2). Perubahan sosial

advertisement
POWER AND INEQUALITY
Aspek-aspek kekuatan media masa
Menarik dan mengarahkan perhatian publik
Bujukan dalam opini maupun anggapan
Mendefinisikan dan membentuk persepsi realitas
Memberikan status dan legitimasi
Informasi cepat, selektif, dan luas
Mempengaruhi pilihan sikap baik politik maupun ekonomi
Keterangan tentang kekuatan media di atas menimbulkan beberapa persoalan
 Apakah media ada yang mengontrol
 Siapa kemudian yang mengontrol dan kepentingan siapa
 Vesia siapa/realitas mana yang terhadirkan
 Sejauh mana efek media dalam capaian akhir
 Apakah media menyuarakan kesetaraan masyarakat
 Bagaimana akses menuju media terorganisir
 Bagaimana media menggunakan kekuatannya untuk mempengaruhi
TWO OPPOSING MODELS OF MEDIA FOWER
Dominan
Plural
Societal source Kelas penguas, elit dominan
Kompetisi kelompok politik,
sosial, dan budaya bersaing
Media
Dimiliki oleh segelintir orang,
bertipe seragam
Bebas berbeda dan berbagai
macam
Produksi
Terstandarisasi, rutin, dan
terkontrol
Kreatif, bebas, original
Isi dan
pandangan
umum
Selektif, diputuskan dari atas
Beragam untuk bersaing,
responsif terhadap tuntutan
audien
Audien
Bergantung, pasif, terorganisir Terpecah-pecah, selektif,
atau sekala besar
reaktif, aktif
efek
Besar; mempertegas tatanan
yang sudah mapan
Beraneka ragam, tidak
konsisten, arah yang tidak
bidsa diprediksi, Biasanya
tak berefek
Perspektif ganda pada Media
Mengikat atau mempersatukan masyarakat
Memberikan kepemimpinan pada publik
Berusaha mengestabliskan public sphere (lingkungan publik)
Menekankan perubahan gagasan antara pemimpin dan masa (dialogis)
Sebagai cermin diri pada masyarakat
Berperan sebagai suara hati masyarakat
Ambivalence about social integration
Optimistic vision
Freedom,
Diversiti
Integration,
Solidarity
1
2
Centrifugal
effect
Centripetal
effect
3
Normlessness,
Loss of identity
4
Dominance,
Uniformity
Pessimistic vision
Apakah media masa meningkatkan atau justru menurunkan
intensitas kontrol soaial
Apakah media masa menunjang atau justru menghambat
pembentukan dan kelancaran institusi lain, misalnya keluarga,
komunitas setempat, gereja dan serikat kerja
Apakah media masa cenderung menyajikan informasi, ide, dan nilanilai yang disepakati
Apakah media menunjang atau malah menghambat pembentukan
kelompok yang berdasarkan subkultur, pendpat, pengalaman sosial,
aksi sosial, dan lain-lain
Perubahan Sosial dan Pembangunan
Konsentrasi hubungan antara komunikasi masa perubahan-perubahan pada ranah
masyarakat. Apakah kemudian media masa memberi efek guna terjadinya perubahan sosial.
Terdapat isu yang mendasar dari relasi keduannya sebagai efek bagi masyarakat;
1). Teknologi komunikasi, bentuk media, serta konten atau isi dari media tersebut;
2). Perubahan sosial (baik struktur sosial maupun bangunan institusi); dan
3). Distribusi media pada opini khalayak.
Pada intinya, media massa dituntut untuk memberikan perubahan
pada masyarakat terutama pada persoalan pembangunan
masyarakat. Media masa juga harus memberikan gambaran tentang
ekonomi. Juga Persoalan-persoalan yang harus terjawab oleh
media masa;
 Bagian apa yang dapat dilakukan secara mendasa untuk
berperan perubahan sosial
 Apakah media memiliki tipe pekerj yang reaksi progresif
 Apa media melakukan inovasi yang efektif
•- Main themes for media
theory IV :
space and time
•- Media – society theory I :
the mass society
•- Media – society theory II :
Marxism
Ruang dan Waktu
• Komunikasi mempunyai ruang dan waktu
• Aktivitas komunikasi digambarkan melalui
web, wacana, bahasa dan ekspresi sebagai
wujud ungkapan dalam berkomunikasi
• Jangkauan media tidak lagi terikat oleh
suatu wilayah
• Internet merupakan ruang komunikasi dalam
mencapai tujuan
MEDIA-Teori Masyarakat
• I. Teori Masyarakat Massa
• Teori ini dipengaruhi oleh konsep “massa” ,
termasuk karya yang ditulis C. Wright Mills (1951; 333)
• Menurut C. Wright Mills: “diantara kesadaran dan
keberadaan terdapat komunikasi yang
mempengaruhi kesadaran itu sehingga manusia
menyadari keberadaannya”.
