1 ENGLISH VINGLISH, PEREMPUAN DALAM BALUTAN BUDAYA

advertisement
ENGLISH VINGLISH, PEREMPUAN DALAM BALUTAN BUDAYA
Debby Dwi Elsha
Akademi Komunikasi Radya Binatama
Jln Raya Janti 3/47 Yogyakarta
E-mail:[email protected]
ABSTRACT
In many places, women still not get the properright. They are limited by the regulation of
culture their everyday life. These limitations hinder the opportunity to have experience,
knowledge and self-actuality. A lot of media has showed overview the condition and film
is a good example.EnglishVinglishshows Indian women life that still preoccupied with
domestic activities so their freedom and knowledge is limited. This film can be assessed
using several approaches intercultural communication as a muted group theory,
stereotypes, language and so on. So it can be known the good solution for women who
overcome the limitations inhibit the interaction in communication activity, especially
intercultural communication.
Key Words: Woman, Culture, Communication, Language, Movie.
ABSTRAK
Di banyak tempat, perempuan masih mendapatkan hak yang sepantasnya. Mereka
dibatasi oleh adanya peraturan dalam budaya yang mereka anut sehari-hari.
Keterbatasan tersebut menghambat kesempatan perempuan untuk memiliki
pengalaman, pengetahuan dan aktualitas diri. Berbagai media telah menunjukkan
gambaran kondisi tersebut dan film merupakan salah satu contoh yang bagus. Film
English Vinglish memperlihatkan kehidupan perempuan India yang masih disibukkan
dengan kegiatan domestik sehingga kebebasan dan pengetahuannya terbatas. Film ini
dapat dikaji menggunakan beberapa pendekatan komunikasi antar budaya seperti teori
muted group, stereotip, bahasa dan sebagainya. Sehingga dapat diketahui solusi yang
baik untuk mengatasi adanya keterbatasan perempuan yang menghambat interaksinya
dalam komunikasi khususnya komunikasi antar budaya.
Kata Kunci: Perempuan, Budaya, Komunikasi, Bahasa, Film.
PENDAHULUAN
Apa jadinya bila seorang India
rumah
tangga
yang
berkarir
memiliki
pergi ke Amerika dengan kemampuan
kesempatan
bahasa Inggris yang minim? Seorang
profesional dan pendidikan yang kurang,
perempuan India asli yang merupakan ibu
pasti akan mengalami rasa kaget dan
1
untuk
tidak
secara
perlu beradaptasi dengan lingkungan
disekitarnya
sekitar ketika ia berjalan-jalan sendirian
menyepelekan dirinya bahkan anak dan
di kota New York. Namun, dari film
suaminya sendiri. Lalu dengan diam-diam
English
Sashi mengambil kelas bahasa Inggris
Vinglish
bagaimana
kita
seorang
akan
melihat
perempuan
yang
yang
diikuti
merendahkan
oleh
dan
orang-orang
dari
konservatif yang dianggap tidak dapat
berbagai belahan dunia. Di kelas itu dia
beradaptasi
modern
bertemu dengan Laurent yang terpukau
mampu membuktikan bahwa budaya itu
dengan kemampuan dan usahanya untuk
dapat disesuaikan dengan sikap saling
menguasai bahasa Inggris. Hari demi hari
menghargai dan menghormati serta mau
Sashi menjadi lebih berwawasan dan
menerima
menemukan pengetahuan-pengetahuan
dengan
dunia
kebudayaan
lain
dengan
terbuka.
baru. Diakhir cerita, Sashi memberikan
English Vinglish adalah film India
pidato dalam bahasa Inggris di acara
yang diproduksi tahun 2012 dengan
pernikahan keponakannya dengan bahasa
genre drama komedi. Film yang telah
Inggris yang sangat lancar. Alih-alih
mendapatkan berbagai penghargaan ini
menjadi jumawa atas kemampuannya, ia
didukung oleh sutradara yang sukses
memilih untuk tetap menjadi seorang ibu
mengarahkan
rumah
dengan
baik
sebagai
tangga
yang
setia
untuk
debutnya, Gauri Sindhe, dan akting sang
keluarganya dengan mencoba mengubah
jawara Sridevi. Cerita dimulai ketika Sashi
pemikiran dan pandangan orang-orang di
(Sridevi) diminta kakak perempuannya
sekitarnya sehingga dapat memberikan
datang ke New York untuk membantu
masukan positif terhadap budaya yang
mengadakan
selama ini mereka jalani.
