Format Penulisan Makalah - Seminar

advertisement
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017
ISBN: 978-602-61268-4-9
Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web
Pada SMPN 71 Jakarta
Kurniawati1, Ghofar Taufik2
1
STMIK Nusa Mandiri Jakarta
e-mail: [email protected]
2
AMIK BSI Jakarta
e-mail: [email protected]
Abstrak – Sebagaimana diketahui pada saat ini berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta telah banyak
menggunakan komputer untuk membantu kegiatan kerjanya. Ini menunjukan bahwa komputer sudah tidak dapat
dipisahkan dari segala kegiatan, dimana komputer sangat membantu untuk menghasilkan informasi yang sangat
tepat, relevan dan akurat. Untuk menjamin keakuratan data yang akan disajikan diperlukan suatu system pengolahan
data yang cepat dan akurat. SMP Negeri 71 Jakarta mempunyai sebuah perpustakaan yang dalam pengelolahan
datanya masih menggunakan sistem yang manual. sistem ini sudah kurang sesuai dimana semua transaksi
peminjaman buku dan pengembalian buku bahkan hingga pembuatan laporan, masih menggunakan buku atau kertas
dalam bertransaksi. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam melakukan pengelolahan pencatatan
data buku peminjam maupun pengembalian. Dari uraian masalah diatas maka diperlukan suatu sistem informasi
pengelolahan data perpustakaan pada SMP Negeri 71 Jakarta agar sistem menjadi lebih efisien seperti halnya sistem
peminjaman dan pengembalian yang sering bermasalah dan memakan waktu yang lama sehingga membutuhkan
perkembangan dengan memanfaatkan teknologi yang ada misalnya menggunakan website dan memudahkan admin
dalam melakukan pencatatan transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Juga meningkatkan pelayanan dalam
sistem perpustakaan menjadi lebih baik. Kesalahan dan kehilangan data juga daapat lebih di minimalisir dengan
adanya website perpustakaan.
Kata Kunci: Sistem Informasi, Perpustakaan
I. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi yang semakin pesat
mempengaruhi berbagai aspek yang ada di lingkungan
termasuk dalam pertumbuhan sistem informasi.
Peranan teknologi di rasakan oleh semua masyarakat,
seperti adanya website ataupun blog yang semakin
banyak bermunculan yang menjadi bahan acuan bagi
para pelajar baik dari kalangan siswa hingga
mahasiswa. Oleh karena itu fungsi perpustakaan
menjadi kurang diminati dikalangan pelajar, padahal
perpustakaan menjadi sarana pendukung yang sangat
penting sebagai tempat yang menyediakan berbagai
ilmu pengetahuan yang luas. Namun karena sistem
perpustakaan yang masih banyak menggunakan sistem
manual atau kurang memanfaatkan sistem teknologi
membuat fungsi perpustakaan menjadi kurang efektif
dan efesien terutama pada lingkungan sekolah.
Sekolah merupakan sarana pendidikan formal untuk
mendapatkan
ilmu
pengetahuan.
Sedanagkan
Perpustakaan merupakan media atau tempat yang
menyediakan informasi serta ilmu pengetahuan yang
berperan sangat penting bagi perkembangan pelajar.
II. LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Sistem Informasi
James Alter (1992) mengemukakan bahwa : “
a management perspective, mendefinisikan sistem
informasi sebagai kombinasi antar prosedur kerja,
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-158
informasi, orang, dan teknologi, yang diorganisasikan
untuk mencapai tujuan dam sebuah organisasi”
(Mulyanto, 2009). Sedangkan Bodnar dan Hopwwod
(1993) mengemukakan bahwa : “Mendefinisikan
sistem informasi sebagai kumpulan perangkat keras
dan perangkat lunak yang dirancang untuk
mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi
yang berguna” (Mulyanto, 2009).
Kesimpulan sistem informasi merupakan komponen
yang terdiri dari manusia, teknologi informasi,
prosedur kerja yang memproses, menyimpan,
menganalisa, menyebarkan informasi untuk mencapai.
2.2. Perpustakaan
Perpustakaan sekolah sebagai salah satu
sarana pendidikan penunjang kegiatan belajar siswa
memegang peranan yang sangat penting dalam
memacu tercapainya tujuan pendidikan sekolah
(Darmono, 2007).
2.3. Konsep Dasar Pemprograman Terstruktur
Pemprograman terstruktur adalah konsep
atau paradigma atau sudut pandang pemrograman
yang membagi-bagi program berdasarkan fungsifungsi atau prosedur-prosedur yang dibutuhkan
program komputer (Rosa, Shalahudin, 2015). Modulmodul (pembagian program) biasanya dibuat dengan
mengelompokan fungsi-fungsi dan prosedur-prosedur
yang diperlukan sebuah proses tertentu.