• Teori ini menekankan ketergantungan timbal
balik antar institusi yang memegang
kekuasaan dan integrasi media cenderung
melayani kepentingan pemegang kekuasaan
politik dan ekonomi
• Orang cenderung diberikan pandangan
tertentu mengenai kedudukannya dalam
masyarakat, sarana untuk bersantai dan
pengalihan perhatian dari persoalannya.
• Sebagai suatu teori media, teori ini sangat
mengandalkan upaya kontrol dan
penjaringannya. Disamping itu, teori ini juga
merefleksikan arah pengaruh dari atas ke
bawah.
• Teori ini memberi gambaran jelas mengenai
keberadaan dan kadar kekuasaan media
dalam masyarakat yang ditandai oleh
luasnya jangkauan, keterpencilan institusi,
isolasi individu dan kurangnya intergrasi
kelompok setempat.
• Menurut C. Wright Mills (1951;1956) “potensi
yang diciptakan oleh media diarahkan untuk
pengendalian nondemokratis yang berasal
dari “atas”. Teori masyarakat massa lebih
menekankan potensi tersebut daripada
keterbatasan lainnya, terutama karena
adanya kecenderungan monopoli dan
kesulitan untuk mengekang kecenderungan
itu sendiri.
MEDIA-Teori masyarakat
• 2. Teori Marxisme
• Media merupakan alat produksi yang
disesuaikan dengan tipe umum industri
kapitalis beserta faktor produksi dan
hubungan produksinya
• Meskipun terdapat keanekaragaman
pendapat, namun Marxisme dan interpretasi
Marxis tentang media selalu menekankan
kenyataan bahwa media massa pada
hakekatnya merupakan alat kontrol kelas
penguasa kapitalis.
•Dalam German Ideology, dinyatakan :
•“Kelas yang mengusai sarana
produksi material juga memegang
kontrol atas produksi mental. Oleh
karena itu, secara umum dapat
dikatakan bahwa wawasan orang
yang tidak memiliki sarana produksi
mentalpun ikut dipengaruhi” (Murdock
and Golding; 1977:15)
• Louis Althusser (1971), menyebut proses tersebut
sebagai proses yang dijalankan oleh aparat ideologi
negara yang tidak jauh berbeda dengan aparat
represif negara atau “Represissive State
Apparatuses” (misalnya; angkatan bersenjata, dan
kepolisian), aparat ideologi negara tersebut
memungkinkan negara kapitalis mempertahankan
keberadaannya tanpa melakukan kekerasan secara
langsung. Konsep hegemoni Gramsci (1971).
•Marcuse (1964) menilai media, beserta
segenap unsur sistem produksi
masalnya, terlibat dalam “penjualan”
dan pemaksaan segenap aspek sistem
sosial yang pada waktu yang
bersamaan bersifat represif.
