TPE, TPED Series 2000

advertisement
PETUNJUK PERBAIKAN POMPA GRUNDFOS
TPE, TPED Series 2000
Petunjuk pengoperasian dan pemasangan
Bahasa Indonesia (ID)
Bahasa Indonesia (ID) Petunjuk pengoperasian dan pemasangan
Terjemahan dari versi asli bahasa Inggris.
21.3 Kebocoran arus
21.4 Input/output
28
28
DAFTAR ISI
22.
22.1
22.2
22.3
22.4
Data teknis - pompa tiga-fase, 11-22 kW
Tegangan arus listrik
Perlindungan beban berlebih
Kebocoran arus
Input/output
29
29
29
29
29
23.
Data teknis lainnya
29
24.
Pembuangan
31
Halaman
1.
Simbol yang digunakan dalam dokumen ini
2
2.
Informasi umum
2
3.
3.1
3.2
Keterangan umum
Pengaturan
Pompa head-ganda
2
2
3
4.
4.1
4.2
Pemasangan mekanik
Pendinginan motor
Pemasangan di luar ruangan
3
3
3
5.
5.1
5.2
5.3
5.4
5.5
5.6
5.7
Sambungan listrik
Persyaratan kabel
Sambungan listrik - pompa satu-fase
Sambungan listrik - pompa tiga fase hingga 7,5 kW
Sambungan listrik - pompa tiga fase, 11-22 kW
Kabel sinyal
Kabel sambungan bus
Kabel komunikasi untuk pompa TPED
3
3
3
6
8
11
11
11
6.
6.1
6.2
6.3
6.4
Mode
Ringkasan mode
Mode operasi
Mode kontrol
Pengaturan pabrik
12
12
12
12
13
7.
Pengaturan dengan menggunakan panel kontrol,
pompa satu-fase
Pengaturan head
Pengaturan ke kurva operasi maks.
Pengaturan ke kurva operasi min.
Menghidupkan/mematikan pompa
14
14
14
14
14
8.1
8.2
8.3
8.4
8.5
Pengaturan dengan menggunakan panel kontrol,
pompa tiga-fase
Pengaturan mode kontrol
Pengaturan head
Pengaturan ke kurva operasi maks.
Pengaturan ke kurva operasi min.
Menghidupkan/mematikan pompa
15
15
15
15
16
16
9.
9.1
9.2
9.3
Pengaturan dengan menggunakan R100
Menu OPERASI
Menu STATUS
Menu PEMASANGAN
16
18
19
20
10.
Pengaturan dengan menggunakan PC Tool produkE
22
11.
Prioritas pengaturan
7.1
7.2
7.3
7.4
8.
22
22
22
22
13.
Sinyal setpoint eksternal
23
14.
Sinyal bus
23
15.
Standar bus lainnya
23
16.
Lampu indikator dan relai sinyal
24
17.
Resistensi isolasi
26
18.
Operasi darurat (hanya 11-22 kW)
26
19.
19.1
19.2
19.3
19.4
19.5
Pemeliharaan dan servis
Membersihkan motor
Pelumasan bantalan motor
Penggantian bantalan motor
Penggantian varistor (hanya 11-22 kW)
Perlengkapan servis dan suku cadang
27
27
27
27
27
27
20.
20.1
20.2
20.3
20.4
Data teknis - pompa satu-fase
Tegangan arus listrik
Perlindungan beban berlebih
Kebocoran arus
Input/output
28
28
28
28
28
2
Sebelum dipasang, bacalah petunjuk pemasangan
dan pengoperasian ini. Pemasangan dan
pengoperasian harus sesuai dengan regulasi
setempat serta pedoman penggunaan yang benar.
1. Simbol yang digunakan dalam dokumen ini
Peringatan
Jika petunjuk keselamatan ini tidak diperhatikan,
dapat mengakibatkan luka badan!
Peringatan
12. Sinyal kontrol-paksa eksternal
12.1 Menghidupkan/mematikan input
12.2 Input digital
21. Data teknis - pompa tiga fase hingga 7,5 kW
21.1 Tegangan arus listrik
21.2 Perlindungan beban berlebih
Peringatan
28
28
28
Permukaan produk ini mungkin sangat panas
sehingga dapat menyebabkan luka bakar atau luka
badan.
Hati-hati
Jika petunjuk keselamatan ini tidak diperhatikan,
dapat mengakibatkan alat tidak berfungsi atau rusak.
Catatan
Catatan atau petunjuk yang disediakan dapat
mempermudah pekerjaan dan memastikan
keselamatan dalam mengoperasikan.
2. Informasi umum
Petunjuk pemasangan dan pengoperasian ini merupakan
dokumen tambahan dari petunjuk pemasangan dan
pengoperasian yang berkaitan dengan pompa TP dan TPD.
Untuk petunjuk yang tidak dijelaskan secara khusus dalam
dokumen ini, silakan lihat petunjuk pemasangan dan
pengoperasian untuk pompa standar.
3. Keterangan umum
Pompa-TPE, TPED Seri 2000 memiliki motor standar dengan
konverter frekuensi terpadu. Pompa ini untuk sambungan listrik
satu-fase atau tiga-fase.
Pompa ini memiliki pengontrol PI terpasang dan sudah diatur
dengan sensor tekanan diferensial yang memungkinkan kontrol
tekanan diferensial pada pompa.
Pompa ini biasanya digunakan sebagai pompa sirkulator dalam
sistem pemanas atau pendingin air berukuran besar dengan
kebutuhan bervariasi.
3.1 Pengaturan
Setpoint yang dikehendaki dapat diatur dengan tiga cara
berbeda:
•
langsung pada panel kontrol pompa.
Anda dapat memilih diantara dua mode kontrol berbeda, yaitu
tekanan proporsional dan tekanan konstan.
•
melalui input untuk sinyal eksternal setpoint
•
dengan menggunakan remote control nirkabel R100 Grundfos.
Pengaturan lainnya dilakukan dengan menggunakan R100.
Parameter-parameter yang penting seperti angka aktual
parameter kontrol, konsumsi daya, dll dapat dibaca melalui R100.
Pompa head-ganda tidak membutuhkan pengontrol eksternal apa
pun.
Peringatan
Pengguna atau pemasang bertanggung jawab untuk
pemasangan arde dan perlindungan yang benar,
sesuai dengan standar setempat. Semua
pengoperasian harus dilakukan oleh teknisi ahli.
4. Pemasangan mekanik
Catatan
Agar tetap sesuai dengan UL/cURus, ikuti prosedur
pemasangan tambahan pada halaman 32.
Peringatan
Jangan pernah membuat sambungan apa pun ke
dalam kotak terminal pompa kecuali pasokan listrik
telah dimatikan minimal selama 5 menit.
4.1 Pendinginan motor
Untuk memastikan motor dan elektronik mendapatkan
pendinginan yang memadai, perhatikan hal-hal berikut:
•
Perhatikan misalnya relai sinyal mungkin terhubung
ke pasokan eksternal yang masih terhubung ketika
pasokan listrik terputus.
Pastikan udara pendingin tersedia.
•
Jaga suhu udara pendingin di bawah 40 °C.
•
Jaga kebersihan sirip pendingin dan baling-baling kipas.
4.2 Pemasangan di luar ruangan
Peringatan di atas ditunjukkan pada kotak terminal
motor dengan label kuning ini.
Bila dipasanga di luar ruangan, pompa harus diberi penutup yang
sesuai untuk mencegah pengembunan pada komponen
elektronik. Lihat gbr 1.
Peringatan
Gbr. 1 Contoh penutup
Lepaskan sumbat pengurasan yang mengarah ke bawah untuk
mencegah timbulnya uap air dan air di dalam motor.
Pompa yang dipasang vertikal akan menggunakan IP55 setelah
sumbat pengurasan dilepas. Pompa yang dipasang horizontal
akan mengubah tingkat perlindungan komponen listrik (enclosure
class) ke IP54.
5. Sambungan listrik
Untuk keterangan tentang cara menghubungkan pompa elektrikE, lihat halaman berikut:
5.2 Sambungan listrik - pompa satu-fase di halaman 3
5.3 Sambungan listrik - pompa tiga fase hingga 7,5 kW di
halaman 6
5.4 Sambungan listrik - pompa tiga fase, 11-22 kW on page 8.
5.2.1 Persiapan
Sebelum menyambungkan pompa-E ke listrik, pertimbangkan
masalah yang diilustrasikan dalam gambar di bawah ini.
N
N
ELCB
PE
L
L
PE
TM02 0792 0101
TM02 8514 0304
Suhu permukaan kotak terminal bisa di atas 70 °C
pada saat pompa beroperasi.
Gbr. 2 Pompa yang tersambung ke listrik dengan sakelar,
sekring cadangan, perlindungan tambahan dan arde
pelindung
5.2.2 Perlindungan terhadap kejutan listrik - kontak tidak
langsung
Peringatan
Pompa ini harus dihubungkan ke arde dan terlindung
dari kontak tidak langsung sesuai peraturan
pemerintah setempat.
5.1 Persyaratan kabel
Konduktor arde pelindung harus menggunakan warna pengenal
kuning/hijau (PE) atau warna kuning/hijau/biru (PEN).
5.1.1 Ukuran kabel
5.2.3 Sekring cadangan
Pasokan listrik satu-fase
1,5 mm2 / 12-14 AWG.
Untuk ukuran sekring yang direkomendasikan, lihat bagian
20.1 Tegangan arus listrik.
Pasokan listrik tiga-fase
5.2.4 Perlindungan tambahan
6-10 mm2 / 10-8 AWG.
Jika pompa terhubung ke instalasi listrik di mana ELCB (earth
leakage circuit breaker) digunakan sebagai pelindung tambahan,
pemutus sirkuit harus dari jenis yang memiliki simbol berikut:
5.1.2 Konduktor
Jenis
Konduktor tembaga berlilit saja.
Tingkat temperatur
Tingkat temperatur untuk insulasi konduktor: 60 °C (140 °F) .
Tingkat temperatur untuk pembungkus kabel luar: 75 °C (167 °F).
ELCB
Total kebocoran arus dari semua peralatan listrik pada instalasi
harus dipertimbangkan.
Kebocoran arus pada motor yang beroperasi normal dapat dilihat
di bagian 20.3 Kebocoran arus.
Ketika dimulai dan pada sistem pasokan asimetris, kebocoran
arus dapat lebih tinggi dari normal dan dapat menyebabkan
ELCB putus.
3
Bahasa Indonesia (ID)
5.2 Sambungan listrik - pompa satu-fase
3.2 Pompa head-ganda
5.2.8 Menghidupkan/mematikan pompa
5.2.5 Perlindungan motor
5.2.6 Perlindungan terhadap transien tegangan listrik
Pompa ini terlindungi dari transien tegangan listrik oleh varistor
terpasang antara fase-netral dan fase-arde.
Hati-hati
Frekuensi hidup dan matinya pompa melalui lewat
listrik tidak boleh lebih dari 4 kali per jam.
Bila dihidupkan lewat sumber listrik, pompa akan hidup setelah
sekitar 5 detik.
Jika ingin menaikkan frekuensi hidup dan matinya pompa,
gunakan input hidup/mati eksternal ketika menghidupkan/
mematikan pompa.
5.2.7 Tegangan pasokan dan listrik
1 x 200-240 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz, PE.
Tegangan pasokan dan frekuensi tertera pada pelat label pompa.
Pastikan motor sesuai untuk pasokan listrik di lokasi
pemasangan.
Kabel-kabel di dalam kotak terminal harus dibuat sependek
mungkin. Satu pengecualian adalah untuk konduktor arde
pelindung yang harus sangat panjang sehingga menjadi yang
paling terakhir diputuskan ketika kabel tanpa disengaja tertarik
keluar dari lubang kabel.
Bila pompa dihidupkan lewat sakelar hidup/mati eksternal, pompa
akan langsung hidup.
5.2.9 Sambungan
Catatan
Jika tidak ada sakelar hidup/mati yang tersambung,
sambungkan terminal 2 dan 3 dengan menggunakan
kabel pendek.
Sebagai pencegahan, kabel-kabel yang akan disambungkan ke
grup sambungan berikut harus terpisah satu sama lain dengan
isolasi ganda sepanjang kabel:
N
PE
L
Grup 1: Input
•
menghidupkan/mematikan, terminal 2 dan 3
•
input digital, terminal 1 dan 9
•
input setpoint, terminal 4, 5 dan 6
•
input sensor, terminal 7 dan 8
•
GENIbus, terminal B, Y dan A
Semua input (grup 1) secara internal dipisahkan dari komponen
konduktor listrik oleh isolasi ganda dan dipisahkan dari sirkuit lain
oleh galvanis.
Semua terminal kontrol dilengkapi pelindung tegangan ekstra
rendah (PELV), sehingga memastikan perlindungan terhadap
sengatan listrik.
TM02 0827 2107
Bahasa Indonesia (ID)
Pompa tidak memerlukan pelindung motor eksternal. Motor
dilengkapi pelindung panas dari kelebihan beban dan sumbatan
(IEC 34-11, TP 211).
Gbr. 3 Sambungan listrik
Konektor kabel
Konektor kabel sesuai dengan standar EN 50626.
•
2 x konektor kabel M16, diameter kabel ∅4-∅10
•
1 x konektor kabel M20, diameter kabel ∅10-∅14
•
1 knock out untuk konektor kabel M16.
Peringatan
Jika rusak, kabel pemasok listrik harus diganti oleh
teknisi ahli.
Jenis kisi
Pompa-E satu-fase dapat disambungkan ke semua jenis kisi.
Peringatan
Jangan sambungkan pompa-E satu fase ke pasokan
listrik dengan tegangan antara fase dan arde lebih
dari 250 V.
4
Grup 2: Output (sinyal relai, terminal NC, C, NO)
Output (grup 2) dipisahkan dari sirkuit lain oleh galvanis. Oleh
karena itu, tegangan pasokan atau perlindungan tegangan ekstra
rendah bila perlu dapat disambungkan ke output.
