Temu_II_Sejarah_Agama_Hindu (2)

advertisement
PENDIDIKAN AGAMA HINDU
Sejarah Agama Hindu
UNIVERSITAS INDONUSA ESA UNGGGUL
JAKARTA
SEJARAH AGAMA HINDU DI INDIA

ini dalam Reg Weda disebut Brahmawarta (daerah suci). Lembah
Dalam kitab Weda bangsa Arya mempunyai peran
penting sejarah agama Hindu . Bangsa Arya diperkirakan berasal
dari darata Eropa. Penyebaran bangsa Arya ke arah timur menuju
dataran Asia dengan melalui pantai selatan laut hitam menuju
Bactria (Asia Kecil). Bangsa Arya ketika menduduki daerah Bactria
disebut masa Indo Iran. Pada saat menduduki Bactria, mereka
menyebar ke dua arah yaitu ke utara menuju Iran (Timur Tengah)
dengan menghimpun kitab Avesta di Iran yang menjadi agama
Zoroaster.
Bangsa Arya menyebar kepedalaman dan menduduki lembah sungai
Saraswati. Lembah sungai Saraswati sungai saraswati ini memegang
peran sangat penting, dan dikemudian hari akhirnya dianggap
merupakan tempat turunnya wahyu Weda, sehingga nama Saraswati
dianggap sebagai Dewi ilmu Pengetahuan.