acara
penikahan
anak
perempuan pertamanya. Sashi akhirnya
Melalui
film
ini,
kita
dapat
berangkat lebih dulu sementara suami
membahasnya dengan berbagai teori
dan anaknya akan menyusul. Dengan
komunikasi khususnya komunikasi antar
kemampuan bahasa Inggris yang buruk
budaya yang dapat membantu kita untuk
dan kurangnya pengalaman pergi jauh
memetakan dan mengatasi permasalahan
sendirian, dia mengalami kejadian buruk
yang
di sebuah coffee shop karena tidak tahu
budaya.Ketidakadilan
harus bicara apa dan memesan apa. Dia
perempuan
sudah lelah dengan tindakan orang-orang
berbagai wilayah. Perempuan sebagai ibu
2
ada
dalam
masih
komunikasi
antar
hak
sering
terjadi
bagi
di
rumah tangga yang selalu disibukkan
mengkaji
dengan
akan
dengan pendekatan teori yang berkaitan
mendapatkan
dengan komunikasi antar budaya dapat
kegiatan
domestik
terhambat
untuk
pengetahuan
dan
kesempatan
permasalahan
yang
terjadi
yang
diketahui cara penyelesaian masalah.
mumpuni. Keterbatasan ini membuat
Sehingga dapat menjadi acuan dalam
perempuan sulit melakukan interaksi
melakukan
dalam kegiatan berkomunikasi. Sehingga
Dalam penelitian ini menggunakan teori:
perlu untuk dikaji:Apa saja hambatan
Muted Group Theory
yang ditemui perempuan yang aksesnya
terbatas
dan
bagaimana
kegiatan
berkomunikasi.
Muted group theory atau yang
cara
biasa disebut teori kelompok bungkam
mengatasinya dilihat dari pendekatan
adalah kondisi dimana seseorang ataupun
komunikasi antar budaya?Penelitian ini
kealompok tidak merasa nyaman dan
berfokus terhadap permasalahan yang
aman untuk menyuarakan opini dan
timbul akibat keterbatasan akses yang
pendapatnya karena adanya perbedaan
dialami
dengan
perempuan
dalam
budaya
orang-orang
disekitarnya
patriarki sehingga membuat perempuan
sehingga takut tidak diterima dalam
tidak memiliki kemampuan yang cukup
lingkungan
untuk
aktivitas
kondisi itu, seseorang atau kelompok
komunikasi khususnya komunikasi antar
tersebut biasanya memilih atau bahkan
budaya.Kasus
merasa harus untuk mengubah pemikiran
berinteraksi
yang
dalam
terjadi
dikaji
tersebut.Untuk
menggunakan menggunakan pendekatan
atau
teori komunikasi antar budaya.Selain itu,
suarakan asalkan mereka dapat diterima
isu-isu yang terdapat dalam film ini juga
di lingkungan sosial (Griffin, 2006:494-
dikaji dengan pendekatan teori yang
495).
sesuai
Anxiety and Uncertainty Theory
sehingga
dapat
memberikan
masukan yang bermanfaat.Penelitian ini
bertujuan
mengenai
perempuan
kurangnya
untuk
menjabarkan
ketidakadilan
yang
kemampuan
hak
apapun
yang
mengatasi
Menurut
kasus
William
mereka
Gudykunst
(dalam Grifin, 2006: 428-429), kecemasan
bagi
dan
ketidakpastian
(anxiety
and
mengakibatkan
uncertainty) merupakan penyebab dasar
berinteraksi
kegagalan komunikasi antar kelompok
dalam aktifitas komunikasi khususnya
karena
komunikasi
kesalahpahaman
antar
hendak
budaya.
Dengan
3
dapat
menimbulkan
satu
sama
lain.
Kecemasan
didefinisikan
sebagai
jarang sekali yang akurat.Biasanya hanya
perasaan gelisah, tekanan, khawatir atau
memiliki sedikit dasar yang benar atau
takut akan hal yang terjadi. Sedangkan
bahkan
ketidakpastian berkaitan dengan pikiran.
karangan/ciptaan belaka (Baron, dkk,
Dalam proses komunikasi, semakin tinggi
2008: 188).
ketidakpastian
Language and Verbal Communication
seseorang makan akan
semakin rendah keberhasilan komunikasi
sepenuhnya
hanyalah
Across Cultures
yang dilakukannya. Sehingga dengan kata
Komunikasi
verbal
adalah
lain, proses komunikasi dilakukan untuk
komunikasi yang menggunakan kata-kata
mengurangi ketidakpastian agar tujuan
baik
dari komunikasi tersebut dapat tercapai.
tulisan.Komunikasi inilah yang paling
Gudykunst
konsep
banyak digunakan dalam hubungan antar
kecemasan untuk menjelaskan proses
individu termasuk individu yang beberda
penyesuaian budaya, dan ketidakpastian
budaya.Melalui kata-kata, manusia dapat
untuk memprediksi perilaku orang lain.