• Teori ini merupakan pendukung pluralisme dan
voluntarism yang mempunyai konsep pokok yaitu
mekanisme hidup sosial dan mempunyai penyimpangan
konservatif kepada media bahkan lebih pada sumber
perubahan utama
• Fungsi media pada awalnya berperan sebagai bingkai
dan menjawab riset dari berbagai pertanyaan akan tetapi
manfaat nya adalah bagaimana mendapatkan
keuntungan antara komunikator massa mereka serta
pendengar mereka
Menetapkan Fungsi Media Masyarakat
Fungsi Utama komunikasi menurut Lasswell adalah
1.pengawasan yang menyangkut lingkungannya,
2.korelasi yang menyangkut komponen dari masyarakat
dalam menjawab keadaan lingkungannya
3.Transmisi dari warisan budaya
4.Pertunjukan sebagai media kunci
5.Pengarahan
Fungsi Media Di Masyarakat
1.Informasi
2.Korelasi
3.Kesinambungan
4.Pertunjukan
5.Pengarahan
Dalam studi tentang isi media, sering menemukan media
massa yang bertendensi atau cenderung menjadi
penganut setia gereja Inggris yang mendukung nilai-nilai
dominan.Formatnya adalah penghindaran kritik pokok
institusi kunci seperti bisnis, sistem keadilan dan politik
demokratis sertaa memberi diferensial yang mengakses
kepada puncak sosial dan secara simbolis memberi
penghargaan kepada mereka yang berhasil dan secara
simbolis juga menghukum mereka yang gagal atau
menyimpang
Efek media massa datang dari perhatian
mereka kepada kejahatan, sensasi,
kekerasan atau kehebatan dan yang
menjadi suatu penyebab penting sosial
atau individu, disorganisasi dan kejahatan.
Teori fungsi media ini semakin tidak logis
seperti yang diharapkan secara sosial dan
dipengaruhi disentegratif
Ekonomi Negara Kritis
Teori ekonomi politis mengidentifikasikan suatu
pendekatan kritis yang faktor utamanya ada pada
hubungan antara dinamika dan struktu migrasi industri
media dan isi media yang idiologis,
Mengarahkan perhatian kepada kekuatan pasar media,
cara beroperasi.
Dan dari pandangan ini institusi media sebagai bagian
dari sistem ekonomi dengan mata rantai yang dekat
dengan kepada sistem politik
Konsekwensi yang diharapkan yaitu:
1.Pengurangan sumber Media mandiri
2.Konsentrasi pada pasar yang paling besar
3.Penghindaran resiko
4.Mengurangi Investasi yang lebih sedikit
sehingga tugas media menguntungkan
5.Mengabaikan sektor yang lebih miskin dan
yang lebih kecil yang menyangkut potesial
pendengar
Kekuatan utama dari pendekatan ini
adalah penentuan pasar , aktivitas media
sebagai suatu proses ekonomi mendorong
ke arah komoditas, yang mengacu pada
fakta bahwa membawa perhatian
pendengar kepemasang iklan dan
membentuk prilaku publik media, media
komersil menjual kepada klainnya suatu
potensi pelanggan menurut profil pasar
yang relevan
Dulu, keterkaitan teori ekonomi politis telah sangat
meningkat dengan beberapa kecendrungan di dalam
tekhnologi dan bisnis media yaitu:
1. Telah ada suatu pertumbuhan di dalam konsentrasi
media diseluruh dunia,dengan semakin banyak kuasa
kepemilikan yang sedang dipusatkan dan semakin lebih
sedikit menyampaikan pesan dan adanya
kecenderungan untuk penggabungan antara perangkat
keras elektronik dan industri barang atau perangkat lunak
2. Tumbuhnya informasi global ekonomi yang
menyertakan suatu peningkatan pemusatan
antara penyiaran dan telekomunikasi.
3. Telah ada suatu kemunduran pada sektor
media massa dan dikendalikan publik
telekomunikasi langsung, dibawah panji
deregulasi, liberalisasi atau privatisasi.
4. Adanya suatu pertumbuhan tidak mengurangi
permasalahan dalam ketidaksamaan informasi
Konstruksi Sosial
Konstruksi sosial adalah suatu abstrak untuk suatu
tendensi yang sangat berpengaruh dan luas di dalam
ilmu-ilmu sosial, sesungguhnya akar intelektual adalah
suatu transaksi yang menguntungkan lebih dalam
sebagai contoh interaksi simbolik.
Pada suatu kenyataan bahwa gagasan untuk masyarakat
diciptakan oleh manusia secara terus menerus dan
direproduksi atau dilukiskan kembali dan terbuka dalam
menghadapi tantangan dan perubahan
Konstruksi sosial mengacu pada proses
suatu peristiwa pada masyarakat, gagasan
dan nilai yang menggambarkan atau
menafsirkan sesuatu dan memberi
prioritas dan nilai yang sebagian besar
oleh media massa mendorong kearah
yang lebih pribadi dan lebih besar dari
kenyataan
Download