penilaian tegangan sentuh dan tegangan langkah di gardu induk

advertisement
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan
Vol. 13 No. 2 Desember 2014 : 139 – 150
ISSN 1978-2365
PENILAIAN TEGANGAN SENTUH DAN TEGANGAN LANGKAH
DI GARDU INDUK KONVENSIONAL DAN BERISOLASI GAS
EVALUATION OF TOUCH AND STEP VOLTAGES
IN CONVENTIONAL AND GAS INSULATED SUBSTATION
Gery Baldi, Harun Al Rasyid
Puslitbangtek Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, Dan Konservasi Energi
Jl. Ciledug Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 12230
[email protected]
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menilai keamanan desain sistem pembumian grid pada gardu induk
konvensional (outdoor) dan berisolasi gas (indoor) bagi manusia apabila terjadi gangguan. Kajian
dilakukan dengan membandingkan antara tegangan mesh dan tegangan langkah maksimum dengan
tegangan sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai tegangan
mesh dan tegangan langkah maksimum pada Gardu Induk (GI) Gambir Lama sebesar 450 volt dan 182
volt, sedangkan pada Gas Insulated Substation (GIS) Senayan Baru sebesar 774 volt dan 443 volt.
Kemudian nilai tegangan sentuh dan tegangan langkah yang diijinkan untuk manusia dengan berat 50
kg sebesar 476 volt dan 1557 volt pada GI gambir Lama, sedangkan pada GIS Senayan Baru sebesar
836 volt dan 2851 volt. Sementara itu untuk manusia dengan berat 70 kg, tegangan sentuh dan tegangan
langkah yang diijinkan adalah sebesar 644 volt dan 2107 volt pada GI Gambir Lama, serta 1131 volt
dan 3859 volt pada GIS Senayan Baru. Berdasarkan hasil tersebut maka desain GI Gambir Lama dan
GIS Senayan Baru dapat dinyatakan aman terhadap manusia yang berada didekatnya apabila terjadi
gangguan, karena nilai tegangan mesh dan tegangan langkah maksimumnya lebih kecil dari tegangan
sentuh dan tegangan langkah yang diijinkan.
Kata kunci : gardu induk, tegangan mesh, tegangan langkah, tegangan sentuh.
Abstract
This study aimed to assess the safety of grounding grid design system on a conventional substation (GI,
outdoor) and gas insulated substation (GIS, indoor) to humans in the event of disruption . The study
was conducted by comparing the mesh and the maximum step voltages with the touch and step voltages
are permitted . The value of the mesh and maximum step voltages at the GI Gambir Lama are 450 volt
and 182 volt , while at the GIS Senayan Baru are 774 volt and 443 volt . Then the value of the touch and
step voltages allowable for a person weighing 50 kg are 476 volt and 1557 volt on the GI Gambir Lama
, while in GIS Senayan Baru are 836 volt and 2851 volt . Meanwhile, for a person weighing 70 kg , the
touch and step voltages allowable is equal to 644 volt and 2107 volt at GI Gambir Lama, and 1131 volt
and 3859 volt at GIS Senayan Baru. Based on these results, the design of GI Gambir Lama and GIS
Senayan Baru can be declared safe for the people they are close in the event of disruption , because the
value of the mesh and the maximum step voltages are smaller than the touch and step voltages are
permitted .
Key Words : substation, mesh voltage, touch voltage, step voltage
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
139
Ketenagalistrikan dan Energi
Terbarukan dan Energi Terbarukan
Ketenagalistrikan
Vol. 13 No. 2 Desember
2014
1392–Desember
150
Vol.
13 :No.
2014 : 139 – 150
pembumian gardu induk adalah IEEE Std. 80
PENDAHULUAN
tahun 2000[6].
Latar Belakang
Sistem
ketenagalistrikan
umumnya
Tujuan
terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pusat
Kajian ini bertujuan untuk menilai
pembangkit, jaringan transmisi dan jaringan
keamanan desain sistem pembumian pada
distribusi[1]. Pada jaringan transmisi diperlukan
gardu
gardu induk yaitu tempat dimana terdapat
berisolasi gas (indoor) berdasarkan standar
beban berupa jaringan distribusi. Di Indonesia
IEEE 80 tahun 2000, yaitu untuk manusia
terdapat dua tipe gardu induk, yaitu gardu
dengan berat badan 50 kg dan 70 kg. Penentuan
induk konvesional (outdoor) dan berisolasi gas
aman atau tidaknya suatu sistem pembumian
(indoor)[2]. Gardu induk harus mempunyai
dilakukan
suatu sistem pengamanan terhadap gangguan
tegangan
yang terjadi, seperti sistem proteksi, sistem
maksimum yang terjadi, serta tegangan sentuh
pembumian dan lain-lain.
dan tegangan langkah yang diizinkan.
induk konvensional
berdasarkan