mengungkapkan
Stereotype
pemikiran,
menggunakan
Stereotype
berupa
lisan
perasaan,
gagasan,
atau
maupun
emosi,
maksud
adalah
mereka, menyampaikan fakta, data dan
hanya
informasi serta menjelaskannya, saling
berdasarkan persepsi terhadap kelompok
bertukar perasaan dan pemikiran, saling
di
dapat
berdebat dan bertengkat.Sehingga, dalam
dikategorikan. Stereotip menjadi jalan
komunikasi verbal itu bahasa memegang
pintas pemikiran yang dilakukan secara
peranan penting. Tetapi, menurut Tae-
intuitif
Seop Lim (dalam Griffin, 2006: 69)
penilaian
mana
(stereotip)
itu
terhadap
seseorang
seseorang
oleh
tersebut
manusia
untuk
menyederhanakan hal-hal yang kompleks
perbedaan
budaya
dapat
memiliki
dan
perbedaan
arti
yang
dapat
membantu
dalam
pengambilan
keputusan secara cepat.Stereotip dapat
membingungkan orang-orang dari budaya
berupa prasangkaa positif dan juga
yang
negatif.Kadang-kadang dijadikan alasan
menghambat
untuk
tindakan
terjalin.Terdapat beberapa hal yang perlu
pun
diperhatikan mengenai perilaku verbal
bentuk
dalam komunikasi antar budaya yaitu
stereotip adalah negatif.Stereotip pun
values on speech, language style and
melakukan
diskriminatif.Sebagian
berpendapat
bahwa
orang
segala
4
berbeda
sehingga
dapat
komunikasi
yang
code-choice dan specch act (Griffin, 2006:
dengan
metode
76-79).
mengambil satu kasus tertentu, dapat
Relasi kuasa
dikaji
secara
studi
kasus.Dengan
spesifik
sehingga
Dalam hubungan keluarga, baik
menghasilkan analisis yang tepat dan
itu suami – istri, ayah – anak, ibu – anak
bermanfaat untuk memberikan masukan
ataupun kakak – adik terdapat relasi
pada
kuasa
interaksi
penelitian ini adalah film drama komedi
terbentuk
produksi Bolywood yang berjudul English
berdasarkan kekuasaan masing-masing
Vinglish.Film produksi tahun 2012 ini
individu.Untuk mengetahui kekuasaan,
ditulis dan disutradarai oleh sineas
dibutuhkan penelitian mengenai produksi
perempuan bernama Gauri Shinde.Cerita
pengetahuan yang melandasi kekuasaan.
film terinspirasi oleh ibu Gauri Shinde
Karena
yang
yang
membentuk
komunikasi.
Relasi
setiap
dimapankan
ini
kekuasaan
dan
disusun,
kasus
serupa.Objek
mencerminkan
kehidupan
lewat
perempuan India.English Vinglish dirilis
tertentu.
dan ditayangkan untuk pers India dan
menghasilkan
mendapatkan berbagai tanggapan positif
kebenaran dan pengetahuan tertentu
hingga diklaim sebagai film wajib tonton.
yang menimbulkan efek kuasa. Menurut
Film ini juga ditayangkan di berbagai
Foucault
ajang
pengetahuan
Wacana
diwujudkan
berbagai
dan
wacana
tertentu
kebenaran
itu
diproduksi,
festival
internasional
sehingga setiap kekuasaan menghasilkan
diikutsertakan
dan memproduksi kebenaran sendiri
ternama.Teknik
melalui mana khalayak untuk mengikuti
Analisis Data dalam penelitian ini ialah
kebenaran
data didapat dengan cara menonton film
yang
telah
ditetapkan
Pengumpulan
dan
English
berpretensi
rezim
sumber data dari berbagai sumber yang
disebarkan
relevan sebagai acuan referensi seperti
kebenaran
lewat
tertentu
wacana
yang
yang
dibentuk
oleh
dan
festival
tersebut. Disini, setiap kekuasaan selalu
menghasilkan
Vinglish
dalam
dan
mengumpulkan
media internet dan buku.
kekuasaan (Eriyanto, 2011: 66-67).
HASIL DAN PEMBAHASAN
METODE PENELITIAN
Muted Group Theory
Jenis Penelitian ini merupakan
penelitian
kualitatif
yang
Cherris Kramarae (dalam Griffin,
dilakukan
2006: 494) mengatakan bahwa bahasa
5
dari suatu budaya tertentu tidak melayani
mentertawakan bahasa Inggris ibunya
semua pembicara, karena tidak semua
yang kacau. Bukannya memberitahu dan
pembicara berkontribusi dengan cara
mengajari Sashi agar dapat berbicara
yang
dengan lancar, Sapna dan ayahnya hanya
sama
Perempuan
dengan
(dan
formulasinya.
juga
kelompok
tertawa mengejek.
subordinat lainnya) tidak sebebas atau
mampu
sebagai
laki-laki
Posisi
untuk
subordinat.
