52 BAB III GAMBARAN UMUM A. Perkembangan Jakarta Islamic

advertisement
BAB III
GAMBARAN UMUM
A. Perkembangan Jakarta Islamic Index (JII)
Pasar modal mempunyai indikator indeks harga saham yang menjadi
pintu gerbang sekaligus barometer utama untuk para investor dalam
mengambil keputusan stratejiknya. Perhitungan terhadap indeks harga saham
dapat dilakukan dengan berbagai cara dan metode. Cara yang umum dilakukan
melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang merupakan indeks
komposit seluruh saham yang listing di BEI. Indeks lainnya yang sangat
berpengaruh adalah LQ-45 karena beranggotakan saham-saham unggulan yang
sangat aktif (most active).
Di samping itu, terdapat indeks harga saham yang lebih spesifik
dengan dasar ajaran islami yaitu Jakarta Islamic Index (JII) dengan anggota 30
saham pilihan. Ke-30 saham anggota JII tersebut dinilai memenuhi syarat yang
ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. Intinya saham-saham
yang masuk ke dalam JII-30 harus memenuhi unsur yang sama dengan indeks
lainnya kecuali unsur haram dalam pandangan MUI. Unsur haram yang
disyaratkan DSN MUI pada umumnya terkait dengan: alkohol, perjudian,
produksi dengan bahan baku babi, pornografi, jasa keuangan dan asuransi
konvensional. Ke enam fatwa-fatwa DSN MUI tahun 2004 tersebut mengatur
prinsip-prinsip syariah di bidang pasar modal yang menyatakan bahwa suatu
sekuritas/efek di pasar modal dipandang telah memenuhi prinsip-prinsip
52
53
syariah apabila telah memperoleh pernyataan kesesuaian syariah secara tertulis
dari DSN-MUI. Jadi secara khusus saham-saham yang masuk kriteria JII
adalah saham-saham yang operasionalnya tidak mengandung unsur ribawi,
permodalan perusahaan juga bukan mayoritas dari hutang. Maka saham-saham
JII ini pada umumnya mempunyai struktur modal yang sehat dan tidak
terbebani bunga hutang berlebihan, dengan kata lain debt-to-equity rasionya
masih proporsional sehingga sangat menjanjikan untuk investasi jangka
menengah-panjang. Pengelolaannya juga dinilai transparan dan kredibel serta
menghormati pemegang sahamnya. Saham-saham anggota JII sebagian besar
juga anggota indeks lainnya hanya ada sedikit kriteria syariah tersebut. Indeks
JII seperti indeks modern lainnya, bersifat dinamis dalam arti secara periodik
di update agar senantiasa responsif dengan pergerakan pasar dan sesuai dengan
syariah. Maka sejak keberadaannya 1995, dan berbagai penyempurnaan tahun
2000 dan 2003, saham-saham JII menunjukkan kinerja yang baik dan mampu
bersaing dengan saham-saham dari anggota indeks lainnya57.
Jakarta Islamic Index adalah salah satu indeks saham yang ada di
Indonesia yang menghitung index harga rata-rata saham untuk jenis sahamsaham yang memenuhi kriteria syariah. Kriterianya yakni seperti mendapat
persetujuan dari dewan pengawas syariah nasional PT DIM. "Serta ada syaratsyarat lainnya termasuk utang yang tidak boleh lebih dari modal menurut
aturan syariah. Adapun saham-saham yang akan masuk ke JII harus melalui
57
Perdana Wahyu Sentosa, Mengenal Jakarta Islamic Index, http://www.yarsi.ac.id/webdirectory/kolom-dosen/70-fakultas-ekonomi/222-mengenal-indeks-harga-saham-dan-jakartaislamic-index.html, diakses pada tanggal 30 Desember 2010.
54
filter syariah terlebih dahulu. Berdasarkan arahan PT DIM, ada beberapa syarat
yang harus dipenuhi agar saham-saham tersebut dapat masuk ke JII. Yaitu:
1. Emiten tidak menjalankan usaha perjudian dan permainan yang tergolong
judi atau perdagangan yang dilarang.
2. Bukan lembaga keuangan konvensional yang menerapkan sistem riba,
termasuk perbankan dan asuransi konvensional.
3. Usaha yang dilakukan bukan memproduksi, mendistribusikan, dan
memperdagangkan makanan atau minuman yang haram. Keempat, tidak
menjalankan usaha memproduksi, mendistribusikan, dan menyediakan
barang atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudharat58.