sentuh
dan
(outdoor)
hasil
dan
perhitungan
tegangan
langkah
Pada gardu induk ada kemungkinan
mengandung bahaya, terutama disebabkan oleh
Teori
timbulnya gangguan hubung singkat, yang
Tegangan sentuh adalah tegangan yang
dapat menyebabkan arus mengalir ke tanah.
terdapat diantara suatu obyek yang disentuh
Arus gangguan ini akan mengalir pada bagian-
dan suatu titik berjarak 1 meter, dengan asumsi
bagian peralatan yang terbuat dari bahan-bahan
obyek yang disentuh terhubung dengan sistem
logam dan kemudian mengalir di sekitar gardu
pembumian
induk
perbedaan
Besarnya arus gangguan dibatasi oleh tahanan
potensial. Oleh karena itu bagian-bagian dari
tubuh manusia dan tahanan kontak ke tanah
instalasi
dari
yang
gardu
mengakibatkan
induk
harus
memenuhi
kaki
yang
manusia
di
tersebut.
satu
bawahnya.
Gambar
menunjukkan
harus dibumikan adalah semua bagian instalasi
menyebabkan timbulnya tegangan sentuh pada
yang terbuat dari logam, yang dalam keadaan
saat
normal tidak bertegangan dan dengan mudah
penggantinya.
gangguan
kejadian
1
persyaratan umum instalasi[3]. Bagian yang
terjadi
salah
berada
beserta
bisa disentuh oleh manusia.
Sistem pembumian gardu induk harus
dapat mememastikan operasi yang aman dan
handal pada sistem tenaga, dan menjamin
keselamatan manusia jika terjadi gangguan[4][5].
Untuk itu desain pembumian pada gardu induk
harus sesuai standar yang berlaku. Standar
yang
umum
digunakan
dalam
desain
Diterima
140 : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
yang
rangkaian
Penilaian
Sentuh dan Tegangan Langkah
Ketenagalistrikan dan
Energi Tegangan
Terbarukan
di
Gardu
Induk
Konvensional
dan Berisolasi Gas
Vol. 13 No. 2 Desember 2014 : 139 – 150
Gambar 1. Tegangan sentuh dengan rangkaian penggantinya[7]
Tegangan sentuh (Et) dengan jarak 1
ρs
= tahanan
jenis
permukaan
meter dari kaki untuk manusia dengan berat
material yaitu lapisan batu koral,
masing-masing 50 kg dan 70 kg diberikan oleh
(Ωm)
persamaan[2][4][5][6]:
ts
= waktu
gangguan
tanah/waktu
kejut (detik)
Et50 
0,116
Et70 
0,157
ts
ts
1,5 cs ρs  1000
(1)
Sedangkan tegangan langkah adalah
1,5 cs ρs  1000
(2)
tegangan yang ditimbulkan antara dua kaki
telanjang yang berdiri di atas tanah dan dialiri
oleh arus gangguan tanah (gambar 2).
Dimana :
cs
= faktor reduksi nilai resistivitas
permukaan tanah
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
141
Ketenagalistrikan
Ketenagalistrikan dan Energi
Terbarukan dan Energi Terbarukan
Vol.
13 :No.
2014 : 139 – 150
Vol. 13 No. 2 Desember
2014
1392–Desember
150
Gambar 2. Tegangan langkah dengan rangkaian penggantinya[7]
Tegangan langkah
(Es) dengan jarak
konduktor grid/kisi-kisi (center of mesh)
antar kaki sebesar 1 meter, untuk berat manusia
selama terjadinya gangguan tanah. Tegangan
50
ini adalah tegangan tertinggi yang timbul
kg
dan
70
kg
diberikan
oleh
persamaan[2][4][5][6]:
sebagai
tegangan
sentuh
pada
sistem
pembumian gardu induk, dan digunakan untuk
Es50 
Es70 
0,116
ts
0,157
ts
6 cs ρs  1000
(3)
desain gardu induk yang aman. Tegangan mesh
akan meningkat dari tengah ke pojok grid.
6 cs ρs  1000
(4)
Tegangan mesh merupakan salah satu
bentuk tegangan sentuh, yang didefinisikan
sebagai tegangan peralatan yang dibumikan
terhadap titik tengah daerah yang dibentuk
Besar peningkatannya tergantung dari ukuran
grid, jumlah dan lokasi batang pembumian,
jarak konduktor dan
tahanan jenis tanah.
Tegangan mesh (Em) dapat dihitung dengan
persamaan[2][4][5][6]:
Em 
ρ K m K i IG
LM
142 : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
Diterima
(5)
Penilaian
TeganganSentuh
Sentuhdan
danTegangan
TeganganLangkah
Langkah
Ketenagalistrikan dan
Energi Tegangan
Terbarukan
Penilaian
di
Gardu
Induk
Konvensional
dan
Berisolasi
Gas
Vol. 13 No. 2 Desember
2014Induk
: 139 Konvensional
– 150
di Gardu
dan Berisolasi Gas
Dimana :
ρ
maksimum untuk pembumian lebih besar dari
= Tahanan jenis tanah (Ω-m)
waktu setting pengaman/pemutus tegangan
Km = Faktor jarak tegangan mesh
(circuit breaker, CB) membuka, maka sistem
Ki
= Faktor
koreksi
untuk
ketidakmerataan kerapatan arus
IG
= Besar
arus
gangguan
grid
Persamaan
waktu
kejut
yang
diperbolehkan untuk manusia dengan berat
badan 50 kg dan 70 kg adalah[2]:
maksimum (A)
LM = Panjang
pembumian dinyatakan aman.
efektif
konduktor
pembumian yang ditanam untuk
t sLangkahmax 50
tegangan mesh (m)
Sedangkan tegangan langkah maksimum
t smesh 50
 0,116

