Enzim dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Kerja Enzim

advertisement
Enzim dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Laju Kerja Enzim
Addition materials, written by Pradhana Azis, S.Si for FIK Biochemical Experiment Class use only.
Enzim adalah suatu protein dan dihasilkan oleh sel hidup. Enzim adalah protein
yang mempunyai fungsi khusus. Enzim bekerja dalam mengkatalisis reaksi kimia
(biokimia) yang berlangsung di dalam sel itu sendiri. Sebagai contoh adalah enzim
α-amylase (dikenal juga sebagai enzim ptyalin) yang berperan dalam mengkatalisis reaksi
pemecahan pati menjadi unsur penyusunnya yang lebih sederhana. Enzim ini dihasilkan
secara alami di mulut bersam-sama dengan ludah (saliva)
.
Dalam tubuh manusia sendiri ada berjuta-juta enzim yang mana peran masingmasing enzim tersebut sangat spesifik. Untuk itulah kemudian ada suatu sistem penamaan
enzim. Dalam tata cara penamaan enzim, biasanya diawali dengan nama substrat dan
diakhiri dengan akhiran –ase. Sebagai contoh adalah enzim sucrase, enzim ini berperan
secara spesifik dalam menghidrolisis sukrosa. Lalu ada lagi enzim lipase, yang berperan
dala mhidrolisis lemak (lipid).
Aktivitas Enzim
Aktivitas enzim ternyata dipengaruhi banyak faktor. Faktor-faktor tersebut
menentukan efektivitas kerja suatu enzim. Apabila faktor pendukung tersebut berada
pada kondisi yang optimum, maka kerja enzim juga akan maksimal.
Beberapa faktor yang mempengaruhi kerja enzim:
a. Substrat – Enzim mempunyai spesifitas yang tinggi. Apabila substrat cocok
dengan enzim maka kinerja enzim juga akan optimal.
b. pH (keasaman) – Enzim mempunyai kesukaan pada pH tertentu. Ada enzim yang
optimal kerjanya pada kondisi asam, namun ada juga yang optimal pada kondisi
basa. Namun kebanyakan enzim bekerja optimal pada pH netral.
c. Waktu – Waktu kontak/reaksi antara enzim dan substrat menentukan efektivitas
kerja enzim. Semakin lama waktu reaksi maka kerja enzim juga akan semakin
optimum.
d. Konsentrasi / jumlah enzim – Konsentrasi enzim berbanding lurus dengan
efektivitas kerja enzim. Semakin tinggi konsentrasi maka kerja enzim akan
semakin baik dan cepat.
e. Suhu – Seperti juga pH. Semua enzim mempunyai kisaran suhu optimum untuk
kerjanya.
f. Produk Akhir – Reaksi enzimatis selalu melibatkan 2 hal, yaitu substrat dan
produk akhir. Dalam beberapa hal produk akhir ternyata dapat menurunkan
produktivitas kerja enzim.
Download