Grup 3: Pasokan listrik (terminal N, PE, L)
Grup 4: Kabel komunikasi (soket jantan 8-pin) - TPED saja
Kabel komunikasi disambungkan ke soket dalam grup 4. Kabel ini
memastikan komunikasi antara dua pompa, baik satu maupun
dua sensor tekanan yang disambungkan. Lihat bagian 5.7 Kabel
komunikasi untuk pompa TPED.
Sakelar pemilih dalam grup 4 memungkinkan pergantian antara
mode operasi "operasi bergantian" dan "operasi siaga". Lihat
keterangan di bagian 6.2.1 Mode operasi tambahan - pompa
TPED.
N PE L
NC C NO
1 9 8 7
B Y A
6:
5:
4:
3:
2:
RUN
0/4-20 mA
0-10 V
10K
6 5 4 3 2
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
Gbr. 4 Terminal koneksi TPE Seri 2000
0/1
B Y A
1 9 8 7
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
STOP
6:
5:
4:
3:
2:
RUN
0/4-20 mA
0-10 V
10K
6 5 4 3 2
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
Grup 1
STOP
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
1:
9:
8:
7:
4-20 mA
N PE L
TM02 6009 0703
0/1
0-10 V
0/4-20 mA
TM02 0795 0904
4-20 mA
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
Grup 1
1:
9:
8:
7:
0-10 V
0/4-20 mA
Bahasa Indonesia (ID)
Grup 3
Grup 2
Grup 4
Grup 3
Grup 2
NC C NO
Gbr. 5 Terminal koneksi TPED Seri 2000
Pemisahan galvanis harus memenuhi persyaratan isolasi ganda
termasuk jarak rambat dan jarak yang ditentukan dalam standar
EN 60335.
5
5.3 Sambungan listrik - pompa tiga fase hingga 7,5 kW
Bahasa Indonesia (ID)
Peringatan
Pengguna atau pemasang bertanggung jawab untuk
pemasangan arde dan perlindungan yang benar,
sesuai dengan standar setempat. Semua
pengoperasian harus dilakukan oleh teknisi ahli.
Peringatan
Jangan pernah membuat sambungan apa pun ke
dalam kotak terminal pompa kecuali pasokan listrik
telah dimatikan minimal selama 5 menit.
5.3.5 Perlindungan motor
Pompa tidak memerlukan pelindung motor eksternal. Motor
dilengkapi pelindung panas dari kelebihan beban dan sumbatan
(IEC 34-11, TP 211).
5.3.6 Perlindungan terhadap transien tegangan listrik
Pompa ini terlindungi dari transien tegangan listrik oleh varistor
terpasang di antara fase dengan fase dan di antara dan fase dan
arde.
5.3.7 Tegangan pasokan dan listrik
3 x 380-480 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz, PE.
Perhatikan misalnya relai sinyal mungkin terhubung
ke pasokan eksternal yang masih terhubung ketika
pasokan listrik terputus.
Tegangan pasokan dan frekuensi tertera pada pelat label pompa.
Pastikan pompa sesuai untuk pasokan listrik di lokasi
pemasangan.
Kabel-kabel di dalam kotak terminal harus dibuat sependek
mungkin. Satu pengecualian adalah untuk konduktor arde
pelindung yang harus sangat panjang sehingga menjadi yang
paling terakhir diputuskan ketika kabel tanpa disengaja tertarik
keluar dari lubang kabel.
Peringatan di atas ditunjukkan pada kotak terminal
motor dengan label kuning ini.
5.3.1 Persiapan
L1
L1
Sebelum menyambungkan pompa-E ke listrik, pertimbangkan
masalah yang diilustrasikan dalam gambar di bawah ini.
L1
L3
L3
L1
ELCB
L2
L3
L3
PE
TM00 9270 4696
L2
L2
L2
Gbr. 6 Pompa yang tersambung ke listrik dengan sakelar,
sekring cadangan, perlindungan tambahan dan arde
pelindung
TM03 8600 2007
5.3.2 Perlindungan terhadap kejutan listrik - kontak tidak
langsung
Peringatan
Pompa ini harus dihubungkan ke arde sesuai
peraturan pemerintah setempat.
Oleh karena kebocoran arus motor 4 - 7,5 kW lebih
besar dari 3,5 mA, lakukan tindakan pencegahan
ekstra ketika menyambungkan motor ini ke arde.
Standar EN 50178 dan BS 7671 menetapkan tindakan
pencegahan berikut bila kebocoran arus lebih besar dari 3,5 mA:
Gbr. 7 Sambungan listrik
Konektor kabel
Konektor kabel sesuai dengan standar EN 50626.
•
Pompa harus stabil dan dipasang secara permanen.
•
2 x konektor kabel M16, diameter kabel ∅4-∅10
•
Pompa harus tersambung ke pasokan daya secara permanen.
•
1 x konektor kabel M20, diameter kabel ∅9-∅17
•
Penyambungan ke arde harus dilakukan sebagai duplikat
konduktor.
•
2 x lubang kabel knock-out M16.
Peringatan
Konduktor arde pelindung harus menggunakan warna pengenal
kuning/hijau (PE) atau warna kuning/hijau/biru (PEN).
Jika rusak, kabel pemasok listrik harus diganti oleh
teknisi ahli.
5.3.3 Sekring cadangan
Untuk ukuran sekring yang direkomendasikan, lihat bagian
20.1 Tegangan arus listrik.
5.3.4 Perlindungan tambahan
Jika pompa terhubung ke instalasi listrik di mana ELCB (earth
leakage circuit breaker) digunakan sebagai pelindung tambahan,
pemutus sirkuit harus dari jenis yang memiliki simbol-simbol
berikut:
ELCB
Pemutus sirkuit ini bertipe B.
Total kebocoran arus dari semua peralatan listrik pada instalasi
harus dipertimbangkan.
Kebocoran arus pada motor yang beroperasi normal dapat dilihat
di bagian 21.3 Kebocoran arus.
Ketika dimulai dan pada sistem pasokan asimetris, kebocoran
arus dapat lebih tinggi dari normal dan dapat menyebabkan
ELCB putus.
6
Jenis kisi
Pompa-E tiga-fase dapat disambungkan ke semua jenis kisi.
Peringatan
Jangan sambungkan pompa-E tiga fase ke pasokan
listrik dengan tegangan antara fase dan arde lebih
dari 440 V.
NC C NO
Bahasa Indonesia (ID)
Frekuensi hidup dan matinya pompa lewat tegangan
listrik tidak boleh lebih dari 4 kali per jam.
Bila dihidupkan lewat sumber listrik, pompa akan hidup setelah
sekitar 5 detik.
Grup 3
Hati-hati
Grup 2
5.3.8 Menghidupkan/mematikan pompa
L1 L2 L3
Jika ingin menaikkan frekuensi hidup dan matinya pompa,
gunakan input hidup/mati eksternal ketika menghidupkan/
mematikan pompa.
Bila pompa dihidupkan lewat sakelar hidup/mati eksternal. pompa
akan langsung hidup.
Hidup kembali otomatis
Namun, hidup kembali otomatis hanya berlaku untuk jenis
masalah yang ditetapkan untuk hidup kembali otomatis. Masalah
ini biasanya salah satu dari masalah-masalah berikut ini:
•
kelebihan beban sementara
•
masalah dalam pasokan listrik.
1:
9:
8:
7:
0-10 V
0/4-20 mA
4-20 mA
Catatan
1 9 8 7
Jika tidak ada sakelar hidup/mati eksternal yang
tersambung, sambungkan terminal 2 dan 3 dengan
menggunakan kabel pendek.
Sebagai pencegahan, kabel-kabel yang akan disambungkan ke
grup sambungan berikut harus terpisah satu sama lain dengan
isolasi ganda sepanjang kabel:
Grup 1: Input
•
menghidupkan/mematikan, terminal 2 dan 3
•
input digital, terminal 1 dan 9
•
input setpoint, terminal 4, 5 dan 6
•
input sensor, terminal 7 dan 8
•
GENIbus, terminal B, Y dan A
B Y A
STOP
6:
5:
4:
3:
2:
RUN
0/4-20 mA
0-10 V
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
10K
6 5 4 3 2
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
Grup 1
1/0
5.3.9 Sambungan
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
TM02 8414 5103
Catatan
Jika pompa diatur untuk hidup kembali otomatis
dihentikan karena ada masalah, pompa akan hidup
kembali secara otomatis setelah masalah
menghilang.
Gbr. 8 Terminal koneksi TPE Seri 2000
Semua input (grup 1) secara internal dipisahkan dari komponen
konduktor listrik oleh isolasi ganda dan dipisahkan dari sirkuit lain
oleh galvanis.
Semua terminal kontrol dilengkapi pelindung tegangan ekstra
rendah (PELV), sehingga memastikan perlindungan terhadap
sengatan listrik.
Grup 2: Output (sinyal relai, terminal NC, C, NO)
Output (grup 2) dipisahkan dari sirkuit lain oleh galvanis. Oleh
karena itu, tegangan pasokan atau perlindungan tegangan ekstra
rendah bila perlu dapat disambungkan ke output.
Grup 3: Pasokan listrik (terminal N, PE, L)
Grup 4: Kabel komunikasi (soket jantan 8-pin) - TPED saja
Kabel komunikasi disambungkan ke soket dalam grup 4. Kabel ini
memastikan komunikasi antara dua pompa, baik satu maupun
dua sensor tekanan yang disambungkan. Lihat bagian 5.7 Kabel
komunikasi untuk pompa TPED.
Sakelar pemilih dalam grup 4 memungkinkan pergantian antara
mode operasi "operasi bergantian" dan "operasi siaga". Lihat
keterangan di bagian 6.2.1 Mode operasi tambahan - pompa
TPED.
7
Grup 3
Grup 2
Bahasa Indonesia (ID)
Grup 4
5.4 Sambungan listrik - pompa tiga fase, 11-22 kW
NC C NO
Peringatan
Pengguna atau pemasang bertanggung jawab untuk
pemasangan arde dan perlindungan yang benar,
sesuai dengan standar setempat. Semua
pengoperasian harus dilakukan oleh teknisi ahli.
L1 L2 L3
Peringatan
Jangan pernah membuat sambungan apa pun ke
dalam kotak terminal pompa kecuali pasokan listrik
telah dimatikan minimal selama 5 menit.
Perhatikan misalnya relai sinyal mungkin terhubung
ke pasokan eksternal yang masih terhubung ketika
pasokan listrik terputus.
Peringatan
Suhu permukaan kotak terminal bisa di atas 70 °C
pada saat pompa beroperasi.
1:
9:
8:
7:
4-20 mA
0/1
1 9 8 7
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
STOP
6:
5:
4:
3:
2:
RUN
0/4-20 mA
0-10 V
10K
6 5 4 3 2
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
5.4.1 Persiapan
Sebelum menyambungkan pompa-E ke listrik, pertimbangkan
masalah yang diilustrasikan dalam gambar di bawah ini.
Grup 1
B YA
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
L1
L2
L1
ELCB
L3
L2
L3
PE
Gbr. 9 Terminal koneksi - TPED Seri 2000
Pemisahan galvanis harus memenuhi persyaratan isolasi ganda
termasuk jarak rambat dan jarak yang ditentukan dalam standar
EN 60335.
TM00 9270 4696
0/4-20 mA
TM03 0125 4104
0-10 V
Gbr. 10 Pompa yang tersambung ke listrik dengan sakelar,
sekring cadangan, perlindungan tambahan dan arde
pelindung
5.4.2 Perlindungan terhadap kejutan listrik - kontak tidak
langsung
Peringatan
Pompa ini harus dihubungkan ke arde sesuai
peraturan pemerintah setempat.
Oleh karena kebocoran arus motor 11-22 kW lebih
besar dari 10 mA, lakukan tindakan pencegahan
ekstra ketika melakukan pembumian motor.
EN 61800-5-1 menetapkan bahwa pompa harus stabil dan
dipasang secara permanen bila kebocoran arus lebih besar dari
10 mA.
Salah satu persyaratan berikut harus dipenuhi:
Satu konduktor arde pelindung yang memiliki luas area
penampang min. 10 mm2.
TM04 3021 3508
•
Gbr. 11 Penyambungan satu konduktur arde pelindung yang
menggunakan salah satu konduktor dari kabel listrik 4inti (dengan luas area penampang minimal 10 mm2)
8
Dua konduktor arde pelindung dari luas area penampang yang
sama dengan kondukstor listrik, dengan satu konduktor yang
terhubung ke terminal arde tambahan dalam kotak terminal.
5.4.7 Tegangan pasokan dan listrik
3 x 380-480 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz, PE.
Tegangan pasokan dan frekuensi tertera pada pelat label pompa.
Pastikan motor sesuai untuk pasokan listrik di lokasi
pemasangan.
TM03 8606 2007
Kabel-kabel di dalam kotak terminal harus dibuat sependek
mungkin. Satu pengecualian adalah untuk konduktor arde
pelindung yang harus sangat panjang sehingga menjadi yang
paling terakhir diputuskan ketika kabel tanpa disengaja tertarik
keluar dari lubang kabel.
Torsi, terminal L1-L3:
Torsi min: 2,2 Nm
Torsi maks: 2,8 Nm
TM03 8605 2007 - TM04 3048 3508
Gbr. 12 Koneksi dua konduktor arde pelindung menggunakan
dua konduktor kabel listrik 5-inti
Konduktor arde pelindung harus menggunakan warna pengenal
kuning/hijau (PE) atau warna kuning/hijau/biru (PEN).
5.4.3 Sekring cadangan
Untuk ukuran sekring yang direkomendasikan, lihat bagian
20.1 Tegangan arus listrik.
5.4.4 Perlindungan tambahan
Jika pompa terhubung ke instalasi listrik di mana ELCB (earth
leakage circuit breaker) digunakan sebagai pelindung tambahan,
pemutus sirkuit harus dari jenis yang memiliki simbol-simbol
berikut:
Gbr. 13 Sambungan listrik
Konektor kabel
ELCB
Konektor kabel sesuai dengan standar EN 50626.
•
Pemutus sirkuit ini bertipe B.
Total kebocoran arus dari semua peralatan listrik pada instalasi
harus dipertimbangkan.
