1 PENDAHULUAN 1.1 Identitas Pemberi Tugas KANTOR JASA

advertisement
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
1
1.1
PENDAHULUAN
Identitas Pemberi Tugas
KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YANUAR BEY DAN REKAN (“Y&R”) ditunjuk oleh [•]
berdasarkan
persetujuan
atas
Surat
Penawaran
[•] tanggal [•] dengan maksud untuk melakukan penilaian terhadap [•] penyertaan
saham [•].
[•] merupakan perusahaan yang bergerak dibidang [•].
Kantor pusat [•] berlokasi di Jalan [•].
1.2
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dan tujuan penilaian adalah dalam rangka mengetahui Nilai Pasar [•]
penyertaan saham [•] untuk kepentingan [•] yang akan [•] dalam rangka [•]. Penilaian
akan dilaksanakan dengan mengacu kepada [•].
1.3
Definisi dan Istilah yang Digunakan Dalam Penilaian
ABV
:
Arus Kas Bersih
:
Asumsi
:
Dasar Penilaian
:
DCF
:
Diskon Likuiditas
:
Diskon Pengendalian
:
Kelangsungan Usaha
:
MMM
:
Nilai
:
Adjusted Book Value, metode penilaian saham yang
didasarkan pada penilaian kembali aset dan liabilitas
dari suatu badan usaha
Jumlah kas yang telah bebas dari liabilitas untuk
mempertahankan operasi saat ini (current operation)
dan untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan
Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta,
syarat,
atau
keadaan
yang
mungkin
dapat
mempengaruhi Obyek Penilaian atau Pendekatan
Penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh
Penilai Usaha sebagai bagian dari proses penilaian
Suatu penjelasan dan/atau pendefinisian tentang jenis
nilai yang sedang diteliti berdasarkan kriteria tertentu
Discounted Cash Flow, suatu metode untuk
menetapkan indikasi nilai dari suatu perusahaan,
kepemilikan atas perusahaan atau sekuritas yang
dilakukan dengan cara mendiskonto arus kas bersih
dengan tingkat diskon yang relevan
Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan
pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
dari kurangnya likuiditas Obyek Penilaian
Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan
pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
dari tingkat pengendalian atas Obyek Penilaian
Suatu premis dalam penilaian, dimana Penilai Usaha
menganggap suatu perusahaan akan terus melanjutkan
operasinya secara berkelanjutan
Multiple Market Method, suatu metode yang dilakukan
dengan cara menggunakan perbandingan dengan
perusahaan yang sejenis dan dianggap sebanding yang
tercatat di pasar modal
Perkiraan harga yang diinginkan oleh penjual dan
pembeli atas suatu barang atau jasa dan merupakan
jumlah manfaat ekonomi berdasarkan Nilai Pasar Wajar
Halaman - 1
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
1.4
Nilai Buku
:
Nilai Buku Disesuaikan
:
Nilai Pasar Wajar
:
Obyek Penilaian
:
OJK
Pengendalian
:
:
Premi Pengendalian
:
Premis Nilai
:
Tanggal Penilaian
:
Tingkat Diskonto
:
Y&R
:
yang akan diperoleh dari Obyek Penilaian pada Tanggal
Penilaian (Cut Off Date)
Hasil Kapitalisasi atas biaya perolehan aset, dikurangi
akumulasi depresiasi, deplesi, atau amortisasi
sebagaimana yang tercatat dalam laporan keuangan
Nilai Buku yang dihasilkan setelah dilakukan
penyesuaian (normalisasi) terhadap nilai dari satu atau
lebih aset atau liabilitas
Perkiraan jumlah uang pada Tanggal Penilaian (Cut Off
Date) yang dapat diperoleh dari suatu transaksi jual
beli Obyek Penilaian antara pembeli yang berminat
membeli (willing buyer) dan penjual yang berminat
menjual (willing seller) dalam suatu transaksi yang
bersifat layak dan wajar
Suatu usaha, perusahaan, atau kepentingan dalam
perusahaan, termasuk penilaian terhadap aset tidak
berwujud
Otoritas Jasa Keuangan
Kemampuan untuk mengendalikan dan mengatur
manajemen perusahaan atau kebijakan usaha
Suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan
penambah dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan
dari tingkat pengendalian atas Obyek Penilaian
Asumsi Nilai yang berhubungan dengan suatu kondisi
transaksi yang dapat digunakan pada Obyek Penilaian
Tanggal pada saat Nilai, hasil penilaian, atau
perhitungan manfaat ekonomi dinyatakan
Suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai
di masa depan ke nilai sekarang yang mencerminkan
nilai waktu dari uang (time value of money) dan
ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan ekonomi
Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar Bey & Rekan
Pernyataan Independensi Penilai
Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi
yang disediakan oleh [•] dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan. Y&R
tidak terlibat dan tidak melakukan audit ataupun verifikasi atas informasi yang
disediakan tersebut.