6 cs ρs  1000

 Es

 0,116

1,5cs ρs  1000

 Em

2
(7)
2
(8)
adalah perbedaan tegangan yang terdapat di
antara kedua kaki bila manusia berjalan di atas
sistem
pembumian
pada
keadaan
t sLangkahmax70
terjadi
gangguan. Nilai tegangan langkah maksimum
(Esmax)
didapatkan
dari
persamaan
t smesh70
 0,157

6 cs ρs  1000

 Es

 0,157

1,5cs ρs  1000

 Em

2
(9)
2
(10)
berikut[2][4][5][6].
Faktor keseimbangan antara tahanan
Es max 
 K s Ki IG
(6)
LS
pembumian dan kapasitansi di sekelilingnya
adalah tahanan jenis tanah (ρ). Harga tahanan
jenis tanah pada permukaan bumi untuk tiap-
Dimana :
Ks
= Faktor jarak tegangan langkah
LS
= Panjang
efektif
konduktor
pembumian yang ditanam untuk
tegangan langkah (m)
tiap daerah mempunyai nilai yang berbeda. Hal
ini tergantung dari komposisi tanah di masingmasing tempat tersebut, dan dipengaruhi oleh
beberapa faktor, yaitu: jenis tanah (misalnya
tanah rawa, liat, pasir), kelembaban tanah,
Waktu kejut yang diperbolehkan dari
temperatur dan cuaca.
tegangan mesh dan tegangan langkah untuk
gardu induk dapat digunakan sebagai kriteria
untuk menilai keamanan pembumian. Jika
waktu kejut yang diperbolehkan pada desain
tegangan
mesh
dan
tegangan
METODOLOGI
Metode penelitian yang digunakan dapat
dilihat pada Gambar 3.
langkah
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
143
143
Ketenagalistrikan dan Energi
Terbarukan dan Energi Terbarukan
Ketenagalistrikan
Vol. 13 No. 2 Desember
2014
1392–Desember
150
Vol.
13 :No.
2014 : 139 – 150
- Studi Literatur
- Pengambilan data di GI Gambir Lama dan GIS Senayan Baru
Menentukan besar :
- Tegangan sentuh untuk berat badan 50 kg dan 70 kg (Et50 dan Et70)
- Tegangan langkah untuk berat badan 50 kg dan 70 kg (Es50 dan Es70)
- Tegangan mesh (Em)
- Tegangan langkah maksimum (Es)
- Waktu kejut yang diperbolehkan
bandingkan nilai tegangan sentuh dan tegangan
langkah yang diizinkan dengan tegangan mesh
dan tegangan langkah maksimum dan melihat
pengaruh dari tahanan jenis permukaan tanah
GI aman
Gambar 3. Diagram alir penelitian
Data dari penelitian ini diambil dari
yaitu faktor jarak tegangan mesh (Km), faktor
gardu induk konvensional (GI) Gambir Lama
koreksi untuk ketidak merataan kerapatan arus
dan gardu induk berisolasi gas (Gas Insulated
(Ki), panjang efektif konduktor pembumian
Substation, GIS) Senayan Baru. Adapun jenis
yang ditanam untuk tegangan mesh (LM), faktor
data yang diambil adalah panjang maksimum
jarak tegangan langkah (Ks), panjang efektif
grid di arah x (Lx) dan y (Ly), jumlah
konduktor pembumian yang ditanam untuk
konduktor parallel di arah x dan y, panjang,
tegangan langkah (LS), kedalaman grid (h),
tahanan jenis tanah (ρ), tahanan jenis lapisan
diameter konduktor grid (d), jarak antara
permukaan
lapisan
konduktor grid diarah x (D) serta data batang
permukaan tanah (hs), waktu kejut atau lama
elektroda yang terdiri dari panjang (  ), jumlah
gangguan (ts), arus grid simetris (IG), faktor
(n), dan diameter (d1).
tanah
(ρs),
ketebalan
decrement (Df), faktor arus pembagi (Sf), faktor
proyeksi korektif (Cp). Kemudian data dari grid
Diterima
144 : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
Penilaian
Sentuh dan Tegangan Langkah
Ketenagalistrikan dan
