analisis pengaruh nilai tukar rupiah /us$ dan tingkat suku

advertisement
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Gedung H, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Telepon: (024) 8508081, Fax. (024) 8508082; Email: [email protected]
Website http://www.unnes.ac.id
Data skripsi mahasiswa Universitas Negeri Semarang
NAMA
NIM
PRODI
JURUSAN
FAKULTAS
EMAIL
PEMBIMBING 1
PEMBIMBING 2
TGL UJIAN
: ANA OCKTAVIA
: 3351402505
: Akuntansi
: Akuntansi
: Ekonomi
: anna_rifto pada domain yahoo.com
:
:
: 0000-00-00
ANALISIS PENGARUH NILAI TUKAR RUPIAH /US$ DAN TINGKAT SUKU
BUNGA SBI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA
EFEK JAKARTA
ABSTRAK
IHSG merupakan cerminan dari kegiatan pasar modal secara umum.
Peningkatan IHSG menunjukkan kondisi pasar modal sedang bullish, sebaliknya
jika menurun menunjukkan kondisi pasar modal sedang bearish. Kejadian
tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor baik mikro maupun makroekonomi.
Diantara faktor makroekonomi yang mempunyai peranan penting dalam
pergerakan IHSG adalah Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI.
Namun, kebenaran argument ini masih perlu dibuktikan melalui kegiatan
penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah variabelvariabel
independen Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI secara
bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen
Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005?, (2)
Apakah variabel independen Nilai Tukar Rupiah/US$ secara parsial mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen Indeks Harga Saham
Gabungan di Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005?, (3) Apakah variabel
independen Tingkat Suku Bunga SBI secara parsial mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap variabel dependen Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa
Efek Jakarta tahun 2003-2005?. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui
bagaimana pengaruh variabel-variabel independen Nilai Tukar Rupiah/US$ dan
Tingkat Suku Bunga SBI secara bersama-sama terhadap variabel dependen Indeks
Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005, (2) Untuk
mengetahui bagaimana pengaruh variabel independen Nilai Tukar Rupiah/US$
secara parsial terhadap variabel dependen Indeks Harga Saham Gabungan di
Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005, (3) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh
variabel independen Tingkat Suku Bunga SBI secara parsial terhadap variabel
dependen Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005.
Populasi penelitian ini adalah indeks harga seluruh saham yang ada di BEJ
yang terdaftar dari 1 Januari 2003 sampai 31 Desember 2005. Penentuan sampel
dalam penelitian ini yaitu menggunakan sampling jenuh atau sampel sensus, yaitu
teknik penentuan sampel dimana semua anggota populasi digunakan sebagai
sampel sehingga diperoleh 36 sampel. Ada 3 (tiga) variabel yang dikaji dalam
penelitian ini, yaitu: (1) Indeks Harga Saham Gabungan, (2) Nilai Tukar
Rupiah/US$, dan (3) Tingkat Suku Bunga SBI. Data dalam penelitian ini
merupakan data kuantitatif yang dikumpulkan secara time series yang diambil
berdasarkan studi pustaka maupun dengan mengakses www.jsx.co.id dan
www.bi.go.id. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis regresi
linear berganda (multiple regression analysis model) dengan persamaan kuadrat
terkecil (Ordinary Least Square).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara bersama-sama ada
pengaruh yang sangat signifikan antara Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat
Suku Bunga SBI terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta
periode 2003-2005 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, (2) Secara parsial ada
pengaruh yang sangat signifikan antara Nilai Tukar Rupiah/US$ terhadap Indeks
Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005 dengan nilai
signifikansi sebesar 0,000, dan (3) Secara parsial ada pengaruh yang sangat
signifikan antara Nilai Tukar Rupiah/US$ terhadap Indeks Harga Saham
Gabungan di Bursa Efek Jakarta periode 2003-2005 dengan nilai signifikansi
sebesar 0,000. Hasil tersebut berdasarkan pada taraf kepercayaan 95 %.
Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa Nilai Tukar
Rupiah/US$ danTingkat Suku Bunga SBI merupakan faktor yang sangat berperan
dalam perubahan Indeks Harga Saham Gabungan. Adanya pengaruh yang sangat
signifikan antara Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap
Indeks Harga Saham Gabungan periode tahun 2003-2005 perlu diperhatikan oleh
para investor agar dapat dijadikan sebagai acuan dalam membuat keputusan
investasi di Bursa Efek Jakarta.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para investor,
perusahaan/emiten, pemerintah maupun bagi peneliti selanjutnya. Investor
sebaiknya memperhatikan informasi-informasi mengenai Nilai Tukar Rupiah/US$
dan Tingkat Suku Bunga SBI yang dapat dimanfaatkan untuk memprediksi IHSG
di BEJ yang kemudian untuk mengambil keputusan investasi. Perusahaaan perlu
mengkaji terlebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhi besar kecilnya beban
perusahaan yang dapat diakibatkan oleh Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat
Suku Bunga SBI sehingga dalam pelaksanaannya nanti manajemen perusahaan
dapat mengambil kebijakan dalam rangka menarik investor di pasar modal.