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017
ISBN: 978-602-61268-4-9
2.4. Web
Web adalah salah satu aplikasi yang
berisikan dokumen-dokumen multimedia (teks,
gambar,
animasi,
video)
didalamnya
yang
menggunakan Protokol HTTP (hypertext transfer
protocol) dan untuk mengakses menggunakan
perangkat lunak yang di sebut browser (Arief, 2011).
2.5. UML (Unifield Modeling Language)
“UML
(unifield
modeling
language)
merupakan salah satu bentuk permodelan atau sebuah
bahasa standar yang banyak digunakan di dunia
industri untuk mendefinisikan equirement, membuat
analisis dan desain serta mengambakan arsitektur
dalam pemrograman berorientasi objek” (Rosa,
Shalahudin, 2015).
III. Metode Penelitian
3.1. Teknik Pengumpulan Data
Dengan melakukan observasi, wawancara
dan studi pustaka.
3.2. Metode Pengembangan Sistem
SDLC atau software development life cycle
atau sering disebut system development life cycle
adalah poses mengembangkan atau mengubah suatu
sistem Perangkat lunak dengan menggunakan modelmodel dan metodologi yang digunakan orang untuk
mengembangkan sistem perangkat lunak sebelumnya
(Rosa, Shalahudin, 2015).
Model pengembangan yang digunakan dalam
perancangan website ini adalah model waterfall yaitu
“Model SDLC air terun (waterfall) sering juga disebut
model sekuensial linier (sequential linier) atau alur
hidup klasik. Model air terun menediakan
Pendekataan alur hiup perangkat lunak secara
sikuensial atau terurut dimulai dari analisis design,
pengkodean, pengujian, dan tahap pendukung
(support)” (Rosa, Shalahudin, 2015).
Sumber: Rosa dan Shalahudin (2015)
Gambar 1. Ilustrasi Model Waterfall
Berikut ini adalah beberapa tahapan yang dilakukan
dalam pengembangan perangkat lunak dengan model
Waterfall :
A. Analisis
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan
secara intansi untuk menspesifikasi kebutuhan
perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak
seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi
kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk
didokumentasikan.
B. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi
langkah yang focus pada desain pembuatan program
perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur
perangkat lunak, representasi antarmuka prosedur
pengkoden. Tahap ini mentransalasi perangkat lunak
dari analisis kebutuhan ke representasi desain radar
dapat di implementasikan menjadi program pada tahap
selanjutnya, desain perangkat lunak dihasilkan juga
perlu dokumentasi
C. Pembuatan kode program
Desain harus ditranslasi kedalam program
perangkat lunak. hasil dari tahap ini adalah program
komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada
tahap desain.
D. Pengujian
Pengujian fokus paa perangkat lunak secara
dari segi logic dan fungsional dan memastikan bahwa
semua bagian sudah diuji hal ini dilakukan untuk
meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan
keluaran untuk dihasilkan sesuai keinginan
E. Pendukung atau pemeliharaan (maintenance)
Tidak menutup kemungkinan sebuah
perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah
dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena
adanya kesalahan muncul dan tidak terdeteksi saat
pengujian. Proses pengembangan dimulai dari analisis
spesiikasi untuk perubahan perangkat lunak yang
sudah ada.
IV. PEMBAHASAN
4.1. Analisa Kebutuhan
Sistem informasi perpustakaan berbasis web
dimana anggota dan petugas perpustakaan bertatap
muka secara langsung dan menjadi sistem yang
dinamis dalam membantu petugas perpustakaan
dalam mengatasi berbagai masalah seperti hilangnya
dokumen , mencari data buku, mencari data siswa,
dan mempermudah dalam sistem peminjaman.
Berikut ini spesifikasi kebutuhan (system
requirement) dari sistem informasi perpustakaan
berbasis web :
1. Halaman user :
A.1 Siswa dan petugas dapat melakukan pencarian
buku.