Sashi
Dia
sebagai
terpinggirkan
terpaksa
karena kata-kata dan norma-norma untuk
melawan sehubungan dengan budaya
penggunaan mereka telah dirumuskan
dan keterbatasannya. Menurut Kramarae,
oleh kelompok dominan, yaitu laki-laki.
perempuan memandang dunia secara
berbeda
karena
dengan
tidak
dan
mengatakan apa yang mereka inginkan,
Pada awal cerita, terlihat bahwa
diam
disini
laki-laki.
dapat
Karena
Sashi adalah ibu rumah tangga yang
keduanya memiliki pengalaman yang
sangat peduli dengan segala kebutuhan
berbeda serta pembagian kerja yang
keluarganya. Semua anggota keluarga
berbeda pula. Disini, Satish (suami Sashi)
sangat membutuhkannya. Namun, ketika
memiliki kesempatan berkarir dan juga
ia berbicara dengan suaminya ada saja
memiliki kegiatan di luar rumah lebih
kata-katanya
banyak
yang
tidak
didengar.
daripada
Sashi.
Tingkat
Sikapnya tidak dianggap, bahkan suasana
pendidikannya yang lebih tinggi dan
hatinya seperti
kecemasan
dianggap
kesempatan bertemu dengan banyak
suaminya.
Seolah
orang membuatnya memiliki power dan
digambarkan bahwa tidak ada interaksi
posisi yang lebih tinggi daripada Sashi.
yang seimbang antara suami dan istri.
Namun dalam hal tertentu, perempuan
Sashi sebagai perempuan konservatif
yang
dalam lingkungan budaya yang patriarki
kesempatan lebih akan berada pada
selalu berusaha mengalah dan meredam
posisi tawar yang lebih daripada Sashi.
unek-unek
demi
Sapna, meskipun usia dan jabatan dalam
menciptakan suasana damai. Bahkan,
keluarga berada dibawah Sashi sang ibu,
posisi subordinat ini tidak hanya ada pada
karena ia memiliki pengalaman, wawasan
relasi suami istri (antara laki-laki dan
yang luas dan pendidikan yang lebih baik
perempuan) namun juga antara ibu dan
maka ia memiliki posisi yang lebih tinggi
anak
dan semakin membuat Sashi menjadi
sepele
oleh
atau
pendapatnya
perempuannya.
Sapna
selalu
6
memiliki
pengalaman
dan
kaum yang terpinggirkan. Ketika Sashi
Kecemasan dan ketidakpastian
sudah memiliki kemamampuan yang
yang
sejajar,
ia
mengutarakan
mulai
dirasakan
Sashi saat bertemu
berani
untuk
dengan orang baru dan pengalaman baru
pendapatnya
sesuai
dapat dikaitkan dengan teori Anxiety and
dengan pengalaman dan wawasan yang
Uncertainty
Management.
Gudykunst
ia miliki.
mengasumsikan bahwa dalam sebuah
Terbentuknya keadaan muted ini
pertemuan
antar budaya pasti
ada
juga didukung oleh adanya relasi kuasa.
setidaknya
satu
Dia
Dimana pihak yang memiliki power yang
berpendapat
lebih kuat memiliki kuasa atas tindakan
menjalani kecemasan dan ketidakpastian,
dan sikap bagi pihak yang tidak memiliki
mereka tidak merasa aman dan mereka
power yang kuat.India sebagai Negara
tidak yakin bagaimana harus bersikap.
jajahan Inggris memang cukup banyak
Gudykunst mencatat bahwa orang asing
menggunakan bahasa Inggris sebagai
dan
bahasa kedua.Sashi yang tidak mahir
beberapa
berbahasa Inggris menjadi kehilangan
ketidakpastian
kuasa bahkan dalam relasi ibu anak
interpersonal yang baru, tapi ketika
sekalipun. Hal ini dapat terjadi karena
pertemuan itu terjadi antara orang-orang
adanya kesenjangan tingkat pendidikan
dari budaya yang berbeda, orang asing
dimana
memperoleh
yang sangat sadar perbedaan budaya.
pendidikan yang lebih baik daripada ibu.
Mereka kemudian cenderung melebih-
Sapna mengenyam pendidikan di sekolah
lebihkan pengaruh identitas budaya pada
yang bermutu baik serta mengajarkan
perilaku orang-orang dalam masyarakat
bahasa Inggris dengan intens.Pendidikan
asing,
menghasilkan
yang
perbedaan individu. Seperti yang terlihat
luas.Sedangkan, pengetahuan merupakan
dalam adegan di kelas bahasa Inggris saat
kekuatan yang besar untuk memperoleh
pertemuan pertama kali.
ataupun
sang
anak
pengetahuan
membentuk
kuasa.Sehingga,
orang
bahwa
kelompok
asing.
orang
anggota
tingkat
asing
mengalami
kecemasan
dalam
sementara
dan
situasi
mengaburkan
Sashi merasa tidak nyaman dan
pengetahuan sangat berperan dalam
cemas
dalam
beradaptasi.
