Untuk industri logistik, Indonesia telah membentuk

advertisement
Tentang ABM
About ABM
Dari Manajemen
From the Management
Tinjauan Bisnis
Business Review
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Tinjauan Keuangan
Financial Review
Data Perusahaan
Corporate Data
Laporan Keuangan Konsolidasi
Consolidated Financial Statements
Untuk industri logistik, Indonesia telah membentuk
cetak biru nasional yang mencakup periode 2011
sampai tahun 2025. Tahapan-tahapannya adalah:
In the logistics industry, Indonesia has established a
national blueprint spanning the 2011 to 2025 period.
These are:
2011-2015: Tahap Penguatan Logistik Domestik.
2016-2020: Tahap Integrasi Jaringan Logistik ASEAN.
2021-2025: Tahap Integrasi Jaringan Logistik Global.
2011-2015: The Domestic Logistic Strengthening stage.
2016-2020: The ASEAN Logistics Network Integration
stage.
2021-2025: The Global Logistic Network Integration
stage.
ABM Investama mengisi celah dalam bidang logistik
melalui PT Cipta Krida Bahari Logistics (CKB), yang
didirikan sebagai penyedia jasa logistik terpadu untuk
memberikan dukungan kepada industri minyak dan
gas, energi, pertambangan, dan dealer alat berat.
Selama 2012, PT Cipta Krida Bahari Logistics (CKB)
mencapai peningkatan pendapatan 29% dibanding
tahun sebelumnya. Karena adanya tekanan pada biaya
pokok penjualan serta beban bunga dan depresiasi,
profitabilitas mengalami penurunan sebesar 9% dari
tahun sebelumnya.
ABM Investama fills the niche the logistics field
through PT Cipta Krida Bahari Logistics (CKB), which
was established as a provider for integrated logistics
services to provide support for the oil and gas , energy,
mining industries, and heavy equipment dealers. During
2012, PT Cipta Krida Bahari Logistics (CKB) achieved a
29% income increase over the previous year. Due to
pressure on cost of goods produced and interest and
depreciation expenses, profitability decreased by 9%
from the previous year.
Untuk mempertahankan kinerja operasional dan
keuangan yang sukses, PT Cipta Krida Bahari Logistics
(CKB) menerapkan tiga langkah strategis utama di
bawah ini:
1. Menerapkan perubahan organisasi yang
sepenuhnya mendukung pengembangan empat
kegiatan usaha pada perusahaan induk dan dua unit
bisnis di anak perusahaan.
2. Memperbaiki arus kas dengan menerapkan proses
pemesanan tunai, menerapkan program efektifitas
biaya dan menempatkan strategi investasi yang lebih
selektif untuk memaksimalkan keuntungan.
3. Menerapkan sejumlah inisiatif untuk menghadapi
tantangan secara lebih baik dengan meningkatkan
daya saing operasional, pengelolaan aset dan
pengembangan Sumber Daya Manusia.
To maintain its successful operational and financial
performance, PT Cipta Krida Bahari Logistics (CKB)
implemented three main strategic steps below:
Manufaktur
Sebagian besar ekonomi meyakini bahwa segmen
manufaktur memainkan peran penting dalam proses
industrialisasi dan modernisasi suatu negara.
Manufacturing
Manufacturing is believed by most economists to play
an important role in a country’s industrialization and
modernization process.
Meskipun aktivitas manufaktur di sebagian besar
Asia melambat selama tahun 2012, Indonesia adalah
pengecualian yang menonjol. Dengan adanya kegiatan
manufaktur yang meningkat maka ekonomi terbesar di
Asia Tenggara ini menunjukkan ketahanan yang lebih
terhadap kondisi di luar negeri yang sulit dibandingkan
bagian lain di Asia yang lebih tergantung pada ekspor.
Although manufacturing activity in much of Asia slowed
in 2012, Indonesia was a notable standout, with
manufacturing picking up in a sign that Southeast Asia’s
biggest economy is showing more resilience to tough
overseas conditions than other parts of Asia that are
more dependent on exports.
1. Implementing an organizational change that fully
supports the development of four business activities
at the parent company and two business units at its
subsidiaries.
2. Improving its cash flow by applying an order to cash
process, implementing a cost effectiveness program
and putting in place a more selective investment
strategy to maximise profitability.
3. Implementing a number of initiatives to better
face challenges by improving operational
competitiveness, asset management and Human
Resource Development.
2012
ABM Investama - Annual Report
237
Download