Pemerintah sebaiknya juga memperhatikan faktor makroekonomi (Nilai Tukar
Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI) melalui kebijakan-kebijakan yang
diambil, yang selanjutnya untuk menarik minat investor baik domestik maupun
asing di Bursa Efek Jakarta. Bagi peneliti selanjutnya, hasil dari penelitian ini bisa
dijadikan dasar dan juga bisa dikembangkan secara luas lagi dengan mengambil
faktor-faktor ekonomi yang lain, selain Nilai Tukar Rupiah/US$ dan Tingkat
Suku Bunga SBI.
KATA KUNCI
Nilai Tukar Rupiah/US$, Tingkat Suku Bunga SBI, Indeks Harga Saham Gabungan
REFERENSI
Adiningsih, Sri dkk. 1998. Perangkat Analisis dan Teknik Analisis Investasi di
Pasar Modal Indonesia. Jakarta: P.T. Bursa Efek Jakarta.
Ajayi, R.A dan M. Mougoue. 1996. On The Dynamic Relation Between Stock
Prices and Exchange Rate. Journal Of Finance Research. 19:193-207.
Algifari. 2000. Analisis Statistik Untuk Bisnis Dengan Regresi, Korelasi, dan Non
Parametrik. Edisi Pertama. Yogyakarta: STIE YKPN.
Anoraga, Panji dan Piji Pakarti. 2001. Pengantar Pasar Modal. Jakarta: PT.
Rineka Cipta.
Avonti, Amos Amoroso dan Hudi Prawoto. 2004. Analisis Pengaruh Nilai Tukar
Rupiah/US$ dan Tingkat Suku Bunga SBI Terhadap Indeks Harga Saham
Gabungan di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Akuntansi Bisnis. Vol. III No.5.
Fabozzi, E.J. and Francis, J.C. 1996. Capital Markets and Institution and
Instrument. Upper Saddle River New Jersey.
Fama, E.F. dan K.R. French. 1992. The Cross Section Of Expected Stock Returns.
Journal Of Finance. 47:427-465.
Gozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS.
Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro Semarang.
Gupta, Jyoti P., Alain Chevalier and Fran Sayekt. 2000. The Causality Between
Interest Rate, Exchange Rate and Stock Price in Emerging Market: The
Case Of The Jakarta Stock Exchange. Working Paper Series. EFMA
2000.Athens.
Hasan, M. Iqbal. 2003. Pokok-Pokok Materi Statistik 2 (Statistik Inferensif).
Jakarta:Bumi Aksara.
Kuncoro,Mudrajad 1996. Manajemen Keuangan Internasional.Yogyakarta:BPFE.
Lee, SB. 1992. Causal Relations Among Stock Return, Interest Rate, Real
Activity, and Inflation. Journal Of Finance,47:1591-1603.
Madura, Jeff. 1993. Financial Management. Florida University Express.
Marzuki. 1995. Metodologi Riset. Yogyakarta:Badan Penerbit Fakultas Ekonomi
Universitas Islam Indonesia.
Muradoglu, G., Fatma Taskin, and Iike Bigan.2000. Causality Between Stock
Returns and Macroeconomic Variables in Emerging Markets. Russian and
East European Finance and Trade. 36:35-53.
Sa’adah, Siti dan Yunia Panjaitan. 2006. Interaksi Dinamis Antara Harga Saham
Dengan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar Amerika Serikat. Jurnal
Ekonomi dan Bisnis.pp:46-62.
Santoso, Singgih dan Flandy Tjiptono. 2004. Riset Pemasaran: Konsep dan
Aplikasi Dengan SPSS. Jakarta: PT. Elex Media Komputer.
Sitinjak, Elyzabeth Lucky Maretha dan Widuri Kurniasari. 2003. Indikatorindikator
Pasar Saham dan Pasar Uang Yang Saling Berkaitan Ditijau
Dari Pasae Saham Sedang Bullish dan Bearish. Jurnal Riset Ekonomi dan
Manajemen. Vol. 3 No. 3.
Sudjana. 2002. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sudjono. 2002. Analisis Keseimbangan dan Hubungan Simultan Antara Variabel
Ekonomi Makro Terhadap Indeks Harga Saham di BEJ dengan Metode
VAR (Vector Autoregression) dan ECM ( Error Correction Model). Jurnal
Riset Ekonomi dan Manajemen. Vol. 2. no. 3.
Sugiyono. 2005. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Website Bank Indonesia. www.bi.go.id
Website Jakarta Stock Exchange. www.jsx.co.id
Download