sistem informasi manajemen logistik obat di kota batam

advertisement
Lancang kuning dari indragiri
berlayar malam menuju pekan
Tuan-tuan dan puan-puan yang kami hormati
e-barcode akan kami presentasikan
Created by :
UPT Instalasi Farmasi – Kota Batam
Tahun 2014
Secara geografis Kota Batam mempunyai posisi yang strategis karena
berada pada jalur pelayaran internasional dan hanya berjarak 12,5 mil laut
dengan negara Singapura. Hal ini menempatkan Kota Batam sebagai salah
satu pintu gerbang di Kawasan Barat Indonesia.
Batas Wilayah Kota Batam:
Sebelah Utara
Sebelah Selatan
Sebelah Barat
Sebelah Timur
: Selat Singapura
: Kabupaten Lingga
: Kabupaten Karimun
: Kabupaten Kepri
Kota Batam terdiri dari + 400 buah
pulau, 329 pulau diantaranya telah
bernama, dimana beberapa
diantaranya berbatasan langsung
dengan Negara Singapura.

Jumlah penduduk Kota Batam adalah 1.235.651 Jiwa
(per 31 Desember 2013)

Terdiri dari 12 Kecamatan dan 64 Kelurahan

Dalam hal Pengelolaan Obat, UPT Instalasi Farmasi
Kota Batam melayani 17 Puskesmas yang terdiri dari
14 Puskesmas Kecamatan Darat dan 3 Puskesmas
Kecamatan Laut dan melayani 5 Rumah Sakit yang
telah menandatangani MoU dengan Dinas Kesehatan
dalam pelayanan program obat TB sesuai dengan
strategi DOTS.
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,
pegawai UPT Instalasi Farmasi berjumlah 8 orang
dengan rincian :
 Apoteker
: 2 Orang
 SKM
: 1 Orang
 Sarjana Ekonomi
: 2 Orang
 DIII Farmasi
: 1 Orang
 Asisten Apoteker
: 1 Orang
 SMU
: 1 Orang.
STRUKTUR ORGANISASI UPT INSTALASI FARMASI
KEPALA UPT INSTALASI FARMASI
RABAINA, SSi, Apt
NIP. 19720707-200212-2-006
Ka.SUBAG TATA USAHA
CHRISTA ULINA PINEM, SKM
NIP.19670615-199003-2-014
BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU
ERMIDA, SE
NIP. 19690822-199703-2-005
UMUM dan PERLENGKAPAN
KEPEGAWAIAN
DONNI SANDRA
NIP. 19830126-201001-1-003
JABATAN FUNGSIONAL
PERENCANAAN
PENYIMPANAN
PENDISTRIBUSIAN
PELAPORAN
MONITORING & EVALUASI
Koordinatir
Koordinator
Koordinator
Koordinator
Koordinator
SRYWATY, .SSi, Apt
Nip;19780909-200903-2-003
RORO TUTI HERAWATI
NIP.19691106-199402-2-002
FRANKI MUNANDAR, A.Md,Farm
NIP.19840101-201101-1-004
SUWANDI
NIP.19781229-200801-1-010
PERAN UPT INSTALASI FARMASI KOTA BATAM
Pengendalian ketersediaan
obat ditingkat kabupaten/kota
(Controller of drug availability)
 Pengelolaan obat
(perencanaan, penyimpanan,
pendistribusian, pencatatan
dan pelaporan serta monitoring
& evaluasi)
 Penyedia informasi
• Dinamika logistik obat di
UPT Instalasi Farmasi