EnergiTegangan
Terbarukan
di
Gardu
Induk
Konvensional
dan Berisolasi Gas
Vol. 13 No. 2 Desember 2014 : 139 – 150
sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan
HASIL DAN PEMBAHASAN
Besaran tegangan sentuh dan tegangan
untuk manusia dengan berat 50 kg dan 70 kg di
langkah yang diijinkan diperoleh dengan
GIS Senayan Baru lebih besar dibandingkan GI
menggunakan persamaan (1) dan (2) untuk
Gambir Lama. Hal ini disebabkan tahanan jenis
manusia dengan berat masing-masing 50 kg
lapisan permukaan tanah (ρs) di GIS Senayan
dan 70 kg. Masing-masing besaran tersebut
Baru lebih besar daripada GI Gambir Lama.
untuk GI Gambir Lama dan GIS Senayan Baru,
dapat dilihat pada Tabel 1.
Dari Tabel tersebut dapat diketahui
bahwa untuk waktu kejut yang sama, tegangan
Tabel 1. Nilai tegangan sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan.
ts
ρ
ρs
Et50
Et70
Es50
Es70
(s)
(Ω)
(Ω)
(V)
(V)
(V)
(V)
0,5
50
3000
673
911
2202
2980
1
50
3000
476
644
1557
2107
0,5
35,4
3500
836
1131
2851
3859
1
35,4
3500
591
800
2016
2729
Gardu Induk
Gambir Lama
Senayan Baru
Tabel 2. Perbandingan nilai tegangan mesh dan tegangan langkah maksimum dengan tegangan
sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan.
ts
Em
Es max
Et50
Et70
Es50
Es70
(s)
(V)
(V)
(V)
(V)
(V)
(V)
Gambir Lama
1
450
182
476
644
1557
2107
Senayan Baru
0,5
774
443
836
1131
2851
3859
Gardu Induk
Sedangkan untuk perbandingan tegangan
dan tegangan langkah maksimum GI Gambir
mesh dan tegangan langkah maksimum dengan
Lama dan GIS Senayan Baru lebih kecil
tegangan sentuh dan tegangan langkah yang
dibandingkan dengan nilai tegangan sentuh dan
diizinkan dapat dilihat pada Tabel 2. Dari tabel
tegangan langkah yang diizinkan. Sehingga
tersebut diketahui bahwa nilai tegangan mesh
kedua gardu induk ini aman untuk manusia
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
145
Ketenagalistrikan dan Energi
Terbarukan dan Energi Terbarukan
Ketenagalistrikan
Vol. 13 No. 2 Desember
2014
1392–Desember
150
Vol.
13 :No.
2014 : 139 – 150
apabila terjadi tegangan sentuh dan tegangan
Dengan demikian desain pembumian pada
langkah.
kedua GI tergolong aman apabila manusia
Sementara
itu,
waktu
kejut
yang
terkena tegangan sentuh dan tegangan langkah.
diperbolehkan bagi manusia dengan berat 50 kg
Tetapi
jika
setting
dan 70 kg dapat dilihat pada Tabel 3. Dari tabel
bermasalah,
tersebut didapatkan bahwa waktu kejut yang
manusia yang mempunyai berat 50 kg. Hal ini
diperbolehkan ketika terjadi tegangan sentuh
dikarenakan waktu kejut yang cukup cepat dan
dan tegangan langkah pada manusia masih di
perbedaan waktu setting pemutus tegangan
atas waktu setting pemutus tegangan membuka.
yang sangat singkat.
maka
pemutus
akan
tegangan
membahayakan
Tabel 3. Nilai waktu kejut yang diperbolehkan
Gardu Induk
ts_CB
ts_mesh50
ts_mesh70
ts_step50
ts_step70
Gambir Lama
1
1,119
2,05
73,16
134
Senayan Baru
0,5
0,58
1,06
20,71
37,93
Sedangkan
dan
tegangan mesh-nya (Em) lebih besar dari
untuk
tegangan sentuh yang diizinkan (Et) (kolom
manusia yang beratnya 50 kg dan 70 kg di GI
berwarna). Oleh karena itu agar aman maka
Gambir Lama dengan nilai tahanan jenis
pemutus tegangan harus diatur pada 0,3 detik
lapisan permukaan tanah ( ρs) dan waktu kejut
