7. Karakteristik Lahan untuk Pertanaman Padi Gogo

advertisement
dan
Padi merupakan tanaman pokok nasional
keadaan
tanaman
diukur/diperkirakan,
dapat
untuk
menghindari
kerusakan
lahan
yaitu
tekstur
tanah,
pembuatan teras bangku atau teras gulud,
Indonesia,
serta
struktur tanah, kedalaman tanah, jumlah curah
budidaya lorong serta penerapan pola tanam yang
diproduksi dengan berbagai upaya ektensifikasi
hujan, distribusi hujan, temperatur, drainase
dapat menutup tanah sepanjang tahun. Selain itu,
dan intensifikasi. Upaya peningkatan produksi
tanah, jenis vegetasi dan sebagainya.
padi
masyarakat
seperti
yang
oleh
besar
yang
lahan
dikonsumsi
sebagian
utama
unsur-unsur
padi di berbagai daerah umumnya difokuskan
Ada tiga faktor karakteristik lahan yang
pada area atau lahan dengan fasilitas irigasi yaitu
gogo
dapat
dikembangkan
datar/bantaran
sungai,
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
daerah
sungai
padi sawah dimana air selalu tersedia sepanjang
tanaman padi gogo yaitu : iklim, tanah dan
perkebunan dan HTI muda.
musim. Namun demikian, tingkat produksinya
topografi. Ketiganya merupakan faktor penting ,
masih belum memenuhi kebutuhan nasional.
masing-masing
Untuk mengantisipasi kondisi di atas maka
pengembangan
mendapatkan
produksi
perhatian
padi
berkaitan
dalam
Areal
sungai
Kawasan
(DAS)
daerah
perbukitan
dan
kawasan
datar yang terletak di bantaran
merupakan lahan
kering yang
dapat
mempengaruhi fungsi fisiologis dan morfologi
ditanami padi gogo. Areal ini biasanya lebih subur
perlu
tanaman padi gogo.
dibandingkan dengan lahan kering pada lokasi
Rata-rata
Pertanaman
gogo
serius.
saling
aliran
di
membutuhkan
lainnya. Disisi lain, jika lahan ini mengalami
produktivitas padi gogo 2,56 ton ha-1, jauh di
curah hujan > 200 mm minimal 4 bulan secara
kekeringan maka dapat dilakukan penyedotan air
bawah produktivitas padi sawah 4,57 ton ha-1.
berurutan. Berkaitan dengan sebaran pola curah
dari sungai.
Luas total daratan Indonesia 188,2 juta ha dan
hujan pertanaman padi gogo sebaiknya dilakukan
148 juta ha diantaranya merupakan lahan kering.
pada awal musim hujan yaitu pada awal bulan
Potensi lahan kering di banyak daerah belum
basah sehingga dapat dipanen pada bulan-bulan
dimanfaatkan secara optimal bagi pengembangan
kering. Bulan basah adalah bulan dimana curah
tanaman padi dan tanaman pangan lainnya.
hujan < 100 mm/bulan.
Sampai saat ini, kontribusi produksi padi gogo
padi
gogo
Lahan kering yang dapat dimanfaatkan
baru mencapai 5-6%. Potensi lahan ini dapat
untuk pertanaman padi gogo
dimaksimalkan
dengan kemiringan kurang dari 15% (topografi
apabila
kita
mengetahui
karakteristik dari lahan tersebut.
Karakteristik
lahan
adalah
adalah lahan
bergelombang sampai berbukit) oleh karena itu
atribut
atau
diperlukan tindakan konservasi tanah dan air
(a)
(b)
(a) Daerah pertanaman padi gogo di bantaran DAS
Batanghari, (b) Pertanaman padi gogo diantara karet
dan pisang di daerah Singkut kabupaten Sarolangun
dengan topografi datar-bergelombang
Kriteria Kesesuaian Lahan yang telah diusahakan untuk Komoditas Tanaman Pangan Padi Gogo
(Oryza sativa).
Persyaratan
Kelas Kesesuaian Lahan *)
penggunaan/
Karakteristik Lahan
Temperatur (tc)
Temperatur
rata-rata
(°C)
Ketersediaan air (wa)
Zone
agroklimat
(Oldeman)
Kelembaban (%)
Media perakaran (rc)
Kriteria Drainase
Kelas Tekstur
Bahan kasar (%)
Kedalaman tanah (cm)
Gambut:
Ketebalan (cm)
Kematangan
Retensi hara (nr)
KTK tanah cmol/kg)
Kejenuhan basa (%)
pH H2O
S1
S2
S3
N
24 - 29
22 - 24
29 - 32
18 – 22
32 - 35
< 18
> 35
C2,C3,D2,D3
A2,B2,B3
A1,B1,C1,D1,
E1,D4,E2,E3
E4
33 - 90
30 - 33
< 30
> 90
-
baik, sedang
halus, agak halus, sedang
< 15
> 50
agak cepat, agak terhambat
halus, agak halus, sedang
15 - 35
40 - 50
terhambat, sangat terhambat
agak kasar
35 – 55
25 – 40
cepat
kasar
> 55
< 25
-
-
-
-
> 16
> 35
5,5 – 7,5
5 - 16
20 - 35
5,0 - 5,5
7,5 - 7,9
<5
< 20
< 5,0
> 7,9
-
< 0,8
-
C-organik (%)
Hara Tersedia (na)
N total (%)
P2O5 (mg/100 g)
> 1,2
0,8 - 1,2
sedang
tinggi
Rendah
Sedang
Sangat rendah
Rendah - sangat rendah
-
K2O (mg/100 g)
sedang
Rendah
Sangat rendah
-
Toksisitas (xc)
Salinitas (dS/m)
Sodisitas (xn)
<2
2-4
4-6
>6
Alkalinitas/ESP (%)
< 20
20 - 30
30 – 40
> 40
-
-
-
-
<3
-
3-8
sangat ringan
8 - 15
ringan -sedang
> 15
beratsangat
berat
-
-
-
-
<5
5 - 15
15 – 40
> 40
<5
5 - 15
15 – 25
> 25
Bahaya sulfidik (xs)
Kedalaman sulfidik (cm)
Bahaya erosi (eh)
Lereng (%)
Bahaya erosi
Bahaya banjir /genangan
pada masa tanam (fh)
- Tinggi (cm)
- Lama (hari)
Penyiapan Lahan (lp)
Batuan di permukaan
(%)
Singkapan batuan (%)
Hendri Purnama, SP. M.Si/BPTP Jambi/2014
KARAKTERISTIK LAHAN UNTUK
PERTANAMAN PADI GOGO
BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN
(BPTP) JAMBI
Jl.Samarinda Paal V Kotabaru Jambi 36128,
Jl. Raya Jambi – Palembang KM 16,
Desa Pondok Meja, Kec. Mestong, Kab. Muaro Jambi
Telp: 0741-7053525, Fax: 0741-40413
e-mail: [email protected]
Website:jambi.litbang.deptan.go.id
Download