Kebocoran arus pada motor yang beroperasi normal dapat dilihat
di bagian 22.3 Kebocoran arus.
1 x konektor kabel M40, diameter kabel ∅16-∅28
•
1 x konektor kabel M20, diameter kabel ∅9-∅17
•
2 x konektor kabel M16, diameter kabel ∅4-∅10
•
2 x lubang kabel knock-out M16.
Peringatan
Ketika dimulai dan pada sistem pasokan asimetris, kebocoran
arus dapat lebih tinggi dari normal dan dapat menyebabkan
ELCB putus.
Jika rusak, kabel pemasok listrik harus diganti oleh
teknisi ahli.
5.4.5 Perlindungan motor
Jenis kisi
Pompa tidak memerlukan pelindung motor eksternal. Motor
dilengkapi pelindung panas dari kelebihan beban dan sumbatan
(IEC 34-11, TP 211).
Pompa-E tiga-fase dapat disambungkan ke semua jenis kisi.
Peringatan
Jangan sambungkan pompa-E tiga fase ke pasokan
listrik dengan tegangan antara fase dan arde lebih
dari 440 V.
5.4.6 Perlindungan terhadap transien tegangan listrik
Pompa ini terlindungi dari transien tegangan listrik sesuai dengan
standar EN 61800-3 dan mampu menahan kejutan VDE 0160.
Pompa ini memiliki varistor yang dapat diganti dan merupakan
bagian dari perlindungan transien.
Lama kelamaan varistor ini akan menjadi usang dan perlu
diganti. Ketika tiba saatnya untuk diganti, R100 dan PC Tool
produk-E akan menampilkan ini sebagai peringatan. Lihat bagian
19. Pemeliharaan dan servis.
5.4.8 Menghidupkan/mematikan pompa
Hati-hati
Frekuensi hidup dan matinya pompa lewat tegangan
listrik tidak boleh lebih dari 4 kali per jam.
Bila dihidupkan lewat sumber listrik, pompa akan hidup setelah
sekitar 5 detik.
Jika ingin menaikkan frekuensi hidup dan matinya pompa,
gunakan input hidup/mati eksternal ketika menghidupkan/
mematikan pompa.
Bila pompa dihidupkan lewat sakelar hidup/mati eksternal. pompa
akan langsung hidup.
9
Bahasa Indonesia (ID)
•
5.4.9 Sambungan
Grup 4
Grup 3
Jika tidak ada sakelar hidup/mati yang tersambung,
sambungkan terminal 2 dan 3 dengan menggunakan
kabel pendek.
Sebagai pencegahan, kabel-kabel yang akan disambungkan ke
grup sambungan berikut harus terpisah satu sama lain dengan
isolasi ganda sepanjang kabel:
Grup 1: Input
•
menghidupkan/mematikan, terminal 2 dan 3
•
input digital, terminal 1 dan 9
•
input setpoint, terminal 4, 5 dan 6
•
input sensor, terminal 7 dan 8
•
GENIbus, terminal B, Y dan A
Semua input (grup 1) secara internal dipisahkan dari komponen
konduktor listrik oleh isolasi ganda dan dipisahkan dari sirkuit lain
oleh galvanis.
Semua terminal kontrol dilengkapi pelindung tegangan ekstra
rendah (PELV), sehingga memastikan perlindungan terhadap
sengatan listrik.
Grup 2: Output (sinyal relai, terminal NC, C, NO)
Grup 3: Pasokan listrik (terminal L1, L2, L3)
Grup 4: Kabel komunikasi (soket jantan 8-pin) - TPED saja
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
6:
5:
4:
3:
2:
Grup 3
Grup 2
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
Grup 1
Kabel komunikasi disambungkan ke soket dalam grup 4. Kabel ini
memastikan komunikasi antara dua pompa, baik satu maupun
dua sensor tekanan yang disambungkan. Lihat bagian 5.7 Kabel
komunikasi untuk pompa TPED.
Sakelar pemilih dalam grup 4 memungkinkan pergantian antara
mode operasi "operasi bergantian" dan "operasi siaga". Lihat
keterangan di bagian 6.2.1 Mode operasi tambahan - pompa
TPED.
1:
9:
8:
7:
TM03 9134 3407
Output (grup 2) dipisahkan dari sirkuit lain oleh galvanis. Oleh
karena itu, tegangan pasokan atau perlindungan tegangan ekstra
rendah bila perlu dapat disambungkan ke output.
Gbr. 15 Terminal koneksi TPED Seri 2000
Pemisahan galvanis harus memenuhi persyaratan isolasi ganda
termasuk jarak rambat dan jarak yang ditentukan dalam standar
EN 61800-5-1.
1:
9:
8:
7:
Input digital
GND (rangka)
+24 V
Input sensor
6:
5:
4:
3:
2:
GND (rangka)
+10 V
Input setpoint
GND (rangka)
Menghidupkan/
mematikan
Gbr. 14 Terminal koneksi TPE Seri 2000
10
Grup 1
B: RS-485B
Y: Screen
A: RS-485A
TM03 8608 2007
Bahasa Indonesia (ID)
Catatan
Grup 2
Gunakan kabel screened dengan luas area penampang
konduktor minimal 0,5 mm2 dan maksimal 1,5 mm2 untuk
sakelar hidup/mati eksternal, input digital, setpoint dan sinyal
sensor.
Kabel komunikasi disambungkan antara dua kotak terminal.
Screen kabel disambungkan ke bingkai pada kedua tepinya
dengan penyambungan bingkai yang baik.
•
Sambungkan screen kabel ke bingkai pada kedua tepinya
dengan penyambungan bingkai yang baik. Screen kabel harus
sedekat mungkin dengan terminal. Lihat gbr 16.
Gbr. 19 Kabel komunikasi
Kabel komunikasi memiliki akhir satu ujung induk dan satu ujung
anak seperti yang ditunjukkan pada gbr 20.
Gbr. 16 Kabel strip dengan screen dan sambungan kabel
Kencangkan selalu sekrup untuk sambungan bingkai, baik
ketika kabel dipasang maupun tidak.
•
Kabel-kabel di dalam kotak terminal harus dibuat sependek
mungkin.
Ujung induk
Ujung anak
Jumper
5.6 Kabel sambungan bus
5.6.1 Pemasangan baru
Label putih
Untuk koneksi bus, gunakan kabel screened 3-inti dengan luas
area penampang konduktor minimal 0,2 mm2 dan maksimal 1,5
mm2.
TM04 5497 3309
•
Gbr. 20 Ujung induk dan ujung anak
•
Jika pompa disambungkan ke unit dengan penjepit kabel yang
sama dengan penjepit pada pompa, sambungkan screen ke
penjepit kabel ini.
•
Jika unit tidak memiliki penjepit kabel seperti yang ditunjukkan
pada gbr 17, biarkan screen tidak disambungkan di bagian ini.
Pada pompa dengan sensor yang terpasang dari pabrik, ujung
induk dan sensornya terhubung ke satu kotak terminal.
Bila pasokan listrik ke kedua pompa tersebut dimatikan selama
40 detik kemudian dinyalakan kembali, pompa yang terhubung ke
ujung induk menjadi yang pertama kali dihidupkan.
5.7.1 Penyambungan dua sensor
Pompa
Sinyal sensor disalin ke pompa lain melalui kabel merah pada
kabel komunikasi.
2
3
B
A
Y
B
Gbr. 17 Koneksi dengan kabel screened 3-inti
Jika, dipilih, dua sensor terhubung (satu sensor ke masingmasing kotak terminal), potong kabel merah. Lihat gbr 21.
Ujung induk
5.6.2 Mengganti pompa yang ada
•
Ujung anak
Jumper
Jika digunakan kabel screened 2-inti pada instalasi yang ada,
sambungkan kabel seperti dalam gbr 18.
Pompa
Label putih
TM04 5495 3309
Y
1
1
2
3
TM02 8841 0904
A
Gbr. 21 Penghapusan sinyal sensor yang disalin
Y
1
2
B
A
1
2
Y
B
TM02 8842 0904
A
Gbr. 18 Koneksi dengan kabel screened 2-inti
•
Jika digunakan kabel sreened 3-inti pada instalasi yang ada,
ikuti petunjuk di bagian 5.6.1 Pemasangan baru.
11
Bahasa Indonesia (ID)
•
TM02 5991 4702
5.7 Kabel komunikasi untuk pompa TPED
TM02 1325 0901
5.5 Kabel sinyal
6.2.1 Mode operasi tambahan - pompa TPED
Jika tidak ingin menggunakan operasi bergantian dan operasi
siaga, tetapi yang diinginkan salinan sinyal sensor (satu sinyal
sensor untuk dua pompa), potong kabel hijau. Lihat gbr 22.
Pompa TPED menawarkan mode-mode operasi tambahan
berikut:
Ujung induk
•
Operasi bergantian
Pompa beroperasi bergantian setiap 24 jam. Jika pompa yang
sedang bekerja mati karena ada masalah, pompa lain akan
hidup.
•
Operasi siaga
Satu pompa beroperasi terus menerus. Untuk mencegah
terhambat, pompa lainnya dihidupkan 10 detik setiap 24 jam.
Jika pompa yang sedang bekerja mati karena ada masalah,
pompa lain akan hidup.
Jumper
Label putih
TM04 5496 3309
Ujung anak
Gbr. 22 Penghapusan operasi bergantian dan operasi siaga
Pilih mode operasi dengan menggunakan sakelar pemilih pada
kotak terminal. Lihat gambar 5, 9 dan 15.
Sakelar pemilih memungkinkan pergantian antara mode operasi
"operasi bergantian" (posisi kiri) dan "operasi siaga" (posisi
kanan).
Sakelar-sakelar dalam kedua kotak terminal pompa head-ganda
harus diatur ke posisi yang sama. Jika posisi sakelar tidak sama,
pompa akan berada dalam operasi siaga.
5.7.3 Penghapusan fungsi TPED
Jika tidak ingin menggunakan operasi bergantian dan operasi
siaga maupun salinan sinyal sensor, lepas semua kabel
komunikasi.
Pompa head-ganda dapat diatur dan dioperasikan dengan cara
yang sama seperti pompa satu-head. Pompa yang sedang aktif
akan menggunakan pengaturan setpoint, apakah itu dibuat
dengan menggunakan panel kontrol, melalui R100 atau melalui
bus.
6. Mode
Pompa-E Grundfos diatur dan dikontrol sesuai dengan mode
operasi dan kontrol.
Catatan
6.1 Ringkasan mode
Mode operasi
Mode kontrol
Normal
Mati
Min.
Tak dikontrol
Maks.
Setpoint dan mode kontrol kedua pompa harus diatur
sama. Pengaturan yang berbeda akan menghasilkan
operasi yang berbeda ketika ada perubahan di
antara kedua pompa.
Jika pasokan listrik ke pompa terputus, pengaturan pompa akan
disimpan.
Remote control R100 menawarkan kemampuan tambahan dalam
pengaturan dan tampilan status. Lihat bagian 9. Pengaturan
dengan menggunakan R100.
Dikontrol
6.3 Mode kontrol
Pompa dapat diatur ke dua mode kontrol utama, yaitu
Kurva
konstan
Tekanan
konstan
Tekanan
proporsional
•
tekanan proporsional
•
tekanan konstan.
Selanjutnya, pompa dapat diatur ke kurva konstan.
Bila mode operasi diatur ke Normal, mode kontrol dapat diatur ke
dikontrol atau tak dikontrol. Lihat bagian 6.3 Mode kontrol.
Mode operasi lain yang bisa dipilih adalah Berhenti, Min. atau
Maks.
•
Mati:Pompa telah dimatikan.
•
Min.:Pompa beroperasi pada kecepatan minimum.
•
Maks.:Pompa beroperasi pada kecepatan maksimum.
H
H
Hset
H
Hset
Hset
Gambar 23 adalah ilustrasi skema kurva min. dan maks.
2
H
Q
Tekanan
proporsional
Maks.
Min.
Q
Gbr. 23 Kurva min. dan maks.
Kurva maks. dapat misalnya digunakan terkait dengan prosedur
pengeluaran udara pada saat pemasangan.
Kurva min. dapat digunakan dalam periode di mana aliran
minimum diperlukan.
Jika pasokan listrik ke pompa terputus, pengaturan mode akan
disimpan.
Remote control R100 menawarkan kemampuan tambahan dalam
pengaturan dan tampilan status. Lihat bagian 9. Pengaturan
dengan menggunakan R100.
12
Operasi tak
terkontrol
Operasi terkontrol
Q
Tekanan
konstan
Q
Kurva konstan
TM00 7630 3604
6.2 Mode operasi
TM00 5547 0995
Bahasa Indonesia (ID)
5.7.2 Penghapusan operasi bergantian dan operasi siaga
Gbr. 24 Operasi terkontrol dan tak terkontrol
Kontrol tekanan-proporsional
Head dikurangi saat kebutuhan air menurun dan ditambah ketika
kebutuhan air naik. Lihat gbr 24.
Kontrol tekanan-konstan
Pompa akan menjaga tekanan tetap konstan, sebesar apapun air
yang dibutuhkan. Lihat gbr 24.
Mode kurva konstan
Pompa tidak dikontrol. Kurva bisa diatur dalam rentang dari kurva
min. sampai kurva maks. Lihat gbr 24.
Dari pabrik, pompa telah diatur ke tekanan proporsional. Lihat
bagian 6.4 Pengaturan pabrik. Biasanya, ini adalah mode kontrol
optimal, dan sekaligus paling hemat konsumsi energinya.
Tipe sistem
Tekanan yang relatif besar
hilang dalam boiler, chiller
atau pipa dan sirkuit
penukar panas.
Keterangan sistem
1. Sistem
pemanas dua
pipa dengan
katup
termostatis
Bahasa Indonesia (ID)
6.3.1 Panduan memilih mode kontrol berdasarkan tipe sistem
Pilih mode kontrol ini
• dengan head berukuran lebih dari 4 meter
• pipa distribusi sangat panjang
• katup penyeimbang pipa ditutup dengan kuat
• regulator tekanan diferensial
Tekanan proporsional
• tekanan besar hilang pada bagian-bagian dalam sistem
yang dialiri oleh jumlah total air (misalnya boiler, chiller
penukar panas dan pipa hingga cabang pertama).