B. Saham Jakarta Islamic Index (JII) yang listed selama periode 2011-2014
1. PT XL Axiata Tbk. (EXCL)
PT XL Axiata Tbk (“Perseroan”) yang sebelumnya bernama PT
Excelcomindo Pratama Tbk, pertama kali didirikan dengan nama PT
Grahametropolitan Lestari. Perseroan berkedudukan hukum di Jakarta dan
didirikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Negara Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas
No. 55 tanggal 6 Oktober 1989, sebagaimana diubah dengan Akta
Perubahan No. 79 tanggal 17 Januari 1991. Keduanya dibuat di hadapan
Rachmat Santoso, S.H., Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut memperoleh
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat
58
Rheza Andhika P. http://economy.okezone.com/read /2010/05/31/320/337930/320/
kriteria-emiten-masuk-jakarta-islamic-index, Diakses pada tanggal 30Desember 2010.
55
Keputusan Menteri No. C2-515.HT.01.01.TH.91 pada tanggal 19 Februari
1991,
didaftarkan
di
Pengadilan
Negeri
Jakarta
Selatan
No.
670/Not/1991/PN.JKT.SEL dan No. 671/Not/1991/PN.JKT.SEL, tanggal 21
Agustus 1991, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 90, Tambahan No. 4070, tanggal 8 November 1991.
Sesuai
dengan
Anggaran
Dasar,
tujuan
Perseroan
adalah
melakukan kegiatan dalam usaha penyelenggaraan jasa telekomunikasi dan/
atau jaringan telekomunikasi dan/ atau multimedia. Perseroan memulai
operasi komersialnya di tahun 1996. Setelah persetujuan Menteri
Komunikasi dan Informatika atas permohonan rencana akuisisi atas AXIS
yang dilanjutkan dengan penggabungan usaha Perseroan dan AXIS, Menteri
Komunikasi dan Informatika mengeluarkan penetapan alokasi spektrum 2G
frekuensi GSM900/DCS 1800 dan spektrum 3G frekuensi IMT-2000.59
2. PT. International Nickel Indonesia Tbk. (INCO)
PT Inco menghasilkan nikel dalam matte, yaitu produk setengah
jadi yang diolah dari bijih laterit di fasilitas pertambangan dan pengolahan
terpadu dekat Sorowako, Sulawesi. Seluruh produksi PT Inco dijual dalam
Dolar Amerika Serikat berdasarkan kontrak-kontrak jangka panjang untuk
dimurnikan di Jepang. Kelebihan daya saing PT Inco terletak pada cadangan
bijih yang berlimpah, tenaga kerja terampil dan terlatih, pembangkit listrik
tenaga air berbiaya rendah, fasilitas produksi modern dan pasar terjamin
untuk produknya.
59
www.idx.com
56
Sebanyak 58,73% saham Perseroan dimiliki oleh Vale Inco dari
Kanada, satu produsen nikel terkemuka di dunia dan 20,09 persen oleh
Sumitomo Metal Mining Co.,Ltd., Jepang, sebuah perusahaan tambang dan
peleburan penting. Selain itu 20,14 persen saham PT Inco dimiliki publik
dan selebihnya oleh empat perusahaan Jepang lain.
Selama lebih dari tiga dasawarsa sejak penandatanganan Kontrak
Karya dengan Pemerintah Indonesia pada tahun 1968, Perseroan telah
menyediakan lapangan kerja terampil, mewujudkan kepedulian terhadap
kebutuhan masyarakat di daerah operasinya, menghasilkan keuntungan bagi
pemegang saham dan memberi sumbangan positif terhadap ekonomi
Indonesia60.
3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF)
Perusahaan ini didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 14
Agustus 1990 dengan nama PT Panganjaya Intikusuma, berdasarkan
Akta Notaris Benny Kristianto, S.H., No. 228. Akta pendirian ini
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia
dalam
Surat
Keputusan No. C2 2915.HT.01.01.Th’91 tanggal 12 Juli 1991, dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 12 Tambahan
No. 611 tanggal 11 Februari 1992. Anggaran Dasar Perusahaan telah
beberapa kali mengalami perubahan. Perubahan terakhir dimuat dalam
Akta Notaris Benny Kristianto, S.H. No. 47 tanggal 26 Mei 2009
mengenai
60
perubahan masa
jabatan
anggota
Direksi
dan
Dewan
PT. Inco Indonesia, http://www.pt-inco.co.id/new/profil.php, (Diakses pada tanggal 30
Desember 2010)
57
Komisaris dan telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi
Manusia Republik
Pemberitahuan
Indonesia
berdasarkan
Surat Penerimaan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.10-07948
tanggal 15 Juni 2009, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 74 Tambahan No. 739 tanggal 15 September 2009.
Ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara lain terdiri dari
mendirikan
dan
menjalankan industri
makanan
olahan,
bumbu
penyedap, minuman ringan, kemasan, minyak goreng, penggilingan biji
gandum dan pembuatan tekstil karung terigu. Kantor pusat Perusahaan
berlokasi di Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 27, Jl. Jend.
Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta, Indonesia, sedangkan pabrik dan
perkebunan Perusahaan dan Entitas Anak berlokasi di berbagai tempat
di
pulau
Jawa,
Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi
dan
Malaysia.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1990.
Pada
bulan
Mei
2012,
Perusahaan
menawarkan
kepada
masyarakat obligasi tanpa hak konversi dengan tingkat bunga tetap,
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 2.000.000. Dan pada bulan
Juni 2014, Perusahaan kembali menawarkan dengan nilai nominal yang
sama.61
4. PT. Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP)
PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Adalah salah satu produsen
semen di Indonesia. Indocement merupakan produsen terbesar kedua di
61
www.idx.com
58
Indonesia, perusahaan ini didirikan tahun 1985 yang merupakan hasil
penggabungan 6 perusahaan yang menghasilkan sebuah perusahaan semen
dengan delapan panrik sejak 1975. produksi semen Indocement bisa
mencapai total sekitar16.5 juta ton per tahun. Indocement memiliki 12
pabrik, sembilan diantaranya berada di Citeureup, kabupaten Bogor jawaw
barat. Dua berada di cirebon, jawa barat dan satunya di Tarjun, Kotabaru,
Kalimantan Selatan.
Produk utama Indocement adalah semen tipe ordinary portland
cement disingkat OPC dan pozzolan portland cement disingkat PPC yang
kemudian diganti dengan portland composite cement disingkat PCC sejak
2005. indocement juga memproduksi semen jenis lain misalnya, portland
cement type II dan type V serta Oil Well Cement, Indocement juga
merupakan satu-satunya produsen semen jenis semen putih (white Cement)
di Indonesia.
Tahun 2001, Heidelberg Cement Group yang berbasis di Jerman
dan merupakan produsen utama di dunia dengan pabrik di lebih dari 50
negara mengambil alih kepemilikan mayoritas saham di Indonesia. Sejak itu
perusahaan difokuskan untuk mengembalikan ketahanan finansial yang
hilang sejak krisis Asia, saham Indocement memiliki lebih dari 6000
karyawan.
Per Juli 2008, mayoritas kepemilikan saham Indocemen dipegang
oleh Heidelberg Cement AG (jerman) sebesar 65.14%, PT. Mekar Perkasa
59
sebesar 13.03% dan publik sebesar 21.83%. Semen yang dipasarkan adalah
semen dengan merek Tiga Roda62.
5. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
Untuk mendukung gerak pertumbuhan ekonomi, Indonesia
membutuhkan jaringan jalan yang handal. PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah republik Indonesia No. 04 tahun
1978 tentang Penyertaan Modal Negara republik Indonesia dalam pendirian
Perusahaan Perseroan (Persero) di bidang pengelolaan, pemeliharaan dan
pengadaan jaringan jalan tol, serta ketentuan-ketentuan pengusahaannya
(Lembaran Negara republik Indonesia No. 04 tahun 1978 juncto surat
keputusan Menteri keuangan republik Indonesia No. 90/kMk.06/1978
tentang Penetapan Modal Perusahaan Perseroan (Persero) PT Jasa Marga
tanggal 27 Februari 1978).
Perseroan didirikan berdasarkan akta No. 1 tanggal 01 Maret 1978,
dengan nama, “PT Jasa Marga (Indonesia Highway Corporation)”, yang
kemudian diubah berdasarkan akta No. 187 tanggal 19 Mei 1981 dan nama
Perseroan diubah menjadi “PT Jasa Marga (Persero)”, keduanya dibuat
dihadapan kartini Muljadi, SH., pada saat itu Notaris di Jakarta.anggaran
Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan anggaran
Dasar terakhir telah diumumkan dalam Tambahan No. 27404 dari berita
Negara republik Indonesia tanggal 12 Desember 2008 No. 100 dan terakhir
diubah dengan akta Pernyataan keputusan rapat No. 33 tanggal 05 april
62
Indocement
Tunggal
http://id.wikipedia.org/wiki/Indocement_Tunggal_Prakarsa, (Diakses
2011).