Hal
itu
relasi kuasa.
kemungkinan besar karena ia merasa
Anxiety and Uncertainty Theory
bahwa berada di sebuah pertemuan
dengan tujuh orang yang berbeda asal
7
dan budaya adalah hal yang baru dan
Stereotype sebagai hambatan dalam
membingungkan baginya. Sedangkan, jika
komunikasi
ia berada dengan tujuh orang asing yang
Tampaknya
banyak
orang
di
sama-sama berasal dari India, kecemasan
dunia ini masih memercayaistereotype.
dan ketidakpastian yang ia rasakan tidak
Hingga masih banyak sekali film yang
akan sebesar ini. Padahal, dalam setiap
menampilkan penokohan dan adegan
tindakan individu tidak hanya dipengaruhi
dengan cara stereotyping. Dalam hal ini,
oleh identitas budanya saja tetapi juga
orang Niger atau kulih hitam seringkali
dipengaruhi oleh kepribadian masing-
menjadi korban. Film ini tidak terlepas
masing.
dari penggambaran setiap tokoh yang
Akhirnya perlahan-lahan
Sashi
dilekatkan dengan stereotype. English
dapat lebih percaya diri dan yakin bahwa
Vinglish menunjukkan bahwa perempuan
ia bisa beradaptasi dengan beberapa
kulit hitam juga cenderung kasar dan
faktor. Menciptakan konsep diri (Self
tidak ramah. Kejadian di coffee shop yang
Concept) yang baik. Ia yakin bahwa
membuat Sashi malu adalah contohnya.
dirinya
untuk
Saat Sashi mau membeli minuman dan
bergabung dengan yang lainnya hingga ia
makanan ringan, Sashi dilayani oleh
dapat fasih berbahasa Inggris. Ia memiliki
perempuan kulit hitam yang tidak sabar
motivasi
harus
menunggu Sashi yang kebingungan dan
menguasai bahasa Inggris dalam waktu
menghabiskan waktu yang cukup lama
satu
segera
untuk menentukan pesanannya. Hingga
membuktikan diri kepada orang-orang
pelayan terus memojokkannya dengan
disekitarnya bahwa ia juga mampu
mengutarakan pilihan menu yang lebih
berbahasa Inggris dengan baik sehingga
detail. Namun karena pelayan semakin
dapat dengan mudah beradaptasi dan
tidak ramah dan galak, Sashi akhirnya
mandiri.
malah cemas dan bingung hingga tidak
layak
dan
yang
bulan
besar
agar
Karena
mampu
ia
yaitu
dapat
dengan
melakukan
manajemen yang baik mengenai konsep
bisa
mengontrol
diri, motivasi, reaksi, kategori sosial,
berakhir pada kejadian yang memalukan.
proses situasional dan hubungan dengan
tindakannya
dan
Tidak cukup dengan itu, English
orang asing, serta ethical interaction akan
Vinglish
masih
memperlihatkan
menciptakan komunikasi yang efektif.
stereotype yang lain. Sebagai contoh,
diperlihatkan Yu Son seorang gadis cina
8
hairstylist yang aktif dan pekerja keras,
Language and Verbal Communication
Laurent si koki dari Paris yang lembut dan
Across Cultures
romantis, Eva sebagai pengasuh anak dari
Bahasa dan komunikasi verbal
Meksiko yang banyak bicara dan selalu
antar budaya bukanlah masalah sepele.
tertidur dikelas serta Udumbke yang
Dari perbedaan itu, dapat menimbulkan
berasal dari Afrika dan sebagainya. Pada
kesulitan untuk memahami pembicaarn
awalnya, diperlihatkan Udumbke selalu
dengan lawan bicara sehingga akan
diam dan tidak aktif dalam kegiatan
membingungkan
dikelas.
bahwa
tindakan. Ketika Laurent, laki-laki Prancis
Udumbke seperti orang asing yang sulit
yang ingin mengenal Sashi lebih jauh
bergaul
karena ketertarikannya pada sosoknya,
Disini
diperlihatkan
bahkan
disaat
teman-teman
Sashi
Hingga ia berkata bahwa ia hanya ingin
Laurent mengingat ia sudah bersuami.
belajar dan mendengarkan pembicaraan
Namun, kata-kata Sashi yang merupakan
orang lain. Dengan kesediaan untuk
penolakan secara halus tidak dipahami
memberikannya semangat dan motivasi,
dengan sempurna oleh Laurent. Laurent
seluruh orang dikelas berhasil membuat
tidak mengerti bahwa penolakan yang
Udumbke membuktikan kemampuannya.