2. Pompa sirkuit utama dalam sistem dengan tekanan besar hilang dalam
sirkuit utama.
Tekanan yang relatif kecil
hilang dalam boiler, chiller
atau pipa dan sirkuit
penukar panas.
1. Sistem
pemanas atau
pendingin dua
pipa dengan
katup
termostatis
• dengan head berukuran kurang dari 2 meter
• diukur untuk sirkulasi alami
• dengan head kecil hilang pada bagian-bagian dalam
sistem yang dialiri oleh jumlah total air (misalnya boiler,
chiller penukar panas dan pipa hingga cabang pertama).
• diubah ke suhu diferensial tinggi antara pipa aliran dan
pipa balikan (misalnya sistem pemanas kawasan).
Tekanan konstan
2. Sistem pemanas lantai dua pipa dengan katup termostatis.
3. Sistem pemanas atau pendingin satu pipa dengan katup termostatis atau
katup penyeimbang pipa.
4. Pompa sirkuit utama dalam sistem dengan tekanan kecil hilang dalam
sirkuit utama.
6.4 Pengaturan pabrik
Pompa TPED
Pompa TPE
Pompa ini telah disetel oleh pabrik untuk menggunakan tekanan
proporsional dan mode operasi tambahan "operasi bergantian".
Dari pabrik, pompa telah diatur ke tekanan proporsional.
Head ini berkaitan dengan 50 % head maksimum. Lihat lembar
data untuk pompa ini.
Banyak sistem beroperasi cukup memuaskan dengan pengaturan
dari pabrik, tetapi kebanyakan sistem bisa dioptimalkan dengan
mengubah pengaturan ini.
Di bagian 9.1 Menu OPERASI dan 9.3 Menu PEMASANGAN,
pengaturan dari pabrik ditandai dengan huruf tebal di bawah
setiap layar.
Head ini berkaitan dengan 50 % head maksimum. Lihat lembar
data untuk pompa ini.
Banyak sistem beroperasi cukup memuaskan dengan pengaturan
dari pabrik, tetapi kebanyakan sistem bisa dioptimalkan dengan
mengubah pengaturan ini.
Di bagian 9.1 Menu OPERASI dan 9.3 Menu PEMASANGAN,
pengaturan dari pabrik ditandai dengan huruf tebal di bawah
setiap layar.
13
Tekanan konstan
Peringatan
Pada saat temperaturnya tinggi, pompa bisa menjadi
sangat panas sehingga hanya tombolnya saja yang
boleh disentuh agar tidak terbakar.
Gambar 27 menunjukkan bahwa bidang lampu 5 dan 6 diaktifkan,
menunjukkan head yang diinginkan 3,4 meter. Rentang
pengaturan ini antara 1/8 (12,5 %) dari head maksimum dan head
maksimum.
Panel kontrol pompa, lihat gbr 25, dilengkapi tombol dan lampu
indikator berikut:
Tombol,
•
Bidang lampu, kuning, untuk menandakan setpoint (tekanan
yang dikehendaki).
dan
, untuk mengatur setpoint.
•
Lampu indikator, hijau (beroperasi) dan merah (masalah).
3
TM03 5845 4006
•
1
TM00 7600 0304
Gbr. 27 Pompa dalam mode kontrol tekanan-konstan
2
Gbr. 25 Panel kontrol, pompa satu-fase
Tekan terus
untuk mengubah ke kurva pompa maks. (bidang
lampu atas berkedip). Lihat gbr 28.
Untuk mengubah kembali, tekan terus
dikehendaki terlihat.
sampai head yang
1
Tombol-tombol untuk pengaturan.
2
Lampu indikator untuk indikasi beroperasi atau
masalah.
3
Bidang lampu untuk menandakan head dan kinerja.
TM00 7345 1196
Keterangan
Q
Gbr. 28 Kurva operasi maks.
Pemilihan mode kontrol
Keterangan fungsi, lihat bagian 6.3 Mode kontrol.
7.3 Pengaturan ke kurva operasi min.
Ubah mode kontrol dengan secara bersamaan menekan dua
tombol pengaturan selama 5 detik. Mode kontrol akan berubah
dari tekanan konstan
, ke tekanan proporsional
atau
sebaliknya.
Tekan terus
untuk mengubah ke kurva pompa min. (bidang
lampu bawah berkedip). Lihat gbr 29.
TM03 9133 3407
Untuk mengubah kembali, tekan terus
dikehendaki terlihat.
sampai head yang
H
TM00 7346 1196
Pos.
7.2 Pengaturan ke kurva operasi maks.
H
7.1 Pengaturan head
Atur setpoint yang dikehendaki dengan menekan tombol
.
atau
Bidang lampu pada panel kontrol akan menunjukkan head yang
telah diatur (setpoint). Lihat contoh berikut ini.
Q
Gbr. 29 Kurva operasi min.
Tekanan proporsional
7.4 Menghidupkan/mematikan pompa
Gambar 26 menunjukkan bahwa bidang lampu 5 dan 6 diaktifkan,
menunjukkan head yang diinginkan 3,4 m pada aliran maksimum.
Rentang pengaturan ini antara 25 % sampai 90 % dari head
maksimum.
Hidupkan pompa dengan menekan terus
dikehendaki.terlihat.
TM03 5846 4006
Bahasa Indonesia (ID)
7. Pengaturan dengan menggunakan panel
kontrol, pompa satu-fase
Gbr. 26 Pompa dalam mode kontrol tekanan proporsional
14
sampai head yang
Matikan pompa dengan menekan terus
sampai tidak ada
bidang lampu yang diaktifkan dan lampu indikator hijau berkedip.
8. Pengaturan dengan menggunakan panel
kontrol, pompa tiga-fase
Atur setpoint yang dikehendaki dengan menekan tombol
.
Peringatan
Pada saat temperaturnya tinggi, pompa bisa menjadi
sangat panas sehingga hanya tombolnya saja yang
boleh disentuh agar tidak terbakar.
Panel kontrol pompa dilengkapi tombol dan lampu indikator
berikut:
Tombol,
•
Bidang lampu, kuning, untuk menandakan setpoint (tekanan
yang dikehendaki).
dan
, untuk mengatur setpoint.
•
Lampu indikator, hijau (beroperasi) dan merah (masalah).
5
Bidang lampu pada panel kontrol akan menunjukkan head yang
telah diatur (setpoint). Lihat contoh berikut ini.
Tekanan proporsional
Gambar 31 menunjukkan bahwa bidang lampu 5 dan 6 diaktifkan,
menunjukkan head yang diinginkan 3,4 meter pada aliran
maksimum. Rentang pengaturan ini antara 25 % sampai 90 %
dari head maksimum.
TM03 5846 4006
•
atau
1
Gbr. 31 Pompa dalam mode kontrol tekanan proporsional
2
4
3
TM03 0177 4304
Tekanan konstan
Gambar 32 menunjukkan bahwa bidang lampu 5 dan 6 diaktifkan,
menunjukkan head yang diinginkan 3,4 meter. Rentang
pengaturan ini antara 1/8 (12,5 %) dari head maksimum dan head
maksimum.
Gbr. 30 Panel kontrol, pompa tiga-fase
1 dan 2
Tombol-tombol untuk pengaturan.
3 dan 5
Bidang lampu untuk indikasi
• mode kontrol (pos. 3)
• head, kinerja dan mode operasi (pos. 5).
4
TM03 5845 4006
Keterangan
Lampu indikator untuk indikasi
• operasi dan masalah
• kontrol eksternal (EXT).
Gbr. 32 Pompa dalam mode kontrol tekanan-konstan
8.3 Pengaturan ke kurva operasi maks.
Tekan terus
untuk mengubah ke kurva pompa maks. (MAX
menyala). Lihat gbr 33.
8.1 Pengaturan mode kontrol
Keterangan fungsi, lihat bagian 6.3 Mode kontrol.
Ubah mode kontrol dengan menekan
siklus berikut:
Tekanan konstan,
•
tekanan proporsional,
.
sampai head yang
H
TM03 9061 3307
•
Untuk mengubah kembali, tekan terus
dikehendaki terlihat.
(pos. 2) berdasarkan
Q
TM03 0289 4704
Pos.
Gbr. 33 Kurva operasi maks.
15
Bahasa Indonesia (ID)
8.2 Pengaturan head
9. Pengaturan dengan menggunakan R100
Tekan terus
untuk mengubah ke kurva pompa min. (MIN
menyala). Lihat gbr 34.
Pompa ini dirancang untuk komunikasi nirkabel dengan remote
control R100 Grundfos.
Untuk mengubah kembali, tekan terus
dikehendaki terlihat.
sampai setpoint yang
H
Q
Gbr. 34 Kurva operasi min.
8.5 Menghidupkan/mematikan pompa
Hidupkan pompa dengan menekan terus
dikehendaki.terlihat.
Matikan pompa dengan menekan terus
dan lampu indikator hijau berkedip.
sampai head yang
sampai MATI menyala
TM03 0141 4104
TM03 0290 4704
Bahasa Indonesia (ID)
8.4 Pengaturan ke kurva operasi min.
Gbr. 35 R100 berkomunikasi dengan pompa melalui cahaya
inframerah
Selama komunikasi, R100 harus diarahkan pada panel kontrol.
Ketika R100 berkomunikasi dengan pompa, lampu indikator
merah akan berkedip cepat. Arahkan terus R100 pada panel
kontrol sampai dioda LED merah berhenti berkedip.
R100 menawarkan pengaturan dan tampilan status pompa.
Layar dibagi dalam empat menu paralel, gbr 36:
0. UMUM (lihat petunjuk operasi untuk R100)
1. OPERASI
2. STATUS
3. PEMASANGAN
Gambar di atas setiap layar dalam gbr. 36 mengacu ke bagian di
mana layar dijelaskan.
16
1. OPERASI
2. STATUS
3. PEMASANGAN
9.1.1
9.2.1
9.3.1
9.1.2
9.2.2
9.3.2
9.1.3
9.2.3
9.3.3
(1)
9.2.4
9.3.3 - 1
(2)
9.2.5
9.3.3 - 2
(2)
9.2.6
9.3.4
9.1.3
(3)
9.1.3
9.1.4
(3)
Bahasa Indonesia (ID)
0. UMUM
9.2.7
(2)
9.3.5
9.2.8
(2)
9.3.6
9.2.9
(3)
9.3.7
(3)
9.3.8
(3)
9.3.9
(3)
(1): Layar ini hanya muncul untuk pompa hingga 7,5 kW.
(2): Layar ini hanya muncul untuk pompa tiga fase, 11-22 kW.
(3): Layar ini hanya muncul untuk pompa tiga fase.
Gbr. 36 Uraian menu
17
Bahasa Indonesia (ID)
9.1 Menu OPERASI
9.1.3 Indikasi masalah
Inilah layar pertama dalam menu ini:
Pada pompa-E, masalah dapat menghasilkan dua jenis indikasi:
alarm atau peringatan.
9.1.1 Setpoint (tekanan yang dikehendaki)
Tetapkan setpoint.
Sebuah alarm kesalahan akan mengaktifkan indikasi alarm di
R100 dan menyebabkan pompa mengubah mode operasi,
biasanya mati. Namun, untuk beberapa masalah yang
menimbulkan alarm, pompa diatur untuk terus beroperasi
meskipun jika ada alarm.
Masalah peringatan akan mengaktifkan indikasi peringatan dalam
R100, tetapi pompa tidak akan mengubah pengoperasian atau
mode kontrol.
Setpoint aktual
Angka aktual
Atur setpoint yang dikehendaki dalam [m] pada layar ini.
Dalam mode kontrol tekanan proporsional, rentang
pengaturannya adalah dari 1/4 sampai 3/4 head maksimum.
Catatan
Indikasi "Peringatan" hanya berlaku untuk pompa
tiga-fase.
Alarm
Dalam mode kontrol tekanan konstan, rentang pengaturannya
adalah dari 1/8 head maksimum sampai head maksimum.
Dalam mode kontrol kurva konstan, setpoint diatur dalam %
kurva maksimum. Kurva bisa diatur dalam rentang dari kurva min.
sampai kurva maks.
Pilih salah satu mode operasi berikut:
•
Mati
•
Min. (kurva min.)
•
Maks. (kurva maks.).
Jika pompa disambungkan ke sinyal setpoint eksternal, angka di
layar ini akan menjadi angka maksimum sinyal setpoint eksternal.
Lihat bagian 13. Sinyal setpoint eksternal.
Setpoint dan sinyal eksternal
Setpoint tidak bisa diatur jika pompa dikontrol melalui sinyal
eksternal (Mati, Kurva min. atau Kurva maks). R100 akan
memberikan peringatan ini: Kontrol eksternal!
Periksa apakah pompa dimatikan melalui terminal 2-3 (rangkaian
terbuka) atau atur ke min. atau maks. melalui terminal 1-3 (sirkuit
tertutup).
Lihat bagian 11. Prioritas pengaturan.
Komunikasi bus dan setpoint
Setpoint juga tidak dapat diatur jika pompa dikontrol dari sistem
kontrol eksternal melalui komunikasi bus. R100 akan
memberikan peringatan ini: Kontrol bus!
Untuk mengatasi komunikasi bus, putuskan sambungan bus.
Jika ada alarm, penyebabnya akan muncul di layar ini.
Kemungkinan penyebab:
•
Tidak ada indikasi alarm
•
Temperatur motor terlalu tinggi
•
Tegangan rendah
•
Tegangan listrik tak simetris (11-22 kW)
•
Tegangan tinggi
•
Terlalu sering hidup dan mati (setelah masalah)
•
Kelebihan beban
•
Bebar terlalu ringan (11-22 kW)
•
Sinyal sensor di luar jangkauan sinyal
•
Sinyal setpoint di luar jangkauan sinyal
•
Masalah eksternal
•
Masalah lainnya.