Perkasa,
pada tanggal 2 Januari
60
2011 yang dibuat dihadapan Notaris Ny. Poerbaningsih adi Wasito, SH.,
Notaris di Jakarta sebagaimana telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
asasi Manusia republik Indonesia dengan keputusannya No. aHU20228.aH.01.02
6. PT. Kalbe Farma Tbk. (KLBF)
Kalbe didirikan dalam rangka Undang-undang R.I. No. 6 tahun
1968 sebagaimana diubah dengan Undang-undang R.I. No. 12 tahun 1970
tentang Penanaman Modal Dalam Negeri berdasarkan akta Pendirian No. 3,
tanggal 10 September 1966, dibuat di hadapan R. Imam Soesetyo
Prawirokoesoemo, pada waktu itu Wakil Notaris di Jakarta. Akta pendirian
tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. J.A.5/72/23, tanggal 12
September 1967 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 234, Berita
Negara Republik Indonesia No. 102, tanggal 22 Desember 1967. Pada tahun
1991, Kalbe melakukan Penawaran umum perdana sejumlah 10.000.000
saham kepada masyarakat yang kemudian dicatatkan di Bursa Efek Jakarta
dan Bursa Efek Surabaya.
Pada tahun 1994, Kalbe kembali membagikan 75.600.000 saham
bonus dan 32.400.000 dividen saham kepada para pemegang sahamnya
yang dicatatkan di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya masingmasing pada tanggal 18 Juli 1994 dan 15 Juli 1994. Pada tanggal 6
Desember 2000, Kalbe kembali memberikan 1.900.800 saham bonus kepada
para pemegang sahamnya. Kalbe kemudian melakukan perubahan nilai
61
nominal saham (stock split) dari Rp1.000,00 menjadi Rp500,00 pada tahun
1996 dan dari Rp500,00 menjadi Rp100,00 per saham pada tahun 199963.
7. PT. Tambang Batubara Bukit Asam Tbk. (PTBA)
Sejarah pertambangan batubara di Tanjung Enim dimulai sejak
zaman kolonial Belanda tahun 1919 dengan menggunakan metode
penambangan terbuka (open pit mining) di wilayah operasi pertama, yaitu di
Tambang Air Laya. Selanjutnya mulai 1923 beroperasi dengan metode
penambangan bawah tanah (underground mining) hingga 1940, sedangkan
produksi untuk kepentingan komersial dimulai pada 1938.
Seiring dengan berakhirnya kekuasaan kolonial Belanda di tanah
air, para karyawan Indonesia kemudian berjuang menuntut perubahan status
tambang menjadi pertambangan nasional. Pada 1950, Pemerintah RI
kemudian mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang
Bukit Asam (PN TABA).
Pada 1981, PN TABA kemudian berubah status menjadi Perseroan
Terbatas dengan nama PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk,
yang
selanjutnya
disebut
Perseroan.
Dalam
rangka
meningkatkan
pengembangan industri batubara di Indonesia, pada 1990 Pemerintah
menetapkan penggabungan Perum Tambang Batubara dengan Perseroan.
esuai dengan program pengembangan ketahanan energi nasional, pada 1993
Pemerintah menugaskan Perseroan untuk mengembangkan usaha briket
63
Kalbe Farma, http://www.kalbe.co.id/,(Diakses pada tanggal 2 Januari 2011).
62
batubara. Pada 23 Desember 2002, Perseroan mencatatkan diri sebagai
perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode “PTBA”64.
8. PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM)
PT.
Telekomunikasi
Indonesia
Tbk.(TELKOM)
merupakan
perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (infokom) serta
penyedia jasadan jaringan telekomunikasi secara lengkap (ful service and
network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya
disebut juga perseroan atau perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak
bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon jasa tidak bergerak nirkabel
(fixed wireless), jasa telepon bergerak (celluler)., data dan internet, network
serta interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan
asosiasi.
Sampai dengan 31 Desember 2007 jumlah pelanggan telkom
sebanyak 63.0 juta pelanggan yang terdiri dari pelanggan telepon tidak
bergerak kabel sejumlah 6.7 juta, pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel
sejumlah 6.4 juta pelanggan dan 47.9 juta pelanggan jasa telepon bergerak.
Pertumbuhan jumlah pelanggan TELKOM di tahun 2007 sebanyak 29.9
%65.