[•] telah membebaskan Y&R dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul dari
kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan atau informasi yang disediakan [•],
konsultan atau pihak ketiga, kepada Y&R dalam penyusunan laporan ini.
Kami ingin menekankan bahwa hasil analisis dan penelaahan kami secara khusus hanya
terbatas pada aspek Nilai Pasar saham yang dimiliki oleh [•], di luar dari aspek
perpajakan dan hukum karena hal tersebut berada di luar lingkup penugasan kami.
Manajemen [•] menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut Nilai
Pasar saham yang dimiliki oleh [•] telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan di
dalam Surat Edaran dan informasi kepada pemegang saham dan tidak ada pengurangan
atas fakta-fakta yang penting.
Halaman - 2
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
1.5
Tanggal Penilaian dan Masa Berlaku Laporan
Tanggal efektif penilaian adalah per [•], dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.
Masa berlaku laporan sesuai dengan tanggal penilaian akan berakhir pada tanggal
[•].
1.6
Premis Nilai Yang Digunakan
Premis yang dapat digunakan dalam penilaian saham [•] adalah sebagai berikut:
1. Value in use, as part of going concern
Nilai dalam penggunaan, sebagai bagian dari usaha yang berjalan. Pada premis ini
diasumsikan bahwa aset yang akan dinilai dan dijual adalah aset yang sudah terakit
dan terpasang sebagai bagian dari perusahaan yang beroperasi dalam menghasilkan
pendapatan (income producing business enterprise). Premis ini mempertimbangkan
atau merefleksikan adanya hubungan yang bersifat sinerjik dalam peningkatan nilai
(value enhancement) aset secara keseluruhan antara aset berwujud dan semua aset
tak berwujud.
2. Value in place, as part of mass assemblage of assets
Nilai terpasang, sebagai bagian dari kelompok asetyang telah terkait. Pada premis
ini aset diasumsikan dinilai dan dijual dalam keadaan terkait dan terpasang dan
diasumsikan bahwa aset mampu beroperasi dengan baik, tetapi pada saat penilaian
tidak beroperasi. Premis ini mempertimbangkan sumbangan dari aset berwujud dan
beberapa aset tak berwujud, misalnya sistem operasi dan pemeliharaan, biaya
instalasi dan supervisi, dan lain-lain dalam peningkatan nilai tetapi tidak
mempertimbangkan sumbangan aset tak berwujud lain dalam bentuk pool of
trained workers, goodwill dan going concern value, other marketing related
intangible assets.
3. Value in exchange, as part of an orderly disposition
Dalam premis ini, diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
merupakan bagian dari aset yang terkait dan terpasang.
4. Value in exchange, as part of forced liquidation
Pada premis ini diasumsikan bahwa aset dapat dijual secara terpisah dan bukan
merupakan bagian dari aset yang terkait dan terpasang serta aset dijual bukan
dalam kondisi pasar yang normal.
Berdasarkan beberapa premis di atas, penilaian saham (business interest) [•] dilakukan
atas dasar premis “value in use, as part of a going concern”.
1.7
Standar Nilai dan Metode Penilaian Usaha
Berdasarkan rencana penilaian yang akan dilakukan yaitu untuk memperoleh gambaran
nilai [•] penyertaan saham [•] untuk kepentingan transaksi akuisisi yang akan dilakukan
oleh [•], maka standar nilai yang akan digunakan adalah Nilai [•].
Dalam memperoleh nilai pasar wajar [•] penyertaan saham [•], pemilihan metode
didasarkan pada pertimbangan bahwa [•] merupakan perusahaan yang saat ini
Halaman - 3
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
mengalami laba yang negatif. Oleh karena itu, maka menurut kami pendekatan
penilaian yang dipertimbangkan untuk diaplikasikan dalam penilaian [•] penyertaan
saham [•] adalah:

Pendekatan pendapatan (Income Approach); digunakan dengan metode
Discounted Cash Flow (“DCF”). Dengan metode ini, operasi [•] diproyeksikan
sesuai dengan skenario pengembangan [•]. Pendapatan mendatang (future income,
cash flow) yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto,
sesuai dengan ekspektasi tingkat risiko dan laba atas investasi yang diharapkan.
Indikasi nilai usaha adalah total nilai kini dari pendapatan mendatang tersebut,
dengan asumsi going concern, yaitu [•] berjalan terus walaupun pemilik atau
manajemen berganti. Diproyeksikan kegiatan operasi [•] akan mengalami
perubahan dan bergerak mengarah ke kondisi pasar.