Informasi manajemen logistik obat di UPT
Instalasi Farmasi telah menggunakan sistem ebarcode
Pengembangan sistem informasi dan jaringan komputerisasi
terpadu dilingkungan UPT Instalasi Farmasi untuk menunjang
kinerja pemerintahan (Pemko Batam)
Sebagai langkah dalam persiapan penerapan sistem komputerisasi
yang terintegrasi di lingkungan Pemko Batam dalam meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat Kota Batam
Meningkatkan kualitas penyajian informasi pengelolaan obat sesuai
dengan tingkat kebutuhan manajemen / pemerintahan
Tersedianya jaringan infrastruktur dan perangkat sistem
komputerisasi yang memadai di UPT Instalasi Farmasi
Bagaimana meningkatkan tata kelola
yang baik (Good Governance) Sistem
Informasi Pengelolaan Obat UPT Instalasi
Farmasi dalam memenuhi kebutuhan
para pemangku kepentingan /
Stakeholder (Pemerintah Daerah, DPRD,
Auditor, Puskesmas/User dan Masyarakat
Kota Batam)


Terbentuknya sistem informasi
pengelolaan obat yang
terintegrasi, cepat, akurat dan
dapat dipertanggung jawabkan
(accountable)
Memudahkan pimpinan dan dinas
terkait dalam menganalisa tingkat
pemakaian dan kebutuhan obat
 Tersedianya sarana sistem komputerisasi
yang memadai baik Software (Aplikasi UPT
Instalasi Farmasi), Hardware (Server, PC,
Jaringan LAN / Intranet) maupun Brainware
(SDM Terlatih)

Meningkatkan tingkat kehandalan sistem
komputerisasi baik dari segi pengamanan
(security) dan penyelamatan data (backup & recovery)
Pemerintah Kota
Batam
2010
2003
Fase III
 Pengembangan aplikasi transaksional u/ Puskesmas / user terkait
 Pengembangan aplikasi sistem informasi berbasis Web (Web Base)
 Penyediaan infrastruktur jaringan komunikasi data yang memadai
Fase II
 Pengembangan aplikasi dengan Barcode System
 Pengembangan aplikasi EIS
 Pengembangan infrastruktur jaringan intranet dengan dinas terkait
Fase I
 Pembangunan aplikasi transaksional pusat (UPT Instalasi Farmasi)
 Pembentukan Basis Data (Bank Data)
 Instalasi jaringan lokal (LAN)

Instalasi Infrastruktur Jaringan LAN (Local Area Network) -- 2010


Mendukung pengembangan sistem aplikasi terpadu / terintegrasi
dilingkungan kantor UPT Instalasi Farmasi

Meningkatkan kinerja dan pengawasan (controlling) persediaan & mutasi obat

Mempercepat penyajian informasi persediaan dan mutasi obat
Pengembangan Insfrastruktur Jaringan Intranet antara UPT Instalasi
Farmasi dengan Puskesmas - 2015




Mendukung rencana penerapan sistem aplikasi terpadu / terintegrasi dengan
Puskesmas
Meningkatkan kinerja dalam pengawasan persediaan dan mutasi obat di
masing-masing Puskesmas
Mempercepat penyajian informasi persedian dan mutasi obat di masingmasing Puskesmas
Meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan tenaga dalam permintaan /
pengiriman obat dari / ke Puskesmas dengan UPT Instalasi Farmasi.