9. PT. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)
PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan) didirikan pada 5
Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V. Lever dengan akta No. 33 yang
64
PT. Bukit Asam, http://id.wikipedia.org/wiki/PT_Bukit_Asam#Sejarah_Perusahaan,
diakses pada tanggal 30 Desember 2010)
65
Telekomunikasi Indonesia, http://www.telkom.co.id/, (Diakses pada tanggal 2 Januari
2011).
63
dibuat oleh Tn.A.H. van Ophuijsen, notaris di Batavia. Akta ini disetujui
oleh Gubernur Jenderal van Negerlandsch-Indie dengan surat No. 14 pada
tanggal 16 Desember 1933, terdaftar di Raad van Justitie di Batavia dengan
No. 302 pada tanggal 22 Desember 1933 dan diumumkan dalam Javasche
Courant pada tanggal 9 Januari 1934. Dengan akta No. 171 yang dibuat oleh
notaris Ny. Kartini Mulyadi tertanggal 22 Juli 1980, nama perusahaan
diubah menjadi PT Unilever Indonesia. Dengan akta no. 92 yang dibuat oleh
notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H. tertanggal 30 Juni 1997, nama perusahaan
diubah menjadi PT Unilever Indonesia Tbk. Akta ini disetujui oleh Menteri
Kehakiman dengan keputusan No. C2-1.049HT.01.04TH.98 tertanggal 23
Februari 1998 dan diumumkan di Berita Negara No. 2620 tanggal 15 Mei
1998 Tambahan No. 39. Perusahaan mendaftarkan 15% dari sahamnya di
Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah memperoleh
persetujuan dari Ketua Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam) No. SI009/PM/E/1981 pada tanggal 16 November 198166.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13
Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 tanggal 14 Juni 2000 dari
notaris Singgih Susilo, S.H., Perseroan juga bertindak sebagai distributor
utama untuk produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian
pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundangundangan (dahulu Menteri Kehakiman) Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. C-18482 HT.01.04-TH.2000.
66
Unilever Indonesia, http://www.unilever.com/, (Diakses pada tanggal 2 Januari 2011).
64
Tabel 3.1
Data PER, EPS, ROA, DER dan Harga Saham masing-masing Perusahaan
Tahun 2011-2014
Tahun
2011
2012
2013
Saham
PER
EPS
ROA
DER
Harga Saham
EXCL
13.62
332.23
9.08
1.28
4525
INCO
10.51
304.60
13.78
0.37
3200
INDF
16.22
350.46
9.13
0.70
4600
INTP
17.43
977.10
19.84
0.15
17050
JSMR
21.61
196.98
6.15
1.32
4200
KLBF
22.43
145.95
18.41
0.27
680
PTBA
12.95
1339.26
26.84
0.41
17350
TLKM
9.18
543.90
15.01
0.69
1410
UNVR
34.45
545.66
39.73
1.85
18800
EXCL
17.17
324.25
7.80
1.31
5700
INCO
38.48
65.68
2.89
0.36
2350
INDF
10.54
371.41
8.06
0.74
5850
INTP
17.35
1293.15
20.93
0.17
22450
JSMR
24.12
235.60
6.20
1.53
5450
KLBF
30.38
28.45
18.85
0.28
1060
PTBA
15.33
1258.66
22.86
0.50
15100
TLKM
9.92
637.40
16.49
0.66
1810
UNVR
32.87
634.24
40.38
2.02
20850
EXCL
42.97
121.02
2.56
1.63
5200
INCO
55.52
47.73
1.69
0.33
2650
INDF
23.14
285.16
4.38
1.04
6600
INTP
14.69
1361.02
18.84
0.16
20000
JSMR
24.04
196.52
4.36
1.61
4725
KLBF
30.53
37.80
17.41
0.33
1250
PTBA
12.87
792.55
15.88
0.55
10200
65
Tahun
2014
Saham
PER
EPS
ROA
DER
Harga Saham
TLKM
15.26
140.92
15.66
0.65
2150
UNVR
37.06
701.52
71.51
2.14
26000
EXCL
-34.55
-104.41
-1.40
3.56
4865
INCO
16.97
160.21
5.49
0.29
3625
INDF
14.67
345.01
4.62
1.11
6750
INTP
18.57
1009.52
14.09
0.13
25000
JSMR
34.16
206.39
3.80
1.79
7050
KLBF
43.27
31.71
12.70
0.30
1830
PTBA
13.65
87.02
13.63
0.71
12500
TLKM
18.92
113.55
11.77
0.71
2865
UNVR
45.65
530.66
26.69
1.77
32300
Download