Pendekatan Aktiva (Asset-Based Approach); digunakan dengan metode
penyesuaian nilai buku (adjusted book value method). Metode ini didasarkan pada
kinerja historikal keuangan yang dimiliki, dimana nilai saham [•] sangat
bergantung pada aset yang dimiliki.
Sedangkan untuk Pendekatan Data Pasar (Market Approach) tidak digunakan, hal ini
didasarkan pada kondisi [•] yang memiliki laba yang negatif sehingga sulit untuk dapat
memperoleh indikasi atas nilai sahamnya dari data pembanding yang ada.
1.8
Asumsi-Asumsi dan Syarat Pembatas
1.
Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh Manajemen dan/atau data yang diperoleh dari
informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang
kami anggap relevan. Y&R tidak terlibat dan tidak melakukan audit ataupun
verifikasi atas informasi yang disediakan tersebut.
2.
Laporan ditujukan untuk memenuhi kepentingan pasar modal dan tidak ditujukan
untuk kepentingan lainnya.
3.
Y&R tidak memiliki kepentingan atau hal-hal lainnya yang dapat menyebabkan Y&R
memberikan pendapat yang bias sehubungan dengan informasi yang dibahas dalam
laporan ini.
4.
Manajemen telah membebaskan Y&R dari setiap klaim yang dapat dan akan timbul
dari kesalahan ataupun kekurangan dalam bahan atau informasi yang disediakan
Manajemen, konsultan atau pihak ketiga, kepada Y&R dalam penyusunan laporan
ini.
5.
Manajemen menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
penilaian saham telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada
pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
6.
Kami tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak
berkenaan dengan subyek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat
didalamnya.
7.
Analisis, opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai
dengan Standar Penilaian Indonesia dan Kode Etik Penilai Indonesia.
8.
Laporan Penilaian yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapati informasi
yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional [•] .
Halaman - 4
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
9.
Y&R bertanggungjawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai akhir yang
dihasilkan.
10. Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum obyek penilaian dari pemberi
tugas.
11. Tanda tangan pimpinan dan cap perusahaan yang resmi merupakan syarat mutlak
sahnya Certificate of Appraisal ini dan laporan penilaian yang terlampir.
1.9
Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli
Dalam melakukan penilaian saham [•], Y&R tidak menggunakan hasil penilaian dari
tenaga ahli, karena bidang usaha yang dijalani [•] tidak memerlukan pendapat dari
tenaga ahli.
1.10 Uraian Penilai Properti dan Hasil Penilaian oleh Penilai Properti yang Digunakan
Dalam melakukan penilaian saham [•] , Y&R menggunakan hasil penilaian properti yang
dilakukan oleh Y&R, dengan penilai properti [•] dengan rincian sebagai berikut :
URAIAN
NILAI PASAR WAJAR
TOTAL
1.11 Penjelasan mengenai Kejadian Penting setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Event)
Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian.
1.12 Uraian Mengenai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang terkait dengan
Penilaian
Sampai saat ini belum ada peraturan perundang-undangan yang diterbitkan yang terkait
dengan penilaian.
1.13 Tambahan Informasi Lain diluar Hal-hal yang Telah Diuraikan
Seluruh informasi material yang menyangkut penilaian saham telah diungkapkan
seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada pengurangan atas fakta-fakta yang penting.