Jika pompa telah diatur untuk hidup kembali secara manual,
indikasi alarm dapat diatur ulang pada layar ini jika penyebab
kesalahan telah menghilang.
Peringatan (hanya untuk pompa tiga-fase)
Lihat bagian 11. Prioritas pengaturan.
9.1.2 Mode operasi
Jika ada peringatan, penyebabnya akan muncul di layar ini.
Kemungkinan penyebab:
•
Pilih salah satu mode operasi berikut:
•
Normal (operasi)
•
Mati
•
Min.
•
Maks.
Mode operasi dapat dipilih tanpa mengubah pengaturan setpoint.
Tidak ada indikasi peringatan
•
Sinyal sensor di luar jangkauan sinyal
•
Beri kembali pelumas bantalan motor (hanya 11-22 kW). Lihat
bagian 19.2 Pelumasan bantalan motor.
•
Ganti bantalan motor, lihat bagian 19.3 Penggantian bantalan
motor.
•
Ganti varistor (hanya 11-22 kW). Lihat bagian
19.4 Penggantian varistor (hanya 11-22 kW).
Indikasi peringatan akan menghilang secara otomatis setelah
masalah diperbaiki.
18
9.2.2 Mode operasi
Untuk masalah jenis alarm dan peringatan, R100 dilengkapi
fungsi log.
Log alarm
Jika ada masalah alarm, lima indikasi alarm terakhir akan muncul
dalam log alarm. "Log alarm 1" menampilkan masalah terakhir,
"Log alarm 2" hanya menampilkan satu masalah terakhir, dan
seterusnya.
Tampilan ini menunjukkan mode operasi yang sebenarnya
(Normal (operasi), Mati, Min. atau Maks.). Selanjutnya, tampilan
akan menunjukkan di mana mode operasi ini dipilih (R100,
Pompa, Bus atau eksternal).
9.2.3 Angka aktual
Contoh di atas memberikan informasi ini:
•
indikasi alarm Tegangan rendah
•
kode masalah (73)
•
jumlah menit pompa telah tersambung ke pasokan listrik
setelah terjadi masalah, 8 menit.
Log peringatan (hanya pompa tiga-fase)
Tampilan ini menunjukkan angka aktual yang diukur oleh sensor
yang tersambung.
9.2.4 Kecepatan
Jika ada masalah peringatan, lima indikasi peringatan terakhir
akan muncul dalam log peringatan. "Log peringatan 1"
menampilkan masalah terakhir, "Log peringatan 2" hanya
menampilkan satu masalah terakhir.
Toleransi: ± 5 %
Kecepatan pompa aktual akan muncul di layar ini.
9.2.5 Input daya dan konsumsi daya
Contoh di atas memberikan informasi ini:
•
indikasi peringatan "Beri kembali pelumas bantalan motor"
•
kode masalah (240)
•
jumlah menit pompa telah tersambung ke pasokan listrik sejak
terjadi masalah, 30 menit.
9.2 Menu STATUS
Tampilan yang muncul di menu ini hanya menampilkan status.
Angkanya tidak dapat diubah atau diatur.
Angka yang ditampilkan adalah angka yang diterapkan ketika
komunikasi terakhir antara pompa dan R100 berlangsung. Jika
nilai status harus diperbarui, arahkan R100 ke panel kontrol lalu
tekan [OK].
Jika suatu parameter, misalnya kecepatan, perlu dipanggil terus
menerus, tekan terus [OK] selama periode ini di mana parameter
yang dipertanyakan harus dimonitor.
Toleransi: ± 10 %
Tampilan ini menunjukkan daya input pompa aktual dari pasokan
listrik. Daya ini ditampilkan dalam W atau kW.
Konsumsi daya pompa juga dapat dibaca dari tampilan ini. Nilai
konsumsi daya adalah nilai akumulasi yang dihitung sejak
pertama kali pompa dihidupkan dan tidak dapat diatur ulang.
9.2.6 Jam operasi
Toleransi dari nilai yang ditampilkan dinyatakan di bawah setiap
layar. Toleransi ini dinyatakan sebagai panduan dalam % nilai
maksimum parameter.
9.2.1 Setpoint aktual
Toleransi: ± 2 %
Nilai jam operasi adalah nilai akumulasi dan tidak dapat diatur
ulang.
Toleransi: ± 2 %
Tampilan ini menunjukkan setpoint aktual dan setpoint eksternal
dalam % kisaran dari nilai minimum untuk setpoint yang
ditetapkan. Lihat bagian 13. Sinyal setpoint eksternal.
19
Bahasa Indonesia (ID)
9.1.4 Log masalah
9.2.7 Status pelumasan bantalan motor (hanya 11-22 kW)
9.3 Menu PEMASANGAN
Bahasa Indonesia (ID)
9.3.1 Mode kontrol
Tampilan ini menunjukkan berapa kali bantalan motor telah diberi
pelumas kembali dan kapan harus mengganti bantalan motor.
Setelah bantalan motor diberi pelumas kembali, konfirmasikan
tindakan ini dalam menu PEMASANGAN. Lihat bagian
9.3.8 Mengkonfirmasi pelumasan kembali/penggantian bantalan
motor (hanya pompa tiga-fase). Setelah konfirmasi pelumasan
kembali, gambar di tampilan atas akan ditambah satu.
9.2.8 Waktu sampai pelumasan kembali bantalan motor
(hanya 11-22 kW)
Pilih salah satu mode kontrol berikut (lihat gbr 24):
•
Tekanan prop. (tekanan proporsional)
•
Tekanan konst. (tekanan konstan)
•
Kurva konst. (kurva konstan).
Bagaimana cara mengatur kinerja yang diinginkan, lihat bagian
9.1.1 Setpoint (tekanan yang dikehendaki).
Catatan
Jika pompa dihubungkan ke bus, mode kontrol tidak
dapat dipilih melalui R100. Lihat bagian 14. Sinyal
bus.
9.3.2 Setpoint eksternal
Tampilan ini menunjukkan kapan harus memberi kembali
pelumas bantalan motor. Pengontrol memonitor pola operasi
pompa dan menghitung periode antar pelumasan kembali
bantalan. Jika pola operasi berubah, waktu yang dihitung sampai
pelumasan kembali dapat berubah juga.
Nilai yang dapat ditampilkan adalah:
•
dalam 2 tahun
•
dalam 1 tahun
•
dalam 6 bulan
•
dalam 3 bulan
•
dalam 1 bulan
•
dalam 1 minggu
•
Sekarang!
9.2.9 Waktu sampai penggantian bantalan motor (hanya
pompa tiga-fase)
Setelah bantalan motor diberi pelumas kembali,, frekuensinya
akan disimpan dalam pengontrol, tampilan di bagian 9.2.8 Waktu
sampai pelumasan kembali bantalan motor (hanya 11-22 kW)
akan digantikan oleh tampilan di bawah ini.
Input untuk sinyal setpoint eksternal dapat diatur ke jenis sinyal
yang lain.
Pilih salah satu dari jenis berikut:
•
0-10 V
•
0-20 mA
•
4-20 mA
•
Tidak aktif.
Jika Tidak aktif yang dipilih, maka yang akan berlaku adalah
setpoint yang diatur dengan R100 atau panel kontrol.
Jika salah satu jenis sinyal yang dipilih, setpoint aktual akan
dipengaruhi oleh sinyal yang dihubungkan ke input setpoint
eksternal. Lihat bagian 13. Sinyal setpoint eksternal.
9.3.3 Relai sinyal
Pompa hingga 7,5 kW memiliki satu relai sinyal. Pengaturan relai
dari pabrik akan Masalah.
Pompa 11-22 kW memiliki dua relai sinyal. Sinyal relai 1 diatur
oleh pabrik untuk alarm dan relai sinyal 2 untuk Peringatan.
Dari salah satu tampilan berikut, pilih kondisi operasi di mana
relai sinyal harus diaktifkan.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian 16. Lampu indikator dan
relai sinyal.
Tampilan ini menunjukkan kapan harus mengganti bantalan
motor. Pengontrol memonitor pola operasi pompa dan
menghitung periode antar penggantian bantalan.
Sampai 7,5 kW
Nilai yang dapat ditampilkan adalah:
•
dalam 2 tahun
•
dalam 1 tahun
•
dalam 6 bulan
•
dalam 3 bulan
•
dalam 1 bulan
•
Siap
dalam 1 minggu
•
Masalah
Sekarang!
•
Pengoperasian
•
Pompa berjalan (hanya pompa tiga-fase hingga 7,5 kW)
•
Peringatan (hanya pompa tiga-fase hingga 7,5 kW).
•
•
20
9.3.7 Pemantauan bantalan motor (hanya pompa tiga-fase)
11-22 kW
•
Siap
•
Siap
•
Alarm
•
Alarm
•
Pengoperasian
•
Pengoperasian
•
Pompa bekerja
•
Pompa bekerja
•
Peringatan
•
Peringatan
•
Lumasi kembali.
•
Lumasi kembali.
Catatan
Fungsi pemantauan bantalan motor dapat diatur dengan nilainilai ini:
•
Aktif
•
Tidak aktif.
Bila fungsi ini diatur ke Aktif, penghitung di pengontrol akan mulai
menghitung jarak tempuh bantalan tersebut. Lihat bagian
9.2.7 Status pelumasan bantalan motor (hanya 11-22 kW).
Masalah dan Alarm mencakup masalah-masalah
yang memunculkan Alarm. Peringatan meliputi
masalah-masalah yang memunculkan Peringatan.
Lumasi kembali mencakup hanya satu masalah
tertentu. Untuk perbedaan antara alarm dan
peringatan, lihat bagian 9.1.3 Indikasi masalah.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian 16. Lampu indikator dan
relai sinyal.
Bahasa Indonesia (ID)
11-22 kW
Catatan
Penghitung akan terus menghitung bahkan jika
fungsi ini dialihkan ke Tidak aktif, namun peringatan
tidak akan diberikan ketika tiba saatnya untuk
pelumasan kembali.
BIla fungsi ini digeser kembali ke Aktif, akumulasi
mileage akan kembali digunakan untuk menghitung
waktu pelumasan kembali.
9.3.8 Mengkonfirmasi pelumasan kembali/penggantian
bantalan motor (hanya pompa tiga-fase)
9.3.4 Tombol-tombol pada pompa
Fungsi ini dapat diatur dengan nilai-nilai berikut:
Tombol operasi
nilai ini:
dan
pada panel kontrol dapat diatur ke nilai-
•
Pelumasan kembali (hanya 11-22 kW)
•
Diganti
Tidak ada yang dilakukan.
•
Aktif
•
•
Tidak aktif.
Bila fungsi pemantau bantalan Aktif, pengontrol akan
memberikan indikasi peringatan ketika bantalan motor sudah
saatnya dilumasi ulang atau diganti. Lihat bagian 9.1.3 Indikasi
masalah.
Bila diatur ke Tidak aktif (terkunci), tombol tidak akan berfungsi.
Atur tombol ke Tidak aktif jika pompa harus dikontrol melalui
sistem kontrol eksternal.
9.3.5 Nomor pompa
Setelah bantalan motor diberi pelumas kembali atau diganti,
konfirmasikan tindakan ini dalam tampilan di atas dengan
menekan [OK].
Catatan
Dilumasi kembali tidak dapat dipilih untuk jangka
waktu setelah konfirmasi pelumasan kembali.
9.3.9 Pemanas siap pakai (hanya pompa tiga-fase)
Nomor antara 1 dan 64 dapat dialokasikan untuk pompa. Dalam
hal komunikasi bus, nomor harus dialokasikan untuk setiap
pompa.
9.3.6 Input digital
Fungsi pemanasan siap pakai dapat diatur dengan nilai-nilai
berikut:
Input digital pompa (terminal 1, gambag 4, 8 atau 14) dapat diatur
untuk fungsi lain.
Pilih salah satu dari fungsi berikut:
•
Min. (kurva min.)
•
Maks. (kurva maks.).
•
Aktif
•
Tidak aktif.
Bila fungsi ini diatur ke Aktif, tegangan rendah akan diterapkan
pada gulungan motor. Tegangan yang diterapkan akan
memastikan bahwa panas yang cukup dihasilkan untuk
menghindari pengembunan dalam motor.
Fungsi yang dipilih diaktifkan dengan menutup kontak antara
terminal 1 dan 9 (gambar 4, 8 dan 14).
Lihat juga bagian 12.2 Input digital.
Min.:
Bila input diaktifkan, pompa akan beroperasi sesuai dengan
kurva min.
Maks.:
Bila input diaktifkan, pompa akan beroperasi sesuai dengan
kurva maks.
21
Bahasa Indonesia (ID)
10. Pengaturan dengan menggunakan PC Tool
produk-E
Prioritas pengaturan dengan komunikasi bus
Persyaratan khusus pemasangan yang berbeda dari pengaturan
yang tersedia melalui R100 memerlukan penggunaan PC Tool
produk-E Grundfos. Ini juga memerlukan bantuan dari teknisi
servis Grundfos atau ahli mesin. Untuk informasi selengkapnya,
hubungi perusahaan Grundfos di tempat Anda.
Prioritas
Panel kontrol
atau R100
1
Mati
2
Maks.
3
11. Prioritas pengaturan
Sinyal
eksternal
Komunikasi bus
Mati
Mati
Prioritas pengaturan tergantung pada dua faktor:
4
Maks.
1. sumber kontrol
5
Min.
6
Pengaturan
setpoint
2. pengaturan.
1. Sumber kontrol
Contoh: Jika pompa-E beroperasi menurut setpoint yang diatur
melalui komunikasi bus, panel kontrol atau R100 dapat mengatur
pompa-E ke mode operasi Mati atau Maks., dan sinyal eksternal
hanya dapat mengatur pompa-E ke mode operasi Mati .
Panel kontrol
R100
12. Sinyal kontrol-paksa eksternal
Sinyal eksternal (sinyal setpoint eksternal, input
digital, dll)
Komunikasi dari sistem kontrol lain melalui bus
Pompa ini memiliki input untuk sinyal eksternal untuk fungsi
kontrol-paksa:
•
Menghidupkan/mematikan pompa.
•
Fungsi digital.
