ekonomi pasar - Binus Repository

advertisement
Pertemuan 7
LINGKUNGAN
EKONOMI
Dalam sistem ekonomi dideterminasikan siapa yang memiliki
dan mengontrol sumber daya yang ada :



Ekonomi pasar :
Individu memiliki dan mengkontrol sumber daya. Berlaku
mekanisme pasar
Ekonomi terpusat-terencana
Pemerintah memiliki dan mengontrol sumberdaya yang
ada. Berlaku pengaturan harga dan kuantitas barang oleh
pemerintah. Dulu berlaku di Uni Soviet.
Ekonomi Campuran
Dicirikan oleh perbedaan campuran antar ekonomi pasar
dan ekonomi terpusat-terkendali serta adanya kepemilikan
publik dan swasta akan sumberdaya. Sistem ini ditemui
pada hampir semua negara-negara maju.
EKONOMI PASAR
Aktor : individu dan perusahaan.
• Individu memiliki sumberdaya dan meng-konsumsi produk
• Perusahaan menggunakan sumberdaya dan memproduksi
produk
Dalam ekonomi pasar, analisa-analisanya berdasarkan pada
asumsi-asumsi PASAR PERSAINGAN SEMPURNA, namun
demikian adanya perusahaan besar (monopoli), serikat
pekerja dan kebijakan-kebijakan pemerintah (intervensi)
membuat kebebasan konsumen dan bisnis menjadi dibatasi.
3 Model ekonomi pasar adalah :
1.
Kesejahteraan sosial yang tinggi (Eropa
Utara)
2.
Diarahkan oleh konsumen, bukan oleh pemerintah
(Amerika Serikat)
3.
Diarahkan secara administratif (Jepang)
Karakteristik ekonomi pasar yang sukses:

Dominasi kepemilikan swasta terhadap faktor produksi

Pasar yang kompetitif

Nilai mata uang yang kuat

Ada support secara institusi

Infrastruktur yang berfungsi dengan baik

Kesempatan investasi bagi setiap orang
PENGKLASIFIKASIAN NEGARA
Umum : berdasarkan GDP, negara-negara dibedakan kedalam
3 grup :
1.
Negara maju dengan GDP yang tinggi
2.
Negara berkembang dengan GDP menengah
3.
Negara kurang berkembang dengan GDP yang rendah.
Indikator :

Pendapatan Per Kapita : diukur dari rata-rata aritmetik
GDP tiap orang dalam suatu negara. Bagian termakmur
di dunia ber-ada di negara-negara industri

Kualitas Hidup : Dinilai dari harapan hidup dan tingkat
pendidikan. Negara paling baik dalam kualitas hidup
adalah Jepang.


Daya Beli (Purchasing Power): diukur dari jumlah yang
dapat dibeli oleh uang yang ada secara aktual.
Dipengaruhi oleh tingkat inflasi.
Persentase GDP yang diperoleh dari pertanian versus
industri : Negara yang bergeser dari pendapatan rendah ke
pendapatan tinggi, juga berpindah dari pertanian ke
industri ke jasa.
Isu-isu ekonomi Penting :
 Pertumbuhan ekonomi : Negara-negara
berkembang
memiliki potensi pertum-buhan ekonomi yang kuat, tetapi
dengan resiko investasi yang lebih tinggi.
 Privatisasi: Dilakukan dengan menjual saham perusahaan
pada bursa efek. Kontrol publik terhadap perusahaan
menjadi lebih besar sehingga diharapkan perusahaan lebih
berlaba.



Inflasi: Inflasi mempengaruhi tingkat suku bunga, nilai
tukar, biaya hidup kepercayaan konsumen dan investor.
Hiper-inflasi adalah kondisi dimana tingkat inflasi sangat
tinggi (paling tidak 1% per hari) secara berkelanjutan pada
suatu periode. Inflasi termasuk sumber utama dalam
destabilitasi politik.
Neraca pembayaran yang tidak seimbang:Dapat surplus
atau minus dari seluruh transaksi internasional seluruh
pihak domestik dengan pihak luar negeri.
Hutang luar negeri : Bagian terbesar peminjam dana luar
negeri adalah Amerika Latin dan Asia. Pada tahun 1991,
Indonesia menempati No. 3 setelah Brasil dan Mexico.
Lingkungan Ekonomi dan Strategi
Manajemen
Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam memulai bisnis
internasional :
 Sistem ekonomi yang dianut negara tersebut
 Pelaku utama dalam industri yang hendak dimasuki
 Regulasi pemerintah tentang industri yang boleh dimasuki
pihak asing
 Trend privatisasi
 Pandangan pemerintah terhadap investor asing: kompetitor
atau partner

Cara pemerintah mengatur sifat dan luasnya
kepemilikan swasta.
 Kontribusi yang diharapkan oleh pemerintah dari
sektor swasta untuk pencapaian target negara.
Penugasan :
Case Motorola in China, hal 157
(dipresentasikan pada pertemuan ke – 5 oleh
kelompok yang bertugas)
Download