pre workshop kit

advertisement
PRE WORKSHOP KIT
WORKSHOP ADVOKASI
PENCATATAN / AKTA KELAHIRAN
(Atau isu lain)
“Advokasi persuasif dengan pendekatan NLP”
Nama Kota
Tanggal Bulan Tahun
Halaman 1 dari 10 halaman
PENGANTAR
SELAMAT !!!
Anda akan mengikuti suatu pelatihan yang amat berharga, dengan metode-metode yang terbaru di
dunia pelatihan : NLP (Neuro Linguistic Programming).
Sebagaimana ratusan peserta pelatihan ini sebelumnya, Anda mungkin bertanya-tanya dan ragu
saat mendapat mandat mengikuti pelatihan ini dari instansi Anda. Kenapa pelatihan ini berharga,
kenapa pelatihan ini perlu, kenapa pelatihan menjadi penting untuk Anda ?
Peserta pelatihan ini sebelumnya menyatakan bahwa setelah selesai mengikuti pelatihan ini
mereka mendapatkan metode dan teknik yang berguna tidak saja untuk advokasi namun bisa
diterapkan di dunia kerja, keluarga dan kehidupan sosial lainnya. Salah satu contohnya adalah ilmu
persuasi NLP yang masih langka dipelajari di Indonesia.
Sebagai peserta pelatihan ini, dokumen berikut ini akan menjadi pengantar info yang berharga bagi
Anda.
•
Pre Workshop Kit ini berisi informasi awal mengenai :
1. Informasi-informasi dasar yang penting mengenai: Advokasi, Pencatatan Kelahiran, Skedul
dan NLP.
2. Kuisioner yang perlu diisi peserta sebelum mengikuti workshop.
3. Background Fasilitator.
•
Pre Training Kit ini perlu dibaca dan tugas di dalamnya dikumpulkan melalui email dua hari
sebelum pelatihan sebagai syarat mengikuti pelatihan.
Halaman 2 dari 10 halaman
1. Penjelasan singkat mengenai workshop
Workshop akan dilaksanakan 5 hari, dengan fokus pada proses advokasi, pencatatan/akta
kelahiran dan metode-metode persuasi untuk melancarkan proses advokasi dengan
menggunakan teknik NLP.
Metode workshop secara umum akan dilakukan dengan pendekatan:
ƒ
Andragogy (pendekatan orang dewasa) dengan teknik antara lain :
•
Diskusi, role play, penugasan, games dan lain-lain
ƒ
Partisipatif
ƒ
Santai, gembira dan bersungguh-sungguh
ƒ
Neuro-Linguistic Programming.
Halaman 3 dari 10 halaman
2. Informasi singkat mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan tema
workshop.
a. Advokasi
Ada berbagai pendekatan dan model untuk mendefinisikan advokasi, masing-masing
framework memiliki keunggulan masing-masing. Sebagai contoh dapat digunakan
salah satu framework Mansoer Fakih dkk dalam memahami advokasi :
•
Proses Legislasi untuk berupaya membangun payung hukum (melalui legal
drafting, counter draft, judicial review, class action, dll) di level legislatif.
•
Proses Birokrasi untuk mengusulkan dan memperbaiki tata laksana suatu
peraturan/payung hukum di level eksekutif pemerintah (melalui lobby, mediasi,
audiensi, kapasitasi, dll) sehingga terjadi peningkatan pelayanan.
•
Proses Sosialisasi dan Mobilisasi untuk membangun suatu budaya (terutama
budaya hukum) di masyarakat sebagai stakeholder
utama
(melalui
pengembangan program komunikasi partisipatif, kampanye, penggalangan
dukungan basis masa/networking, tekanan sosial, dll)
b. Program Pencatatan Kelahiran
Kelahiran adalah peristiwa kehidupan pertama yang dialami oleh setiap manusia dan
oleh karenanya melekat lah hak pertamanya sebagai manusia yang sah (legal).
Pencatatan kelahiran adalah kegiatan yang dilakukan negara untuk memberikan
kepastian atas peristiwa kelahiran sebagai suatu peristiwa hukum (sipil) sekaligus
sebagai bukti bahwa negara mengakui identitasnya (nama, tanggal lahir, asal usul dan
kewarganegaraan) yang diwujudkan melalui sebuah akta kelahiran.