12.1 Menghidupkan/mematikan input
Diagram fungsional: Menghidupkan/mematikan input
2. Pengaturan
•
Mode operasi "Mati"
•
Mode operasi "Maks." (kurva maks.)
•
Mode operasi "Min." (kurva min.)
•
Pengaturan setpoint.
Menghidupkan/mematikan (terminal 2 dan 3)
H
Operasi normal
Pompa-E dapat dikontrol oleh sumber kontrol yang berbeda
secara bersamaan, dan setiap sumber tersebut dapat diatur
secara berbeda. Akibatnya, perlu untuk mengatur urutan prioritas
sumber kontrol dan pengaturannya.
Catatan
Jika ada dua atau lebih pengaturan yang diaktifkan
pada saat yang sama, pompa akan beroperasi
menurut fungsi dengan prioritas tertinggi.
1
2
H
Mati
Q
12.2 Input digital
Dengan menggunakan R100, salah satu fungsi berikut dapat
dipilih untuk input digital:
Prioritas pengaturan tanpa komunikasi bus
Prioritas Panel kontrol atau R100
Q
Sinyal eksternal
Mati
•
Kurva min.
•
Kurva Maks.
Diagram fungsional: Input untuk fungsi digital
Maks.
3
Mati
4
Maks.
5
Min.
Min.
6
Pengaturan setpoint
Pengaturan setpoint
Contoh: Jika pompa-E telah diatur ke mode operasi Maks.
(frekuensi maks.) melalui sinyal eksternal, seperti input digital,
panel kontrol atau R100 hanya dapat mengatur pompa-E ke
mode operasi Mati.
Input digital (terminal 1 dan 9)
H
Operasi normal
Q
H
Kurva min.
Q
H
Kurva maks.
Q
22
Setpoint dapat diatur dari jauh dengan menghubungkan
pemancar sinyal analog ke input untuk sinyal setpoint (terminal
4).
Haktual = (Hset - 1/8 Hmaks.) x %Setpoint eksternal + 1/8 Hmaks.
Setpoint aktual
Setpoint (tekanan
yang dikehendaki)
Setpoint eksternal
TM03 8601 2007
= (6 - 12/8) x 80 % + 12/8
Gbr. 37 Setpoint aktual sebagai produk (nilai berlipat) dari
setpoint dan setpoint eksternal
= 5,1 meter
Mode kontrol tak dikontrol
Jika dipilih mode kontrol tak dikontrol, lihat hierarki kontrol di
bagian 6.1 Ringkasan mode, dipilih dengan menggunakan R100,
pompa dikontrol dengan kurva konstan dan dapat dikontrol oleh
pengontrol (eksternal) apapun.
Dalam mode kontrol kurva konstan, setpoint dapat diatur secara
eksternal dalam jarak dari kurva min. ke setpoint yang ditetapkan
pada pompa atau dengan menggunakan R100. Lihat gbr 40.
Pilih sinyal eksternal aktual, 0-10 V, 0-20 mA, 4-20 mA, melalui
R100. Lihat bagian 9.1.3 Indikasi masalah.
Setpoint aktual
Mode kontrol dikontrol
•
tekanan proporsional
•
tekanan konstan.
Dalam mode kontrol tekanan proporsional, setpoint dapat diatur
secara eksternal dalam jarak dari 25 % head maksimum ke
setpoint yang ditetapkan pada pompa atau dengan menggunakan
R100. Lihat gbr 38.
[%]
Kurva maks.
Setpoint
aktual
Kurva min.
Sinyal setpoint eksternal
Setpoint aktual
0
0
4
[m]
90 % dari head maksimum
Sinyal setpoint eksternal
0
0
4
10 V
20 mA
20 mA
14. Sinyal bus
TM02 8988 1304
25 % dari head maksimum
10 V
20 mA
20 mA
Gbr. 40 Hubungan antara setpoint aktual dan sinyal setpoint
eksternal dalam mode kontrol kurva konstan
Setpoint yang diatur dengan
menggunakan panel kontrol,
R100 atau PC Tool produk-E
Setpoint
aktual
Setpoint yang diatur dengan
menggunakan panel kontrol,
R100 atau PC Tool produk-E
TM02 8988 1304
Jika dipilih mode kontrol dikontrol, lihat hierarki kontrol di bagian
6.1 Ringkasan mode, dengan menggunakan R100, pompa dapat
dikontrol untuk.
Gbr. 38 Hubungan antara setpoint aktual dan sinyal setpoint
eksternal dalam mode kontrol tekanan proporsional
Contoh: Pada head maksimum 12 meter, setpoint yang diatur 6
meter dan setpoint eksternal 40 %, setpoint aktualnya akan
sebagai berikut:
Pompa ini mendukung komunikasi serial melalui input RS-485.
Komunikasi dilakukan sesuai protokol bus Grundfos, protokol
GENIbus, dan mengaktifkan koneksi ke sistem manajemen
gedung atau sistem kontrol eksternal lainnya.
Parameter operasi, seperti setpoint, mode operasi, dll dapat
diatur melalui sinyal bus. Pada saat yang sama, pompa dapat
memberikan informasi status tentang parameter-parameter yang
penting, seperti nilai aktual parameter kontrol, daya input,
indikasi masalah, dll.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Grundfos.
Catatan
Jika sinyal bus yang digunakan, jumlah pengaturan
yang tersedia melalui R100 akan berkurang.
Haktual = (Hset - 1/4 H maks.) x %Setpoint eksternal + 1/4 Hmaks.
= (6 - 12/4) x 40 % + 12/4
15. Standar bus lainnya
= 4,2 meter
Grundfos menawarkan berbagai solusi bus dengan komunikasi
yang sesuai dengan standar lainnya.
Dalam mode kontrol tekanan konstan, setpoint dapat diatur
secara eksternal dalam jarak dari 12,5 % head maksimum hingga
setpoint yang ditetapkan pada pompa atau dengan menggunakan
R100. Lihat gbr 39.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Grundfos.
Setpoint aktual
[m]
Head maksimum
Setpoint yang diatur dengan
menggunakan panel kontrol,
R100 atau PC Tool produk-E
Setpoint
aktual
Sinyal setpoint eksternal
0
0
4
10 V
20 mA
20 mA
TM02 8988 1304
12,5 % dari head maksimum
Gbr. 39 Hubungan antara setpoint aktual dan sinyal setpoint
eksternal dalam mode kontrol tekanan konstan
23
Bahasa Indonesia (ID)
Contoh: Pada head maksimum 12 meter, setpoint yang diatur 6
meter dan setpoint eksternal 80 %, setpoint aktualnya akan
sebagai berikut:
13. Sinyal setpoint eksternal
Kondisi operasi pompa ditunjukkan oleh lampu indikator hijau dan
merah yang terpasang pada panel kontrol pompa dan bagian
dalam kotak terminal. Lihat gambar 41 dan 42.
Merah
TM02 0838 0203
Hijau
TM00 7600 0304
Hijau
Merah
Gbr. 41 Posisi lampu indikator pada pompa satu-fase
Hijau
Merah
Hijau
Merah
Gbr. 42 Posisi lampu indikator pada pompa tiga-fase
Selain itu, pompa ini juga dilengkapi output untuk sinyal bebaspotensial melalui relai internal.
Untuk nilai-nilai output relai sinyal, lihat bagian 9.3.3 Relai sinyal.
24
TM03 9063 3307
Merah
TM02 9036 4404
Hijau
TM03 0126 4004
Bahasa Indonesia (ID)
16. Lampu indikator dan relai sinyal
Lampu indikator
Masalah
(merah)
Operasi
(hijau)
Mati
Mati
Relai sinyal diaktifkan selama:
Masalah/
Alarm,
Peringatan
dan
Pelumasan
Kembali
Keterangan
C
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
Pompa telah diatur ke mati.
NO NC
C
C
NO NC
Mati
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
Hidup terus
C
Hidup terus
NO NC
Berkedip
C
Hidup terus
Pompa
bekerja
Pompa sedang bekerja.
C
Hidup terus
Siap
Hidup terus
C
Mati
Beroperasi
Pasokan listrik telah dimatikan.
C
Mati
Bahasa Indonesia (ID)
Fungsi dari kedua lampu indikator dan relai sinyal seperti yang terlihat pada tabel berikut:
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
Pompa telah mati karena Masalah/Alarm
atau bekerja dengan Peringatan atau
indikasi Pelumasan Kembali.
Jika pompa dimatikan, menghidupkannya
kembali akan diusahakan (mungkin perlu
untuk menghidupkan kembali pompa
dengan mengatur ulang indikasi Masalah).
Pompa beroperasi, tetapi memiliki atau telah
memiliki Masalah/Alarm yang
memungkinkan pompa untuk melanjutkan
operasi atau pompa beroperasi dengan
Peringatan atau indikasi Pelumasan
Kembali.
Jika penyebabnya adalah "sinyal sensor di
luar jangkauan sinyal", pompa akan terus
beroperasi sesuai dengan kurva maks. dan
indikasi kesalahan tidak dapat disetel ulang
sampai sinyalnya berada dalam jangkauan
sinyal.
Jika penyebabnya adalah "sinyal sensor di
luar jangkauan sinyal", pompa akan terus
beroperasi sesuai dengan kurva min. dan
indikasi kesalahan tidak dapat disetel ulang
sampai sinyalnya berada dalam jangkauan
sinyal.
Pompa telah diatur ke mati, tetapi telah
dimatikan karena ada Masalah.
Berkedip
C
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
C
NO NC
Mengatur ulang indikasi masalah
Indikasi masalah dapat diatur ulang dengan salah satu cara
berikut:
•
Tekan sebentar tombol
atau
pada pompa. Cara ini tidak
akan mengubah pengaturan pompa.
Indikasi masalah tidak dapat diatur ulang dengan
menggunakan
atau
jika tombolnya telah dikunci.
•
Matikan pasokan daya sampai lampu indikator mati.
•
Matikan input hidup/mati eksternal kemudian hidupkan
kembali.
•
Gunakan R100. Lihat bagian 9.1.3 Indikasi masalah.
Ketika R100 berkomunikasi dengan pompa, lampu indikator
merah akan berkedip cepat.
25
Sampai 7,5 kW
Hati-hati
Jangan mengukur resistensi isolasi dari gulungan
motor atau instalasi dengan pompa-E yang
menggunakan alat megging tegangan, karena dapat
merusak elektronik yang terpasang.
11-22 kW
Hati-hati
Jangan mengukur resistensi isolasi dari instalasi
dengan pompa-E yang menggunakan alat megging
tegangan, karena dapat merusak elektronik yang
terpasang.
TM03 9120 3407
Konduktor motor dapat diputuskan secara terpisah
dan resistensi isolasi dari gulungan motor dapat diuji.
18. Operasi darurat (hanya 11-22 kW)
Peringatan
Gbr. 44 Memutuskan konduktor pasokan motor
Jangan pernah membuat sambungan apa pun ke
dalam kotak terminal pompa kecuali pasokan listrik
telah dimatikan minimal selama 5 menit.
3. Sambungkan konduktor seperti pada gbr 45.
Perhatikan misalnya relai sinyal mungkin terhubung
ke pasokan eksternal yang masih terhubung ketika
pasokan listrik terputus.
Jika pompa berhenti dan tidak hidup kembali setelah Anda
menjalankan solusi umumnya, penyebabnya mungkin masalah
dalam konverter frekuensi. Jika hal ini terjadi, Anda dapat
melakukan operasi darurat pada pompa.
•
Pastikan pasokan listrik tidak ada masalah.
•
Pastikan sinyal kontrol bekerja (sinyal hidup/mati).
•
Pastikan semua alarm telah diatur ulang.
•
Lakukan tes resistensi pada gulungan motor (lepaskan
konduktor motor dari kotak terminal).
TM04 0018 4807
Namun, sebelum Anda beralih ke operasi darurat, sebaiknya
Anda periksa poin-poin berikut ini:
Jika pompa masih tidak hidup, berarti konverter frekuensi rusak.
Untuk melakukan operasi darurat, ikuti langkah berikut:
Gbr. 45 Cara mengalihkan pompa-E dari operasi normal ke
operasi darurat
Gunakan sekrup dari terminal listrik dan mur dari terminal motor.
TM03 9121 3407
1. Putuskan ketiga konduktor listrik, L1, L2, L3, dari kotak
terminal, tapi biarkan konduktor arde pelindung tetap di
posisinya pada terminal PE.
Gbr. 46 Menyambungkan konduktor
TM03 8607 2007
Bahasa Indonesia (ID)
2. Putuskan konduktor pasokan motor, U/W1, V/U1, W/V1, dari
kotak terminal.
17. Resistensi isolasi
Gbr. 43 Memutuskan konduktor listrik
26
19. Pemeliharaan dan servis
TM03 9122 3407
19.1 Membersihkan motor
Gbr. 47 Mengisolasi konduktor
Jaga kebersihan sirip motor dan baling-baling kipas untuk
memastikan pendinginan yang cukup pada motor dan elektronik
pendinginan.
19.2 Pelumasan bantalan motor
Pompa hingga 7,5 kW
Bantalan motor ini berjenis tertutup dan diberi pelumas yang bisa
tahan selamanya. Bantalan tidak dapat diberi pelumas kembali.
Pompa 11-22 kW
TM03 9123 3407
Bantalan motor ini berjenis terbuka dan harus diberi pelumas
secara teratur.
Bantalan motor sudah diberi pelumas pada saat dikirim. Fungsi
pemantau bantalan akan memberikan indikasi peringatan pada
R100 ketika bantalan motor sudah saatnya dilumasi kembali.
Gbr. 48 Konduktor yang diisolasi
Jumlah pelumas
[ml]
Ukuran bingkai
Drive end
Non-drive end
Peringatan
MGE 160
13
13
Jangan mem-bypass konverter frekuensi dengan
menyambungkan konduktor listrik ke terminal U, V
dan W.
MGE 180
15
15
Hal ini dapat menyebabkan kondisi berbahaya bagi
personel karena potensi tegangan tinggi listrik dapat
dipindahkan ke komponen yang dapat disentuh
dalam kotak terminal.
