahiran prematur, dalam persalinan kemungkinan bayi tidak segera menangis atau bahkan bayi dapat lahir mati.
Kencing Manis
Dugaan kencing manis pada ibu hamil apabila:
Ibu pernah mengalami beberapa kali kelahiran bayi besar (berat > 4.000 gram).
Pernah mengalami kematian janin dalam minggu-minggu terakhir.
Ditemukan glukosa dalam air seni (hasil pemeriksaan lab).
Bahaya yang dapat terjadi antara lain:
Persalinan prematur.
Hydramnion.
Kelainan bawaan.
Kelahiran bayi dengan berat badan > 4.000 gram.
Kematian janin dalam kandungan dengan kehamilan minggu ke-36.
Kematian bayi perinatal.
Penyakit HIV-AIDS
Pada HIV terjadi gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan ibu hamil mudah terkena infeksi. Kehamilan akan memperburuk progresivitas infeksi HIV, sebaliknya efek HIV pada
kehamilan adalah pertumbuhan intra uterin terhambat dan berat lahir rendah, serta peningkatan kelahiran prematur.
Bayi juga dapat tertular dalam kandungan atau tertular melalui air susu ibu. Wanita hamil yang menderita HIV akan ditangani secara khusus di rumah sakit pusat rujukan.
Toksoplasmosis
Suatu penyakit yang disebabkan oleh toksoplasmosis gondii. Pada orang dewasa kadang-kadang tidak memberikan gejala klinik yang spesifik. Maka pada diagnosis pada umumnya
didapat melalui uji serologik (darah) rutin pada kehamilan muda, eksplorasi penyebab abortus yang berulang kali dan kelainan kongenital/cacat bawaan.
Penularan melalui makanan mentah atau kurang masak, yang tercemar ekskreta/kotoran kucing yang terinfeksi.
Bahaya yang dapat terjadi: infeksi pada kehamilan muda dapat menyebabkan abortus sedangkan infeksi pada kehamilan lanjut dapat menyebabkan kelainan continental
Download