Bangsa Drawida adalah bangsa asli India yang menduduki
lembah sungai Sindhu. Bangsa Drawida menempati dua kota
besar yaitu
Mohenjodaro
dan
Harapa.
Daerah
penyebarannya meliputi perbukitan Baluchistan, Rajasthan
serta Punyab.
Bukti-bukti adanya kehidupan keagamaan bangsa Drawida
di lembah sungai Sindhu adalah :
1. Ditemukan area Teracota yang dianggap sebagai konsepsi
Dewi Kesuburan. Pemujaan kepada Dewi Kesuburan
2. Ditemukan area Batu Dewa dengan bentuk kepala bertanduk
yang terpadu dengan pohon suci Pitala.
3. Ditemukan materi bergambar seekor binatang yang dianggap
sebagai raja binatang. Sedangkan didepannya terdapat empat
ekor binatang buas dan binatang besar lainnya seperti gajah,
lembu nandini dan badak.
4. Ditemukan area batu seorang penari yang dianggap sebagai
konsepsi pemujaan Siwa Nataraja.
5. Ditemukan materi bergambar burung Elang yang sedang
terbang, yang pada masing-masing sayapnya ada seekor
ular. Gambar tersebut membuktikan adanya konsepsi
burung Garuda sebagai wahana Dewa Wisnu.
6. Ditemukan materi teracota yang terdapat gambar pohon yang
didekatnya berdiri seorang manusia.
7. Ditemukan arca batu seorang tokoh rohaniwan dengan ciriciri sebagai berikut; mata mengarah keujung hidung sebagai
lambang melihat dunia spiritual, memakai ikat kepala dari
alang-alang (sirovista).
Kehidupan keagamaan bangsa Drawida setelah terjadi asimilasi dengan
bangsa Arya dapat dikelompokan sebagai :
1.
Jaman Weda.
2.
Jaman Brahmana
3.
Jaman Upanisad.
4.
Jaman Wiracaritra.
5. Jaman Sutra-Sutra.
6. Jaman Skholastik.
SEJARAH AGAMA HINDU DI
INDONESIA.
•
Masuknya agama Hindu di Indonesia. belum
dijumpai, baik di Indonesia maupun diluar
negeri. Oleh karena itu dipakailah sumbersumber tidak langsung yang berasal dari luar
Indonesia. :
Kitab Ramayana yang digubah sebelum Masehi,
yang pada bagian Kiskenda Kanda menyebutkan
bahwa Sugriwa dalam usaha mencari Dewi Sita
memerintahkan para pasukan kera untuk pergi
ke Jayadwipa dan Swarnadwipa.
2. Kitab Periploustest Erythastolesses yang
ditulis oleh seorang nahkoda Yunani. Bukti
ini merupakan pedoman berlayar di
samudra Indonesia (lautan Erythrasa).
Dalam kitab ini menyebutkan terjadinya
hubungan antara India dengan wilayah yang
bernama Chryse Chora (negeri emas). Hal
ini mengingatkan pada daerah Swarnadwipa
(pulau emas).
3. Kitab Geographika Hepigeses seorang
Yunani Iskandariah pada abad 2 masehi, yang
menyebutkan beberapa tempat seperti Agryse
Chora (negeri perak), Chryse Chora (Negeri
emas), Chrsyse Chersonesus (semanjung
emas) dan juga menyebutkan tempat bernama
Jabadion yang dalam bahasa Sansekrta sama
dengan Jawadwipa.
Teori –Teori masuknya Agama
Hindu :
1. Mookerjee (India 1912) menyatakan bahwa
masuknya pengaruh Hindu dari India ke Indonesia
dibawa oleh para pedagang yang besar. Setelah
sampai di Indonesia mereka membentuk koloni dan
membangun kota kemudian mengadakan kontak
hubungan dengan India, maka terjadilah penyebaran
agama Hindu di Indonesia
2. Moens (Belanda) menyatakan bahwa peranan kaum
ksatriya sangat besar dalam proses kolonisasi.
Melalui proses ini agama Hindu mulai menyebar di
Indonsia.
3.Krom (Belanda) dengan teori Wesya menyatakan bahwa
diterimanya pengaruh Hindu di Indonesia melalui penyusupan
jalan damai yagn dilakukan oleh golongan pedapang (wesya).
4.Bosh (Belanda) menyatakan bahwa dalam penyebaran agama 1
lindu ke Indonesia, peranan kaum ksatriya sangat besar.
sekalipnn unsur India merupakan zat penyubur kebudayaan.
5. 1. B. Mantra, dengan leori gabungan menyatakan bahwa
masuknya pengaruh Hindu ke Indonesia dibawah oleh kaum
brahmana, dan wesya
6. Dari data peninggalan sejarah di Indonesia disebutkan bahw Rsi
Agastya pernah menyebarkan agama Hindu di Indonesia.
Agama Hindu di Indonesia :
• Kehidupan keagamaan di Indonesia dapat diketahui pada
abad IV masehi dengan ditemukannya tujuh buah Yupa
peninggalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.
• Berkembang di Jawa Barat pada abad V hal ini dibuktikan
dari tujuh buah prasasti yaitu Ciaruteun, Kebon Kopi,
Jambu, Pasiwari, Muara Cianten,Tugudan Prasasti Lebak.
Prasasti tersebut memakai huruf Pallawa dan bahasa
Sansekrta. Dari prasasti tersebut dapat dipastikan bahwa
raja Purnawarman adalah raja Tarumanegara yang
beragama Hindu.
Agama Hindu di Jawa Tengah
• Perkembangan agama Hindu selanjutnya ternyata bergeser
ke arah timur yaitu Jawa Tengah. Perkembangan agama
Hindu di Jawa Tengah dapat dibuktikan dengan adanya
prasasti Tukmas di lereng gunung. Merbabu. Kesaksian
lain kehidupan agama Hindu di Jawa Tengah dapat
diketahui dari prasasti Canggal yang dikeluarkan oleh raja
Sanjaya tahun 654 Saka dengan candra sengkala “Sruti
indria rasa". Keseluruhan prasasti itu berbentuk syair yang
terdiri 12 bait, diantaranya memuat pemujaan terhadap
dewa Siwa, satu bait untuk dewa Wisnu dan satu bait lagi
untuk dewa Brahma.
Agama Hindu di Jawa Timur
* Di jaman berikutnya agama Hindu berkembang
di Jawa Timur, dibuktikan dengan ditemukan
prasasti Dinoyo 682 Saka dengan memakai hurup
Jawa Kuno yang bahasa Sansekrta.
* Bangunan suci peninggalan tertua kerajaan
Hindu di Jawa Timur adalah candi Badut di
Malang. Dengan berakhirnya kerajaan
Kanyuruhan maka muncullah dinansti I sana
Wamsa dengan raj any a Empu Sendok.
Agama Hindu di Bali
* Bersamaan masuknya agama Hindu di Bali pada abad VIII, ternyata
agama Budha juga datang ke Bali. Menurut lontar-lontar yang ada di
Bali, bahwa Empu Kuturan sebagai pembaharu agama Hindu di Bali.
Beliau datang pada abad XI pada pemerintahan Udayana.
*Kehidupan keagamaan dengan berbagai sekta-sekta yang hidup pada
jaman sebelumnya dan akhirnya dapat disatukan dengan melalui Sad
Kahyangan. Kahyangan Jagad, Kahyangan Tiga.
*Konsepsi pemujaan Dewa Tri Muni dimasyarakatkan dengan melalui
Desa Pakraman pada setiap Kahyangan Tiga. Sebagai penghormatan
kepada Empu-Kuturan dibuatlah pelinggih Menjangan Salwang pada
kebanyakan pura yang ada di Bali. Sedangkan tempat moksa beliau
didirikan pura Silayukti
Organisasi Hindu
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Suita Gama Tirtha tahun 1921 di Singaraja.
Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar.
Surya Kama tahun 1925 di Singaraja.
Perhimpunan Catur Wangsa Dirg/Gama Hindu Bah tahun
1926.
di Klungkung.
Paruman Para Pandita tahun 1949 di Singaraja.
Madjelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung.
Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar.
Yayasan Dwi Jendra tahun 1959 di Denpasar.
Mashab-Mashab Hindu di Indonesia
:
• Prof. Krom mengatakan bahwa di Jawa
pernah berkembang mashab Saiwa. Mashab
Saugata. dan Mashab Rsi atau sermg
disebut Mahabrahmana Sewa Sogata.
• Dr. Bosh menyebutkan pada masa
Pemerintahan Hayam Wuruk pernah
berkembang mashab Sora Mashab Budha.
R. Goris dalam bukunya sekta-sekta
di Bali ada 9 mashab yang
berkembang :
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Siwa Sidhanta
Pasupata
Bhairawa
Wesnawa
Budha / Soghata
Brahma/ Smartha
Rsi
Sora
Ganesha,
Kuis :
1. Jelaskan Bagaimana bangsa Arya menyebarkan
Agama Hindu !
2. Sebutkan bukti – bukti adanya kehidupan bangsa
Dravida !
3. Jelaskan dengan singkat jaman asimilasi
kehidupan keagamaan bangsa Arya dan Dravida !
4. Coba anda Jelaskan sumber masuknya Agama
Hindu di Indonesia !
5. Jelaskan perkembangan organisasi Hindu yang
berkembang pada masa itu !
Download