Hati-hati
Catatan
Sebelum pelumasan kembali, lepaskan sumbat
bawah dalam flange motor dan sumbat dalam
penutup bantalan untuk memastikan bahwa sisa
gemuk yang lama dapat keluar.
Periksa arah putarannya ketika menghidupkan
setelah beralih ke operasi darurat.
Ketika pertama kali dilumasi, gunakan gemuk berukuran dua kali
lipat karena saluran pelumasan masih kosong.
Jenis gemuk yang direkomendasikan adalah gemuk pelumas
berbasis polycarbamide.
19.3 Penggantian bantalan motor
Motor tiga-fase dilengkapi fungsi pemantau bantalan yang akan
memberikan indikasi peringatan pada R100 ketika bantalan motor
sudah saatnya diganti .
19.4 Penggantian varistor (hanya 11-22 kW)
Varistor melindungi pompa terhadap transien tegangan listrik.
Jika tegangan transien sering terjadi. lama kelamaan varistor
akan menjadi usang dan perlu diganti. Semakin sering terjadi
transien, semakin cepat varistor menjadi usang. Ketika tiba
saatnya varistor perlu diganti, R100 dan PC Tool produk-E akan
menampilkan ini sebagai peringatan.
Teknisi Grundfos dibutuhkan untuk melakukan penggantian
varistor. Untuk meminta bantuan, hubungi perusahaan Grundfos
di tempat Anda.
19.5 Perlengkapan servis dan suku cadang
Untuk informasi lebih lanjut tentang perlengkapan servis dan
suku cadang, kunjungi www.grundfos.com, pilih negara, pilih
Grundfos Product Center.
27
Bahasa Indonesia (ID)
4. Isolasi masing-masing konduktor dengan selotip atau
sejenisnya.
Bahasa Indonesia (ID)
20. Data teknis - pompa satu-fase
21. Data teknis - pompa tiga fase hingga 7,5 kW
20.1 Tegangan arus listrik
21.1 Tegangan arus listrik
1 x 200-240 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz - 2 %/+ 2 %, PE.
3 x 380-480 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz - 2 %/+ 2 %, PE.
Ukuran sekring yang direkomendasikan
Ukuran sekring yang direkomendasikan
Ukuran motor hingga 1,1 kW: Maks. 10 A.
Ukuran bermotor dari 0,55 sampai 5,5 kW: Maks. 16 A.
Ukuran motor 7,5 kW: Maks. 32 A.
Sekring standar, sekring lambat ataupun sekring cepat dapat
digunakan.
Sekring standar, sekring lambat ataupun sekring cepat dapat
digunakan.
20.2 Perlindungan beban berlebih
Perlindungan beban berlebih pada motor-E memiliki karakteristik
yang sama dengan pelindung motor biasa. Sebagai contoh,
motor-E dapat menahan kelebihan beban 110 % dari Inom selama
1 menit.
21.2 Perlindungan beban berlebih
Perlindungan beban berlebih pada motor-E memiliki karakteristik
yang sama dengan pelindung motor biasa. Sebagai contoh,
motor-E dapat menahan kelebihan beban 110 % dari Inom selama
1 menit.
20.3 Kebocoran arus
Kebocoran arus arde lebih kecil dari 3,5 mA.
21.3 Kebocoran arus
Pengukuran kebocoran arus sesuai dengan standar EN 61800-51.
Ukuran motor
[kW]
Kebocoran
arus
[mA]
0,55 sampai 3,0 (tegangan pasokan < 460 V)
0,55 sampai 3,0 (tegangan pasokan > 460 V)
< 3.5
<5
20.4 Input/output
Menghidupkan/mematikan
Sakelar bebas-potensial eksternal.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Digital
Sakelar bebas-potensial eksternal.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Sinyal setpoint
•
Potensiometer
0-10 VDC, 10 kΩ (melalui pasokan tegangan internal).
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 100 m.
•
Sinyal tegangan
0-10 VDC, R i > 50 kΩ.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal tegangan maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
•
Sinyal arus
DC 0-20 mA/4-20 mA, Ri = 175 Ω.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal arus maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Input bus
Protokol bus Grundfos, protokol GENIbus, RS-485.
Kabel screened 3-inti: 0,2 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
<5
7.5
< 10
Pengukuran kebocoran arus sesuai dengan standar EN 61800-51.
21.4 Input/output
Menghidupkan/mematikan
Saklar eksternal bebas potensial.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Digital
Sakelar bebas-potensial eksternal.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Sinyal setpoint
•
Potensiometer
0-10 VDC, 10 kΩ (melalui pasokan tegangan internal).
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 100 m.
•
Sinyal tegangan
0-10 VDC, R i > 50 kΩ.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal tegangan maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
•
Sinyal arus
DC 0-20 mA/4-20 mA, Ri = 175 Ω.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal arus maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Output relai sinyal
Perpindahan kontak bebas-potensial.
Beban kontak maksimum: 250 VAC, 2 A, cos  0,3 - 1.
Beban kontak minimum: 5 VDC, 10 mA.
Kabel screened: 0,5 - 2,5 mm2 / 28-12 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
4.0 - 5.5
Output relai sinyal
Perpindahan kontak bebas-potensial.
Beban kontak maksimum: 250 VAC, 2 A, cos φ 0,3 - 1.
Beban kontak minimum: 5 VDC, 10 mA.
Kabel screened: 0,5 - 2,5 mm2 / 28-12 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Input bus
Protokol bus Grundfos, protokol GENIbus, RS-485.
Kabel screened 3-inti: 0,2 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
28
23. Data teknis lainnya
22.1 Tegangan arus listrik
EMC (kompatibilitas elektromagnetik dengan standar EN
61800-3)
3 x 380-480 V - 10 %/+ 10 %, 50/60 Hz - 3 %/+ 3 %, PE.
Motor [kW]
Ukuran sekring yang direkomendasikan
Ukuran motor [kW]
2-kaki
Bahasa Indonesia (ID)
22. Data teknis - pompa tiga-fase, 11-22 kW
Emisi/imunitas
Maks. [A]
4-kaki
2-kaki
4-kaki
-
0.12
0.18
0.18
11
11
32
0.25
0.25
15
15
36
0.37
0.37
18.5
18.5
43
0.55
0.55
22
22
51
0.75
0.75
1.1
1.1
1.5
1.5
2.2
2.2
3.0
3.0
4.0
4.0
5.5
-
Sekring standar, sekring lambat ataupun sekring cepat dapat
digunakan.
22.2 Perlindungan beban berlebih
Perlindungan beban berlebih pada motor-E memiliki karakteristik
yang sama dengan pelindung motor biasa. Sebagai contoh,
motor-E dapat menahan kelebihan beban 110 % dari Inom selama
1 menit.
22.3 Kebocoran arus
Kebocoran arus arde lebih besar dari 10 mA.
Pengukuran kebocoran arus sesuai dengan standar EN 61800-51.
22.4 Input/output
7.5
-
-
5.5
-
7.5
11
11
15
15
18.5
18.5
22
-
Emisi
Motor dapat dipasang di wilayah
pemukiman (lingkungan pertama),
distribusi tak terbatas, sesuai dengan
CISPR11, grup 1, kelas B.
Imunitas
Motor memenuhi persyaratan untuk
lingkungan yang pertama maupun
kedua.
Emisi
Motor ini masuk kategori C3, yang
sesuai dengan CISPR11, grup 2, kelas
A, dan dapat dipasang di kawasan
industri (lingkungan kedua).
Jika dilengkapi dengan filter Grundfos
EMC eksternal, motor masuk dalam
kategori C2, yang sesuai dengan
CISPR11, grup 1, kelas A, dan dapat
dipasang di wilayah pemukiman
(lingkungan pertama).
Menghidupkan/mematikan
Sakelar bebas-potensial eksternal.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Peringatan
Bila motor dipasang di
wilayah pemukiman,
langkah-langkah tambahan
mungkin diperlukan karena
motor dapat menyebabkan
gangguan radio.
Digital
Sakelar bebas-potensial eksternal.
Tegangan: 5 VDC.
Arus: < 5 mA.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Sinyal setpoint
•
Potensiometer
0-10 VDC, 10 kΩ (melalui pasokan tegangan internal).
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 100 m.
•
Sinyal tegangan
0-10 VDC, R i > 50 kΩ.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal tegangan maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
•
Sinyal arus
DC 0-20 mA/4-20 mA, Ri = 250 Ω.
Toleransi: + 0 %/- 3 % pada sinyal arus maksimum.
Kabel screened: 0,5 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Output relai sinyal
Motor yang berukuran 11, 18,5 dan 22 kW sesuai
dengan standar EN 61000-3-12 asalkan daya
hubungan singkat pada titik pertemuan antara
instalasi listrik pengguna dan jaringan listrik umum
lebih besar dari atau sama dengan angka yang
tercantum di bawah.
Untuk memastikannya adalah tanggung jawab
pemasang atau pengguna, bila perlu dengan
berkonsultasi dengan operator jaringan listrik, bahwa
motor terhubung ke pasokan listrik daya hubungan
singkat yang lebih besar dari atau sama dengan
angka-angka ini:
Ukuran motor
[kW]
Daya hubungan singkat
[kVA]
11
1500
Perpindahan kontak bebas-potensial.
Beban kontak maksimum: 250 VAC, 2 A, cos φ 0,3 - 1.
Beban kontak minimum: 5 VDC, 10 mA.
Kabel screened: 0,5 - 2,5 mm2 / 28-12 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Input bus
Protokol bus Grundfos, protokol GENIbus, RS-485.
Kabel screened 3-inti: 0,2 - 1,5 mm2 / 28-16 AWG.
Panjang kabel maksimum: 500 m.
Catatan
15
-
18.5
2700
22
3000
Motor 15 kW tidak sesuai dengan
standar EN 61000-3-12.
Dengan memasang filter penyelaras yang tepat
antara motor dan pasokan listrik, kandungan arus
selaras akan dikurangi. Dengan cara ini motor 15 kW
akan sesuai dengan standar EN 61000-3-12.
Imunitas
Motor ini memenuhi persyaratan untuk lingkungan
yang pertama maupun kedua.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Grundfos.
29
Tingkat perlindungan komponen listrik
Bahasa Indonesia (ID)
•
Pompa satu-fase: IP55 (IEC 34-5).
•
Pompa tiga-fase, 0,55 - 7,5 kW: IP55 (IEC 34-5).
•
Pompa tiga fase, 11-22 kW: IP55 (IEC 34-5).
Insulation class (tingkat perlindungan isolator listrik
terhadap suhu ruangan)
Pompa tiga-fase
Mesin/
motor
[kW]
Kecepatan yang tertera
pada pelat label
[min-1]
2-kaki
Tingkat kebisingan
suara
[dB(A)]
4-kaki
1400-1500
47
Suhu sekitar
1700-1800
52
Saat beroperasi:
1400-1500
47
•
Min. -10 °C
1700-1800
52
•
Maks. +40 °C, tanpa mengurangi kinerja
F (IEC 85).
0.55
0.75
Saat disimpan/diangkut:
•
-30 - +60 °C (sampai 7,5 kW)
•
-25 - +70 °C (11-22 kW).
Kelembapan udara relatif
1.1
Maksimum 95 %.
2800-3000
60
3400-3600
65
1400-1500
49
1700-1800
53
2800-3000
60
3400-3600
65
Tingkat kebisingan suara
1400-1500
53
Pompa satu-fase
1700-1800
57
Less than 70 dB(A).
1.5
2.2
3.0
4.0
5.5
7.5
11
15
18.5
2800-3000
65
3400-3600
70
1400-1500
50
1700-1800
52
2800-3000
65
3400-3600
70
1400-1500
55
1700-1800
60
2800-3000
65
3400-3600
70
1400-1500
58
1700-1800
63
2800-3000
70
3400-3600
75
1400-1500
57
1700-1800
59
2800-3000
75
3400-3600
80
1400-1500
59
1700-1800
61
2800-3000
67
3400-3600
72
1400-1500
63
1700-1800
64
2800-3000
64
3400-3600
68
1400-1500
65
1700-1800
66
2800-3000
65
3400-3600
68
1400-1500
69
1700-1800
72
2800-3000
69
3400-3600
70
1400-1500
22
30
1700-1800
-
2800-3000
67
3400-3600
70
Bahasa Indonesia (ID)
24. Pembuangan
Produk ini beserta komponennya harus dibuang dengan cara
yang ramah lingkungan:
1. Gunakan layanan pengumpul sampah pemerintah atau pun
swasta.
2. Jika ini tidak memungkinkan, hubungi pusat servis atau
perusahaan Grundfos terdekat.
Dapat diganti.
31
Lampiran
Lampiran
1
1. Installation in the USA and Canada
Catatan
Europe - kW
In order to maintain the UL/cURus approval,
follow these additional installation instructions.
The UL approval is according to UL508C.
2-pole
4-pole
Fuse size
Circuit breaker type/model
-
0.55
25 A
25 A / Inverse time
0.75
0.75
25 A
25 A / Inverse time
1.1 Electrical connection
1.1
1.1
25 A
25 A / Inverse time
1.1.1 Conductors
1.5
1.5
25 A
25 A / Inverse time
Use 140/167 °F (60/75 °C) copper conductors only.
2.2
2.2
25 A
25 A / Inverse time
1.1.2 Torques
3
3
25 A
25 A / Inverse time
Power terminals
4
4
40 A
40 A / Inverse time
5.5
-
40 A
40 A / Inverse time
7.5
5.5
50 A
50 A / Inverse time
Motor size [kW]
Thread size
Torque [Nm]
Up to 7.5 kW
M4
2.35
11
11
80 A
80 A / Inverse time
11-22 kW
M4
Min. 2.2
Max. 2.8
15
15
110 A
110 A / Inverse time
18.5
18.5
125 A
125 A / Inverse time
22
-
150 A
150 A / Inverse time
Relay, M2.5:
0.5 Nm.
Input control, M2: 0.2 Nm.
1.1.5 Overload protection
1.1.3 Line reactors
Max line reactor size must not exceed 2 mH.
