HUBUNGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DENGAN

advertisement
HUBUNGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DENGAN
USIA IBU HAMIL DIBAWAH 20 TAHUN
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan
Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
Laurita Laras Pratiwi
G0013133
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Surakarta
2016
PENGESAHAN SKRIPSI
Skripsi dengan judul: Hubungan Kejadian Hiperemesis Gravidarum dengan
Usia Ibu Hamil dibawah 20 Tahun
Laurita Laras Pratiwi, NIM: G0013133, Tahun: 2016
Telah diuji dan sudah disahkan di hadapan Dewan Penguji Skripsi
Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret
Pada Hari Jum’at , Tanggal 16 Desember 2016
Pembimbing Utama
Nama : Dr. dr. Soetrisno, Sp. OG (K)
NIP
: 19530331 198202 1 003
(…………………………………..)
Pembimbing Pendamping
Nama : dr. Siti Munawaroh
NIP
: 19851014 201302 01
(…………………………………..)
Penguji Utama
Nama : Dr. dr. Sri Sulistyowati, Sp. OG (K)
NIP
: 19620822 198912 2 001
(…………………………………..)
Surakarta, 16 Desember 2016
Kepala Program Studi
Ketua Tim Skripsi
Kusmadewi Eka Damayanti, dr.
NIP 19830509 200801 2 005
Sinu Andhi Jusup, dr., MKes
NIP 19700607 200112 1 002
ii
PERNYATAAN
Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan
untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan
penulis tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang
lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Surakarta, 16 Desember 2016
Laurita Laras Pratiwi
NIM G0013133
iii
ABSTRAK
Laurita Laras Pratiwi, G0013133, 2016. Hubungan Kejadian Hiperemesis
Gravidarum dengan Ibu Hamil dibawah Usia 20 Tahun. Skripsi, Fakultas
Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Latar Belakang: Hiperemesis gravidarum merupakan keadaan yang paling parah
dari mual dan muntah selama kehamilan yang dapat menyebabkan morbiditas yang
signifikan bagi ibu dan bayi seperti kehilangan berat badan selama kehamilan,
dehidrasi, gangguan elektrolit, dan defisiensi nutritional sehingga dapat
meningkatkan risiko melahirkan berat bayi lahir rendah dan premature.
Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi yang disebabkan oleh banyak faktor,
salah satu yang paling berperan adalah usia dibawah 20 tahun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian hyperemesis gravidarum dengan
usia ibu hamil dibawah 20 tahun di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Metode: Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan pendekatan cross
sectional dimana teknik yang digunakan adalah fixed disease sampling. Penelitian
ini dilakukan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Peneliti menggunakan besar
sampel 100 orang sebanyak 50 ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum dan 50
ibu hamil yang tidak mengalami hyperemesis gravidarum. Data dianalisis
menggunakan uji Fisher’s Exact dengan SPSS 22.0 for Windows.
Hasil: Subjek penelitian ini terdiri dari 100 orang ibu hamil, dengan 12 orang ibu
hamil dengan usia kurang dari 20 tahun (12%) dan 88 ibu hamil dengan usia 20-35
tahun (88%). Pada kelompok ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum terdiri dari
10 ibu hamil berada pada usia kurang dari 20 tahun (10%) dan 40 ibu hamil berada
pada usia 20-35 tahun (40%). Pada kelompok ibu hamil yang tidak mengalami
hiperemesis gravidarum terdiri dari 2 ibu hamil berada pada usia kurang dari 20
tahun (2%) dan 48 ibu hamil berada pada usia 20-35 tahun (48%). Hasil uji Fisher’s
Exact menunjukkan probabilitas sebesar 0,0277 yang berarti terdapat hubungan
yang bermakna antara kejadian hyperemesis gravidarum dengan ibu hamil dibawah
usia 20 tahun.
Simpulan: Terdapat hubungan antara kejadian hyperemesis gravidarum dengan ibu
hamil dibawah usia 20 tahun di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
Kata Kunci: Hiperemesis gravidarum, Usia ibu hamil.
ABSTRACT
Laurita Laras Pratiwi, G0013133, 2016. The Correlation Maternal Age under 20
Years and the Incidence of Hyperemesis Gravidarum. Mini Thesis, Faculty of
Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta.
Background : Hyperemesis gravidarum is the most severe form illness of nausea
and vomiting of pregnancy. It can cause significant maternal and fetal morbidity
such as weight loss during pregnancy, dehydration, electrolyte disturbance, and
nutritional deficiency that lead to increase the risk of delivering low birth weight
and premature. Hyperemesis gravidarum is a multifactorial condition. One of the
most valuable risk factor is maternal age under 20 years old. The aim of this
research was to determine the correlation between maternal age under 20 years
old and the incidence of hyperemesis gravidarum.
Methods : This was an observational descriptive research with cross sectional
approach that was used fixed disease sampling. Research conducted in RSUD Dr.
Moewardi Surakarta with 100 pregnant women consist of 50 pregnant women with
hyperemesis gravidarum and 50 pregnant women without hyperemesis gravidarum.
Data were analyzed using Fisher’s Exact test method with SPSS 22.0 for Windows.
