efektivitas penggunaan metode diskusi dalam mengidentifikasi

advertisement
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DISKUSI DALAM
MENGIDENTIFIKASI UNSUR INTRINSIK DRAMA SISWA
KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 6
TANJUNGPINANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
ARTIKEL E-JOURNAL
diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Pendidikan
(S.Pd.)
RATNA WATI
NIM 110388201094
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
TANJUNGPINANG
2015
ABSTRAK
Wati, Ratna. 2015. Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi dalam
Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Drama Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas
Negeri 6 Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2014/2015. Skripsi. Tanjungpinang:
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Pembimbing I: Dra. Hj. Isnaini
Leo Shanty, M. Pd. Pembimbing II: Drs. Suhardi, M. Pd.
Kata Kunci: Efektivitas, Metode Diskusi, Unsur Intrinsik, Drama
Pada pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pelajaran
mengidentifikasi unsur intrinsik drama, penggunaan metode pembelajaran yang
efektif oleh guru bahasa Indonesia di kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 6
Tanjungpinang masih sangat kurang.Guru cenderung menggunakan metode
ceramah. Akibatnya, ketika diberikan tugas secara individu, siswa kesulitan
menyimpulkan unsur intrinsik yang terkandung dalam drama. Satu diantara
metode yang dapat dimanfaatkan dalam mengidentifikasi unsur intrinsik drama
adalah metode diskusi, yaitu proses belajar mengajar dan terjadi interaksi antara
dua atau lebih individu yang terlibat, saling tukar menukar pengalaman dan
memecahkan masalah.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan
pendekatan eksperimen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes
yaitu tes mengidentifikasi unsur intrinsik drama yang diperdengarkan. Populasi
dalam penelitian ini adalah 40 siswa dari 101 siswa kelas XI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan mengidentifikasi
unsur intrinsik drama pada pretest atau sebelum menggunakan metode diskusi
berada pada kategori kurang, dengan perolehan nilai rata-rata 58.Sedangkan
tingkat kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik drama siswa kelas XI
Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Tanjungpinang pada postest berada pada
kategori memuaskan, dengan perolehan nilai rata-rata 85,3.Jadi, kesimpulannya
adalah dengan menggunakan metode diskusi dalam kegiatan mengidentifikasi
unsur intrinsik drama siswa terbukti efektif dan hipotesis diterima.
ABSTRACT
Wati, Ratna. 2015. The effectiveness of the discussion method used in identifying
intrinsic element of drama students class XI of senior high school 6
Tanjungpinang year 2014/2015. Thesis. Language and departement of education
of Indonesia. Faculty of teacher training and education. Raja Ali Haji Maritime
University Tanjungpinang. Supervisor I : Dra. Hj. Isnaini Leo shanty, M. Pd.
Supervisor II : Drs. Suhardi, M. Pd.
Keyword: Effectivieness, Discussion method, Intrinsic elements, Drama
On language acquisition indonesian especially lessons identification
intrinsic elements drama, the learning methods. Effective by the teacher
indonesian language at class XI senior high school no 6 Tanjungpinang it’s very
weak. Teachers tend to used method of lectures, consequently, the students hard
to conclude intrinsic element drama. One of the method can be used in identifying
intrinsic elements drama is method discussion. The process of teaching, learning
and accurring interaction between two more individuals involved.
Research method used quantitative method, with the approch experiment,
data collection techniques in research is the test. The identification intrinsic
element drama to heard. The population of the research is 40 students from 101
students class XI.
The result of the research show that the level of ability to identification
intrinsic elements drama, at the pretest or before using a method of discussion
was in category of less. With the intermediatly value 58. While the level of ability
identification intrinsic elements drama students senior high school no 6
Tanjungpinang class XI for posttest category satisfactory with the intermediatly
value 83,3. So the conclusion is using method of the discussion in the
identification intrinsic elements drama has proved effective and hypothesis
accepted by students.
1. Pendahuluan
Melalui pengamatan yang peneliti lakukan, yaitu wawancara dengan guru
bahasa Indonesia dan melihat sendiri kegiatan belajar mengajar di sekolah
antara siswa dan guru. Pada pembelajaran bahasa Indonesia khususnya
pelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik drama, peneliti masih menemukan
pengajaran yang pasif. Guru menerangkan, lalu memberikan tugas atau latihan.
Guru hanya memberikan metode saja, tanpa melihat dan mencari tahu metode
apa yang cocok dalam pembelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik drama.
Melalui latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik melakukan penelitian ini
dengan judul: “Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi dalam Mengidentifikasi
Unsur Intrinsik Drama Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 6
Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2014/2015.”
2. Metode Penelitian
Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada bulan
Mei 2015 di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Tanjungpinang. Sampel pada
penelitian ini adalah 40% dari jumlah populasi 101 siswa yaitu 40 siswa. Teknik
pengambilan sampel adalah dengan teknik Simple random sampling. Intrumen
yang peneliti gunakan pada penelitian ini adalah tes. Tes yang dilakukan adalah
tes mengidentifikasi unsur intrinsik drama pada drama yang diperdengarkan
sebelum menggunakan metode diskusi dan sesudah menggunakan metode diskusi.
3. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Nilai rata-rata siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik drama
sebelum menggunakan metode diskusi (pre-test) adalah 58 dengan kategori
penilaian kurang. Nilai rata-rata mengidentifikasi unsur intrinsik drama siswa
sesudah menggunakan metode diskusi (post-test) adalah 83,3 dengan kategori
penilaian memuaskan. Berdasarkan hipotesis yang diajukan bahwa dengan
menggunakan metode diskusi dalam mengidentifikasi unsur intrinsik drama siswa
kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Tanjungpinang Tahun Pelajaran
2014/2015 adalah sangat efektif dan hipotesis diterima.
4. Simpulan dan Rekomendasi
Nilai rata-rata mengidentifikasi unsur intrinsik drama siswa sebelum
menggunakan metode diskusi adalah 58 dengan kategori penilaian kurang. Nilai
rata-rata mengidentifikasi unsur intrinsik drama siswa sesudah menggunakan
metode diskusi adalah 83,3 dengan kategori memuaskan. Jadi, kesimpulan dalam
penelitian ini dengan menggunakan metode diskusi dalam mengidentifikasi unsur
intrinsik drama akan sangat efektif daripada tidak menggunakan metode diskusi
dan hipotesis diterima.
Rekomendasi yang akan disampaikan adalah diharapkan dalam
pembelajaran mengidentifikasi unsur intrinsik drama sebaiknya guru bahasa
Indonesia menggunakan metode diskusi. Walaupun metode diskusi bukan hal
yang baru, namun kesesuaian dalam pemilihan metode dengan materi
pembelajaran perlu diperhatikan.
Daftar Pustaka
Anggreana, Tila. 2014. Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Metode
Menghayal (Imaging) Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Miftahul
Ulum Tanjungpinang. Tanjungpinang. Skripsi Universitas Maritim Raja Ali
Haji
AR, Syamsuddin dan Vismaia S. Damaianti. 2009. Metode Penelitian Pendidikan
Bahasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Edisi
Revisi V. Jakarta: PT Rineka Cipta
Budianta, Melani dkk. 2008. Membaca Sastra (Pengantar Memahami Sastra
untuk Perguruan Tinggi). Magelang: Indonesia Tera
Djamarah, Syaiful Bahri dkk. 2006. Srategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT
Rineka Cipta
Endraswara, Suwardi. 2011. Metode Pembelajaran Drama. Jakarta: Caps
Esten, Mursal. 2000. Kesusastraan Pengantar Teori & Sejarah. Bandung:
Angkasa
Faqih, Abdul. 2013. Penerapan Metode Diskusi Kelompok Terarah dalam Upaya
Meningkatkan Maharah Qira ah bagi Siswa Kelas VIII B MTsN Sumbergiri
Ponjong Gunung Kidul Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Yogyakarta
Fathurrohman, Pupuh dan Sobry Sutikno. 2010. Srategi Belajar Mengajar.
Bandung: PT Refika Aditama
Kosasih, E. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya
Margono, S. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Pemanik, Dayu Diah. 2014. Keterampilan Mengidentifikasi Unsur Instrinsik
Cerpen Berdasarkan Media Rekaman Siswa Kelas XI Sekolah Menengah
Atas Negeri 1 Bintan Tahun Pelajaran 2013/ 2014. Skripsi Universitas
Maritim Raja Ali Haji
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional
Republik Indonesia. 2011. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Jakarta: Victory
Inty Cipta
Sadiyah Halimatus, 2010. Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi dalam
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Pertama YAPIA
Ciputat. Jakarta
Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses
Pendidikan. Jakarta: Kencana
Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra.Jakarta: PT Grasindo
Sitepu, Heny Roulina. 2013. Pengaruh Teknik Pembelajaran Kelompok Terhadap
Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Intrinsik Film “I’Not Stupid
Too” Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Tebing Tinggi Tahun Pembelajaran
2012/2013. Sumatra Utara
Sopiana. 2012. Efektivitas Metode Demonstrasi Terhadap Keterampilan
Membaca Puisi Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 3
Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2012/ 2013. Skripsi Universitas Maritim
Raja Ali Haji
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV
Alfabeta
Suharsaputra, Uhar. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan
Tindakan. Bandung: PT Rafika Aditama
Suryono, 2009. Diskusi Kelompok dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar
dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Darussalam
Ciputat Tanggerang. Jakarta
Tarigan, Henry Guntur. 2011. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa
WS, Hasanuddin. 1996. Drama Karya Dalam Dua Dimensi. Bandung: Angkasa
Yamin, Martinis. 2010. Desain Pembelajaran Berbasis Tingkat Satuan
Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Press
Download