dilakukan oleh orang Asia, dalam hal ini
Meskipun awalnya malu-malu, ternyata
India, tidak akan diutarakan secara
Udumbke adalah orang yang cukup
terang-terangan seperti yang orang Barat
menyenangkan dan dapat menjadi teman
lakukan. Namun pada akhirnya, seperti
yang
ingin
yang dinyatakan Tae-Seop Lim (dalam
adalah,
Gudykunst dan Mody, 2002: 77) bahwa
meskipun stereotype itu sulit untuk
sikap diam tidak selalu dihargai di Asia.
dihindari, namun pada akhirnya sikap dan
Lebih
tindakan pribadi individu adalah nilai
dibutuhkan misalnya untuk menghindari
utama dalam komunikasi antar budaya.
konflik,
Bahkan meskipun sama-sama berasal dari
menginterupsi pidato atau percakapan
ras dan budaya yang sama, sikap dan
orang
tindakan orang dapat berbeda tergantung
wawasan
dari kemauannya untuk berkomunikasi
menyadari bahwa pernyataannya yang
secara efektif.
halus kepada Laurent tidak membuat
disampaikan
Maksud
oleh
film
yang
ini
9
baik
untuk
mengambil
lainnya telah akrab satu dengan lainnya.
baik.
berusaha
dalam
diverbalisasikan
menyatakan
lain
menghindari
serta
seseorang.
jika
ketidaksetujuan,
mengungkapkan
Ketika
Sashi
suatu perbedaan atau efek yang nyata,
lembaga-lembaga
maka ia berusaha untuk lebih jelas
manajemen kebudayaan.
memperingatkan Laurent agar benar-
kebudayaan,
dan
English Vinglish sedikit banyak
benar menjaga jarak darinya dan hanya
memperlihatkan
berhubungan sebatas teman baik. Diam
kekuasaan
bukan berarti benar-benar diam tanpa
bagaimana posisi dan interaksi masing-
kata, namun juga dapat diartikan dengan
masing anggota keluarga satu sama lain.
sikap yang disertai pernyataan dengan
Dimana seorang ayah yang menjadi
pilihan kata-kata yang netral, halus dan
sumber pendapatan utama tidak bisa
tidak lugas secara tepat sasaran demi
diganggu gugat ketika ia bekerja, seolah
menjaga
yang miliki kesibukan dan kepentingan
perasaan
dan
menjaga
di
relasi
India.
budaya
dan
Penggambaran
hubungan tetap baik.
hanyalah ia sendiri. Sedangkan seorang
Relasi Kuasa
ibu, sesibuk apapun dia, sesempurna
Menurut
Barker
(2000),
apapun
pekerjaan
rumah
tangganya
setidaknya ada empat ruang lingkup
selama ia masih seorang ibu rumah
kajian budaya, yaitu 1) relasi antara
tangga
kebudayaan dan kekuasaan, 2) seluruh
pendapatan yang besar maka tetaplah
praktik, institusi dan sistem klasifikasi
posisinya berada di bawah sang ayah.
yang tertanam dalam nilai-nilai partikular,
Disini diperlihatkan betapa Sashi berulang
kepercayaan,
kebiasaan
kali mencoba untuk meyakinkan orang
hidup dan bentuk-bentuk perilaku yang
lain bahwa bisnisnya berjualan Laddoo
biasa dari sebuah populasi, 3) berbagai
(makanan asli India) adalah layak disebut
kaitan antara bentuk-bentuk kekuasaan
sebagai pekerjaan karena juga mampu
gender, ras, kelas, kolonialisme, dan
menambah penghasilan. Ketika seorang
sebagainya dengan pengembangan cara-
perempuan menjadi ibu rumah tangga,
cara berpikir tentang kebudayaan dan
maka
kekuasaan yang bisa digunakan oleh
membersihkan
agen-agen dalam mengejar perubahan,
kebutuhan suami dan anak-anak serta
dan 4) pelbagai kaitan wacana di luar
memasak adalah hal yang memang
dunia akademis dengan gerakan-gerakan
seharusnya dilakukan sehingga tidak ada
sosial dan politik, para pekerja di
suatu rewardkhusus yang selayaknya
kompetensi
dan
seluruh
diberikan.
10
Ini
tidak
memberikan
pekerjaannya
rumah,
adalah
seperti
mengurus
bentuk-bentuk
perilaku yang biasa terjadi pada orang-
dirumah
orang di India yang umumnya menangut
domestik. Dalam budaya konservatif hal
paham
dapat
itu sebagian besar masih berlaku. Namun
kekerasan
kita dapat bandingkan dan kritisi dengan
patriarki.
dikategorikan
simbolik.
