PERTEMUAN 10_PENDAHULUAN METODE HARGA POKOK

advertisement
PERTEMUAN 11
PENDAHULUAN
METODE HARGA POKOK PROSES
(PROCESS COSTING METHOD)
DOSEN PEMBINA
ONY WIDILESTARININGTYAS,SE.,MSi.
PENGERTIAN
 METODE
HARGA POKOK PROSES
MERUPAKAN METODE PENGUMPULAN
HARGA POKOK PRODUK YANG
DITERAPKAN PADA PERUSAHAAN
MANUFAKTUR YANG BERPRODUKSI
SECARA MASA.
KARAKTERISTIK PERUSAHAAN MANUFAKTUR
YANG BERPRODUKSI MASA
1.
2.
3.
SIFAT PRODUKSI KONTINU.
TUJUAN PRODUKSI MENGISI
PERSEDIAAN GUDANG.
BENTUK PRODUK STANDAR
CONTOH PERUSAHAAN YANG
BERPRODUKSI SECARA MASA
 PERUSAHAAN
SEMEN
(PT. SEMEN TIGA RODA)
 PERUSAHAAN PUPUK
(PT. PUPUK SRIWIJAYA)
 PERUSAHAAN TEKSTIL
(PT.FAMATEX)
KARAKTERISTIK PENGUMPULAN HARGA
POKOK PRODUK DALAM METODE HARGA
POKOK PROSES
SIFAT PRODUKSINYA KONTINU (TERUS – MENERUS)
2)
PENGUMPULAN HARGA POKOK PRODUK ; DILAKUKAN
SECARA PERIODIK, MISALNYA SETIAP BULAN.
3)
PERHITUNGAN HARGA POKOK PER SATUAN DILAKUKAN
SETIAP AKHIR PERIODE, MISALNYA SETIAP AKHIR BULAN.
4)
PERHITUNGAN HARGA POKOK PER SATUAN DIHITUNG
DENGAN RUMUS SEBAGAI BERIKUT :
HARGA POKOK PER SATUAN = JUMLAH BIAYA PRODUKSI
PERIODE TERTENTU : JUMLAH SATUAN PRODUKSI PERIODE
YBS *
* JUMLAH SATUAN PRODUKSI SUATU PERIODE DINYATAKAN
DALAM SATUAN SETARA (UNIT EKUIVALEN).
1)
BIAYA PRODUKSI DALAM
METODE HARGA POKOK PROSES
 BIAYA BAHAN
(MATERIAL COST).
 BIAYA TENAGA KERJA (PAYROLL
COST).
 BIAYA OVERHEAD PABRIK (FACTORY
OVERHEAD COST).
BIAYA BAHAN
(MATERIAL COST)
 MELIPUTI
PEMAKAIAN BAHAN BAKU
DAN BAHAN PENOLONG.
 BIAYA BAHAN PENOLONG TIDAK
DIMASUKKAN DALAM BIAYA
OVERHEAD PABRIK.
 BIAYA BAHAN DIBEBANKAN SECARA
LANGSUNG PADA PRODUKSI
(BERDASARKAN BIAYA BAHAN YANG
SESUNGGUHNYA TERJADI).
BIAYA TENAGA KERJA
(PAYROLL COST)

MELIPUTI UPAH LANGSUNG, UPAH TIDAK
LANGSUNG DAN SEMUA BIAYA YANG
BERHUBUNGAN LANGSUNG DENGAN
TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI,
SEPERTI TUNJANGAN KESEHATAN,
TUNJANGAN MAKAN, PAKAIAN PEKERJA,
TUNJANGAN PENDIDIKAN, DLL.
 BIAYA TENAGA KERJA DIBEBANKAN SECARA
LANGSUNG PADA PRODUKSI
(BERDASARKAN BIAYA TENAGA KERJA YANG
SESUNGGUHNYA TERJADI).
BIAYA OVERHEAD PABRIK
(FACTORY OVERHEAD COST)
1.
2.
MELIPUTI SEMUA BIAYA PRODUKSI TIDAK
LANGSUNG SELAIN BIAYA-BIAYA YANG TERMASUK
DALAM BIAYA BAHAN & BIAYA TENAGA KERJA.
BIAYA OVERHEAD PABRIK DIBEBANKAN SECARA
LANGSUNG PADA PRODUKSI (BERDASARKAN BIAYA
OVERHEAD PABRIK YANG SESUNGGUHNYA TERJADI)
APABILA MEMILIKI SIFAT-SIFAT SEBAGAI BERIKUT :
a)
PRODUKSINYA RELATIF STABIL.
b)
BIAYA OVERHEAD PABRIK KHUSUSNYA YANG
BERSIFAT TETAP BUKAN MERUPAKAN BAGIAN
YANG BERARTI DIBANDING DENGAN BIAYA
PRODUKSI TOTAL.
DATA PRODUKSI

Istilah laporan biaya produksi sering disebut
pula
laporan harga pokok produksi.
 Laporan biaya produksi memuat tiga bagian
pokok, yaitu :
1.
2.
3.
DATA PRODUKSI (SKEDUL PRODUKSI)
BIAYA YANG DIBEBANKAN
PERHITUNGAN HARGA POKOK
DATA PRODUKSI
(SKEDUL PRODUKSI).
 PADA BAGIAN
INI DILAPORKAN
MENGENAI PERINCIAN JUMLAH
PRODUK YANG MASUK PROSES,
JUMLAH PRODUK SELESAI,DAN
JUMLAH PRODUK DALAM PROSES
AWAL DAN AKHIR DARI SUATU
PERIODE.
BIAYA YANG DIBEBANKAN
 PADA BAGIAN
INI DILAPORKAN
MENGENAI PERINCIAN PEMBEBANAN
BIAYA PER SATUAN PRODUK YANG
MELIPUTI BIAYA BAHAN, BIAYA
TENAGA KERJA, DAN BIAYA
OVERHEAD PABRIK.
PERHITUNGAN HARGA POKOK
 PADA BAGIAN
INI DILAPORKAN
MENGENAI HARGA POKOK PRODUK
SELESAI YANG DITRANSFER KE
DEPARTEMEN PRODUKSI
TERUSANNYA ATAU KE GUDANG
PRODUK SELESAI.
TERIMA KASIH
Download