ketika tahanan jenis lapisan permukaan tanah
(ts) yang berbeda dapat dilihat pada Tabel 4.
turun menjadi 1500 Ωm atau 0,1 detik untuk
tegangan
langkah
tegangan
yang
sentuh
diizinkan
Dari Tabel 4 dapat diketahui bahwa di
tahan jenis lapisan permukaan tanahnya 1000
GI Gambir Lama pada setting waktu kejut
Ωm. Pada gardu induk konvensional, tahanan
pemutus tegangan 1 detik, tahanan jenis lapisan
jenis lapisan permukaan tanah dapat turun. Hal
permukaan tanah akan turun ke level 1500 Ωm
ini disebabkan lapisan permukaan tanah yang
atau 1000 Ωm. Ketika terjadi gangguan hubung
biasanya tertutupi oleh batu koral berkurang
singkat yang mengakibatkan tegangan sentuh
karena tertutup oleh pasir akibat banjir atau
pada manusia akan berbahaya ketika nilai
penyebab lainnya.
Diterima
146 : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
Ketenagalistrikan dan
EnergiTegangan
Terbarukan
Penilaian
Sentuh dan Tegangan Langkah
Vol. 13 No. 2 Desember
2014Induk
: 139Konvensional
– 150
di Gardu
dan Berisolasi Gas
Tabel 4. Tegangan sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan terhadap waktu kejut (ts) pada
berbagai tahanan jenis lapisan permukaan tanah (ρs) di GI Gambir Lama
Tahanan jenis lapisan permukaan tanah (Ωm)
1000 (Ωm)
Waktu
kejut
(s)
Et (V)
1500 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
3000 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
3500 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
Es (V)
50
kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
50 kg
70 kg
0,1
796
1077
2084
2820
1011
1339
2942
3982
1654
2239
5517
7467
1869
2529
6375
8629
0,3
460
622
1203
1628
583
790
1698
2299
955
1293
3185
4311
1079
1460
3681
4982
0,5
356
482
932
1261
452
612
1316
1781
740
1001
2467
3339
836
1131
2851
3859
1
252
341
659
892
320
433
930
1259
523
708
1745
2361
591
800
2016
2729
Tabel 5 Tegangan sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan terhadap waktu kejut (ts) pada
berbagai tahanan jenis lapisan permukaan tanah (ρs) di GIS Senayan Baru
Tahanan jenis lapisan permukaan tanah (Ωm)
1000 (Ωm)
Waktu
kejut
(s)
Et (V)
1500 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
3000 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
3500 (Ωm)
Es (V)
Et (V)
Es (V)
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
50
kg
70
kg
0,1
746
1010
1885
2552
936
1267
2645
3580
1506
2038
4923
6663
1696
2295
5682
7690
0,3
431
583
1088
1473
540
732
1527
2067
869
1177
2842
3847
979
1325
3280
4440
0,5
339
452
843
1141
419
567
1183
1601
673
911
2202
2980
758
1026
2541
3439
1
236
319
596
807
296
401
836
1132
476
644
1557
2107
536
726
1797
2432
Tegangan sentuh dan tegangan langkah
yang diizinkan untuk manusia dengan berat 50
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
147
Ketenagalistrikan dan Energi
Terbarukan dan Energi Terbarukan
Ketenagalistrikan
Vol. 13 No. 2 DesemberVol.
2014
13: 139
No. –2 150
Desember 2014 : 139 – 150
kg dan 70 kg di GIS Senayan Baru dengan nilai
tahanan jenis lapisan permukaan tanah ( ρs)
tahanan jenis lapisan permukaan tanah ( ρs) dan
yang lebih besar.
waktu kejut (ts) dapat dilihat pada Tabel 5.
Desain grid pembumian pada GI Gambir
Dari tabel tersebut diketahui bahwa di