1.1.4 Fuse size/circuit breaker
If a short circuit happens the pump can be used on a mains
supply delivering not more than 5000 RMS symmetrical amperes,
600 V maximum.
Fuses
When the pump is protected by fuses they must be rated for
480 V. Maximum sizes are stated in table below.
Motors up to and including 7.5 kW require class K5 UL-listed fuses.
Any UL-listed fuse can be used for motors from 11 to 22 kW.
When the pump is protected by a circuit breaker this must be
rated for a maximum voltage of 480 V. The circuit breaker must
be of the "Inverse time" type.
The interrupting rating (RMS symmetrical amperes) must not be
less than the values stated in table below.
USA - hp
32
4-pole
1.2 General considerations
For installation in humid environment and fluctuating temperatures,
it is recommended to keep the pump connected to the power
supply continuously. This will prevent moisture and condensation
build-up in the terminal box.
Start and stop must be done via the start/stop digital input
(terminal 2-3).
Dapat diganti.
Circuit breaker
2-pole
Degree of overload protection provided internally by the drive,
in percent of full-load current: 102 %.
Fuse size
Circuit breaker type/model
1
1
25 A
25 A / Inverse time
1.5
1.5
25 A
25 A / Inverse time
2
2
25 A
25 A / Inverse time
3
3
25 A
25 A / Inverse time
5
5
40 A
40 A / Inverse time
7.5
-
40 A
40 A / Inverse time
10
7.5
50 A
50 A / Inverse time
15
15
80 A
80 A / Inverse time
20
20
110 A
110 A / Inverse time
25
25
125 A
125 A / Inverse time
30
-
150 A
150 A / Inverse time
Finland
Malaysia
Spain
Bombas GRUNDFOS de Argentina S.A.
Ruta Panamericana km. 37.500 Centro
Industrial Garin
1619 Garín Pcia. de B.A.
Phone: +54-3327 414 444
Telefax: +54-3327 45 3190
OY GRUNDFOS Pumput AB
Trukkikuja 1
FI-01360 Vantaa
Phone: +358-(0) 207 889 500
Telefax: +358-(0) 207 889 550
Bombas GRUNDFOS España S.A.
Camino de la Fuentecilla, s/n
E-28110 Algete (Madrid)
Tel.: +34-91-848 8800
Telefax: +34-91-628 0465
Australia
Pompes GRUNDFOS Distribution S.A.
Parc d’Activités de Chesnes
57, rue de Malacombe
F-38290 St. Quentin Fallavier (Lyon)
Tél.: +33-4 74 82 15 15
Télécopie: +33-4 74 94 10 51
GRUNDFOS Pumps Sdn. Bhd.
7 Jalan Peguam U1/25
Glenmarie Industrial Park
40150 Shah Alam
Selangor
Phone: +60-3-5569 2922
Telefax: +60-3-5569 2866
GRUNDFOS Pumps Pty. Ltd.
P.O. Box 2040
Regency Park
South Australia 5942
Phone: +61-8-8461-4611
Telefax: +61-8-8340 0155
Austria
GRUNDFOS Pumpen Vertrieb Ges.m.b.H.
Grundfosstraße 2
A-5082 Grödig/Salzburg
Tel.: +43-6246-883-0
Telefax: +43-6246-883-30
Belgium
N.V. GRUNDFOS Bellux S.A.
Boomsesteenweg 81-83
B-2630 Aartselaar
Tél.: +32-3-870 7300
Télécopie: +32-3-870 7301
Belarus
Представительство ГРУНДФОС в
Минске
220125, Минск
ул. Шафарнянская, 11, оф. 56, БЦ
«Порт»
Тел.: +7 (375 17) 286 39 72/73
Факс: +7 (375 17) 286 39 71
E-mail: [email protected]
Bosna and Herzegovina
GRUNDFOS Sarajevo
Zmaja od Bosne 7-7A,
BH-71000 Sarajevo
Phone: +387 33 592 480
Telefax: +387 33 590 465
www.ba.grundfos.com
e-mail: [email protected]
Brazil
France
Germany
GRUNDFOS GMBH
Schlüterstr. 33
40699 Erkrath
Tel.: +49-(0) 211 929 69-0
Telefax: +49-(0) 211 929 69-3799
e-mail: [email protected]
Service in Deutschland:
e-mail: [email protected]
Greece
GRUNDFOS Hellas A.E.B.E.
20th km. Athinon-Markopoulou Av.
P.O. Box 71
GR-19002 Peania
Phone: +0030-210-66 83 400
Telefax: +0030-210-66 46 273
Hong Kong
GRUNDFOS Pumps (Hong Kong) Ltd.
Unit 1, Ground floor
Siu Wai Industrial Centre
29-33 Wing Hong Street &
68 King Lam Street, Cheung Sha Wan
Kowloon
Phone: +852-27861706 / 27861741
Telefax: +852-27858664
Hungary
GRUNDFOS Hungária Kft.
Park u. 8
H-2045 Törökbálint,
Phone: +36-23 511 110
Telefax: +36-23 511 111
BOMBAS GRUNDFOS DO BRASIL
Av. Humberto de Alencar Castelo Branco,
630
CEP 09850 - 300
São Bernardo do Campo - SP
Phone: +55-11 4393 5533
Telefax: +55-11 4343 5015
India
Bulgaria
PT. GRUNDFOS POMPA
Graha Intirub Lt. 2 & 3
Jln. Cililitan Besar No.454. Makasar,
Jakarta Timur
ID-Jakarta 13650
Phone: +62 21-469-51900
Telefax: +62 21-460 6910 / 460 6901
Grundfos Bulgaria EOOD
Slatina District
Iztochna Tangenta street no. 100
BG - 1592 Sofia
Tel. +359 2 49 22 200
Fax. +359 2 49 22 201
email: [email protected]
Canada
GRUNDFOS Canada Inc.
2941 Brighton Road
Oakville, Ontario
L6H 6C9
Phone: +1-905 829 9533
Telefax: +1-905 829 9512
China
GRUNDFOS Pumps (Shanghai) Co. Ltd.
10F The Hub, No. 33 Suhong Road
Minhang District
Shanghai 201106
PRC
Phone: +86 21 612 252 22
Telefax: +86 21 612 253 33
Croatia
GRUNDFOS CROATIA d.o.o.
Buzinski prilaz 38, Buzin
HR-10010 Zagreb
Phone: +385 1 6595 400
Telefax: +385 1 6595 499
www.hr.grundfos.com
Czech Republic
GRUNDFOS s.r.o.
Čajkovského 21
779 00 Olomouc
Phone: +420-585-716 111
Telefax: +420-585-716 299
Denmark
GRUNDFOS DK A/S
Martin Bachs Vej 3
DK-8850 Bjerringbro
Tlf.: +45-87 50 50 50
Telefax: +45-87 50 51 51
E-mail: [email protected]
www.grundfos.com/DK
Estonia
GRUNDFOS Pumps Eesti OÜ
Peterburi tee 92G
11415 Tallinn
Tel: + 372 606 1690
Fax: + 372 606 1691
GRUNDFOS Pumps India Private Limited
118 Old Mahabalipuram Road
Thoraipakkam
Chennai 600 096
Phone: +91-44 2496 6800
Indonesia
Ireland
GRUNDFOS (Ireland) Ltd.
Unit A, Merrywell Business Park
Ballymount Road Lower
Dublin 12
Phone: +353-1-4089 800
Telefax: +353-1-4089 830
Italy
GRUNDFOS Pompe Italia S.r.l.
Via Gran Sasso 4
I-20060 Truccazzano (Milano)
Tel.: +39-02-95838112
Telefax: +39-02-95309290 / 95838461
Japan
GRUNDFOS Pumps K.K.
Gotanda Metalion Bldg., 5F,
5-21-15, Higashi-gotanda
Shiagawa-ku, Tokyo
141-0022 Japan
Phone: +81 35 448 1391
Telefax: +81 35 448 9619
Korea
Mexico
Bombas GRUNDFOS de México S.A. de
C.V.
Boulevard TLC No. 15
Parque Industrial Stiva Aeropuerto
Apodaca, N.L. 66600
Phone: +52-81-8144 4000
Telefax: +52-81-8144 4010
Netherlands
GRUNDFOS Netherlands
Veluwezoom 35
1326 AE Almere
Postbus 22015
1302 CA ALMERE
Tel.: +31-88-478 6336
Telefax: +31-88-478 6332
E-mail: [email protected]
New Zealand
Sweden
GRUNDFOS AB
Box 333 (Lunnagårdsgatan 6)
431 24 Mölndal
Tel.: +46 31 332 23 000
Telefax: +46 31 331 94 60
Switzerland
GRUNDFOS Pumpen AG
Bruggacherstrasse 10
CH-8117 Fällanden/ZH
Tel.: +41-44-806 8111
Telefax: +41-44-806 8115
Taiwan
GRUNDFOS Pumps (Taiwan) Ltd.
7 Floor, 219 Min-Chuan Road
Taichung, Taiwan, R.O.C.
Phone: +886-4-2305 0868
Telefax: +886-4-2305 0878
Thailand
GRUNDFOS Pumps NZ Ltd.
17 Beatrice Tinsley Crescent
North Harbour Industrial Estate
Albany, Auckland
Phone: +64-9-415 3240
Telefax: +64-9-415 3250
GRUNDFOS (Thailand) Ltd.
92 Chaloem Phrakiat Rama 9 Road,
Dokmai, Pravej, Bangkok 10250
Phone: +66-2-725 8999
Telefax: +66-2-725 8998
Norway
GRUNDFOS POMPA San. ve Tic. Ltd. Sti.
Gebze Organize Sanayi Bölgesi
Ihsan dede Caddesi,
2. yol 200. Sokak No. 204
41490 Gebze/ Kocaeli
Phone: +90 - 262-679 7979
Telefax: +90 - 262-679 7905
E-mail: [email protected]
GRUNDFOS Pumper A/S
Strømsveien 344
Postboks 235, Leirdal
N-1011 Oslo
Tlf.: +47-22 90 47 00
Telefax: +47-22 32 21 50
Poland
GRUNDFOS Pompy Sp. z o.o.
ul. Klonowa 23
Baranowo k. Poznania
PL-62-081 Przeźmierowo
Tel: (+48-61) 650 13 00
Fax: (+48-61) 650 13 50
Portugal
Bombas GRUNDFOS Portugal, S.A.
Rua Calvet de Magalhães, 241
Apartado 1079
P-2770-153 Paço de Arcos
Tel.: +351-21-440 76 00
Telefax: +351-21-440 76 90
Romania
Turkey
Ukraine
Бізнес Центр Європа
Столичне шосе, 103
м. Київ, 03131, Україна
Телефон: (+38 044) 237 04 00
Факс.: (+38 044) 237 04 01
E-mail: [email protected]
United Arab Emirates
GRUNDFOS Gulf Distribution
P.O. Box 16768
Jebel Ali Free Zone
Dubai
Phone: +971 4 8815 166
Telefax: +971 4 8815 136
GRUNDFOS Pompe România SRL
Bd. Biruintei, nr 103
Pantelimon county Ilfov
Phone: +40 21 200 4100
Telefax: +40 21 200 4101
E-mail: [email protected]
United Kingdom
Russia
U.S.A.
GRUNDFOS Pumps Ltd.
Grovebury Road
Leighton Buzzard/Beds. LU7 4TL
Phone: +44-1525-850000
Telefax: +44-1525-850011
ООО Грундфос Россия
109544, г. Москва, ул. Школьная, 39-41,
стр. 1
Тел. (+7) 495 564-88-00 (495) 737-30-00
Факс (+7) 495 564 88 11
E-mail [email protected]
GRUNDFOS Pumps Corporation
17100 West 118th Terrace
Olathe, Kansas 66061
Phone: +1-913-227-3400
Telefax: +1-913-227-3500
Serbia
Grundfos Srbija d.o.o.
Omladinskih brigada 90b
11070 Novi Beograd
Phone: +381 11 2258 740
Telefax: +381 11 2281 769
www.rs.grundfos.com
Grundfos Tashkent, Uzbekistan The
Representative Office of Grundfos
Kazakhstan in Uzbekistan
38a, Oybek street, Tashkent
Телефон: (+998) 71 150 3290 / 71 150
3291
Факс: (+998) 71 150 3292
Singapore
Addresses Revised 29.09.2015
GRUNDFOS (Singapore) Pte. Ltd.
25 Jalan Tukang
Singapore 619264
Phone: +65-6681 9688
Telefax: +65-6681 9689
GRUNDFOS Pumps Korea Ltd.
6th Floor, Aju Building 679-5
Yeoksam-dong, Kangnam-ku, 135-916
Seoul, Korea
Phone: +82-2-5317 600
Telefax: +82-2-5633 725
Slovakia
Latvia
Slovenia
SIA GRUNDFOS Pumps Latvia
Deglava biznesa centrs
Augusta Deglava ielā 60, LV-1035, Rīga,
Tālr.: + 371 714 9640, 7 149 641
Fakss: + 371 914 9646
GRUNDFOS d.o.o.
Šlandrova 8b, SI-1231 Ljubljana-Črnuče
Phone: +386 31 718 808
Telefax: +386 (0)1 5680 619
E-mail: [email protected]
Lithuania
South Africa
GRUNDFOS Pumps UAB
Smolensko g. 6
LT-03201 Vilnius
Tel: + 370 52 395 430
Fax: + 370 52 395 431
GRUNDFOS (PTY) LTD
Corner Mountjoy and George Allen Roads
Wilbart Ext. 2
Bedfordview 2008
Phone: (+27) 11 579 4800
Fax: (+27) 11 455 6066
E-mail: [email protected]
GRUNDFOS s.r.o.
Prievozská 4D
821 09 BRATISLAVA
Phona: +421 2 5020 1426
sk.grundfos.com
Uzbekistan
Perusahaan Grundfos
Argentina
ECM: 1171867
www.grundfos.com
The name Grundfos, the Grundfos logo, and be think innovate are registered trademarks owned by Grundfos Holding A/S or Grundfos A/S, Denmark. All rights reserved worldwide.
96782378 1215
© Copyright Grundfos Holding A/S
Download