Sistem Pencatatan Kelahiran akan berjalan efektif dan menghasilkan pencatatan yang
menyeluruh (universal) jika :
•
berlangsung terus menerus (berkelanjutan)
•
permanen
•
compulsory (bersifat wajib).
Halaman 4 dari 10 halaman
Pencatatan yang dilakukan secara terus menerus dan permanen memerlukan
organisasi penyelenggaraan yang memungkinkan masyarakat memperoleh
pelayanan dengan mudah, metode dan proses pencatatan yang sederhana, cepat dan
tepat waktu.
Pencatatan kelahiran yang mudah dan tidak dikenai biaya (sampai batas usia tertentu)
dapat menjadi salah satu “pull factor” untuk mencapai pencatatan kelahiran yang
menyeluruh (universal). Selain itu pencatatan kelahiran yang menyeluruh (universal)
dapat menjadi sumber data yang terkini dan akurat tentang ibu dan anak yang sangat
bermanfaat bagi Pemerintah untuk merencanakan kesejahteraan ibu dan anak
terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Oleh karena itu UNICEF Indonesia memfokuskan program intervensinya dalam rangka
mendukung pengembangan, pengoperasian dan pemeliharaan sistem pencatatan
kelahiran yang efektif
untuk
menjamin keberlanjutan
pencatatan melalui
pengorganisasian yang permanen untuk mencapai pencatatan kelahiran yang
universal (menyeluruh).
c. Persuasi dan Neuro Linguistic Programming (NLP)
Persuasi adalah suatu cara komunikasi yang bertujuan untuk meng-enhance model
berpikir seseorang sehingga dapat menjadi lebih fleksibel dan memiliki pilihan yang
lebih banyak. Program advokasi dan komunikasi perubahan perilaku memerlukan
aspek persuasi ini untuk menghasilkan arah yang jelas dalam penyampaian suatu
pesan.
NLP adalah suatu disiplin ilmu yang berkembang pesat di akhir tahun 70-an, ilmu ini
mengembangkan sebuah pendekatan untuk memodel keunggulan manusia sehingga
dapat ditiru/digunakan oleh orang lain. Salah satu model keunggulan yang dimodel
adalah ilmu persuasi yang dimiliki para hypnot herapist dan psychoterapist dalam
memfasilitasi perubahan perilaku klien-kliennya.
Keunggulan komunikasi yang dimodel antara lain adalah bagaimana menggunakan
cara komunikasi persuasif yang dapat mengoptimalkan peran pikiran bawah sadar
seseorang, sehingga pesan secara efektif menjadi lebih diterima. Keunggulan yang
Halaman 5 dari 10 halaman
lain adalah dalam hal menghadapi keberatan yang diajukan seseorang yang resisten
terhadap suatu perubahan. NLP telah mampu menganalisis keunggulan itu,
mengkategorisasi dan menjadikannya mudah dipelajari sebagai suatu language
pattern set. Keunggulan komunikasi yang juga sudah dipolakan adalah penggunaan
bahasa nonverbal dalam mempersuasi seseorang dan dalam memprediksi kondisi
pikiran seseorang.
Karena mahalnya mengikuti pelatihan NLP, maka saat ini pendekatan NLP lebih
banyak dipergunakan oleh lembaga bisnis dan politisi dalam menyukseskan programprogram mereka. Akhir-akhir ini beberapa lembaga non profit mulai menggunakan
pendekatan ini. Di dunia internasional, beberapa lembaga yang bergerak di bidang
HIV/AIDS sudah menggunakan pendekatan ini. Salah satu tokoh terkenal di bidang
politik yang menggunakan NLP adalah Nelson Mandela, Gorbachev dan almarhum
Lady Diana, mereka menggunakan kekuatan NLP di bidang komunikasi massa dan
interpersonal.
Dalam workshop ini, akan dibahas dan dikupas ketiga aspek keunggulan itu (persuasi,
menghadapi keberatan dan bahasa non verbal) untuk digunakan dalam konteks
advokasi (misalnya audiensi, hearing, lobby) dan dalam pengembangan program
komunikasi.