Lama dan GIS Senayan Baru dinyatakan aman
GIS Senayan Baru tahanan jenis lapisan
untuk manusia khususnya dengan berat badan
permukaan tanahnya turun menjadi 3000 Ωm,
50 kg dan 70 kg. Hal ini karena tegangan mesh
1500 Ωm atau 1000 Ωm dengan setting waktu
dan tegangan langkah maksimum yang terjadi
kejut pemutus tegangan 0,5 detik. Hal ini
lebih kecil dibandingkan dengan tegangan
terjadi akibat gangguan hubung singkat yang
sentuh dan tegangan langkah yang diizinkan,
mengakibatkan
yang
serta waktu kejut yang diperbolehkan lebih
nilai
besar dari waktu setting pemutus tegangan
berbahaya
tegangan
untuk
manusia,
sentuh
karena
tegangan mesh-nya (Em) lebih besar dari
membuka.
tegangan sentuh yang diizinkan (Et; kolom
berwarna). Oleh karena itu agar aman maka
DAFTAR PUSTAKA
pemutus tegangan harus diatur pada 0,3 detik
[1].
ketika tahanan jenis lapisan permukaan tanah
turun menjadi 3000Ωm atau 0,1 detik untuk
Marsudi, Djiteng., 2005. Pembangkit
Energi Listrik, Jakarta, Erlangga
[2].
Lee, C. H and Chang, C. N., Comparison
tahan jenis lapisan permukaan tanah 1500 Ωm
of 161/69-kV Grounding Grid Design
dan 1000 Ωm. Dari Tabel 5 diketahui juga
Between Indoor-Type and Outdoor-Type
bahwa nilai waktu kejut pemutus tegangan
Substation, IEEE Transaction On Power
sebesar 0,5 detik sudah tepat karena jika diatur
Delivery, Vol. 20, No. 2, April 2005.
pada 1 detik maka akan membahayakan
[3].
Badan Standarisasi Nasional (BSN),
manusia dengan berat 50 kg. Pada GIS
2000. SNI 04-0225-2000 : Persyaratan
kemungkinan
Umum Instalasi Listrik 2000.
nilai
tahanan
jenis
lapisan
permukaan tanah turun sangat kecil mengingat
[4].
Prasad, Dwarka
and Sharma, H.C.,
lapisan permukaan berupa semen/beton dan
Design of Grounding System for High
tertutup.
Voltage
Substations,
International
Journal of Engineering and Advanced
KESIMPULAN DAN SARAN
Hasil penelitian menunjukan
Technology, Volume-2, Issue-6, August
bahwa
apabila terjadi gangguan hubung singkat, maka
2013
[5].
IEEE Std 80-2000, IEEE Guide for
tegangan sentuh dan tegangan langkah yang
Safety in AC Substation Grounding, The
diizinkan untuk GIS Senayan Baru lebih besar
Institute of Electrical and Electronic
dibandingkan dengan GI Gambir Lama. Hal ini
Engineers, New York, 2000.
disebabkan
GIS
Senayan
Baru
memiliki
[6].
Ackerman, A., Sen, P. K., and Oertli,
Clifton., Designing Safe and Reliable
Diterima
148 : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
Penilaian
Tegangan Sentuh dan Tegangan Langkah
Ketenagalistrikan dan
Energi Terbarukan
di
Gardu
dan Berisolasi Gas
Vol. 13 No. 2 Desember 2014 Induk
: 139 –Konvensional
150
Grounding in AC Substations With Poor
Soil Resistivity: An Interpretation of
IEEE Std. 80, IEEE Transactions On
Industry Applications, Vol. 49, No. 4,
July/August 2013
[7].
T.S. Hutauruk., 1999. Pengetanahan
Netral Sistem Tenaga dan Pengetanahan
Peralatan, Jakarta, Erlangga
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
149
Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan
Vol. 13 No. 2 Desember 2014 : 139 – 150
HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN
Diterima : 28 Maret 2014, direvisi : 11 November 2014, disetujui terbit : 18 Desember 2014
Download