Pembuatan Program Aplikasi Executive Information System
(EIS) - 2015




Menyediakan data dan informasi yang akurat dan up to date tentang
persediaan dan mutasi Obat (Laporan Rekapitulasi dan Grafik)
Memudahkan pimpinan dan dinas terkait dalam menganalisa tingkat
pemakaian dan kebutuhan obat
Membantu dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran pengadaan
obat
Mendukung pimpinan dalam pengambilan keputusan cepat, akurat dan
up to date
PEMBIAYAAN
APBD II Kota Batam :
-
-
2003 aplikasi inv.obat
: Rp 24.000.000
2010 aplikasi barcode
: Rp 35.000.000
(mesin cetak barcode,kertas/ribbon,sensor
barcode)
2013 aplikasi terintegrasi dlm jaringan LAN
(komputer server,perangkat pendukung jaringan
LAN
: Rp 40.000.000
Sumber Dana
(APBD I / II)
APBD II, I, Buffer
Prog, DAK
Puskesmas
/ User Lain
UPT Instalasi Farmasi
Dinas Kesehatan
Monitoring
Stock Obat
APBD II, I, Buffer
Prog, DAK
Permintaan
Obat
Permintaan
Obat
Proses
Permintaan
Daftar Stock
Obat
Pengadaan/
Pengiriman lsg.
DatabaseObat
No
Daftar Stock
Obat
Cek Stock
Obat ?
Yes
Proses
Pengeluaran
Database Obat
Terupdate
Surat Bukti
Barang Keluar
Copy #2
N
Surat Bukti
Barang Keluar
Daftar Stock
Obat
Key-in
Updating
Daftar Obat
Monitoring
& Reporting
S. Bukti
Barang Keluar
Penerimaan Ob
Per Periode
Pendistribusian
Obat Per Periode
DatabaseObat
Monitoring
Stock Obat
Mutasi In/Out
Obat
Penerimaan
Obat Per Alokasi
Pendistribusian
Obat Per Psk
Switch/Hub
IP: 192.168.1.1
IP: 192.168.1.5
IP: 192.168.1.6
IP: 192.168.1.7
IP: 192.168.1.8
IP: 192.168.1.9
TOILET
WASTAFEL
RUANG OKT
RUANG
ARSIF
RUANG
ADMINISTRASI
RUANG PENYIMPANAN
OBAT
RUANG
SHALAT
RUANG KEPALA
UPT INSTALASI
FARMASI
FRONT OFFICE
PINTU
MASUK
BARANG
PINTU
KELUAR
BARANG
HASIL DAN DAMPAK PENERAPAN SISTEM E-BARCODE
Aplikasi e-Barcode dalam sistem pengelolaan obat
di Pemerintah Kota Batam merupakan upaya
untuk mencapai suatu sistem, proses dan
prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur
dan
sesuai
dengan
prinsip-prinsip
good
governance, sehingga jumlah dan nilai obat yang
cukup
besar
menyerap
anggaran
dapat
dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Mengingat manfaatnya yang cukup besar
dalam hal menjaga keamanan, pemerataan
dan kecukupan obat bagi masyarakat,
kelanjutan
dari
program
ini
sangat
diperlukan.
Untuk
itu
dibutuhkan
Pengalokasian Sumber Daya keuangan dan
SDM
Contoh format barcode obat yang ada di UPT Inst.Farmasi






2 digit pertama
01 = APBD II
02 = APBD I
03 = Buffer stok
04 = Program
05 = DAK
2 digit kedua
2 digit ketiga
2 digit keempat
5 digit kelima
Sisa digit
: Sumber Dana
: Tahun Penerimaan
: Bulan Expire
: Tahun Expire
: Kode obat
: No Batch
GAMBAR 1: MENU UTAMA APLIKASI

GAMBAR 2 : MENU ENTRI DATA
GAMBAR 3 : MENU ENTRI OBAT MASUK
GAMBAR 4 : MENU ENTRI OBAT KELUAR
GAMBAR 5 : MENU LAPORAN / INFORMASI OBAT
GAMBAR 6 : FORMAT LAPORAN REKAPITULASI OBAT PER PERIODE
GAMBAR 7 : MENU CETAK KARTU STOK
GAMBAR 8 : FORMAT CETAK KARTU STOK
GAMBAR 9 : MENU DAFTAR EXPIRE OBAT
OBAT DIATAS RAK ( TELAH DI BARCODE)
KANTOR UPT INSTALASI FARMASI KOTA BATAM
ARMADA DISTRIBUSI OBAT UPT INSTALASI FARMASI
MENDISTRIBUSIKAN OBAT KE PKM KECAMATAN LAUT
KUNJUNGAN TIM PTD
PERANGKAT SISTEM E-BARCODE MENJADI OBJEK KUNJUNGAN
PTD INDONESIA DALAM KEGIATAN TEMU JARINGAN LOGISTIK
PROPINSI
Pemko Batam
Orang tani mengambil nipah
Singgah bermalam di kampung adat
Semoga pertemuan ini membawa berkah
Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
pergi ke bangka membeli ikan
Membeli keris raja di beri.
demikianlah yang dapat kami sampaikan
mohon maaf atas kesilapan diri
Download