Halaman 6 dari 10 halaman
3. Persiapan bagi peserta workshop
Untuk kesuksesan workshop ini, peserta diminta mempersiapkan beberapa bahan :
a. Menuliskan harapan-harapan utama bagi pelaksanaan workshop ini dalam beberapa
paragraf.
b. Mengisi angket pada halaman 9 dengan jawaban singkat padat.
c. Membawa data-data primer dan sekunder yang berhubungan dengan isu yang akan
dibahas. Data-data ini merupakan data yang mewakili daerah Anda. Jika memiliki data
regional dan atau nasional, akan menjadi keuntungan bagi Anda. Misalnya:
•
Jumlah total penduduk di daerah Anda.
•
Jumlah total anak di daerah Anda.
•
Jumlah kelahiran anak perbulan di daerah Anda.
•
Jumlah total anak yang memiliki akta kelahiran.
•
Jumlah total anak yang memiliki akta kelahiran sebelum berumur 1 tahun.
•
Jumlah total penduduk yang memiliki akta kelahiran.
•
Jumlah angka regional dan nasional untuk kategori yang sama di atas.
Data-data tersebut bisa diperoleh dengan kerjasama melalui instansi terkait.
Untuk menyingkat proses pelaksanaan workshop, kirimkan tugas (a) dan (b) pada 2 hari
sebelum workshop melalui email ke [email protected].
Jika anda tidak memiliki email, anda bisa menumpang melalui email orang lain, atau
diserahkan sebelum pelatihan dimulai.
Pakaian
•
Pada prinsipnya pada saat pelatihan pakaian santai, nyaman dan sopan.
•
Untuk audiensi dengan DPRD Kota dan Walikota, seyogyanya menggunakan pakaian
resmi atau sesuai dengan kebiasaan lembaga masing-masing.
Halaman 7 dari 10 halaman
4. Ancangan Skedul
Hari 1, 2, 3, 4 : Senin, Selasa, Rabu, Kamis
09.00 – 10.30
Pembukaan (Senin) atau Sesi / Review
10.30 – 10.45
Coffee breaks
10.45 - 12. 00
Sesi
12.00 – 13.00
Istirahat, Ibadah
13.00 – 15.00
Sesi
15.00 – 15.15
Coffee breaks
15.15 – 17.00
Sesi
17.00 -19. 00
Istirahat
19.00 – 21.00
Penugasan / Sesi tambahan
Hari 5 : Jum’at
09.00 – 11.00
Sesi
11.00 - 12. 00
Kesimpulan dan Penutup
Catatan
Audiensi/hearing dengan DPRD dan Walikota akan dilakukan pada hari ke 4 dan 5 atau pada hari
lainnya sesuai dengan jadual yang disepakati dengan Lembaga terkait.
Halaman 8 dari 10 halaman
5. Kuisioner
Kuisioner ini wajib diisi dan dikumpulkan melalui email.
Nama
: _____________________________
Pekerjaan
: _____________________________
1. Pernahkah Anda mengikuti pelatihan Advokasi mengenai Pencatatan/Akta Kelahiran? (atau ganti
dengan isu lain)
2. Sepanjang pengetahuan Anda, apakah intisari Advokasi itu?
3. Sepanjang pengetahuan Anda, apakah perbedaan antara pencatatan kelahiran dan akta
kelahiran? (G anti dengan pertanyaan mengenai konsep penting dalam isu)
4. Mengapa pencatatan kelahiran dan akta kelahiran (atau isu lain) perlu di advokasi?
5. Jelaskan secara umum, hal-hal apa saja yang perlu diadvokasi dalam hal pencatatan kelahiran dan
akte kelahiran ? (atau isu lain)
Halaman 9 dari 10 halaman
6. Tim Fasilitator dan Narasumber
Dalam workshop ini, akan dipandu oleh fasilitator sebagai berikut :
FASILITATOR
1. Nama Anda
•
•
Berpengalaman di bidang …
NARASUMBER
1. Nama Narasumber 1 (Aktivis / pejabat yang mengi si sesi 4)
•
•
Berpengalaman di bidang …
Nama Narasumber 2 (Wartawan / Redaktur untuk Sesi Advokasi Media)
•
•
Berpengalaman di bidang …
Halaman 10 dari 10 hala man
Download