Halaman - 5
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
2
DATA DAN INFORMASI
2.1
Hasil Pelaksanaan Inspeksi
2.2
Hasil Pemeriksaan atas Dokumen Hukum yang Relevan dengan Obyek Penilaian
Data-data legalitas dan perijinan [•] yang telah diperoleh adalah sebagai berikut:
2.3
Pihak-pihak yang Telah Diwawancarai dan Hubungannya dengan Obyek Penilaian
Pihak-pihak yang telah diwawancarai:
PIHAK YANG DIWAWANCARAI
[•]
2.4
JABATAN
[•]
PT [•]
2.4.1
Pendirian
2.4.2
Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian (Controlling)
2.4.3
Tingkat Likuiditas Pasar Obyek Penilaian
2.4.4
Manajemen dan Sumber Daya Manusia
Susunan Dewan Direksi dan Komisaris [•] adalah sebagai berikut :
Dewan Direksi
Direktur Utama
Direktur
:
:
[•]
[•]
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris
Komisaris
:
:
[•]
[•]
Halaman - 6
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
2.4.5
Aktivitas Usaha [•]
2.4.6
Struktur Organisasi
2.4.7
Perijinan-Perijinan
2.5
Informasi Keuangan
2.6
Informasi Perpajakan
2.7
Tinjauan Ekonomi Makro Indonesia
2.8
Perkembangan Umum Industri [•]
2.9
Dokumen dan Sumber Informasi yang Disediakan yang Terkait dengan Entitas
Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas ekuitas yang dinilai sesuai
dengan data dan informasi yang diperoleh, yaitu :
2.10 Informasi Non Keuangan yang Relevan Mengenai Obyek Penilaian
2.10.1 Pasar Geografis
2.10.2 Pemasok dan Pelanggan Kunci
2.11 Analisis SWOT dan Risiko
2.11.1 Analisis SWOT
2.11.2 Analisis Risiko
Halaman - 7
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
3
PENYESUAIAN TERHADAP LAPORAN KEUANGAN
4
ANALISA ATAS LAPORAN KEUANGAN DAN INFORMASI KEUANGAN LAINNYA
4.1
Kinerja Keuangan
4.2
Perbandingan Informasi Keuangan Industri yang Sebanding untuk Periode yang
Sesuai
4.3
Kompensasi Bagi Pemegang Saham
4.4
Informasi mengenai Asuransi yang Ditanggung oleh Perusahaan untuk Karyawan
Kunci
4.5
Analisa dan Pembahasan Manajemen
5
METODE PENILAIAN
Untuk penilaian usaha, prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan
pendekatan dan metode penilaian usaha yang berlaku umum dalam penilaian [•] atau
ekuitas sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) 2013 yang ditetapkan oleh
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (“MAPPI”). Berikut adalah pendekatan penilaian
usaha yang umum digunakan:
a. Pendekatan Aset (Asset Based Approach)
Pendekatan Penilaian berdasarkan laporan keuangan historis Obyek Penilaian yang
telah diaudit, dengan cara menyesuaikan seluruh aset dan kewajiban menjadi Nilai
Pasar Wajar sesuai dengan Premis Nilai yang digunakan dalam Penilaian Usaha.
b. Pendekatan Pasar (Market Approach)
Pendekatan Penilaian dengan cara membandingkan Obyek Penilaian dengan obyek lain
yang sebanding dan sejenis serta telah memiliki harga jual. Pendekatan Penilaian
dengan cara membandingkan Obyek Penilaian dengan obyek lain yang sebanding dan
sejenis serta telah memiliki harga jual.
c. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
Pendekatan Penilaian dengan cara mengkonversi manfaat ekonomis atau pendapatan
yang diperkirakan akan dihasilkan oleh Obyek Penilaian dengan tingkat diskonto
tertentu.
Pemilihan dan kepercayaan atas ketepatan metode dan prosedur bergantung pada
pertimbangan penilai dan bukan didasarkan pada suatu formula yang baku.
Halaman - 8
KJPP YANUAR BEY DAN REKAN
Penilaian Saham - PT [•]
6
PEMILIHAN METODE PENILAIAN
Untuk memperoleh pemahaman tentang penugasan penilaian yang akan dilakukan maka
harus dirumuskan dan didefinisikan terlebih dahulu nilai yang akan diperoleh, karena hal
ini akan terkait dengan tujuan penilaian dan mempengaruhi metode penilaian yang
dipilih.
Berdasarkan rencana penilaian yang akan dilakukan yaitu untuk memperoleh gambaran
nilai [•] saham PT [•] untuk kepentingan transaksi jual beli yang akan dilakukan oleh
internal manajemen, maka standar nilai yang akan digunakan adalah Nilai Pasar.
Dalam memperoleh nilai pasar wajar [•] saham PT [•] , pemilihan metode didasarkan
pada pertimbangan bahwa [•] merupakan perusahaan yang saat ini mengalami laba
yang negatif. Oleh karena itu, maka menurut kami pendekatan penilaian yang
dipertimbangkan untuk diaplikasikan dalam penilaian [•] saham PT [•] adalah:



Pendekatan pendapatan (Income Approach);
Pendekatan Aktiva (Asset-Based Approach);
Pendekatan Data Pasar (Market Approach
7
ASET NON OPERASIONAL DAN LIABILITAS NON OPERASIONAL
8
PENENTUAN INDIKASI NILAI PASAR
8.1
Control Premium (“CP”), Discount for Lack of Control (“DLOC”) dan Discount for
Lack of Marketability (“DLOM”)
8.2
Indikasi Nilai Saham [•] Metode DCF
9
KUALIFIKASI PENILAI USAHA
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai Usaha
bersertifikat MAPPI dengan perijinan sebagai berikut:
Ijin Penilai
STTD
: No. .......................
: No. ...............................
Halaman - 9
Download