Hal
ke
ini
dalam
Kekerasan
menyelesaikan
urusan
adalah
sosok kakak perempuan Sashi (Manu)
sebuah bentuk kekerasan yang halus dan
yang tinggal di Amerika, menjadi seorang
tak
dibaliknya
wanita karir yang telah ditinggal mati oleh
dominasi
suaminya serta harus menghidupi dua
(Santoso, 2009: 72). Sashi berada dalam
orang anak. Karakter Manu dibentuk
budaya yang membuatnya melakukan
dalam sosok yang lebih mandiri serta
kegiatan-kegiatannya sebagai ibu rumah
sibuk dengan pekerjaannya hingga ia tak
tangga
mampu
tampak,
yang
menyembunyikan
tanpa
simbolik
dan
praktik
ada
rasa
keberatan
mengurus
pernikahan
dengan
pemaksaan
perbedaan yang signifikan. Dimana dua
dominasi untuk menjadi sesuatu yang
orang perempuan kakak-beradik yang
diterima
memang
memiliki pola hidup yang sangat berbeda
seharusnya demikian” (Fashri, 2007: 29).
ketika mereka berada di lingkungan dan
Budaya patriarki yang didominasi oleh
wilayah yang berbeda yaitu India dan
laki-laki, membuat Sashi (dan perempuan
Amerika. Pada akhirnya kembali lagi pada
lainnya) tidak sadar bahwa sesungguhnya
skema Timur dan Barat.
sebagai
“yang
Disini
acara
sedikipun. Kekerasan simbolik bekerja
menyembunyikan
anaknya.
sendiri
terlihat
ia telah terdominasi dengan sangat halus
Dalam kasus English Vinglish,
seolah-olah posisinya sebagai ibu rumah
keluarga adalah sistem yang sangat
tangga
penting dan berperan
yang
pekerjaan
melakukan
domestik
seluruh
adalah
suatu
besar dalam
pembentukan budaya serta identitas.
keharusan bukannya suatu pilihan.
Keluarga merupakan kelompok sosial
Masalah pembagian tugas dan
yang paling menonjol. Hal inilah yang
pekerjaan yang terlihat dari relasi antara
membuat Sashi sangat terpengaruh pola
Sashi dan suaminya, dapat dihubungkan
pikir dan sikapnya. Dimana Sashi sangat
dengan isu gender yang sampai saat ini
menyayangi
masih
Laki-laki
memposisikan mereka nomor satu dalam
bekerja dikantor dan berkarya diruang
hidupnya. Bila Sashi adalah contoh dari
publik, sedangkan perempuan bekerja
perempuan dengan budaya di Asia, maka
terus
diperjuangkan.
11
keluarganya
dan
di Manu adalah contoh perempuan
ditentukan oleh kelahiran, pernikahan,
dengan budaya di Amerika. Perubahan
serta keahlian, dan daftar peran yang ada
sosial di Amerika Serikat, bagaimanapun,
dibatasi seketat mungkin. Peran gender
telah
utntuk
sangatlah kaku, sementara kerja dan
memikirkan kembali definisi dan bentuk
status dibatasi ketat oleh kode-kode
keluarga. Menurut Strong, De Vault dan
sosial dan sistem penetapan status yang
Cohen (dalam Samovar, 2010: 55) ada 4
kolot (Kellner, 2010: 63). Mungkin saja
faktor yang mempengaruhi perubahan
Sashi sebagai perempuan India yang
ini, yaitu perubahan ekonomi, inovasi,
tradisional
teknologi,
penampilannya
mendorong
orang
demografi,
dan
peranan
(dapat
yang
dilihat
dari
memakai
sari
gender dan kesempatan wanita. Lewat
dimanapun), lebih memilih untuk hidup
perubahan ini, Amerika Serikat sekarang
sebagai perempuan yang sesuai dengan
menjadi rumah bagi beberapa tipe
identitasnya yang telah melekat selama
keluarga salah satunya orang tua tunggal
ini. Sashi bertahan dengan nilai-nilai yang
dengan dua anak). Manu adalah orang
selama ini telah ia anut, meskipun ia telah
tua
melihat adanya budaya lain yang berbeda
tunggal
dari
dua
orang
anak,
meskipun ia diceritakan ditinggal mati
dengan
oleh suaminya bukan karena berpisah.
identitasnyalah yang paling cocok dengan
Namun
ini
merepresentasikan
hidupnya di dalam budaya yang ada
perempuan
dalam
budaya
dilingkungannya.
Amerika.
budayanya
karena
merasa
Meskipun ia adalah orang keturunan
India, namun ketika ia hidup di Amerika
SIMPULAN DAN SARAN
maka pola hidupnya berubah seiring
Budaya berangkat dari lingkungan
dengan perubahan budaya yang ia alami.
