pertemuan 3 : likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas

advertisement
PERTEMUAN 4:
ANALISIS
LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN
RENTABILITAS
OLEH :
Ervita Safitri, S.E., M.Si
PENDAHULUAN
• Kinerja keuangan suatu perusahaan sangat
bermanfaat bagi berbagai pihak (stakeholder)
seperti investor, kreditur, analis, konsultan
keuangan, pialang, pemerintah dan manajemen
sendiri.
• Laporan keuangan disusun dgn baik dan akurat
dapat memberikan gambaran keadaan yang
nyata mengenai hasil atau prestasi yang telah
dicapai oleh suatu perusahaan.
LIKUIDITAS (1)
• Likuiditas adalah kemampuan suatu
perusahaan untuk memenuhi kewajiban
finansiilnya yang segera harus dipenuhi.
• Jika perusahaan mampu memenuhi
kewajibannya pada saat jatuh tempo
disebut LIKUID.
• Jika perusahaan tidak mampu memenuhi
kewajibannya pada saat jatuh tempo
disebut ILIKUID.
CURRENT RATIO (1)
Current Ratio (working capital ratio) merupakan
perbandingan antara aktiva lancar (current assets)
dengan hutang lancar (current liabilities).
Current ratio yang tinggi memberikan indikasi
jaminan yang baik bagi kreditor jangka pendek
dalam arti setiap saat perusahaan mampu untuk
melunasi kewajiban jangka pendeknya, namun jik
CR terlalu tinggi berpengaruh negatif terhadap
kemampuan memperoleh laba karena sebagian
modal kerja tidak berputar.
Untuk prinsip kehati-hatian, CR sekitar 200 %
dianggap baik.
CURRENT RATIO (2)
Aktiva Lancar
Current Ratio (CR) = ------------------------- x 100 %
Hutang Lancar
17.928.000
Current Ratio (CR) = ----------------------- x 100 %
6.584.000
= 2,72 atau 272 %
CR sebesar 2,72 atau 272 % artinya kewajiban jangka pendek sebesar
Rp. 1 ditanggung atau dijamin dengan aktiva lancar sejumlah Rp. 2,72
atau 272 %.
CARA MEMPERTINGGI RASIO LIKUIDITAS
• Disektor Aktiva Lancar (menambah aktiva Lancar)
- Menjual aktiva tetap untuk menambah aktiva lancar.
- menambah modal sendiri untuk menambah aktiva lancar.
- menambah utang jangka pendek untuk menambah aktiva lancar.
• Disektor Utang Lancar (Mengurangi Utang Lancar)
- Menjual aktiva tetap untuk melunasi/membayar utang lancar.
- menambah modal sendiri untuk mengurangi utang lancar.
- menambah utang jangka panjang untuk membayar utang lancar.
SOLVABILITAS (1)
• Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk
memenuhi kewajiban finansiilnya (jangka pendek &
jangka panjang) pada saat dilikuidasi.
• Jika perusahaan mampu memenuhi kewajibannya maka
perusahaan tersebut dikatakan SOLVABEL dan
sebaliknya jika tidak mampu dikatakan INSOLVABEL
• Kemungkinan yang dapat dialami perusahaan dalam
hubungannya dengan likuiditas :
- Perusahaan yang likuid tapi insolvabel
- Perusahaan yang likuid dan solvabel
- Perusahaan yang solvabel tetapi ilikuid
- Perusahaan yang insolvabel dan ilikuid
SOLVABILITAS (2)
• Perusahaan yang insolvabel dan ilikuid, pada
suatu saat akan mengalami kesukaran finansiil.
• Perusahaan yang insolvabel tetapi likuid tidak
segera dalam keadaan kesukaran finansiil,
tetapi masih dapat bekerja dengan baik
sehingga dapat memperbaiki solvabilitasnya,
sedangkan perusahaan yang ilikuid akan segera
dalam kesukaran karena menghadapi tagihan
dari kreditur.
SOLVABILITAS (3)
• Solvabilitas suatu perusahaan dapat
diukur dengan membandingkan jumlah
aktiva (total assets) tetapi tidak termasuk
intangible assets dengan jumlah utang
(jangka pendek dan jangka panjang).
• Cara lain untuk mengukur solvabilitas
dengan membandingkan modal sendiri
(Net worth) dibandingkan dengan jumlah
utang.
CARA MEMPERTINGGI SOLVABILITAS
• Menambah aktiva tanpa menambah utang
atau menambah aktiva relatif lebih besar
daripada tambahan utang.
• Mengurangi utang tanpa mengurangi
aktiva atau mengurangi utang relatif lebih
besar daripada berkurangnya aktiva.
RENTABILITAS
Rentabilitas adalah kemampuan
perusahaan untuk menghasilkan
keuntungan dengan semua modal yang
bekerja didalamnya
Laba
Rentabilitas =
Modal
Rentabilitas terbagi dua macam
yaitu :
1. Rentabilitas Ekonomi (Earning
Power)
2. Rentabilitas Modal Sendiri
(Return On Equity)
Rentabilitas ekonomi adalah kemampuan
perusahaan untuk menghasilkan laba usaha
dengan semua modal
EBIT
RE/EP = --------------- X 100
MS+MS
Cara menaikan rentabilitas ekonomi /EP
dengan mengetahui faktor-faktor yang
menentukanya yaitu :
1. Profit Margin(PM) yaitu perbandingan
EBIT dengan penjualan yang dinyatakan
dalam persentase
EBIT
PM = --------------- X 100
Penjualan
2. Assets Turnover adalah kecepatan
berputarnya aktiva dalam suatu periode
tertentu.
Penjualan
Assets turnover = ----------------Total Aktiva
Rentabilitas modal sendiri (ROE) adalah
kemampuan perusahaan untuk
menghasilkan EAT dengan modal sendiri
EAT
RMS/ROE = ------------- X 100
MS
Rentabilitas modal sendiri (ROE) ini akan
digunakan sebagai pertimbangan bila
perusahaan akan menambah dana
Apakah akan menggunakan modal asing
atau modal sendiri? Untuk memutuskan
modal yang akan diambil dengan
membandingkan rentabilitas ekonomi
dengan tingkat bunga yang berlaku.
Bila RE > TB
Penambahan modal
asing diperbolehkan
Bila RE < TB
Penambahan modal
asing tidak diperbolehkan
Contoh
Perusahaan ANI bekerja dengan modal
Sebesar Rp.400 jt, yang terdiri dari modal
Sendiri Rp.300jt dan sisanya modal asing
dengan bunga 18%.Tahun depan
perusahaan akan menambah dana sebesar
Rp.200jt sehingga penjualan meningkat
menjadi Rp.800jt begitu juga dengan HPP
Rp.500jt seta biaya operasi Rp.175jt. Pajak
20%
Hitunglah:
1.Renrabilitas Ekonomi/Earning Power
2. Profit Margin
3. Assets Turnovern
Setelah kenaikan
4. Rentabilitas Modal Sendiri /ROE bila
tambahan dana dibiaya modal sendiri dan
dibiayai modal asing dengan bunga 20%
dan sebaiknya menggunakan modal asing
atau modal sendiri.
Download