Results: Subjects of this research consisted of 100 pregnant women, with 12
pregnant women under 20 years (12%) and 88 pregnant women with 20-35 years
(88%). In the group of pregnant women with hyperemesis gravidarum consisted of
10 pregnant women under 20 years (10%) and 40 pregnant women with 20-35 years
(40%). In the group of women without hyperemesis gravidarum consisted of 2
pregnant women under 20 years (2%) and 48 pregnant women with 20-35 years
(48%). The result of Fisher’s Exact test showed the probability at 0,0277 which
means there is a significant correlation between the incidence of hyperemesis
gravidarum in pregnant women under 20 years.
Conclusion: There is correlation between maternal age under 20 years old and the
incidence of hyperemesis gravidarum
Keywords: hyperemesis gravidarum, maternal age.
PRAKATA
Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas segala karunia dan rahmat-Nya
sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Kejadian
Hiperemesis Gravidarum dengan Usia Ibu Hamil dibawah 20 Tahun”. Penyusunan skripsi ini
untuk memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran
Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Peneliti menyadari bahwa penelitian ini tidak akan berhasil tanpa adanya bantuan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu, peneliti mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. Hartono, dr., MSi, Selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas
Maret Surakarta.
2. Sinu Andhi Jusup dr., MKes, selaku Ketua Program Studi Kedokteran Fakultas
Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
3. Kusmadewi Eka Damayanti, dr., selaku Ketua Tim Skripsi Fakultas Kedokteran
Universitas Sebelas Maret Surakarta beserta Bapak Nardi dan staff.
4. Dr. dr. Soetrisno, Sp. OG (K) selaku Pembimbing Utama dan dr. Siti Munawaroh
selaku Pembimbing Pendamping yang telah meluangkan waktu serta memberikan
bimbingan, saran, dan motivasi bagi peneliti
5. Dr. dr. Sri Sulistyowati, Sp. OG (K) selaku Penguji Utama yang telah meluangkan
waktu serta berkenan menguji, memberikan saran, dan nasehat bagi peneliti.
6. Bagian Instalasi Rekam Medik RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang telah
mengizinkan peneliti dalam pengambilan sampel penelitian.
7. Keluarga peneliti terutama ayah dan ibu yang selalu mendukung dan mendoakan peneliti
dalam menyelesaikan skripsi ini.
8. Teman – teman terdekat peneliti yang selalu memberi dukungan dan nasehat baik
terutama selama mengerjakan skripsi.
9. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu proses penelitian
tugas karya akhir ini yang tidak mungkin disebutkan satu - persatu.
Meskipun tulisan ini masih jauh dari kata sempurna, peneliti berharap skripsi ini
dapat bermanfaat bagi pembaca.
Surakarta, 23 Desember 2016
Laurita Laras Pratiwi
iv
DAFTAR ISI
PRAKATA ............................................................................................................ vi
DAFTAR ISI……................................................................................................. vii
DAFTAR TABEL ................................................................................................. ix
DAFTAR GAMBAR............................................................................................
x
DAFTAR LAMPIRAN …..................................................................................... xi
BAB I. PENDAHULUAN ...................................................................................
1
A. Latar Belakang Masalah ...................................................................
1
B. Rumusan Masalah ......................................................................... ..
2
C. Tujuan Penelitian ............................................... .............................
3
D. Manfaat Penelitian ..........................................................................
3
BAB II. LANDASAN TEORI ............................................................................
4
A. Tinjauan Pustaka .............................................................................
4
1.
Kehamilan ................................................................................
5
2.
Usia ...........................................................................................
6
3.
Hiperemesis Gravidarum ..........................................................
7
4.
Hubungan antara Usia Ibu Hamil dibawah 20 Tahun dengan
Kejadian Hiperemesis Gravidarum…………………………..
20
B. Kerangka Pemikiran ........................................................................ 25
C. Hipotesis ......................................................................................... 26
BAB III. METODE PENELITIAN ...................... .............................................. 27
A. Jenis Penelitian................................................................................. 27
B. Lokasi dan Waktu Penelitian ..........................................................
27
C. Subjek Penelitian ............................................................................. 27
D. Identifikasi Variabel Penelitian........................................................ 29
E. Definisi Operasional Variabel Penelitian......................................... 30
F. Instrumen Penelitian ........................................................................ 30
G. Cara Kerja ........................................................................................ 30
H. Rancangan Penelitian ....................................................................... 32
iv
I. Teknik Analisis Data........................................................................ 33
BAB IV. HASIL PENELITIAN .......................................................................... 33
A. Deskripsi Subjek Penelitian ............................................................. 33
B. Karakteristik Subjek Penelitian........................................................ 34
C. Analisis Bivariat............................................................................... 35
D. Analisis Multivariat……………………………………………….
36
BAB V. PEMBAHASAN ................................................................................... 37
BAB VI. PENUTUP ............................................................................................ 39
A. Simpulan .......................................................................................... 39
B. Saran ................................................................................................ 39
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 40
LAMPIRAN
v
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran....................................................................
24
Gambar 3.1 Rancangan Penelitian...................................................................
30
vi
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Distribusi Karakteristik Subjek Penelitian......................................
34
Tabel 4.2 Hasil Uji Fisher’s Exact Test……………………………………..
35
Tabel 4.3 Analisis Regression Binary Logistic terhadap Kejadian Hiperemesis
Gravidarum………………………………………………………………….
vii
36
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Ethical Clearance
Lampiran 2. Surat Izin Penelitian
viii
Download