Optical Demultiplexing

advertisement
OPTICAL DEMULTIPLEXING
FRINZA MARCELINO (1101130269)
MUHAMMAD RAFIF (11011300678)
ROMARIO JOHANES (1101130307)
OPTICAL DEMULTIPLEXING
• Fungsi utama dari demultiplexer optik adalah menerima berkas fiber yang terdiri dari beberapa
informasi optik dan memisahkannya menjadi komponen-komponen informasi individu, yang awalnya
digabungkan dalam banyak fiber perindividu.
KLASIFIKASI OPTICAL DEMULTIPLEXING
• Perangkat Pasif
1. Prisma
2. Difraction gratings
3. Spectral (frequency) filters
• Perangkat Aktif
1. Kombinasi antara komponen pasif dengan tunable detector, dimana masing masing detektor distel
untuk frekuensi tertentu
AON ( ACTIVE OPTICAL NETWORK)
Teknologi AON mirip dengan teknologi PON, hanya saja perbedaan keduannya terletak pada splitter yang
digunakan. PON menggunakan splitter pasif, sedangkan AON menggunakan splitter aktif yaitu Acttive
Splitting Equipment ( ASE) atau lebih singkat Active Splitter ( AS). Pada titik percabangan, ASE mempunyai 2
ODN, yaitu primary ODN dan secondary ODN. ASE pada AON berfungsi untuk mendistribusikan informasi
dari dan ke OLT, dari satu atau lebih ONU, dengan Kapasitas sebagai multiplexer/ demultiplexer serta
sebagai intermediate regenerator, inilah mengapa splitter pada AON bersifat aktif.
KEUNTUNGAN YANG DIDAPATKAN DENGAN SISTEM AON
• Biaya infrastruktur yang relatif murah untuk jangka panjang
• Cakupan daerah pelayanan yang relative lebih luas dibandingkan dengan sistem copper / tembaga
• Daerah cakupan yang luas, bisa dilayani dengan didistribusi yang merata. Bagi pelanggan yang terletak
jauh dari node ( rumah gardu), ASE memberikan daya optik yang lebih besar, sehingga layanan yang
diberikan untuk semua pelanggan relative sama.
• Dapat menempuh jarak yang jauh, lebih jauh daripada PON
TEKNOLOGI PON ( PASSIVE OPTICAL NETWORK )
• PON adalah bentuk khusus dari FTTC atau FTTH yang mengandung perangkat optic pasif dalam jaringan
distribusi optik. Perangkat optik pasif yang dipakai adalah konektor, passive splitter dan kabel optik itu
sendiri. Dengan passive splitter kabel optik dapat dipecah menjadi beberapa kabel optik lagi, dengan
kualitas informasi yang sama tanpa adanya fungsi addressing dan filtering. Dalam PON terdapat tiga
komponen utama yaitu Optical Line Terminal (OLT), Optical Distribution Network (ODN) dan Optical
Network Unit (ONU). Teknologi PON pada dasarnya adalah teknologi untuk hubungan point to
multipoint, dan topologi ini sesuai untuk melayani kelompok pelanggan yang letaknya terpisah, dengan
hanya menambah perangkat ONU di lokasi pelanggan. Metode akses yang digunakan pada PON salah
satunya adalah TDM/ TDMA (Time Division Multiplexing/ Time Division Multiplexing Access). Pada arah
downstream, sinyal TDM dari OLT memuat semua informasi pelanggan dalam slot yang ditentukan dan
disebarkan ke semua ONU yang terhubung oleh OLT.
PRISMA
• Ketika penjajaran (paralel) berkas cahaya polikromatik dipengaruhi pada salah satu permukaan prisma
(AB), masing-masing komponen frekuensi dibiaskan berbeda. Output cahaya dari permukaan lain dari
prisma (AC) terdiri dari komponen frekuensi Yang terpisah satu sama lain dengan sudut yang kecil.
Lensa berfokus pada setiap wavelangth di titik yang berbeda di mana fiber akan ditempatkan, satu fiber
untuk setiap saluran panjang gelombang.
DIFFRACTION GRATINGS
Ketika cahaya sinar polikromatik datang pada kisi-kisi difraksi, setiap komponen panjang gelombang akan
terdifraksi dan diarahkan ke titik yang berbeda dalam suatu space. Sebuah fiber ditempatkan pada titiktitik fokus dari setiap panjang gelombang. panjang gelombang difraksi dapat dicapai pada sistem lensa atau
dengan lensa cekung pada kisi difraksi .
ARRAYED WAVEGUIDE GRATING
• Teknologi Arrayed Waveguide Grating (AWG), salah satu solusi membagi kanal menjadi sub kanal lebih
kecil dengan mengatur selisih panjangarray tetap. Teknologi AWG biasanya digunakan pada sisitem
WDM. Arrayed waveguide gratings (AWGs) dengan mempertimbangkan fiber F membawa sebuah
panjang gelombang yang dimultiply. Teknologi ini cocok digunakan untuk demultiplexing pada single
optical fiber yang memiliki panjang gelombang yang besar.
KARAKTERISTIK MENONJOL PADA AWGS
• AWGs are polarization dependent, but means to overcome this dependency have been reported.
• AWGs are temperature sensitive. To eliminate thermal drift, thermoelectric coolers have been used as
well as Si02 AWGs that pair silicon adhesives with a negative thermal coefficient.
• AWGs operating in the wide temperature range (0°-85°C) have been reported.
• AWGs exhibit good flat spectral response; this eases wavelength control.
• Insertion loss is in the under -3-dB range.
SPECTRAL FILTERS
• Spectral filters pada optical path bisa digunakan untuk memilah wavelength dan juga bisa digunakan
untuk demultiplexer. Dua aplikasi seperti diilustrasikan pada gambar menggunakan filter penjepit di
permukaan yang dibelah dalam serat, pada gambar lainnya menggunakan filter yang tertanam dalam
graded index(GRIN) rod.
ACOUSTO-OPTIC FILTER PLUS POLARIZING
BEAM-SPLITTER
• A combination of an all-pass polarizer, a (tunable) acousto-optic filter (AOF), and a polarizing beamsplitter may be used to isolate a wavelength from a mix. This arrangement is based on the principle that
beam-splitters reflect one polarization mode and refract another. It is also based on the principle that
AOFs rotate the polarization mode of a specific wavelength from transverse electric (TE) to transverse
magnetic (TM) . The operation of this demultiplexer is shown in Figure 5.5.
REFERENSI
1.
2.
3.
4.
http://ftp.utcluj.ro/pub/users/cemil/dwdm/dwdm_Intro/5_5311736.pdf
http://www.slideshare.net/ampas03/jaringan-dan-teknologi-fiber-opti-kkkkkkk
https://indo-digital.com/memahami-apa-itu-passive-optical-network.html
http://www.hymax.co.za/passive-and-active-optical-networks-what-is-thedifference/
5. https://en.wikipedia.org/wiki/Arrayed_waveguide_grating
6. http://text.123dok.com/document/33691-analisis-kinerja-awg-arrayed-waveguidegratings-pada-komunikasi-serat-optik.htm
TERIMA KASIH
Download