2. Halaman Administrator
B.1 Petugas dapat mengelola data buku
B.2 Petugas dapat mengelola data katalog
B.3 Petugas dapat mengelola data anggota
B.4 Petugas dapat melakukan transaksi
peminjaman buku
B.5 Petugas dapat melakukan transaksi
pengembalian buku
B.6 Petugas dapat mengelola laporan
B.7 Petugas dapat mengelola Admin
4.2. Desain Sistem
A. Use Case Diagram
1. User
Yang dapat dilakukan oleh para siswa (user) dalam
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-159
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017
ISBN: 978-602-61268-4-9
mengakses sistem informasi perpustakaan
gambarkan dalam use case diagram berikut ini :
di
2. Pengembalian Buku
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 2. Use Case Diagram User
2. Administrator
Yang dapat dilakukan oleh Administrator dalam
mengakses sistem informasi perpustakaan di
gambarkan dalam use case diagram berikut ini :
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 5. Activity Diagram Pengmbalian Buku
C. Logical Record Structure
peminjaman
m
Id_petugas
No_pinjam*
Nis
Tanggal_pinjam
Tanggal_kembali
Id_koleksi
Id_petugas
1
Id_koleksi
m
nis
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 3. Use Case Diagram Administrator
B. Activity Diagram
1. Peminjaman Buku
1
1
admin
siswa
Id_petugas*
Nama
Password
Nama_lengkap
Nis*
Nama_siswa
Jenis_kelamin
Tanggal_lahir
No_telepon
alamat
1
buku
Kode_buku
Judul_buku
Pengarang
Penerbit
Tahun
Isbn
Jumlah_buku
1
m
nis
m
pengembalian
Id_petugas
m
Kode_buku
No_kembali*
No_pinjam
Tanggal_kembali
Id_petugas
Nis
Id_koleksi
1
Koleksi_buku
1
1
Id_koleksi
1
Id_koleksi
Kode_buku
Asal
status
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 6. Logical Record Stucture Perpustakaan
4.3. Desain User Interface
1. Halaman Pencarian
Siswa dapat mencari koleksi buku yang
terdapat di SMP Negeri 71 Jakarta dengan mengetik
judul Buku atau kode buku pada kolom pencarian.
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 4. Activity Diagram Peminjaman Buku
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-160
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017
ISBN: 978-602-61268-4-9
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 7. Tampilan Halaman Pencarian
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 10. Tampilan Halaman Data Buku
2. Halaman Login
Sebelum dapat menggunakan aplikasi,
petugas akan diarahkan ke halaman login dan diminta
untuk memasukan user Id dan password. Jika user Id
dan password benar, maka petugas akan diarahkan
kehalaman menu petugas.
5. Halaman Anggota
Halaman ini menampilkan data anggota yang
telah diinput kedalam database, petugas dapat
menambahkan anggota baru, menghapus anggota, dan
mengedit anggota.
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 8. Tampilan Halaman Login
3. Halaman Beranda (Home)
Menu ini menampilkan menu link ke
halaman-halaman lain dalam aplikasi perpustakaan.
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 11. Tampilan Halaman Data Anggota
6. Halaman Peminjaman Buku
Halaman ini menampilkan data transaksi
peminjaman buku.
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 9. Tampilan Halaman Beranda
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 12. Tampilan Halaman Peminjaman Buku
4. Halaman Data Buku
Halaman ini menampilkan katalog buku yang
telah diinput kedalam database, petugas dapat
menambahkan buku baru, menghapus buku dan
mengedit buku.
7. Halaman Pengembalian
Halaman ini menampilkan data transaksi
pengembalian buku.
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-161
Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017
ISBN: 978-602-61268-4-9
V. KESIMPULAN
Pengelolaan perpustakaan pada SMP Negeri
71 Jakarta dengan menggunakan sistem informasi
memberikan dampak yang signifikan. Mulai dari
penggunaan memori dalam komputer sangat mengu
rangi penggunaan kertas. Waktu dalam proses pemin
jaman dan pengembalian menjadi lebih efektif dan
efisien. Pembuatan laporan lebih mudah dan cepat.
REFERENSI
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 13. Tampilan Halaman Pengembalian
Buku
8. Halaman Katalog Buku
Halaman ini menampilkan data koleksi buku
yang telah diinput kedalam database.
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 14. Tampilan Halaman Katalog Buku
9. Halaman Laporan
Sumber: Hasil Penelitian (2017)
Gambar 15. Tampilan Halaman Laporan
Prosiding SIMNASIPTEK: Hal. A-162
Arief, M. Rudyanto. (2011). Pemprograman Web
Dinamis
Menggunakan
PHP&MySQL.
Yogyakarta: Andi.
Darmono. (2007). Perpustakaan Sekolah (Pendekatan
Aspek Manajemen dan Tata Kerja). Jakarta:
Grasindo.
Mulyanto, Agus. (2009). Sistem Informasi Konsep
dan Aplikasi. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Rosa, A.S., Shalahudin, M. (2015). Modul
Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak
(Terstruktur dan Berorientasi Objek). Bandung:
Informatika.
Download