Diakhir
cerita,
Sashi
terkecil
tetap
yaitu
mempersiapkan
keluarga.
anggotanya
Keluarga
akan
memilih menjadi istri dan ibu yang
berbagai peranan yang mereka lakukan
mengabdi kepada keluarganya tanpa
dalam kegiatan dan kebiasaan sehari-hari.
harus menjadi seseorang yang lain kecuali
Ketika orang berada pada budaya yang
dengan pengalaman dan wawasannya
membuatnya berada pada posisi dimana
yang bertambah. Hal ini berhubungan
ia menjadi kaum subordinat maka ia akan
dengan teori identitas, dimana identitas
menjadi muted group. Ia akan mulai
sebagai masyarakat tradisional biasanya
berani
12
bicara
dan
mengungkapkan
pendapatnya
hingga
akhirnya
Yaitu salah satunya dengan melakukan
memberikan
kontribusi
pada
kewaspadaan dan pemilihan kosakata
lingkungannya ketika ia memiliki poin-
yang disesuaikan dengan latar belakang
poin atau kemampuan yang sejajar
budaya dari lawan bicara. Perbedaan-
dengan orang lain dalam grupnya. Ketika
perbedaan yang ada merupakan bagian
seseorang berada pada lingkungan dan
dari identitas budaya, dimana seseorang
budaya yang berbeda ia akan merasa
akan
cemas dan ada ketidakpastian dalam
ketika ia merasa cocok dan nyaman
berkomunikasi dengan orang lain. Namun
dengan identitas itu selama menjalani
hal itu dapat diatasi dengan manajemen
hidup dengan lingkungan budaya yang
self concept, motivation to intreract,
sesuai.
reaction
to
identitasnya
social
Penelitian mengenai komunikasi
categorization of strangers, situasional
antar budaya dapat dilakukan secara
proccess, connection with strangers dan
lebih
ethical interaction. Sashi dapat bergaul
objek-objek
dan beradaptasi dengan teman-teman
media. Dari media film sendiri dapat
barunya dengan memanajemen dirinya
diamati melalui berbagai judul film
dan cara berinteraksinya sehingga ia
khususnya yang menyinggung isu ras,
dapat
politik internasional dan sebagainya.
melakukan
strangers,
mempertahankan
komunikasi
yang
efektif.
mendalam
dengan
penelitian
mengamati
dari
berbagai
Komunikasi yang melibatkan perbedaan
Perbedaan
bahasa
dalam
warna kulit masih merupakan isu yang
komunikasi antar budaya memanglah
seksi untuk dikaji karena kesenjangan
bukan hal yang mudah untuk dipahami.
sosial dalam lingkungan yang berbeda
Namun hal ini dapat diselesaikan dengan
warna kulit masih terus terjadi dan
menggunakan efektivitas bahasa dalam
membutuhkan masukan yang membantu
komunikasi interpersonal antar budaya.
meminimalisir kerenggangan sosial.
DAFTAR PUSTAKA
Barker, Chris. 2000. Cultural Studies: Teori
dan Praktik. Terjemahan oleh
Nurhadi. Yogyakarta:
Kreasi
Wacana.
Eriyanto.2011.
Analisis
Wacana:
Pengantar
Analisis
Teks
Media.
Yogyakarta: LKiS.
Buku:
Baron, Robert A, dkk. 2011. Social
Psychology, 13th Edition. London: Pearson
Publishers.
13
Fashri, Fauzi. 2007. Penyingkapan Kuasa
Simbol:
Aproriasi
Reflektif
Pemikiran
Pierre
Bourdieu.
Yogyakarta: Juxtapose.
Kramarae, Cherish. Muted Group Theory
dalam EM Griffin. 2006. A First Look
at Communication Theory, Sixth
edition. New York: McGraw Hill.
Kellner, Douglas. 2010. Budaya Media.
Yogyakarta: Jalasutra.
Lim, Tae-Seop. Languange and Verbal
Communication Accross Culture
dalam William B. Gudykunst dan
Bella Mody. 2002.Handbook of
Cross Cultural and Intercultural
Communication.London:
Sage
Publications.
Gudykunst,
William
B.
Anxiety/Uncertainty Management
Theory dalam EM Griffin, A First
Look at Communication Theory,
Sixth Edition, Boston. Mc Graw Hill.
Griffin, EM. 2006. A First Look at
Communication
Theory,
Sixth
edition. New York: McGraw Hill.
Samovar, Larry A. 2010.Komunikasi Lintas
Budaya.
Jakarta:
Salemba
Humanika.
Santoso,
Anang.
2009.
Bahasa
Perempuan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Film:
Gauri Shinde. 2012. English Vinglish.
India: Hope Productions.
14
Download